Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'korea utara'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN
  • Anak Jaksel's Anak Jaksel

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 13 results

  1. Setelah dirumorkan meninggal dunia, Presiden Korea Utara Kim Jong Un tampil di hadapan publik saat peringatan hari buruh pada Jumat (1/5) lalu. Namun, kini beredar spekulasi bahwa Kim Jong Un yang muncul saat itu palsu. Walaupun Anggota Komite Intelijen parlemen Korea Selatan Kim Byung kee mengatakan bahwa Kim Jong Un biasanya melakukan tugas, ketika lama tak tampak di hadapan publik. Informasi ini ia dapat dari Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan. “Kim Jong Un berfokus pada konsolidasi urusan internal seperti pasukan militer dan pertemuan negara-partai, dan kekhawatiran pandemi corona,” kata Kim Byung kee dikutip dari Reuters, beberapa waktu lalu (6/5). Namun, rumor Kim Jong Un palsu terlanjur mencuat. Hal ini pertama kali disuarakan oleh mantan anggota parlemen konservatif Inggris, Louise Mensch. Ia menyoroti beberapa bagian wajah Presiden Korea Utara, dan menurutnya ada yang berbeda dari sosok yang tampil di hadapan publik saat itu. Dalam cuitannya, ia melampirkan perbandingan foto Kim saat menghadiri peringatan hari buruh, dengan foto formal lainnya. “Gigi, lengkungan bibir, dan lainnya benar-benar berbeda. Lihatlah kertak gigi itu,” cuit Mensch melalui akun Twitter-nya, Sabtu (2/5) lalu. Hingga Jumat (8/5) malam, cuitan Louis disukai 633 warga internet, serta telah diunggah ulang 202 kali. “Tidak ada alasan untuk mengubah sikap saya sebelumnya. Ini bukan pria yang sama,” tulis Louis dalam kolom komentar. Kecurigaan yang sama juga diungkapkan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) asal Tiongkok, Jeniffer Zheng. Pada Minggu (3/5) lalu, Zheng menulis di akun Twiter-nya terkait keraguannya atas sosok Kim Jong Un yang hadir saat peringatan hari buruh. “Apakah Kim Jong-un muncul pada 1 Mei merupakan yang asli?” kata dia, kemarin (8/5). Unggahan ini disukai 3 ribu warganet, serta diunggah ulang 1.500 kali. “Apakah Kim Jong-un muncul pada 1 Mei merupakan yang asli?” kata dia, kemarin (8/5). Unggahan ini disukai 3 ribu warganet, serta diunggah ulang 1.500 kali. Zheng pun mengajak warganet untuk menyoroti beberapa bagian wajah Kim Jong Un seperti gigi, telinga, dan rambut. Selain itu, Zeng menyinggung perbedaan pada tampilan wajah saudarinya, Kim Yo Jong. Ia pun melampirkan foto-foto pembanding. Rumor tentang meninggalnya Kim Jong Un juga sempat diperkuat oleh laporan intelijen Amerika Serikat (AS), yang mengonfirmasi adanya pengiriman tim medis dari Tiongkok ke Korea Utara. Wartawan asal Tiongkok bernama Shijian Xingzou juga sempat melaporkan bahwa Kim Jong Un meninggal dunia, akibat kesalahan operasi jantung pada 12 April. Kabar tersebut diperolehnya dari sumber rahasia pemerintahan Korea Utara. Media online berbasis di Korea Selatan yang berfokus pada pemberitaan terkait Korea Utara, Daily NK melaporkan bahwa Kim Jong Un menjalani operasi jantung di Kabupaten Hyangsan. Kim harus melalui prosedur kardiovaskular, akibat kebiasaan merokok berlebihan, obesitas, dan tumpukan pekerjaan. Rumor lain mengatakan Kim Jong Un hanya bersembunyi di rumah peristirahatannya, di Wonsan. Dugaan ini didasarkan pada citra satelit AS, yang memperlihatkan kereta pribadinya berada di stasiun khusus keluarga Kim Jong Un.
  2. YahooBERITA Heboh Kim Jong-un Palsu, Aktivis China Bongkar Kejanggalan Tubuhnya Bayu Adi Wicaksono VIVA4 Mei 2020 06.04 WIB VIVA – Setelah sempat membuat heboh karena ditangkap usai merekam kondisi jenazah korban serangan Virus Corona atau COVID-19, kali ini aktivitas kemanusiaan Jennifer Zeng kembali membuat gempar dunia. Kali ini gadis kelahiran China itu menguak sebuah kejanggalan dari diri Pemimpin Militer Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un yang mendadak muncul pada 1 Mei 2020 setelah sebelumnya sempat dikabarkan sedangkan sakit bahkan sudah meninggal dunia. Meski tak memberikan kesimpulan tentang analisanya. Namun, dari analisa itu terlihat ada dugaan Kim Jong-un yang muncul di pabrik pupuk itu bukan yang asli. Dalam analisanya Zeng menyisipkan beberapa foto Kim sebelum menghilang dan Kim yang muncul pada 1 Mei 2020 seperti dilansir kantor berita Korea Utara, KCNA. "Apakah Kim Jong-un yang muncul pada 1 Mei adalah yang asli?," kata Zeng seperti dikutip VIVA Militer dari situs pribadinya, Senin 4 Mei 2020. Kemudian bentuk potongan rambut, terlihat Kim asli memiliki potongan rambut dengan gaya lebih tinggi dan rapih serta jenis rambut yang kaku. Sedangkan Kim 1 Mei memiliki gaya rambut lebih ceper dan jenis rambut lemas. Lalu tahi lalat, Zeng membandingkan foto Kim ketika berpidato dan ketika melambaikan tangan pada 1 Mei. Pada foto pidato tak ada tahi lalat di tangan kanan Kim. Sedangkan Kim 1 Mei memilikinya. Perbedaan selanjutnya ditemukan pada bentuk telinga. Kim asli memiliki bentuk telinga lebih bulat sedangkan Kim 1 Mei lebih pipih. Untuk diketahui memang selama ini Korea Utara sengaja menutupi kondisi pemimpinnya. Hal ini tak hanya terjadi pada Kim Jong-un. Bahkan ayahnya, Kim Jong-il pernah berpura-pura masih hidup padahal sudah meninggal dunia 2 hari sebelum berhasil dibocorkan intelijen. Korea Utara sengaja menutupi kondisi pemimpinnya untuk mengantisipasi intervensi Amerika. Mereka tak mau peristiwa kehancuran Irak terjadi pada Korea Utara.
  3. Netflix menggambarkan diri sebagai "tiruan Manbang" pada biografinya di Twitter AS. Netflix secara halus mengejek usaha Korea Utara baru-baru ini untuk masuk ke industri streaming video. Ejekan itu mengemuka dalam halaman biograsi Netflix di Twitter. Netflix yang merupakan salah satu perusahaan besar dunia dalam bisnis video on-demand menggambarkan diri sebagai "tiruan Manbang". Manbang adalah nama layanan streaming Korea Utara yang baru-baru ini diluncurkan lembaga penyiaran negara itu. Menggunakan kotak perangkat yang dihubungkan dengan internet yang diawasi pemerintah, Manbang disebut-sebut sebagai Netflix ala Korea Utara. Manbang dikatakan memungkinkan penonton mencari dan memainkan kembali acara dokumenter, serta menonton lima saluran TV. Permintaan akan Manbang tinggi, kata KCTV, stasiun televisi Korea Utara. Sebagian besar warga Korea Utara tidak memiliki akses terhadap internet dan kalaupun ada aksesnya sangat terbatas. Netflix, yang melakukan perubahan pada hari Kamis, seringkali menaruh lelucon pada biografi Twitternya.
  4. Korea utara memang kejam! Tidak berprikemanusiaan, ini loh yang diomongin wanita ini ternyata bikin terenyuh hati
  5. Perusahaan keamanan dunia maya Symantec telah menemukan bukti bahwa Korea Utara berada di balik serangkaian serangan terhadap beberapa bank di Asia baru-baru ini. Symantec mengatakan malware atau perangkat lunak berbahaya yang digunakan untuk mencuri US$81 juta dolar dari bank sentral Bangladesh terkait dengan sejumlah serangan terhadap sebuah bank di Filipina dan di Vietnam. Ini mungkin pertama kalinya sebuah negara menggunakan kode berbahaya untuk mencuri uang dari negara lain. Para periset keamanan mengatakan malware itu mirip dengan yang digunakan sebelumnya oleh sebuah kelompok yang dikenal sebagai "Lazarus.'' Kelompok itu terkait dengan sejumlah peretasan yang memfokuskan pada target-target di AS dan Korea Selatan pada tahun 2009. Serangan itu termasuk peretasan besar-besaran terhadap Sony Pictures tahun 2014, dimana FBI menuduh hal itu dilakukan pemerintahan Korea Utara. Tapi Korut membantah tuduhan tersebut. Symantec mengatakan sebuah bank di Ekuador juga melaporkan kehilangan 12 juta dolar yang dicuri para peretas yang menggunakan transaksi SWIFT tipuan. Para perisetnya kini menguatkan temuan kontraktor pertahanan Inggris BAE Systems yang mengaitkan pencurian di bank Bangladesh itu dengan serangan dunia maya terhadap bank di Vietnam dan Ekuador. [www.voaindonesia.com]
  6. Gara-gara korupsi, kepala staf angkatan darat Korea Utara (Korut) diganjar hukuman mati oleh pimpinan setempat Kim Jong Un. Menurut laporan kantor berita Yonhap, Jenderal Ri Yong Gil telah dinyatakan terbukti melakukan tindak korupsi dan menyedot keuntungan untuk pribadi. Akibatnya, sang jenderal dicabut jabatannya dan kemudian dikabarkan menerima vonis eksekusi mati atas tuduhan korupsi. Namun, pihak pemerintahan belum mengonfirmasi soal pengeksekusian itu. Jenderal Ri diberi mandat sebagai kepala staf angkatan darat sejak 2013 oleh Kim Jong Un, sebelum setahun kemudian Kim menunjukkan ketidaksukaannya. Sekitar setahun kemudian, beredar kabar soal Kim mulai tak suka dengan kepala staf yang ditunjuknya itu. The Independent mengatakan sempat disebutkan Jenderal Pyon In Son, yang namanya cukup disegani di kemiliteran, akan ditunjuk menggantikan Jenderal Ri. Namun, sejumlah pejabat Korea Selatan mengatakan Jenderal Pyon lalu dieksekusi pada Januari 2015, setelah dicopot dari jabatannya atas tuduhan korupsi. Sejak 2011, selama Kim Jong Un memerintah, diperkirakan sekitar 70 pejabat pemerintah Korut telah dieksekusi. Sepanjang 2015 saja, Kim dikatakan telah mengeksekusi 15 pejabat, termasuk paman Kim yang menjadi penasihatnya, Chang Song Thaek, karena berkhianat.
  7. Sistem operasi komputer buatan Korea Utara mencerminkan keadaan politik negara itu: pendekatan untuk mandiri, tingkat paranoid yang tinggi dan mampu mematai-matai penggunanya dengan ketat. Kesimpulan ini diambil oleh dua peneliti Jerman yang mempelajari kode sistem operasi komputer Korea Utara itu. Penelitian mereka, yang merupakan penelitian paling dalam terhadap sistem operasi atau OS Korea Utara bernama Red Star, ini menggambarkan tantangan yang dihadapi Pyongyang dalam mencoba mengambil manfaat komputer dan internet, sambil tetap mengekang ide dan budaya. Florian Grunow dan Niklaus Schiess dari perusahaan keamanan teknologi industri Jerman bernama ERNW GmbH, berbicara kepada kantor berita Reuters sebelum menyajikan penemuan mereka di Kongres Chaos Communication di Hamburg. Kongres pada Minggu (27/12) ini adalah pertemuan para peretas dan peneliti keamanan komputer. Setelah mengunduh piranti lunak itu dari satu situs di luar Korea Utara dan mempelajari kodenya secara rinci, kedua peneliti ini menyimpulkan bahwa sistem operasi buatan negara yang sangat tertutup itu bukan hanya tiruan sederhana sistem operasi buatan negara-negara barat seperti yang diasumsikan banyak orang. “[Mendiang] Kim Jong Il mengatakan Korea Utara harus mengembangkan satu sistem sendiri,” kata Grunow. “Inilah hasilnya.” Korea Utara, dengan sistem internet terbelakang yang tidak terhubung dengan internet di luar negara itu, telah mengembangkan sistem operasi itu selama lebih dari satu dekade. Versi paling baru, dibuat sekitar 2013, didasarkan pada satu versi Linux bernama Fedora dan menjauhkan diri dari Windows XP tetapi cenderung dekat ke sistem operasi OSX milik Apple. Ini kemungkinan sejalan dengan pemikiran Kim Jong Un yang seperti mendiang ayahnya pernah diambil gambarnya dekat komputer Macs. Tetapi di balik itu semua ada banyak keunikan, seperti versi enkripsi file buatan sendiri. “Ini adalah sistem operasi penuh dimana mereka mengendalikan sebagian besar kodenya,” kata Grunow. Kedua peneliti ini menambahkan bahwa fakta tersebut mengisyaratkan bahwa Korea Utara ingin menghindari kode yang kemungkinan bisa dibobol oleh badan-badan intelijen asing. “Mungkin latar belakangnya lebih karena rasa takut,” kata Grunow. “Mereka ingin lepas dari sistem operasi lain karena takut akan back doors” yang kemungkinan bisa membuat pihak lain memata-matai mereka." Grunow dan Schiess mengatakan tidak memiliki data terkait jumlah komputer yang mempergunakan piranti lunak itu. Meski jumlah pengguna komputer pribadi di Korea Utara meningkat, orang yang pernah ke sana mengatakan bahwa sebagian besar komputer di negara itu masih mempergunakan sistem operasi Windows XP yang dibuat hampir 15 tahun lalu. Tak Bisa Diubah Sistem operasi Red Star membuat penggunanya sulit melakukan perubahan. Jika seorang pengguna mengubah fungsi-fungsi utama, seperti mematikan pemeriksa antivirus atau firewall, komputer itu akan menampilkan pesan error atau secara otomatis reboot. Red Star juga menjawab kekhawatiran yang lebih mendesak: membongkar kegiatan bertukar film, musik, karya sastra asing yang diam-diam dilakukan. Di Korea Utara, media ilegal biasanya disebar dari satu tangan ke tangan lain dengan mempergunakan USB dan kepingan microSD. Hal ini membuat pemerintah kesulitan melacak sumber barang-barang asing itu. Red Star menjawab masalah ini dengan menandai, atau memberi tanda, di setiap dokumen atau file media di satu komputer atau USB yang terkoneksi dengan komputer tersebut. Hal ini berarti setiap file bisa dilacak ulang ke seseorang yang sebelumnya membuka atau membuat file tersebut. Sistem Operasi Korea Utara cenderung mendekati OSX Apple yang kemungkinan sejalan dengan preferensi Kim Jong Un yang terlihat memiliki komputer Apple. “Ini jelas-jelas pelanggaran hak privasi, hal ini tidak dijelaskan kepada pengguna,” kata Grunow. “Itu dilakukan diam-diam dan mencakup file-file yang bahkan belum dibuka sekalipun.” Nat Kretchun yang berpengalaman dalam penyebaran media negara asing di negara-negara tertutup, mengatakan bahwa upaya itu menggambarkan kesadaran Korea Utara dengan kebutuhan akan “cara-cara baru untuk memperbaiki prosedur pengawasan dan keamanan sebagai reaksi dari teknologi dan sumber baru informasi jenis baru.” Keduanya mengatakan sistem operasi ini tidak menunjukkan tanda-tanda yang menunjukkan kemampuan serangan siber Korea Utara seperti yang dituduhkan banyak pihak. “Tampaknya mereka hanya mencoba membuat satu sistem operasi untuk mereka sendiri, dan memberi pengguna satu set aplikasi dasar,” kata Grunow. Aplikasi itu antr lain word processor Korea, kalender dan program untuk membuat dan menulis musik. Korea Utara bukan satu-satunya negara yang mencoba mengembangkan sistem operasi komputer sendiri. Kuba memiliki sistem operasi komputer bermana National Nova, sementara China, Rusia dan negara lain juga mencoba mengembangkan sistem operasi komputer sendiri.
  8. Korea Utara memblokir jejaring sosial Instagram dan menutup aksesnya dari perangkat mobile di negara tersebut. Ketika pengguna membuka aplikasi Instagram dari ponsel pintar menggunakan operator lokal sana, Koryolink, mereka akan menerima peringatan dalam bahasa Inggris dan Korea. "Warning! You can't connect to this website because it's in blacklist site," begitu tulisan peringatan yang muncul dalam bahasa Inggris. Sementara peringatan dalam bahasa Korea juga kurang lebih sama dan menambahkan penjelasan bahwa Instagram mengandung konten berbahaya. Ternyata tak hanya melalui perangkat mobile, peringatan serupa juga muncul jika pengguna mengakses situs Instagram di perangkat komputer menggunakan kabel LAN dari penyedia operator lokal. Alasan tindakan ini masih belum jelas. Sejumlah karyawan Koryolink mengatakan kepada Associated Press bahwa mereka tidak mengetahui soal perubahan kebijakan soal Instagram. Tak hanya dari pihak penyedia operator, pun begitu dari pemerintah yang dikabarkan belum mengumumkan peringatan pemblokiran media sosial berbagi foto tersebut. Sejauh ini, media sosial lain seperti Facebook dan Twitter masih bisa berjalan dan diakses seperti biasa. Koryolink juga mengumumkan bahwa warga asing di sana kini tak lagi mendapatkan koneksi 3G untuk mengakses Internet. Turis yang berada di negara itu selama ini berupaya tetap bisa mengakses Internet dengan membeli kartu SIM yang mendukung koneksi 3G dari ponsel. Tetapi sayang, koneksi 3G tersebut sekarang harus terputus secara mendadak.
  9. Korea Utara mengalami gangguan jaringan internet yang parah dan akses internet negara tersebut lumpuh total, ungkap pengamat. Gangguan ini terjadi beberapa hari setelah Amerika Serikat menuduh Korea Utara berada di balik serangan siber terhadap Sony Pictures. Presiden AS Barack Obama berjanji akan memberikan respons secara "proporsional", namun para pejabat tidak mengomentari keterlibatan AS dalam gangguan jaringan tersebut. Para pengamat mengatakan masalah teknis atau serangan siber mungkin merupakan penyebab dari gangguan internet di Korea Utara. "Selama 24 jam terakhir konektivitas Korea Utara ke dunia luar semakin menurun hingga mencapai titik mereka sekarang benar-benar offline," kata Doug Madory pengamat dari perusahaan analisa internet Dyn Research. Arbor Networks, sebuah layanan teknologi internet, mengatakan mereka mendeteksi denial-of-service terhadap infrastruktur Korea Utara sejak Sabtu (20/12). Hanya sebagian kecil orang memiliki akses internet di Korea Utara, salah satu negara yang paling tertutup di dunia. Penarikan film Pekan lalu, pemerintah AS mengatakan penyelidikan FBI menunjukkan bahwa Korea Utara berada di balik serangan peretasan pada Sony yang menyebabkan film yang belum pernah dirilis dan email pribadi bocor secara daring. Korea Utara membantah bertanggung jawab terhadap insiden tersebut. Namun, Korea Utara memuji serangan terhadap Sony, dan selama berbulan-bulan mengutuk film The Interview, yang menggambarkan pembunuhan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. Sony akhirnya membatalkan rilis film tersebut.
  10. Korea Utara tidak membantah soal keterlibatan mereka dalam aksi serangan siber yang terjadi pada Sony Pictures Entertainment pekan lalu. Menurut laporan TIME, juru bicara Korea Utara untuk Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang tidak disebutkan namanya tidak menampik soal tudingan tersebut. "Semua serangan selalu dikaitkan ke Korea Utara. Saya sarankan lihat saja nanti," katanya. Sony Pictures sempat membuat Korea Utara geram lantaran film produksinya berjudul ‘The Interview’. film ini berkisah tentang dua wartawan yang bekerja untuk CIA untuk membunuh pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Sony Pictures dilaporkan telah diretas pekan lalu yang mengakibatkan sistem tidak bisa diakses. Menurut laporan Recode, serangan ini turut mengunci sistem Sony sehingga para karyawan harus bekerja dengan pena dan kertas. Hal ini juga menjadi penyebab bocornya segelintir film yang belum dirilis di berbagai situs streaming online dan dapat diunduh secara secara cuma-cuma. Film-film tersebut diantaranya Annie, Fury, Mr. Turner, Still Alice, dan To Write Love on Her Arms. Sebelumnya pada 2013 lalu, peretas asal Korea Utara mengklaim telah menyerang jaringan siaran televisi dan sistem keuangan Korea Selatan yang menyebabkan lumpuhnya beberapa jaringan mesin ATM di sana.
  11. Sony Pictures Entertainment masih menyelidiki pelaku peretasan yang merusak sistem komputer dan mencuri data mereka. Ahli keamanan siber sedang mengungkap fakta pelaku peretasan yang merusak sistem komputer Sony Pictures Entertainment. Telah ditemukan beberapa tautan bahwa serangan itu berasal dari Korea Utara. Tautan serta gaya peretasan tersebut mirip dengan serangan siber yang membobol sebuah sistem komputer di Korea Selatan. Pejabat keamanan Los Angeles, tempat studio Sony Pictures berada, belum memutuskan apakah serangan yang dialami Sony ini benar-benar berasal dari Korea Utara atau bukan. Seorang yang akrab dengan penyelidikan ini mengatakan, Sony telah merekrut ahli digital forensik dari perusahaan Mandiant, yang merupakan anak usaha dari FireEye, untuk menyelesaikan serangan besar yang mereka alami akhir November lalu. Serangan yang dialami Sony ini terbilang sangat serius. Bahkan, menurut pengakuan karyawan, serangan ini telah mengunci sistem Sony Pictures Entertainment hingga memaksa para karyawan bekerja dengan pena dan kertas selama sistem masih tumbang. Hal senada diungkap FBI, yang mengatakan ini merupakan serangan besar pertama bagi perusahaan di Amerika Serikat yang menggunakan program jahat rancangan khusus untuk melumpuhkan jaringan komputer. Serangan diluncurkan pada 24 November 2014, berdekatan dengan waktu perilisan “The Interview,” sebuah film komedi dari Sony yang menceritakan agen CIA dengan misi membunuh pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un. Pemerintah Korea Utara mengecam film tersebut dan telah mengadukannya kepada Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon pada bulan Juni lalu. Peretas, yang beroperasi dengan nama Guardians of Peace atau GOP, meninggalkan pesan pada tampilan utama situs web Sony Pictures Entertainment. Pesan ini bernada ancaman untuk merilis data sensitif yang telah dicuri dari sistem Sony jika kehendak peretas tidak dituruti. Aksi peretasan ini tidak hanya merusak sistem komputer Sony tetapi juga mengungkap data penting, termasuk daftar gaji 6.000 karyawan. Di dokumen itu juga terdapat nama karyawan, lokasi, nomor identitas, nomor jaminan sosial, tanggal lahir, hingga gaji.
  12. Serangan internet ini diduga terkait film baru produksi Sony yang isinya mengkritik pemimpin Korut Kim Jong-un. Korea Utara menolak untuk berkomentar tentang tuduhan keterlibatan mereka dalam kasus serangan internet terhadap Sony Pictures yang akan merilis film Kim Jong-un. Perusahaan Sony Pictures saat ini tengah melakukan penyelidikan serangan internet yang mengakibatkan kebocoran lima film baru yang belum dirilis. Salah-satu film yang dibocorkan adalah versi baru film klasik Annie, yang seharusnya baru akan diedarkan 19 Desember mendatang. Sony dilaporkan telah mematikan sistem internalnya minggu lalu karena adanya "masalah Teknologi Informasi". Ketika ditanya apakah Korut terlibat dalam serangan itu, juru bicara pemerintah Korea Utara mengatakan: "Tunggu dan lihat." Film The Interview Sejumlah orang mengaitkan serangan peretas itu dengan film komedi tentang Korea Utara, The Interview, yang akan diedarkan Sony. Bulan Juni lalu, Korea Utara telah menyerukan agar PBB dan AS memblokir film komedi The Interview. Dalam film itu, Korea Utara digambarkan sebagai negara yang menerapkan darurat perang dan "mensponsori kegiatan terorisme". Namun demikian, film ini dilaporkan tidak dibocorkan seperti yang dialami lima film baru lainnya. "Pasukan musuh mengaitkan segalanya dengan DPRK (Korea Utara). Saya menyarankan Anda untuk menunggu dan lihat."
  13. Mungkin terlalu sedikit yang bisa diketahui oleh dunia luar tentang kehidupan masyarakat di negara Republik Rakyat Demokratik Korea. Seperti negara penganut ideologi komunis lainnya, negara yang lebih dikenal dengan sebutan Korea Utara ini pun cenderung menutup diri terhadap sorotan pers internasional. Sikap ini jelas jauh berbeda dengan negeri saudaranya yang ada di selatan, Korea Selatan. Meskipun cenderung terisolir dari publikasi, tapi selalu saja ada orang yang berhasil mendapatkan informasi secara langsung tentang kehidupan masyarakat di Korea Utara. Misalnya seperti yang sudah dilakukan oleh Ian Scot. Blogger asal negeri Inggris ini mencoba mengunjungi 100 negara di berbagai belahan dunia. Diantara negara-negara yang dikunjunginya, Ian merencanakan tinggal atau menetap lama di 20 negara. Dan salah satunya adalah Korea Utara. Ada beberapa hal-hal unik dan aneh tentang kehidupan masyarakat di Korea Utara yang mungkin jarang diketahui oleh dunia luar. Bagi Ian Scot sendiri, fakta-fakta itu cukup membuatnya terkejut. Adalah wajar jika kemudian ia mempublikasikannya pada personal weblog yang dikelolanya. Faktanya adalah; Di Korea Utara gak ada orang yang bersiul: Bahkan dikabarkan banyak orang Korea Utara yang memang gak bisa bersiul. Ketika Ian Scot menanyakan hal itu kepada para siswa sekolah disana, mereka menjawab bahwa bersiul adalah hal yang dianggap tabu di negara itu. Gak boleh menulis menggunakan tinta berwarna merah: Di Indonesia sering juga kita menjumpai kebiasaan untuk melarang menggunakan tinta berwarna merah saat menulis. Umumnya karena dianggap gak sopan. Tapi tinta merah di Korea Utara hanya boleh digunakan untuk menulis nama-nama orang yang sudah meninggal dunia Chanel TV yang khusus menayangkan permainan Video Game: Ada sebuah saluran televisi yang khusus menyiarkan sebuah permainan yang disebut dengan nama Paduk. Ini sebuah permainan yang mirip seperti permainan catur. Selain itu ada saluran TV lainnya yang hanya menayangkan kegiatan para remaja bermain video game. Tayangan iklan di TV lebih lama: Di negara lain, pastinya iklan berdurasi lebih cepat dari film utamanya, tapi kalau di korut sebaliknya, seperti film utama itu hanya sekedar selingan Negara dengan banyak loudspeaker: loudspeaker ini berada di sepanjang jalan bahkan semuanya dioperasikan seperti loudspeaker dagang, sekolah, dll. Negara dengan Istana – Istana besar: Pernah mendengar nama Ryugyong Hotel? Konon bangunan ini sering diolok-olok dengan sebutan The Pyongyang Ghost Tower. Sebuah bangunan setinggi 330 meter yang direncanakan sebagai hotel dan terletak di kota Pyongyang. Pembangunannya dimulai pada tahun 1987 dan karena pemerintah mengalami kesulitan keuangan, proyek ini terhenti pada tahun 1992. Dan baru pada bulan April 2008 yang lalu pembangunannya dilanjutkan lagi. Bayangkan, selama 16 tahun bangunan raksasa ini terbengkalai. Dikabarkan hotel dengan kapasitas 3.000 kamar ini direncanakan akan rampung pada tahun 2012. Gak menggunakan pisau: Disana orang gak menggunakan pisau untuk memotong bahan makanan seperti daging mereka malah memakai gunting panjang. memang terasa lucu, tapi itu masuk akal karena meotong menggunakan gunting panjang lebih mudah daripada memakai pisau. Gak ada mobil buatan Jepang: Korea menjadi satu-satunya negara yang gak memiliki mobil-mobil buatan Jepang yang berkeliaran di jalan-jalan di negara itu. Mobil-mobil buatan Negara lain pun gak akan kita jumpai. Semua mobil harus buatan Korea Utara. Nomor rumah yang membingugkan: Di negara lain nomor rumah pasti berurutan misal 1,2,3 dan selanjutnya. tapi di Korut ini gak berurutan bisa saja nomor nya dari 1,34,88 dll. ternyata nomor di korut ini sebagai umur rumah tersebut North Korean Trafic Lady: Istilah Trafic Lady hanya ada di Korea Utara, khususnya di kota Pyongyang. Konon gak ada lampu lalu-lintas di jalanan kota itu sehingga di setiap persimpangan jalan yang strategis selalu di tempatkan petugas polisi yang biasanya seorang wanita untuk mengganti tugas lampu lalu-lintas di jalanan tersebut.
×
×
  • Create New...