Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'malaysia'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Calendars

  • Calendar

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 15 results

  1. Kata-kata seorang pria Malaysia soal ojek online viral di media sosial. Pria yang kabarnya bos sebuah perusahaan taksi di Malaysia itu menyebut bahwa ojek online hanya untuk di negara miskin seperti di Indonesia. Ucapan pria Malaysia itu mendapat respons dari persatuan para pengemudi ojek online di Indonesia. Mereka berencana akan melakukan unjuk rasa mengepung Kedubes Malaysia di kawasan Kuningan, Jakarta, pada 3 September mendatang. "Jika tidak ada klarifikasi dari Dubes Malaysia di Jakarta dan permohonan maaf dari bos taksi di Malaysia dalam video yang merendahkan martabat kami, maka kami driver ojek online se-Indonesia akan kepung Kedubes Malaysia di Jakarta dan konjen-konjen Malaysia di seluruh NKRI," kata Presidium Garda Indonesia Igun Wicaksono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/9). Igun menjelaskan, ucapan pria Malaysia itu dianggap meresahkan karena merendahkan profesi ojek online. "Ucapan dia juga menghina rakyat Indonesia," ujar Igun.
  2. Dalam info hoax atau rekayasa yang sedang disebarkan lewat WA, dikatakan ada 100 anak Malaysia yang diculik dan mayatnya ditemukan di Thailand tanpa organ tubuh. Banyak teman Muslim sibuk menyebarkan, sambil mengatakan "Siapa tahu benar". Dipercayai begitu saja dan disebarkan. Kemarin saya minta bukti, dan teman berikan foto. Setelah saya cek, asal foto mayat anak itu berasal dari berita perang di Suriah, tgl 24 September 2013. Ratusan orang, termasuk banyak anak, menjadi korban serangan gas kimia Sarin dalam perang Suriah. Jadi info yg disebarkan tadi ttg anak Malaysia yang diculik dan dibunuh adalah 100% rekayasa dan Hoax. Kalau mau pakai otak dan akal yg diberikan oleh Allah SWT, 100 anak Malaysia yang diculik dan dibunuh akan menjadi BERITA NOMOR SATU di seluruh dunia. Jadi kl tidak bisa ditemukan di halaman depan situs berita formal, maka jelas itu sebuah rekayasa. Jangan disebarkan karena hanya membodohi orang Muslim yang lain. Wassalamu’alaikum wr.wb., Ini info rekayasa yang sedang disebarkan
  3. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan terdapat minat investasi dari investor Malaysia sebesar US$575 juta atau setara dengan Rp7,8 triliun (asumsi kurs APBN Rp13.500 per dolar AS). Kepala BKPM Franky Sibarani mengatakan minat investasi tersebut berasal dari acara 1st Indonesia Malaysia Investment Forum yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, belum lama ini. Ia menjelaskan bahwa minat investasi yang disampaikan oleh pengusaha Malaysia tergolong serius. Ia merinci, nilai minat investasi tersebut diperoleh dari beberapa sektor yakni sektor telekomunikasi, jasa angkutan udara dan perdagangan, infrastruktur, ketenagalistrikan, properti, kawasan industri, pengolahan makanan serta daur sampah ulang sampah elektronik. "Minat investasi di bidang infrastruktur dan kawasan industri merupakan sektor prioritas dan memiliki nilai yang signifikan," ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (1/5). Menurut Franky, sebagai salah satu negara prioritas pemasaran investasi, tim pemasaran BKPM (Marketing Officer) akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di Malaysia untuk mengawal minat investasi yang disampaikan. "Koordinasi dilakukan dengan KBRI Kuala Lumpur dan kementerian teknis terkait," jelasnya. Lebih lanjut Franky menjelaskan bahwa kegiatan Indonesia-Malaysia Investment Forum merupakan inisiatif bersama KBRI Kuala Lumpur dan BKPM. "Ini sangat positif untuk menjaring minat investasi. Selama ini, meskipun negara terdekat, namun dari sisi pemasaran Malaysia tidak banyak disentuh," ungkapnya. Di sela acara yang diselenggarakan oleh KBRI Malaysia dan BKPM, Franky mengaku mengadakan one on one meeting dengan beberapa investor Malaysia yang bergerak di sektor telekomunikasi US$10 juta dan jasa angkutan udara dan perdagangan US$60 juta. Setelah acara investor forum tersebut KBRI Malaysia dan Kantor Perwakilan BKPM Singapura yang menangani kawasan ASEAN juga menggelar "Investment Clinic" untuk menjaring detail minat investasi. Tercatat 38 investor mengikuti kegiatan tersebut. Franky menjelaskan, dari Investment Clinic ini diperoleh minat investasi dari berbagai sektor diantaranya, infrastruktur sebesar US$287,5 juta, industri proses makanan sebesar US$10 juta, industri daur ulang sampah elektronik sebesar US$10 juta, kawasan industri pariwisata US$100 juta, ketenagalistrikan US$27,5 juta, serta sektor properti sebesar US$70 juta. Direktur IIPC Singapura Ricky Kusmayadi mengatakan bahwa dari hasil Klinik Investasi ini menunjukan bahwa minat investor malaysia ke Indonesia cukup tinggi dan mereka sangat menyambut baik percepatan dan perbaikan perizinan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Untuk diketahui, pada tahun lalu Malaysia tercatat sebagai peringkat kedua teratas sebagai asal negara investasi atau dalam enam tahun terakhir periode 2010-2015 tercatat di peringkat kelima dengan nilai investasi US$7,2 miliar. BKPM mencatat, dalam periode triwulan pertama tahun 2016, realisasi investasi dari Malaysia berada di peringkat 9 asal negara investasi. Realisasi investasi yang masuk dari Malaysia tercatat US$101 juta dengan jumlah proyek 207 dan menyerap tenaga kerja 10.467.
  4. Sebuah riset yang dilakukan oleh Organization for Economic Coooperation and Development menyebut bahwa orang-orang di seluruh dunia rata-rata mengkonsumsi 34 kilogram daging per orang selama satu tahun. Daging yang dimaksud adalah daging babi, sapi, unggas dan daging domba. Tentunya, angka tersebut tidak menyebar dengan merata di seluruh dunia. Beberapa negara merupakan 'karnivora' yang mengkonsumsi daging lebih banyak dibanding negara lain. Sedangkan, ada juga negara lain yang warganya hanya mengkonsumsi daging tidak lebih dari 12 tangkup burger per tahun. Harga daging yang terbilang mahal, membuat orang-orang di negara berkembang sedikit mengkonsumsi daging. Seperti halnya dengan aturan tradisi di India, yang kebanyakan adalah warga Hindu, yang membuat masyarakatnya memilih menjadi vegetarian. Dari riset tersebut, diketahui Amerika Serikat dan Australia adalah pelahap daging paling banyak di dunia. Rata-rata, dalam satu tahun, kedua negara itu mengonsumsi sekitar 90 kilogram daging per orang. Tentu saja, angka itu jauh dari jumlah konsumsi warga Indonesia yakni sebesar 10,69 kilogram per orang per tahun. Data dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balibangkes) Kementerian Kesehatan tentang diet total di Indonesia pada 2015, menyebutkan total konsumsi daging, unggas, dan ikan-ikanan masyarakat Indonesia ialah sebanyak 123 gram per hari. Konsumsi yang paling tinggi dari makanan sumber protein ini adalah ikan dan kerang sebanyak 78,4 gram, daging dan unggas 42,8 gram, dan sejumlah kecil jeroan 2,1 gram. Jumlah konsumsi itu masih jauh lebih sedikit daripada negara tetangga seperti Filipina, Vietnam, dan Malaysia yang masing-masing mengonsumsi daging sebesar 28,58 kg/tahun; 51,26 kg/tahun, dan 53,01 kg/tahun. Adapun, dari daftar negara yang disurvei, India dan Bangladesh menempati posisi buncit dengan jumlah konsumsi daging sebanyak 3,25 kg dan 3,24 kg per tahun. Berikut daftar negara pelahap daging terbanyak sepanjang 2015, seperti dikutip dari Techinsider. 1. Australia = 90,2 kilogram 2. Amerika = 90,04 kilogram 3. Argentina = 86,5 kilogram 4. Israel = 86 kilogram 5. Brazil = 78,04 kilogram 6. Uruguay = 75,7 kilogram 7. New Zealand = 72,79 kilogram 8. Chili = 69,8 kilogram 9. Kanada = 69,01 kilogram 10.European Union = 64,81 kilogram 11.Rusia = 60,84 kilogram 12.Arab Saudi = 53,85 kilogram 13.Malaysia = 53,01 kilogram 14.Korea = 51,48 kilogram 15.Vietnam = 51,26 kilogram 16.China = 49,85 kilogram 17.Afrika Selatan = 48,38 kilogram 18.Kazakhstan = 46,69 kilogram 19.Meksiko = 46,65 kilogram 20.Ukraina = 46,21 kilogram 21.Peru = 45,29 kilogram 22.Kolombia = 39,04 kilogram 23.Jepang = 35,67 kilogram 24.Iran = 29,22 kilogram 25.Filipina = 28,58 kilogram 26.Turki = 28,32 kilogram 27.Paraguay = 27,73 kilogram 28.Mesir = 23,44 kilogram 29.Thailand = 19,92 kilogram 30.Algeria = 16,89 kilogram 31.Sudan = 14,45 kilogram 32.Haiti = 13,39 kilogram 33.Pakistan = 12,54 kilogram 34.Indonesia = 10,69 kilogram 35.Ghana = 10,23 kilogram 36.Zambia = 7,80 kilogram 37.Nigeria = 6,54 kilogram 38.Mozambik = 6,35 kilogram 39.Tanzania = 6,25 kilogram 40.Ethiopia = 4,16 kilogram 41.India = 3,25 kilogram 42.Bangladesh = 3,24 kilogram
  5. "Apa mungkin orang Indonesia bisa bikin pesawat terbang?’ Orang Indonesia memang gemar bersikap sinis dan mengejek diri sendiri,” kata Bacharuddin Jusuf Habibie, Presiden Republik Indonesia ketiga yang juga pernah menjabat sebagai Presiden Direktur PT Industri Pesawat Terbang Nurtanio yang kemudian berubah nama menjadi Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) –sekarang PT Dirgantara Indonesia (PTDI). Kalimat itu dilontarkan Habibie saat berkunjung ke Kantor Manajemen Garuda Indonesia di Kompleks Bandara Soekarno-Hatta, Januari 2012. Habibie, saat menjadi Menteri Riset dan Teknologi era Soeharto, terkenal dengan visinya hendak membawa Indonesia menjadi negara industri berteknologi tinggi. Pria yang disekolahkan Soekarno ke Jerman untuk mengambil studi teknik penerbangan spesialisasi konstruksi pesawat terbang itu kukuh mendorong Indonesia melakukan lompatan dari negara agraris menuju negara industri. Perusahaan yang sempat ia pimpin, kini bernama PT Dirgantara Indonesia, mengalami jatuh-bangun luar biasa. Pekan lalu saat Resty Armenia, menyambangi markas PTDI di Bandung, Jawa Barat, lima pesawat terlihat berjajar di hanggar perakitan akhir perusahaan itu. Kelima pesawat tersebut "diparkir" di hanggar karena belum berkomponen sempurna. Para staf berseragam biru-hitam tampak lalu-lalang di dalam hanggar. Mereka sibuk mengecek kondisi sambungan sayap pesawat, memasang mesin dan sistem pesawat, mencocokkan komponen pesawat, dan lain-lain. Pesawat pertama yang terlihat dari pintu hanggar ialah burung besi pesanan Angkatan Udara Tentara Nasional Indonesia. Pesawat jenis NC235-200 MPA (multi purpose aircraft) yang belum bercat dan bermoncong itu telah diberi label "N-063 TNI AU" di sisi kiri bagian depan. Pesawat itu rencananya akan diserahkan kepada TNI bulan September. TNI memang menjadi salah satu institusi yang kerap "mencicipi" hasil "masakan" PTDI. Di seberang pesawat pesanan TNI AU, bertengger dua burung besi jenis NC212i pesanan pemerintah Filipina. Negara pimpinan Benigno Aquino III itu belum lama ini memutuskan untuk membeli dua unit NC212i untuk mendukung kekuatan militernya. Tepat di belakang NC212i, terlihat satu pesawat tipe C212-400 MPA yang dipesan Vietnam untuk kebutuhan komersial. Vietnam memesan C212-400 MPA itu tiga unit sekaligus. Selain satu yang ada di hanggar, dua unit lainnya sudah memasuki tahap pengecatan dan tes terbang sehingga tidak diletakkan di hanggar perakitan. Di pojok hanggar, bertengger burung besi jenis NC235-200 MPA milik pasukan militer pemerintah Senegal. Pesawat ini akan dikirim ke negara di barat benua Afrika itu pada bulan Oktober. "Nantinya pesawat-pesawat ini sebelum dikirim akan disertifikasi oleh badan berwenang,” kata Kepala Divisi Pusat Perakitan Akhir dan Pengiriman PTDI Husni Waluyo di hanggar PTDI. Pesawat yang akan digunakan untuk kepentingan militer akan disertifikasi oleh IMAA (Indonesian Military Airworthiness Authority) Kementerian Pertahanan, sedangkan pesawat komersial disertifikasi oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Secara umum, kata Husni, pembuatan satu unit pesawat bisa menghabiskan waktu 18 hingga 24 bulan. "Mulai dari bahan baku sampai perakitan akhir." Pesawat-pesawat yang ada di hanggar perakitan akhir PTDI hanya segelintir dari total pesanan. Sejauh ini, PTDI yang berstatus Badan Usaha Milik Negara telah berhasil mengirimkan produknya ke berbagai negara. Thailand misalnya "keranjingan" membeli pesawat buatan PTDI karena dianggap sesuai dengan medan dan kebutuhan pertahanannya. Selain itu, letak geografis Thailand yang dekat dengan Indonesia mempermudah servis pendukung pascapembelian pesawat (aftersales support). Pesawat yang belum lama ini dipesan pemerintah Thailand berjenis CN235-220 MPA. Pesawat itu akan digunakan Kepolisian Kerajaan Thailand untuk mengangkut pasukannya. Sebelumnya, Thailand juga membeli pesawat C212-400 untuk melakukan hujan buatan (rain-making). Pesawat itu telah dikirim PTDI ke Thailand tahun lalu, 2015. Berdasarkan data PTDI, Thailand pun pernah membeli lima unit pesawat NC212 dan dua unit NC235 untuk kebutuhan angkutan sipil. Direktur Utama PTDI Budi Santoso pada kesempatan itu menunjukkan data daftar konsumen perusahaannya. Data tersebut menunjukkan produk PTDI dikenal hingga Venezuela. Negara Amerika Latin itu pernah membeli CN235 sebagai alat angkut penumpang. Burkina Faso di Afrika Barat juga merogoh kocek untuk memesan dua unit CN235 sebagai alat transportasi militernya. Adapun Guam di Mikronesia, Pasifik Barat, membeli dua unit NC212. Selanjutnya, Pakistan membeli empat unit CN235, tiga di antaranya untuk mengangkut pasukan militer, sedangkan satu lainnya digunakan sebagai alat transportasi very important person (VIP). Ketenaran CN235 pun sampai ke telinga negara-negara yang lebih maju seperti Uni Emirat Arab, Korea Selatan, Turki, Brunei Darussalam, dan Malaysia. Negara-negara tersebut memesan CN235 dengan berbagai kebutuhan. Uni Emirat Arab membeli enam unit CN235 untuk keperluan angkut militer dan satu unit pesawat berjenis sama sebagai alat transportasi very very important person (VVIP). Brunei Darussalam juga memilih CN235 sebagai kendaraan angkut VVIP. Sementara Malaysia membeli enam unit CN235 untuk mengangkut pasukan militer mereka, dan dua unit lainnya sebagai alat angkut VVIP. Turki pun memesan enam unit CN235 MPA dan tiga unit CN235 jenis maritime surveillance aircraft(MSA). Berikutnya, sebagai bentuk kedekatan hubungan dengan pemerintah Indonesia, Korea Selatan juga menjadi konsumen PTDI. Tak tanggung-tanggung, Negeri Ginseng membeli 12 unit CN235 untuk berbagai keperluan. Tujuh unit di antaranya untuk alat transportasi militer, satu unit untuk angkutan VVIP, dan empat unit untuk MSA. Klaim terhebat di Asia Tenggara Seiring banyaknya pelanggan PTDI, perusahaan itu kini mengklaim sebagai pabrik manufaktur pesawat terunggul di Asia Tenggara. PTDI telah menyerahkan lebih dari 400 pesawat kepada 49 operator sipil dan militer di dalam dan luar negeri. Berdasarkan profil PTDI, produk utama perusahan itu amat bervariasi, mulai pesawat terbang, komponen struktur pesawat, jasa perawatan pesawat, jasa rekayasa dan analisis kedirgantaraan, sampai simulator penerbangan. PTDI memproduksi berbagai jenis pesawat CN235 dengan sertifikat tipe untuk penumpang sipil, kargo, pembuat hujan, transportasi militer, patroli maritim, survei, pengawas pantai, dan lain-lain. Selain itu, PTDI memproduksi berbagai pesawat terbang lewat skema produksi bersama dengan para mitra kerja strategis internasional seperti Airbus Defence and Space asal Eropa untuk berbagai varian NC212 dan C295; Airbus Helicopters untuk berbagai varian helikopter AS332, H225/H225M, AS550/555/565, dan AS350/365; serta Bell Helicopter Textron asal AS untuk berbagai varian Bell 412. PTDI memproduksi komponen-komponen serta alat dan perlengkapan untuk pesawat Airbus A320/321/330/340/350/380. Pun melayani jasa pemeliharaan, pemeriksaan, perbaikan, perubahan, kustomisasi, dan dukungan lainnya untuk setiap produk dirgantara yang dia hasilkan. Juga untuk produk non-PTDI seperti A320, Fokker100, dan Fokker27. Meski demikian pada November 2015, TNI AU sempat menyebut PTDI lambat menyelesaikan pesanan helikopter. Tudingan lamban itu dilontarkan di tengah ramai pemberitaan TNI hendak mengimpor helikopter VVIP AgustaWestland AW101 produk Italia-Inggris. Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Agus Supriatna yang juga Komisaris Utama PTDI menyebut helikopter EC725 Caracal atau Super Cougar yang dipesan institusinya tak datang sesuai waktu yang disepakati. Menanggapi komplain itu, Direktur Utama PTDI Budi Santoso menjamin hal tersebut tak akan terulang. Ia mengklaim perusahaannya telah makin profesional dalam mengerjakan pesanan pesawat. Sumber: CNN Indonesia
  6. Tak mau kalah dengan langkah Polri atas penindakan tegas terhadap oknum pembakar hutan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) juga bertindak memeriksa beberapa perusahaan yang terancam dikenai sanksi penarikan izin usaha. Menteri Siti Nurbaya mengatakan, ada 14 perusahaan yang sedang diproses, sembilan diantaranya terancam dijerat pasal perdata. Oknum yang diincar adalah sekelas direksi dan pemilik perusahaan. "Enggak pakai pengadilan, langsung (ditetapkan), sudah ketahuan, enggak sampai sebulan (lama proses), rencana minggu ini dikeluarin (nama-nama perusahaan yang diperiksa)," ungkap Siti di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2015). Siti melanjutkan, diantara perusahaan yang diperiksa juga ada yang berasal dari Malaysia. Untuk yang dari Singapura, pihaknya masih menunggu proses lanjutan sebelum akhirnya ditetapkan terlibat. "Ada dari Malaysia, sudah ketahuan, Singapura masih cari. Di Riau 29 sedang teliti, masa enggak ada dari Singapura? Tapi harus ada berita acara, tanda tangan dan lainnya," ungkapnya. Perbedaan dengan hukuman yang diberikan kepolisian, lanjut Siti, hukuman dari pihaknya bersifat administratif, yang dikenakan langsung ke perusahaan terkait. Perusahaan yang melanggar berpotensi terkena sanksi pembekuan usaha hingga paling berat pencabutan izin usaha atau blacklist. "Ada UU-nya, yang kelihatannya paling banyak duluan mungkin sanksi pembekuan, tapi kalau izin lingkungannyaa menurut UU boleh dicabut menteri, kalau dicabut kalau usahanya perkebunan itu tidak bisa operasi juga," tegasnya.
  7. Menyusul pernyataan PM Malaysia bahwa bagian sayap pesawat MH370 telah ditemukan di Pulau Reunion, Samudra India, aparat Malaysia menyatakan lebih banyak lagi potongan pesawat ditemukan termasuk bagian jendela dan tempat duduk. Ikuti laporan tim VOA berikut ini. VOA Indonesia: http://www.coaindonesia.com Ngobas: http://ngobas.com
  8. Puing pesawat terbang yang ditemukan di Pulau Reunion di Samudra Hindia kini berada di Tolouse, Perancis untuk penelitian lebih lanjut. Banyak pihak yakin potongan itu berasal dari pesawat Malaysia Airline 370 yang hilang pada Maret 2014 lalu. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington DC. VOA Indonesia: http://www.voaindonesia.com Ngobas: http://ngobas.com
  9. Tentara Nasional Indonesia mendesak pemerintah RI segera mengajukan nota protes ke Malaysia terkait pelanggaran udara yang kerap dilakukan pesawat tempur negeri itu. Pelanggaran wilayah udara khususnya terjadi di langit Ambalat, sisi timur pantai Kalimantan. Hal ini membuat TNI khawatir Blok Ambalat akan mengalami nasib serupa dengan Pulau Sipadan dan Ligitan yang lepas dari RI dan jatuh ke tangan Malaysia. “Jika pemerintah tak melayangkan nota protes ke Malaysia, maka bisa terjadi seperti Sipadan dan Ligitan. Alasan Malaysia (dalam kasus Sipadan dan Ligitan) adalah karena mereka melintasi wilayah tersebut dan kita biarkan,” kata Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayor Jenderal Fuad Basya “Saat itu mereka lewat (wilayah Sipadan-Ligitan) tapi kita tidak protes dan akhirnya mereka lewat lagi dan lagi," ujar Fuad. Ia menegaskan TNI tak mau kasus serupa terulang pada Blok Ambalat. Fuad menyatakan kemungkinan Malaysia mengincar Ambalat untuk diambil alih dari Indonesia, tetap ada. TNI yakin Angkatan Bersenjata Diraja Malaysia mencatat bagaimana dan berapa kali mereka melintas di wilayah Indonesia dan tak diprotes oleh pemerintah RI. Menurut Fuad, bukan cuma zona udara Ambalat saja yang pernah dilintasi oleh pesawat tempur Malaysia, melainkan masih banyak lagi wilayah lain di Indonesia. Modus Malaysia, kata dia, ialah mencoba masuk dari tepi perbatasan Indonesia. “Dia terbang di perbatasan Malaysia-Indonesia tapi berat (terbang masuk) ke Indonesia sedikit. Seperti itu motifnya,” kata dia. Malaysia hanya berani masuk Indonesia jika wilayah udara Kalimantan dan Sulawesi tak dijaga. “Jika pesawat kita ada di sana, mereka tak mau melakukan itu. Namun jika mereka tahu tak ada pesawat di Tarakan, mereka masuk. Kalau kita kejar dari Jawa, mereka keburu hilang," ujar Fuad. Tiap ada pelanggaran, TNI langsung mengirim surat ke Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan dan Menteri Luar Negeri. “Jika tak ada nota protes, peluang Malaysia untuk katakan ‘Ini daerah saya' seperti pada kasus Sipadan dan Ligitan cukup besar. Mereka lalu bangun infrastruktur di sana, termasuk penduduknya," ujar jenderal bintang dua tersebut. Sejak dekade 1960-an, Indonesia dan Malaysia kerap bersitegang terkait Blok Ambalat. Puncak perseteruan terjadi pada 2002 ketika Mahkamah Internasional memenangkan Malaysia pada sengketa kepemilikan Pulau Sipadan dan Ligitan yang berada di Blok Ambalat. Blok Laut Ambalat memiliki luas wilayah sekitar 15 kilometer persegi dan terletak di Laut Sulawesi atau Selat Makassar, dekat perbatasan antara Sabah, Malaysia, dengan Kalimantan Timor. Blok Ambalat menyimpan kekayaan tambang bawa laut, utamanya minyak, meski tidak semua wilayah di blok ini kaya akan minyak mentah. Untuk mencegah jet tempur Malaysia 'gentayangan' di Ambalat, TNI Angkatan Laut dan Angkatan Udara kini menggelar Operasi Sakti di sekitar Blok Ambalat. Kedua matra TNI itu menurunkan alat utama sistem persenjataan mereka seperti tiga kapal perang (KRI), dua pesawat Sukhoi Su-27 dan Su-30, dan tiga F-16 Fighting Falcon.
  10. Dewan Perwakilan Rakyat mendukung langkah Tentara Nasional Indonesia untuk memperkuat penjagaan keamanan di wilayah perbatasan, termasuk Blok Ambalat di Selat Makassar yang telah berkali-kali diterobos oleh jet tempur Malaysia. DPR pun meminta Presiden Jokowi untuk segera merealisasikan program pengadaan drone atau pesawat tanpa awak untuk melindungi seluruh wilayah Indonesia. Lembaga legislatif itu menyatakan sepakat dengan rencana Jokowi menggunakan drone. “Pak Jokowi punya program drone, dan DPR RI akan setuju dengan setiap program pengamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sistem drone juga masuk program pengamanan itu,” kata Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6). Perseteruan Indonesia-Malaysia di perbatasan, menurut Taufik, merupakan hal klasik yang kerap berulang. “Maka silakan Kementerian Pertahanan, Panglima TNI, maupun parat untuk memperkuat pertahanan,” kata dia. Di sisi lain, DPR meminta pemerintah Jokowi untuk memperhatikan kemungkinan kesenjangan yang dialami prajurit TNI di perbatasan. Taufik meminta seluruh tentara yang ditugaskan di perbatasan disejahterakan demi menunjang kerja berat mereka. “Presiden sudah meninjau sendiri kesenjangan di wilayah perbatasan. Maka sejahterakan prajurit di tapal batas kita,” ujar Taufik. Secara terpisah, TNI menyatakan khawatir Blok Ambalat akan mengalami nasib serupa dengan Pulau Sipadan dan Ligitan yang lepas dari RI dan jatuh ke tangan Malaysia. “Jika pemerintah tak melayangkan nota protes ke Malaysia, maka bisa terjadi seperti Sipadan dan Ligitan. Alasan Malaysia (dalam kasus Sipadan dan Ligitan) adalah karena mereka melintasi wilayah tersebut dan kita biarkan,” kata Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayor Jenderal Fuad Basya, Selasa malam (16/6). Ambalat menjadi wilayah sengketa Indonesia dan Malaysia sejak 1960-an. Puncak perseteruan terjadi pada 2002 ketika Mahkamah Internasional memenangkan Malaysia atas sengketa kepemilikan Pulau Sipadan dan Ligitan yang berada di Blok Ambalat. Blok Laut Ambalat memiliki luas wilayah sekitar 15 kilometer persegi dan terletak di Laut Sulawesi atau Selat Makassar, dekat perbatasan antara Sabah, Malaysia, dengan Kalimantan Timor. Blok Ambalat menyimpan kekayaan tambang bawa laut, utamanya minyak, meski tidak semua wilayah di blok ini kaya akan minyak mentah. Saat ini untuk mencegah jet tempur Malaysia kembali memasuki Ambalat, TNI Angkatan Laut dan Angkatan Udara menggelar Operasi Sakti di wilayah itu. Mereka menurunkan alat utama sistem persenjataan mereka seperti tiga kapal perang (KRI), dua pesawat Sukhoi Su-27 dan Su-30, dan tiga jet tempur F-16 Fighting Falcon.
  11. Ada penyanyi cantik dari negera Malaysia, cewek ini menurut gw cakep ndral ini dia foto fotonya: Ini video videonya ndral, selain cantik, suaranya juga cantik:
  12. Petarung wanita asal Malaysia, Ann Osman. Satu demi satu, mereka terus menyerang Ann Osman. Mereka berdebat, bergulat dan menendang tetapi setiap pria dan wanita yang menuju Osman langsung dibanting ke lantai penuh noda keringat. Itulah kira-kira susasana latihan dari petarung putri Malaysia Ann Osman. Osman bersiap-siap untuk laga profesional keempatnya, juga dikenal sebagai seni bela diri campuran (MMA), pertandingan sengit yang sering berakhir dengan cipratan darah di dan pukulan knock-out. Tapi untuk Osman, seorang muda 28 tahun dari Kota Kinabalu, ibukota negara bagian Sabah Malaysia, itu adalah "seni yang indah". "Sekali saja berada di arena itu, anda sesungguhnya menunjukkan diri sejati Anda," katanya pada Al Jazeera. "Apakah Anda orang dengan tipe yang keras atau anda orang yang santai? 'Aku adalah seorang petarung." Osman telah dilabeli banyak stereotip yaitu perempuan, muslim, orang Asia dalam perjalanannya untuk menjadi petarung perempuan profesional pertama Malaysia. Tapi Osman adalah salah satu dari sedikit perempuan Asia yang bergabung dalam olahraga yang didominasi laki-laki ini, di mana para petarung menggunakan teknik dari berbagai seni bela diri, dari karate dan kung fu ke jujitsu. Wanita 28 tahun ini, tanpa disadari telah menjadi duta untuk olahraga dan panutan bagi banyak wanita Asia. "Dia benar-benar inspiratif," kata Dharma Arsyad, yang terinspirasi untuk mengambil seni bela diri campuran setelah melihat Ann bertarung. "Dia adalah wanita super." Yeow Lim Chet, pemilik HIT Kebugaran dan Martial Arts gym di Kuala Lumpur, mengatakan perempuan kini mencapai 40 persen dari kliennya, tren berkat keberhasilan dan daya tarik Osman. "Banyak dari mereka yang datang ke sini untuk kebugaran, hal pertama yang mereka lakukan adalah bertanya, 'Aku melihat pertarungan Ann Osman, Saya ingin mencobanya,'" katanya. "Saya pikir dia sangat berani, terutama ketika kita berasal dari negara Muslim. Dia ingin membuka kesempatan bagi perempuan Muslim lainnya. "Osman, keturunan terkenal Dusun headhunter Sabah, adalah anak yang aktif, menghabiskan kebanyakan masa kanak-kanak di luar rumah, mengambil seni bela diri campuran empat tahun lalu setelah mencoba Muay Thai." Ibunya mendorongnya untuk mengambil kelas pertahanan diri setelah dia dibuntuti orang dalam perjalanan pulang dari kerja larut malam, dan Osman berpikir olahraga akan menjadi cara yang baik untuk tetap fit. Ketika ia menjadi wanita pertama Malaysia untuk mengamankan kontrak dengan ONE Championship, organisasi seni bela diri campuran terbesar di Asia, satu-satunya fokus nya untuk meningkatkan kemampuan bertarungya ke level yang lebih tinggi. Tapi dia segera menyadari ada yang lebih dari hanya melangkah ke arena. Wanita-wanita mulai menulis padanya, mengatakan padanya bagaimana dia telah menginspirasi mereka untuk mengambil kelas pertahanan diri. "Seorang gadis yang menulis kepada saya mengatakan dia berada dalam hubungan yang kasar dan ketika dia melihat saya bertanding itu benar-benar menginspirasi dia untuk meninggalkan hubungan itu, yang bagi saya benar-benar berarti banyak," katanya. "Saya tidak menyadari apa yang telah saya lakukan dapat merubah kehidupan orang lain, terutama perempuan." Dia baru-baru ini melakukan perjalanan ke Kamboja untuk membantu mengajar pertahanan diri untuk sekitar 160 korban perdagangan seks sebagai sukarelawan untuk Agape International Mission, sebuah organisasi bantuan kemanusiaan Kristen. Don Brewster, kelompok pendiri dan direktur eksekutif, mengatakan pelatihan bela diri itu sekarang menjadi bagian rutin dari Program Agape untuk korban perdagangan. Di Kenya, ia mengajar pertahanan diri untuk remaja perempuan miskin, membantu mengurangi kejadian pelecehan seksual oleh 65 persen, menurut penelitian dari No Means No Worldwide, sebuah organisasi pencegahan terhadap kekerasan. Ada juga kritik baginya yang terutama datang dari kelompok muslim, yang menyatakan ketidaklayakannya sebagai wanita muslim bertarung dan menunjukan aurat. Osman sendiri mengatakan jika dia berlatih untuk menghindari komentar yabg negatif. 'Itu bukan hal yang bagus, tapi saya tahu siapa saya. Saya tahu itu tidak benar, jadi saya tidak akan membiarkan hal itu terjadi pada saya.
  13. Berbeda dengan Indonesia yang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk memangkas subsidi, pemerintah Malaysia justru berencana menghapus seluruh subsidi BBM. Sebagai gantinya, pemerintah Malaysia akan membiarkan harga BBM naik turun mengikuti pergerakan harga minyak dunia. Perdana Menteri Perdana Menteri Malaysia Najib Razak berencana menggunakan sistem `managed float` di mana harga BBM akan terus dibiarkan mengambang dan diperbarui mengikuti pergerakan harga minyak dunia. Sejak 2010, pemerintah menerapkan sistem tersebut pada BBM jenis RON97. Terhitung mulai 1 Desember 2014, pemerintah Najib berencana menerapkan sistem serupa untuk BBM bersubsidi jenis RON95 dan solar. Dia mengatakan, pengalihan dana subsidi BBM dapat dialirkan ke berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan dan pertanian dan akan langsung dirasakan rakyat. Najib mengatakan, dengan sistem tersebut, harga BBM dapat diperbarui setiap bulan agar penduduk Malaysia lebih cepat beradaptasi pada harga minyak internasional. "Penduduk Malaysia harus paham bahwa harga BBM tidak dikendalikan pemerintah tapi mengikuti harga minyak dunia. Jadi jangan salahkan pemerintah," ungkap Najib. Seperti halnya di Indonesia, pemerintah Malaysia juga memberikan insentif lain bagi rakyat saat subsidi BBM benar-benar dihapus bulan depan. Dia mengatakan, insentif tersebut penting bagi masyarakat saat harga BBM disesuaikan dengan harga minyak dunia. "Kami akan terus membantu rakyat menggunakan berbagai program seperti 1Malaysia People’s Aid, 1Malaysia People’s Housing Programme, 1Malaysia Book Voucher, 1Malaysia Clinic dan 1Malaysia People’s Shop," papar Najib. Hal itu mengingat kebutuhan sehari-hari bergerak sesuai dengan harga BBM. Setidaknya insentif tersebut dapat mengurangi beban finansial rakyat. Dia juga menyarankan rakyat untuk menjadi konsumen cerdas. "Jangan membeli barang dari toko-toko dengan harga melambung. Itu akan memicu pedagang utnuk menaikkan harga barang," tandasnya.
  14. Penjahat cyber seolah tak kehabisan akal untuk memberdaya pengguna internet (netter). Bahkan hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 juga menjadi bahan untuk melakukan penipuan. Pesawat yang hilang pada Sabtu 8 Maret, dengan membawa 239 penumpang menuju Beijing, China, ini tengah menjadi perbincangan hangat. Penjahat cyber pun memanfaatkan peristiwa duka ini dengan merilis sebuah pesan penipuan bahwa pesawat tersebut telah ditemukan di Segitiga Bermuda. "Video of Malaysia MH370 Plane found in Bermuda Triangle! Passengers alive! Breaking news video footage of this miracle just released on CNN!" demikian isi pesan penipuan tersebut. Jangan terkecoh, karena link yang disertakan dalam pesan tersebut tidak menunjukkan video dari pesawat MH370. Sebaliknya justru ke sebuah website, yang akan mulai 'menjerat' pengguna internet. Website tersebut sebenarnya dirancang untuk mengelabui pengguna agar berbagi pesan yang sama dengan teman-teman di Facebook. Setelah itu, korban diminta untuk mengisi survei online dengan modus sebagai bagian dari pemeriksaan keamanan. Setelah survei selesai, pengguna biasanya diminta memasukkan nomor telefon mereka. Namun saat itu juga sebenarnya pengguna telah berlangganan layanan mobile premium, yang bisa mengakibatkan tagihan telefon membengkak. Diungkapkan perusahaan software keamanan, Bitdefender, semakin banyak penipu menyalahgunakan Facebook untuk memancing pengguna mengakses website yang telah mereka buat. Dalam banyak kasus, mereka tidak hanya menggunakan berbagai video, tapi juga iklan. "Facebook memiliki daftar yang sangat lengkap, yang memungkinkan penipu untuk memaksimalkan keberhasilan mereka," ungkap Peneliti Ancaman Online Bitdefender, Andrei Serbanoiu. Sumber: http://berita.plasa.msn.com/teknologi/okezone/penjahat-cyber-manfaatkan-insiden-malaysia-airlines
  15. Setelah kasus nelayan Papua yang terdampar beberapa waktu lalu di Papua Nugini disuruh berenang kembali ke Tanah Air oleh tentara Papua Nugini, setelah perahunya dibakar (klik beritanya di sini ), ini ada lagi kisah menyedihkan. Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Binjai, Sumatera Utara, bernama Anita Purnama Boru Huahuruk yang meninggal di Malaysia, jenazahnya dibuang ke laut. Sontak, kekejian itu mengundang reaksi keras dari anggota Komisi IX DPR, Rieke Diah Pitaloka. Ia pun mengeluarkan pernyataan sikap kepada pemerintah di bawah pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar melakukan penyelidikan atas penyebab kematian TKI tersebut. "Jika memang Anita terbukti meninggal karena dianiyaya, pemerintah SBY harus meminta keterangan dan meminta pemerintah Malaysia memproses siapa pun yang telah melakukan kekejaman terhadap Anita sehingga meninggal," kata Rieke SBY, lanjut Rieke, harus memastikan juga hak-hak ketenagakerjaan Anita, apakah benar diberikan oleh sang majikan. "Hak ketenagakerjaan yang diberikan tidak boleh sebagai alasan untuk tidak diusutnya kasus ini secara pidana," ujarnya. Hingga saat ini, menurut keluarga korban, pemerintah belum ada yang menghubungi pihak keluarga. Menurut mereka, Anita berusia 35 tahun dan berangkat ke Malaysia pada Agustus 2013 melalui jasa seorang perempuan yang akrab disapa Ibu Umi. Di Malaysia, Anita sempat bekerja di restoran selama dua bulan, setelah itu pindah kerja, karena tidak tahan dengan majikannya. Anita terakhir berkomunikasi dengan keluarga pada 30 Januari 2014 lewat pesan pendek (SMS). Isinya, Anita mengaku sudah capek bekerja dan ingin kembali ke kampung halamannya. Anita juga sempat mengirimkan dua kali gajinya, sebanyak Rp 5 juta, kepada pihak keluarga. Jenazah Anita yang ditaruh dalam sebuah peti diketemukan oleh nelayan. Kepolisian Binjai lalu menginformasikan kepada keluarga Anita. Menurut polisi, jenazah Anita diperkirakan sudah empat hari di laut. Sebelum dimalamkan pada Sabtu (8/1), pihak keluarga sempat membuka isi peti jenazah. Menurut Anna, salah satu seorang saudara Anita, salah satu mata almarhum sudah tidak ada, di bagian leher juga ada bekas hitam seperti dicekik. Jenazah Anita juga tidak mengenakan pakaian lengkap dan sebagian besar badannya sudah rusak dan membusuk. Didalam peti juga ditemukan paspor, uang sebesar 1 ringgit Malaysia, cincin, dan kalung emas milik Anita. "Saya mohon kepada media dan masyarakat pemerhati masalah TKI untuk terus mengawal kasus ini sehingga kebenaran benar-benar menjadi hak dari TKI," kata Rieke.

About Ngobas

Ngobas is All-in-One website that can be use by everyone for free to find friends and exchange information. The name Ngobas is derived from the abbreviation, which is Ngomong Bebas Originally Sedap, meaning that it is appropriate to speak according to the ethics of socializing.

CEO’s Greeting

I realize that information and communication are the main things in life. Ngobas is the right platform for that. We will always be connected wherever we are and that is the purpose Ngobas was built.

- Samuel Berrit Olam

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy