Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'kue'.



More search options

  • Pencarian Berdasarkan Tag

    Jenis tag dipisahkan dengan koma.
  • Pencarian Berdasarkan Penulis

Jenis Konten


Forum

  • NGOBAS ANSWERS
    • Pertanyaan Umum
  • MEDIA MUDA
    • Berita Muda
    • Muda Anonim
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • PELACUR
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • KOMUNITAS
    • BELA DIRI
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • NgobasTV
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
  • Ngobas Magz
    • Ruang Meeting
    • Redaksi
    • Tentang Ngobas Magz
    • Berita Ngobas Magz
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • KEUANGAN
    • Bukan-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • GAYA HIDUP
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • TEMPAT ISTIRAHAT
    • LAPOR KOMANDAN

Blog

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • Topik Berita
  • Acara
    • Dokumentasi Event
  • Officer

Cari hasilnya di...

Cari hasilnya yang...


Tanggal Dibuat

  • Mulai

    End


Pembaruan Terakhir

  • Mulai

    End


Saring dari jumlah...

Joined

  • Mulai

    End


Group


Situs


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Minat

Ditemukan 9 results

  1. amelia

    Resep Kue Kering Bagea

    Sebagaimana nastar, putri salju, atau lidang kucing, kue kering bagea jadi salah satu kue tradisional yang banyak diburu ketika hari-hari besar seperti Lebaran, Natal dan Imlek tiba. Bagea adalah kue khas dari wilayah timur Indonesia seperti Maluku, Maluku Utara dan Sulawesi Selatan. Di daerah asalnya kue ini biasa disantap dengan menyeruput teh atau kopi. Kue yang umumnya terbuat dari sagu ini biasanya berbentuk bulat dan kecoklatan. Meski cenderung sulit dimakan saat gigitan pertama, sensasi butiran kenari yang sampai di lidah setelah itu dapat membuat orang tak berhenti mengunyah kue bagea. Bagea ini dapat menjadi salah satu pilihan untuk menyambut tamu di rumah saat Lebaran nanti. Apalagi, kue kering ini dapat dibuat dengan cara yang mudah dan sederhana. Salah satu koki ahli masakan khas Indonesia Ragil Imam Wibowo membagikan resep kue kering bagea kepada pembaca CNNIndonesia.com. Pria yang akrab disapa Chef Ragil itu baru saja mendapatkan gelar Chef of The Year dari Jakart Best Eats dan Asian Cuisice Chef of the Year dari World Gourmet Summit. Berikut merupakan resep kue kering bagea ala Chef Ragil. Bahan: 100 gr gula halus 50 gr telur ayam 190 gr sagu papua 47 gr butiran kenari 47 gr kacang mete 45 gr minyak kelapa 1 gr bubuk kayu manis 2 gr baking powdewer 20 gr keju cedar 20 gr biji kakao 2 gr vanilla essence 2 cubit garam Cara membuat: Campurkan semua bahan, lalu aduk sampai tercampur rata. Setelah tercampur rata, bentuk sesuai selera. Dapat dibentuk memanjang, bulat, atau cetakan tertentu. Susun adonan kue kering bagea yang sudah dibentuk di baking tray yang sudah dipoles mentega. Panggang di oven dengan suhu 180 derajat celcius selama 30 menit. Jangan lupa suguhkan teh hangat atau minuman panas lainnya ketika menyajikan kue bagea. Selamat mencoba!
  2. Kebijakan pemerintah yang melarang pejabat menerima parcel barang menjelang hari raya Lebaran membawa berkah bagi pengusaha kue tart Lebaran. Sejak beberapa hari ini pengusaha kue tart dan roti banyak menerima pesanan kue tart yang dihias ucapan selamat Idul Fitri sebagai hantaran bingkisan menjelang hari Lebaran. Seorang Pengusaha Kue dan Roti asal Yogyakarta Sri Hartati belakangan ini terlihat sibuk membuat kue tart Lebaran. Sebab pesanan kue tart Lebaran meningkat sejak beberapa hari terakhir dan diperkirakan akan terus bertambah ketika semakin mendekati hari Lebaran nanti. “Hingga akhir minggu kedua bulan Ramadan ini setidaknya sudah ada 40 pesanan kue tart Lebaran aneka ukuran,” tuturnya di Bantul, Yogyakarta, Minggu (26/6/2016) Kue tart buatan Sri ini sedikit spesial. Roti cake yang dioles dengan butter cream serta guyuran coklat menjadi indah ketika selesai dihias dengan gambar ketupat atau masjid kemudian ditambah dengan beberapa buah cherry. Selain itu dihiasi juga dengan ucapan selamat Idul Fitri yang dituliskan diatas kue tart membuat kue tart ini layak dijadikan bingkisan Lebaran bagi kerabat maupun relasi. Sri membanderol kue tartnya mulai dari Rp50 ribu hingga ratusan ribu Rupiah, sesuai dengan ukuran dan kerumitan hiasan. “Jadi harganya tergantung pesanan juga,” imbuhnya. Sri memang telah memulai membuat kue tart Lebaran ini sejak ramadhan tahun lalu. Meskipun diakuinya tahun lalu pesanan belum begitu banyak, namun menjelang hari Lebaran tahun ini pesanan kue tart Lebaran sudah mulai meningkat. Pasalnya kue tart mulai marak di masyarakat sebagai bingkisan Lebaran menggantikan parcel barang.
  3. berita_semua

    Dari Penjual Kue Keliling Sukses Jadi Pengusaha

    Orang bilang, tidak ada kesuksesan yang diraih tanpa kerja keras. Nampaknya ungkapan ini dibuktikan oleh CEO perusahaan agrobisnis Muhammad Hadi Nainggolan. Hadi Nainggolan memulai usahanya dengan berdagang kue. Belasan tahun lalu, Hadi adalah bocah penjual kue yang kerap berkeliling kampung membantu sang ibu untuk menafkahi keluarganya. Hadi dibesarkan di Desa Rimo, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh. Sang ayah berasal dari Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, sedangkan ibu Hadi berasal Aceh Singkil, Nangroe Aceh Darussalam. Ayah Hadi adalah salah seorang pegawai di perusahaan perkebunan kelapa sawit swasta yang cukup besar di masa Orde Baru. Sejak usia sembilan tahun, pria yang akrab di sapa Bang Hadi ini sudah berdagang menjual kue dan es. Kalau pagi habis salat subuh itu jualan kue keliling kampung hingga pukul 07.00 WIB sebelum berangkat ke sekolah. Siang hari sepulang sekolah, dia berjualan es dalam termos. Jalan hidup ini terpaksa ia lakoni setelah sang ayah sakit stroke sehingga tak bisa bekerja. “Karena keterbatasan ekonomi ini, rutinitas ini saya tempuh setiap hari sehabis salat subuh,” kata Hadi Jika hari minggu, dia membantu sang ibu berjualan rempah-rempah dan hasil bumi di pasar. Tanggung jawab yang ia pikul semakin besar setelah sang ayah meninggal dunia saat dirinya kelas 6 SD. “Pengalaman hidup saya waktu kecil seharusnya diisi bermain. Tapi seperti ini takdir hidup saya yang telah digariskan Allah SWT dan justru ini membuat saya menjadi mandiri,” ujar pria kelahiran 25 April 1983 tersebut. Ketika mulai memasuki masa SMP dengan SMA, Hadi terus berdagang. Bahkan dari hasil menabung dari membantu ibunya berjualan, Hadi bisa membeli kios sendiri di pasar saat duduk di bangku Madrasah Aliyah Muhammadiyah di kampung halaman ibunya. Seusai lulus, Hadi menempuh studi di Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara, Medan. Sambil kuliah, dia membuka bisnis desain grafis dan percetakan. Ia bahkan sempat memiliki properti dan kendaraan dari bisnis percetakannya. Namun dalam bisnis desain grafis dan percetakan ini Hadi sendiri mengakui mengalami jatuh bangun beberapa kali, begitu juga dengan bisnis properti dan event orgaziner yang sempat ia bangun, semua akhirnya gulung tikar. Ya namanya juga usaha dan sambil terus belajar tentu “human error” tinggi. Namun Hadi masih memiliki obsesi lebih besar lagi untuk meraih kesuksesan dengan mencari suasana baru di luar Aceh dan Sumatera utara. Akhirnya pada tahun 2011, Hadi memutuskan untuk menutup semua bisnis dan menjual seluruh asetnya di Medan. Ia memilih merantau ke Surabaya, Jawa Timur dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Di Banjarmasin ia bertemu dengan mitra asal Singapura dan akhirnya menekuni bisnis batubara bersama koleganya tersebut. Sayangnya komoditi batubara akhirnya melorot. “Dari situ saya berpikir bahwa kita harus merancang bisnis yang lebih bisa bertahan lama,” tutur Hadi. Akhirnya mulai 1 Januari 2013, Hadi memutuskan merantau ke Ibu Kota Jakarta. Di sinilah ia secara bertahap berhasil membangun tiga kelompok usaha. Pertama, Daun Agro Group yang bergerak di bidang usaha Agribisnis khususnya perdagangan kelapa kopra. Bahan bakunya dari Nusa Tenggara Timur yang didistribusikan oleh penyalur di Surabaya. Selain itu, dia menyediakan jasa konsultan perencanaan perkebunan sesuai basis pendidikan yang dia miliki. Kedua, dia merupakan Founder dan CEO Langit Digital Group. Usaha ini adalah yang paling menjanjikan secara komersial dari tiga kelompok usaha yang dia miliki. Terdiri dari PT Langit Trans Digital, PT Langit Taktix Digital, PT Langit Medika Solusindo, yang bergerak dalam bidang Information Technology (IT), e-commerce, Crowdsourcing, Content Digital Marketing, Agency Digital Advertising. Selain itu, ada satu Perusahaan lagi akan diluncurkan. Sebuah perusahaan yang fokus pada e-commerce (jual beli online) pada Juni 2016 mendatang. Namun e-commerce yang akan ia luncurkan lebih bersifat spesifik pada produk-produk tertentu. “Karena itu justru memiliki peluang lebih besar kepada pasar. Kalau situs belanja online terlalu general produknya yang ditawarkan, orang akan malas,” jelas pria berdarah campuran Tapanuli Utara dan Aceh Singkil tersebut. Kelompok usaha yang ketiga ialah Graha Inspirasi, di mana Hadi juga sebagai founder sekaligus CEO. Graha Inspirasi didirikan pada tahun 2014. Ide mendirikan Graha Inspirasi tersebut merupakan kelanjutan dari salah impiannya ketika mendirikan Moeslim Entrepreneur Coaching di Kota Medan, Sumatera Utara pada tahun 2009 silam. Salah satu impian yang belum terwujud adalah membuat sebuah sentra kegiatan "creative hub" berbagai komunitas untuk bertukar ide, belajar bersama, saling mendukung, berbagi ilmu dan bersinergi dalam proses pengembangan bisnis/usaha serta kreativitas diri. Impian tersebut menjadi kenyataan ketika dirinya bertemu dengan Ibu Riwandari Juniasti di Jakarta, yang akhirnya menjadi partnership untuk bersama-sama mendirikan Graha Inspirasi. “Awalnya ini ditujukan sebagai kegiatan sosial, namun kemudian berkembang menjadi usaha yang menjanjikan,” tutur Hadi. Graha Inspirasi sendiri saati ini ada tiga perusahaan, PT Graha Inspirasi Indonesia, PT Inspirasi Muda Indonesia, PT Wahana Inspirasi Indonesia yang bergerak dalam bidang Creative and Community hub, Service Office, Coworking, Virtual Office, Legal Businees Service, Strategic Planning Innovation. Fokus Bisnis Graha Inspirasi ini ada lima. Pertama menyediakan jasa persewaan ruangan kantor di tujuh tempat, mulai Kalimalang, Pancoran, Rawamangun, Senen dan beberapa tempat lain. Kedua, virtual office yang merupakan kantor bersama. Ini bagi pelaku usaha yang belum mampu menyewa ruang kantor sendiri. Ketiga, coworking space atau kantor harian bagi pelaku usaha yang belum mampu sewa kantor ataupun virtual office. Keempat, jasa pembuatan legalitas badan hukum usaha di Wilayah DKI Jakarta. Kelima, jasa pelatihan entrepreneur bagi kawula muda. “Yang terakhir ini bisa saja tak dipungut biaya jika ada sponsornya,” kata Hadi. Saat ditanya apa impian terbesarnya dalam dunia bisnis “ saya bermimpi punya 50.000 orang karyawan saat memasuki usia 40 tahun”. Bayangkan jika saya punya 50.000 orang karyawan dan satu orang karyawan rata-rata bisa menghidupi tiga orang itu artinya saya bisa berkontribusi nyata membantu 150.000 orang di Negeri ini, imbuh Hadi. Hadi tak melulu mengisi hari-harinya dengan aktivitas bisnis. Ia aktif di beberapa Organisasi/Komunitas, ,mulai dari sebagai Co Founder Komunitas Memberi, Local President JCI Jakarta (Junior Chamber International) Jakarta tahun 2016, Sekretaris Forum Dialog BPP HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia), Sekretaris Jenderal PERJAKBI (Perhimpunan Pengusaha Jasa Kantor Bersama Indonesia), Wakil Sekretaris Jenderal DPP BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia) dan beberapa organisasi lainnya.
  4. BincangEdukasi

    Kue Bagel yang Buat Ribuan Perempuan Jatuh Cinta

    Jika Anda mengira wajah tampan dan tubuh atletis jadi jaminan untuk mendapatkan wanita di media sosial, Anda salah. Pasalnya, sepotong kue bagel di aplikasi kencan Tinder, sukses membuat 1000 perempuan jatuh cinta. Akun Tinder tersebut bernama “EverythingBagel”. Seperti namanya, foto profil yang akan Anda temukan di akun itu bergambar kue bagel. Ditambah caption sederhana yang berbunyi “Saya bisa jadi segalanya untukmu,” akun tersebut langsung menarik perhatian kaum hawa. Tidak tanggung-tanggung, EverythingBagel ‘berjodoh’ dengan 1000 orang wanita di Tinder. Di dunia nyata, pemilik EverythingBagel adalah pria lajang berumur 25 tahun. Dia mengaku tidak punya keahlian sosial yang dibutuhkan untuk menarik perhatian wanita. Oleh karena itu, dia ‘bersembunyi’ dibalik foto bagel. Melansir laman Daily Meal, bagel dicintai banyak wanita karena rasanya yang versatile dan bisa disajikan dengan apapun. Kue bagel bisa disantap bersama kopi, teh, atau bahkan jadi sarapan ‘berat’ saat dikombinasikan bersama telur. Bisa jadi, itu alasan kenapa EverythingBagel bisa ‘cocok’ dengan ribuan wanita. Meskipun begitu, pemilik akun EverythingBagel, mengatakan kepada laman Motherboard bahwa dia selalu mengungkapkan jati diri sebenarnya kepada semua wanita yang cocok dengannya di Tinder. “Saya menjelaskan pada mereka siapa saya sebenarnya. Mungkin mereka tertarik karena foto saya yang unik. Tapi, saya rasa mereka tidak akan mau berkencan dengan sepotong kue bagel,” ujar dia. Hanya saja, dia mengatakan, ada keuntungan tersendiri menjadi bagel. “Itu adalah pencair suasana yang tidak pernah gagal,” sebutnya.
  5. desianiputri

    Resep Donat Tanpa Telur Super Praktis

    Siapa sih yang tak kenal dengan makanan yang satu ini. Kue dengan bentuk bolong di bagian tengahnya ini sangat mendunia. Kali ini Vemale bakal menghadirkan satu resep donat lezat dan mudah tanpa menggunakan telur. Simak resepnya di halaman ini yuk. Bahan: 250 gram tepung terigu 1 sdt ragi instan 2 sdm gula pasir 2 sdm margarin 200 ml air hangat Cara Membuat: Campur ragi dan gula pasir serta sedikit air hangat. Tunggu selama kurang lebih 10 menit sampai berbuih. Campur semua bahan dan campuran ragi. Aduk sampai rata dan kalis. Diamkan selama kurang lebih 30 menit. Tutup dengan kain basah. Kempiskan adonan dan bentuk seperti donat. Diamkan selama kurang lebih 10 menit. Panaskan minyak goreng dan goreng donat sampai matang atau berubah warna kecoklatan. Angkat, tiriskan, dan beri topping sesuai selera.
  6. Zyah Rizal Fadilah (11), bocah penjual kue dan jus "Sandwich.... Sandwich....Sandwich.... Sandwich," suara lengkingan yang khas selalu terdengar tiap sore sekitar pukul 15.00 di daerah Minomartani Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Warga sekitar sudah hafal bahwa itu adalah suara bocah pengendara sepeda penjual kue dan jus yang tengah berkeliling. Zyah Rizal Fadila, bocah itu, membawa sandwich, pizza, roti bakar, dan jus di atas sepedanya. Usianya 11 tahun, kelas VI SD. Sebuah boks plastik di boncengan belakang sepedanya berisi aneka jus. Sementara itu, keranjang merah bertutup plastik yang ia ikat di setang berisi aneka kue. Jangan pernah mengasihaninya dengan memberi uang lebih. Ia pasti menolak. "Saya tolak. Saya tidak ingin dikasihani karena kondisi ini. Bapak mengajarkan saya lebih baik menutup tangan daripada membuka tangan," ujar Rizal yang punya cita-cita ingin jadi tentara, mengikuti jejak kakeknya. Bapaknya adalah penjaja gas melon 3 kg dan air mineral. Ibunya berjualan kue. Rizal mengikuti jejak ibunya berjualan kue keliling. Rizal sudah berdagang keliling kampung sejak kelas II SD. Iangotot meminta ibunya mengizinkan dia berdagang keliling. "Saya bilang ke ibu mau bantu jualan setelah pulang sekolah. Kata ibu enggak usah, tetapi saya ngotot ingin jualan," tutur Rizal. Hati ibunya luluh oleh keinginan keras Rizal. Ibunya memberi syarat, Rizal boleh jualan, tetapi nilai pelajaran di sekolah tidak boleh turun. Syarat itu ia sanggupi. Sepulang sekolah sekitar pukul 14.00, Rizal mulai keluar rumah menjajakan kue. Ia baru kembali sekitar pukul 18.00. "Ya jauh, Mas (kelilingnya), tetapi enggak capek. Niatnya kan jualan untuk bantu orangtua," ujarnya. Rizal mengaku, pada masa-masa awal, ia sering diejek teman-temannya. Ia tak menghiraukan hal itu. Beberapa gurunya malah kini menjadi pelanggannya. "Diejek sama teman-teman, tetapi biarkan saja. Kan usaha jualan ini halal," kata dia. Infak Rizal mengaku dalam sehari ia bisa membawa pulang uang Rp 170.000 hingga Rp 200.000. Ia berikan semua kepada ibunya. Setelah dihitung, selisih hasil jualan ia tabung. "Sisanya saya tabung, Mas. Kalau suatu saat butuh kan bisa buka tabungan," ujarnya. Dari hasil tabungannya itulah, Rizal mampu membeli sepeda BMX bekas seharga Rp 700.000 yang saat ini dipakai untuk berangkat sekolah dan jualan. Belum lama ini, Rizal juga menyisihkan uangnya untuk membelikan kue ulang tahun untuk adiknya. "Saya juga menyisihkan untuk uang infak," ucapnya. Tidak besar jumlahnya. Namun, menurut Rizal, bapaknya mengajarkan, seberapa pun nilainya, biasakanlah selalu menyisihkan sebagian rezeki hasil jualan untuk orang lain.
  7. Ketika berbuka puasa, anak-anak sering kali mencari jajanan di luar. Salah satu yang menjadi favorit adalah kue cubit. Orang tua lantas khawatir dengan kebersihan dan kandungan gizinya. Untuk itu, koki Yuda Bustara menyarankan agar orang tua membuat kue cubit sendiri di rumah. Bahan: 2 butir telur75 gram gula pasir1/2 sendok teh baking powder150 gram tepung terigu protein sedang25 gram butter tawar yang sudah dilelehkan1/4 sendok teh bubuk vanilaCara membuat: Kocok gula dan telur menggunakan mikser sampai mengembang. "Ingat, harus sampai mengembang. Kalau tidak, akan ada bintik-bintik gula dan enggak halus jadinya," tutur Yuda.Aduk mentega cair dengan bubuk vanila.Ayak tepung dan baking powder.Campurkan kocokan gula dan telur dengan adukan tepung. "Jangan pakai mikser. Pangan spatula atau tangan saja supaya tercampurnya nanti seperti roti," ucap Yuda.Ambil adonan sekitar dua sendok makan, taruh di lempengan pemanggang roti.Jika ingin menggunakan isi seperti cokelat, masukkan di antara adonan sebelum pemanggang ditutup.Tunggu 1-2 menit, hidangkan. Untuk pemanis dapat ditambahkan cokelat atau potongan kue di atasnya.
  8. martasari_pramuga

    Resep Jongkong Kue Basah Tradisional

    Salah satu resep kue basah tradisional asli Indonesia yang tidak kalah enak dengan resep kue modern adalah Kue Jongkong. Kalau melihat namanya mungkin terdengar agak asing, tetapi kalau sudah pernah mencobanya pasti kelembutan tekstur dan harum aromanya membuat setiap orang akan ketagihan. Resep asli Melayu ini mempunyai banyak variasi, seperti resep kue jongkong bangka, resep jongkong lapis surabaya dan yang lainnya. Walaupun namanya berbeda, cara membuat dan bahan bahan yang digunakannya hampir sama. Kue Jongkong merupakan salah satu resep kue basah tradisional yang cukup populer di negara kita. Tidak hanya orang dewasa saja, anak anak pun sebenarnya suka sekali dengan resep jongkong ini. Mungkin dikarenakan saat ini agak susah mencari penjualnya makanya kue satu ini tidak begitu populer dan dikenal oleh masyarkat umum. Oleh karena itu sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga Resep Kue Jongkong ini dengan cara mengenalkannya kepada anak anak. Apabila memang agak susah membelinya, lebih baik kita membuatnya sendiri di rumah. Cara membuat Jongkong sangat mudah dan alat alat masak yang dibutuhkannya pun sangat sederhana dan biasnaya sudah tersedia di rumah. Seperti cara membuat resep kue tradisional yang lain, proses pembuatan Resep Jongkong lumayan mudah dan gampang diikuti. Bahan bahan yang dibutuhkan untuk membuat kue basah jongkong juga sangat murah harganya. Teman teman dengan mudah membeli gula pasir, kelapa, tepung beras sebagai bahan utamnya dan yang lainnya. Proses pembuatan kue basah ini juga sangat gampang diikuti, bahkan oleh pemula sekalipun yang tidak biasa memasak. Alat alat yang digunakan juga sangat sederhana dan tidak membutuhkan alat elektrik, seperti blender atau mixer yang biasanya dibutuhkan untuk membuat resep kue modern. Untuk lebih jelasnya, silahkan melihat detail resepnya di bawah ini. Bahan bahan Resep Jongkong Lapis Khas Surabaya Seperti yang sudah disebutkan diatas, resep kue basah kali ini membutuhkan tepung beras sebanyak 500 gram.1.5 liter santan yang diambil dari perasan buah kelapa supaya rasanya lebih gurih dan tercium aroma khasnya. Kalau tidak ada bisa juga memakai santan instan yang banyak dijual di toko. Rebus santan terlebih dahulu sampai matang.Air merang untuk memberikan warna gelapnya yang diambil dari 10 sendok merang yang sudah diayak sebelumnya dan 50 ml air bersih dicampur menjadi satu lalu diaduk dan disaring supaya tidak ada kotoran yang ikut terbawa.50 ml air suji yang berasal dari perasan 20 lembar daun suji dan 1 lembar daun pandan segar untuk memberikan warna hijau muda pada kue lapis jongkong.Gula pasir putih kualitas bagus kurang lebih sebanyak 200 gram saja.Air kapur sirih kurang lebih sebanyak 1 sendok makan saja.Kelapa yang diparut kasar agak memanjang sebanyak kurang lebih 200 gram untuk bahan taburan resep kue Jongkong. Kukus kelapa parutnya terlebih dahulu sampai matang sebelum digunakan.Garam dapur beryodium secukupnya atau kurang lebih sebanyak setengah sendok kecil saja.Cara Membuat Resep Kue Jongkong Enak Praktis Ambil satu wadah agak besar untuk adonan utamnya. Masukkan 500 tepung beras, garam dapur beryodium dan gula pasir yang sudah dipersiapkan sebelumnya lalu aduk aduk dan campur sampai semua bahan tercampur rata.Masukkan air kapur sirihnyan lalu aduk aduk lagi sampai tercampur rata.Masukkan 1.5 liter santannya sedikit demi sedikit sambil tetap diaduk aduk supaya tercampur rata dan tidak ada gumpalan gumpalan. Ulangi sampi semua santan sudah dituang dan tercampur rata.Setelah tercampur rata bagi adonan menjadi dua bagian sama rata.Adonan pertama beri air suji untuk memberikan warna hijau muda. Aduk aduk dengan adonan sampai semua benar benar tercampur rata.Tuang air merang ke adonan kedua lalu aduk aduk lagi sampai semua bagian tercampur rata dan warnanya rata.Siapkan kukusan dan loyang yang akan digunakan. Ukuran loyang tergantung dengan besar kecil kue yang akan dibuat dan jangan lupa diolesi alas loyang terlebih dahulu dengan sedikit minyak atau mentega supaya tidak lengket.Ambil satu bagian adonan (secukupnya saja dan usahan jangan terlalu tebal) dan tuang di atas loyang.Masukkan diatas kukusan dan masak kurang lebih selama 5-7 menit saja.Ambil satu bagian adonan yang lain dan tuang diatas lapisan pertama lalu masak lagi selama 5-7 menit.Tuang adonan lainnya lalu masak lagi. Ulangi sampai semua adonan habis lalu masak lagi sampai kue basahnya benar benar matang (kurang lebih sekitar 25-30 menit).Angkat dan dinginkan kue jongkongnya sampai benar benar dingin terlebih dahulu sebelum dipotong potong dan disajikan lalu taburi dengan parutan kelapa yang sudah dikukus terlebih dahuluTernyata cukup mudah dan sederhana bukan cara membuat kue Jongkong di atas. Walaupun sederhana, kalau masalah rasa kue basah tradisional ini tidak kalah lezat lho dibandingkan kue basah lain yang berasal dari luar negeri. Selain itu, bahan bahan yang dibutuhkan juga gampang didapat dan harganya pun cukup murah di kantong. Selain dikonsumsi sendiri, Resep Jongkong bisa juga dijadikan alternatif sumber penghasilan keluarga. Untuk ide resep kue tradisional yang lain, silahkan mencoba Resep Kue Basah Mendut Ketan Hitam dan Resep Wingko Babat Asli.
  9. duniagelap

    Mesin Uap Kue Putu

    Putu dengan puthu bagi orang Jawa jelas berbeda. Puthu diucapkan lebih tebal pada huruf “th”. Putu memiliki arti cucu, sedangkan puthu merupakan sejenis kue tradisional yang terbuat dari tepung beras ketan dan parutan kelapa. Selain berbeda dalam hal pengucapan, puthu jelas memiliki cita rasa yang sangat istimewa. Namun dalam tulisan ini selanjutnya kue puthu ditulis sebagai kue putu. Jika di sore hari ataupun bahkan di keremangan malam terdengar lengkingan panjang suara bak peluit kereta uap, pasti yang terdengar tersebut jelas bukan suara cerobong kereta uap yang tengah melaju. Kereta uap sudah lama masuk museum, digantikan oleh kereta diesel maupun listrik. Tak salah lagi, mesin uap manalagi yang masih eksis keliling antar gang dan kampung, baik dengan dipikul ataupun nylengkrak di boncengan sepeda, itulah mesin uap pembuat kue putu. Pembuatan kue putu termasuk aplikasi mesin uap yang paling sederhana. Dalam skala yang besar tekanan uap air yang dihasilkan dari proses pendidihan dulunya digunakan untuk menggerakkan mesin pada lokomotif kereta api. Di lingkungan industri, tekanan sangat tinggi dari uap air bahkan digunakan untuk menggerakkan turbin uap yang dikopel dengan generator untuk membangkitkan listrik. Sangat sulit dilacak mana yang lebih duluan keberadaan antara mesin pembuat kue putu dengan mesin uap yang pada awalnya ditemukan oleh James Watt itu. Namun satu yang pasti, hingga hari ini mesin pembuat kue putu masih tetap eksis melayani para penggemarnya hingga di sudut gang dan kampung-kampung. Air dalam sebuah ketel atau bejana tertutup yang dipanasi akan mengalami kenaikan temperatur. Jika pemanasan terus dilakukan hingga melampaui titik didih air, maka air akan mendidih dan berubah wujud dari fase cair menjadi fase uap atau gas. Uap air dalam ruang tertutup memiliki tekanan yang sangat tinggi. Jika uap tersebut dialirkan melalui pipa atau rongga sempit, maka gesekan yang terjadi antara uap dengan permukaan dinding dalam pipa akan menimbulkan suara bernada tinggi yang kita dengar sebagai lengkingan. Proses pembuatan kue putu sebenarnya sangat sederhana dan tidak memakan waktu yang lama. Tepung beras setengah basah dimasukkan dalam cetakan berbentuk tabung yang terbuat dari bambu bulat. Di tengah adonan tepung beras dimasukkan irisan gula jawa yang akan membentuk sumbu pemanis kue putu. Adonan yang sudah dimasukkan dalam cetakan tabung bambu selanjutnya dipasang pada suatu lubang yang terhubung langsung ke ketel uap. Melalui pori adonan kue inilah tekanan uap yang tinggi akan lewat sambil memindahkan panas atau kalor ke adonan kue yang dilewati. Maka beberapa saat kemudian, kue putu akan matang dan menebarkan bau harum pandan wangi yang khas. Hmmmm……suedep lho! Setelah dirasa tepung sudah matang, maka cetakan tabung bambu yang di dalamnya terdapat kue putu yang sudah matang itupun dicabut dari dudukannya. Dengan lidi congkelan, dikeluarkanlah kue putu dari dalam tabung bambu. Kue tersebut selanjutnya diletakkan di atas helaian daun pisang yang hijau bersih. Melengkapi sajian kue putu, di atasnya ditaburi parutan kelapa yang akan menambah rasa gurih. Perpaduan antara manisnya gula jawa dan gurihnya parutan kelapa merupakan sensasi rasa tersendiri yang akan menggoyang lidah kita. Inilah istimewanya kue tradisional yang dibuat dengan mesin uap sederhana ini. Kue putu sangat cocok disantap ketika masih hangat. Kue ini sangat sesuai untuk menemani minum teh ataupun kopi di sore atau malam hari. Terlebih jika suasana sedikit dingin oleh hujan gerimis, kehadiran kue putu dapat menjadi penghangat badan yang sangat ngangeni. Meskipun tidak mengenyangkan, kue putu dapat menggugah inspirasi dan semangat para bocah untuk tetap ceria menikmati permainan dan dolanannya. Kue putu memiliki seribu satu arti bagi setiap orang yang pernah merasakannya. Kue putu adalah perlambang keterpinggiran nasib wong cilik. Kue putu biasa dijajakan oleh bapak-bapak tua renta yang dengan setia telah menjalani profesinya selama bertahun-tahun. Dari hari ke hari, ditelusurinya gang-gang kecil di setiap kampung untuk melayani para pelanggan setianya yang kebanyakan terdiri atas anak-anak balita, para remaja, hingga orang dewasa. Meskipun terkesan remeh temeh dan tidak keren, bahkan mungkin sangat ndeso, kue putu telah banyak berjasa menopang banyak rumah tangga yang hidup sederhana, bahkan seringkali pas-pasan. Kesederhanaan dalam melayani ataupun mengemas kue putu menjadi sebuah ketakjuban tersendiri manakala semuanya digerakkan sepenuh hati dan jiwa. Pancaran ketulusan inilah yang menjadikan interaksi antara tukang putu dengan para pelanggan setianya menimbulkan keceriaan tersendiri dan menjadi pelezat yang melebihi keampuhan bumbu modern manapun. Jika lengkingan kereta uap sudah punah dari jalur-jalur kereta api kita, maka kita masih dapat bernostalgia mendengarkan lengkingan peluit uap dan cerobong kereta dengan mesin uap pembuat kue putu. Akankah mesin sederhana tersebut nantinya akan tergantikan dengan mesin yang lebih modern? Akankah ada regenerasi tukang putu yang akan senantiasa melanjutkan keunikan proses pembuatan kue tradisional tersebut? Ah, semoga saja kelak hingga generasi anak cucu kita di masa depan masih akan bisa menjumpai suara lengkingan uap di tengah keremangan malam dari mesin kue putu itu.
×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi