Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'kopaja'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 4 results

  1. Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan bahwa angkutan umum di DKI Jakarta seharusnya meniru sistem yang diterapkan oleh Go-Jek selaku jasa penyediaan ojek berbasis online. "Agar masyarakat tahu ada 130 bus umum di DKI Jakarta. Jadi masyarakat bisa mengetahui mereka dapat melayani rute mana saja dan siapa supirnya," katanya dalam Inisiatif #BERANIBERUBAH yang diinisiasi oleh Qlue, di Jakarta, Sabtu. Dengan demikian, kata Andri, jika terjadi permasalahan, penyelesaiannya akan lebih mudah karena dapat segera dipantau melalui sistem. "Orang tua, misalnya, juga bisa lebih tenang saat anaknya menggunakan angkutan umum. Nomornya berapa, rutenya ke mana dan supirnya siapa," kata dia. Selain itu, Kadishub juga menyinggung permasalahan angkutan umum di Ibu Kota yang sebagian besar tidak sesuai standar yang telah ditetapkan. "Peraturannya kan setelah 10 tahun kendaraan harus diremajakan, tetapi kebanyakan umurnya di atas 20 tahun. Namun intinya, kami ingin berubah," ujar dia.
  2. Kondisi interior bus kopaja berstandar transjakarta Koperasi Angkutan Jakarta (Kopaja) memastikan akan ada 320 busnya yang akan dimusnahkan. Bus-bus yang akan dimusnahkan adalah bus kopaja jenis lama. Ketua Umum Kopaja Nanang Basuki mengatakan, pemusnahan bus dilakukan menyusul akan segera dioperasikannya 320 bus baru. Bus tersebut adalah bus yang digunakan untuk layanan transjakarta. "Karena sistemnya peremajaan, begitu masuk yang baru, yang lama di-scrapping (dimusnahkan)," kata Nanang saat acara peluncuran 320 bus kopaja berstandar transjakarta di Lapangan Parkir Timur, Senayan, Jakarta, Selasa (22/12/2015). Menurut Nanang, saat ini jumlah total bus kopaja ada sekitar 1.479, termasuk 320 bus baru. Ia menargetkan pada akhir tahun depan, semua bus kopaja lama sudah dapat diganti dengan yang baru. "Ke depannya, akhir 2016 sudah bagus semua," ujar dia. Selain akan mengganti busnya secara bertahap, Nanang mengatakan, pihaknya juga berencana akan mengalihkan rute bus kopaja lama yang masih bersinggungan dengan rute kopaja terintegrasi transjakarta. Namun, ia menyebut langkah tersebut harus dilakukan secara bertahap. "Saya pikir tahun depan sudah mulai masa transisi," kata Nanang. Layanan bus kopaja terintegrasi transjakarta merupakan hasil kerja sama antara Kopaja dan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Layanan bus ini akan difungsikan untuk melayani rute di luar koridor transjakarta. Jenis bus yang digunakan adalah bus ukuran sedang. Karena tidak lagi menerima setoran dari para sopirnya, pemasukan bagi Kopaja sebagai operator yang mewadahi para sopir nantinya akan didapat dari kontrak rupiah per kilometer yang dibayarkan oleh PT Transjakarta. Besarannya diketahui berjumlah Rp 10.350 per kilometer. Tarif untuk naik bus kopaja terintegrasi transjakarta sama seperti tarif layanan transjakarta pada umumnya, yakni Rp 3.500. Proses pembayarannya pun akan dilakukan secara non-tunai. Bus tidak diperbolehkan menaikturunkan penumpang di sembarang tempat. Penumpang pun hanya diperbolehkan naik dari halte yang disiapkan oleh PT Transjakarta.
  3. Bus Koperasi Angkutan Jakarta (Kopaja) yang digunakan sebagai layanan Transjakarta berubah warna. Bus-bus tersebut tidak lagi bercat hijau-putih, tetapi jadi biru-putih yang merupakan warna khas bus transjakarta. (Baca:Kopaja-Transjakarta Dilarang Naik Turunkan Penumpang di Luar Halte) Saat peluncuran bus kopaja terintegrasi transjakarta di Parkir Timur Senayan, Selasa (21/12/2015), terlihat 320 unit bus yang dibeli berwarna biru-putih. Direktur Utama PT Transjakarta Antonius Kosasih mengatakan, penggunaan identitas PT Transjakarta di bus-bus kopaja ini merupakan penanda bahwa kopaja sudah terintegrasi dengan layanan bus transjakarta. "Jadi, memang enggak ada bedanya lagi," ujar Kosasih. Sebanyak 302 bus kopaja berstandar transjakarta ini akan dioperasikan untuk melayani rute di luar koridor transjakarta. Bus-bus tersebut direncanakan akan dimulai difungsikan pekan ini. Tidak seperti bus-bus kopaja reguler, kopaja berstandar transjakarta tidak menerapkan sistem setoran. Kopaja nantinya akan mendapatkan pembayaran rupiah per kilometer dari PT Transjakarta. (Baca: Sopir Kopaja-Transjakarta Tak Perlu Setor, Malah Digaji) Dengan demikian, sopir bus akan mendapat gaji rutin dan tidak perlu lagi dituntut untuk mengejar setoran.
  4. Pandangan negatif terhadap sopir Kopaja tak lantas membuat orang meninggalkan profesi tersebut. Bagi sebagian orang, menjadi sopir Kopaja mempunyai kebanggaan tersendiri. Seperti yang Irwansyah dan 5 teman lainnya. Deru mesin dan pekatnya asap dari knalpot Kopaja memberikan kesan tersendiri bagi mereka. Meski demikian, mereka tak menampik adanya pandangan negatif terhadap profesi yang tengah dilakoni, salah satunya perilaku ugal-ugalan yang kerap dilakukan sopir lainnya saat berada di jalanan Ibu kota. Mereka mengakui faktor setoran menjadi salah satu pemicu sopir kadang memacu kendaraannya hingga berlebihan. Tekanan dari sang pemilik mobil yang terkadang membuat sopir amburadul mengendarai kendaraannya. Beruntung bagi mereka. Mempunyai bos yang tak menekan jumlah setoran sehingga mereka pun nyaman menjalani pekerjaannya. "Enggak. Pemiliknya enggak maksa. Yah, memang ada targetnya, tapi kalau enggak bisa dapet segitu ya enggak apa apa. Enggak dimarahi. Ya segitu aja," ujar Irwansyah
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy