Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'manusia'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 39 results

  1. “Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya. Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.” 1 Yohanes 4:9-10 Mari bersyukur untuk waktu yang indah yang sedang kita rayakan yaitu Hari Kelahiran Tuhan kita Yesus Kristus. Allah Bapa di surga mengutus AnakNya yang tunggal untuk menjadi manusia, agar setiap manusia yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sama halnya ketika dalam Perjanjian Lama, Bangsa Israel harus mempersembahkan domba yang sempurna dan tidak bercacat cela sebagai korban sembelihan dan korban bakaran, demikian juga hanya manusia yang sempurna yang tidak bercacat dan tidak bercela yang dapat menebus dosa umat manusia, sehingga hubungan manusia dan Bapa di surga dapat dipulihkan. Seberapa banyak dari kita yang sudah sering mendengar mengenai kisah ini, biarlah kita tetap menyadari hari demi hari bahwa Tuhan senantiasa ingin hadir dalam setiap langkah hidup kita. Dia telah menebus dosa kita di atas kayu salib, sekali untuk selamanya. Dan tidak akan ada lagi penebusan dosa lainnya yang dapat menggantikan karya salib tersebut.
  2. Artificial intellegence (AI) atau kecerdasan buatan belakangan ini santer dikembangkan di bidang teknologi. Saking canggihnya, menurut seorang pakar, manusia bisa saja nantinya menikah dengan robot. Pakar AI Dr. David Levy percaya bahwa dalam waktu 30 tahun mendatang atau lebih, manusia sebenarnya bisa saja menikahi robot. Hal ini diungkapkan Levy pada acara di London. "Kami dipaksa untuk merenungkan apa hubungan manusia-robot akan menjadi seperti satu atau dua generasi dari sekarang. Cinta dan seks dengan robot menjadi lebih umum, kita harus berhadapan dengan kemungkinan nyata pernikahan dengan robot," katanya. Ketika robot yang cukup mirip dengan manusia cukup menarik secara sosial, ke titik di mana mereka bisa bertindak sebagai rekan kita, mengapa tidak memperpanjang persahabatan ke pernikahan jika tidak ada pihak yang menentang ide itu?" tambahnya. Sebagaimana diketahui, ada perusahaan yang sudah mengembangkan robot untuk seks. Belum lagi robot sekarang sudah bisa mengambil alih pekerjaan yang biasa manusia lakukan, misalnya pekerjaan di pabrik-pabrik.
  3. Ada sebah teori konspirasi tentang Illuminati - Freemasonry yang diam-diam jadi perdebatan untuk dibahas, yakni: Depopulation. Program paling mengerikan bila benar. Depopulation/depopulasi adalah: kondisi harus menurunkan jumlah penduduk (atau tidak ada penghuni sama sekali) arti dalam bahasa Inggris adalah: the condition of having reduced numbers of inhabitants (or no inhabitants at all). Jadi menurut konspirasi ini, berarti: Pengurangan jumlah penduduk dunia. Pengontrolan kembali jumlah populasi dunia (World Depopulation) dengan cara mengurangi jumlah penduduk oleh kelompok “elite” dunia “the Bilderberg” ini memang sudah, sedang dan telah berjalan. Apakah anda tidak merasakannya? Jika tidak, memang itulah yang mereka harapkan. Mereka berencana mengurangi jumlah penduduk dunia yang kini berjumlah 7 miliar menjadi hanya 500 juta saja! Hal ini sudah dikatakan oleh banyak saksi mata dari beberapa peneliti, para ahli dan oleh para pakar teori konspirasi, salah satunya adalah Jesse Ventura. Jesse Ventura adalah seorang mantan gubernur ke-38 (1999-2003) negara bagian Minnesota di Amerika, dia juga mantan NAVY Seal disaat perang Vietnam. Ia banyak membintangi film juga, bahkan merupakan mantan pegulat profesional, yang kini beralih menjadi pakar teori konspirasi. Beberapa pakar dan peneliti yang telah ditemuinya, bersaksi telah melihat dampak dan bukti-bukti keberadaan agenda ini dari para kaum illuminati dan para “elite” dunia yang mempunyai kekuatan-kekuatan superior di dunia untuk menguasai dunia dengan hanya satu komando saja, New World Order, komando dari mereka. Secret society atau kolompok rahasia ini sebenarnya sudah mengontrol dunia sejak lama sekali, ratusan tahun lalu, namun dengan keberadaan dunia yang canggih seperti internet, keberadaan mereka lebih mudah tercium. Dr. Rima Laibow seorang dokter advokat (Natural Medicine Advocate), telah mengetahui dan bertemu dengan salah satu anggota aliran satanic ini tentang salah satu cara menjalani program depopulasi ini, yaitu dengan VAKSINASI! Selain itu, Dr. Rima juga menyatakan, “Mereka tak ada hubungannya dengan suatu kelompok agama, tak ada hubungannya dengan suatu ras, tak ada hubungannya dengan suatu bangsa, tak ada hubungannya dengan suatu politik apapun dan hubungan lainnya”, ujar Dr Rima setelah ditanya oleh Jesse tentang siapa mereka “para elit dunia” ini. Jadi jika suatu masalah ada hubungan dengan itu semua, maka mereka para penganut satanic ini hanyalah MEMBONCENG! Agar dunia selalu ricuh dan berperang diantara kaum beragama atau believers! Mereka bahkan membuat kepercayaan-kepercayaan baru, juga membuat kelompok-kelompok baru yang berkedok agama, lalu menaruh diantara mereka (para believers). Merekalah yang membuat yang tadinya satu menjadi pecah beberapa, merekalah yang membuat yang tadinya rukun menjadi berkelahi, dan mereka telah ada sejak ribuan tahun lamanya. Kini, mereka adalah kelompok para “Elit Penguasa” yang memiliki pengaruh yang sangat besar dan sangat kuat serta kaya raya, dan yang pastinya: berhati jahat seperti iblis. Dan jumlah mereka sangat sedikit, hanya 120 orang saja. Mereka adalah pengontrol keuangan dunia dan politik dunia, negara mana yang akan makmur, negara mana yang akan miskin, juga dikontrol oleh mereka. Tak itu saja, mereka juga dapat mengontrol negara mana yang akan diperangi, suku mana yang akan dimusnahkan, suku mana yang akan dilindungi, negara mana yang akan ricuh, negara mana yang akan terpecah dan lain-lainnya, juga dikontrol oleh mereka. Mereka jugalah yang memiliki kekuatan dunia, mereka menguasai industri farmasi dan obat-obatan dunia, mereka yang menguasai perusahaan-perusahaan raksasa dunia mulai dari perusahaan tambang, makanan, minuman hingga media masa di seluruh dunia. Anggota mereka hanya sekitar 120 orang saja, namun begitu kuatnya mereka para pengendali dunia yang terdiri dari para “aristocrat” atau para elite raja, ratu, pengusaha papan atas dan sejenisnya yang sangat berpengaruh di dunia. Seakan-akan merekalah yang membuat dunia ini berputar, dan mereka layaknya beranggapan seperti tuhan, takkan pernah mati. Namun hanya satu yang belum dapat mereka kontrol, yaitu: Populasi Dunia! Cara-cara mereka untuk membuat dunia ini menjadi hanya 500 juta jiwa tidaklah mudah, namun agenda ini sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu. Dengan membonceng PBB, WHO, IMF, Bank Dunia dan lembaga dunia lainnya, banyak lembaga tersebut juga telah disusupi dan ikut berkolaborasi. Tak itu saja, mereka juga menggabungkan beberapa kelompok pengusaha dan politikus yang sejalan, bertujuan dan berniat sama dengan mereka, oleh karenanya mereka semakin kuat dan semakin berpengaruh. Beberapa pakar dan peneliti telah membeberkan bukti-bukti kongkrit tentang agenda mereka ini dan hal tersebut bukanlah isapan jempol namun suatu realita dan fakta nyata. Adapun beberapa cara untuk mengurangi penduduk dunia adalah: melalui peperangan, membuat orang terinfeksi penyakit melalui vaksinasi, menyalurkan racun yang dimakan di dalam makanan kita sehari-hari, meracuni obat-obatan yang dikonsumsi orang sakit dan juga meracuni minuman melalui saluran air. Bahkan hingga virus-virus yang modifikasi buatan mereka, seperti virus flu babi, flu burung dan masih banyak lainnya. Mereka juga sebarkan kebanyak negara di dunia baik itu melalui makanan dan minuman serta melalui hewan yang diimpor ataupun berupa chemtrails yang disemprot oleh pesawat di udara.
  4. Teknologi kecerdasan buatan yang semakin berkembang pesat dari hari ke hari dinilai dapat mengancam kehidupan umat manusia. Pasalnya, kecerdasan robot yang semakin tinggi dapat membuatnya bertindak berlebihan. Kekhawatiran tersebut diungkapkan Pendiri SpaceX, Elon Musk. Ia yakin bahwa Robot merupakan 'ancaman nyata terhadap manusia'. Elon juga yakin bahwa Robot dapat menghapus ras manusia di masa depan. "Saya pikir, kita harus hat-hati terhadap kecerdasan buatan. Hal ini ibarat memanggil iblis datang, dan manusia tidak dapat mengendalikan iblis tersebut," pesannya. Salah satu peneliti dari laboratorium Google Deep Mind, Stuart Armstrong juga mengingatkan masyarakat akan bahaya tersebut.Ia mengatakan bahwa robot tidak mungkin berprilaku secara optimal sepanjang waktu. Ia juga menuturkan bahwa robot semakin hari menjadi bagian integral di kehidupan manusia, terbukti dengan hadirnya robot yang dapat menggantikan tugas manusia. Hal ini juga menjadi sinyal bahwa keberadaan robot dapat mengancam ras manusia. "Robot di masa depan dapat melakukan sesuatu lebih cepat daripada manusia. Lebih lanjut, sebuah robot tidak selamanya dapat dikontrol manusia. Ada kekhawatiran mereka dapat memberontak kepada tuanya,"ungkapnya. Walaupun demikian, Stuart juga mengapresiasi teknologi kecerdasan buatan yang dapat menyembuhkan manusia dari berbagai penyakit. Namun, ia mengingatkan agar peneliti tidak terlalu berlebihan mengembangkan kecerdasan buatan pada sebuah robot.
  5. Di dunia nyata terdapat ada orang-orang yang terbukti memiliki kekuatan super karena gen mereka berbeda dari manusia normal. Mereka biasa disebut mutan dalam film Marvel X-Men. Mutasi gen tak melulu berarti adanya cakar dari besi atau mengendalikan cuaca. Alih-alih demikian, ada beberapa penulisan gen yang menyebabkan perbedaan kecil dan kadang tak terlihat. Mutasi adalah sarana yang sifatnya menambah varian baru ke dalam kolam genetik. Jika sifat-sifat ini menguntungkan (atau setidaknya jinak), mereka diteruskan dari generasi ke generasi sampai mereka menjadi bagian normal dari spesies gen megah. Berikut deretan mutasi gen yang telah terjadi pada manusia seperti dilansir dari PC Mag, Minggu (29/5/2016): Short Sleepers Manusia umumnya disarankankan untuk tidur delapan jam sehari agar tubuhnya selalu bugar dan sehat, namun ilmuwan dari University of California, San Francisco, berhasil menemukan sepasang anak dan ibu yang memiliki gen abnormal yang membuat mereka disebut short sleepers atau tidur singkat. Gen yang dikenal DEC2 dibawa ibu anak tersebut sehingga ritme kardiak mereka tak seperti manusia normal. Gen ini hanya mempengaruhi 5% dari populasi manusia. Tulang Tak Terpatahkan Anggota keluarga dari sebuah keluarga Connecticut yang tak mau disebutkan namanya memiliki kondisi kesehatan berbeda yang berhubungan dengan gen. Keluarga ini memiliki tulang yang sangat kuat bahkan tahan osteoporosis dan tidak lapuk. Tahan Penyakit Pada akhir 1970-an, virus HIV menyerang komunitas homoseksual, namun seorang pria di dalam komunitas tersebut diketahui tidak pernah terjangkit virus tersebut meski kekasihnya terkena HIV. Pria bernama Stephen Crohn ini ternyata membawa gen mutasi “delta 32” yang melindungi sel darah putih CD4 dari HIV. Karena sedikit mutasi pada gennya, Crohn menjadi kebal HIV. Dalam setiap wabah penyakit, beberapa individu dalam suatu populasi selalu ditemukan kebal untuk satu alasan atau lainnya, dan kasus ini membantu ilmuwan menjelaskan penyakit dan menyusun pengobatannya. Super Elastis Jika Anda familiar dengan nama Javire Botet, Anda mungkin adalah fans horor sejati. Dalam film-film horornya seperti Mama, pria ini sanggup menekuk tubuhnya dengan cara yang sangat tidak wajar. Botet menderita kondisi genetik yang dikenal sebagai sindrom Marfan, yang mempengaruhi jaringan ikat di seluruh tubuh. Orang dengan sindrom Marfan cenderung luar biasa tinggi, dengan kaki dan jari-jari panjang, dan memiliki "fleksibilitas yang abnormal". Marfan adalah penyakit spektrum, yang berarti bahwa kasus yang parah dapat menyebabkan cacat yang mengancam jiwa di jantung dan organ lainnya. Namun, mereka dengan gejala ringan bisa hidup normal dan sehat.
  6. Manusia hibrida yang seringkali muncul dalam film fiksi ilmiah atau dalam game seperti Deus Ex ternyata bukan sekadar bagian dari dunia hiburan belaka, namun ilmu pengetahuan yang sebentar lagi mungkin akan terwujud. Menurut Director of Engineering Google, Ray Kurzweil, manusia hibrida tersebut diperkirakan akan mulai hadir pada tahun 2030 mendatang. Kurzweil mengatakan bahwa di tahun 2030 mendatang akan ada manusia dengan teknologi implant di dalam otaknya yang dapat membuatnya untuk terhubung ke database yang ada di awan (cloud database). Hal tersebut, menurut Kurzweil, akan memungkinkan manusia untuk mengembalikan ingatannya ke kondisi semula jika diperlukan. Kurzweil juga mengatakan bahwa di tahun 2040 manusia akan lebih banyak melakukan pemrosesan pikiran di luar otaknya. Mereka akan dapat melakukan kalkulasi secara lebih cepat dan akurat karena proses dapat dilakukan di sistem komputasi awan. Jika menurut Anda Kurzweil adalah orang gila yang hanya mengada-ngada, perlu Anda ketahui bahwa ia adalah salah satu peramal masa depan yang sebagian besar ramalannya tepat. Tercatat dari seluruh ramalannya sejak tahun 1990, 89 persen di antaranya benar-benar terjadi. Meskipun masih ada kemungkinan bahwa ramalan manusia hibrida hadir di 15 tahun yang akan datang itu salah, konsep yang diramalkan Kurzweil cukup masuk akal.
  7. Kondisi udara yang dihirup, air yang diminum dan lingkungan sekitar tempat bekerja, bermain ataupun beristirahat kerap menjadi hal-hal yang tidak diperhatikan oleh manusia. Padahal, menurut penelitian yang dilakukan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO), lingkungan bisa menjadi salah satu faktor yang dapat membunuh seseorang. Dalam sebuah temuan temuan terkininya, WHO menemukan bahwa sebanyak 12,5 juta kematian di seluruh dunia per tahunnya terjadi karena kondisi lingkungan manusia. Stroke, serangan jantung, diare hingga kanker menjadi penyakit di urutan atas yang disebabkan oleh lingkungan. Dari kajian ini, ditemukan bahwa kepedulian ataupun kontrol manusia dengan lingkungan tempat dia tinggal sangatlah kecil. Tidak seperti penyakit pada umumnya, kesehatan lingkungan dapat dilihat juga dari pemahaman seseorang tentang kebijakan publik seperti pengelolaan air, udara bersih, ataupun ruang publik. "Lingkungan yang sehat membentuk populasi yang sehat," kata Direktur Umum WHO, Margaret Chan, seperti dilansir Time. "Jika negara tidak mengambil peran untuk membuat lingkungan tempat manusia tinggal dan bekerja menjadi sehat, jutaan lainnya akan terus sakit dan meninggal muda," ujarnya. Masih menurut laporan dari WHO, penyakit yang berhubungan dengan lingkungan paling banyak terjadi di negara dengan penghasilan rendah dan menengah. Minimnya sumber daya penerapan peraturan untuk lingkungan sehat menjadi salah satu faktor yang diduga terjadi di negara-negara tersebut. Wilayah yang tercatat memiliki paling banyak tingkat kematian adalah Asia Tenggara dan Kawasan Pasifik Barat dengan kematian mencapai 3,8 juta dan 3,5 juta jiwa. Di kedua kawasan tersebut, anak-anak dan orang tua rentan terhadap kondisi lingkungan yang buruk. Meski begitu, negara kaya juga tak luput dari masalah lingkungan buruk. Di Amerika Serikat, hampir 850 ribu jiwa melayang karena permasalahan lingkungan seperti polusi udara dan air. "Hal yang unik dari polusi udara adalah manusia tidak dapat lari atau bersembunyi darinya," kata professor University of British Columbia, Michael Brauer. "Namun semua mengetahui bahwa ketika kualitas udara membaik, maka semua pihak dapat memperoleh manfaat dari itu."
  8. Pada tahun 1967, seorang agen rahasia Inggris “dibekukan” sembari menunggu masa yang akan datang di mana musuh bebuyutannya bangun dari tidur panjangnya dalam kebekuan untuk kembali mengancam dunia. Masa itu tiba tahun 1997. Agen rahasia itu dibangkitkan kembali setelah diawetkan dalam es selama 30 tahun untuk menyelamatkan dunia dari kehancuran. Mungkin anda mengenali scenario di atas yang ada dalam film “Austin Powers: International Man of Mystery” (1997). Ilmu pengetahuan yang mengilhami cerita film itu benar-benar ada. Ilmu itu disebut kriogenika, yaitu ilmu yang mempelajari tentang apa yang terjadi pada materi pada suhu yang sangat rendah. Krionika, yaitu teknik yang digunakan untuk mengawetkan tubuh manusia pada suhu yang sangat rendah dengan harapan suatu hari dapat dibangkitkan kembali, sedang dikembangankan saat ini. Gagasan di balik krionika adalah jika seseorang “mati” akibat penyakit yang dideritanya, ia dapat “dibekukan” untuk kemudian dibangkitkan kembali di masa depan saat teknologi pengobatan sudah dapat menyembuhkan penyakitnya itu. Seseorang yang diawetkan sedemikian rupa dikatakan berada dalam keadaan suspensi krionika. Tahap-tahap untuk menjalani suspensi krionika: Menjadi anggota sebuah fasilitas krionika dan membayar iuran keanggotaan (sekitar $400 per tahun). Dinyatakan “mati secara hukum”. Tim tanggap darurat dari fasilitas tersebut mendatangi anda, tubuh anda distabilkan dengan cara memasok oksigen melalui darah ke otak anda dalam jumlah yang cukup untuk mempertahankan fungsi minimal otak hingga saatnya tiba untuk anda dipindahkan ke fasilitas suspensi. Tubuh anda akan dibungkus dalam es dan diinjeksikan heparin (sejenis antikoagulan/ anti pembekuan darah) untuk mencegah darah anda membeku dalam perjalanan menuju fasilitas krionika. Sekelompok tim medis menunggu kedatangan tubuh anda di fasilitas itu. Begitu anda tiba di fasilitas kriogenika, “pembekuan” yang sesungguhnya segera dimulai. Fasilitas kriogenika tidak bisa begitu saja menempatkan pasien mereka ke dalam wadah nitrogen cair karena akan menyebabkan air yang dikandung sel tubuh membeku. Tim krionika harus membuang air dari sel-sel tubuh anda terlebih dahulu dan menggantinya dengan campuran kimiawi berbasis gliserol yang disebut krioprotektan (semacam senyawa antipembekuan tubuh manusia). Langkah selanjutnya adalah memasukan tubuh anda yang kemudian diletakkan ke dalam tangki logam yang besar yang berisi nitrogen cair pada suhu sekitar -196oC. Tubuh anda disimpan dengan posisi kepala di bawah. Karena biaya yang sangat mahal, ilmuwan memberikan jalan yang ekonomis dengan hanya mengawetkan otak anda. Dengan harapan suatu saat nanti teknologi menemukan cara untuk mengkloning tubuh anda yang lain yang tidak diawetkan.
  9. Banyak pemilik anjing percaya hewan peliharaan mereka bisa menangkap suasana hati. Kali ini para ilmuwan sekali lagi menunjukkan bahwa hewan yang sering disebut "teman baik manusia" itu dapat mengenali emosi manusia. Para peneliti menemukan bahwa dengan menggabungkan informasi dari indera-indera yang berbeda, anjing membentuk representasi mental abstrak untuk mengetahui emosi positif dan negatif pada manusia. Penelitian sebelumnya menunjukkan anjing dapat membedakan antara emosi manusia dari tanda-tanda seperti ekspresi wajah. Tapi ini tidak sama dengan pengakuan emosional, menurut Dr Kun Guo, dari School of Psychology di University of Lincoln, Inggris. "Ini adalah eksperimen empiris pertama yang menunjukkan anjing dapat mengintegrasikan masukkan visual dan ucapan untuk memahami atau membedakan emosi manusia," kata Kun seperti dikutip dari Reuters. Percobaan untuk mengetahui hal tersebut dilakukan oleh tim ahli perilaku dan psikologi hewan di University of Lincoln dan University of Sao Paulo, Brasil. Mereka menguji ini ke 17 anjing domestik yang tidak terlatih. Anjing-anjing itu diberi suara dan gambar (foto) yang menyampaikan emosi positif maupun negatif dari manusia maupun anjing. Para ahli yang melakukan studi ini mengklaim anjing-anjing tersebut tidak terbiasa dengan prosedur, asing dengan kondisi manusia, dan asing pula dengan vokal atau ekspresi wajah manusia. "Kami memakai bahasa Portugis kepada anjing yang berasal dari Inggris sehingga mereka tak terbiasa dengan kata-kata yang didengar, mereka tidak akrab dengan kata-kata. Kami ingin melihat apakah anjing bisa menilai konten emosional dari suara manusia dan apakah mereka benar-benar akan membedakan informasi emosional dalam diri mereka," jelas Natalia De Souza Albuquerque, seorang mahasiswa PhD bidang psikologi eksperimental. Hasilnya, seperti yang dipublikasikan di jurnal Biology Letters The Royal Society Publishing, bahwa anjing menghabiskan waktu lebih lama melihat ekspresi wajah yang cocok dengan kondisi emosional vokal manusia. "Yang kami temukan, ketika anjing mendengar suara positif, mereka akan melihat lebih lama gambar ekspresi positif baik dari anjing maupun manusia. Dan ketika mendengar suara negatif mereka akan melihat ke gambar negatif, seperti wajah marah," tutur De Souza. Studi ini menunjukkan bahwa anjing bisa mengintegrasikan dua sumber yang berbeda dari informasi sensorik menjadi persepsi emosi dari manusia. Para ahli berkata, para anjing berarti punya kategorisasi emosional. Di antara kelompok hewan, ini adalah kemampuan kognitif yang sebelumnya hanya dibuktikan pada primata. Para peneliti percaya kemampuan untuk menggabungkan isyarat emosional mungkin melekat pada anjing sebagai spesies yang sangat sosial. Selanjutnya, Dr Kun Guo hendak melakukan eksperimen untuk lebih memahami bagaimana anjing mengurai emosi manusia dari caranya melihat, memahami, dan menanggapi emosi. "Jika kita bisa memahami hal ini, kita tentu bisa memahami anjing lebi baik," tutupnya.
  10. Teknologi dipercaya sebagaian orang memiliki peran besar dan bisa mengubah kehidupan manusia. Tak hanya benda di sekitar yang bisa terhubung dengan komputer, manusia juga bisa bergabung dengan komputer. Menurut futurologist, teknologi tak hanya memungkinkan manusia untuk bergabung dengan komputer, tetapi juga akan menciptakan spesies baru yang dijuluki Homo Optimus. Ia mengklaim hal itu akan terjadi paling tidak 2050. Prediksi dibuat oleh Ian Pearson sebagai bagian dari keunggulan untuk sampai ke The Big Bang Fair 2016. Ia percaya bahwa dalam kurun 35 tahun mendatang, manusia akan hidup online, dan hewan peliharaan akan memiliki kemampuan bicara dengan manusia. “Dengan dioptimalkannya genomes dan peningkatan tubuh dengan link ke teknologi eksternal, orang bisa menjadi lebih indah, lebih cerdas, lebih emosional, secara fisik lebih mampu, lebih terhubung secara sosial, umumnya lebih sehat dan lebih bahagia,”katanya. Sebagian manusia menerima kemajuan teknologi dan secara bertahap menjadi android. Selain itu, secara perlahan Homo Sapiens akan menggantikan Homo Optimus. “Kami bisa berharap proses evolusi kami berubahan sebagai respon terhadap teknologi,”jelas Pearson. Pearson percaya dengan full link antara otak manusia dan komputer, manusia menggerakkan pikiran mereka ke dalam tubuh android atau robot. “Ini memungkinkan manusia memiliki beragam eksistensi dan identitas atau melanjutkan hidup lama setelah kematian biologis mereka,”tulisnya dalam ‘Future Human Report’. Sementara teknologi ini akan tersedia setidaknya pada 2050, teknologi itu kemungkinan menjadi cukup murah setidaknya pada 2070. Terlebih, pada akhir abad ini, kemungkinan akan ada beberapa jenis manusia, termasuk manusia mesin hybrid, dan orang yang hidup dalam tubuh android, serta makhluk pintar.
  11. Pakaian adalah salah satu kebutuhan pokok bagi manusia, tanpa pakaian manusia tidak dapat menutupi tubunya dengan aman. Pakaian juga adalah hal penting untuk menunjang penampilan, dengan pakaian manusia dapat memiliki kepercayaan diri dihadapan manusia lainnya. Pakaian adalah pelindung tubuh yang paling utama dari hal-hal lain seperti perawatan-perawatan kulit dan sebagainya. Manusia dapat merasakan manfaat dari pakaian yaitu : penutup badan dari sengatan panas matahari, menutupi aurat, penunjang penampilan agar terlihat lebih baik dan percaya diri, dll. Sejak zaman primata hingga detik ini, manusia sangat dipengaruhi oleh iklim, tradisi, kultur, status sosial dan kelompok yang kemudian membentuk cara berpakaian. Contoh paling dekat adalah budaya berkoteka orang papua, kebaya yang identik dengan wanita jawa, atau jelajahi dunia lain dimana orang-orang eskimo sangat bergantung pada baju tebal dari bahan bulu dan kulit binatang yang mampu menyerap panas tubuh, dan lihatlah geliat wanita-wanita persia, arab atau yaman yang menutupi hampir seluruh anggota badannya. Komposisi yang disebut diatas itulah yang akhirnya membentuk pribadi satu golongan atau satu komunitas di belahan dunia manapun dan membentuk apa yang sering disebut orang sebagai tradisi atau budaya berpakaian. Sejak abad pertengahan, ternyata ditemukan banyak versi berbeda-beda tentang gaya berpakaian para remaja yang belum menikah dan wanita yang sudah menikah. Umumnya mereka memakai warna baju dan penutup kepala yang berbeda. Seiring majunya perkembangan jaman fasion pun menjadi hal yang penting bagi manusia saat ini. Banyak model pakaian yang bisa manusia pakai untuk menutupi tubuhnya atau bahkan menjadi penunjang penampilan mereka. Begitu banyak model pakaian di dunia ini sehingga banyak pula gaya yang disenangi manusia dalam berpakaian sesuai dengan gaya hidup mereka. Tetapi tidak sedikit juga manusia yang memilih pakaian berdasarkan kenyamanan bukan mengutamakan penampilan, contohnya pemakaian kaos oblong agar simple untuk melakukan kegiatan tanpa merasa repot. Secara garis besar, benang merah yang bisa kita ambil adalah apapun dan dimanapun bentuk budaya berpakaian suatu golongan tertentu, selalu menjadi cermin sejarah yang pasti akan terus berulang dan diikuti oleh generasi berikutnya. Yang membedakan mungkin hanya cara kita menerjemahkan gaya berpakaian tersebut.
  12. Ilmuwan di Cambridge University di Inggris telah memastikan bahwa Spiderman menjadi sangat tidak mungkin terjadi di dunia nyata. Manusia meski digigit oleh laba-laba yang mampu berjalan di dinding, tetap tak bisa meniru perilaku Peter Parker. Jika Anda telah berharap bahwa suatu hari gigitan seekor laba-laba radioaktif tiba-tiba memberikan Anda kemampuan untuk berlari ke sisi bangunan dengan mudah seperti superhero Marvel, sama saja berharap gigitan memperbesar ukuran tangan dan kaki. Arakhnida, serangga dan kadal dapat berjalan di dinding dengan bantalan perekat pada anggota badan mereka. Tokek, misalnya, memiliki miliaran rambut seperti struktur kecil tumbuh dari bantalan-rambut cukup kecil untuk memanfaatkan sifat menghubungkan Van der Waals. Studi ini menunjukkan bahwa luas permukaan tubuh per volume berkurang ketika ukuran hewan meningkat, yang berarti tungau sangat kecil hanya membutuhkan pad (bantalan) lengket sama dengan sekitar 0,02 persen dari luas permukaan tubuh, sementara tokek membutuhkan lebih dari empat persen senilai bantalan kaki. Dengan standar ini, manusia membutuhkan sekitar 40 persen bantalan untuk membuat perjalanan merangkak di dinding. Ketika orang melakukannya, mereka menghadap permukaan yang naik, 80 persen dari padding perekat perlu berada di depan tubuh. "Jika manusia, misalnya, ingin memanjat dinding dengan cara tokek, kita akan membutuhkan kaki lengket yang sangat besar," kata Walter Federle, penulis senior studi dan anggota dari Departemen Cambridge Zoologi ke The Telegraph. Hal tersebut, tambahnya, membutuhkan tangan 43 inci dan sepatu dalam ukuran raksasa.
  13. Fungsi otak depan adalah area yang luas, sebagai daerah adalah bagian terbesar dari otak. Juga dikenal sebagai prosencephalon, otak depan sebagian besar terdiri dari otak, yang terbagi menjadi dua belahan. Dua bagian utama dari otak depan, adalah telencephalon dan diencephalon. Telecephalon termasuk korteks serebral, struktur subkortikal, dan korpus kalosum, sementara diencephalon termasuk talamus dan hipotalamus. Mengingat berbagai bagian otak depan dan bagaimana setiap bagian bertanggung jawab untuk fungsi tertentu, dapat dimengerti bahwa fungsi yang luas. Secara umum, otak depan memproses kognitif, pendengaran, sensorik, dan informasi visual, serta terlibat dalam pembentukan dan penyimpanan memori dan emosi. Pola Tidur dan bangun dikendalikan di otak bagian depan. Banyak dari bagian otak depan yang terkait dengan otak besar. Otak besar termasuk korteks serebral, yang terdiri dari empat lobus: frontal, temporal, parietal, dan oksipital. Membayangkan, perencanaan dan penalaran adalah beberapa fungsi lobus frontal. Mendengar dan bau, serta membentuk kenangan dan mengambil mereka nanti, adalah fungsi dari lobus temporal. Lobus parietal menangani indera seperti rasa, suhu dan sentuhan, dan gambar pengolahan dan menghubungkan gambar-gambar dengan yang disimpan dalam memori adalah fungsi dari lobus oksipital. Otak depan mengontrol banyak fungsi, termasuk penciuman. Struktur subkortikal dari otak depan terletak lebih dalam di otak dan termasuk ganglia basal, hipokampus dan amigdala. Ganglia dasar (basal ganglia), kelompok sel saraf, bertanggung jawab atas koordinasi gerakan. Baik hipokampus dan amigdala adalah bagian dari sistem limbik. Fungsi hipokampus adalah pembentukan dan pengambilan memori jangka panjang, sedangkan amigdala adalah bagian dari otak depan yang bertanggung jawab untuk pengolahan emosi serta perilaku otonom dan seksual. Bagian terakhir dari telencephalon adalah korpus kalosum, yang menghubungkan dua belahan otak bersama-sama. Bagian terbesar dari otak, otak depan memproses kognitif, pendengaran, penglihatan dan informasi sensorik. Talamus dan hipotalamus membentuk bagian lainnya dari otak depan. Fungsi talamus adalah untuk mendistribusikan informasi kepada otak dari sumsum tulang belakang. Talamus mengontrol apa, serta berapa banyak, informasi dikirim dan di mana di otak dengan informasi yang dikirim, juga. Hipotalamus bertanggung jawab untuk metabolisme dan pengaturan keadaan tidur dan bangun. Selain itu, ia juga melayani peranan penting dalam emosi, karena mengontrol molekul yang membuat seseorang merasa hal-hal tertentu.
  14. Seiring berkembangnya teknologi, inovasi-inovasi baru buatan manusia seperti robot dan kecerdasan buatan menjadi salah satu penyebab hilangnya lapangan pekerjaan. Ironis memang. Di sisi lain kehadiran robot dapat membantu pekerjaan manusia, tapi di sisi lain kehadirannya jga mengancam nilai sumber daya manusia. Kian hari, kian banyak robot dan kecerdasan buatan yang menggantikan peran masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Lapangan pekerjaan sekarang ini didominasi oleh mesin-mesin otomatis. Buruh seringkali digantikan oleh mesin-mesin. Semakin meningkatnya tingkat popularitas kecerdasan buatan seperti Siri dan Cortana di kalangan masyarakat juga seringkali menyebabkan tergantikannya manusia oleh teknologi. Fenomena populernya penggunaan tenaga mesin memicu kecemasan di kalangan masyarakat. Semakin berkurangnya nilai jual tenaga manusia, semakin sedikit pula penghasilan yang diterima manusia dan rasa percaya diri yang dimiliki. Namun, minimnya lapangan pekerjaan bukan berarti manusia tidak dapat memberikan kontribusi yang signifikan kepada masyarakat. Manusia merupakan mahluk kreatif yang telah menciptakan dan menemukan banyak inovasi-inovasi baru. Mesin-mesin ciptaan manusia seperti pesawat, komputer, dan telepon seluler membuktikan bahwa kreativitas yang dimiliki manusia merupakan suatu aset yang tidak dapat tergantikan, baik oleh mesin sekalipun. Lalu, apa hubungan kehilangan pekerjaan dengan kreativitas manusia? Kehilangan pekerjaan membuka peluang dan kesempatan baru bagi manusia untuk menemukan hal-hal menarik dan menantang lainnya untuk dilakukan. Dikutip dari situs ZDNET, kemerosotan ekonomi seringkali menjadi awal dari terlahirnya inovasi-inovasi baru. Perusahaan teknologi seperti Apple, Google, Microsoft, dan Facebook contohnya yang terlahir pada saat terjadinya resesi. Orang-orang yang tidak memiliki pekerjaan tetap secara otomatis memiliki semakin banyak waktu luang untuk digunakan. Dan pada saat menghabiskan waktu luang tersebut lah seringkali muncul ide-ide yang memprakasai inovasi-inovasi baru. Rasa ingin tahu yang dimiliki oleh manusia dan waktu senggang yang cukup selalu mengawali munculnya penemuan-penemuan baru. Manusia tidak akan pernah benar-benar kehilangan pekerjaan mengingat masih banyak hal-hal di luar sana yang dapat dikembangkan.
  15. Beragam jenis robot kini berperan menggantikan keterlibatan manusia di berbagai bidang, mulai dari manufaktur dan kesehatan hingga operasi penyelamatan dan olahraga. Robot juga dipakai di sektor pelayanan dan hiburan bahkan mulai terlibat dalam kehidupan kita sehari-hari. VOA Indonesia: http://www.voaindonesia.com Ngobas: http://ngobas.com
  16. Rumput adalah makanan yang biasa disantap hewan semisal kambing atau kerbau. Kenyataannya mereka tampak sangat lahap saat menikmati “sajian alami” itu. Mungkinkah manusia bisa makan rumput seperti mereka? Kita yang telah terbiasa menikmati nasi beserta lauk-pauk dan makanan-makanan lain yang enak, tentu akan berpikir ulang jika harus makan rumput. Tapi bukan berarti tidak ada manusia yang tertarik mencobanya. Salah satu orang yang diketahui memilih meninggalkan nasi dan beralih pada rumput adalah seorang lelaki Cina, bernama Li Sanju. Li Sanju adalah penduduk yang tinggal di Niwuei, Cina, berusia 50 tahun. Seperti umumnya mayoritas orang Cina, Li Sanju dan keluarganya biasa makan nasi sebagai makanan sehari-hari. Sampai kemudian, pada Oktober 2008, Li Sanju menyaksikan acara televisi yang memperlihatkan seorang pria yang dapat bertahan hidup hingga sepuluh hari tanpa makan. Tontonan itu mengilhami Li Sanju untuk hanya mengonsumsi air dan dedaunan yang didapatnya di gunung. Sejak itu, Li Sanju mulai meninggalkan makanan pokoknya, dan beralih pada dedaunan, rumput, dan akar-akaran pohon. Ketika keluarganya makan nasi dan lauk pauk, Li Sanju hanya makan rumput dan dedaunan. Ia melakukan kebiasaan baru itu secara bertahap. Mula-mula, dia hanya berhenti makan daging, namun tetap makan nasi. Setelah beberapa minggu, dia memutuskan untuk berhenti makan nasi sama sekali, dan beralih ke rumput. Semula, perut Li Sanju mengalami masalah dengan perubahan makanan itu. Dia pun mengalami diare sampai berhari-hari. Tapi Li Sanju tidak menyerah. Dia mengira diare yang dialaminya disebabkan rumput dan dedaunan yang ia makan telah terkena pestisida. Maka Li Sanju pun memutuskan hanya memakan rumput serta akar dan dedaunan yang berasal dari gunung, sehingga benar-benar masih murni dan alami. Hasilnya, sampai lebih dari setahun Li Sanju bisa menjalani hal itu—ia hanya makan rumput serta dedaunan dan akar-akaran, dan sama sama sekali meninggalkan nasi yang semula yang menjadi makanan pokoknya. Ketika diwawancarai media, Li Sanju menyatakan dia tidak mengalami masalah kesehatan yang berarti dengan kebiasaan barunya tersebut.
  17. Permainan digital atau biasanya sering disebut game adalah sarana alternatif untuk mendapatkan hiburan, cukup ditempat dan memainkan game di laptop, gadget atau barang elektronik lainnya. Tanpa harus mencari inisiatif untuk bermain game jaman dulu atau tradisional. Seiring dengan perkembangan jaman yang terus meningkat, game mengalami berbagai macam perubahan menjadi lebih baik, mulai dari kualitas bentuk, cara memainkan, serta fitur-fitur baru yang dapat membuat manusia lebih bisa menikmati arti sebuah game. Pada tahun 2014 ini adalah masa dimana manusia bisa berinteraksi degan sesamanya dalam dunia game, mulai dari berpetualangan bersama, sampai menikah didalam game tersebut. Tahun 2022 akan menjadi masa kejayaan game di seluruh dunia karena ditahun ini kualitas grafis sebuah game akan mencapai titik maksimal yaitu titik Ucanny Valley yaitu suatu kualitas grafis yang tampilannya tidak berbeda dengan dunia nyata. Hal tersebut di ungkapkan oleh perusahaan pembuat visual effect nomor satu di dunia saat ini, Industrial Light and Magic(ILM) (kompas.com). Tekonogi game yang akan berkembang selanjutnya adalah teknologi Reality Oculus Rift yaitu suatu teknologi yang dapat membuat manusia masuk ke dalam dunia game dengan bantuan kacamata yang didesain oleh perusahaan tersebut. Melalui kacamata ini, manusia dapat melihat dunia game dengan begitu jelas, tidak hanya itu manusia juga dapat merasakan apa yang terjadi dalam dunia game tersebut (gamexeon.com). Di tahun 2022 semua teknologi game dapat menjadi satu, dimana game online akan dimainkan secara nyata seperti kehidupan dalam dunia nyata. Hal ini sama seperti yang terjadi dalam filem animasi yang berjudul Sword Art Online, filem ini bercerita tentang manusia yang mampu hidup dalam dunia game online dan menjalani petualangan yang sangat seru bersama dengan manusia lainnya. Bukan hanya kesenangan yang dapat dirasakan dalam dunia game ini tetapi kejadian yang sama persis di dunia nyata bisa dirasakan, seperti kebencian, cinta, kasih saying, tanggung jawab dan lain-lain, sehingga manusia bisa membentuk kepribadian yang lebih baik di dunia nyata.
  18. “Suara yang dikeluarkan burung menawarkan beberapa analogi terdekat padabahasa,” tulis Charles Darwin dalam “The Descent of Man” (1871), selagi ia merenungkan tentang bagaimana manusia belajar berbicara. Darwin berspekulasi, bahasa mungkin memiliki asal-usul dalam nyanyian, yang “mungkin telah memunculkan kata-kata ekspresif berbagai emosi yang kompleks.” Kini para peneliti dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), bersama seorang sarjana dari Universitas Tokyo, menyimpulkan bahwa Darwin berada di jalur yang benar. Studi mereka menemukan keseimbangan bukti yang menunjukkan, bahasa manusia merupakan pencangkokan dari dua bentuk komunikasi yang ditemukan pada spesies lain dalam kerajaan hewan: pertama adalah nyanyian rumit burung, dan kedua, yang cenderung lebih bermanfaat, adalah jenis ekspresi informatif yang terlihat pada jenis variatif hewan lain. “Kombinasi adventif inilah yang memicu bahasa manusia,” kata Shigeru Miyagawa, seorang profesor linguistik di Departemen Linguistik dan Filsafat MIT, salah satu rekan penulis dalam studi ini. Gagasan ini dibangun berdasarkan hasil penelitian yang sebelumnya dikerjakan oleh para ahli bahasa: Noam Chomsky, Kenneth Hale dan Samuel Jay Keyser. Penelitian tersebut menyimpulkan adanya dua “lapisan” dalam semua bahasa manusia: lapisan “ekspresi”, melibatkan organisasi kalimat yang bersifat dapat diubah-ubah, serta lapisan “leksikal” yang berkaitan dengan inti dari isi kalimat. Dengan didasarkan pada analisis komunikasi hewan, serta memanfaatkan kerangka Miyagawa, ditemukan bahwa kicauan burung menyerupai lapisan ekspresi pada kalimat manusia – sedangkan gerakan komunikatif lebah, atau pesan suara dari primata, lebih menyerupai lapisan leksikal. Pada titik-titik tertentu, antara 50.000 dan 80.000 tahun yang lalu, kemungkinan manusia sudah menggabungkan kedua jenis ekspresi ini ke dalam bentuk bahasa unik yang kompleks. “Kedua sistem ini sudah ada sebelumnya,” kata Miyagawa, “seperti apel dan jeruk yang baru saja digabung menjadi jadi satu.” Keberadaan jenis adaptasi struktur ini bersifat umum dalam sejarah alam, tulis Robert Berwick, seorang profesor komputasi linguistik di Laboratorium MIT untuk Sistem Informasi dan Keputusan, Departemen Teknik Elektro dan Ilmu Komputer. “Di saat berevolusi, sesuatu yang baru seringkali dibangun dari bagian-bagian lama,” jelas Berwick, “Kami melihat hal ini berulang-ulang dalam evolusi. Struktur lama hanya dapat berubah sedikit, dan secara radikal memperoleh fungsi-fungsi yang baru.” Bab Baru dalam Buku Nyanyian Makalah baru berjudul “Munculnya Struktur Hirarkis dalam Bahasa Manusia,” yang dipublikasikan dalamFrontiers in Psychology ini, dikerjakan oleh Miyagawa, Berwick dan Kazuo Okanoya, seorang biopsikolog dalam bidang komunikasi hewan di Universitas Tokyo. Untuk menentukan perbedaan antara lapisan ekspresi dan lapisan leksikal, ambillah contoh kalimat sederhana: “Todd melihat seekor burung kondor.” Kita bisa dengan mudah membuat variasi dari kalimat ini, seperti, “Kapan Todd melihat seekor burung kondor?” Kalimat ini menata ulang elemen-elemen yang terjadi pada lapisan ekspresi, memungkinkan kita menambah kompleksitas dan mengajukan pertanyaan. Namun lapisan leksikalnya tetap sama karena melibatkan unsur-unsur inti yang sama: subjek, “Todd,” kata kerja, “melihat,” dan objek, “burung kondor.” Kicau burung tidak memiliki struktur leksikal. Sebaliknya, burung mempelajari melodi melalui apa yang disebut Berwick sebagai struktur “holistik”, di mana keseluruhan nyanyian memiliki satu arti, baik tentang kawin, wilayah kekuasaan ataupun hal-hal lainnya. Burung Finch Bengali, seperti yang dicatat para peneliti, bisa memutar kembali ke bagian melodi sebelumnya, memungkinkan hasil variasi yang lebih besar serta mengkomunikasikan hal yang lebih banyak; sedangkan burung bulbul diperkirakan mampu mengalunkan 100 hingga 200 melodi. Berbeda dengan jenis-jenis hewan lainnya, yang hanya memiliki model ekspresi paling dasar tanpa kapasitas melodi yang sama. Lebah berkomunikasi secara visual, menggunakan gerakan turun-naik untuk menunjukkan sumber makanan pada rekan-rekannya, primata lain bisa mengeluarkan berbagai suara untuk memberi peringatan akan adanya pemangsa atau pesan-pesan lainnya. Manusia menggabungkan kedua sistem ini untuk menghasilkan manfaat. Kita bisa mengkomunikasikan informasi penting, seperti halnya lebah atau primata – tapi, seperti halnya burung, kita juga memiliki kapasitas melodi dan kemampuan menggabung-ulang bagian-bagian bahasa yang kita ucapkan. Untuk alasan ini, kosakata kita yang terbatas dapat menghasilkan untaian kata-kata yang tampaknya tak terbatas. Para peneliti menunjukkan, awalnya manusia memiliki kemampuan bernyanyi, seperti yang diduga Darwin, kemudian berhasil mengintegrasikan unsur-unsur leksikal tertentu ke dalam nyanyian-nyanyiannya. “Bukanlah langkah yang sangat panjang untuk mengatakan bahwa apa yang sudah tergabung menjadi satu merupakan kemampuan dalam membangun pola-pola kompleks ini, seperti nyanyian, namun dengan kata-kata,” jelas Berwick. Seperti yang dicatat dalam studi ini, beberapa “pararel mencolok” antara penguasaan bahasa pada burung dan manusia meliputi fase hidup saat masing-masing melakukan hal yang terbaik dalam memilih bahasa dan bagian otak digunakan untuk bahasa. Kesamaan lain berkaitan dengan hasil observasi dari profesor linguistik Morris Halle, yang menunjukkan bahwa “semua bahasa manusia memiliki jumlah pola tekanan yang terbatas, yaitu sejumlah pola ketukan. Pada burung, juga terdapat jumlah pola ketukan yang terbatas ini.” Burung dan Lebah Para peneliti mengakui, diperlukan penelitian-penelitian empiris lebih lanjut terhadap subjek. “Ini barulah hipotesis,” ujar Berwick, “Namun inilah cara untuk membuat eksplisit pada apa yang diungkapan secara samar-samar oleh Darwin, karena sekarang kita tahu lebih banyak tentang bahasa.” Miyagawa menegaskan bahwa gagasan ini layak karena bisa menjadi subjek untuk bisa diteliti lagi, sebagaimana pola-pola komunikasi pada spesies lain lebih lanjut diteliti secara rinci. “Jika ini benar, maka bahasa manusia memiliki perintis di alam, dalam evolusi, yang benar-benar bisa kita uji saat ini,” katanya seraya menambahkan bahwa lebah, burung dan primata lainnya bisa menjadi sumber wawasan penelitian lebih lanjut. Penelitian linguistik berbasis di MIT ini sebagian besar dicirikan dengan penelurusan aspek-aspek universal pada semua bahasa manusia. Miyagawa, Berwick dan Okanoya berharap bisa mendorong peneliti lain untuk memikirkan universalitas bahasa dalam hal evolusi. Ini bukan sekedar konstruksi budaya acak, namun berbasis pada bagian kapasitas manusia dalam hal berbagi dengan spesies lain. Di saat yang sama, bahasa manusia bersifat unik dengan tergabungnya dua sistem independen di alam dalam spesies kita, memungkinkan kita menghasilkan linguistik yang tak terbatas, meski dalam sistem yang terbatas. “Bahasa manusia tidak sekedar bentuk yang unik, namun juga didasarkan pada aturan,” tegas Miyagawa, “Jika kami benar, bahasa manusia memiliki rintangan yang sangat berat pada apa yang bisa dan tidak bisa dilakukannya, berdasarkan pada pendahulunya di alam.”
  19. Otak adalah hal yang sangat luar biasa, ia membantu manusia dalam beraktivitas sampai berimajinasi. Tapi ada perkataan yang mengatakan bahwa selama hidupnya manusia hanya menggunakan 10% (sepuluh persen) kemampuan otaknya. Bahkan ada yang mengatan bahwa Albert Einstein dapat menggunakan lebih dari 10% kemampuan otaknya itu. Benarkah manusia hanya memakai 10% kemampuan otak? Mitos atau Fakta? Wow, jika manusia selama hidupnya hanya menggunakan 10% kemampuan otaknya, apa yang dapat dilakukan manusia jika ia dapat menggunakan 90% kemampuan otak manusia? Manusia itu pasti sangat menakjubkan. Tapi sayangnya, perkataan ini hanyalah mitos, pada dasarnya setiap manusia dalam beraktivitas ringan saja memerlukan kinerja otak, bahkan untuk menjalankan sistem di tubuh kita, manusia memerlukan kinerja otak. Otak itu sendiri terdiri dari saraf-saraf yang saling terhubung, pada saat kinerja otak dimulai, maka saraf-saraf ini akan memberikan respon-respon antara saraf yang satu ke saraf yang lainnya, lalu respon itu hilang jika kinerja selesai. Hal inipun dibuktikan oleh perkataan-perkataan para ahli berikut ini: Eric Chudler, Direktur Center for Sensorimonitor Neural Engineering di University of Washington Eric Chudler mengatakan perkataan mengenai mitos 10% kemampuan otak ini hanyalah mitos belaka. Ia mengatakan jika itu benar, maka manusia itu pastilah sekarat. Ia mengatakan pada saat ia merekam kegitaan otak dengan EEGS atau PET scan, ia tidak melihat adanya bagian otak yang diam dan tidak terpakai. Larry Squire, peneliti neuroscientist di Veterans Administration Hospital dan University of California San Diego Larry Squire mengatakan bahwa setiap bagian otak yang terluka pasti ada konsekuensi dan akibatnya. Kemungkinan besar mitos ini dimulai karena adanya bagian otak yang terluka. Seorang peneliti pernah menganalisa perilaku tikus dengan mengambil sebagian otak mereka. Mereka meletakkan tikus itu di dalam lorong-lorong untuk melihat apakah tikus-tikus tersebut dapat keluar dari sana. Ternyata tikus dengan setengah otak itu seringkali bisa menemukan jalan keluar. Ini kemudian menjadi kesimpulan bahwa manusia hanyalah menyia-nyiakan kemampuan otak mereka. Larry Squire juga mengatakan “Kenapa otak kita bertambah besar jika kita hanya menggunakan sedikit bagian saja?” Barry Beyerstein, Professor Psikologi Simon Fraser University Barry Beyerstein yang telah bertahun-tahun mempelajari mitos ini menggunakan PET dan FMRI, menemukan bahwa pemindaian dari teknologi tersebut jelas menunjukkan seluruh bagian otak terpakai. Memang tidak langsung digunakan secara bersamaan, tetapi untuk seluruh kegiatan sehari-hari yang dilakukan, seluruh bagian otak digunakan. Hal ini sama seperti otot, dimana sluruh otot tubuh tidak digunakan secara bersamaan, melainkan hanya di kegiatan tertentu, tapi pada dasarnya untuk seluruh kegiatan sehari-hari, semua otot di tubuh kita digunakan. Lalu bagaiman dengan mitos yang mengatakan bahwa otak akan semakin besar untuk orang yang lebih pintar? Hal ini tidaklah salah sepenuhnya, tapi juga tidak benar. Otak manusia tidak akan bertambah besar jika seseorang semakin pintar, tapi otak manusia memiliki ukuran yang tidak berubah. Memang, otak yang lebih besar menandakan bahwa orang itu memiliki otak yang memiliki kapasitas dan kinerja yang lebih baik, tapi hal itu tergantung atas seberapa sering orang tersebut menggunakan kemampuan otaknya. Otak manusia sendiri, semakin sering digunakan ia tidak akan bertambah besar melainkan hanya menambah jumlah lipatan yang ada di otak terssebut. Peneliti membuktikan bahwa otak Albert Einstein memiliki jumlah lipatan yang lebih banyak dari otak manusia biasa. Albert Einstein juga mengatakan bahwa “Setiap orang itu jenius, tetapi jika Anda mengecap sebuah ikan akan kemampuannya dalam memanjat pohon, maka seumur hidupnya ia akan mempercayai bahwa dirinya itu bodoh.” Hal ini menandakan bahwa kita tidak boleh mencap seseorang itu bodoh, melainkan kita harus percaya bahwa setiap orang memiliki keahlian di bidang yang berbeda. Oleh karena hal-hal inilah, kita harus lebih giat menggunakan otak kita, baik dalam belajar, berpikir atau berimajinasi. Dengan begitu kita akan menambah kemampuan otak kita.
  20. Apple ingin melebarkan bisnis perusahaan agar tak hanya menciptakan inovasi baru di dunia teknologi. Apple bakal terjun di 'dunia' ilmiah yang mengurus data genetik. Apple mengatakan telah menjalin kolaborasi dengan para ilmuwan untuk mengembangkan fungsi aplikasi ResearchKit yang tugasnya mengumpulkan dan memelajari data genetik. Peranti lunak ResearchKit Apple akan memandu proses dan mengkoordinasi subjek sampel genetik tersebut. Aplikasi tersebut disematkan di dalam perangkat iPhone sehingga memungkinkan para penggunanya untuk turut 'menyumbangkan' DNA mereka untuk diujicoba. Platform ResearchKit sudah diperkenalkan pada Maret lalu. Menurut laporan situs Technology Review, ResearchKit mampu membantu pihak rumah sakit ataupun ilmuwan untuk melakukan studi medis dari iPhone mereka. Cara kerjanya adalah mengumpulkan data dari sensor iPhone atau melalui survei berbasis seluler. "Apple meluncurkan ResearchKit dan mendapat tanggapan positif. Langkah pasti selanjutnya adalah mengumpulkan DNA," kata seorang ahli genetik Gholsob Lyon. Lima aplikasi pertama ResearchKit di mana salah satunya bernama mPower, fungsinya melacak gejala penyakit Parkinson. mPower mampu menggaet ribuan responden hanya dalam hitungan hari. Apple rencananya bakal mengumumkan penelitian ini pada konferensi pengembang aplikasi Worldwide Developers Conference (WWDC) bulan Juni mendatang. Walau begitu, banyak ilmuwan yang prihatin terhadap ResearchKit sebagai alat pengumpul sampel data genetik karena khawatir menyimpang akibat terlalu mengandalkan perangkat iPhone.
  21. Perusahaan internet Google seperti diketahui tengah berambisi mengembangkan proyek tentang robot. Sejumlah langkah telah dilakukan, seperti membeli beberapa perusahaan robot. Tak cuma merancang dari sisi perangkat keras, karena kenyataanya Google juga membuat sisi humanis dalam sebuah robot ciptaannya. Ini diungkap berdasarkan rujukan dari paten baru yang didapatkan oleh Google. Paten itu memungkinkan Google mengembangkan sistem robot untuk mengunduh kepribadian seseorang secara online. Mesin akan mengunduh setiap kepribadian yang berbeda layaknya sebuah aplikasi. Dengan paten ini, robot buatan Google akan mampu meniru kepribadian pemiliknya. Secara rinci, sistem itu akan berbasis di awan atau cloud, sehingga sewaktu-waktu dapat diunduh. "Satu robot akan akan mempunyai beberapa kepribadian. Sifatnya akan mampu dimodifikasi berdasarkan sifat dan perasaan dari seseorang yang ingin ditirunya," tulis dalam paten tersebut, yang dikutip dari Daily Mail. "Dengan cara ini, pengguna dapat melakukan perjalanan ke kota lain, dan mengunduh kepribadiannya di dalam robot yang ditemuinya di kota lain tersebut." Perusahaan ini menjelaskan robot dapat diprogram untuk memberikan tampilan yang diinginkan serta interactability untuk robot, yang dapat berubah oleh pengguna atau oleh robot itu sendiri. "Sehingga antarmuka robot disesuaikan untuk memberikan kepribadian yang diinginkan untuk robot dan menyenangkan pemiliknya," dokumen itu menandaskan.
  22. Para ilmuwan dari Universitas Southampton Inggris berencana menanam sayuran berupa selada di Mars. Agenda ini sangat penting untuk membuka kemungkinan suatu saat nanti manusia benar-benar bisa tinggal di planet merah yang selama ini disebut-sebut sebagai kembaran bumi tersebut. Ada ambisi besar agar manusia tidak hanya bisa melakukan pendaratan di bulan saja, tetapi juga di Mars. Bahkan lebih jauh lagi, ilmuwan Universitas Southampton membuka kemungkinan Mars menjadi koloni bumi suatu saat nanti. Namun mereka menyadari, ambisi itu tidak mungkin jika Mars tidak disiapkan dahulu menyesuaikan keadaan di bumi. Dalam proyek ini, para ilmuwan akan menggunakan rumah kaca yang memanfaatkan atmosfer planet dan cahaya matahari. Rumah kaca tersebut akan dikirim melalui pesawat antariksa dengan bibit selada yang dibekukan, disertai air, nutrasi, dan sistem yang berguna untuk proses pertumbuhan jenis sayuran tersebut di Mars. Begitu pesawat antariksa tiba di planet Mars, nantinya rumah kaca tersebut akan mendapatkan pasokan daya dan elemen penghangat. Ini penting untuk menjaga suhu sekitar 21 sampai 24 derajat celcius yang merupakan suhu ideal. Mengenai karbondioksida yang dibutuhkan tumbuhan, akan ada penyulingan dari atmosfer Mars sebelum memasuki rumah kaca. Menurut Suzanna Lucarotti, ada potensi rencana ini berhasil. Dan, ini bukan satu-satunya ide untuk rencana pembangunan koloni di Mars. Ilmuwan lain dari Universitas Ohio juga merencanakan penemuan unuk, yaitu GreenBox, tabung yang mampu mengubah urine menjadi air minum siap konsumsi
  23. Google percaya bahwa dengan bantuan teknologi manusia bisa berumur panjang, bahkan bisa mencapai 500 tahun. Umumnya manusia memang rata-rata memiliki usia tak lebih dari 68 tahun. Namun hal itu dipercaya akan berubah jika nanti ditemukan sebuah teknologi yang bisa memperpanjang umur. Google adalah salah satu perusahaan yang percaya hal tersebut. Dengan bantuan teknologi apa pun bisa dicapai manusia, termasuk untuk memperpanjang usia. "Kita punya semua alat yang dibutuhkan untuk mencapai apa pun yang Anda bayangkan. Jika ada yang bertanya apakah mungkin kita bisa hidup 500 tahun? Akan saya jawab bisa," kata Bill Marris, pemimpin Google Ventures, pemodal ventura milik Google Inc. Keseriusan Google untuk menciptakan teknologi ‘panjang umur’ dimulai dengan berinvestasi US$ 130 juta pada perusahaan Flatiron Health. Modal itu digunakan untuk membuat plafrom berbasis cloud penelitian penyakit kanker. Google juga pernah melakukan investasi serupa pada perusahaan Flatiron untuk menemukan solusi penyakit kanker. "20 tahun lalu Anda hanya bisa mengobati kanker dengan racun, kali ini benar-benar beda. Kami dapat mengobati kanker metode reverse-engineering sel induk," kata Marris. "Banyak miliarder di Silicon Valley, tapi pada akhirnya mereka semua menuju tempat yang sama. Saya hanya ingin hidup lebih lama," kata Marris.
  24. Robot dalam peradaban manusia sudah cukup lama ada, sebuah video di YouTube pun coba membahas sejarahnya. Berdasarkan hasil penelusuran INILAHCOM di YouTube, sebuah video berjudul 'A Brief History Of Robotics' di saluran SciShow coba membahas sejarah robot dalam peradaban manusia. Video ini memaparkan iklan robot komersil pertama, robot-robot yang sudah ada di rumah-rumah penduduk, serta tantangan dalam membangun robot jenis humanoid. Simak videonya di bawah ini.
  25. Siapa yang tidak mengenal makhluk purbakala satu ini, dinosaurus? Pastinya semua orang pernah mendengar atau melihat makhluk yang hidup ratusan tahun lalu tersebut. Bahkan beberapa film pun dibuat untuk menggambarkan kehidupan serta penampakan dari dinosaurus itu sendiri. Meskipun beberapa film dibuat dan terinspirasi dari dinosaurus yang sesungguhnya, tetap saja timbul pertanyaan. Benarkah manusia pernah hidup bersama dinosaurus? Sebelumnya, begitu banyak catatan arkeolog dan geologis yang mengkaji tentang kehidupan dinosaurus. Darimana makhluk ini berasal serta penyebab kepunahannya sendiri dari muka bumi. Tak banyak yang mengerti memang perihal makhluk purbakala yang tak sempat kita lihat secara langsung tersebut. Penelitian perihal dinosaurus sendiri dimulai dari penemuan beberapa tulang besar di pertambangan Inggris oleh William Buckland. Pendeta sekaligus ahli fisika tersebut tak sengaja menemukan tulang belulang yang dianggap tak lazim pada tahun 1820-an. Sejak saat itu, mulailah sekelompok orang meneliti tentang dinosaurus. Dari beberapa catatan diketahui bahwa dinosaurus hidup sekitar 228 juta tahun lalu. Mereka bertahan hingga 65 juta tahun yang lalu di muka bumi kita ini. Seiring waktu dan kemampuan beradaptasi yang menurun, satu persatu dinosaurus tersebut mati dan punah. Nama dinosaurus sendiri berasal dari seorang ahli anatomi Inggris, Richard Owen. Kata ini sendiri berasal dari bahasa Yunani yang berarti “kadal yang menakutkan”. Hingga saat ini, film yang menceritakan tentang kehidupan manusia yang berdampingan dinosaurus sangatlah banyak. Salah satu yang terkenal adalah Flinstone atau manusia batu yang diceritakan dalam bentuk kartun. Versi asli maupun kartunnya tetap membuat kita percaya bahwa dinosaurus pernah bertemu manusia. Namun, benarkah manusia pernah hidup bersama dinosaurus beberapa juta tahun yang lalu? Sayangnya, para ahli sempat menampik pernyataan perihal hal tersebut. Mereka tidak pernah membenarkan bahwa manusia pernah hidup bersama dinosaurus. Hal tersebut bisa dibilang sebatas fantasi yang tidak bisa dipercayai kebenarannya. Ahli arkeolog sendiri memiliki teknik penanggalan tersendiri perihal tersebut. Teknik penanggalan para arkeolog tersebut bisa dikatakan sangat tepat dan akurat sehingga bisa dipercaya. Seperti yang telah dijelaskan di atas, dinosaurus punah sekitar 65 juta tahun yang lalu. Pada saat itu, manusia sendiri belum muncul atau tercipta di muka bumi. Jadi, bisa disimpulkan bila kita tidak pernah hidup bersama dinosaurus ataupun kerabat dekat mereka. Fakta tersebut diperkuat pula oleh beberapa penemuan kerangka yang telah diteliti secara seksama. Fakta-fakta ini uniknya dibantah oleh beberapa orang skeptisme sejarah. Mereka mengatakan bahwa manusia setidaknya pernah hidup berdampingan dengan dinosaurus. Tentu saja hal ini melahirkan “Sejarah Alternatif” yang membantu kita mengenali sejarah dari dua sisi. Walaupun demikian, mereka tetap saja berlawanan sisi dengan para sejarawan. Banyak sejarawan yang memandang skeptis akan hasil temuan yang diberikan oleh para “Sejarawan Alternatif”. Satu hal yang pasti, para skeptis sejarah tersebut mengklaim memiliki bukti yang bisa memperkuat dugaan mereka. Benarkah manusia pernah hidup bersama dinosaurus? Pertanyaan tersebut masih simpang siur, mengingat begitu banyak teori yang lahir. Teori yang dilahirkan oleh “Sejarah Alternatif” dipandang begitu kabur, utopis bahkan tidak masuk akal oleh para sejarawan. Salah satu bukti yang dipaparkan adalah relief Stegosaurus yang digambar pada Candi Angkor. Selain itu, ada pula ditemukan artefak di desa Ica. Desa ini terletak di dataran tandus Nazca, Peru. Disini Anda bisa menemukan beberapa artefak yang bercerita tentang kehidupan masyarakat modern. Semuanya digambar oleh masyarakat sekitar yang telah hidup berjuta tahun lalu. Bahkan di beberapa artefak diketahui manusia hidup berdampingan bersama dinosaurus. Ada pula artefak yang bercerita tentang kegiatan sehari-hari dari masyarakat suku tersebut. Setidaknya, ada prosesi pembedahan, peneropongan bintang dengan menggunakan teleskop dan lain sebagainya. Bisa dikatakan ini adalah kemajuan zaman yang sekarang pun masih digunakan oleh para manusia. Pada artefak tersebut pula digambarkan bahwa dinosaurus begitu jinak dan dianggap sebagai hewan peliharaan. Beberapa dinosaurus bertanduk pun dijadikan kuda tunggangan oleh masyarakat sebagai alat transportasi harian. Beberapa waktu lalu, ada pendapat dari seorang ilmuwan yang menjelaskan bahwa masyarakat pra modern menuangkan kreatifitas dalam bentuk pahatan, lukisan maupun ukiran. Tema dari semua seni ini sendiri merupakan gambaran kehidupan sehari-hari dari masyarakat sekitar. Alasannya tentu sangat simpel, karena masyarakat tersebut masih sulit berpikir abstrak dan berimajinasi. Semua yang mereka gambarkan merupakan gambaran nyata dari apa yang terjadi sehari-hari. Dengan kata lain, mereka tidak bisa menggambarkan sesuatu yang belum pernah dilihat sebelumnya. Semua yang digambar sudah pasti nyata dan pernah terjadi pada masa-masa tersebut. bayangkan saja, bagaimana bisa mereka menggambar sesuatu yang tidak terjadi dalam seni lukisan, pahatan maupun ukiran? Jadi, benarkah manusia pernah hidup bersama dinosaurus?
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy