Jump to content
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74

Search the Community

Showing results for tags 'mac'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 14 results

  1. Apple kehilangan statusnya sebagai perusahaan triliun dollar setelah Wall Street melihat bahwa pembuat iPhone itu mengalami kehilangan USD190 miliar atau lebih dari Rp2.818 triliun. Apple masih menjadi perusahaan publik yang berharga di dunia, dengan kapitalisasi pasar USD921,41 miliar. Saham Apple dikabarkan turun lebih dari 5 persen karena kekhawatiran iPhone baru Apple mungkin tidak mendapatkan dorongan produksi. Lumentum, salah satu pemasok Apple yang menggunakan teknologi augmented reality dan facial recognition mengatakan bahwa mereka menerima permintaan dari salah satu pemasok terbesarnya untuk mengurangi pengirimannya. Ini mendorong kekhawatiran bahwa iPhone terbaru mungkin tidak mencukupi selama masa liburan seperti yang diharapkan para investor. Meskipun Lumentum tidak menyebut nama Apple, namun perusahaan pembuat iPhone ini masuk dalam daftar pelanggan terbesarnya. "Siklus produk iPhone terbaru telah kehilangan tenaga dengan Street sekarang kurang percaya diri dalam cerita pertumbuhan Apple di 2019," kata Daniel Ives, Managing Director of Equity Research di Wedbush Securities. "Cook dan perusahaan perlu untuk mendapatkan kembali mojo mereka dengan layanan dan pertumbuhan iPhone di depan dan tengah," katanya. Selama lima pekan terakhir, Apple telah kehilangan nilai USD190 miliar. Selama laporan pendapatan kuartal keempat Apple awal bulan ini, Cook mengatakan Apple tidak akan lagi melaporkan jumlah unit yang telah terjual dari produk apa pun dalam laporan pendapatan di masa depan.
  2. Microsoft baru saja mengumumkan bahwa program Visual Studio kini dapat digunakan di komputer berbasis Mac. Langkah ini akan memudahkan para developer yang ingin mengembangkan aplikasi di Mac. Sebagai informasi, Visual Studio adalah program populer yang digunakan para developer untuk melakukan membuat aplikasi, baik itu bisnis maupun profesional. Dengan membuat Visual Studio sebagai program cross-platform, Microsoft berharap untuk mempertahankan pengguna profesional yang ingin mengembangkan proyek mereka dari sistem operasi mereka suka. Informasi ini merupakan dari kelanjutan dari langkah Microsoft awal tahun ini. Diketahui, pada Januari Microsoft mengumumkan bahwa mereka telah menambahkan dukungan natif untuk Linux command line Bash. Langkah ini dilakukan setelah Microsoft menggeser fokusnya ke komputasi awan untuk menghasilkan uangnya. Seperti diketahui, Microsoft sedang gencar-gencarnya mendorong penggunaan Azure (layanan cloud milik Microsoft).
  3. Baru-baru ini telah beredar rumor tentang OS X 10.12 yang mengatakan bahwa Apple akan memungkinkan pengguna iPhone untuk membuka komputer Mac mereka hanya dengan menggunakan Touch ID. Ide tersebut sepertinya merupakan gagasan yang baik, namun yang menjadi pertanyaan mengapa tidak menyematkan Touch ID ke dalam Mac itu sendiri? ernyata itulah yang Apple rencanakan untuk melakukan hal tersebut, setidaknya menurut analis KGI Securities Ming-Chi Kuo. Menurut Kuo, ia percaya bahwa pembaruan MacBook Pro yang akan datang bisa mencakup beberapa fitur baru di luar upgrade hardware biasa. Selain itu, ia juga megatakan jika lini MacBook Pro 2016 merupakan produk yang akan disorot oleh publik, di mana akhir-akhir ini fokus publik tidak tertuju kepada Apple. Ini akan berlaku untuk dua model MacBook Pro yang akan diperkenalkan pada kuartal keempat 2016. “mereka akan memiliki faktor bentuk tipis dan ringan, Touch ID, menggunakan OLED display touch bar (untuk menggantikan tombol fungsi fisik, terletak di atas keyboard) dan mengadopsi USB- C / Thunderbolt 3” kata Kuo. Selain itu, Kuo juga menambahkan jika upgrade yang dilakukan oleh Apple ini merupakan sejarah yang besar dalam perkembangan MacBook Pro. Faktor ketipisan dan keringanan MacBook Pro 2016 berkat injeksi logam cetakan buatan engsel yang belum pernah kita dengar sebelumnya. Ini sesuai dengan klaim “ultra thin” MacBook yang akan debut tahun ini.
  4. Tak cukup hanya menyediakan WhatsApp Web yang bisa diakses melalui browser, kini aplikasi pesan instan tersebut tersedia di komputer dalam bentuk aplikasi. Hal ini sebenarnya sudah terendus beberapa waktu lalu. Saat itu akun Twitter WABetaInfo memposting beberapa screenshot yang menunjukkan bahwa kerangka website resmi WhatsApp memiliki tombol "Download for Mac OS X" dan "Download for Windows". Kini aplikasi tersebut sudah dirilis, dan tersedia untuk Windows 8 ke atas serta Mac OS 10.9 atau yang terbaru. "Hari ini kami memperkenalkan aplikasi desktop yang memberikan cara baru untuk selalu terhubung di mana saja dan kapan saja," tulis pernyataan WhatsApp. Aplikasi WhatsApp pada desktop sendiri tak berbeda jauh dengan WhatsApp versi Web, yakni hanya menjadi ekstensi akun pokok WhatsApp yang ada di ponsel. Menampilkan semua percakapan, dan pesan yang ada di ponsel. Namun karena ini sudah berbentuk aplikasi, maka sistem notifikasinya akan lebih baik. Begitu juga dengan gaya mengetik yang sudah mendukung seluruh shortcut pada keyboard. Untuk mendapatkan aplikasi tersebut pengguna hanya perlu merujuk kehttps://www.whatsapp.com/download melalui browser, lalu pindai kode QR yang ditampilkan menggunakan ponsel. Setelah itu WhatsApp untuk desktop sudah bisa langsung dipakai.
  5. Saat Steve Jobs bertarung dengan penyakit yang dideritanya, sang sahabat sekaligus CEO Apple sekarang, Tim Cook, ternyata pernah menawarkan bagian dari organ hatinya untuk bos Apple yang tengah sekarat itu. Dalam buku Becoming Steve Jobs yang telah dipublikasikan secara online, mengungkapkan bahwa Tim Cook rela mendonorkan organ hatinya demi kesembuhan sang bos Apple. Namun, Jobs justru marah kepada Cook dan menolak tawaran tersebut meskipun saat itu kondisinya sangat sakit. Cook yang selalu menjenguk pendiri Apple itu pun menemukan bahwa ia dan Steve Jobs memiliki golongan darah yang langka. Tim Cook pun menduga bahwa hatinya mungkin cocok untuk didonorkan kepada Jobs. Masih menurut buku itu, setelah melalui serangkaian tes dinyatakan bahwa organ hati parsial milik Cook cocok untuk ditransplatasikan kepada Jobs. Ketika Cook memberitahukan hal tersebut pada Steve Jobs, bos Apple yang tengah sekarat itu justru sangat marah. “Steve hanya berteriak pada saya empat atau lima kali selama 13 tahun mengenalnya, dan kemarahan ini adalah salah satu dari mereka," ujar Cook. Dia mengundurkan diri sebagai CEO Apple pada Agustus 2011 dan meninggal pada 5 Oktober 2011 pada usia 56. Buku ini juga mengungkapkan bahwa Jobs sempat merenungkan membeli Yahoo sebagai cara untuk Apple untuk masuk ke bisnis pencarian.
  6. Steven Paul Jobs atau biasa dikenal Steve Jobs, seorang pebisnis dan penemu asal Amerika Serikat (AS) yang merupakan pendiri Apple Inc. Pria kelahiran San Francisco, California, Amerika Serikat (AS), pada 24 Februari 1955, itu dulunya pernah bekerja di perusahaan Atari dengan upah gaji yang kecil untuk bertahan hidup. Selama bekerja Jobs, selalu menempatkan diri untuk bekerja di shift malam, tidak pernah mandi dan selalu berjalan kaki ke kantor dengan kaki telanjang sebelum dirinya menjadi CEO Apple Inc. Berikut ini fakta menarik mengenai Steve Jobs sebagai pemegang saham terbesar Apple: Steve Jobs menganut agama Buddha. Sebenarnya dia memiliki turunan darah Muslim Suriah, ayah kandungnya bernama Abdul Fattah Jandali seorang Muslim dan Ibunya bernama Joanne Carole Schieble seorang Amerika. Steve Jobs merupakan seorang vegetarian. Pada 1974, Steve Jobs pernah mencari pencerahan dengan berwisata ke India. Steve Jobs memiliki penampilan yang khas. Gaya khasnya adalah mengenakan kaos turtle neck lengan panjang warna hitam, celana jeans biru, dan memiliki lebih dari seratus pakaian yang sama. Steve Jobs menyadari dirinya bukan anak yang pandai. Semasa perkuliahan di Red College, IPK Steve hanya 2.65/4 dan dia hanya bertahan selama 1 semester hingga akhirnya di DO (Drop Out) dari kampus. Dikeluarkannya Steve Jobs dari kampus lantaran tidak sangat menyukai dan nyaman dengan sistim kurikulum pembelajaran yang terstruktur dan dia menanggap hanya membuang-buang uang orangtua. Meskipun tidak lulus kuliah, Steve Jobs menjadi tamu kehormatan yang didaulat menyampaikan pidato kelulusan di Standford University pada 2005. Sebelum mendirikan Apple, Jobs dan Wozniak membuat kotak digital biru sebuah perangkat dan dijual seharga USD100 yang bisa menghack sistem telepon. Pada 1977, Jobs bersama rekannya Steve Wozniak, dan Mike Markkula akhirnya mendirikan Apple Computer Inc dan menghilangkan kata Computer pada nama perusahaannya pada Januari 2007. Steve Jobs pernah menjual apartement miliknya kepada musisi ternama U2 frontman Bono yang berlokasi di New York City.
  7. Seperti yang kita tahu, dua minggu yang lalu, Microsoft telah meluncurkan Word, Excel, dan PowerPoint yang digabungkan dengan Outlook dan OneNote untuk smartphone Android. Microsoft juga sedang menantikan Office Mobile Apps untuk Windows 10. Nah, tanggal 10 Juli 2015 kemarin, ada sesuatu yang baru lagi dari Microsoft. Office 2016 untuk Mac (sistem operasi PC atau laptop milik Apple) telah hadir di 139 negara dengan 16 bahasa. Dengan Office 2016 for Mac tersebut, pengguna akan memiliki lima akses aplikasi modern yang berkelas, yaitu Word, Excel, PowerPoint, Outlook, dan OneNote. Jika berlangganan Office 365 ini, pengguna akan mendapat hak dan akses untuk berbagai macam perangkat dan platform. Aplikasi Office tersebut bisa digunakan di Windows, iOS dan perangkat Android lengkap dengan OneDrive dan Skype. Selain itu, Office for Mac dapat terhubung dengan Cloud, sehingga Anda dapat mengakses dokumen yang baru saja dibuat dari perangkat lain. Adanya fitur sharing yang tersedia pada Office untuk Mac, juga memungkinkan Anda mengajak teman-teman atau rekan kerja untuk mengerjakan dokumen bersama. Lalu, bagaimana cara mendapatkan Office 2016 ini? Anda hanya perlu mengakses https://products.office.com/id-id/untuk Indonesia atau membeli Office 365 dari retailer Anda.
  8. Sejumlah komputer Apple Mac kedapatan memiliki celah tersembunyi yang bisa dimanfaatkan oleh peretas untuk mengendalikan komputer itu tanpa terdeteksi. “Ini menakutkan,” kata Sarah Edwards, seorang analis forensik di SANS Institute yang biasa mencari bukti peretasan dalam komputer. “Saya belum pernah melihat yang seperti ini.” Mengapa ini menakutkan? Soalnya bug pada komputer Mac ini beroperasi jauh di dalam sistem komputer. Semua komputer memiliki apa yang disebut dengan Basic Input/Output System (BIOS), program yang menghidupkan mesin komputer. BIOS ini mestinya jadi bagian yang harus dilindungi dengan ‘sepenuh hati’. Tapi pada komputer-komputer Mac yang dijual kurang lebih setahun atau lebih lama lagi, didapati ada celah di sana. Jadi, ketika komputer Mac dalam mode Sleep dan kemudian diaktifkan lagi, ia membuka ‘pintu’ untuk akses langsung ke BIOS. Celah ini ditemukan oleh Pedro Vilaca, seorang peneliti keamanan komputer dari Portugal, baru-baru ini. Hasil penelitiannya ditulis di blognya pada Jumat pekan lalu. Vilaca juga langsung mengontak Apple untuk memperingatkan hal tersebut. Apple tak merespons pertanyaan soal celah berbahaya itu. Sejumlah pakar keamanan siber mengkonfirmasi bahwa persoalan itu nyata adanya. Meski begitu, sebetulnya tak mudah bagi peretas untuk menembus celah tersebut karena ia harus memiliki akses administratif ke mesin itu. Namun, bayangkan jika bisa dan si peretas menanamkan virus jauh ke dalam sistem komputer, yang sulit untuk dideteksi.
  9. Kabar gembira bagi kamu pengguna Mac. Setelah sebelumnya sempat bocor ke publik, pagi tadi Microsoft akhirnya merilis Outlook untuk Mac versi terbaru dengan fitur baru dan tampilan yang lebih fresh. Tampilan Outlook untuk Mac ini sekarang terlihat lebih konsisten dengan Outlook untuk Windows, Outlook Online, serta Outlook Web App untuk iPad, iPhone, dan Android. Selain memberikan tampilan baru yang lebih fresh, Outlook untuk Mac juga telah mengalami perbaikan performa. Berbagai fitur baru telah ditambahkan, misalnya saja performa scrolling dan respon saat berpindah dari satu tab ribbon ke tab lainnya menjadi lebih cepat. Ada juga Online archive support untuk exchange archived mail. Tidak ketinggalan pula fitur Office 365 push email support untuk real-time email delivery. Jika di versi sebelumnya Outlook bakal loading dengan cukup lama saat pertama kali dibuka, kini loading dan download email tersebut bakal berlangsung dengan lebih cepat karena fitur sinkronisasi Exchange Web Service sudah ditingkatkan. Outlook untuk Mac ini tersedia bagi seluruh pelanggan Office 365, mulai dari Office 365 Commercial, Home, Personal, dan University.
  10. Ini salah satu pertanyaan yang sering muncul, Mari kita bahas. Mac memang sangat diminati dikalangan masyarakat. karena itu saya akan ulas kelebihan Mac! Mac Security, Macintosh jauh memiliki keamanan yang lebih baik dari PC. dan sama sekali tidak ada Virus satu pun pada Macintosh. Booting Mac sangat cepat ketimbang PC, dan Shutdown Mac hanya sekitar 2 detik Mac jarang mengalami Crash bahkan tidak pernah kecuali kesalahan user sendiri. Mac itu dibuat simple semuanya telah tersedia built in Mac Pengguna Mac jauh lebih gaya, karena design produk apple yang simple dan elegan Mac terlebih dahulu menggunakan IPS Technology pada monitornya sehingga inilah yang membuatnya sedikit mahal. Mac telah memiliki spesifikasi yang memadan, bahkan pihak Apple sendiri berusaha membuat Mac OS X yang dapat selalu diupdate pada produk yang sebelumnya
  11. Beberapa pembaca sempat menanyakan cara memasukkan simbol-simbol teknikal Mac seperti ⌘, ⇧, dan ⌥. Baik ente perlu membuat dokumentasi yang berhubungan dengan keyboard Mac atau cuma sekadar ingin membuat tutorial terlihat lebih bagus, simbol-simbol teknikal di atas termasuk cukup penting. Tetapi nggak perlu khawatir, soalnya cara menemukan simbol tersebut nggak sesulit yang dibayangkan. Berikut ini adalah langkah-langkah memunculkan pilihan simbol-simbol umum di Mac: Aktifkan Finder atau aplikasi pengolah teks pilihanmu. Pilih Edit » Special Characters… dari menu bar. Pilih lambang gerigi di pojok kiri atas, kemudian pilih customize. Cari Technical Symbols yang berada di bawah kategori Symbols. Centang dan tekan tombol «Done». Pindah ke Technical Symbols di sidebar dan masukkan simbol yang diinginkan ke dalam pengolah teks pilihanmu. Untuk mempermudah proses memasukkan simbol, maka ente dapat memanfaatkan DashExpander untuk mengganti kata-kata menjadi simbol. Biasanya saya memasukkan ⌘ dengan mengetik ,,comm sehingga nggak perlu memunculkan jendela Special Characters setiap saat.
  12. Orang awam mungkin selama ini tahu bahwa Steve Jobs hanyalah seorang CEO Apple, pencipta iPhone, Mac, iPod, iPad, namun masing jarang yang tahu mengenai latar belakang dari pria jenius ini. Ada sekirar 11 fakta tersembunyi dari Steve Jobs yang sebagian orang belum mengetahuinya: 1. Drop-out dari kuliah: Seperti halnya Mark Zuckerberg yang drop-out dari Universitas Hardvard, Jobs juga drop out dari Reed College, Portland, Oregon, hanya enam bulan setelah ia masuk. Satu tahun kemudian ia mendirikan Apple. 2. Suka LSD: Steve Jobs menyukai Lysergic acid diethylamide (LSD) atau yang biasa disebut 'acid', sejenis obat-obatan berbentuk kotak yang tipis, yang dapat menimbulkan efek halusinasi. Setelah dropout dari kuliah, Jobs berkelana ke India, memeluk agama Buddha, dan mencoba obat-obatan LSD. Jobs mendeskripsikan pengalamannya dengan LSD sebagai 'satu dari tiga hal penting yang pernah ia lakukan dalam hidup'. 3. Jobs anak adopsi: Ibu biologis Jobs menyerahkan anaknya satu pekan setelah dilahirkan. Ia tidak menikah dan masih sekolah. Jobs kemudian diadopsi oleh sebuah pasangan Armenia, Paul dan Clara Hagopian. Pada tahun 90-an Jobs melacak adik perempuan kandungnya, hingga akhirnya menemukannya pada umur 27 tahun. adik kandungnya juga merupakan seorang penulis sukses dan profesor di UCLA. 4. Jobs sempat terpikir menjadi Biksu: Steve Jobs adalah seorang Buddhist Zen yang taat, bahkan ia sempat memikirkan untuk menjadi seorang biksu. Jobs menikah dengan upacara agama Buddha, yang dipimpin oleh pembimbing pribadinya. 5. Ia mendirikan Pixar: Kesuksesan besarnya bersama Apple membuat orang-orang tidak tahu bahwa pada tahun 1986 Steve Jobs membeli sebuah studio animasi, Pixar, sebesar USD5 juta serta memberikan tambahan USD5 juta untuk bereksperimen dengan animasi. Jobs juga turut berperan dalam penjualan Pixar ke Disney 20 tahun kemudian. 6. Jobs adalah seorang playboy: Sebelum Jobs menikahi Laurene Powell pada tahun 1991, ia sempat mengencani bintang-bintang Hollywood seperti Dianne Keaton dan Joan Baez. Jobs juga disebut merupakan ayah dari anak seorang wanita bernama Chrisann Brennan. 7. Jobs memberikan pidato kelulusan mahasiwa: Meski ia drop-out, namun ia didaulat untuk memberikan pidato kelulusan mahasiswa di Standford University pada tahun 2005. 8. Ia pernah dipecat dari Apple: Jobs mendirikan Apple di usia 20 tahun bersama Steve Wozniak di garasi rumah orang tuanya. 10 tahun berlalu, sempat terjadi percekcokan dengan Wozniak, yang membuat Jobs dipecat dari Apple. 9. Jobs membuat Apple terkenal: Setelah 10 tahun keluar dari Apple, akhirnya Jobs kembali ke perusahaan tersebut pada tahun 1996. Pada tahun 2001 Jobs membuat iPod yang mengembalikan masa keemasan Apple. 10. Jobs adalah seorang Pescetarian: Pescetarian berarti Jobs hanya makan daging ikan, di luar itu ia tidak memakan daging lainnya. Jobs juga tetap memakan telur, susu dan makanan vegetarian lainnya. 11. Jobs itu super-kaya: Kekayaan bersih Steve Jobs diestimasi sebesar USD8,3 miliar. Jobs juga masuk ke daftar orang terkaya di Amerika Serikat (AS) pada tahun 2011 menurut majalah Forbes, dan menduduki posisi ke 39.
  13. Mac, sebuah mesin yang dirancang begitu sederhana dan nyaman digunakan, menjadi sebuah tantangan dan ketakutan bagi pengguna Windows umumnya. Tampilan dan sistemnya yang asing membuat orang berhenti untuk mencoba menerapkan mesin ini dalam kehidupan sehari-hari. Mac sebenarnya tidaklah sesulit yang dibayangkan dan diillustrasikan seperti yang di atas. Mac itu sederhana, aman, dan indah. Bagi Anda yang baru membeli Mac—welcome to this community—bisa mendapatkan beberapa tips, sedangkan untuk Anda yang penasaran bagaimana menggunakan Mac, simak terus karena Anda juga bisa memahami bahwa Mac tidak jauh berbeda dari Windows. Yang menjadi perbedaan utama antara dua sistem operasi tersebut terletak pada implementasinya. Mengenal Lingkungan Kerja Tampilan di atas adalah tampilan Mac pada umumnya. Coba kita telusuri satu per satu elemen tersebut. Menu Bar adalah sebuah indikator yang menunjukkan aplikasi apa yang sedang aktif. Gambar di atas menunjukkan bahwa aplikasi Finder—sejenis Windows Explorer di Windows—sedang aktif. Di sebelahnya juga menampilkan pilihan menu yang umumnya terdapat pada Windows. Hanya saja, Mac, semuanya selalu berada di Menu Bar. Dan ini yang menjadi kelebihan Mac, yaitu konsistensi. Menu Bar Icons itu dikategorikan sekelas dengan tray yang terdapat Windows. Banyak aplikasi yang menawarkan pilihan application control melalui menu bar. Screenshot di atas menunjukkan bahwa Battery, F.lux, dan FuzzyClock sedang aktif. Dock adalah wilayah di mana aplikasi yang aktif bertempat. Sebuah aplikasi yang sedang dijalankan selalu dimasukkan ke dalam Dock. Sebuah indikator bercahaya di bawah icon aplikasi menunjukkan bahwa aplikasi tersebut sedang aktif. Dock dapat dianggap sebagai Taskbar pada Windows. Anda juga dapat memasukkan aplikasi yang sering digunakan pada Dock tanpa harus menjalankannya—seperti Pin to Taskbar. Spotlight dapat membantu Anda menjalankan aplikasi, menemukan files, mengakses konfigurasi Mac, serta melakukan kegiatan lain seperti melakukan perhitungan. Spotlight ada sebuah fitur search yang menjadi keunggulan Mac dibanding Windows. Anda dapat menggunakan Spotlight dengan menekan cmd+space atau klik tombol lensa pembesar di pojok kanan atas—saya mengganti Spotlight dengan Alfred App sehingga tidak ada icon Spotlight di menu bar. Saya tidak membahas semua fitur yang terdapat pada Mac karena hal-hal tersebut dapat Anda telusuri secara pelan-pelan. Ketahuilah bahwa berbagai gaya dan cara dapat diterapkan dalam menggunakan Mac, dan semua itu sederhana. Cara Menggunakan Mac Gaya setiap orang berbeda-beda dalam menggunakan Mac. Tetapi pada umumnya, setiap pengguna Mac pasti menggunakan Spotlight. Mulai dari launching application sampai searching files. Menjalankan Aplikasi cukup dilakukan dengan klik pada aplikasi yang ingin dijalankan. Lokasi aplikasi selalu disimpan pada Finder: Application. Lebih sederhanannya lagi, Anda dapat menjalankan Finder terus menekan cmd+shift+a. Satu cara lagi menjalankan aplikasi adalah dengan menjalankan Spotlight dan memasukkan nama aplikasi yang ingin dijalankan. Menghentikan Aplikasi tidak bekerja seperti di Windows di mana Anda hanya perlu memilih tombol x di window titlebar. Pada Mac, Anda harus memilih nama aplikasi di menu bar terus quit. Atau Anda cukup menekan cmd+q pada aplikasi yang aktif. Instalasi Aplikasi dapat dilakukan dengan drag & drop ke folder Application yang sudah disebut di atas. Tidak ada setup, dan tidak ada install. Native application pada umumnya cukup didrag & drop. Terdapat pengecualian pada beberapa aplikasi yang memiliki Installer. Uninstallasi Aplikasi sebenarnya dapat dilakukan hanya dengan delete aplikasi di dalam folder Application. Tetapi akan terdapat sisa-sisa konfigurasi dan application support yang belum dihapus. Maka, untuk melakukan uninstallasi, Anda sebaiknya menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti AppCleaner. Tulisan ini hanya memberikan gambaran secara garis besar apa yang dapat dilakukan di Mac. Tidak perlu mencari banyak informasi mengenai Mac. Spoiler tidaklah begitu asik. Get a Mac, and prepare to be surprised.
  14. qbonk

    Mac OS X

    Mac OS, yang berarti Macintosh Operating System, atau Sistem Pengoperasi Macintosh, adalah sistem pengoperasi komputer Apple untuk komputer Apple Macintosh. Mac OS merupakan sistem pengoperasian pertama yang menggunakan antarmuka pengguna grafik (Graphical User Interface — GUI). Pasukan Macintosh termasuk Bill Atkinson, Jef Raskin dan Andy Hertzfeld. erdapat berbagai pandangan bagaimana Macintosh dibangunkan dan di mana ide asal bermula. Walaupun kaitan antara Macintosh dan projek Alto di Xerox PARC telah luas diperkatakan dalam rekod sejarah, sumbangan awal Sketchpad oleh Ivan Sutherland dan Sistem di Talian (On-Line System) oleh Doug Engelbart tidak kurang pentingnya. Lihat Sejarah GUI, dan Apple v. Microsoft. Apple sengaja merendahkan kewujudan sistem pengoperasi pada tahun awal kemunculan Macintosh untuk menjadikan Macintosh kelihatan lebih ramah pengguna dan membezakannya daripada sistem lain seperti MS-DOS, yang digambarkan sebagai ajaib (arcane) dan mencabar secara teknikal. Apple mahu Macintosh digambarkan sebagai sistem yang “terus berfungsi” apabila ente menghidupkannya. Versi Sistem Operasi Macintosh pada awalnya dikenali sebagai Sistem, seperti “Sistem 6.0.7″ atau “Sistem 7“. Pada awalnya juga dikenali sebagai Kotak Perkakasan “Toolbox”; yang mengandungi himpunan rutin piawaian yang boleh digunakan bagi menggantikan pautan kepada perkakasan komputer itu sendiri. Pengabstrakan ini yang membenarkan applikasi Mac ditulis untuk satu generasi sistem digunakan pada generasi berikutnya, sebagai contoh: dari Mac Plus kepada Mac II, kepada PowerBook, kepada Power Macintosh. Pada awalnya Apple sengaja mengaburkan kewujudan sistem operasi ini bagi membezakan Mac daripada sistem lain seperti MS-DOS, yang digambarkan sebagai lebih sukar digunakan berbanding Mac. Istilah seperti “sistem” dan “kotak perkakasan (the toolbox)” merupakan cara mudah untuk merujuk kepada perkhidmatan sistem operasi dan Macintosh API seterusnya mengelakkan penggunaan istilah teknikal (technical jargon). Sehingga kemunculan era sistem G3 (yang dikenali sebagai mesin “dunia baru”), sebahagian besar sistem disimpan dalam ROM fizikal pada papan induk, dan juga komponen sistem pada cakera yang menambah, mengesampingkan (override)atau memperbaiki rutin ROM. Tujuannya ialah untuk mengelakkan penggunaan terlalu banyak ruang simpanan dalam cakera liut yang terhad untuk sistem sokongan, kerana komputer Mac yang terawal tidak mempunyai cakera keras. Sebenarnya cuma satu model Mac yang boleh dijalankan (bootable) menggunakan ROM sahaja, iaitu model Mac Klasik 1991. Sistem 7.5.1 merupakan sistem pertama yang memasukkan logo Mac OS (muka tersenyum (smiley face) biru). Mac OS 7.6 (yang dikeluarkan pada 1996) merupakan sistem pertama yang dinamakan Mac OS kerana wujudnya “klon-klon” Mac, sistem yang hampir serupa daripada syarikat-syarikat lain seperti Power Computing dan Motorola, dan Apple hendak memberitahu dengan jelas bahawa sistem operasiannya merupakan hak milik intelektualnya sendiri. Sistem Mac OS boleh dibagikan kepada dua jenis: Mac OS “Klasik”, sistem yang mula-mula dikeluarkan untuk Mac yang pertama pada tahun 1984 hinggalah Mac OS 9. Mac OS X (huruf “X” itu disebut sepuluh, iaitu nombor Roman) yang lebih baru. Mac OS X memasukkan unsur-unsur BSD Unix, OpenStep, dan Mac OS 9. Sistem tahap rendah asasnya, Darwin yang berasaskan Unix, merupakan sumber terbuka. Mac OS Klasik Mac OS klasik dikenali sebagai satu sistem yang tidak mempunyai sebarang baris perintah (command line); merupakan sistem yang menggunakan antara muka pengguna grafik (IU) sepenuhnya. Dipuji kerana senang untuk digunakan, sistem ini juga dikritik kerana menggunakan kerjasama multitugas (cooperative multitasking), ketiadaan pengurusan ingatan, dan kecenderungan pertelingkahan tambahan/sambungan. “Tambahan” adalah perisian yang ditambah kepada sistem pengoperasi, untuk memberikan fungsi tambahan – seperti rangkaian kerja (networking) – atau sokongan kepada perkakasan tertentu. Sesetengah sambungan tambahan mungkin tidak akan berfungsi dengan betul antara satu sama lain atau mungkin perlu ditambah mengikut urutan tertentu. Menyelesaikan masalah tambahan Mac OS boleh menjadi satu proses cuba jaya yang memakan masa yang panjang. Mac OS juga memperkenalkan Sistem Fail Hierarki (Hierarchical File System), sebagai satu cara inovatif penyususnan fail. Satu fail pada DOS atau Unix merupakan jujukan bait (byte), yang memerlukan aplikasi mengetahui bahagian bait mana yang mewakili kod dan bahagian mana yang mewakili grafik atau data yang lain, Fail Mac mempunyai dua bahagian yang berlainan. Sebagai tambahan kepada cuaran data, yang merupakan ulangan bait, terdapat juga akar cuaran resource fork yang mengandungi data yang sudah disusun seperti menu, grafik, bunyi, dan segmen kod. Satu fail applikasi mungkin hanya mempunyai sumber yang tidak mengandungi bahagian data. Fail teks mungkin mengandungi teks dalam bahagian data dan maklumat stail pada sumbernya, jadi applikasi yang tidak mengenal maklumat stail tersebut masih boleh membaca teks yang disimpan. Walaupun kaedah ini mempunyai beberapa kelebihan, Mac OS tidak dapat digunakan bersama-sama sistem-sistem pengoperasian lain yang tidak menggunakan sistem Mac OS; contohnya, apabila sesuatu fail disalin daripada Mac kepada DOS atau Unix, akar cuarannya akan dibuang. Menjelang akhir 1990-an, telah disedari bahawa teknologi era 1980-an ini telah melangkaui hayatnya, dengan kewujudan sistem-sistem pengoperasian multitugas baru yang lebih stabil. Mac OS X Rencana utama: Mac OS X Mac OS X mambawakan pengurusan memori ala-Unix dan pre-emptive multitasking kepada platform Mac. Pengurusan memori yang jauh lebih baik membolehkan lebih banyak perisian berjalan serentak dan hampir menghapuskan kemungkinan sesuatu perisian meruntuhkan perisian lain. Ia juga adalah Mac OS petama memasukkan baris arahan, walaupun tidak dapat dilihat kecuali apabila penggunanya melancarkan perisian “terminal”. Ramai peminat Mac OS asal menerima OS X, tetapi terdapat beberapa yang mengkritiknya sebagai lebih susah dan kurang mesra pengguna daripada Mac OS asal Teknologi Mac OS QuickDraw: model pengimej imaging model yang pertama memberikan pasaran pukal WYSIWYG Finder: antaramuka untuk melayari filesystem dan melancarkan applikasi MultiFinder: versi pertama yang menyokong menjalankan lebih dari satu perisian secara serentak Chooser: perkakasan untuk mencapai network resources (contoh: mengaktifkan AppleTalk) ColorSync: teknologi untuk memastikan pemadanan warna yang sesuai Pengurusan ingatan OS Mac: bagaimana Mac menguruskan RAM dan ingatan maya sebelum bertukar kepada UNIX Pengemulasian Motorola 68000 oleh PowerPC: bagaimana Mac menangani transisi arkitektural daripada CISC kepada RISC (lihat emulator Mac 68K) Desk Accessories: perisian kecil “helper” yang boleh dijalankan seiring dengan sebarang perisian lain, sebelum munculnya MultiFinder atau System 7. PlainTalk: teknologi sintesis pertuturan and pengecaman pertuturan Mac-Roman : set aksara Projek Star Trek Satu aspek sejarah yang menarik mengenai Mac OS Klasik ialah: ianya merupakan satu prototaip rahsia yang tidak diketahui umum yang dimulakan Apple pada tahun 1992 yang diberi nama kod Project Star Trek. Matlamat projek ini ialah untuk mencipta versi Mac OS yang boleh berfungsi pada komputer peribadi serasi-Intel x86. Projek ini tidak bertahan lama, ianya dibatalkan hanya selepas setahun iaitu pada 1993 kerana pertelingkahan politik dalaman. Walaupun begitu, pasukan projek ini berjaya menjadikan perisian seperti Macintosh Finder dan applikasi asas seperti Quicktime berfungsi secara lancar pada PC. Walaupun perisian Star Trek tidak pernah dilancarkan, emulator pihak-ketiga Macintosh, seperti vMac, Basilisk II, dan Executor, akhirnya menbolehkan kemungkinan menjalankan Mac OS Klasik pada komputer peribadi x86. Emulator-emulator ini terhad mengemulasikan barisan pemproses 68000, dan dengan demikian tidak dapat menjalankan versi Mac OS yang lebih terkini daripada 8.1 yang memerlukan pemprosesor PowerPC. Mutakhir ini, emulator seperti Pear PC telah muncul yang mampu mengemulasikan pemproses PowerPC yang diperlukan oleh versi terkini Mac OS (seperti Mac OS X). Walaubagaimanapun, ianya masih di peringkat awal dan seperti emulator-emulator lain, cenderung untuk berjalan lebih perlahan daripada OS natif.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy