Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'langka'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 3 results

  1. Sejenis tanaman kuno yang tumbuh di bawah permukaan laut yang sekarang ini menjadi benua Eropa kemungkinan adalah tanaman berbunga pertama dunia yang diketahui sampai sejauh ini. Sekelompok peneliti dari Amerika Serikat mengkaji lebih 1.000 fosil spesies Montsechia vidalii sebagai bagian dari kajian tersebut. Tanaman tersebut mirip dengan semak telaga tetapi memiliki buah berisi satu benih, yang mewakili sifat tanaman berbunga. Para ilmuwan mengatakan tanaman ini tumbuh di danau-danau Spanyol lebih 125 juta tahun lalu. "Sebuah 'bunga pertama' secara teknis adalah sebuah mitos, sama seperti 'manusia pertama'," kata ahli botani David Dilcher dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences. "Tetapi berdasarkan analisa baru, kami sekarang mengetahui Montsechia satu zaman, atau kemungkinan lebih tua, daripada Archaefructus," tanaman air sejenis yang ditemukan di Cina. Para ilmuwan telah mengetahui spesies Montsechia Vidalii sejak lama. Fosil tersebut pertama kali ditemukan lebih seabad lalu pada batu kapur Iberian Range, Spain tengah dan Montsec Range di Pyrenees. Tetapi Dilcher mengatakan kebanyakan fosil disalahartikan karena Montsechia "tidak memiliki 'bagian bunga' yang jelas" seperti kelopak atau penghasil madu bunga yang menarik perhatian serangga".
  2. Populasi harimau sumatera diprediksi di bawah 400 ekor. Penurunan populasi satwa langka di Asia sudah memasuki tahap kritis. Di Indonesia, jumlah harimau Sumatera hanya tersisa kurang dari 400 ekor, meski langkah pemerintah untuk menaikkan populasi harimau sudah dimulai sejak 2010 lalu. Berdasarkan penelitian yang dilakukan secara berkala, lembaga konservasi lingkungan hidup World Wildlife Fund, WWF, memprediksi jumlah harimau Sumatera terus menurun. Tanda-tanda penurunan populasi harimau tampak di beberapa daerah di Sumatera, terutama di wilayah Riau. Koordinator Konservasi Gajah dan Harimau WWF Indonesia, Sunarto, mengatakan populasi harimau di wilayah Riau utara dulu cukup padat. Namun, saat ini boleh dibilang tidak ada, kecuali di satu blok hutan yang relatif kecil di Senepis. Kemudian di bagian selatan yang mengalami deforestasi sangat hebat, termasuk di daerah Tesso Nilo, populasi harimau yang ditemukan akhir-akhir ini sangat sedikit. “Ini indikasi kuat bahwa harimau mengalami penurunan atau justru menghilang di tempat-tempat yang habitatnya rusak atau terfragmentasi,” kata Sunarto. Perambahan hutan Penyebab penurunan populasi harimau di Sumatera, menurut Sunarto, cukup beragam. Namun, yang utama ialah perambahan hutan dan konversi lahan ke perkebunan sawit. Hal ini diamini Rusmadya Maharuddin, juru kampanye hutan Greenpeace Indonesia. Khusus di Riau, menurutnya, perambahan hutan dan konversi lahan terjadi di Senepis, Rimbang Baling, dan Taman Nasional Bukit Tigapuluh. Laju deforestasi tersebut praktis menghancurkan habitat alami harimau dan satwa lainnya. Soal deforestasi hutan pernah ditelaah mantan peneliti di Kementerian Kehutanan dan kini bekerja di Universitas Maryland, Amerika Serikat, Belinda Margono. Dia menyebutkan Indonesia mengalahkan angka deforestasi Brasil seluas 460.000 hektare, setahun setelah moratorium penebangan hutan diberlakukan. Namun, Kementerian Kehutanan mengatakan laju deforestasi jauh lebih kecil dibandingkan hasil penelitian tersebut. “Kalau kita lihat di Sumatera, hutannya hanya tersisa 25% hingga maksimum 27%. Kemudian populasi harimau di bawah 400 ekor. Ini dua angka yang saling terhubung,” kata Nyoman Iswarayoga, direktur WWF Indonesia. Aksi perambahan hutan dan ulah pemburu menjadi faktor penyebab penurunan populasi harimau. Ulah pemburu Selain perambahan hutan, perburuan juga memiliki dampak negatif bagi populasi harimau. Koordinator Konservasi Gajah dan Harimau WWF Indonesia, Sunarto, mengaku kerap menemukan jerat yang khusus digunakan memerangkap harimau. Lalu ada pula jerat untuk satwa mangsa harimau. “Harimau itu unik dalam artian bobot hewan buruannya di atas 20 kilogram, seperti rusa, kijang, dan babi hutan. Kalau satwa-satwa itu semakin langka, harimau sulit untuk mendapat mangsa dan populasinya pun terancam,” kata Sunarto. Penurunan populasi harimau di Sumatera, terutama di Riau, terjadi meski pemerintah telah mencanangkan upaya menaikkan jumlah hewan tersebut sejak 2010. Sebagai gambaran peliknya upaya tersebut, luas hutan di Riau mencapai ratusan ribu hektare yang harus dijaga segelintir petugas. “Kita punya 426.000 hektare. Hutan di Rimbang Baling saja 90-an ribu hektare. Sedangkan jumlah polisi hutan tidak sebanding dengan luas kawasan,” kata Kamal Amas, kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau.
  3. Salah satu yang luar biasa adalah aktris dan penyanyi Marlene Deitrich, komposer Richard Strauss dan Igor Stravinsky dan sutradara Fritz Lang. Cetakan cap tangan para orang terkenal ini dikumpulkan lagi dari data-data peramal asal Jerman Mariane Raschig, dimana selama 60 tahun dia telah mengumpulkan lebih dari 2000 orang dan diantaranya 1000 adalah orang terkenal seperti seniman , aktor, ilmuan, musisi dan penulis di berlin. Raschig mengumpulkan tanda tangan ini sejak tahun 1870 – 1930 untuk studynya tentang garis dan bentuk tangan untuk mengetahui karakter seseorang. Studi dari cetakan Einstein telah menunjukkan ia adalah seorang pemikir yang independen dan mungkin menderita Sindrom Asperger. Para peneliti telah menunjukkan bahwa orang dengan orang dengan autisme sering memiliki 2D : 4D rasio (jarak antara jari telunjuk dan jari manis) dari 0.94mm atau kurang, dan Einstein dikatakan telah mencapai 0,93. Raschig menerbitkan hasil studinya ini tahun 1933, berjudul Hand und Persvnlichkeit (Tangan dan Kepribadian) yang masih digunakan sampai sekarang. Koleksi langka yang diperkirakan akan dilelang seharga 90.000 euro, Cetakan tangan Einstein, Yang menampilkan kedua tangan, diharapkan untuk dijual 15.000 euro pada mereka sendiri. Sebuah koleksi kecil dari 52 cetakan tangan pernah dilelang di New York pada tahun 2006 dan terjual seharga 64.000 euro. Cetakan tangan ini sedang dijual oleh anggota keluarga yang raschig yang membeli koleksi 30 tahun yang lalu. The handprint ilmuwan terkenal Albert Einstein. Apakah hal ini memberikan petunjuk apapun tentang kejeniusannya berasal? Marianne raschig mengumpulkan cetakan-cetakan dari nama-nama terkenal di waktunya termasuk Albert Einstein dan Marlene Dietrich Telapak cetakan Fritz Lang sutradara film yang merupakan salah satu lampu Ekspresionisme Jerman terkemuka Direktur Fritz Lange, kiri, adalah pendiri bioskop ekspresionis Jerman sementara Igor Stravinksy adalah seorang komposer terkenal The handprint aktris Louise Brooks yang lebih terkenal potongan rambut di tahun 1920 Aktris dan penyanyi Marlene Dietrich, kiri, dan komposer Richard Strauss, kanan, termasuk dalam koleksi Cetakan ini diciptakan oleh fisikawan Max Planck yang kemudian memenangkan Hadiah Nobel untuk karyanya Pemenang Hadiah Nobel novelis Thomas Mann adalah salah satu nama terkemuka dalam literatur handprint ini
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy