Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'ketiak'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 3 results

  1. Jerawat merupakan salah satu dari sekian banyak permasalahan kulit yang dianggap mengganggu. Tidak hanya kerap menimbulkan rasa sakit, munculnya jerawat ternyata juga dapat mengganggu penampilan. Selain wajah, jerawat juga lazim muncul pada beberapa bagian tubuh lainnya, salah satunya di area ketiak. Munculnya jerawat di ketiak terkadang memang sangat menyiksa karena area ini termasuk bagian lipatan tubuh yang sensitif. Selain disebabkan kurangnya menjaga kebersihan, munculnya jerawat di ketiak rupanya juga bisa disebabkan oleh tiga hal berikut. Apa saja? Adanya Penyumbatan Folikel Rambut di Ketiak Penyumbatan folikel rambut bisa menjadi salah satu penyebab munculnya jerawat di ketiak. Hal ini dapat terjadi jika kamu terbiasa mencukur bulu ketiak yang tumbuh. Terlalu sering mencukur bulu ketiak dapat memunculkan potensi bulu ketiak tidak dapat tumbuh keluar lagi, melainkan masuk ke dalam epidermis kulit. Hal ini tentunya dapat menghasilkan tonjolan-tonjolan kecil menyakitkan di ketiak yang menyerupai jerawat. Sebelum mencukur, kamu dapat mengoleskan kapas yang telah dicelupkan pada air hangat yang telah dicampur ½ sdt garam pada ketiak kamu. Ini bertujuan untuk melembutkan rambut sebelum dicukur. Selain itu, biasakan juga untuk menggunakan krim cukur yang tebal guna menghindari iritasi kulit saat bercukur. Jika memungkinkan, selalu gunakan pisau cukur baru setiap kali hendak mencukur ketiak, ya! Penggunaan Deodoran yang Berlebihan Selain disebabkan oleh kebiasaan mencukur bulu ketiak, penggunaan deodoran juga dapat berperan menyumbat pertumbuhan folikel rambut. Hal ini disebabkan karena pemakaian deodoran yang berlebihan secara tidak langsung dapat menyumbat pori pada kulit ketiak, yang pada akhirnya menimbulkan jerawat. Selain itu, beberapa bahan kimia yang terkandung di dalam deodoran juga dapat menimbulkan reaksi alergi hingga menyebabkan iritasi pada kulit ketiak yang ditkamui dengan munculnya jerawat. Pemakaian deodoran yang benar tidak harus digunakan setiap hari, melainkan dibatasi satu hingga dua kali saja dalam seminggu. Selain itu, gunakan deodoran hanya saat kulit kamu benar-benar sudah kering agar penyerapannya lebih maksimal. Mengalami Hidradenitis Suppurativa Apabila kamu tidak pernah mencukur bulu ketiak dan menggunakan deodoran, tetapi memiliki jerawat cukup besar di ketiak, bisa jadi kamu sedang mengalami kelainan kulit yang disebut hidradenitis suppurativa. Kelainan kulit ini sering disalah artikan sebagai jerawat karena keduanya memiliki tanda dan gejala yang mirip, di antaranya disertai dengan benjolan berwarna merah berisi nanah yang terasa nyeri. Namun, hidradenitis suppurativa ini sama sekali berbeda dengan jerawat. Hidradenitis suppurativa merupakan peradangan kronis di kelenjar keringat yang disebabkan oleh infeksi sehingga menimbulkan benjolan berisi nanah dan dapat menyebabkan jaringan parut pada kulit. Ketiak adalah area tubuh yang paling sering terkena penyakit ini. Walaupun tampilannya mirip jerawat, namun benjolan hidradenitis suppurativa biasanya berukuran lebih besar dengan rasa nyeri yang teramat sangat, seperti melepuh dan juga berisi nanah. Jika kamu mulai merasakan hal ini, segeralah kunjungi dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.
  2. Penyebab Ketiak kusam dan menghitam bisa disebabkan oleh faktor eksternal (luar) dan internal (dalam). Penyebab dari luar biasanya karena kegiatan cukur dan waxing yang terlalu sering dilakukan, sedangkan faktor dari dalam bisa terjadi karena meningkatnya hormon MSH (melanocyte stimulating hormone) yang biasa muncul saat kehamilan. Selain itu, bisa juga disebabkan oleh kondisi akantosis nigrikan, yaitu tubuh kelebihan berat badan sehingga meningkatkan risiko kulit sering tergesek dan menjadi hitam di bagian tertentu. Solusi Rawat ketiak kusam dengan melakukan scrub seminggu sekali. Pilih butiran scrub yang lembut untuk melunturkan kulit mati dan deodoran yang mengandung vitamin C untuk mencerahkan kulit ketiak. Untuk merawat dan mencerahkan kulit ketiak, pastikan Anda memilih produk yang aman. Daerah ketiak cenderung lebih sensitif karena tertutup di dalam lipatan. Kondisi yang lembap membuat bahan kimia lebih mudah terserap dan memungkinkan terjadi iritasi. Pemilik kulit sensitif hindari produk yang mengandung alkohol dan pewangi.
  3. Ketiak dan telapak kaki hampir sebagian besar orang menjadi bagian tubuh yang paling tidak tahan geli. Kenapa dua bagian ini paling sensitif dan tidak tahan jika digelitik atau disentuh? Beberapa orang mungkin memiliki bagian sensitif yang berbeda, karena pada titik tersebut menghasilkan refleks geli dengan derajat yang bervariasi atau bahkan tidak sama sekali. Seseorang mungkin memiliki daerah sensitif dimana orang lain tidak merasakan apapun. Telapak kaki dan ketiak merupakan dua daerah dalam tubuh yang paling sensitif bagi kebanyakan orang. Hal ini karena pada telapak kaki memiliki konsentrasi Meissner’s corpuscles yang lebih tinggi. Ujung dari saraf ini akan membuat telapak kaki memiliki kadar geli yang lebih tinggi daripada bagian tubuh lainnya, seperti dikutip dari health. Biasanya tempat yang paling geli adalah tempat yang sangat rentan terhadap serangan, setidaknya di sekitar bagian atas tubuh. Pada bagian ketiak mengandung pembuluh darah dan arteri, serta memungkinkan akses leluasa ke jantung karena tulang rusuk sangkar tidak lagi memberikan perlindungan kepada rongga dada di sekitar ketiak. Hal yang sama juga berlaku pada bagian tubuh yang geli lainnya seperti leher. Karena tidak ada perlindungan dari tulang, maka secara otomatis seseorang akan bereaksi ketika daerah tersebut disentuh oleh orang lain. Sebagai tambahan, saraf reseptor yang dekat dengan permukaan kulit akan membuat sensitifitasnya makin tinggi. Selain itu, leher juga mengandung bagian-bagian penting. Seperti karotid yang akan memasok darah ke otak serta batang leher yang membawa udara ke paru-paru juga terletak dibagian depan leher. Peneliti juga menunjukkan bahwa cerebellum (otak kecil), yang merespons sentuhan akan menunjukkan aktivitas yang lebih saat diberi sentuhan yang mendadak dibandingkan dengan sesuatu yang telah diantisipasi. Jika otak sudah bisa mengenali sentuhan yang akan datang, hal ini akan membuat saraf respons tidak terlalu intens. Makanya seseorang tidak akan pernah berhasil menggelitik diri sendiri. Seseorang yang tertawa saat digelitik dipengaruhi oleh faktor sosial, karena orang akan tertawa jika yang melakukan sentuhan tersebut adalah seseorang yang dekat atau sudah merasa nyaman satu sama lain seperti orang tua, sahabat, atau teman. Namun, jika yang melakukannya adalah orang lain, responsnya bukan tertawa tapi bisa saja menjadi marah
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy