Jump to content
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74

Search the Community

Showing results for tags 'meninggal'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 29 results

  1. Kabar duka kembali menyelimuti perfilman Indonesia. Amoroso Katamsi, pemeran Presiden Soeharto di Film G30S/PKI meninggal dunia, pada Selasa (17/4) dini hari di RSAL Mintohardjo. "Betul Bapak meninggal tadi dini hari, saat ini almarhum sudah di rumah duka,"jelas anak pertama Amoroso, Ratna Arumasari Katamsi, Selasa (17/4). Ratna mengatakan, almarhum akan dimakamkan di TPU Tanah Wakaf Pondok Labu, Jakarta Selatan, setelah Dzuhur. Sebelum dimakamkan, almarhum akan disalatkan di Masjid Imam Bonjol, Pondok Labu, Jakarta Selatan. Kabar meninggalnya Amoroso Katamsi juga sempat disampaikan oleh sastrawan Candra Malik, melalui akun Twitter-nya @CandraMalik. Dalam kabar tersebut, Candra mengaku mendapatkan kabar meninggalnya Amoroso dari Doddy Katamsi, anak dari Amoroso. "Inalilahi wainalilahi roziun. Bapak Amoroso Katamsi telah berpulang ke Rahmatullah pada Selasa 17 April 2018 pukul 01.40 WIB. Semoga husnul khatimah (Informasi dari Mas Doddy Katamsi, putra almarhum)," tulis Candra, Selasa (17/4). Selain itu, kabar duka meninggalnya Amoroso juga disampaikan oleh artis, Ike Muti. Melalui akun Instagramnya, Ike menyampaikan rasa belangsungkawa atas meninggalnya Amoroso. Ike merupakan keponakan dari Amoroso. Pria kelahiran Jakarta, 21 Oktober 1940 tersebut selama ini dikenal atas perannya sebagai Presiden Soeharto di Film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI yang dibuat pada 1982 dan disutradarai oleh Arifin C. Film yang diperankan oleh Amoroso tersebut sempat menuai kontroversi pada 2017 lalu. Sejumlah pihak mengkritik penayangan kembali film tersebut di televisi, menjelang peringatan G30S/PKI, pada 30 September. Menjelang peringatan G30S/PKI, film tersebut juga ditayangkan di sekolah-sekolah untuk memperlihatkan kisah tragis pembantaian para jenderal TNI oleh PKI. Semasa Orde Baru, Film G30S/PKI setiap 30 September selalu ditayangkan. Semasa hidup, Amoroso sempat mengatakan, tidak ada paksaan dan juga intimidasi dari pihak-pihak tertentu ketika memerankan Soeharto dan menjalani shooting Film G30S/PKI. "Itu adalah peran yang menantang dan kesempatan yang langka makanya saya ambil," katanya, saat nobar dan diskusi mengenai film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (30/9/2017). Namun, Amoroso tidak menyangka bahwa Film G30S/PKI akan menjadi kontroversi saat ini."tapi ini memang bukan film sembarangan," ucapnya. Amoroso ternyata merupakan lulusan Institut Angkatan Laut (IAL). Bahkan ia sempat menyandang pangkat terakhir sebagai Laksamana Pertama (Bintang Satu). Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/amoroso-katamsi-pemeran-soeharto-di-film-g30spki-2KtV
  2. Berita duka dari rumah lembang berbarengan dengan divonisnya Ahok oleh pengadilan. Seorang security rumah Lembang yang bernama Gerard Umbu Samapati harus menghembuskan napas terkahir di usia 43 tahun dan meninggalkan tujuh orang anak. Berdasarkan informasi dari Usma yang juga sesama security di rumah Lembang, Gerard meninggal tak lama setelah menyaksikan berita divonisnya Ahok selama dua tahun. "Benar (meninggal dunia). Kaget dengar putusan hakim soal Ahok," katanya kepada merdeka.com, Selasa (9/5) Sejumlah timses perwakilan Ahok-Djarot dateng melayat ke rumah duka, dan menurut informasi mereka Gerard meninggal karena serangan jantung seusai mengetahui Ahok divonis oleh majelis hakim. Duh jadi sedih ya. Semoga diterima di sisi Tuhan.
  3. Apa yang dirasakan manusia saat akan meninggal? Ilmuwan berupaya menjelaskan apa yang dirasakan ketika saat tersebut tiba. Ajal adalah sesuatu yang dialami manusia sekali seumur hidupnya dan sangat jarang kita mendengar kesaksian bagaimana saat itu tiba. Kendati begitu ilmuwan dari The American Chemical Society membuat video mengenai apa yang dirasakan saat kematian tiba. Menurut asosiasi tersebut, menyaksikan seseorang dikejar-kejar pembunuh yang membawa kampak dalam film horor menciptakan perasaan yang sama seperti Anda yang tengah dikejar pembunuh tersebut. Dalam video tersebut ilmuwan The American Chemical Society menjelaskan bagaimana perubahan kimia dalam otak beberapa saat sebelum seseorang dibunuh oleh pembunuh berkampak. Rasa takut - seperti dijelaskan ilmuwan - merupakan respon kognitif yang memperingatkan kita saat berada dalam bahaya. Dari berbagai sudut pandang ilmuwan medis, Anda bisa meninggal karena ketakutan. Rasa takut tersebut dikirimkan ke bagian otak yang disebut Thalamus dimana pesan itu menjelaskan kepada tubuh bahwa kita dalam kondisi bertarung. "Saat sinyal rasa takut itu mencapai otak di bagian periaqueductal, kondisi itu memerintahkan otak untuk bersiaga," papar ilmuwan. Lalu mengapa kita berteriak saat kita ketakutan? Ilmuwan menjelaskan bahwa perilaku tersebut merupakan respon otomatis dari tubuh. Kita akan berusaha memberitahu orang lain dengan berteriak sekaligus menyatakan apa yang tengah dirasakan dengan harapan mendapatkan bantuan. "Berbeda dengan saat kita berbicara biasa, suara teriakan yang diterima telinga langsung menuju daerah Amygdala dimana itu adalah pusat darurat otak. Hal itu seperti halnya seseorang yang berteriak berusaha berbagi dengan Anda bagaimana kondisi otaknya," jelas ilmuwan. Saat pembunuh berkampak dalam film horor tersebut berhasil menangkap korban dan membunuhnya secara brutal serta menghentikan teriakan otomatis tadi. Rasa sakit menurut ilmuwan merupakan perasaan yang sangat berbeda dari sentuhan dan rasa tersebut memberitahukan tubuh bahwa apa yang baru terjadi tidak boleh terulang. Dengan mengasumsikan tidak terjadi kerusakan otak, sesuatu yang menarik terjadi saat ajal menjelang. Ketika jantung berhenti berdenyut dan Anda tak lagi bernafas saat itulah yang disebut kematian klinis. Ketika itu otak masih terus bekerja dan memasuki kondisi aktivitas perseptual-neural. Langkah terakhir dari kematian adalah saat otak berhenti bekerja dan itu yang disebut kematian biologis. Ketika itu seseorang benar-benar disebut meninggal dunia.
  4. Penggemar musisi Prince mendatangi Paisley Park di Minnesota dan memberikan karangan bunga di kediaman bintang pop tersebut. Banyak yang tak percaya musisi yang baru berusia 50-an tahun tersebut telah meninggal dunia.
  5. Pada tahun 1967, seorang agen rahasia Inggris “dibekukan” sembari menunggu masa yang akan datang di mana musuh bebuyutannya bangun dari tidur panjangnya dalam kebekuan untuk kembali mengancam dunia. Masa itu tiba tahun 1997. Agen rahasia itu dibangkitkan kembali setelah diawetkan dalam es selama 30 tahun untuk menyelamatkan dunia dari kehancuran. Mungkin anda mengenali scenario di atas yang ada dalam film “Austin Powers: International Man of Mystery” (1997). Ilmu pengetahuan yang mengilhami cerita film itu benar-benar ada. Ilmu itu disebut kriogenika, yaitu ilmu yang mempelajari tentang apa yang terjadi pada materi pada suhu yang sangat rendah. Krionika, yaitu teknik yang digunakan untuk mengawetkan tubuh manusia pada suhu yang sangat rendah dengan harapan suatu hari dapat dibangkitkan kembali, sedang dikembangankan saat ini. Gagasan di balik krionika adalah jika seseorang “mati” akibat penyakit yang dideritanya, ia dapat “dibekukan” untuk kemudian dibangkitkan kembali di masa depan saat teknologi pengobatan sudah dapat menyembuhkan penyakitnya itu. Seseorang yang diawetkan sedemikian rupa dikatakan berada dalam keadaan suspensi krionika. Tahap-tahap untuk menjalani suspensi krionika: Menjadi anggota sebuah fasilitas krionika dan membayar iuran keanggotaan (sekitar $400 per tahun). Dinyatakan “mati secara hukum”. Tim tanggap darurat dari fasilitas tersebut mendatangi anda, tubuh anda distabilkan dengan cara memasok oksigen melalui darah ke otak anda dalam jumlah yang cukup untuk mempertahankan fungsi minimal otak hingga saatnya tiba untuk anda dipindahkan ke fasilitas suspensi. Tubuh anda akan dibungkus dalam es dan diinjeksikan heparin (sejenis antikoagulan/ anti pembekuan darah) untuk mencegah darah anda membeku dalam perjalanan menuju fasilitas krionika. Sekelompok tim medis menunggu kedatangan tubuh anda di fasilitas itu. Begitu anda tiba di fasilitas kriogenika, “pembekuan” yang sesungguhnya segera dimulai. Fasilitas kriogenika tidak bisa begitu saja menempatkan pasien mereka ke dalam wadah nitrogen cair karena akan menyebabkan air yang dikandung sel tubuh membeku. Tim krionika harus membuang air dari sel-sel tubuh anda terlebih dahulu dan menggantinya dengan campuran kimiawi berbasis gliserol yang disebut krioprotektan (semacam senyawa antipembekuan tubuh manusia). Langkah selanjutnya adalah memasukan tubuh anda yang kemudian diletakkan ke dalam tangki logam yang besar yang berisi nitrogen cair pada suhu sekitar -196oC. Tubuh anda disimpan dengan posisi kepala di bawah. Karena biaya yang sangat mahal, ilmuwan memberikan jalan yang ekonomis dengan hanya mengawetkan otak anda. Dengan harapan suatu saat nanti teknologi menemukan cara untuk mengkloning tubuh anda yang lain yang tidak diawetkan.
  6. Artis seksi Nikita Mirzani tewas tergelak di lantai dengan kepala berdarah. Wah, ada apa?tenang boys, jangan takut lantaran hal tersebut untuk keperluan syuting film terbarunya. Ya Nikita baru-baru ini mengunggah fotonya di instagram dengan ekspresi tergeletak di lantai ditambah tatapan mata kosong serta di bagian kepala mengeluarkan darah, apalagi foto tersebut semakin meyakinkan dengan caption foto yang Niki buat ,” Tewaas #newmovie #mdentertainment,” tulisnya. Sontak saja dalam foto mengerikan tersebut sebagian netter banyak yang percaya akan postingan artis yangs empat terlibat prostitusi tersebut. “ Itu bener yaa sih nikita mirzana tewas,”cemas akun @nadiaverensa. “ Kakak jangan mati,” tambah akun @dedewihandayani. “Innalillahi wa innalilahi rajiunn,” ujar akun @h3nq_k0n9. Namun tak sedikit yang memuji akting Niki,” Aktingnya bagus kak @nikitamirzanimawardi,” tambah akun @ebby_96. “ Keren kak, sukses terus kak,” tutur akun @novnovivi. “ Aktingnya kok serem bgt,” beber akun @titinrahayu. Tetapi, hingga kini belum diberitahukan genre dan judul film apa yang akan dimainkan Niki nantinya.
  7. Sebelum meninggal, Budi Anduk sempat kritis. Wajahnya membengkak, sementara bagian tubuh lain normal. Hal inilah yang diungkapkan komedian Tarzan, sahabat Budi Anduk. "Saya lihat wajahnya membengkak, kakinya mengecil. Walaupun enggak kelihatan. Saya juga sempat lihat dari fotonya Parto," ujar Tarzan saat dijumpai di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta Barat, Senin 11 Jan 2016. Tarzan sendiri baru menjenguk Budi Anduk, hari ini di rumah sakit Darmais. Namun saat menjenguk, Tarzan tidak bisa komunikasi dengan Budi Anduk, karena kondisinya yang tengah kritis. "Saya tadi kebetulan jenguk. Baru hari ini kesini (rumah sakit-red). Pas lagi di ngajiinsama istrinya, eh meninggal. Menyesal juga sih," terangnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Budi Anduk meninggal Senin, 11 Januari 2016 pukul 14. 45. Jenazah komedian Budi Anduk saat ini masih dimandikan di rumah duka RS. Dharmais. Selanjutnya, jenazah akan di bawa pulang ke rumah duka di kawasan Jatiwaringin, Jakarta Timur.
  8. Awal Agustus 2015 menjadi hari yang paling memilukan bagi Alfian Helmy dan keluarganya. Tepatnya pada 7 Agustus 2015, untuk kali terakhir Alfian melihat wajah putri keempatnya, Allya Siska Nadya, yang akrab disapa Siska. Siska yang lahir di Bandung, 28 Desember 1982, itu meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan, setelah sebelumnya menjalani terapi di klinik chiropractic di kawasan Pondok Indah. Alfian menceritakan, mulanya Siska mengeluhkan nyeri pada leher dan tulang belakangnya. Menurut Alfian, keluhan itu mungkin saja muncul karena Siska selalu menenteng bawaan berat, yakni tas berisi laptop. Siska pun sempat menjalani fisioterapi atau sekadar pijat. Setelah sembuh, ia kembali bekerja seperti biasa. Namun, keluhan pada bagian tulang belakang muncul lagi setelah beberapa bulan kemudian. Siska berencana pergi ke Perancis pada 18 Agustus 2015 untuk meneruskan pendidikan S-2. Sebelum berangkat, ia ingin mengatasi masalah pada tulang belakangnya terlebih dahulu. “Lalu dia bilang sama mamanya, kepengin kalau ke sana (Perancis) sudah enggak punya keluhan lagi. Jadi dia mau pengobatan dulu di sini (Jakarta) biar bisa fokus belajar nanti,” terang Alfian kepadaKompas.com, Rabu (6/1/2016). Pilihan pengobatan pun jatuh pada terapi chiropractic. Pada 5 Agustus 2015, Siska mendatangi klinik terapi chiropractic di kawasan Pondok Indah karena berada tak jauh dari rumahnya. Siska menjalani konsultasi terlebih dahulu dan bertemu dengan terapis asing, Randall Caferty. Setelah konsultasi itu, menurut Randall, Siska perlu menjalani terapi sebanyak 40 kali dengan membayar Rp 17 juta. Namun, Siska menolak karena ia harus berangkat ke Perancis pada 18 Agustus 2015. Akhirnya, Randall menawarkan paket terapi 40 kali menjadi dilakukan dua kali sehari. Dengan anggapan Randall adalah dokter yang ahli, Siska pun percaya dan menyetujui untuk menjalani terapi. Keesokan harinya, pada 6 Agustus 2015, Siska kembali ke klinik pada pukul 13.00 untuk menjalani terapi chiropractic dan telah membayar biaya Rp 17 juta. Sore harinya, Siska kembali menjalani terapi dengan ditemani ibunya. Alfian mengatakan, terapi itu dikerjakan langsung oleh Randall. Sang ibu pun sempat terkejut melihat bagaimana terapi dilakukan dengan sangat singkat. “Mamanya waktu lihat pengerjaannya sudah terkejut. Dia (Siska)ditengkurepin, terus datang si Randall ngangkat dia punya kepala dan putar ke kiri, ke kanan, kretek, kretek. Lalu diambil dipinggulnya, putar ke kiri, ke kanan. Prosesnya paling lima menit saja,” terang Alfian. Alfian pun saat itu menjemput istri dan anaknya di klinik. Sekitar pukul 20.00, mereka tiba di rumah. Alfian melihat sedikit perubahan pada Siska saat itu. “Dia diam enggak seperti biasanya, seperti ada sesuatu. Dia karakter anaknya, selagi dia bisa tahan, dia tahan (sakit). Dia enggak maungerepotin orang,” lanjut Alfian. Sekitar pukul 23.00, Siska meringis kesakitan pada bagian lehernya. Baru kali ini Alfian melihat putri bungsunya terlihat kesakitan luar biasa. Siska pun langsung dilarikan ke unit gawat darurat di RSPI pada tengah malam itu. Alfian mengungkapkan, berdasarkan catatan medis tim dokter di RSPI, Siska juga mengalami kesemutan pada bagian leher hingga lengan dan bagian belakang lehernya membengkak. Diduga ada pembuluh darah yang pecah. Untuk memastikan hal itu, harus segera dilakukan MRI. Sayangnya, Siska sempat kehilangan kesadaran dan denyut jantungnya melemah sehingga MRI tak bisa segera dilakukan jika kondisi tidak stabil. Dalam kondisi itu, sekitar pukul 06.00, dokter menyatakan bahwa Siska sudah tiada. Keluarga pun harus merelakan kepergian Siska yang telah pergi dalam waktu singkat. Tempuh jalur hukum Alfian tak pernah menyangka bahwa Siska meninggal dunia karena awalnya hanya masalah di tulang belakang. Keluarga pun melaporkan kasus dugaan malapraktik oleh dokter asing ke Polda Metro Jaya pada 12 Agustus 2015. Saat itu, Randall sudah dua kali dipanggil untuk dimintai keterangannya oleh pihak kepolisian. Namun, ia tak pernah memenuhi panggilan dan diketahui sudah kembali ke negara asalnya di Amerika Serikat. Randall diduga tak memiliki izin praktik di Indonesia. Alfian berharap pihak berwenang bisa memberikan pengawasan dan peraturan yang lebih ketat mengenai kompetensi dokter maupun terapis yang berpraktik. Alfian juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih pengobatan. Ia berharap tak ada "Siska-Siska" lainnya yang menjadi korban.
  9. Akibat gegar otak yang sering dideritanya, seorang pemuda pemain sepak bola harus meregang nyawa karena penyakit degeneratif pada otaknya. Padahal penyakit seperti itu biasanya dialami orang yang telah berumur lanjut, sedangkan ia baru 25 tahun. Penyakit otak yang menyerangnya bernama chronic traumatic encephalopathy (CTE), terjadi pada orang yang mengalami trauma berulang pada otaknya. Para peneliti mengatakan, CTE hanya bisa didiagnosis lewat otopsi. Kasus yang menyerang atlet sepak bola muda tersebut juga merupakan kasus CTE langka karena telah menyerangnya di waktu muda. Walaupun sebenarnya, kata peneliti, tanda-tanda dan perkembangan penyakit ini telah diketahui sejak usia 17 tahun. "Atlet ini hanya salah satu mantan atlet olahraga dengan kontak fisik tinggi, yang juga pernah bermain dalam American Football, yang terbukti mengidap ETC ketika diotopsi," kata salah satu penulis jurnal JAMA Neurologi, James M. Noble. "Beberapa mantan atlet meskipun masih muda tapi telah terindentifikasi dengan temuan patologi tersebut," kata Noble yang merupakan ahli saraf di Colombia University. Para peneliti juga menemukan ada infeksi bakteri pada hati pemain sepak bola muda itu. Selain itu, mereka juga mewawancarai keluarga sang atlet dan melihat hasil tes neuropsikologis yang dilakukan ketika pemuda tersebut berumur 24 tahun. Dari hasil penelitiannya, para peneliti mengatakan pemuda itu mulai main sepak bola ketika ia berumur enam tahun hingga 16 tahun kemudian. Ia pun pernah 10 kali gegar otak ketika bermain bola. Pemuda itu mengalami gegar otak pertamanya pada saat berusia 8 tahun. Kemungkinan besar, ia juga mengalami kerusakan otak saat itu. Kerusakan itu dinilai lebih berbahaya ketika terjadi pada usia muda dibandingkan ketika sudah dewasa. Dalam salah satu kecelakaan yang dialami ketika baru saja duduk di bangku kuliah, ia pun sempat kehilangan kesadaran sesaat dan mengalami sakit kepala berkelanjutan, penglihatannya menurun, insomnia, dan masalah memori lainnya. Kendati tengah berusaha untuk mengobati gejala tersebut, masalah itu tetap ada. Dan akhirnya ia berhenti bermain sepak bola. Sang pemuda mengakhiri sekolahnya dengan IPK 1,9, akibat fungsi otak yang menurun. Tak hanya itu, beberapa gejala lain juga dideritanya, seperti lesu, nafsu makan menurun, dan muncul pemikiran-pemikiran untuk bunuh diri. Ia juga mengalami kesulitan dalam bekerja dan mulai menggunakan obat-obatan terlarang, termasuk ganja, untuk membantunya bertahan dari sakit kepala dan membantunya tidur. Secara verbal, ia juga lebih agresif, bahkan melakukan kekerasan fisik terhadap istrinya. Tapi, bagaimanapun, Noble mengatakan masih banyak pertanyaan yang tidak terjawab tentang penyakit ini. Ia belum menemukan bukti yang kuat mengapa 10 persen altlet yang menderita gegar otak sembuh lebih lama dari biasanya. Dan masih menjadi pertanyaan besar juga mengapa CTE lebih banyak menimpa para atlet.
  10. Sebanyak 110 wartawan tewas sepanjang tahun 2015, menurut laporan Reporter Lintas Batas (RSF) yang dirilis pekan ini. Meskipun sebagian wartawan tewas di negara-negara berkonflik seperti Irak dan Suriah, RSF mencatat bahwa sebagian besar wartawan tewas di negara-negara yang dinilai aman, seperti Perancis. Laporan RSF yang dirilis pada Selasa (29/12) mencatat sebanyak 67 wartawan tewas karena dibunuh. Dari jumlah tersebut, sebanyak 49 di antaranya dibunuh dengan cara ditargetkan karena profesi mereka, dan 18 lainnya tewas ketika melakukan peliputan. Sementara, sebanyak 43 wartawan berasal dari berbagai negara terbunuh tanpa alasan yang jelas. RSF tidak dapat memastikan alasan kematian mereka, dan biasanya terjadi karana adanya imunitas terhadap pelaku serangan kepada wartawan di beberapa wilayah, seperti di Amerika Selatan, Timur Tengah, dan sub-Sahara Afrika. Dari 110 wartawan yang tewas, sebanyak 27 di antaranya merupakan pewarta warga atau jurnalis amatir, dan tujuh di antaranya merupakan pekerja media. Dari total 110 wartawan yang tewas, terdapat dua wartawan wanita, terdiri dari satu wartawan asal Somalia, dan satu lainnya dari Perancis. "Mayoritas bukan wartawan yang berada di tempat yang salah pada waktu yang salah dalam serangan bom. Mereka wartawan yang dibunuh agar mereka berhenti melakukan pekerjaan mereka," kata Sekjen RSF, Christophe Deloire kepada Reuters. "Hari ini, jika Anda seorang wartawan, bahkan jika Anda hanya memiliki pembaca di negara Anda, Anda membuka diri untuk orang dari sisi lain dunia, ekstremis agama, yang bisa menempatkan Anda dalam daftar hitam, dan kemudian orang lain datang dan membunuh Anda," kata Deloire. Dalam persentase jumlah wartawan yang tewas tahun ini, sebanyak 36 persen di antaranya tewas dalam zona perang, sementara 64 persen di antaranya tewas di luar zona perang. Persentase ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan tahun lalu, di mana dua pertiga dari jumlah wartawan yang tewas terbunuh di medan perang. "Wartawan dapat terbunuh di kota-kota yang jauh dari konflik bersenjata, seperti yang terjadi dalam serangan di [kantor majalah satire] Charlie Hebdo di Paris pada 7 Januari lalu," bunyi laporan RSF. Penerbit Charlie Hebdo, Riss menyatakan pada 8 Oktober lalu, "Kami hampir tidak pernah mengirim jurnalis ke medan perang. Pada 7 Januari, perang yang mendatangi kami." Serangan di kantor Charlie Hebdo yang diluncurkan oleh tiga ekstremis bersenjata menewaskan delapan wartawan. Sementara di negara-negara berkonflik, sebanyak 11 wartawan tewas di Irak dan 10 lainnya tewas di Suriah tahun ini. Kedua negara ini pun termasuk dalam daftar negara yang "mematikan" untuk wartawan, disusul dengan Yaman, Sudan Selatan, India, Meksiko, Filipina, dan Honduras. Jika dihitung dalam satu dekade terakhir, yaitu sejak 2005, total 787 wartawan tewas ketika tengah melakukan pekerjaan mereka, atau dalam situasi yang terkait dengan pekerjaan mereka.
  11. Muhammad Ridzky Khalid, putra pertama pembawa acara dan penyiar radio, Farhan (45), mengucapkan satu keinginan sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir karena leukemia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Minggu (20/12/2015) pukul 13.40 WIB. "Sebelum dibawa ke RSCM (dari Rumah Sakit Pondok Indah), Ridzky bilang, 'Mau pulang, mau pulang, mau pulang ke rumah'," kata juru bicara keluarga Farhan, Erwin Parengkuan, di rumah duka di Jalan Pahlawan Nomor 30, Rempoa, Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu (20/12/2015) malam. "Mungkin maksudnya pulang adalah itu (kembali ke Tuhan). Dia bilang itu sebelum tidak sadarkan diri, koma lebih kurang delapan hari," tambahnya. Ridzky, yang merupakan anak berkebutuhan khusus, dikatakan Erwin, tak mengeluh sakit ketika itu. "Ridzky anaknya tahan. Dia cukup kuat," tuturnya. Sementara itu, Farhan dan sang istri, Aryatri, mencoba tabah ketika kondisi putra mereka semakin memburuk. Keduanya setia mendampingi Ridzky hingga detik-detik terakhir hidupnya. "Farhan dan Aya sudah kuat. Mereka udah siap dengan kondisi Ridzky. Sudah diberi tahu dokter juga kalau kemungkinan besar agak sulit untuk survive. Ternyata leukemia itu bisa dideteksi setelah stadium IV," ucap Erwin. Ridzky menurut rencana akan dimakamkan pada Senin (21/12/2015) pukul 09.00 WIB di Tempat Pemakaman Umum Tanah Kusir.
  12. Ayah dari Putri Nur Fauziah alias Eneng (9)‎ mengaku tak mengenal dua saksi yang saat ini diperiksa secara intensif oleh penyidik Polda Metro Jaya. Salah satu saksi adalah seorang residivis. Mereka dibawa polisi dari lokasi sekitar tempat penemuan jenazah Putri. "Saya tidak tahu siapa yang ditangkap. Dari sembilan orang, dua menjurus tersangka‎. Saya tidak mengenal dua orang itu," kata ayah Putri, Asep Syaefullah, saat ditemui Suara.com di rumah duka, Kampung Rawa Lele, RT6/7 Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (6/10/2015). Asep mengatakan tidak memiliki kerabat di sekitar lokasi penemuan, Kamal, Kalideres. "Saya tidak punya saudara di daerah pembuangan," ujarnya. Asep juga tak tahu kenapa putrinya sampai di daerah tersebut. Padahal, menurut Asep, anak ketiganya tidak mudah diajak orang yang belum dikenal. "Saya belum bisa menyimpulkan. Kemungkinan besar anak saya tidak mau diajak oleh orang yang tak dikenal. Saya percayakan kepada penyidik segera usut tuntas kasus ini," katanya. Asep mengatakan meski telah bercerai dengan Ida Farida tiga tahun lalu, hubungannya dengan Putri dan Ida baik-baik saja. "Hubungan anak saya dan mama tirinya (istri baru Asep) harmonis," katanya. Putri merupakan murid kelas dua SD Negeri 05 Kalideres Pagi, Rawa Lele, Kalideres, ditemukan meninggal dunia secara mengenaskan di Jalan Sahabat RT 6/5, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jumat (2/10/2015) sekitar pukul 22.30 WIB. Ia dibunuh dan jenazahnya dimasukkan dalam kardus. Saat ditemukan, bagian kemaluan dan mulut Putri mengeluarkan cairan dan darah. Tangannya diikat lakban, dia ditelanjangi. Dari hasil autopsi, ada indikasi korban mengalami kekerasan seksual. Dua orang saat ini diperiksa penyidik Polda Metro Jaya. DNA mereka sedang dicocokkan dengan barang bukti yang ditemukan di tubuh korban.
  13. Kepala Daerah Kerja Makkah Panitia Penyelenggara Haji Indonesia (PPIH) Arsyad Hidayat mengatakan sampai Sabtu (12/9) 01.00 Waktu Arab Saudi jamaah Indonesia yang menjadi korban peristiwa jatuhnya crane di Masjidil Haram mencapai 33 orang. Dua di antaranya meninggal dunia dan selebihnya luka-luka. "Satu (korban luka) dirawat di BPHI (Balai Pengobatan Haji Indonesia), dan 30 lainnya dirawat di RSAS (Rumah Sakit Arab Saudi)," katanya di Mekkah, Arab Saudi, seperti dikutip Antara. Berikut nama-nama korban meninggal dunia dan luka-luka: Iti Rasti Darmini, dari kloter 23 embarkasi Jakarta-Bekasi (wafat)Masnauli Sijuadil Hasibuan, dari kloter 009 embarkasi Medan (wafat)Suji Syahbaini Irono, dari kloter 014 embarkasi Batam (BPHI)Ernawati Muhammad Saad, kloter 01 embarkasi Batam (RSAS)Kursia Nanting Lembong, kloter 016 embarkasi Batam (RSAS)Nasriah Binti Muhammad Abdurrahman, kloter 01 embarkasi Aceh (RSAS)Ardian Sukarno Effien, kloter 007 embarkasi Jakarta-Pondok Gede (RSAS)Teti Herawati Mad Saleh, kloter 005 embarkasi Jakarta-Bekasi (RSAS)Apip Sahroni Rohman, kloter 005 embarkasi Jakarta-Bekasi (RSAS)Emmiwatty Janahar Saleh, kloter 008 embarkasi Medan (RSAS)Nur Baik Nasution, kloter 009 embarkasi Medan (RSAS)Sopiah Taizir Nasution, kloter 009 embarkasi Medan(RSAS)Tri Murti Ali, kloter 003 embarkasi Padang (RSAS)Zulfitri Zaini Haji, kloter 003 embarkasi Padang (RSAS)Zalniwarti Munaf Umma, kloter 004 embarkasi Padang (RSAS)Ali Sabri Selamun, kloter 007 embarkasi Padang (RSAS)Umi Dalijah Amat Rais, kloter 024 embarkasi Solo (RSAS)Endang Kaswinarni POerwomarton, kloter 046 embarkasi 046 (RSAS)Djumali Jamari Setro Wijoyo, kloter 052 embarkasi Solo (RSAS)Murodi Yahya Kasani, kloter 001 embarkasi Surabaya (RSAS)Hasan Mansur Ahmad, kloter 010 embarkasi Surabaya (RSAS)Sainten Said Tarub, kloter 015 embarkasi Surabaya (RSAS)Nurrudin Baasith Sujiyono, kloter 021 embarkasi Surabaya (RSAS)Isnainy Fadjarijah Abdul Djumali, kloter 021 embarkasi Surabaya (RSAS)Saharmi Umar Kulasse, kloter 002 embarkasi Makasar (RSAS)Norma Latang Kullase, kloter 005 embarkasi Makasar (RSAS)Rosnallang Caco Baba, kloter 005 embarkasi Makasar (RSAS)Hadiah Syamsuddin Sako, kloter 015 embarkasi Makasar (RSAS)Muhammad Harun Abdul Hamid, kloter 016 embarkasi Makasar (RSAS)Fatmawati Abdul Djalil, kloter 018 embarkasi Makasar (RSAS)Abdul Djalil Conci Leta, kloter 018 embarkasi Makasar (RSAS)Rosdiana Mudu Toheng, kloter 018 embarkasi Makasar (RSAS)Erni Sampe Dosen, kloter 018 embarkasi Makasar (RSAS)
  14. Lebih dari sepertiga populasi manusia mendapatkan kurang dari enam jam tidur malam. Hal tersebut dapat meningkatkan risiko kematian dini sebesar 12 persen. Dewan kesehatan di Inggris memperingatkan, kurang tidur dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk di antaranya adalah diabetes, obesitas, dan penyakit jantung. “Kurang tidur merupakan masalah yang semakin berkembang,” kata Lisa Artis dari British Sleep Council. “Pertama, orang-orang tidak menempatkan pentingnya tidur cukup dan manfaat kesehatan yang bisa didapat dari istirahat cukup.” Yang kedua, menurut Lisa, tidak seperti perubahan gaya hidup lain, seperti makan buah dan sayuran sebanyak lima porsi sehari, tidur benar-benar tidak masuk ke dalam agenda kesehatan. Lisa menambahkan, tidak seperti pola makan, tidur adalah pola hidup yang sulit. Faktor-faktor seperti, kehadiran anak-anak kecil, masalah kesehatan, dan faktor lingkungan, semua dapat menggangu pola tidur. Kondisi kurang tidur dapat melepas hormon yang meningkatkan stres, pada gilirannya dapat mempercepat denyut jantung dan meningkatkan tekanan darah serta memicu sejumlah masalah kesehatan. Penelitian menunjukkan, tidur yang kurang dari enam jam secara rutin bisa berdampak pada perhatian, konsentrasi, dan memori yang juga dapat menyebabkan penyakit Alzheimer. Saat ini, Badan Kesehatan Masyarakat Inggris tengah mendorong orang-orang untuk tidur lebih banyak lewat kampanye pemerintah yang bertujuan membantu orang-orang menjalankan gaya hidup sehat. Dengan fokus pada orang-orang paruh baya, kampanye baru tersebut meminta orang membuat tujuh perubahan gaya hidup. Di antaranya, merokok, mengurangi minuman beralkohol, lebih banyak berolahraga, dan memperbaiki pola tidur. Dalam sebuah dokumen yang dirilis pada bulan lalu, kampanye baru Badan Kesehatan Masyarakat Inggris mengatakan, “Hanya sekitar 20-30 persen dari apa yang kita anggap sebagai penuaan adalah (masalah) biologis, sisanya adalah 'pembusukan' atau 'kerusakan' yang secara aktif bisa dikelola atau dicegah.” Menurutnya, di usia sekitar 40 dan 60 tahun merupakan kesempatan yang unik, tapi kerap diabaikan. Lisa mengatakan, “Orang tua membutuhkan tidur kurang adalah mitos. Orang-orang paruh baya membutuhkan jumlah tidur yang sama, meskipun mereka tidak mendapatkan jumlah tidur yang sama seperti saat mereka berusia 20-an dan 30-an. Itu artinya mereka harus mengejar dengan tidur siang.”
  15. MOS (Masa Orentiasi Sekolah) adalah kebudayaan pengarahan di dalam Indonesia saat menempuh jenjang selanjutnya biasanya terdapat pada SMP,SMA/SMK dan Kuliah. MOS biasanya cendurung negatif atau yang menjadi kebaisaan orang Indonesia saat melakukan pengarahan adalah membebankan sesuatu pada siswa baru atau memberi pengarahan cenderung kepada fisik dan kekerasan mental, namun beberapa MOS bisa berakibat fatal pada siswa yang masih yang mengikutinya. Seperti yang dialami oleh siswa baru bernama Evan Christoper Situmorang (12), siswa di SMP Flora Pondok Ungu Permai, tewas setelah dua minggu mengalami sakit di kedua kakinya. Evan mengalami sakit di bagian kaki setelah berjalan hingga 4 kilometer atas perintah seniornya saat hari terakhir Masa Orientasi Sekolah (MOS) di sekolahnya. "Tanggal 9 Juli itu kan dia terakhir MOS di SMP Flora. Dia cerita sama saya disuruh jalan kaki dari sekolahnya di Pondok Ungu Blok A ke perumahan Puri. Lalu dari sana jalan kaki lagi ke POM bensin Pondok Ungu dan jalan lagi ke sekolah. Itu rutenya memutar dan ada sekitar 4 kilometer," ujar ibunda Evan, Ratna Dumiarti di rumahnya Sektor 5 Pondok Ungu Permai, Sabtu (1/8/2015). Ratna bercerita, kegiatan berjalan kaki sejauh itu merupakan kegiatan "cinta lingkungan" yang diadakan panitia MOS. Setelah pulang dari kegiatan itu, Evan mengeluh sakit di bagian kaki kepada ibunya. Kakinya keram dan biru-biru. "Kaki Evan sakit, bu," ujar Ratna menirukan keluhan anaknya. Ratna mengatakan, Evan masih tetap ingin masuk sekolah pada keesokan harinya. Bahkan, Evan bercerita bahwa dia sempat bermain futsal di sekolah. Setelah itu kondisi kakinya semakin bertambah parah. Melihat kondisi Evan yang semakin parah, Ratna mencoba mengobati Evan dengan berbagai pengobatan. Dia mengajak Evan untuk pijat refleksi dan berobat ke puskesmas. "Tapi dia itu enggak pernah mengeluh, tetap sekolah," ujar Ratna. Rasa sakit itu terus dialami Evan hingga dua minggu. Pengobatan yang dilakukan Evan hanya ala kadarnya. Ratna bercerita pada Selasa (28/7/2015), Evan jatuh di kamar mandi sekolah. Ratna menduga kaki anaknya kembali keram dan tak kuat berjalan hingga terjatuh. Evan Meninggal "Setelah itu saya ditelepon dari sekolah. Bilangnya anak saya kakinya keram enggak bisa jalan, enggak bisa berdiri. Saya ini juga guru ya, saya langsung jemput anak saya di sekolah," ujar Ratna. Setelah peristiwa jatuh di kamar mandi, Evan tidak masuk sekolah. Ratna kembali mengajak anaknya berobat di puskesmas. Pada Kamis (30/7/2015) sore, tiba-tiba Evan kejang-kejang. Ratna langsung panik melihat kondisi anaknya. Saat itu, ia mencari bantuan warga sekitar di lingkungan rumahnya yang sedang sepi saat itu. "Kata dokter, maaf bu, anak ibu sudah meninggal dalam perjalanan," ujar Ratna. "Saya enggak mau anak saya mati dokter. Saya enggak mau. Tapi suami saya bilang, ya sudah ikhlaskan saja," tambah Ratna.
  16. Layanan pesan pendek tetap digemari di dunia dengan dikirimnya triliunan SMS setiap harinya. Matti Makkonen, yang membantu peluncuran layanan pesan pendek atau SMS, meninggal pada usia 63 tahun karena sakit. Makkonen dikenal sebagai bapak SMS setelah mengembangkan pemikiran pengiriman pesan lewat jaringan telepon genggam. Meskipun demikian, dia seringkali dengan cepat menegaskan dirinya tidak menciptakan teknologi tersebut sendirian. Pada tahun 2012, dia mengatakan kepada BBC, dalam sebuah wawancara SMS, bahwa dirinya meyakini pengiriman SMS akan "selamanya" ada dalam bentuk tertentu. Berbicara pada peringatan 20 tahun pesan SMS pertama, Makkonen mengatakan dirinya memandang pembuatan SMS adalah suatu kerja sama dan Nokia membantu mempopulerkan layanan itu. "Peluncuran sebenarnya dari layanan itu, saya memandang, adalah saat Nokia memperkenalkan telepon pertama yang memungkinkan penulisan pesan dengan mudah (Nokia 2010 pada tahun 1994)," katanya.
  17. Satoru Iwata, yang memimpin perusahaan permainan video Jepang Nintendo Co. melalui tahun-tahun penuh pertumbuhan dengan waralaba Pokemon dan Super Mario, meninggal dunia pada akhir pekan karena tumor di saluran empedu, menurut perusahaan tersebut Senin (13/7). Iwada berusia 55 tahun. Pernyataan dukacita memenuhi Twitter untuk Iwata, sebagai seseorang yang mengukir warisan hiburan. Para penggemarnya berterima kasih atas kenangan masa kecil dan karena telah menyatukan keluarga. "Ia tidak hanya menciptakan teknologi. Ia menciptakan seluruh budaya," ujar Nobuyuki Hayashi, konsultan dan ahli teknologi. "Bukan hanya produk konsumen yang ia hasilkan. Ia membawa orang-orang ke sesuatu yang abadi, apa yang orang ingat dari sejak mereka kecil. Ia sungguh spesial." Iwata, yang menjabat presiden sejak 2002, meninggal Sabtu di rumah sakit Kyoto University. Ia tidak pernah terlihat lagi dalam acara-acara permainan, seperti E3 di Los Angeles, padahal biasanya ia aktif terlibat. Iwata memimpin perkembangan Nintendo menjadi perusahaan global, dengan produk populernya konsol rumah Wii dan DS, serta melalui masa-masa sulit akibat popularitas ponsel. Penggantinya belum diumumkan, namun perusahaan mengatakan perancang permainan ternama, Shigeru Miyamaoto, akan tetap ada dalam tim kepemimpinan bersama Genyo Takeda, yang juga ada di bidang pengembangan permainan.
  18. Seorang pria di Arkansas, Amerika Serikat, dibawa ke rumah sakit setelah mengeluh mual, lemas, dan nyeri di sekujur tubuhnya. Hasil tes medis mengungkapkan bahwa pria yang tak disebutkan namanya itu terkena gagal ginjal. Dokter menemukan kadar kristal oksalat kalsium yang tinggi di dalam tubuh pria itu. Kristal oksalat kalsium merupakan kristal yang dapat membentuk batu ginjal. Tetapi anehnya, pria itu berkata bahwa dia tidak memiliki riwayat keluarga dengan batu ginjal. Dokter pun bertanya tentang kebiasaan makannya, yang menunjukkan bahwa dia minum 16.250 ml es teh setiap hari atau setara dengan lebih dari empat liter. Seperti dilansir Daily Mail (2/4), teh hitam memiliki kadar oksalat yang tinggi, zat kimia yang dikenal membentuk batu ginjal dan bahkan menyebabkan gagal ginjal jika dikonsumsi dalam dosis berlebihan. "Itu satu-satunya penjelasan yang masuk akal," kata Dr umbar Ghaffar dari University of Arkansas. Karena kebiasaan itu, pria tersebut dikatakan mengalami kerusakan ginjal parah, dan dokter pun mengatakan bahwa dia kemungkinan akan menghabiskan sisa hidupnya dengan cuci darah. Teh hitam memang memiliki kadar oksalat yang tinggi, namun tidak berarti itu berbahaya bagi tubuh. Teh hitam juga memiliki banyak khasiat bagi tubuh, bila dikonsumsi dalam takaran yang tepat.
  19. Malaikat kecil ini pulang ke surga dalam keadaan tidur. Bocah enam tahun ini didiagnosa dokter terkena kanker otak. Keluarga tak menyangka sang anak tersayang akan meninggal di rumah, saat sedang tidur. Video yang diunggah ke youtube ini memperlihatkan bagaimana pilunya hati keluarga terutama sang ayah saat dirinya mengangkat jasad sang anak dari tempat tidur, memeluknya kemudian membawa keluar menuju ke mobil jenazah. Tangisan menyayat hati dari kedua orang tua, saudara, juga sanak keluarga lain mengiringi kepergian malaikat kecil ini. Satu per satu mereka memberi ciuman sayang untuk terakhir kalinya sebelum jenazah dibawa kendaraan. 300 ribu lebih netizen telah menonton video mengharukan ini. Bahkan ada juga yang tak kuasa menahan tangis. "RIP..... menangis gw melihat video ini, anaknya seperti Tidur dengan sangat nyaman...
  20. Batas akhir usia orang siapa yang tahu. Kematian pun mutlak menjadi rahasia Tuhan, siapapun orangnya. Banyak orang yang meyakini bahwa meninggal dunia di hari Jumat membawa berkah. Sederet artis kenamaan di Indonesia ternyata menghembuskan nafas terakhirnya di hari Jumat. 1. Alex Komang Aktor kenamaan Indonesia ini menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Jumat, 13 Februari 2015. Alex Komang meninggal karena serangan kanker hati di Rumah Sakit Dokter Kariadi Semarang pukul 20.00 WIB. Beberapa film yang melejitkan namanya adalah Ca Bau Kan, Surat Kecil Untuk Tuhan dan Secangkir Kopi Pahit. 2. Ustad Jeffry Al Buchori Salah satu ustad yang kondang di kalangan anak muda ini ternyata juga meninggal di hari Jumat, tepatnya pada 26 April 2013. Ustad yang akrab disapa Uje ini meninggal karena kecelakaan tunggal di daerah Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada pukul 01.00 dini hari. 3. Olga Syahputra Pemilik nama asli Yoga Syahputra ini meninggal di usianya yang masih muda dan di tengah puncak karirnya pada Jumat, 27 Maret 2015. Komedian top ini menghembuskan nafas terakhir setelah berbulan-bulan menderita penyakit meningitis. 4. Mpok Nori Komedian yang dikenal lewat logat khas Betawinya meregang nyawa pada Jumat, 3 April 2015. Sebelumnya komedian yang memiliki nama asli Nuri Sarinuri ini memang telah dirawat di rumah sakit selama 2 minggu karena sesak nafas dan asma.
  21. Kabar duka menyelimuti keluarga Duta Besar Indonesia untuk Pakistan, Burhan Muhammad. Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, memastikan istri Dubes, Heri Listyawati Burhan Muhammad, meninggal dalam kecelakaan helikopter di Pakistan. "Berdasarkan info dari Kemenlu Pakistan melalui Kedubes Islamabad diperoleh info bahwa Ibu Heri Listyawati Muhammad meninggal dunia," ujar Retno Jumat (8/5). "Saat ini beliau dirawat di Combine Military Hospital di Gilgit. Pemerintah Indonesia mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya." Kejadian bermula ketika Burhan dan istrinya memenuhi undangan Kementerian Luar Negeri Pakistan dalam program Visit of Resident Ambassadors/High Commissioners to Gilgit-Baltistan. Acara itu dijadwalkan berlangsung dari 8-11 Mei 2015. Tak hanya dari Indonesia, 57 orang yang terdiri dari 30 Kepala Perwakilan/Duta Besar dan sejumlah isteri Duta Besar beserta anak dan pejabat Pakistan juga menjadi tamu di acara tersebut. Para tamu berangkat dari Nur Khan Airbase di Islamabad, menggunakan pesawat, pukul 08.30 waktu setempat menuju wilayah Gilgit-Baltistan (utara Pakistan). Mereka tiba pukul 09.30 dan diterima oleh pihak pemerintahan Gilgit-Baltistan. Jarak dari Islamabad-Gilgit, sekitar 480 km, atau sama dengan jarak tempuh satu jam perjalanan dengan pesawat. Empat helikopter yang ditumpangi para tamu kemudian melanjutkan perjalanan ke Naltar Valley, di wilayah Gilgit-Baltistan. Sayangnya, salah satu helikopter (MI-17 dengan penumpang 17 orang) gagal mendarat (crash landing). Akibatnya, enam orang dikabarkan meninggal. Mereka adalah istri Dubes RI, istri Dubes Malaysia, Dubes Filipina, Dubes Norwegia, serta dua pilot helikopter.
  22. Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Sidabutar, mengatakan bahwa petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) jatuhnya seorang wanita dari lantai 6 Hotel Grand Kanaya, Medan, Rabu 6 Mei 2015. Alhasil, belum diketahui identitas wanita yang melompat dari lantai enam. "Sementara seorang wanita diduga bunuh diri umur 25 tahun. Ini kita selidik dulu penyebab dan latar belakang. Kita sudah amankan tiga orang laki-laki, nanti kita kasih tahu seluruh identitas pelaku," ujarnya di Hotel Grand Kanaya. Dia menambahkan petugas telah mengamankan beberapa paket narkoba jenis sabu-sabu dari dalam kamar pelaku dan mengamankan tiga pria dari dalam kamar. Namun demikian, petugas masih melakukan penyelidikan. Menurut informasi yang berkembang setelah beberapa jam pascakejadian, wanita cantik ini ketakutan karena ada penggerebekan dari pihak kepolisian. Diduga wanita berusia 25 tahun ini bersembunyi dibalik jendela dan langsung jatuh. Sebelumnya, berdasarkan informasi yang santer di lingkungan Hotel Grand Kanaya, korban diduga bernama Adelia Friska yang berprofesi sebagai model asal Jakarta. Diduga sebelum wanita itu melompat dari kamar 603, pihak Reserse Narkoba melakukan penggeberekan. Seorang pegawai hotel mengatakan, korban bersama tiga teman pria menginap di kamar hotel sejak beberapa hari lalu. "Kita kaget tiba-tiba korban melompat dari lantai enam. Saya hanya mendengar teriak "aaahhhhhh" tak berapa lama suara keras," ujarnya. Dia menjelaskan, sebelum meninggal, korban sempat berkali-kali kejang-kejang. Namun, sebelum petugas kepolisian datang ke lokasi, korban sudah menghembuskan nafas terakhir. "Kepalanya hancur, darah mengalir banyak di lokasi. Di kamar itu, seperti ada banyak orang, karena informasi dari kawan-kawan dengan ada penggerebekan di kamar hotel," katanya.
  23. Ethel Lang merupakan perempuan Inggris yang tertua. Perempuan yang diyakini sebagai perempuan tertua di Inggris, yang dilahirkan saat Ratu Victoria berkuasa, telah meninggal dunia di usia 114 tahun. Ethel Lang dilahirkan di wilayah Worsbrough, Barnsley, 27 Mei 1900 dan tinggal di kota pertambangan South Yorkshire sepanjang hidupnya. Pada tahun 2005, dia pindah ke rumah jompo Water Royd di Barnsley, di mana dia meninggal dunia pada hari Kamis 15 Januari 2015 lalu. Ethel Lang meninggalkan seorang putri yang berusia 91 tahun. Dia merupakan orang tertua di Inggris setelah seorang warga London bernama Grace Jones meninggal dunia di usia 113 tahun pada 2013. Sejarah mencatat, Ethel Lang adalah salah satu dari enam perempuan yang meninggalkan bangku sekolah pada usia 13 untuk bekerja di pabrik pakaian. Dia menikah dengan suaminya, William, pada tahun 1922 dan memiliki seorang putri bernama Margaret. Sang suami wafat pada tahun 1988. Penggemar permainan snooker "Dia adalah seorang ibu yang baik, saya lama tinggal dengan dirinya. Saya adalah orang yang sangat beruntung..," kata sang putri, Margaret Walker kepada BBC Radio Sheffield. Menurutnya, saat mengalami kebutaan di usia 85 tahun, ibunya masih dapat menikmati siaran radio tentang pertandingan snooker. "Dia mencintai snooker dan mencintai (pemain) Jimmy White. Dia selalu mendukungnya," tambahnya. Ethel Lang dilahirkan pada 1900 saat Ratu Victoria berkuasa di tanah Inggris. Berbicara kepada BBC pada hari ulangnya ke-108, Lang mengatakan bahwa ingatannya tentang Perang Dunia terus membekas. Sejumlah laporan menyebutkan, kini status perempuan tertua di Inggris adalah Gladys Hooper yang berusia 111 tahun. Dia akan berusia 112 tahun pada hari Minggu (18/01) ini. Sejauh ini orang tertua di dunia disandang oleh Misao Okawa, seorang perempuan Jepang yang merayakan ulang tahun ke-116 pada Maret lalu.
  24. Gregory Mertens terkena serangan jantung pada babak pertama dalam laga menghadapi Genk. Mantan pemain tim nasional U-21 Belgia, Gregory Mertens, meninggal dunia akibat gagal jantung setelah tiga hari lalu pingsan saat sedang bermain dalam pertandingan Liga Belgia. Pemain bertahan yang membela klub Sporting Lokeren itu tiba-tiba jatuh pada babak pertama dalam laga menghadapi Genk. Pertandingan itu langsung dihentikan dan surat kabar Belgia, HLN, melaporkan Mertens mendapat perawatan CPR langsung di lapangan. Pria berusia 24 tahun itu terkena serangan jantung. Dia lalu dibawa ke rumah sakit Kota Genk dan dirawat selama tiga hari. Di sana kondisinya terus memburuk. Keluarga Mertens pun sepakat agar alat penopang hidupnya dicabut. “Staf medis telah melakukan semua yang mereka bisa untuk menyelamatkan Gregory. Namun, mereka harus mengakui ketidakberdayaan mereka. Gregory meninggal dunia sekitar pukul 16.30,” sebut pernyataan resmi Sporting Lokeren. Klub tersebut menyatakan belum mendapat hasil resmi kondisi jantung Mertens. Namun, menurut manajemen klub, Mertens lolos uji kesehatan pada pra-musim sebagaimana diatur badan sepak bola Eropa (Uefa). Bahkan, kala itu Mertens merupakan salah pemain paling prima di antara punggawa Lokeren lainnya. Mertens bermain dalam 15 pertandingan musim ini, termasuk pada laga melawan Hull City di ajang Liga Europa Agustus 2014 lalu. “Gregory baru satu setengah tahun di klub ini. Namun, dalam waktu singkat itu, kesederhanaannya membuat dia sebagai pemain yang tidak tergantikan,” kata pernyataan klub. Mertens bergabung dengan Lokeren setelah ditransfer Cercle Brugge pada Januari 2014 . Dia bermain dalam 15 pertandingan musim ini, termasuk pada laga melawan Hull City di ajang Liga Europa Agustus 2014 lalu. Aliran ucapan duka cita mengalir setelah kabar Mertens meninggal mengemuka. Mantan gelandang Bolton, Fabrice Muamba, yang lolos dari maut setelah mengalami serangan jantung saat bermain menghadapi Tottenham pada 2012 mengatakan, “Berita buruk bahwa Gregory Mertens telah tiada. Dia baru berusia 24 tahun. Beristirahatlah yang tenang.” Penjaga gawang Chelsea sekaligus timnas Belgia, mengatakan, : "Beristirahat yang tenang Gregory Mertens! Semoga keluarga dan sahabat diberikan kekuatan!"
  25. Tidak mudah memang memprediksikan secara tepat kapan seseorang akan meninggal. Kematian itu sendiri bisa disebabkan sakit, kecelakaan atau sebab lainnya. Pada kondisi yang normal seperti orang sakit biasanya seseorang akan menunjukkan gejala yang mengindikasikan bahwa hidupnya akan segera berakhir dalam beberapa minggu lagi seperti yang dikutip dari Mayoclinic yaitu: Merasa gelisah. Seseorang akan merasa sangat tidak tenang serta sulit tidur, selain itu dia akan seringkali mengganti posisi saat tidur karena perasaan gelisah. Menarik diri. Seseorang tidak ingin lagi terlibat ke dalam aktifitas sosial ataupun melakukan kegiatan favoritnya. Sering mengantuk. Seseorang akan menghabiskan lebih banyak waktunya untuk tidur. Kehilangan nafsu makan. Seseorang hanya akan makan dan minum dalam jumlah yang sedikit dan berbeda dari biasanya. Mengalami jeda saat bernapas. Hal ini biasanya terjadi saat seseorang sedang tidur ataupun terjaga. Luka yang sulit sembuh. Luka atau infeksi yang dialami akan mengalami kesulitan untuk disembuhkan. Pembengkakan. Pada beberapa orang terjadi pembengkakan di daerah tangan, kaki atau bagian tubuh yang lain. Proses sekarat akan mulai terjadi ketika tubuh sudah tidak bisa mendapatkan asupan oksigen yang diperlukan untuk bisa bertahan hidup. Sel yang berbeda akan memiliki kecepatan kematian yang berbeda pula, sehingga panjangnya proses seseorang sekarat tergantung pada sel-sel yang kekurangan oksigen ini. Sedangkan otak sangat memerlukan oksigen dalam jumlah yang besar dan hanya memiliki sedikit oksigen cadangan. Sehingga jika asupan oksigen berkurang maka akan mengakibatkan kematian sel dalam waktu 3-7 menit saja. Beberapa tanda yang ditunjukkan oleh orang yang sekarat adalah lebih banyak tidur, hal ini untuk menghemat energi yang tinggal tersisa sedikit di tubuh. Ketika energi tersebut hilang, maka seseorang akan kehilangan nafsu untuk makan ataupun minum. Proses menelan pun menjadi sangat sulit dan mulut akan sangat kering, sehingga memaksa orang yang sekarat untuk minum akan membuatnya tersedak. Selain itu orang yang sekarat akan kehilangan kontrol pada kandung kemih dan ususnya, sehingga seringkali terlihat mengompol. Orang akan merasa bingung, gelisah dan tidak tenang karena tidak dapat bernapas dengan teratur. Ketika sel-sel di dalam tubuh mulai kehilangan sambungan, maka akan mengalami kejang otot. Kematian akan semakin mendekat jika kaki dan tangan terasa sangat dingin dan mulai sedikit membiru akibat terhentinya aliran darah ke daerah tersebut. Tapi lama-kelamaan akan semakin menyebar ke bagian tubuh atas seperti lengan, bibir dan kuku. Selain itu orang menjadi tidak responsif, meskipun matanya terbuka tapi memiliki tatapan mata yang kosong atau tidak dapat melihat sekelilingnya. Setelah itu pernapasan akan terhenti sama sekali dan diikuti oleh berhentinya cara kerja jantung, maka secara klinis orang tersebut dinyatakan sudah mati karena tidak ada sirkulasi dan cadangan oksigen untuk bisa mencapai sel-sel di tubuh. Namun kematian klinis bisa dikembalikan melalui proses CPR (napas bantuan), transfusi atau ventilator. Tapi jika 4-6 menit setelah kematian klinis tidak ada perubahan, maka itu artinya jantung sudah tidak bisa bekerja lagi. Karena jantung sudah tidak bekerja, maka secara otomatis aliran darah dan oksigen ke seluruh tubuh dan otak juga akan terhenti. Akibat tidak adanya asupan oksigen dan darah ke otak, maka dalam hitungan beberapa detik otak juga akan mati dan disitulah akhir dari perjalanan hidup seorang manusia.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy