Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'mabuk'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 3 results

  1. Pilot bernama Tekad Purna Agniamartanto yang diduga mabuk saat akan menerbangkan pesawat dari Bandara Juanda ke Bandara Soekarno-Hatta, diketahui sempat mendapatkan pendidikan pilot di Australia. Hal ini bisa dilihat dari akun facebook Tekad. Di akun tersebut, Tekad menuliskan kalau dia sempat mengenyam pendidikan di bidang penerbangan, di Moorabin Aviation Services dan Australian National Airline College. Kedua lembaga tersebut berada di Australia. Tekad Purna merupakan Kapten Pilot Citilink QG 800 rute Jakarta-Surabaya. Pesawat tersebut harusnya terbang pada pukul 05:15 WIB, namun akibat Tekad Purna yang telat datang karena diduga mabuk, pesawat tersebut baru terbang pada 06:20 WIB. Tekad Purna sempat menyapa penumpang pesawat melalui speaker di pesawat tersebut. Dari nada suara Tekad, penumpang menduga pilot tersebut dalam keadaan tidak prima. Salah satu penumpang, Hendro T. Subiyantoro, melakukan cuitan atas kondisi pilot tersebut. Dia berujar, suara pilot terdengar melantur saat memberi pengumuman melalui public announcer di dalam kabin pesawat. Akhirnya para penumpang meminta pergantian pilot. Adapun akibat peristiwa ini Tekad Purna dipecat oleh Citilink. Lalu hari ini, Chief Executive Officer PT Citilink Albert Burhan memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya. Selain Albert, Direktur Operasional Citilink Hadinoto Soedigno juga ikut mengundurkan diri.
  2. Chief Executive Officer (CEO) PT Citilink Albert Burhan memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya karena ulah Kapten Pilot yang bermasalah. Langkah ini diambil setelah Citilink terbentur kasus adanya pilot yang diduga mabuk sebelum penerbangan dari Surabaya ke Jakarta pada 28 Desember 2016. "Melihat perkembangan semua ini dan dampak yang telah diberikan dari masalah ini, saya merasa bertanggungjawab atas hal ini," kata Albert di kantor Citilink, Menara Citicon, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (30/12/2016). Namun selain Albert, Direktur Operasional Citilink Hadinoto Soedigno juga ikut mengundurkan diri. "Saya dan Pak Hadinoto mengaku permohonan untuk mengundurkan diri dari Citilink," ujarnya. Menurut Albert keputusan itu telah dipikirkannya secara matang sejak masalah ini mencuat. Dia juga mengatakan telah memberitahukan hal ini kepada pemegang saham secara lisan. Namun keterangan soal pengunduran diri secara tertulis akan segera dia kirimkan. "Keputusan itu mungkin bisa memberikan hal yang lebih baik kepada Citilink ke depanya," ucapnya. Sementara Vice President Corporate Communication Citilink, Benny S Butar Butar mengatakan keputusan Albert itu telah menunjukkan beratnya beban kerja dan standar keselamatan yang dilaksanakan oleh maskapai penerbangan. Namun, Benny mengatakan keputusan Albert masih belum final. "Tergantung, nanti keputusan dari atasan akan menerima atau tidak," jelasnya. Informasi dari oke zone
  3. Berita dari China ini contoh perilaku anak berbakti, walau mungkin keliru secara moral. Bocah lelaki tujuh tahun itu nekat mengendarai sepeda motor khusus yang dimodifikasi untuk mengangkut barang. Anak tak disebut namanya itu tertangkap kamera mengenakan jas hujan, mengangkut ayahnya yang sedang mabuk berat, seperti dilansir Stasiun Televisi CCTV News, Jumat 9 Januari 2015. Kejadiannya di Kota Yizhou, Provinsi Guangxi Zhuang tiga hari lalu. Fotonya menyebar ke jejaring sosial China Weibo. Netizen Negeri Tirai Bambu memuji bocah itu sebagai contoh anak berbakti. Di samping itu pengguna media sosial mengecam sang ayah yang sangat tidak bertanggung jawab. Tak sedikit pula yang mempertanyakan bagaimana bisa bocah itu dibiarkan mengendarai sepeda motor. "Sudah pasti dia tidak memiliki SIM. Sungguh ayah yang kurang ajar membahayakan darah dagingnya sendiri dengan mabuk-mabukan," tulis pengguna weibo dengan akun @atang686. Surat kabar Guangxi Daily melaporkan, anak itu nekat mengendarai sepeda motor sejauh 20 kilometer dari lokasi toko ayahnya mabuk-mabukan sampai rumah. Tidak jelas bagaimana dia bisa ikut ayahnya mabuk. "Walau dia melanggar lalu lintas, anak itu berhati mulia. Aku mendoakan dia sukses di masa depan," tulis akun @xinwenfayan.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy