Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'mobil otonom'.



More search options

  • Pencarian Berdasarkan Tag

    Jenis tag dipisahkan dengan koma.
  • Pencarian Berdasarkan Penulis

Jenis Konten


Forum

  • NGOBAS ANSWERS
    • Pertanyaan Umum
  • MEDIA MUDA
    • Berita Muda
    • Muda Anonim
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • PELACUR
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • KOMUNITAS
    • BELA DIRI
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • NgobasTV
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
  • Ngobas Magz
    • Ruang Meeting
    • Redaksi
    • Tentang Ngobas Magz
    • Berita Ngobas Magz
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • KEUANGAN
    • Bukan-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • GAYA HIDUP
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • TEMPAT ISTIRAHAT
    • LAPOR KOMANDAN

Blog

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • Topik Berita
  • Acara
    • Dokumentasi Event
  • Officer

Product Groups

There are no results to display.


Cari hasilnya di...

Cari hasilnya yang...


Tanggal Dibuat

  • Mulai

    End


Pembaruan Terakhir

  • Mulai

    End


Saring dari jumlah...

Joined

  • Mulai

    End


Group


Situs


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Minat

Ditemukan 2 results

  1. Divisi mobil self-diriving Apple dengan nama project Titan mengalami proses restrukturisasi di bawah kepemimpinan baru. Sayangnya, ini mensyaratkan adanya pemecatan lebih dari 200 karyawan minggu ini. Seorang juru bicara Apple bahkan telah mengonfirmasi adanya PHK dan beberapa karyawan yang sebelumnya di bawah Titan telah dipindahkan ke divisi lain. "Kami memiliki tim yang sangat berbakat yang bekerja pada sistem otonom dan teknologi terkait di Apple. Saat tim memfokuskan pekerjaan mereka pada beberapa bidang utama untuk 2019, beberapa kelompok sedang dipindahkan ke proyek di bagian lain perusahaan, di mana mereka akan mendukung pembelajaran mesin dan inisiatif lainnya, di seluruh Apple," jelas Apple. Perusahaan mengatakan, pihaknya terus percaya ada peluang besar dengan sistem otonom, bahwa Apple memiliki kemampuan unik untuk berkontribusi, dan bahwa ini adalah proyek pembelajaran mesin paling ambisius yang pernah ada. Sebelumnya, perusahaan yang berbasis di Cupertino itu telah merekrut mantan insinyur senior Tesla VP Doug Field pada Agustus 2018 untuk memimpin Project Titan. Tampaknya Apple memang telah merencanakan perubahan besar-besaran untuk divisi di bawah kepemimpinannya. Titan sudah berubah arah pada 2016, bahkan menjauh dari mengembangkan kendaraannya sendiri untuk menciptakan sistem self-driving. Juru bicara itu tidak mengklarifikasi bidang utama apa yang akan menjadi fokus tim untuk 2019, dan perampingan besar-besaran itu berarti Cupertino sedang mengurangi upaya-upayanya lagi.
  2. Mobil listrik Tesla Model S yang sudah dilengkapi teknologi tanpa sopir atau otonom mengalami kecelakaan dan menewaskan penggunanya. Badan Nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Jalan Amerika Serikat (NHTSA) kini sedang menyelidiki kasus yang terjadi di Florida pada 7 Mei 2016 itu. Demikian dikutip dari Reuters, Minggu (3/7/2016). Ini merupakan kasus kematian pertama akibat kecelakaan pada mobil otonom Tesla. Mobil yang mengalami kecelakaan adalah sedan Model S tahun 2015. Dalam pernyataannya, NHTSA akan melakukan pemeriksaan terhadap desain dan performa teknologi otonom yang digunakan korban saat terjadi kecelakaan. Sementara Tesla Motors membenarkan bahwa kecelakaan terjadi saat pengemudi, Joshua Brown, mengaktifkan mode 'autopilot' di mana kendaraan bisa melaju sendiri tanpa harus dikendalikan pengemudi. "Ini merupakan kasus kecelakaan yang menyebabkan korban tewas pertama setelah 209 juta kilometer sejak fitur autopilot digunakan," demikian keterangan Tesla Motors. Tesla pun mendukung penyelidikan yang dilakukan NHTSA sebagai evaluasi awal untuk mengetahui apakah teknologi otonom pada mobil Model S sudah sesuai yang diharapkan atau belum. Berdasarkan laporan awal, kecelakaan terjadi karena di depan mobil Tesla Model S ada truk trailer yang tiba-tiba berbelok ke kiri. Namun, sistem di mobil itu tidak dengan cepat merespons pergerakan truk sehingga benturan tidak bisa dihindari. Tesla sendiri sudah memasangkan teknologi otonom pada produk-produknya sejak tahun lalu. Mobil bisa berpindah jalur, mengatur kecepatan, bahkan mengerem secara otomatis, tanpa campur tangan pengemudi. Sistem autopilot ini diaktifkan dan dinonaktifkan oleh pengemudi sesuai kebutuhan. Artinya, pengemudi bisa saja mengemudikan mobil tersebut secara manual.
×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi