Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'kokain'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 2 results

  1. Pengacara Seungri buka suara terkait laporan bahwa Seungri tengah menjalani penyelidikan polisi atas dugaan penggunaan kokain. Lewat sebuah pernyataan ia membantah dugaan tersebut dan menyebut bahwa mantan personel BIGBANG itu siap melakukan pemeriksaan. Sebelumnya, pada Rabu (20/3) kemarin, media lokal Korea MBN melaporkan bahwa berdasarkan seorang sumber di kepolisian, mereka menerima kesaksian mengenai dugaan Seungri menggunakan narkoba berjenis kokain saat berada di luar negeri. Polisi yang menilai kesaksian itu dapat dipercaya, saat ini sedang menyelidiki klaim tersebut dan berusaha untuk memastikan tanggal dugaan Seungri menggunakan kokain. Dalam laporan yang dikutip dari MBN via Naver, polisi juga dikatakan telah memanggil Seungri secara pribadi untuk diinterogasi mengenai kesaksiannya pada 18 Maret lalu. Kini, sang pengacara Seungri telah membantah tuduhan itu, dengan menyatakan bahwa ia bersedia menjalani pemeriksaan bersama dengan orang yang mengajukan klaim. Pengacara juga menyatakan bahwa Seungri bersedia melakukan tes pendeteksi kebohongan untuk membuktikan ia tidak bersalah. Seungri sendiri telah menjalani tes narkoba dan ia dinyatakan negatif sebagai pengguna dalam pemeriksaan polisi pertama pada 27 Februari. Tuduhan penggunaan kokain ini pun turut menambah deretan masalah yang berada di ruang lingkup Seungri. Belakangan, mantan personel BIGBANG itu telah menjalani pemeriksaan atas sejumlah kasus termasuk dugaan penyediaan wanita panggilan, bergabung di grup obrolan yang membagikan video seks secara ilegal, serta persekongkolan dengan polisi. Akibat hal itu, Seungri saat ini menyandang status tersangka dan terpaksa menunda kegiatan wajib militer yang seharusnya mulai dijalani 25 Maret nanti.
  2. Coca-Cola adalah merek soft drink paling terkenal di dunia dengan rentang waktu bisnis selama 128 tahun. Dalam waktu selama itu, produk Coca-Cola telah beredar di lebih dari 200 negara dengan lebih dari 3.300 produk. Dengan menghabiskan dana sekitar 3 juta dollar per tahun untuk iklan, Coca-Cola berhasil meyakinkan pembeli setianya untuk tetap mengkonsumsi produk mereka, meskipun faktanya produk mereka telah menjadi salah satu faktor penyebab obesitas paling besar di negara-negara maju. Lantas, apa cuma fakta tersebut yang menjadi rahasia gelap Coca-Cola? Tentu saja bukan. Mulai dari adanya kandungan kokain pada masa awal produksinya hingga keterlibatan Coca-Cola dalam pendanaan Nazi, berikut daftar 5 rahasia gelap Coca-Cola 1. Kandungan kokain dalam Coca-Cola Coca-Cola awalnya diproduksi dengan nama Pemberton’s French Wine Coca yang berisi campuran daun coca dari Peru, kacang kola, damiana, dan cocaethylene (campuran kokain dan alkohol). Seorang yang mempunyai ketergantungan terhadap morfin bernama Dr. John Stith Pemberton pertama kali menemukan formula ini di Atlanta, Georgia yang kemudian menjadi minuman populer di Amerika Selatan. Karena kandungan alkohol dan kokain tersebut, pemerintah melarang peredarannya pada tahun 1886 dan Pemberton kemudian membuat versi non alkohol dari minuman yang sudah lumayan terkenal tersebut. Kandungan alkohol dalam formulanya diganti dengan gula sirup dan produk barunya diberi nama Coca-Cola. Kandungan kokain dalam minuman Coca-Cola baru benar-benar dihilangkan pada tahun 1903 karena alasan rasial. Tetapi antara tahun 1914 hingga 1929 Coca-Cola dinyatakan sebagai minuman terlarang karena masih ditemukan kandungan kokain di dalamnya. (sumber) 2. Kasus pembunuhan buruh di Kolombia Pada tahun 2001 Coca-Cola bersama dua anak perusahaannya di Kolombia dituntut ke meja hijau oleh dua organisasi buruh Kolombia. Sebagai akibatnya, 9 orang pemimpin organisasi buruh yang juga merupakan karyawan dari anak perusahaan Coca-Cola tersebut mati terbunuh. Organisasi milisi sayap kanan Kolombia menyatakan bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut. Organisasi paramiliter ini dikenal dekat dengan militer Kolombia dan beberapa elit bisnis di sana. Tetapi seperti sudah diduga, Coca-Cola menyatakan tidak mempunyai sangkut paut dengan pembunuhan tersebut dan dua anak perusahaan yang mempekerjakan para buruh tersebut bukan milik Coca-Cola. Sesungguhnya kedua anak perusahaan itu adalah milik perusahaan yang disebut FEMSA, sebuah perusahaan Meksiko yang sebagian sahamnya dimiliki oleh Coca-Cola. 3. Asal muasal Fanta Salah satu produk Coca-Cola paling disukai adalah Fanta. Produk ini ditemukan di Jerman pada tahun 1941 ketika Jerman mengalami embargo dan sanksi pada saat Perang Dunia II. Penemunya adalah seorang berkebangsaan Jerman bernama Max Keith yang juga adalah direktur dari Coca-Cola Deutschland, salah satu anak perusahaan Coca-Cola paling berhasil. Karena embargo yang dialami Jerman, anak perusahaan Coca-Cola yang berlokasi di Jerman ini tidak bisa mendapatkan bahan baku untuk memproduksi Coca-Cola. Alih-alih berhenti beroperasi, mereka membuat satu varian baru yang bahan bakunya bisa didapatkan di dalam negeri, maka lahirlah ‘Fanta’. Yang menjadi masalah adalah Coca-Cola Deutschland diduga menjadi salah satu sponsor Nazi Jerman. (sumber) 4. Zat adiktif dalam Coca-Cola Zat adiktif dalam Coca-Cola diantaranya adalah kafein dan kadar gula fructosa yang tinggi dalam gula sirupnya. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Connecticut College pada tahun 2013 menunjukkan bahwa minuman dengan kadar gula fructosa yang tinggi seperti Coca-Cola sama-sama membuat kecanduan sehingga bahayanya sama dengan heroin. (sumber) Seorang wanita berusia 30 tahun dari Selandia Baru bernama Natasha Harris meninggal dunia setelah kecanduan Coca-Cola sehingga setiap hari meminumnya. Ahli patologi Dr. Dan Mornin yang menyelidiki kematiannya menyatakan Natasha meninggal karenahypokalemia yang menurutnya mungkin disebabkan karena konsumsi Coca-Cola yang berlebihan. (sumber) 5. Merchandise No. 5 Coca-Cola baru dinyatakan benar-benar bersih dari kandungan kokain pada tahun 1929, tetapi daun coca yang menjadi sumber kokain tersebut masih tetap digunakan hingga sekarang. Zat ecgonine alkaloid yang mempercepat reaksi kokain dalam otak diekstrak dari daun coca sebelum diproses lebih lanjut. Perusahaan yang khusus mengekstrak daun coca ini adalah Stepan Company yang berlokasi di New Jersey. Nah, perusahaan ini adalah satu-satunya perusahaan di Amerika yang mendapat ijin dari DEA (Drug Enforcement Administration) atau badan anti narkotika Amerika, untuk mengimpor daun coca ke Amerika. Dalam setahun, Stepan Company mengimpor 175.000 kg daun coca yang setara dengan kokain senilai 21 juta dollar. Lalu bagaimana dengan kokain yang dihasilkan dari proses ekstraksi ini? Kokain yang dihasilkan kemudian dijual kepada Mallinckrodt, sebuah perusahaan farmasi di Missouri sebagai bahan obat-obatan. Kokain hasil ekstraksi ini disebut sebagai Merchandise No. 5. (sumber) Penutup Yang ini harus Anda buktikan sendiri bahwa ternyata Coca-Cola juga mempunyai fungsi lain selain sebagai minuman, yaitu sebagai pembersih lantai. Coba tuangkan minuman Coca-Cola pada lantai keramik Anda yang terdapat kotoran membandel. Diamkan selama beberapa menit kemudian coba bersihkan dengan kain pel. Apa yang terjadi?
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy