Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'komunikasi'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 3 results

  1. Bayi baru lahir cuma bisa menangis? Tidak juga. Untuk menyampaikan kebutuhannya, bayi punya berbagai cara. Coba, deh, perhatikan berbagai tanda di bawah ini pada bayi Anda, baik ketika ia menangis ataupun sedang tak menangis. Mata yang menatap Anda, tanda ia berusaha mengenali siapa yang ada di dekatnya. Tataplah kembali matanya sambil tersenyum supaya ia mengenali sisi menyenangkan dari Anda. Tersenyum, seringkali ia tersenyum dalam tidur, tanda ia merasa cukup nyaman. Biarkan ia tertidur nyenyak, tapi boleh kok, kalau Anda pandangi terus. Mengeluarkan suara lenguhan. Ia ingin menarik perhatian Anda atau ingin bermain. Datangi dan tatap matanya, boleh juga sambil mengajaknya bermain. Wajah seperti cemberut, kemungkinan ia merasa tak nyaman. Coba cek popoknya, posisi tubuhnya atau tempat tidurnya. Cermati juga kemungkinan ia sakit. Menangis dengan kaki menekuk, seringkali terjadi pada serangan kolik. Buatlah ia merasa nyaman dengan menggendongnya sambil bernyanyi dengan tenang. Menyusui juga bisa membuatnya lebih tenang. Kaki menendang-nendang, mungkin ia bosan atau merasa tak nyaman. Bisa juga karena ia ingin digendong. Cek dulu popoknya, jika kering, boleh kok Anda menggendongnya atau mengajaknya berjalan-jalan ke tempat lain. Menguap, sama seperti Anda, sangat mungkin ia mengantuk. Timang-timang saja ia sampai ia merasa mengantuk dan tidurkan di tempat tidurnya. Mulut terbuka dan tertutup berulang-ulang, bisa jadi karena ia lapar. Jika waktu menyusunya baru saja selesai, mungkin ia sekadar ingin merasakan lagi nikmatnya susu yang menempel di bibirnya. Santai saja, bisa Anda gendong ataupun dibiarkan di tempat tidur sambil Anda belai-belai. Masing-masing bayi punya gaya sendiri. Biasanya setelah beberapa hari Anda akan dapat mengenali gaya khasnya. Nah, Anda sekarang boleh tersenyum lega karena kini bisa lebih memahami dia.
  2. Ini adalah waktu yang menarik bagi orang tua bayi di usia 1-3 bulan membuat kemajuan nyata menuju komunikasi sesuai dengan usianya. Selama periode ini, Anda akan mampu melihat bayi dalam percakapan dua arah dengan anda meskipun masih terbatas dengan senyum dan kata ooh dan ahh. Bagaimana Bayi Berkomunikasi pada usia 1-3 bulan Menangis menjadi salah satu sarana utama berkomunikasi selama berbulan-bulan. Selain membiarkan orang tua tahu bahwa bayi membutuhkan sesuatu, bayi mungkin menangis ketika memerlukan adaptasi dengan lingkungan barunya ketika lahir. Terkadang bayi mungkin menangis tanpa alasan yang jelas. Selama bayi Anda tidak sakit atau terluka, cobalah untuk tidak terlalu marah jika bayi Anda menangis dan Anda tidak bisa menghiburnyanya. Bayi Anda akan merespon suara Anda dengan menjadi tenang, tersenyum, atau bersemangat dan menggerakan lengan dan kaki. Bayi usia 1-3 bulan mulai tersenyum secara teratur pada ibu dan ayahnya saja dan memerlukan pengenalan terlebih dahulu kepada orang yang baru ditemuinya. Bayi Anda mungkin tidak akan tersenyum dan bertindak ramah dengan orang asing yang baru dia jumpai. Pada bulan selanjutnya Bayi menemukan kemampuan dalam mengucapkan vokal, seperti "ah-ah" atau "ooh-ooh," pada usia 2 bulan. Apa yang Harus Saya Lakukan? Bayi Anda senang mendengar suara Anda, sehingga berbicara, mengoceh dan bernyanyi bisa anda lakukan di periode ini. Anda dapat menanggapi antusias suara bayi anda dengan tersenyum. Beritahu bayi anda nama objek atau gerakan yang sedang dia lihat atau yang dilakukan. Jika Anda mendengar bayi Anda membuat suara coba ulangi dan menunggu dia untuk bersuara yang sama dihadapan orang lain. Anda dapat mengajarkan hal yang sangat berharga disaat dia bisa mengucapkan vokal. Tunjukan rasa ketertarikan anda ketika bayi anda berbicara, jangan mengganggu atau berpaling dengan demikian rasa kepercayaannya untuk berbicara akan tumbuh. Bayi usia ini tampaknya merespon dengan baik terhadap suara . Itulah mengapa kebanyakan orang akan menaikkan nada suara mereka dan membesar-besarkan ucapan mereka ketika berbicara dengan bayi. Ini baik-baik saja,penelitian telah menunjukkan bahwa "bayi bicara" tidak menunda perkembangan bicara, tapi campuran dalam beberapa kata dewasa reguler dan nada. Pada saat tertentu mungkin bayi anda akan menangis ketika anda ajak berbicara. Jangan putus asa mungkin ada beberapa alasan seperti terlalu dirangsang atau sedang mengalami kondisi yang tidak sehat. Umum bagi bayi memiliki masa rewel tentang waktu yang sama setiap hari, umumnya terjadi pada tengah malam. Cobalah untuk menenangkan bayi. Beberapa bayi terhibur oleh gerakan, seperti goyang atau menjadi berjalan bolak-balik melintasi ruangan, sementara yang lain merespon suara, seperti musik lembut. Anda harus bersabar sehingga menemukan posisi yang disukai oleh bayi anda. Pada umumnya kemampuan komunikasi di usia 1-3 bulan masih cukup terbatas dengan menunjukan kemampuan komunikasi seperti : Memperhatikan wajah dan sekitarnya Tersenyum saat mendengar suara orang tua Tersenyum dengan kontak sosial Berbisik dan mungkin mulai mengoceh Meniru beberapa ekspresi wajah Perlu diingat bahwa bayi berkomunikasi pada tingkat yang berbeda sehingga anda dapat menstimulasi kemampuan berbicara dengan mengajaknya mendengarkan cerita ketika sedang melakukan aktivitas misalnya setelah mandi atau menggunakan pakaian. Sumber : Cara Berkomunikasi dengan Bayi Usia 1-3 Bulan - Bidanku.com http://bidanku.com/cara-berkomunikasi-dengan-bayi-usia-1-3-bulan#ixzz4FSzrYDxU
  3. 1 Berbicara dan Mendengarkan Jika ada hal yang membuat anda merasa tidak enak meskipun bukan masalah yang ada kaitannya dengan hubungan anda bicarakan pada pasangan. Itu akan membuat dia merasa anda benar-benar menganggap dia sebagai orang terdekat anda, mengobrol juga akan membuat anda semakin akrab. Tapi dengarkan juga apa yang dia katakan, rupaya anda tidak memberikan kesan yang egois. 2 Jujur dan Dapat Dipercaya Segala hal apapun harus disertai oleh sikap yang jujur supaya berhasil, dia akan lebih menghargai sikap anda yang jujur. Selain itu jangan pernah membuat dia merasa kecewa supaya tidak merusak kepercayaan yang telah dia berikan untuk anda. 3 Menghabiskan Waktu Bersama Sesibuk apapun anda luangkanlah waktu untuk bersama dengan dia meskipun hanya untuk sekedar mengobrol saja. Hal ini membuat dia merasa bahwa anda sangat mempedulikannya dan serius dalam menjalani hubungan yang sedang anda jalani. 4 Menunjukkan Rasa Terima Kasih dan Penghargaan Kepadanya Sekecil apapun yang dia lakukan untuk anda, ucapkanlah terima kasih meskipun dia tidak mengharapkannya. Hal ini akan membuat dia merasa anda sangat peduli dan begitu menghargai semua yang telah dia lakukan kepada anda. Ini merupakan komunikasi dari hati ke hati sebagai tanda saling memahami. 5 Menerima Perbedaan Terimalah perbedaan, karena jika terus dipermasalahkan ini sangat tidak bagus pada sebuah hubungan. Jadikanlah perbedaan anda dengan si dia untuk saling melengkapi antara satu dengan lainnya.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy