Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'meteor'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 2 results

  1. Para astronom saat ini sedang mengawasi sebuah batu meteor besar dari luar angkasa, yang berubah jalur pengorbitannya. Objek tersebut diperkirakan akan menabrak Bumi yang mengakibatkan bencana yang fatal. Menurut ilmuwan NASA, batu meteor dengan panjang sekira 120 meter tersebut bergerak mendekati arah Bumi dan akan semakin dekat pada 2 Agustus 2016. Para ahli mengatakan jika terdapat sesuatu yang panjangnya melebihi 100 meter, dan menabrak Bumi. Itu dapat diperkirakan mengakibatkan efek yang sangat fatal dan berpotensi terjadinya "kiamat." Efek terbesar yang paling terasa ialah menyemburnya debu ke atmosfer yang mengakibatkan menurunnya temperatur suhu udara hingga 8 derajat celcius secara global. Kejadian tersebut, menurut para ilmuwan, akan terjadi selama beberapa tahun dan menjadikan Bumi lebih dingin dan lebih gelap daripada biasanya. Terdapat asteroid lainnya bernama 2016 NX22, yang akan menghindarkan batu tersebut dengan melewati jarak aman dari Bumi. Asteroid tersebut kabarnya akan menabrak batu meteor dan memantulkannya sejauh 4,5 km. Meskipun begitu, karena ukurannya yang cukup besar, masih terdapat potensi asteroid berbahaya sepanjang 100 meter. Sebelumnya, NASA pada tahun lalu meragukan adanya asteroid atau komet yang akan menghantam Bumi. Badan antariksa Amerika Serikat itu mengatakan bahwa tidak ada objek luar angkasa yang menghantam bumi selama beberapa ratus tahun. "NASA mengetahui tidak akan ada asteroid atau komet yang saat ini akan menabrak Bumi, sehinga kemungkinan bencana tersebut sangatlah kecil," ungkap salah seorang juru bicara NASA. "NASA juga telah membuat prioritas pendeteksi asteroid dan pengembangan strategis untuk mengidentifikasi asteroid yang dapat menimbulkan risiko kepada planet kita," tambahnya.
  2. Foto hujan meteor Geminid pada tahun 2012. Bulan desember merupakan bulan yang mengakhiri akhir tahun, tapi bukan itu saja… bulan desember tahun 2014 lalu juga merupakan puncak dari pertunjukan hujan meteor yang dikenal sebagai hujan meteor Geminid. Hujan meteor geminid ini sangat spektakuler, karena menjadi pemilik intensitas hujan meteor perjam yang paling tinggi. Lebih lanjutnya silahkan dibaca beberapa fakta unik mengenai Hujan Meteor Geminid. 1. Hujan meteor Geminid, dinamakan demikian karena hujan meteor ini terjadi seolah meteor-meteor yang tampak berasal dari rasi bintang Namun kenyataannya…, hujan meteor Geminid ini disebabkan karena Bumi melewati sisa-sisa debu dari jejak sebuah asteroid bernama 3200 Phaethon yang pernah melintas orbit Bumi. Sisa-sisa debu asteroid inilah yang masuk ke atmosfir bumi dan terbakar sehingga menyebabkan terjadinya fenomena hujan meteor Geminid. 2. Hujan meteor Geminid dimulai sekitar tanggal 7 Desember dan mencapai puncaknya pada sekitar tanggal 13/14 Desember. Puncak dari hujan meteor Geminid berkisar antara 50 hingga 80 meteor per jam, namun setiap tahun intensitas hujan meteor ini tampaknya meningkat hingga mencapai 120 – 160 meteor per jam. 3. Si Geminid ini merupakan hujan meteor yang termasuk unik. Dimana tiap tahun biasanya hujan meteor disebabkan oleh komet, si Geminid ini di sebabkan oleh asteroid Palladian yang bernama 3200 Phaethon. Hal itu terjadi karena si asteroid sewaktu muda pernah “tersangkut” oleh gaya gravitasi saturnus dan hal itu menyebabkan orbit si asteroid ini melewati orbit bumi sehingga pada saat itu ia melintas dan meninggalkan jejak jejak dari debu asteroidnya. 4. Hujan meteor geminid ini merupakan salah satu hujan meteor yang dapat di lihat di bumi belahan utara sekaligus selatan. Melihat meteor-meteor yang tampak dilangit,meteor-meteor dari hujan meteor Geminid ini juga memiliki ekor ekor meteor yang panjang sehingga ia dapat terlihat bercahaya selama 1 hingga 2 detik. 5. Geminid ini selain menghasilkan kilauan warna meteor berwarna putih, ia juga menghasilkan kilaian warna lain seperti biru, kuning, merah, dan hijau. 6. Hujan Meteor Geminid ini pertama kali tampak jelas pada tahun 1862, tetapi si induknya yaitu sang asteroid 3200 Phaethon, baru teridentifikasi sekitar 120 tahun setelahnya, kira kira tahun 1983 . 7. Hujan meteor Geminid ini dapat di lihat di konstelasi Gemini. Konstelasi Gemini itu sendiri berada sekitar 200 ke timur laut atau kira kira 2 kepal tangan orang dewasa dari Orion, lebih tepanya dari bintang Betelgeuse. Apabila anda mengetahui konstelasi Canis minor, maka Gemini ini berada tepat di sebelah Utara nya. Cara mencari konstelasi Gemini. 8. Konstelasi Gemini ini memiliki 2 garis yang hampir sejajar yang mewakili si kembar dari mitologi yunani yaitu Pollux dan Castor. Pollux dan Castor ini juga merupakan nama dari bintang yang paling terang di konstelasi Gemini. Pada foto ini bintang Pollux berwarna kekuning-kuningan berada di pojok kanan atas sedang bintang Castor berada dibawahnya. 9. Walaupun alat bantu seperti teleskop dan binokuler tidak diperlukan, jika langit cerah anda mungkin dapat melihat hujan meteor jauh lebih banyak dengan kilauan meteor-meteor yang lebih terang jika langit cerah. Walaupun kemungkinan cahaya Bulan mungkin akan mengganggu pengamatan pada tanggal 14 Desember 2014, jangan kecewa. Karena meteor-meteor dari hujan meteor Geminid ini banyak yang terang, jadi MUNGKIN kita masih dapat melihat kisaran 40 – 60 meteor per jam.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy