Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'kulit'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 5 results

  1. Bertambahnya usia menyebabkan seseorang mengalami penuaan. Umumnya, tanda penuaan akan terlihat jelas pada kulit, namun tak perlu khawatir lantaran hal tersebut merupakan sesuatu yang lazim terjadi pada setiap orang. Justru yang perlu dikhawatirkan adalah ketika tanda penuaan terjadi terlalu cepat pada usia yang belum seharusnya. Inilah yang kemudian dikenal dengan penuaan dini. Dokter spesialis kulit dan kelamin, dr Eddy Karta, SpKK, pun membenarkan hal ini. Ia mengatakan jika penuaan tak hanya terjadi pada usia 30-40 tahun, tetapi bisa dimulai sejak usia 25 tahun. "Kebanyakan orang-orang percaya bahwa proses penuaan kulit wajah baru akan terjadi setelah usia 30 tahun atau bahkan 40 tahun. Padahal, proses penuaan kulit wajah sudah dimulai sejak usia 25 tahun," ujar dr Eddy Karta SpKK, di kawasan Jakarta Selatan, belum lama ini. Lantas, apa tanda paling mudah dalam mengenali penuaan? "Cara mengenalinya, kulit menjadi lebih gelap dan kusam. Hampir sama seperti kulit kalau terlalu banyak berjemur atau berenang kan menjadi hitam dulu, tidak separah itu tetapi kurang lebih seperti itu. Terlihat kusam karena kulit-kulit matinya menjadi numpuk," terang dr Eddy. Dituturkan dokter berparas oriental ini, kulit yang kusam akibat proses pengelupasan yang lamban terjadi. Lambannya proses pengelupasan seiring bertambahnya usia seseorang. "Kulit itu melalui proses pengelupasan beberapa kali, biasanya 28 hari mengelupas. Tetapi, ketika menua pengelupasan menjadi lebih lambat, bisa 30-35 hari sehingga kulitnya menjadi kusam. Nah, pengelupasan yang lambat ini akibat bertambahnya usia," terang dr Eddy. Kendati demikian, jika tanda penuaan tersebut terjadi pada usia yang masih muda, hal tersebut disebabkan oleh berbagai faktor. "Tetapi, bisa juga karena banyak faktor, seperti polusi, sinar matahari, pakai make-up terus, selalu terpapar dengan AC sehingga kulit menjadi kering. Kalau kulitnya kering, pengelupasan menjadi lambat, sehingga jadi penuaan dini," lanjutnya.
  2. Wajah bersih dan cerah bisa jadi milikmu jika kamu rajin merawat kult wajah dengan baik. Tapi jika tak dirawat, jangan salahkan jika kulit wajahmu tampak kusam, gelap dan tidak segar. Ada banyak hal yang menyebabkan wajahmu seperti ini, ini 4 di antaranya. Kulit yang sehat dan bersih juga perlu diimbangi dengan asupan nutrisi dari makanan sehat seperti sayuran dan buah-buahan. Jadi jika kamu ingin kulit tampak sehat dan cerah, coba jangan buat kesalahan di atas dan lihat perbandingannya.
  3. Ada beberapa jenis kulit, yakni kulit normal, kulit kombinasi, dan kulit kering. Seperti disebutkan dalam laman www.youbeauty.com, tipe kulit kering merupakan jenis kulit yang paling jarang mengalami masalah kulit seperti jerawat, komedo, dan masalah kulit lainnya. However, jenis kulit kering ini cenderung memiliki tesktur kulit yang kasar dan lebih mudah mengalami kerutan sehingga terkadang membuat make up akan susah menempel. Nah, untuk kamu yang memiliki tipe kulit jenis ini pasti, memakai make up jadi PR banget ya, ndralwati? Eits! Nggak perlu khawatir. Karena, kamu bisa menyiasati make up untuk kulit kering ini dengan bantuan moisturizer sebelum merias wajah. Pelembab wajah ini, sangat penting digunakan untuk menjaga agar kulit tetap lembab dan tidak bersisik. Selain itu, seperti dijelaskan oleh New York City Makeup Artist, Sara Glick, penggunaan mosturizer ini juga akan membantu foundation atau bedak yang kamu gunakan tidak pecah. Setelah memoleskan mosturizer, hal penting berikutnya yang perlu si pemilik kulit kering lakukan adalah memilih foundation atau bedak yang tepat. Untuk pemilik kulit yang kering, foundation atau bedak dengan kandungan water-base adalah pilihan yang paling pas. Sebab, kandungan air dari kosmetik tersebut akan membantu mostutizer dalam menjaga kelembapan kulitmu. Langkah selanjutnya, agar kulit terlihat lebih segar, jangan lupa menggunakan blush on serta lipstik. Pilih warna make up dengan nuansa yang cocok dengan tone warna kulitmu. Jika kamu memiliki kulit yang cerah, maka nuansa warna pink atau peach akan membantumu merefleksikan kesegaran pada kulitmu yang kering. Untuk siang hari, kamu bisa menggunakan bantuan face mist untuk kembali menyegarkan wajah kamu dan mengembalikan kelembaban pada wajah. Nah, itulah sekilas tips untuk me-make up tipe kulit wajah yang kering! Semoga bermanfaat ya!
  4. Jeruk nipis memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Namun jika Anda ingin menggunakan jeruk nipis sebagai ramuan alami hilangkan minyak berlebih di wajah, pastikan juga bahwa kulit wajah Anda sedang tidak ada luka. Misalnya bekas jerawat yang pecah, tergores oleh kuku dan sebagainya. Sebab kandungan air jeruk nipis jika terkena kulit yang sensitive dan luka akan menimbulkan rasa pedih. Sedangkan cara menghilangkan minyak di wajah memakai jeruk nipis adalah potong jeruk nipis menjadi beberapa bagian. Oleskan jeruk nipis di kulit wajah, biarkan beberapa menit sampai meresap ke pori-pori, setelah itu bersihkan dengan sabun muka menggunakan air hangat.
  5. Kulit adalah lapisan jaringan yang terdapat di permukaan tubuh. Pada permukaan kulit terdapat kelenjar keringat yang mengekskresi zat-zat sisa. Zat-zat sisa yang dikeluarkan melalui pori-pori kulit berupa keringat. Keringat tersusun dari air dan garam-garam mineral terutama garam dapur (NaCl) yang merupakan hasil metabolisme protein. a. Bagian-bagian kulit Kulit manusia terbagi menjadi tiga bagian, yaitu kulit ari (epidermis), kulit jangat (dermis), dan jaringan ikat bawah kulit. Masing-masing lapisan tersusun dari beberapa lapisan yang mempunyai fungsi sendiri-sendiri. Perhatikan gambar berikut. 1) Kulit Ari Kulit ari adalah kulit yang paling luar dan sangat tipis sekali. Kulit ari terdiri atas dua lapis, yaitu lapisan tanduk dan lapisan malpighi. Lapisan tanduk Lapisan tanduk yaitu lapisan kulit ari yang paling luar dan merupakan lapisan mati sehingga mudah mengelupas, tidak memiliki inti, dan mengandung zat keratin. Lapisan ini akan selalu baru, jika mengelupas tidak akan terasa sakit atau mengeluarkan darah karena tidak terdapat pembuluh darah dan saraf. Lapisan malpighi Lapisan malpighi merupakan kulit ari yang berada di bawah lapisan kulit tanduk. Lapisan ini tersusun dari sel-sel hidup yang selalu membelah diri. Pada lapisan ini terdapat pembuluh kapiler yang berperan untuk penyampaian nutrisi. Sel-sel yang hidup tersebut mengandung melanin. Apakah yang dimaksud dengan melanin? Melanin adalah pigmen sel yang mewarnai kulit dan melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh sinar matahari. Produksi melanin akan meningkat jika terlalu banyak mendapatkan sinar matahari sehingga warna kulit akan menjadi lebih gelap. Pigmen lainnya adalah keratin. Jika pigmen keratin dan melanin bergabung, maka warna kulit menjadi kekuningan. Bila lapisan malpighinya tidak mengandung pigmen, maka orang tersebut dinamakan albino. Setiap orang memiliki pigmen yang berbeda-beda sehingga ditemukan bermacam-macam warna kulit seperti warna putih, sawo matang, kuning langsat, dan hitam. Di permukaan kulit ari terdapat pori-pori yang merupakan muara kelenjar minyak dan ditumbuhi oleh rambut, kecuali kulit ari yang ada di telapak tangan dan kaki tidak ditumbuhi rambut. Kulit ari pada telapak tangan dan kaki terdiri atas empat lapis, yaitu : stratum korneum, stratum granulosum, stratum lusidum, dan stratum germinalis. 2) Kulit jangat Kulit jangat atau dermis merupakan lapisan kedua dari kulit. Batas dengan epidermis dilapisi oleh membrane basalis. Dermis lebih tebal dari pada epidermis. Dermis mempunyai serabut elastik yang memungkinkan kulit merenggang pada saat orang bertambah gemuk, dan kulit bergelambir pada saat orang menjadi kurus. Pada lapisan dalam dermis akan kamu temui: Pembuluh kapiler, berfungsi untuk menyampaikan nutrisi pada akar rambut dan sel kulit. Kelenjar keringat (glandula sudorifera), tersebar diseluruh kulit dan berfungsi untuk menghasilkan keringat. Kelenjar minyak (glandula sebaceae), berfungsi untuk menghasilkan minyak supaya kulit dan rambut tidak kering dan mengkerut. Kantong rambut, memiliki akar dan batang rambut serta kelenjar minyak rambut. Pada saat dingin dan rasa takut, rambut yang ada di tubuh kita terasa berdiri. Hal ini disebabkan karena didekat akar rambut terdapat otot polos yang berfungsi menegakkan rambut. Kumpulan saraf rasa nyeri, saraf rasa panas, saraf rasa dingin, dan saraf sentuhan. 3) Jaringan ikat bawah kulit Jaringan ikat bawah kulit berada di bawah dermis. Jaringan ini tidak memiliki pembatas yang jelas dengan dermis, sebagai patokannya adalah mulainya terdapat sel lemak. Pada lapisan kulit ini banyak terdapat lemak. Apa fungsi dari lapisan lemak tersebut? Lapisan lemak berfungsi untuk melindungi tubuh terhadap benturan, menahan panas tubuh, dan sebagai sumber energy cadangan. b. Fungsi kulit Kamu telah mengenal bagian-bagian dari kulit. Tahukah kamu apa fungsi dari kulit? Selain sebagai tempat pengeluaran, kulit juga berfungsi sebagai pengatur suhu tubuh, tempat pembentukan vitamin D dari provitamin D, tempat menyimpan kelebihan lemak, sebagai pelindung, dan indera peraba. 1) Alat pengeluaran Kulit sebagai alat pengeluaran zat sisa metabolism berupa keringat yang mengandung air dan garam serta sisa bahan lainnya. 2) Pengatur suhu tubuh Pada waktu tubuh dalam keadaan panas, pembuluh darah akan melebar dan mengeluarkan panas ke udara, dan air banyak dikeluarkan dalam bentuk keringat. Demikian suhu tubuh akan turun. Cara pelepasan panas dari kulit bisa juga terjadi dengan pengaliran panas dari benda yang disentuh, misalnya menyentuh pakaian. Jika tubuh dalam keadaan dingin, pembuluh darah akan mengerut, dan kelenjar keringat tidak mengeluarkan keringat. Hal ini terjadi karena untuk mengurangi pengeluaran panas dari tubuh. Untuk mengimbangi keadaan ini, alat ekskresi yang berperan dalam keadaan dingin adalah ginjal, sehingga kita sering merasa ingin buang air kecil pada waktu dingin. 3) Tempat pembentukan vitamin D Di dalam kulit terdapat provitamin D yang dapat diubah menjadi vitamin D dengan bantuan sinar ultraviolet matahari pada waktu pagi hari. Vitamin D sangat penting untuk pembentukan tulang. 4) Tempat penyimpanan Kulit dan jaringan bagian bawah bekerja sebagai tempat penyimpanan air. Jaringan adipose di bawah kulit sebagai tempat penyimpanan lemak. Cadangan lemak dapat dibakar sehingga menghasilkan panas dan energi untuk mengatasi udara dingin. Untuk itulah, biasanya orang yang memiliki banyak lemak atau orang gemuk lebih tahan dengan udara dingin. 5) Pelindung Kulit melindungi tubuh dari gangguan fisik berupa tekanan, dan gangguan yang bersifat kimia. Selain itu, kulit juga melindungi tubuh dari gangguan yang bersifat biologis, seperti serangan bakteri dan jamur. Kulit juga menjaga tubuh supaya tidak kehilangan banyak air dan melindungi tubuh dari sinar ultraviolet. 6) Indera peraba Pada lapisan dermis terdapat kumpulan saraf yang bisa menangkap rangsangan berupa suhu, nyeri, dan tekanan. Rangsangan tersebut akan disampaikan ke otak sebagai pusat informasi sehingga kita dapat mengetahui apa yang kita sentuh.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy