Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'kuliner'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 5 results

  1. Kota Bogor Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas iklan : https://abditrass.blogspot.com Jump to navigation Jump to search Bogor beralih ke halaman ini. Untuk Kabupaten yang bernama sama, lihat pula Kabupaten Bogor. Untuk kegunaan lain dari Bogor, lihat Bogor (disambiguasi). Kota Bogor ᮊᮧᮒ ᮘᮧᮌᮧᮁ Kota Buitenzorg Kota di Indonesia Lambang Semboyan: Tegar Beriman Peta lokasi Kota Bogor Negara Indonesia ProvinsiJawa Barat Hari jadi3 Juni 1482 Koordinat106°48' BT dan 6°26' LS Pemerintahan • Sekretaris DaerahAde syarif Luas • Total118.50 km2 (45.75 sq mi) Peringkat luas54 Populasi (2015)[1] • Total1.030.720 • Peringkat12 • Peringkat16 Demografi • Suku bangsaSunda, Jawa, Minang, Batak, Tionghoa • AgamaIslam 83.37% Katolik 9.37% Kristen Protestan 4.60% Budha 1.16% Hindu 0.5% • BahasaSunda Indonesia iklan : https://abditrass.blogspot.com Zona waktuWIB (UTC+7) Kode telepon0251 Kecamatan6 Kelurahan68 Situs webwww.kotabogor.go.id Kota Bogor (Sunda: ᮊᮧᮒ ᮘᮧᮌᮧᮁ) adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota ini terletak 59 km sebelah selatan Jakarta, dan wilayahnya berada di tengah-tengah wilayah Kabupaten Bogor. Dahulu luasnya 21,56 km², namun kini telah berkembang menjadi 118,50 km² dan jumlah penduduknya 1.030.720 jiwa (2014). Bogor dikenal dengan julukan kota hujan, karena memiliki curah hujan yang sangat tinggi. Kota Bogor terdiri atas 6 Kecamatan yang dibagi lagi atas sejumlah 68 Kelurahan. Pada masa Kolonial Belanda, Bogor dikenal dengan nama Buitenzorg (pengucapan: boit'n-zôrkh", bœit'-) yang berarti "tanpa kecemasan" atau "aman tenteram". Hari jadi Kabupaten Bogor dan Kota Bogor diperingati setiap tanggal 3 Juni, karena tanggal 3 Juni 1482 merupakan hari penobatan Prabu Siliwangi sebagai raja dari Kerajaan Pajajaran. Bogor (berarti "enau") telah lama dikenal dijadikan pusat pendidikan dan penelitian pertanian nasional. Di sinilah berbagai lembaga dan balai penelitian pertanian dan biologi berdiri sejak abad ke-19. Salah satunya yaitu, Institut Pertanian Bogor, berdiri sejak awal abad ke-20. Kota Bogor memiliki banyak icon wisata, salah satunya Kebun Raya Bogor yang dikelilingnya mulai dijadikan sarana olahraga baru "Jogging" oleh warga Bogor semenjak wali kota Bima Arya membenahi pedestrian di sekeliling Kebun Raya Bogor menjadi lebih lebar dan lebih menarik. Daftar isi 1 Letak 1.1 Batas Wilayah 2 Pembagian Administratif 3 Iklim, topografi, dan geografi 4 Sejarah 4.1 Abad ke lima 4.2 Kerajaan Sunda 4.3 Zaman Kolonial Belanda 4.4 Kebun Raya Bogor iklan : https://abditrass.blogspot.com 4.5 Hindia Belanda 4.6 Zaman Jepang 4.7 Masa kemerdekaan 5 Perwakilan 6 Kuliner Khas Kota Bogor 6.1 Masakan 6.2 Minuman 7 Tempat-tempat menarik dan pariwisata 7.1 Wisata dan rekreasi 7.2 Kolam renang 7.3 Stasiun kereta dan terminal bus 7.4 Daftar angkutan kota 7.5 TransPakuan 7.6 Tempat ibadah 7.7 Museum dan perpustakaan 7.8 Pusat Perbelanjaan dan Oleh-oleh khas Bogor 8 Kota kembar 9 Galeri 10 Televisi 11 Radio 12 Lihat pula 13 Referensi 14 Pranala luar Letak Kota Bogor terletak di antara 106°43’30”BT - 106°51’00”BT dan 30’30”LS – 6°41’00”LS serta mempunyai ketinggian rata-rata minimal 190 meter, maksimal 350 meter dengan jarak dari ibu kota kurang lebih 60 km. Batas Wilayah Kota Bogor berbatasan dengan Kecamatan-kecamatan dari Kabupaten Bogor sebagai berikut: UtaraCilebut, Bojong Gede, dan Kemang TimurSukaraja dan Ciawi SelatanCijeruk dan Caringin BaratKemang, Ciomas dan Dramaga Pembagian Administratif Kecamatan di Kota Bogor adalah: Bogor Barat Bogor Selatan Bogor Tengah Bogor Timur Bogor Utara Tanah Sareal Iklim, topografi, dan geografi Kota Bogor terletak pada ketinggian 190 sampai 330 m dari permukaan laut. Udaranya relatif sejuk dengan suhu udara rata-rata setiap bulannya adalah 26 °C dan kelembaban udaranya kurang lebih 70%. Suhu rata-rata terendah di Bogor adalah 21,8 °C, paling sering terjadi pada Bulan Desember dan Januari. Arah mata angin dipengaruhi oleh angin muson. Bulan Mei sampai Maret dipengaruhi angin muson barat. Kemiringan Kota Bogor berkisar antara 0–15% dan sebagian kecil daerahnya mempunyai kemiringan antara 15–30%. Jenis tanah hampir di seluruh wilayah adalah latosol coklat kemerahan dengan kedalaman efektif tanah lebih dari 90 cm dan tekstur tanah yang halus serta bersifat agak peka terhadap erosi. Bogor terletak pada kaki Gunung Salak dan Gunung Gede sehingga sangat kaya akan hujan orografi. Angin laut dari Laut Jawa yang membawa banyak uap air masuk ke pedalaman dan naik secara mendadak di wilayah Bogor sehingga uap air langsung terkondensasi dan menjadi hujan. Hampir setiap hari turun hujan di kota ini dalam setahun (70%) sehingga dijuluki "Kota Hujan". Keunikan iklim lokal ini dimanfaatkan oleh para perencana kolonial Belanda dengan menjadikan Bogor sebagai pusat penelitian botani dan pertanian, yang diteruskan hingga sekarang. iklan : https://abditrass.blogspot.com [sembunyikan]Data iklim Kota Bogor BulanJanFebMarAprMeiJunJulAgtSepOktNovDesTahun Rekor tertinggi °F9197939099100979399959790100 Rata-rata tertinggi °F77777979797979798181797779 Rata-rata harian °F72727272727272727273727272 Rata-rata terendah °F64646464646463636364646464 Rekor terendah °F52484850505545375550525037 Presipitasi inci9.849.137.177.174.061.850.982.092.763.787.767.8764,45 Rekor tertinggi °C33363432373836343735363238 Rata-rata tertinggi °C25252626262626262727262526 Rata-rata harian °C22222222222222222223222222 Rata-rata terendah °C18181818181817171718181818 Rekor terendah °C119910101373131011103 Presipitasi mm25023218218210347255370961972001.637 [butuh rujukan] BulanJanFebMarAprMeiJunJulAguSepOktNovDesTahun Jumlah hari hujan21212118128768132021176 Rata-rata kecepatan angin (km/jam)5555555554455 Kecepatang angin maksimum (km/jam)3744115767254619346745946115 Kedudukan geografi Kota Bogor di tengah-tengah wilayah Kabupaten Bogor serta lokasinya yang dekat dengan ibu kota negara, Jakarta, membuatnya strategis dalam perkembangan dan pertumbuhan kegiatan ekonomi. Kebun Raya dan Istana Bogor merupakan tujuan wisata yang menarik. Kedudukan Bogor di antara jalur tujuan Puncak/Cianjur juga merupakan potensi strategis bagi pertumbuhan ekonomi. Kota Bogor mempunyai luas wilayah 118,5 km². Di kota ini juga mengalir beberapa sungai yang permukaan airnya jauh di bawah permukaan dataran, yaitu: Ci (Sungai) Liwung, Ci Sadane, Ci Pakancilan, Ci Depit, Ci Parigi, dan Ci Balok. Topografi yang demikian menjadikan Kota Bogor relatif aman dari bahaya banjir alami. iklan : https://abditrass.blogspot.com Sejarah Abad ke lima Bogor ditilik dari sejarahnya adalah tempat berdirinya Kerajaan Hindu Tarumanagara di abad ke lima. Beberapa kerajaan lainnya lalu memilih untuk bermukim di tempat yang sama dikarenakan daerah pegunungannya yang secara alamiah membuat lokasi ini mudah untuk bertahan terhadap ancaman serangan, dan di saat yang sama adalah daerah yang subur serta memiliki akses yang mudah pada sentra-sentra perdagangan saat itu. Namun hingga kini, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh beberapa arkeolog ternama seperti Prof. Uka Tjandrasasmita, keberadaan tempat dan situs penting yang menyatakan eksistensi kerajaan tersebut. Kerajaan Sunda Di antara prasasti-prasasti yang ditemukan di Bogor tentang kerajaan-kerajaan yang silam, salah satu prasasti tahun 1533, menceritakan kekuasaan Raja Prabu Surawisesa dari Kerajaan Sunda. Prasasti ini dipercayai memiliki kekuatan gaib dan keramat, sehingga dilestarikan sampai sekarang. Kerajaan Pajajaran memiliki pengaruh kekuasaan tidak hanya seluas Jawa Barat, Jakarta dan Banten tetapi juga mencakup wilayah Lampung. Kerajaan Sunda yang beribukota di Pajajaran juga mencakup wilayah bagian selatan pulau Sumatera. Setelah Pajajaran diruntuhkan oleh Kesultanan Banten maka kekuasaan atas wilayah selatan Sumatera dilanjutkan oleh Kesultanan Banten.[2] Pakuan atau Pajajaran yang merupakan ibu kota pemerintahan Kerajaan Sunda (yang sering disebut juga sebagai Kerajaan Pajajaran sesuai nama ibukotanya) diyakini terletak di Kota Bogor, dan menjadi pusat pemerintahan Prabu Siliwangi (Sri Baduga Maharaja Ratu Haji I Pakuan Pajajaran) yang dinobatkan pada 3 Juni 1482. Hari penobatannya ini diresmikan sebagai hari jadi Bogor pada tahun 1973 oleh DPRD Kabupaten dan Kota Bogor, dan diperingati setiap tahunnya hingga saat ini.[3] Zaman Kolonial Belanda Setelah penyerbuan tentara Banten, catatan mengenai Kota Pakuan hilang, dan baru ditemukan kembali oleh ekspedisi Belanda yang dipimpin oleh Scipio dan Riebeck pada tahun 1687. Mereka melakukan penelitian atas Prasasti Batutulis dan beberapa situs lainnya, dan menyimpulkan bahwa pusat pemerintahan Kerajaan Pajajaran terletak di Kota Bogor. iklan : https://abditrass.blogspot.com Pada tahun 1745, Gubernur Jenderal Gustaaf Willem baron van Imhoff membangun Istana Bogor seiring dengan pembangunan Jalan Raya Daendels yang menghubungkan Batavia dengan Bogor. Bogor direncanakan sebagai sebagai daerah pertanian dan tempat peristirahatan bagi Gubernur Jenderal. Dengan pembangunan-pembangunan ini, wilayah Bogor pun mulai berkembang. Setahun kemudian, van Imhoff menggabungkan sembilan distrik (Cisarua, Pondok Gede, Ciawi, Ciomas, Cijeruk, Sindang Barang, Balubur, Dramaga, dan Kampung Baru) ke dalam satu pemerintahan yang disebut Regentschap Kampung Baru Buitenzorg. Di kawasan itu van Imhoff kemudian membangun sebuah Istana Gubernur Jenderal. Dalam perkembangan berikutnya, nama Buitenzorg dipakai untuk menunjuk wilayah Puncak, Telaga Warna, Megamendung, Ciliwung, Muara Cihideung, hingga puncak Gunung Salak, dan puncak Gunung Gede. Kebun Raya Bogor Artikel utama untuk bagian ini adalah: Kebun Raya Bogor Patung Wanita desa dipinggir kolam penghias Istana Bogor, oleh pematung Indonesia, Trubus Sudarsono. Ketika VOC bangkrut pada awal abad ke sembilan belas, wilayah nusantara dikuasai oleh Inggris di bawah kepemimpinan Gubernur Jenderal Thomas Raffles yang merenovasi Istana Bogor dan membangun tanah di sekitarnya menjadi Kebun Raya (Botanical Garden). Di bawah Raffles, Bogor juga ditata menjadi tempat peristirahatan yang dikenal dengan nama Buitenzorg yang diambil dari nama salah satu spesies palem. Hindia Belanda Setelah pemerintahan kembali kepada pemerintah Belanda pada tahun 1903, terbit Undang-Undang Desentralisasi yang menggantikan sistem pemerintahan tradisional dengan sistem administrasi pemerintahan modern, yang menghasilkan Gemeente Buitenzorg. Pada tahun 1925, dibentuk provinsi Jawa Barat (provincie West Java) yang terdiri dari 5 karesidenan, 18 kabupaten, dan kotapraja (stadsgemeente). Buitenzorg menjadi salah satu stadsgemeente. Zaman Jepang Pada masa pendudukan Jepang pada tahun 1942, pemerintahan Kota Bogor menjadi lemah setelah pemerintahan dipusatkan pada tingkat karesidenan. Masa kemerdekaan Pada tahun 1950, Buitenzorg menjadi Kota Besar Bogor yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 16 tahun 1950.[4] Pada tahun 1957, nama pemerintahan diubah menjadi Kota Praja Bogor, sesuai Undang-Undang nomor 1 tahun 1957.[5] Kota Praja Bogor berubah menjadi Kotamadya Daerah Tingkat II Bogor, dengan Undang-Undang nomor 18 tahun 1965 dan Undang-Undang nomor 5 tahun 1974.[6][7] Kotamadya Bogor berubah menjadi Kota Bogor pada tahun 1999 dengan berlakunya Undang-Undang nomor 22 tahun 1999.[8] Perwakilan DPRD Kota Bogor hasil Pemilihan umum legislatif 2014 tersusun dari 11 partai, dengan perincian sebagai berikut: PartaiKursi PDI-P8 Partai Golkar6 Partai Gerindra6 PKS5 Partai Demokrat5 PPP5 Partai Hanura4 PAN3 Partai NasDem1 PKB1 PBB1 Total45 Kuliner Khas Kota Bogor Masakan Kota Bogor mempunyai bermacam-macam masakan khas, yaitu: Soto Bogor Cungkring Doclang Gepuk Karuhun Ikan Balita Asinan Bogor Toge Goreng Roti Unyil Laksa Bogor Lapis Bogor[9] Minuman Kota Bogor mempunyai bermacam-macam minuman khas, yaitu: Es Pala Bir Kocok Tempat-tempat menarik dan pariwisata Beberapa tempat menarik di Kota Bogor, di antaranya adalah: Wisata dan rekreasi Kebun Raya Bogor Sebuah kebun penelitian besar yang terletak di Kota Bogor, Indonesia. Luasnya mencapai 80 hektare dan memiliki 15.000 jenis koleksi pohon dan tumbuhan. Saat ini Kebun Raya Bogor ramai dikunjungi sebagai tempat wisata, terutama hari Sabtu dan Minggu. Di sekitar Kebun Raya Bogor tersebar pusat-pusat keilmuan yaitu Herbarium Bogoriense, Museum Zoologi, dan IPB. Istana Bogor Salah satu dari enam Istana Presiden Republik Indonesia yang mempunyai keunikan tersendiri. Keunikan ini dikarenakan aspek historis, kebudayaan, dan fauna yang menonjol. Salah satunya adalah adanya rusa-rusa yang indah yang didatangkan langsung dari Nepal dan tetap terjaga dari dulu sampai sekarang. Prasasti Batutulis Prasati peninggalan zaman Kerajaan Padjadjaran yang ditulis dalam bahasa aksara sunda kuna yang isinya menyebutkan Raja Pakuan Padjadjaran yang bernama Prabu Purana dinobatkan kembali dengan nama Sri Paduka Maharaja Ratu Haji dalam tahun yang tidak dapat dipastikan dikarnakan rusaknya prasasti, sehingga ada berbagai macam penafsiran. Prasasti ini disimpan di tepi jalan raya Batutulis, Bogor, sekitar 2 km dari pusat kota. CICO-Cimahpar Integrated Conservation Offices Kawasan pendidikan dan konservasi dengan pendekatan kepada alam, terletak di Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Kawasan ini memiliki beberapa fasilitas pendukung seperti gedung perkantoran, wisma, asrama (dormitory), serta kebun buah, sayur, dan tanaman obat. Tempat ini dilengkapi dengan fasilitas panjat tebing, kegiatan luar, dan area outbond. Kawasan ini didedikasikan untuk kepentingan konservasi. iklan : https://abditrass.blogspot.com Taman Topi Di dalam Plaza Kapten Muslihat terdapat sebuah taman yang diberi nama Taman Ade Irma Suryani, sebelumnya taman ini memiliki nama Taman Kebun Kembang tempat orang berwisata, namun pada tahun 1980-an taman ini berubah fungsi menjadi terminal angkutan kota karena letaknya yang strategis di muka Stasiun Bogor. Terminal tersebut kemudian direnovasi menjadi Plaza Kapten Muslihat yang mengusung konsep Bangunan berbentuk Topi, sehingga masyarakat pun menyebutnya dengan Taman Topi. Taman topi dilengkapi berbagai wahana permainan namun sejak tahun 1994 sampai saat ini (tahun 2007) tempat ini menjadi tidak terawat baik karena dikepung oleh pedagang kaki lima dan angkutan kota. Di dalamnya terdapat pula Pusat Informasi Kepariwisataan atau 'Tourist Information Centre'. Taman Kencana Sebuah taman kecil yang digunakan untuk tempat rekreasi anak-anak kecil, kaum muda, maupun orang tua yang melepas lelah setelah capai berjalan-jalan di lapangan Sempur ataupun Kebun Raya. Taman ini ramai pada hari Minggu dan umumnya ramai oleh para orangtua yang mengajak anak-anak mereka untuk menikmati hari libur. Lapangan Sempur Lapangan yang dahulu merupakan lahan kosong yang dipergunakan sebagai lapangan upacara untuk memperingati HUT Republik Indonesia setiap tanggal 17 Agustus ini, sekarang sudah dikelola oleh Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bogor. Lapangan ini sekarang dijadikan tempat olahraga dan lapangan multifungsi. Di lapangan ini terdapat wall-climb, lapangan basket, lapangan utama untuk bermain bola dan soft/baseball, run-track, lapangan voli beralaskan pasir pantai, serta area untuk senam. Pada hari Minggu tempat ini akan menjadi pasar dadakan, banyak pedagang makanan ataupun alat-alat yang menggelar dagangannya di sini setiap hari Minggu. Lapangan ini kerap digunakan untuk berbagai pergelaran musik. saat ini lapangan sempur sedang tahap renovasi hingga April 2017 Rancamaya Kawasan beriklim sejuk terletak 10 km dari pusat kota ke arah tenggara melalui Cipaku dan Genteng, dapat ditempuh pula melalu Tajur maupun Jalan Tol Jagorawi. Situ Gede atau Setu Gede Danau kecil di barat laut Kota Bogor, di tepi hutan penelitian Dramaga, Bogor. Dramaga, Bogor Terletak di bagian barat dari kota, tepatnya sekitar 8 km dari pusat Kota Bogor. Wilayah Dramaga merupakan sentra produksi manisan basah dan kering, baik itu dari buah-buahan (pala, mangga, jambu batu, kemang, pepaya, kweni, salak, kedondong, atau caruluk) maupun dari bahan sayuran (wortel, labu siam, pare, lobak, bligo, serta ubi jalar). Setu Burung ; Puncak Kawasan wisata perbukitan yang terletak di sebelah timur Kota Bogor, dikelilingi oleh Gunung Gede dan Gunung Pangrango. Gunung Bunder Gunung Pancar Gunung Gede Gunung Salak Endah Kolam renang Kolam Renang Gedung Olah Raga Kota Bogor Kolam Renang dengan air dari Gunung Salak, ZamZam Tirta-Ciomas Taman Yasmin Sport Centre Bukit Cimanggu City-Marcopolo Bogor Nirwana Residence-Jungle Water Park Kolam Renang Gumati Stasiun kereta dan terminal bus Stasiun Bogor Stasiun utama Kota Bogor yang merupakan warisan dari zaman Belanda. Sekitar tahun 1960-an stasiun ini melayani keberangkatan ke melalui Sukabumi dan Bandung. Stasiun Paledang Hanya melayani Pemberangkatan menuju Stasiun Sukabumi. Tersedia 2 kelas yaitu Ekonomi(AC) dan Kelas Eksekutif. Stasiun Batutulis Hanya melayani Pemberangkatan menuju Stasiun Sukabumi. Tersedia 2 kelas yaitu Ekonomi(AC) dan Kelas Eksekutif. Stasiun Sukaresmi Sedang dalam tahap pengerjaan. Terminal Bus Terminal Baranang Siang Rute 1. Kp.Rambutan 2. Pulo Gadung 3. lebak bulus 4. Tj. Priok 5. Kalideres 6. Tangerang 7. Serang, Merak 8. Rangkasbitung 9. Bekasi 10. Cikarang 11. Karawang 12. Purwakarta 13. Bandung 14. Cirebon 15. Kuningan 16. Pelabuhan Ratu 17. Sukabumi Terminal Wangun Terminal Bubulak Rute 1. Kp. Rambutan 2. Blok M 3. RawaMangun 4. Ps. Senen 5. Grogol 6. Kuningan 7. Bandung 8. Tj.Priok Terminal Laladon Daftar angkutan kota A. Angkutan Kota 01 Sukasari-Cipinanggading-Merdeka 02 Sukasari-Bubulak 03 Bubulak-Taman Kencana-Baranangsiang 04 Wr.Nangka-Ramayana 05 Cimahpar-Ramayana 06 Ciheuleut-Ramayana 07A Wr.Jambu-Gor Pajajaran-Ramayana 07B Ciparigi-Merdeka 07C Wr.Jambu-Pengadilan-Stasiun Bogor 08 Wr. Jambu-Lodaya-Ramayana 09 Ciparigi-Sukasari 10 Bantar Kemang-Merdeka 11 Br.Siang Indah-Terminal-Pasar Bogor/GgAut-Br.Siang Indah (Melingkar) 12 Pasar Anyar-Cimanggu 13 Bantar Kemang-Ramayana 14 Laladon-PasirKuda-Sukasari 15 Bubulak-Pasar Anyar (Mawar) 16 Salabenda-Pasar Anyar 17 Bina Marga-Tanah Baru-Pomad 18 Ramayana-Mulyaharja 19 Bubulak-Kencana-St.Cilebut 20 Kencana-Pasar Anyar 21 Br.siang-Ciawi 22 Pondok Rumput-Pasar Anyar 23 Ramayana-Taman Kencana-Wr.Jambu-indrapastra B. Angkutan Perkotaan 02 Sukasari-Cicurug/Cidahu(Sukabumi) 02A Sukasari-Cisarua/Tugu 02B Sukasari-Cibedug/Tapos 03 Ramayana-Ciapus 04A Ramayana-Cihideung/Cijeruk 05 Merdeka-Ciomas/Tmn.Pagelaran 06 Merdeka-Parung 06A Merdeka-Bantar Kambing 07 Ps.Anyar-BojongGede 08 Ps.Anyar-Cibinong-Citereup C. Angkutan Kota yg melintsi Kota Bogor 32 Cibinong-Jln.Baru-Tmn.Pagelaran TransPakuan Koridor 1 Bubulak-Cidangiang (Br.Siang) Koridor 2 Cidangiang-Ciawi Koridor 3 Cidangiang-Sentul City Tempat ibadah Masjid Raya Kota Bogor, Jl. Raya Pajajaran, Bogor Timur Gereja Batak Karo Protestan Bogor, Jl. Tumapel Ujung, Perumahan Cimanggu Permai, Tanah Sareal Gereja Methodist Jemaat Immanuel, Jl. Cincau , Bogor Gereja Zebaoth, Jl. Ir. H. Juanda, Kebun Raya Bogor Masjid Jami Al-Juman Bogor, Jl. Pahlawan I, Bogor Selatan Gereja BMV Katedral Bogor, Jl. Kapten Muslihat Gereja St. Fransiskus Asisi, Jl. Siliwangi Gereja Kristen Indonesia, Jl. Pengadilan 35 Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA), Jalan Suryakencana Bogor Gereja HKBP, Jl. Paledang Bogor Gereja Katedral Bogor, Jalan Kapten Muslihat Nomor 22, Bogor Klenteng Hok Tek Bio Masjid Agung Bogor, Jl. Dewi Sartika, Bogor Tengah Masjid Istiqom Budi Agung Pura Parhyangan Agung Jagatkartta, Gunung Salak, Taman Sari Pura Giri Kusuma, Bogor Baru Masjid Almuhajirin, Bukit Waringin, Bojong Gede Masjid Nahwa Nur Pura, Bojong Gede Masjid As-sholihin, jayasari Masjid Al-hidayah, BCC Masjid Al-Munawwar, Jl. Pemuda, Tanah Sareal Masjid Al-Ma'I (PDAM Tirta Pakuan), Jl. Siliwangi, Bogor Selatan Gereja Bethel, Jl. Jend. Sudirman, Bogor Tengah GPdI Tiberias Bogor, Jl. Gereja No. 19 Bogor (dibelakang Bank BCA Juanda) Museum dan perpustakaan Museum Etnobotani Museum Etnobotani diresmikan pada tahun 1982 oleh Prof. Dr. B. J. Habibie. Di dalamnya terdapat 2.000 artefak etnobotani dan berbagai diorama pemanfaatan flora. Museum Zoologi Museum Zoologi didirikan pada tahun 1894 dengan nama Museum Zoologicum Bogoriensis. Herbarium Bogoriense Terletak di Jalan Ir. H. Juanda, di sebelah barat Kebun Raya Bogor. Di dalamnya tersimpan dan dipamerkan berbagai jenis daun dan buah yang telah dikeringkan, berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri. Museum Tanah Museum Tanah didirikan pada tanggal 29 September 1988. Museum ini merupakan tempat penyimpanan jenis contoh tanah yang terdapat di Indonesia yang disajikan dalam ukuran kecil berupa makromonolit. Museum Pembela Tanah Air (PETA) Didirikan pada tahun 1996 oleh Yayasan Perjuangan Tanah Air, dan diresmikan oleh H. M. Soeharto (Presiden RI ke-2). Di dalamnya memuat empat belas diorama sebagai salah satu perwujudan miniatur yang menggambarkan proses pergerakan kebangsaan terjadi pada tanggal 3 Oktober 1943 bertempat di bekas Kesatriaan tentara KNIL/Belanda, Pabaton. Museum Perjuangan Perpustakaan Bogor Didirikan pada tahun 1842 di dalam lingkungan Kebun Raya Bogor oleh ahli botani Belanda, Dr. J. Pierot. Koleksinya sekitar 300.000 jilid buku, 2.000 judul majalah ilmiah, dan lebih dari 100.000 barang cetakan lainnya. Koleksinya meliputi buku-buku ilmu pengetahuan alam murni dan praktis, dengan mengutamakan biologi, yang diperoleh dari hasil pertukaran dengan lembaga-lembaga ilmiah dan ahli-ahli botani dan biologi di seluruh dunia. Koleksi perpustakaan ini paling baik dan lengkap di Asia Tenggara. Pusat Perbelanjaan dan Oleh-oleh khas Bogor Botani Square Ekalokasari Plaza Bogor Trade Mall Bogor Plaza Plaza Jambu Dua Bogor Indah Plaza Bogor Trade Mall Yogya Bogor Junction Plaza Jambu Dua Bogor Trade World Taman Topi Square dan Matahari Department Store Plaza Jembatan Merah, Veteran Panaragan Pusat Grosir Bogor Merdeka Pusat Oleh-oleh Venus, Jl. Siliwangi Plaza Indah Bogor/ Yogya, Jl. Kyai Haji Sholeh Iskandar Cimanggu Plaza Bogor Surya Kencana, Sukasari Giant Taman Yasmin Ramayana Bogor Square Lottemart Taman Yasmin Hero dan Gramedia, Pajajaran Orchard Walk dan The Jungle Mall, Bogor Nirwana Residence - Bogor Selatan Roti Unyil Venus, Ruko V-Point Pajajaran Lapis Talas Bogor Sangkuriang, Pajajaran - Ruko Bantar Kemang, Jl. Kyai Haji Sholeh Iskandar Cimanggu. Asinan Gedung Dalam Sukasari Asinan Dewi Sri Baranang Siang Sentra Kerajinan & Cenderamata Pasar Bogor, Jl. Oto Iskandardinata Lapis Bogor Sangkuriang,ciomas - JL.raya ciomas BOGOR Kota kembar - St.Louis, Missouri, Amerika Serikat[10] Lloró, Kolombia Gödöllõ, Hungaria Salak Tinggi, Malaysia Galeri Tari Jaipong Sawah berteras Delman di Bogor Plaza Bogor, Otista 1994 Suryakencana.jpg Suasana kawasan pecinan di Jalan Suryakencana Bogor Becak di Kota Bogor Pasar Anyar (kebon kembang) Stasiun Bogor eks Stasiun utama NIS (Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij) di Wanaherang, Gunung Putri, Bogor, saat sebelum pengaktifan kembali. Foto ini diambil tahun 2007 Televisi Kota Bogor memiliki stasiun televisi, di antaranya: Megaswara.tv BSTV INTV BBS TV Bogor iNews TVRI terletak di Gunung Tela yang menjangkau Cigudeg, Jasinga hingga kabupaten Lebak dan Pandeglang berkekuatan 50 kW Radio Kota Bogor memiliki stasiun radio, di antaranya: Pro 1 RRI Bogor 93.7 FM serta 102 FM & 1242 AM Pro 2 RRI Bogor 106.8 FM Pro 3 RRI Bogor 93.0 FM Pro 4 RRI Jakarta (Relay) 89.0 FM Radio Pertanian Ciawi 88,6 FM Elpas FM 101,2 Teman FM 95.3 Megaswara FM 100.8 Puncak FM 104.4 Dila Swara FM 107,7 96.5 RKM FM Kisi FM 93.4 Lesmana FM 100.1 810 Now (810 khz) Melody 98.9FM 103.6 Suara Kejayaan FM Radio Sipatahunan FM 107.1 89,8 WKFM Fajri 99.3 FM Rodja 756 AM 87.8 X Channel *Persiapan iklan : https://abditrass.blogspot.com https://abditrass.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanabditrass.wordpress.com https://kanopibajaringanbogormurah.blogspot.co.id/ https://bogorbaja.blogspot.co.id/ https://bajaringanabditrass.blogspot.co.id/ https://bajaringantasikmalayamurah.blogspot.co.id/ https://bajaringanbogor-berkualitas.blogspot.co.id/ https://bajaringanbogormurah.blogspot.co.id/ https://abditrass.blogspot.co.id/ https://bajaringan-kanopi-tralis-bogor.blogspot.co.id/ https://bengkellasbogorsentulcity.blogspot.co.id/ https://canopybajaringanbogor.blogspot.co.id/ https://bajaringan-bogor-ciluar-abditrass.blogspot.co.id/ https://jasapemasangankanopibogor.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanbogormurah.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-google.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-bogor-bajaringan.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-bogor-google.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanmodern.blogspot.co.id/ https://kanopi-minimalis-bogor.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-bogor-cibinong.blogspot.co.id/ https://kusenalumuniumbogorcibinong.blogspot.co.id/ https://kusen-alumuniumbogor.blogspot.co.id/ https://plafonbogor.blogspot.co.id/ https://teralisbesibogor.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanbogor.wordpress.com https://kanopibogorbajaringanbogor.wordpress.com https://bajaringanabditrass.wordpress.com https://kanopibogorcibinong.wordpress.com https://plafon-gypsum-abditrass.blogspot.co.id/ https://plafon-gypsum-abditrass.blogspot.co.id/ https://kusen-alumunium-abditrass.blogspot.co.id/ https://kanopi-bajaringan-bogor-abditrass.blogspot.co.id/ https://bajaringan-abditrass.blogspot.co.id/ https://kanopi-bajaringan-bogor-abditrass.blogspot.co.id/ https://abditrass.blogspot.co.id/ http://kanopi-bajaringan-teralis-kusenalumunium-plafon-abditrass.business.site/?bw=true http://bajaringanbogor.business.site/?bw=true http://kanopi-baja-ringan-bogor.business.site/?bw=true
  2. Blusukan ke Jogja memang tak akan pernah ada habisnya. Tak melulu menjelajah kotanya, kamu juga bisa bertandang ke kabupaten-kabupaten lain di daerah istimewa yang menyimpan beragam potensi ini. Yup, kuliner lokal adalah salah satu yang tak boleh kamu lewatkan. Meski dikenal karena gudeg dan bakpia, Jogja ternyata punya ragam kuliner tak biasa yang sudah pasti menggugah selera. Mulai dari serangga hingga mamalia, kuliner ekstrem macam ini bisa kamu temui di Jogja. Nah, mau tahu makanan apa saja yang bisa kamu cicipi di sana? Simak artikel ini, yuk! 1. Nikmati Gurihnya Sate Kuda Gondolayu yang Bisa Kamu Temukan di Timur Area Tugu Yogyakarta Seporsi nasi hangat, sate kuda, dan lalapannya yang begitu menggoda Warung Sate Kuda Gondolayu terletak di pusat kota Jogja dan sangat mudah dijangkau. Bila kamu biasa jalan-jalan di area Tugu Yogyakarta, berjalanlah sedikit ke arah Timur. Maka, kamu akan menemukan sebuah jembatan dengan plang nama “Sate Kuda Gondolayu”. Kelezatan sate kuda ini memang sudah tersohor. Bahkan, beberapa orang terkenal seperti Bondan Winarno, Bambang Pamungkas, dan Ade Rai pun pernah mampir ke warung sederhana ini. Tekstur daging kuda mirip dengan daging sapi dan tidak alot. Dari segi kesehatan, sate kuda juga aman dikonsumsi bagi mereka yang memiliki tensi tinggi lantaran daging kuda cenderung bebas lemak. 2. Rasakan Renyah dan Gurihnya Walang Goreng Khas Gunung Kidul Walang goreng yang mirip udang goreng Dalam bahasa Jawa, “walang” berarti belalang. Ya, kebiasaan menyantap belalang memang bukan hanya terjadi di Thailand saja. Masyarakat asli Gunung Kidul pun melakoni hal yang sama. Di sepanjang jalan menuju area wisata di Gunung Kidul, banyak pedagang menjajakan kuliner ini. Belalah biasanya dijadikan oleh-oleh bagi pelancong asal luar Jogja. Soal rasa? Jangan salah! walang goreng memiliki rasa yang mirip dengan udang. Sayangnya, kamu yang memang memiliki alergi terhadap udang, tidak diperkenankan menyantap kuliner bercita rasa gurih dan renyah ini. Dan jika ingin menjadikan walang goreng sebagai oleh-oleh, kini banyak penjaja walang yang telah menyediakan kudapan ini dalam kemasan toples, lho! 3. Lezatnya Mangut Welut Bu Surani dan Segarnya Sambel Welut Pak Sabar Jelas Tak Boleh Kamu Lewatkan Sambel welut Pak Sabar yang menggugah selera. Kuliner welut, atau belut dalam Bahasa Indonesia, memang sudah lekat dengan masyarakat Jogja. Belut sendiri masih banyak ditemui di daerah Bantul dan Sleman, yang notabene masih memiliki lahan persawahan yang luas. Sebut saja Mangut Welut Bu Surani yang terletak di daerah Godean, Sleman. Mangut Welut Bu Surani buka mulai sore sampai malam hari. Seporsi mangut welut yang kamu pesan terdiri dari nasi putih, belut dengan kuah santan, dan krecek yang begitu lezat. Meski kelihatannya sederhana, namun Sri Sultan Hamengku Buwana IX kabarnya kerap menyambangi warung ini sejak tahun 1947 silam. Berbeda dengan mangut welut Bu Surani, Warung Sambel Welut Pak Sabar di Bantul justru menyajikan belut dengan mode menu lesehan. Menu belut yang disediakan adalah sambel belut, belut goreng, dan oseng belut. Sambel belut yang jadi primadona di warung ini diolah bersama cabai rawit, parutan kelapa, dan kencur. Semuanya dijadikan satu dan diuleg sehingga selain pedas, rasa segar muncul karena perpaduan kencur dalam olahan ini. Akan semakin nikmat karena sajian ini juga dipadukan dengan rebusan daun singkong. 4. Aneka Olahan Sidat di Warung Bu Is Tak Hanya Nikmat, Tapi Juga Sehat dan Tergolong Penganan Langka Menu olahan Warung Bu Is, rica-rica sidat. Sidat hampir mirip dengan belut. Namun, sidat memiliki bentuk tubuh yang lebih panjang dan bahkan bisa mencapai satu meter. Tidak seperti di Korea atau Jepang yang terbiasa makan unagi, sidat masih merupakan makanan yang ekstrim dan terbilang langka di Indonesia. Nah, Warung Bu Is menyediakan aneka olahan sidat, seperti rica – rica sidat, sidat goreng, mangut sidat, dan sidat kukus. Harga sidat yang kaya protein, vitamin D, vitamin E, dan asam amino ini, dibanderol Rp 25.000,00. Mungkin kelihatannya agak mahal ya, namun harga ini setara dengan kelangkaan dan nikmatnya panganan sidat yang kamu santap. Buat kamu yang ingin mencoba, bisa langsung meluncur ke Warung Bu Is di Jl. P. Purboyo, Kios Warak No.1, Sumberadi, Mlati, Sleman. 5. Saat Bervakansi Ke Jogja, Menu Sate Landak di Warung Ibu Nur Ika Bisa Kamu Nikmati Kelezatannya Sate Landak Sate landak dan pelengkapnya Siapa sangka hewan landak yang berduri, memiliki daging yang empuk? Warung Sate Landak Ibu Nur Ika adalah buktinya. Warung sate landak yang terletak di Jalan Magelang km 9 ini tak hanya menyajikan menu sate. Olahan landak lainnya seperti sate hati, rica-rica landak, dan rica-rica buntut juga tersedia. Kamu pun cukup merogoh kocek mulai sekitar Rp 15.000,00. Meski belum dikenal luas, daging landak sebenarnya memiliki segudang manfaat. Dagingnya berguna untuk obat asma dan penyakit hati. Selain itu, konon daging landak juga mampu meningkatkan vitalitas dan daya tahan tubuh. Penderita kolesterol pun tak perlu ragu menyantap sate landak, karena kadar kolesterol pada landak terbilang rendah. 6. Jangan Ragu Menjajal Menu Kepompong Ulat Goreng yang Kaya Protein di Warung Lesehan Pari Gogo Kepompong ulat daun jati goreng, kaya protein. Kepompong ulat daun jati goreng, kaya protein. Apabila kamu berjalan-jalan ke Gunung Kidul, sempatkanlah bertandang ke Warung Lesehan Pari Gogo. Warung yang dahulu bernama Warung Mbah Jirak ini menyediakan kepompong ulat goreng. Kabarnya, kelezatan kepompong ulat goreng ini berhasil membuat Sri Sultan menjadi pelanggan tetap di warung ini lho! Kepompong ulat dalam olahan ini bukanlah sembarang kepompong. Kepompong yang digunakan adalah kepompong dari pohon jati. Sama seperti belalang, kepompong goreng merupakan makanan tradisional masyarakat Gunung Kidul. Keduanya sama-sama muncul di musim hujan dan bisa mengakibatkan alergi bagi mereka yang tak biasa menyantapnya. Nah, dari sekian deretan kuliner tak biasa asal Jogja ini, mana saja yang pernah kamu coba?
  3. Mempromosikan bisnis kuliner baik yang berbentuk rumah makan atau restoran adalah suatu tahapan yang cukup menantang bagi sang pemilik bisnis. Tentunya kita tidak ingin menghambur-hamburkan uang untuk melakukan promosi yang kurang tepat sasaran. Lalu bagaimana cara promosi rumah makan yang murah tapi tepat sasaran? Berikut beberapa resep yang dapat Anda terapkan: 1. Mulut ke mulut atau testimonial Cara ini merupakan cara tradisional yang masih terbilang efektif hingga sekarang. Cara yang paling mudah adalah dengan mengundang atau datang ke grup arisan ibu-ibu dan berikan contoh produk buatan Anda. Berikan kemasan dan rasa terbaik dari contoh makanan tersebut, tapi tetaplah jaga kualitas produk Anda. Jangan sampai contoh yang diberikan lebih baik dari produk yang dijual di toko. 2. Promosi melalui jejaring sosial Tentunya anda sudah tidak asing lagi dengan Facebook, Twitter, Foursquare, YouTube dan lain-lain. Anda bisa menggunakan cara ini, karena gratis dan mudah untuk dioperasikan. Anda bisa mengupload gambar-gambar makanan di restoran Anda dan jangan lupa berikan alamat dan nomor kontak rumah makan tersebut. Rajin-rajinlah untuk memberikan berita terbaru tentang restoran anda melalui media ini. 3. Email dan mobile marketing Mintalah alamat email atau nomor handphone pembeli jika ada, dengan ini Anda bisa memberikan update-update terbaru tentang restoran Aanda setiap saat kepada pembeli. Tapi jangan lupa untuk menanyakan kepada pembeli apakah mereka bersedia untuk dihubungi melalui email atau sms jika terdapat promosi di rumah makan Anda. Karena ada juga pembeli yang sering merasa terganggu untuk menerima promosi-promosi seperti ini. Ditakutkan pembeli justru akan lari jika kita memaksakan cara ini kepada mereka. 4. Stiker promosi di tempat-tempat menunggu Stiker kecil tentang restoran kita bisa dibuat dan ditempelkan di tempat-tempat umum, terutama tempat-tempat di mana banyak orang menunggu dan antre seperti toilet, halte dan angkutan kota. Atau Anda juga bisa memberikan stiker mobil gratis di tempat parkir yang bertuliskan nama dan foto makanan yang disediakan di restoran Anda.
  4. Google rupanya kini mulai merambah dunia kuliner, dengan turut menghadirkan fitur pencarian resep. Google kini menambahkan resep-resep minuman cocktail ke dalam hasil pencariannya. Sebagai contoh, jika pengguna mengetik kata 'martini', maka akan muncul informasi dan resep dari minuman yang bersangkutan. Selain muncul informasi refrensi dari Wikipedia, muncul juga beberapa resep, cara penyajian dan cara meraciknya dengan minuman yang lain. Fitur baru Google ini tentu bisa mengancam keberadaan situs-situs resep makanan yang sudah ada sebelumnya.
  5. Horog-Horog? Apa tuh? Khas Jepara? Pasti itu yang pertama ada di pikiran kalian kan? Atau mungkin ada yang tidak tahu Jepara itu apa? Ya ampun. Jepara adalah Kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Tengah, dimana Ibu Kita Kartini dilahirkan dan dipingit, selain itu Jepara juga terkenal dengan sebutan Kota Ukir, gugusan pulau Karimun Jawa yang indah, sentra penghasil Tenun Ikat Troso, kerajinan Monel, pantai-pantai yang indah nan damai dan sebagainya. Namun, selain itu, kota Jepara juga menyediakan makanan tradisional yang banyak dan patut untuk dicoba lho. Salah satunya adalah makanan yang konon hanya bisa di temukan di Jepara, apa tuh? Namanya adalah Horog-Horog. Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatanya cukup panjang dan lama, dimulai dari pengerukan sagu dari batang aren, kemudian tepung aren dicuci, setelah itu dilakukan pengeringan dengan bantuan abu di atas adonan. Adonan selanjutnya dikukus secara kering hingga berbentuk gumpalan-gumpalan kecil, pengukusan ini dilakukan beberapa kali berulang-ulang hingga terbentuk gumpalan kristal yang terasa kenyal, hemmm... Masyarakat Jepara menjadikan Horog-Horog ini sebagai makanan pokok pengganti beras, mereka juga menjadikan Horog-Horog sebagai bahan baku makanan yang bisa di padu padankan dengan kuliner lain sesuai selera, seperti pecel, bakso, es kolak plus Horog-Horog, sate kikil plus horog-horog yang lezat, bahkan Horog-Horog ini dapat dibuat minuman yang disebut wedang Horog-Horog lho... Jadi ketika kalian ke Jepara, tidak ada salahnya untuk mencoba kuliner tradisional khas Jepara yang kenyal nan gurih yang biasanya di sajikan di atas lipatan daun jati ini. Jangan hanya membayangkanya saja, segera kunjungi Jepara dan selamat berwisata!
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy