Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'lari'.



More search options

  • Pencarian Berdasarkan Tag

    Jenis tag dipisahkan dengan koma.
  • Pencarian Berdasarkan Penulis

Jenis Konten


Forum

  • NGOBAS ANSWERS
    • Pertanyaan Umum
  • MEDIA MUDA
    • Berita Muda
    • Muda Anonim
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • PELACUR
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • KOMUNITAS
    • BELA DIRI
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • NgobasTV
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
  • Ngobas Magz
    • Ruang Meeting
    • Redaksi
    • Tentang Ngobas Magz
    • Berita Ngobas Magz
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • KEUANGAN
    • Bukan-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • GAYA HIDUP
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • TEMPAT ISTIRAHAT
    • LAPOR KOMANDAN

Blog

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • Topik Berita
  • Acara
    • Dokumentasi Event
  • Officer

Product Groups

There are no results to display.


Cari hasilnya di...

Cari hasilnya yang...


Tanggal Dibuat

  • Mulai

    End


Pembaruan Terakhir

  • Mulai

    End


Saring dari jumlah...

Joined

  • Mulai

    End


Group


Situs


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Minat

Ditemukan 2 results

  1. Brenda_Christie

    Penyebab lari tak mengurangi lemak perut

    Berbagai penelitian memang telah membuktikan bahwa latihan aerobik seperti berlari, berjalan ataupun berenang bisa menurunkan lemak perut dalam jumlah besar. Pun meningkatkan kesehatan secara signifikan. Namun, tak perlu heran juga jika rutin berlari hanya meningkatkan daya tahan tanpa membuat lemak perut berkurang. Pasalnya, penelitian telah menunjukkan bahwa berlari saja tidak cukup. Walaupun berat badan bisa menurun dengan rutin berlari, bukan berarti lemak perut ikut menurun. Menurut ahli, penyebabnya adalah kebiasaan dan sejumlah faktor biologis. Mari menyelisik. Pertama-tama, soal kebiasaan Anda berlari. Menukil Greatist, lemak perut tak kunjung pergi jika Anda berlari dengan kecepatan yang itu-itu saja, meski dilakukan rutin setiap hari dengan waktu yang semakin lama. Sebabnya, berlari untuk menghilangkan lemak perut itu perlu memperhatikan intensitas dan diselingi variasi seperti angkat beban. Satu studi oleh peneliti dari University of Tampa menemukan bahwa berlari di atas treadmill selama 45 menit dengan kecepatan yang konsisten tanpa upaya maksimal seperti lari cepat, memang bisa membantu menurunkan berat badan, tetapi hanya di awal. Studi itu menjelaskan, dalam seminggu metabolisme tubuh kita belajar beradaptasi, sehingga berlari dengan kecepatan stabil membuatnya tak perlu lagi bekerja keras membakar lemak. Alhasil, cuma sedikit kalori yang dibakar. Selain itu faktanya, kebanyakan orang tidak cukup berlari untuk menurunkan berat badan. Sebuah penelitian di Journal of American Medical Association pernah memantau kebiasaan olahraga lebih dari 34.000 perempuan dan menyimpulkan bahwa dibutuhkan waktu sekitar satu jam sehari dengan olahraga sedang (3 mil per jam berjalan) untuk mempertahankan berat badan--bukan menurunkan. Pop Sugar menulis, untuk menurunkan setidaknya setengah kilogram berat badan dalam seminggu--dan mungkin lebih sedikit lemak perut, Anda perlu memangkas 500 kalori tiap hari. Jumlah kalori itu bisa dihilangkan dengan berlari sekurangnya 45 menit sehari, dan wajib dikombinasikan dengan pola makan yang tepat. Masalahnya, mengira-ngira saja tak cukup memastikan apakah Anda telah membakar kalori dengan baik. Sementara itu, alat pelacak kalori belum tentu efektif. Pun jika Anda menambah porsi berlari, boleh jadi Anda malah lari berlebihan. Penting diketahui, lari berlebih justru menghambat penurunan lemak perut. Shape menerangkan, ketika Anda berlari hormon kortisol dilepas. Tak semua kortisol buruk. Akan tetapi, stres kronis dan kortisol kronis dapat menyebabkan resistensi insulin yang memaksa tubuh Anda untuk tetap menyimpan lemak perut. Studi yang diterbitkan dalam jurnal Hormone Research menemukan bahwa lari jarak jauh seperti dilakukan para pelari dengan ketahanan tinggi macam pelari maraton, bisa menyebabkan peningkatan kortisol berkelanjutan. Dalam waktu lama, peningkatan kortisol itu berkontribusi terhadap peradangan dan pemulihan lebih lambat, merusak jaringan otot, membangun lemak, dan merusak fungsi kekebalan tubuh. Penyebab lain, adalah kebiasaan makan dan tidur Anda yang buruk. Sejumlah ahli dalam Prevention mengatakan, kurang serat, jarang mengonsumsi diet seimbang, atau tidak membatasi lemak jenuh bisa meningkatkan akumulasi lemak dalam perut. Begitu pula jika Anda sering kurang tidur. Penyebab selanjutnya, terkait dengan genetika dan penuaan. "Tubuh Anda mulai menghasilkan lebih banyak insulin seiring bertambahnya usia, karena otot dan sel-sel lemak tidak lagi merespons dengan benar," ujar Louis Aronne, MD, Direktur Klinik Obesitas di Cornell, AS. “Insulin meningkatkan penyimpanan lemak, terutama di sekitar perut Anda,” jelasnya. Karenanya, lanjut dia, Anda butuh diet tinggi protein agar terlindung dari resistensi insulin. Ia menyarankan Anda mengonsumsi protein organik atau lebih sehat seperti alpukat dan ikan. Selain itu, penuaan juga bisa membuat kulit perut mengendur. Tim Church, seorang profesor di LSU's Pennington Biomedical Research Center menjelaskan, kulit perut kita pada dasarnya sangat tebal. Namun, ketika kita bertambah usia, kulit itu mulai kehilangan elastisitas dan kemampuannya untuk mengecil kembali. Orang berusia 40-an ke atas, sekalipun gaya hidupnya baik dan tubuhnya langsing ataupun berotot, pasti ada kulit yang kendur di bagian bawahnya. "Satu-satunya cara untuk menyingkirkan kelebihan kulit itu adalah memotongnya," ujar Church pada Vice. Meski begitu, banyak juga orang muda dengan gen tertentu yang perutnya besar padahal tubuhnya langsing. Pun orang-orang yang tidak memperlihatkan lemak perut sama sekali, walaupun pola makan dan gaya hidupnya buruk. Church bilang, DNA seperti itu banyak dimiliki orang Asia. Namun, bukan berarti dengan perbedaan tadi Anda jadi lebih sehat. Sebab mereka yang jarang lari dan makan buruk, akan menumpukan beban di perut atau usus. "Ada banyak kasus diabetes pada orang-orang keturunan Asia dengan berat normal,"pungkas Church.
  2. BincangEdukasi

    Alasan gak baik berlari sehabis makan

    Limpa adalah bagian usus yang terletak lebih dalam daripada lambung dan hati, berada di antara diafragma dan ginjal kiri. Limpa menghasilkan getah bening yang berfungsi untuk memecah sel darah yang sudah tua. Saat tubuh memerlukan kiriman darah yang lebih banyak, limpa akan mengerut sambil mengeluarkannya. Namun, sewaktu lambung atau hati memerlukan darah untuk mencerna makanan, dan selama itu kita berolahraga, limpa harus mengirimkan darah ke ototpada waktu bersamaan. Bila begini, limpa akan terlalu mengerut sehingga menimbulkan rasa sakit.
×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi