Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'meretas'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 1 result

  1. Para ilmuwan menemukan cara baru untuk meningkatkan kualitas hidup. Teknik itulah yang akan banyak dikembangkan pada 2015 ini. Banyak temuan baru yang sedang disempurnakan para ilmuwan. Di 2015 ini, kabarnya teknik meretas otak akan menjadi hal yang banyak diperbincangkan. Para ilmuwan berusaha untuk memahami cara kerja otak manusia selama hampir satu abad. Kemajuan signifikan yang juga berasal dari perkembangan teknologi membawa pengaruh terhadap penelitian otak. Menurut seorang profesor fisiologi, Philip Sabes adanya alat-alat baru yang canggih dan kuat sangat membantu para peneliti untuk memantau pola aktivitas sirkuit otak. Implan otak yang bersifat awet menggunakan ratusan hingga ribuan elektroda yang ditempatkan di otak untuk memberikan stimulasi dan 'mendengar' aktivitas otak. Teknologi yang diberi istilah 'peretasan' otak ini pada akhirnya memungkinkan pasien yang anggota tubuhnya telah diamputasi dan mengalami kelumpuhan untuk mengendalikan kaki atau tangan buatan secara langsung menggunakan sinyal otak. Tak hanya untuk pasien amputasi, teknologi ini juga diprediksi mampu mencegah serangan epilepsi serta mengobati penyakit Parkinson dan gangguan atau kelainan pada gerakan lainnya. Sabes tak sendiri, sejumlah peneliti UCSF memang tengah menggali kemungkinan bahwa implan otak nantinya juga bisa meringankan gangguan kejiwaan seperti kegelisahan, kecanduan, dan depresi.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy