Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'matematika'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 5 results

  1. Ada beberapa mitos umum mengenai gelar sarjana matematika. Banyak mahasiswa memilih matematika sebagai jurusan kuliah, tetapi tidak yakin tentang pilihan karier. Banyak juga yang menganggap matematikawan itu kutu buku dan orang aneh. 1. Mahasiswa matematika adalah kutu buku Sebagian besar mahasiswa jurusan matematika hanya mahasiswa biasa yang memiliki minat di dunia angka. Mempelajari matematika sebenarnya memudahkan kita menggabungkan mata pelajaran lainnya. Dan tentu saja, tidak semua dari mereka memakai kacamata atau membawa kalkulator ke mana-mana. 2. Pemilih bidang matematika hanya mengajar setelah lulus kuliah Nyatanya, kita bisa kok mengajar sambil kuliah, misalnya di lembaga bimbingan belajar atau les privat. Setelah lulus, sarjana matematika bisa mengikuti pelatihan tambahan untuk menguatkan kemampuan mereka dan bekerja sesuai minat. 3. Semua gelar matematika sama Banyak orang berpikir bahwa semua gelar matematika sama saja karena materi pelajarannya pun sama, yaitu angka. Faktanya, setiap gelar matematika berbeda dan memiliki kekhususan masing-masing seperti di bidang matematika terapan atau matematika sebagai ilmu murni. 4. Hanya laki-laki memilih jurusan matematika Sebanyak 40-50 persen lulusan matematika di Inggris pada 2011-2012 adalah perempuan. Banyak perempuan yang sama-sama tertarik pada matematika. 5. Mahasiswa matematika miliki bakat yang luar biasa Beberapa mahasiswa matematika memiliki bakat dalam memecahkan persoalan matematis di luar kepala dengan cepat. Tetapi, enggak semua mahasiswa matematika seperti ini. Ada yang memang berbakat, ada juga mahasiswa matematika yang harus berjuang untuk sukses menjalani kuliahnya.
  2. Pro kontra mungkin akan mengiringi kehadiran aplikasi ini. Bagaimana tidak? Aplikasi bernama PhotoMath ini dapat memberikan jawaban secara detail terhadap soal matematika. Mereka yang pro mungkin berasal dari kalangan siswa yang memang butuh bantuan ketika dihadapkan dengan soal matematika. Nah, mereka yang kontra bisa jadi berasal dari kalangan pendidik. Sebab bakal lebih sibuk untuk mengawasi para siswanya agar tidak beraksi curang saat mengerjakan soal-soal yang diberikan. PhotoMath merupakan aplikasi gratisan besutan PhotoPay. Saat ini baru tersedia di Apple App Store dan Windows Store. Cara kerjanya sederhana, pengguna tinggal melakukan scan (pindai) terhadap soal matematika yang ditemui. Dan jika langsung dikenali, sedetik kemudian, kunci jawaban dari soal tersebut langsung keluar. Aplikasi ini juga menyediakan langkah-langkah dari kunci jawaban yang diberikan. Jadi sebenarnya, aplikasi ini juga bisa membantu siswa untuk mempelajari cara pemecahan setiap soal matematika, mulai dari persamaan linier, pecahan atau soal matematika lainnya. Berikut video cara kerja PhotoMath.
  3. Aplikasi PhotoMath memang memiliki kemampuan menarik. Cuma bermodal scanning (pindai), ia bisa memecahkan soal-soal matematika yang rumit. Tentu saja, ini jadi aplikasi yang begitu dinanti oleh mereka yang kerap kewalahan oleh soal-soal matematika. Namun ada baiknya, tak setiap waktu kita mengandalkan PhotoMath. Namun kemampuan berhitung diri juga harus diasah. Sebab, meski dalam demonya PhotoMath tampil begitu mengesankan. Toh, pada kenyataannya, aplikasi ini tak sepintar iklannya saat digunakan secara langsung. Saat dijajal ane misalnya, saat ingin memindai suatu soal persamaan linier, PhotoMath sulit menangkap angka-angka yang bertaburan itu dengan cepat. Sekalipun berhasil di-scan, penafsirannya berbeda. Misalnya soal yang coba dipecahkan adalah 3(x-1)+x = -x+7. Dimana jika dijabarkan dengan cara manual jawaban dari persamaan tersebut adalah x=2. Namun ketika coba dipindai dengan PhotoMath, hasilnya jauh dari jawaban sebenarnya. Hal ini lantaran saat pemindaian, PhotoMath tak berjalan sempurna. Sehingga ada angka atau simbol yang tak tertangkap. Alhasil, jawabannya pun bakal berbeda saat kita coba memecahkannya dengan cara manual. Percobaan lain yang coba ane lakukan berhasil memecahkan soal matematika yang dihadapi. Jadi intinya, ketika saat pemindaian seluruh soal dapat di-scan dengan sempurna, maka PhotoMath dapat dengan mudah mengkalkulasikannya. Hanya saja terkadang proses pemindaian yang dilakukan aplikasi gratisan ini tak selalu pintar, cukup lama 'mikirnya' sehingga memakan waktu. Jadi, jika Anda coba meminta bantuan kepada PhotoMath sebaiknya telusuri juga penjabarannya sebelum mendapat hasil akhir. Selain jadi bahan belajar, hal ini sekaligus untuk jaga-jaga kalau soal yang dipindai PhotoMath itu tidak sama. Oh iya satu lagi, PhotoMath tidak bisa digunakan untuk memindai soal-soal hasil tulisan tangan.
  4. Jagat dunia maya kembali heboh dengan postingan salah seorang netizen yang mempertanyakan penililaian guru SD terhadap muridnya. Menurut gambar yang dipos, mereka mempermasalahkan mengapa jawaban adiknya salah. 3x4=12 sama juga 4x3=12. Namun kedua hal tersebut memilika makna fisi yang berbeda. Keduanya adalah model matematis yang kasusnya berbeda. Konsekuensinya bisa berbeda juga. Misalnya, Budi dan Adi sama-sama memetik jambu yang jumlahnya sama, 12. Karena Budi lebih kuat, ia membawa 4 jambu sebanyak 3 kali, secara matematis ditulis 3 x 4. Tetapi Adi yang badannya lebih kecil, hanya mampu membawa 3 jambu sebanyak 4 kali, model matematisnya 4 x 3. Jadi, 4 + 4 + 4 = 3 x 4, berbeda konsepnya dengan 3 + 3 + 3 + 3 = 4 x 3, walau hasilnya sama 12. Dan ternyata materi tersebut sudah diajarkan di Sekolah Dasar. Berikut gambar salah satu halaman di buku pelajaran matematika Sekolah Dasar.
  5. Siapa yang gak suka matematika??? Banyak orang bilang bahwa matematika itu sulit, membosankan, bikin puyeng. Ah... itu memang sifat manusia, mudah mengeluh. Sebenarnya banyak juga orang yang menyukai matematika. Bahkan sebenarnya matematika itu menyenangkan dan penting. Coba deh, kalo kita gak mau belajar matematika, ntar kalo jadi pedagang, diboongin terus.... Kalo mbangun jembatan, rubuh. Mbuat pesawat ancur. Sebagian besar aktivitas sehari-hari kita pasti melibatkan Matematika. Coba ente pikirin, deh... Ok, langsung to the point, ya.... jeng jeng jeng.... Inilah keajaiban matematika... Baca sampe selesai ya...... 1 x 8 + 1 =9 12 x 8 +2 =98 123 x 8 + 3 =987 1234 x 8 + 4 =9876 12345 x 8 + 5 =98765 123456 x 8 + 6 =987654 1234567 x 8 + 7 =9876543 12345678 x 8 + 8 =98765432 123456789 x 8 + 9 =987654321 1 x 9 +2 =11 12 x 9 + 3 =111 123 x 9 + 4 =1111 1234 x 9 + 5 =11111 12345 x 9 + 6 =111111 123456 x 9 + 7 =1111111 1234567 x 9 + 8 =11111111 12345678 x 9 + 9=111111111 123456789 x 9 + 10=1111111111 9 x 9 + 7=88 98 x 9 + 6=888 987 x 9 + 5=8888 9876 x 9 + 4=88888 98765 x 9 + 3=888888 987654 x 9 + 2=8888888 9876543 x 9 + 1=88888888 98765432 x 9 + 0=888888888 Keren, kan.... Nih, masih ada.. Lihat simetri ini... 1 x 1=1 11 x 11=121 111 x 111=12321 1111 x 1111=1234321 11111 x 11111=123454321 111111 x 111111=12345654321 1111111 x 1111111=1234567654321 11111111 x 11111111=123456787654321 111111111 x 111111111=12345678987654321 Inilah yang paling hebat... Baca baik-baik.. Jika 101% dilihat dari sudut pandang Matematika, apakah ia sama dengan 100%? Atau ia lebih dari 100%? Kita selalu mendengar orang berkata dia bisa memberi lebih dari 100%, atau kita selalu dalam situasi dimana seseorang ingin kita memberi 100% sepenuhnya. Bagaimana bila ingin mencapai 101%? Apakah nilai 100% dalam hidup? Mungkin sedikit formula Matematika di bawah ini dapat membantu memberi jawabannya. Jika A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z disamakan sebagai 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 Maka kata kerja keras bernilai = 11 + 5 + 18 + 10 + 1 + 11 + 5 + 18 + 19 + 1 = 99% Kata hardwork bernilai= 8+1+18+4+23+15+18+11=99% knowledge= 11+14+15+23+12+5+4+7+5= 96% attitude= 1+20+20+9+20+21+4+5=100% Sikap diri atau attitude adalah perkara utama untuk mencapai 100% dalam hidup kita. Jika kita kerja keras sekalipun tapi tidak ada attitude yang positif dalam diri, kita masih belum mencapai 100%. Eiiiitttttssss... tunggu dulu, ndral kata LOVE of God= 12+15+22+5+15+6+7+15+4=101%
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy