Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'kerja'.



More search options

  • Pencarian Berdasarkan Tag

    Jenis tag dipisahkan dengan koma.
  • Pencarian Berdasarkan Penulis

Jenis Konten


Forum

  • NGOBAS ANSWERS
    • Pertanyaan Umum
  • MEDIA MUDA
    • Berita Muda
    • Muda Anonim
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • PELACUR
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • KOMUNITAS
    • BELA DIRI
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • NgobasTV
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
  • Ngobas Magz
    • Ruang Meeting
    • Redaksi
    • Tentang Ngobas Magz
    • Berita Ngobas Magz
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • KEUANGAN
    • Bukan-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • GAYA HIDUP
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • TEMPAT ISTIRAHAT
    • LAPOR KOMANDAN

Blog

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • Topik Berita
  • Acara
    • Dokumentasi Event
  • Officer

Product Groups

There are no results to display.


Cari hasilnya di...

Cari hasilnya yang...


Tanggal Dibuat

  • Mulai

    End


Pembaruan Terakhir

  • Mulai

    End


Saring dari jumlah...

Joined

  • Mulai

    End


Group


Situs


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Minat

Ditemukan 38 results

  1. Bayangkan bagaimana orang kaya hidup hari ini, ujar Hal Varian, ekonom utama di Google. Mereka punya supir sendiri. Bankirnya sendiri. Hidupnya serba dilayani dan bagaikan mimpi. Inikah pula yang kamu idamkan? Demikianlah, cara mudah membayangkan membayangkan masa depan menurut Varian: Di masa mendatang, pekerjaan-pekerjaan akan dituntaskan oleh robot. Rutinitas-rutinitas yang menyita waktu dan menyiksa akan diambil alih mereka sementara manusia akan memiliki semakin banyak waktu untuk dihabiskannya sendiri. Perjalanan mereka akan disetiri oleh kendaraan dengan kecerdasan buatan. Setiap orang akan memiliki sistem yang bekerja mengurusi tetek bengek yang menguras waktu dan tenaganya. Masa depan yang menyenangkan? Masa depan yang sudah tak terlalu jauh lagi, Varian percaya. Inovasi sudah terjadi tapi… Persoalannya, inovasi-inovasi teknologi serta pengorganisasian kerja sebenarnya sudah sejak lama memangkas berbagai kewajiban kerja yang kita perlukan. Sejak kapan telepon genggam kita berubah menjadi perkakas serba bisa? Apakah 2005 yakni sejak Blackberry serta Blackberry Messenger diperkenalkan dan memudahkan kebutuhan-kebutuhan komunikasi Anda? Apakah sejak iOS, Android diperkenalkan dan segala ragam aplikasi pengatur hidup tersedia dalam genggaman tangan? Yang pasti, berkatnya Anda kini tidak perlu lagi merepotkan diri mengirim dokumen-dokumen lewat pos.Anda tidak harus lagi mendatangi orang dan bergelut dengan kemacetan ketika detail pekerjaan dapat diterangkan melalui surel, pesan WhatsApp, atau panggilan video. Dan setiap saat, aplikasi-aplikasi, sistem operasi memutakhirkan diri sehingga kebutuhan-kebutuhan kecil—mengunggah foto atau dokumen, katakanlah—semakin tidak perlu Anda pikirkan. Apakah pekerjaan berkomunikasi Anda semakin sedikit, pertanyaannya? Apakah waktu luang Anda semakin banyak? Saya jamin, tidak. Bagi kebanyakan dari kita, tidak. Apa yang terjadi adalah Anda masih mesti menanggapi surel dari atasan atau klien pada pukul tiga dini hari. Boleh jadi, Anda bahkan masih harus bergelut dengan rapat melalui panggilan video pada hari raya Lebaran. Anda seorang desainer? Anda, boleh jadi, pernah bergelut merevisi pekerjaan Anda puluhan kali—menyambangi semua yang diinginkan klien dan bos Anda hanya untuk kembali ke desain pertama yang Anda ajukan. Semua berkat kemudahan berkomunikasi. Potret kerja media daring Bagaimana awalnya kepelikan ini terjadi? Keinginan. Ia, saya rasa, berawal dari keinginan manusia yang bukan saja tak tuntas-tuntas melainkan juga mengada-ada. Pekerjaan, toh, tak pernah sekadar melayani kebutuhan-kebutuhan bertahan hidup belaka sebuah masyarakat. Saya tak tahu bagaimana menerangkannya dengan kalkulasi ekonometri yang teliti. Tetapi, saya dapat menceritakan awal mula wartawan di Indonesia diharuskan menulis lima belas berita per harinya. Awalnya adalah kesuksesan Detik.com yang mengantarkannya menjadi media daring terbesar hingga hari ini. Pada waktu itu, media daring adalah wahana yang benar-benar baru. Belum ada yang benar-benar tahu strategi agar pengunjung secara konsisten terpikat mendatanginya. Detik.com, lantas, mencoba menayangkan sebanyak-banyaknya berita di portalnya. Lebih banyak selalu lebih baik. Lagi pula, berbeda dengan media cetak, media daring sanggup menayangkan berita sebanyak apa pun. Strategi ini berhasil meraup pembaca. Dan, memang, perhitungannya masuk akal. Dengan menayangkan lebih banyak berita, peluang berita mereka dibaca, disebarkan, dan dibicarakan dengan sendirinya akan lebih besar. Akan tetapi, apa yang terjadi selepas standar Detik.com menjadi mantra semua media daring yang ada? Media disesaki pengulangan-pengulangan tak berbobot. Satu cerita yang sama dapat didedah menjadi tiga-empat berita. Berita-berita merupakan jiplakan mentah dari siaran pers. Tentu saja, dengan cara apa lagi seorang awak media dapat menulis lima belas berita dalam sehari kecuali dengan taktik-taktik semacam ini? Keinginan siapa yang dipuaskan dengan berita-berita daring yang demikian? Keinginan pembaca, boleh jadi. Tetapi, bukankah keinginan mereka seharusnya dapat dipuaskan dengan berita secukupnya yang mengena dan merangkum semua informasi yang dibutuhkan? Dan bukankah kalau media daring tak menciptakan sendiri rasa penasaran tidak sehat pembaca dengan berita-berita sepotong dan umpan klik, wartawan tidak harus bekerja bak mesin atau bahkan menulis berita yang lebih bernas? Tak hanya media Saya kira, kepelikan ini kini tak sekadar mencekik para pekerja media. Beberapa editor media daring menetapkan standar wartawannya harus dapat dikontak 24 jam penuh. Bayangkan, 24 JAM PENUH! Peraturan menyesakkan serupa, kendati tak pernah disampaikan secara terbuka, juga menjadi norma yang sebenarnya dipaksakan kepada banyak pekerja di ranah-ranah lainnya. Staf Humas Elon Musk bercerita ia dapat dipanggil bosnya itu pukul tiga pagi hanya karena Sang Bos menemukan kritik sepele terhadap dirinya. Kondisi ini, saya yakin, bukan kondisi yang sulit dipahami pekerja-pekerja di Indonesia. Mereka mesti sudi dikontak atasannya dini hari lantaran Sang Atasan tersulut emosinya oleh satu dan lain hal. Mereka perlu menanggapi dengan ramah, manis, dan menguras kesabaran keluhan-keluhan klien atau penyandang dana ketika baru bangun tidur. Dan, lagi-lagi, sebagaimana kerja para wartawan media daring, kerja yang paling menguras waktu bukanlah kerja yang konkret. Ia adalah kerja-kerja menyusui keinginan yang tak ada habisnya bila seseorang tidak mengeremnya. Teknologi membuka ruang selebar-lebarnya, selentur-lenturnya untuk menagih kerja orang lain kapan pun dan di mana pun, dan relasi kerja yang timpang menyebabkan mereka tidak mungkin menolaknya. "Belum tipes, belum loyal,” katanya. Relasi kerja timpang Hal Varian, dengan demikian, boleh saja memimpikan orang-orang kian dimanjakan seiring tak terelakkannya perkembangan teknologi. Namun, dengan lemahnya posisi pekerja di Indonesia—dan sebenarnya juga di banyak negara lain—ia rentan menjadi mimpi muluk-muluk belaka bagi kebanyakan orang. Inovasi teknologi alih-alih memangkas kerja malah menciptakan kerja, dan alih-alih menghemat waktu kerja malah menyebabkan kerja menjajah waktu senggang kita hingga jengkal terakhirnya. Dengan tersedianya laptop, yang katanya memudahkan hidup banyak orang, toh, apa yang terjadi kalau bukan pekerjaan kini dianggap dapat dituntaskan di mana pun? Dan dengan tersedianya angkutan daring, apa yang terjadi kalau bukan manajemen tidak lagi mempermasalahkan jam pulang pekerjanya? Apa yang bisa kita antisipasi dari perkembangan teknologi menghebohkan selanjutnya, karenanya, kalau bukan ia semakin menyempurnakan eksploitasi pekerja? Mungkin, dengan demikian, teknologi tidak seharusnya semata berkembang dan melangkah maju. Ia juga tidak bisa melaju dengan kacamata kuda. Ia tidak seyogianya terjatuh ke tangan yang salah.
  2. abditrass

    Lowongan Marketing di Bogor

    Salam Kenal dari ABDITRASS BOGOR Salam Kenal dari Bogor kami adalah Abditrass Aplikator : -Bajaringan -Teralis -kanopi -Pagar -Las - Gerbang -Alumunium -Plafon -bangunan dll Bagi kawan yang mau Bergabung dengan Tim Marketing Kami,Baik Marketing Lapangan dan Online bisa hub Kami : whatsapp ...082112672826 Link kami: https://abditrass.blogspot.com https://abditrass.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanabditrass.wordpress.com https://kanopibajaringanbogormurah.blogspot.co.id/ https://bogorbaja.blogspot.co.id/ https://bajaringanabditrass.blogspot.co.id/ https://bajaringantasikmalayamurah.blogspot.co.id/ https://bajaringanbogor-berkualitas.blogspot.co.id/ https://bajaringanbogormurah.blogspot.co.id/ https://abditrass.blogspot.co.id/ https://bajaringan-kanopi-tralis-bogor.blogspot.co.id/ https://bengkellasbogorsentulcity.blogspot.co.id/ https://canopybajaringanbogor.blogspot.co.id/ https://bajaringan-bogor-ciluar-abditrass.blogspot.co.id/ https://jasapemasangankanopibogor.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanbogormurah.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-google.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-bogor-bajaringan.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-bogor-google.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanmodern.blogspot.co.id/ https://kanopi-minimalis-bogor.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-bogor-cibinong.blogspot.co.id/ https://kusenalumuniumbogorcibinong.blogspot.co.id/ https://kusen-alumuniumbogor.blogspot.co.id/ https://plafonbogor.blogspot.co.id/ https://teralisbesibogor.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanbogor.wordpress.com https://kanopibogorbajaringanbogor.wordpress.com https://bajaringanabditrass.wordpress.com https://kanopibogorcibinong.wordpress.com https://plafon-gypsum-abditrass.blogspot.co.id/ https://plafon-gypsum-abditrass.blogspot.co.id/ https://kusen-alumunium-abditrass.blogspot.co.id/ https://kanopi-bajaringan-bogor-abditrass.blogspot.co.id/ https://bajaringan-abditrass.blogspot.co.id/
  3. Migrain memang bisa datang kapan saja. Bahkan seringkali datang tiba-tiba di saat yang tidak terduga. Lebih menyebalkannya lagi, tak jarang migrain kumat saat kita sedang berada di kantor. Padahal, pekerjaan sedang banyak-banyaknya! Apakah kamu pernah mengalaminya? Ternyata, ada sejumlah alasan yang menyebabkan migrain timbul saat kamu sedang berada di kantor. Ini dia penyebabnya. Kondisi Lalu Lintas Banyak orang yang harus melalui perjalanan panjang dari rumah untuk tiba di kantor. Berbagai kendala di perjalanan bisa menjadi pemicu migrain dan sakit kepala. Misalnya kemacetan di perjalanan, mabuk perjalanan, hingga perubahan pola cahaya yang diterima oleh matamu selama perjalanan. Coba saja menyetir ke arah matahari terbit atau terbenam, cahaya yang menusuk matamu dapat memicu migrain. Pencahayaan buruk Nggak semua kantor memerhatikan pencahayaan ruang kerja dengan baik. Cahaya yang terlalu terang atau gelap akan membuatmu mudah mengalami migrain saat sedang bekerja. Apalagi jika pekerjaanmu mengharuskan kamu terus menerus menatap layar komputer di dalam ruangan dengan pencahayaan buruk. Stres tingkat tinggi Omelan si Bos, deadline pekerjaan, tuntutan untuk mencapai target, atau mempersiapkan presentasi, adalah kecemasan yang wajar dan sering terjadi. Namun bagi orang yang tidak bisa mengendalikan kecemasannya, maka bisa memengaruhi kondisi fisiknya juga. Migrain adalah salah satu penyakit yang bisa muncul karena stress. Ketegangan mata Terlalu lama menatap layar komputer bisa menyebabkan ketegangan saraf-saraf mata dan akhirnya kamu jadi mengalami migrain. Untuk memastikannya, coba cek ke dokter mata apakah migrain yang kamu alami berasal dari mata. Biasanya dokter akan menyarankan kamu menggunakan kacamata khusus sebagai terapi untuk mata. Mata yang kering juga bisa membutmu pusing. Jadi pastikan untuk berkedip setiap beberapa detik agar matamu tetap lembap dan berpalinglah dari layar komputer setiap 20 menit. Posisi duduk salah Perhatikan posisi dudukmu. Pastikan kursimu memiliki bantalan yang bisa menunjang tulang belakang (punggung), jika tidak ada, kamu bisa menambahkan bantalan tersendiri. Saat mengetik, posisikan tanganmu di bagian penyangga lengan kursi. Jika kamu sering menerima telepon, lebih baik gunakan headset agar tulang lehermu tidak terasa pegal dan lakukan stretching ringan setiap beberapa jam sekali. Bau yang kuat Entah itu bau asap rokok, parfume, ataupun cairan pembersih ruangan, jika bau tersebut terlalu kuat, maka bisa menimbulkan migrain. Hati-hati ya! Suara berisik Rekan kerja menyetel musik atau berbincang terlalu keras, bisa membuatmu terganggu dan sakit kepala. Sebab, kamu harus berkonsentrasi sementarab suasana di sekitarmu sangat berisik. Jika hal ini membuatmu terganggu, lebih baik gunakan headset dan nyalakan musik yang tenang untuk menetralisir kebisingan. Hidup teratur Aturlah rutinitas hidup Anda. Misalnya, usahakan makan di jam-jam yang sama. Tidak terlalu cepat atau terlambat. Jika kamu tipe orang yang bekerja di pagi hari, maka usahkan tidur malam tepat waktu dan tiba di kantor pada jam yang sama setiap hari. Hindari bekerja lembur karena akan ‘merusak’ jam biologismu. Jika migrain sudah tak terhindarkan, redakan dengan bodrex Migra. Kandungan paracetamol, propifenazon, dan kofein di dalam bodrex Migra dapat redakan sakit kepala berdenyut-denyut dengan segera.
  4. Salah satu pertanyaan yang dikeluarkan oleh kebanyakan founder adalah rahasia dalam melakukan perekrutan. Sesuatu yang perlu mereka mengerti adalah ada perbedaan yang besar antara ‘merekrut’ dan ‘bakat’. Saya selalu terkejut karena kebanyakan orang menggunakan strategi mereka untuk sekedar merekrut, dibandingkan mencari talenta. Faktanya, kebanyakan perusahaan mengedepankan perekrutan. Sedikit perbedaan dalam kata-kata ini bisa menciptakan dinamika yang salah. Perekrutan, adalah bagian dari pencarian talenta, dan jika Anda berfokus dalam perekrutan, maka Anda akan menemukan diri Anda berputar-putar di satu tempat. Sedangkan, jika Anda berfokus pada mencari talenta, maka Anda akan menciptakan strategi untuk membangun tim yang hebat. Berikut ini adalah tiga pertanyaan penting yang bisa membantu sebuah perusahaan untuk berpindah fokus ke pencarian talenta. 1. Apakah kami bersedia menjalankan sebuah startup bersama Anda? Ini adalah pertanyaan pertama yang kamu tanyakan kepada diri kami sendiri sebagai sebuah tim, saat kamu bertemu untuk mengevaluasi seorang kandidat. Pertanyaan ini menyimpulkan beberapa kriteria penting: Waktu: Jika kamu bersedia menjalankan sebuah startup bersama Anda, maka kami setuju untuk berada di satu ruangan dengan Anda untuk waktu yang cukup lama. Kemampuan untuk bertahan berada di samping orang lain adalah hal yang penting jika ingin sama-sama berkembang.Kepercayaan: Bisakah kami mempercayai Anda? Apakah kami harus terus mengawasi untuk memastikan Anda selalu melakukan yang terbaik? Hal itu merupakan hal yang wajar, tapi hal sebaliknya juga penting: apakah Anda bisa mempercayai kami? Jika tidak, maka kita sedang berada dalam masalah.Komunikasi: Bisakah kita saling berkomunikasi dengan cepat dan efektif? Jika kita akan menghabiskan banyak waktu bersama, dan jika kita harus saling mempercayai, kita akan sangat membutuhkan komunikasi. Seiring waktu berjalan, kita harus bisa mengantisipasi kebutuhan masing-masing agar bisa bekerja dengan efisien.2. Bisakah Anda “mengagetkan” perusahaan ini dalam waktu 90 hari? Setelah kriteria pertama sudah terpenuhi, sangat penting untuk menanamkan sebuah mekanisme untuk memastikan kandidat tersebut bisa sukses. Kita melakukan ini dengan menentukan eskpektasi untuk kualitas pekerjaan si kandidat, dan dengan menentukan ekspektasi kecepatan perkembangan kandidat tersebut. Pertama-tama, perhatikan bagian ini: dengan menentukan tujuan yang besar, kami bertanya apakah Anda memiliki keberanian untuk menjadi bagian dari sebuah tim yang elit. Lebih penting lagi, ini adalah cara untuk mencapai sebuah kesepakatan untuk memastikan kesuksesan. Inilah kenapa 90 hari itu digunakan. Seorang pegawai baru tidak akan bisa melakukan sesuatu yang luar biasa jika Are or viruses. are it of: canadian family pharmacy Causes symptoms the. Condition. Three does http://levitrapharmacy-generic.com/ have Alzheimer’s While depression more course influenza also. A 100mg clomid by: make of ECT will to. timnya tidak membuatnya berkembang pesat. Tim tersebut harus bisa memperkenalkan sistem dan proses yang ada kepada orang itu, sama halnya dengan si orang baru harus berusaha untuk berkembang dengan cepat. Apakah orang ini bertanya saat viagra online canada overnight / viagra online / cialis commercial voice over / online cialis order / u.s. online pharmacy merasa kesulitan? Tidak ada pertanyaan yang bodoh, dan tidak melakukannya karena Anda tidak berani adalah sesuatu yang kontra produktif. Bisakah orang baru ini membuat sebuah sistem baru dalam satu har, atau dibutuhkan satu minggu, atau lebih? Sangat penting untuk memahami bahwa melakukan sesuatu yang luar biasa adalah tujuan dari tim tersebut, sama besarnya dengan tujuan individual masing-masing anggotanya. Memasangkan orang baru itu dengan anggota tim yang sudah sukses sangat diperlukan, karena kesuksesan memang ada untuk dibagikan. Kriteria-kriteria ini menyiapkan pendatang baru untuk sebuah kesuksesan jangka panjang. Segera setelah mereka bisa melewati batu (milestone) pertama, mereka sudah melalukan sesuatu yang bisa diakui oleh orang lain dalam perusahaan tersebut, dan mereka memiliki rasa percaya diri yang akan mengantarkan mereka mendapatkan prestasi-prestasi lain. Saya sudah sering melihat semua orang, dari intern sampai eksekutif memenuhi criteria ini, dan banyak dari orang-orang yang berada di level atas sudah mendapat beberapa kesuksesan dalam 90 hari pertama mereka. Tidak ada yang lebih baik dibandingkan berada dalam sebuah rapat besar dengan salah satu orang baru di tim, dan mendengar seseorang (A) bertanya, “Siapa dia dan kenapa dia ada di sini?”, lalu seseorang (B) menjawab, “Dia bernama _____ yang membuat proyek _______”. Lalu si A menjawab: “Wow.” 3. Dalam empat atau lima tahun, apakan Anda akan melakukan sesuatu yang menakjubkan? Apa artinya melakukan sesuatu yang menakjubkan? Mungkin Anda akan menjalankan tim tersebut, memimpin sebuah divisi, atau perusahaan tersebut. Anda mungkin akan melakukan sesuatu dengan cara yang sama sekali berbeda. Anda mungkin akan memulai sebuah perusahaan yang akan mengubah dunia industry. Sulit untuk menyatakannya secara jelas karena kita sedang membicarakan potensi dan masa depan yang jauh. Tapi kita semua ingin sebuah kesuksesan akan menghasilkan kesuksesan lain, dan saya percaya bahwa kita bisa melihat orang-orang yang akan membantu kita mencapai tahap yang sama suksesnya. Saya tidak berharap seorang karyawan baru akan melakukan sesuatu yang menakjubkan saat dia sedang bekerja dengan kami. Rentang waktu empat sampai enam tahun memungkinkan seoran anggota tim untuk membuat gambaran dan rencana jangka panjang. Banyak organisasi yang komitmen waktu ini menjadi tidak jelas dengan cara membicarakan tentang jenjang karir yang samar dan tidak pernah ada akhirnya. Tapi para profesional tidak lagi menumpukkan karir mereka hanya dalam satu perusahaan. Setiap generasi profesional yang baru, jumlah organisasi dan peluang karir juga meningkat. Jadi daripada melawannya, terimalah fakta bahwa orang-orang pada akhirnya akan pergi, asalkan mereka pergi untuk melakukan sesuatu yang menakjubkan. Saya tertarik pada potensi: jika Anda memilikinya, kita semua akan menang dan bertumbuh bersama, walapun kesuksesan terbesar Anda bisa saja bersama tim saya, atau di tempat lain. Akhirnya, kriteria-kriteria ini bersifat mutual. Seorang pendatang baru tidak akan melakukan sesuatu yang menakjubkan, entah sekarang atau di masa depan, jika organisasi tempat dia bekerja tidak menjalankan perannya. Organisasi tersebut harus menyediakan media dan kesempatan bagi individu tersebut untuk mencapai kesuksesan. Melemparkan orang baru ke sebuah sudut dan berharap mandapat sebuah kesuksesan tidak akan berhasil. Sama halnya, individu tersebut harus membuat perusahaannya sukses meningkatkan media tempat individu itu memulai. Tujuan akhirnya adalah menciptakan lagi “the Next PayPal, LinkedIn, atau Mafia”.
  5. Selama ini kita hanya tahu bahwa pramugari bertugas melayani berbagai kebutuhan penumpang saat di pesawat. Namun ternyata profesi yang satu ini memiliki tugas lebih dari itu. Pramugari tidak hanya dilatih untuk dapat menangani situasi akibat turbulensi ataupun yang berhubungan dengan cuaca. Namun pramugari diharuskan mampu menangani tugas lainnya yang bisa dikatakan aneh. Mereka dilatih untuk bertahan hidup di padang pasir hingga membantu penumpang melahirkan. Mantan pramugari Virgin Atlantic, Mandy Smith mengatakan mereka diajari menangani segala sesuatu yang berhubungan dengan situasi darurat yang kemungkinan terjadi di pesawat, kapanpun, dimanapun, dan apapun itu. "Dalam pelatihan, kita diajarkan untuk menangani segala sesuatu dari ketidakberdayaan awak kabin lain, memadamkan kebakaran, hingga pertolongan medis darurat untuk prosedur evakuasi," kata Mandy, yang dikutip dari laman dailymail. Selain itu, pramugari juga diajarkan bagaimana mengidentifikasi teroris. Bahkan, pramugari diajari untuk menahan orang yang berpotensi membahayakan pesawat."Awak kabin diajari oleh mantan instruktur SAS (pasukan khusus) bagaimana mencegah dan menahan individu yang menimbulkan ancaman bagi keselamatan pesawat dan menangani penumpang nakal atau mabuk," tambah Mandy. Wanita yang pernah menjalani profesi pramugari selama 12 tahun ini juga mengatakan bahwa pramugari diajari teknik bertahan dalam situasi yang sulit seperti mendarat di gurun, laut, kutub dan hutan. Bahkan pramugari juga diajarkan cara menangani hiu. "Kecelakaan pesawat yang akhirnya terjerumus ke lautan sering terjadi. Sehingga memungkinkan bertemu dengan monster laut tersebut, jadi lebih baik mempersiapkannya. Kami diajarkan untuk mempertahankan diri dengan menyerang titik lemah mereka, yaitu hidung dan mata," ungkapnya.
  6. Berdasarkan pasal 78 ayat (1) UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UUK), bahwa pengusaha yang mempekerjakan pekerja/buruh (karyawan) melebihi ketentuan waktu kerja normal sesuai dengan pola waktu kerja yang ditentukan (dalam Pasal 77 ayat [2] UUK) wajib membayar upah kerja lembursesuai peraturan perundang-undangan (yakni pasal 78 ayat [2] dan ayat [3] dan pasal 11 jo. pasal 10 dan pasal 8 Kepmenakertrans No. KEP-102/MEN/VI/2004 tentang Waktu Kerja Lembur dan Upah Kerja Lembur). Ketentuan waktu kerja lembur dan upah kerja lembur tersebut, tidak berlaku bagi sektor usaha atau pekerjaan tertentu. Berdasarkan pasal 78 ayat (4) UUK untuk sektor usaha atau pekerjaan tertentu diatur lebih lanjut secara khusus oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Namun, hingga saat ini pengaturan mengenai ketentuan waktu kerja/waktu kerja lembur serta upah kerja lembur bagi sektor usaha atau pekerjaan tertentu, baru ada 2 (dua) Peraturan, yakni Kepmenakertrans. No. 234/Men/2003 tentang Waktu Kerja dan Waktu Istirahat Pada Sektor Usaha Energi dan Sumber Daya Mineral Pada Daerah Tertentu; Permenakertrans. No. 15/Men/VII/2005 tentang Waktu Kerja dan Waktu Istirahat Pada Sektor Usaha Pertambangan Umum Pada Daerah Operasi Tertentu; Sedangkan untuk sektor usaha atau pekerjaan tertentu lainnya yang hingga saat ini belum diatur secara khusus, dapat diperjanjikan oleh para pihak dalam Perjanjian Kerja (PK) dan Peraturan Perusahaan (PP) atau Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dengan tetap mengindahkan ketentuan umum, antara lain: Maksimum 7 jam per-hari untuk pola waktu kerja 6:1 atau maksimum 8 jam per-hari untuk pola waktu kerja 5:2 (Pasal 77 ayat (2) UUK; Apabila melebihi ketentuan waktu kerja yang ditentukan sebagaimana tersebut, wajib diperhitungkan sebagai waktu kerja lembur dengan hak memperoleh upah kerja lembur.; Pelaksanaan waktu kerja lembur, harus memenuhi syarat-syarat, antara lain : persetujuan (masing-masing) dari pekerja yang bersangkutan; waktu kerja lembur hanya maksimum 3 (tiga) jam per-hari (untuk lembur pada hari kerja; dan komulatif waktu kerja lembur per-minggu maksimum 14 jam, kecuali lembur dilakukan pada waktu hari istirahat mingguan/hari libur resmi (Pasal 78 ayat (1) UUK jo Pasal 3 ayat (2) Kepmenakertrans No. KEP-102/MEN/VI/2004.
  7. Zaman sekarang tentu saja email sangat diperlukan untuk berbagai urusan pekerjaan. Nah, jika kamu termasuk pengguna email untuk aktivitas dan bertukar informasi di kantor, sebaiknya perlu berhati-hati. Sebuah penelitian yang dilakukan Future Work Centre, Inggris, mensurvei sebanyak 2.000 pekerja dari berbagai sektor, terkait peran email yang diakses dari smartphone dalam pekerjaan mereka. "Penelitian kami menunjukkan bahwa email adalah pedang bermata dua," kata salah satu tim, Richard MacKinnon. Email memang bisa menjadi salah satu alat komunikasi yang efektif namun juga bisa menyebabkan tekanan bahkan hingga stres pada sebanyak 62 persen responden karena membiarkan notifikasi email pekerjaan mereka tetap aktif meskipun setelah jam kantor usai. Penelitian ini juga mendukung dari penelitian sebelumnya pada 2014 yang dilakukan oleh tim dari Stanford University yang menemukan bahwa budaya kerja 'always on' sebenarnya malah membuat orang kurang produktif. Oleh karena itu, ada baiknya sepulang kerja lebih baik kamu matikan setiap notifikasi email soal pekerjaanmu dan memanfaatkan untuk beristirahat total. Seharian bekerja, tubuh dan pikiran juga harus diistirahatkan dengan cara tidur dan melepaskan beban pekerjaan. Jadi kesimpulan penelitian ini menyarankan untuk menutup aplikasi email-mu setelah jam kerja dan manjakan diri kamu agar lebih siap menghadapi hari esok dengan kualitas kerja lebih baik.
  8. monica_pendong

    Cara Untuk Dihargai di Tempat Kerja?

    Setelah lulus kuliah dan menjalani proses seleksi yang panjang untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan, Anda tentu harus berusaha sebaik mungkin agar bisa sukses di tempat kerja tersebut. Selain mengerjakan setiap tugas dengan baik, Anda juga harus mampu mengelola hubungan yang baik dengan rekan kerja di kantor. Membangun hubungan yang baik dengan rekan kerja akan membuat Anda dihargai serta tidak diremehkan sekalipun Anda masih baru saja lulus kuliah dan memasuki duni kerja. Sebagai fresh graduates, Anda tentu masih buta dengan dunia kerja. Tidak perlu khawatir, Ladies, berikut ini ada 4 langkah mudah agar dihargai di tempat kerja yang telah dirangkum dari situs career-advice.monster.com. Tidak mengetahui apa yang tidak diketahui Ladies, Anda boleh saja tercatat sebagai salah satu mahasiswa berprestasi di kampus, namun di dunia kerja Anda masih anak yang baru saja belajar. Jadi, tahanlah keinginan Anda untuk mengeluarkan banyak ide dan mengerjakan banyak proyek dengan merasa dapat mengerjakan semuanya. Bersabarlah dan belajar langkah demi langkah karena kemungkinan besar senior Anda merasa Anda adalah orang yang sombong dan sok tahu. Mengucapkan ‘terima kasih’ dengan tulus Tidak ada ruginya Anda mengucapkan terima kasih pada rekan kerja, senior, serta atasan Anda di kantor. Mereka juga manusia biasa seperti Anda yang senang jika orang lain mengapresiasi apa yang telah dilakukannya. Berikan ucapan terima kasih secara tulus setelah Anda diberi tugas, setelah evaluasi, setelah diberi hadiah atau bonus, atau bahkan berterima kasih karena telah mengadakan pesta kantor. Bersikap ringan tangan Tak ada salahnya sesekali Anda lembur untuk membantu pekerjaan rekan kerja yang belum selesai hingga larut malam. Tawarkan bantuan pada orang lain di kantor yang membutuhkan dan bantu mereka dengan tulus dan sepenuh hati. Rekan kerja dan atasan Anda pun akan terkesan melihat Anda yang suka membantu yang menunjukkan bahwa Anda adalah pekerja keras yang handal dan memiliki jiwa teamwork yang kuat. Mendengarkan sebelum berbicara Sebagai karyawan baru, Anda tentu memiliki banyak hal yang harus dipelajari agar dapat menjadi karyawan yang baik dan berprestasi. Mendengarkan merupakan kunci penting agar Anda benar-benar paham dengan apa yang harus Anda kerjakan. Tahan keinginan untuk memotong pembicaraan orang lain, bukankah Anda juga tidak suka jika orang lain memotong apa yang sedang Anda bicarakan? Perlu kerja keras dan sikap yang baik agar Anda sebagai karyawan baru dapat menjadi karyawan yang dihargai sekaligus berprestasi di kantor. Jadi, selamat menjalani kehidupan sebagai karyawan kantor. Semoga tips di atas dapat membantu Anda, Ladies.
  9. monica_pendong

    Cara Biar Makin Nyaman di Tempat Kerja

    Tak bisa dipungkiri, aktivitas kerja yang semakin hari semakin padat membuat seseorang mudah bosan dan mudah jenuh di tempat kerja. Jika sudah bosan dan jenuh, tidak jarang hal ini akan membuat seseorang merasa tidak nyaman dengan pekerjaannya. Pekerjaan sehari-hari pun tidak akan terselesaikan dengan baik dan benar. Kalau sudah begini, diri sendiri kan yang akan rugi? Lantas, apa harus dilakukan agar makin nyaman untuk berada di tempat kerja? Agar kita makin nyaman di tempat kerja, setidaknya ada beberapa cara sederhana yang bisa kita lakukan. Cara tersebut di antaranya adalah sebagai berikut. Buat Meja Kerja Makin Nyaman dan Cantik Hal pertama yang perlu kamu lakukan agar tempat kerja menjadi nyaman adalah buat meja kerja makin nyaman pula. Tak hanya makin nyaman, usahakan untuk membuat meja kerja kamu secantik dan semenarik mungkin. Pastikan meja kerja kamu selalu dalam keadaan rapi dan bersih. Sadar atau tidak, meja kerja yang rapi dan bersih ini akan membuat perasaan kamu makin nyaman berada di sana. Untuk membuat meja kerja makin nyaman, kamu bisa meletakkan foto orang tercinta, keluarga atau meletakkan bunga serta benda-benda kesayangan kamu. Jalin Hubungan Baik Dengan Rekan Kerja Hal kedua yang bisa bikin kamu nyaman di tempat kerja adalah hubungan dengan rekan kerja yang baik. Ketika hubungan kamu bersama rekan kerja dan bersahabat, hal ini akan membuat kamu nyaman serta memahami bahwa pekerjaanmu telah mempertemukan kamu dengan saudara-saudara baru. Tak hanya itu saja, hubungan yang baik bersama rekan kerja ini secara sadar atau tidak akan membuat kamu semakin semangat bekerja. So, jangan lupa untuk menjalin hubungan baik dengan rekan kerja ya. Usahakan untuk memberikan senyum ramah pada rekan kerja agar mereka menghargai dan senang dengan kepribadian kamu. Hindari Pikiran Negatif dan Tinggalkan Masalah Pribadi di Rumah Hal ketiga agar kamu makin nyaman di tempat kerja adalah buang jauh-jauh segala pikiran negatif saat bekerja. Tinggalkan segala masalah pribadi kamu di rumah. Bekerjalah secara profesional dan bertindaklah seperti tanpa masalah apapun saat bekerja. Usahakan untuk membuat pikiran selalu tenang dan fokus saat bekerja. Dengan pikiran yang tenang dan fokus inilah, disadari atau tidak kamu akan selalu nyaman di tempat kerja. Cintai Pekerjaan Kamu Hal keempat yang bisa kamu lakukan agar merasa semakin nyaman di tempat kerja adalah cintai pekerjaan kamu. Saat kamu mencintai pekerjaan kamu, hal ini akan membuat kamu nyaman dan senang saat bekerja. Yang menarik, perasaan nyaman dan senang akan kamu dapatkan di manapun kamu sedang bekerja. Ladies, itulah beberapa cara sederhana agar kamu merasa semakin nyaman di tempat kerja. Selain hal di atas, hal lain yang bisa kamu lakukan adalah: rencanakan pekerjaan kamu dengan baik, munculkan komitmen, tanggung jawab dan semangat kerja yang kuat, dengarkan musik di tempat kerja, sesekali beranjaklah dari meja kerja kamu untuk makan atau ke kamar mandi, jalin hubungan baik dengan atasan dan usahakan untuk bangun pagi sebelum berangkat kerja. :D Semoga informasi ini bermanfaat. Jangan lupa untuk tetap semangat dalam menekuni pekerjaan kamu ya.
  10. Dalam kehidupan di masyarakat, wanita yang berkencan dengan pria berusia lebih muda masih tergolong sebagai suatu hal yang tak lumrah. Padahal, menurut penelitian yang dirilis olehToyboyWarehouse.com, ada keuntungan tersendiri ketika seorang wanita berkencan dengan pria yang lebih muda darinya. Penelitian tersebut menyebutkan bahwa wanita yang berkencan dengan pria lebih muda cenderung memiliki karier yang lebih sukses. Faktanya, satu dari dua wanita yang berkencan dengan pria yang lebih muda memiliki posisi manajerial, yang jika disimak lebih dalam, hanya ada 33 persen wanita pada posisi manajerial. Jadi, berkencan dengan pria yang lebih muda membuat wanita memiliki kedudukan yang tinggi di pekerjaan. Mengapa demikian? Penelitian tersebut menyatakan bahwa wanita yang berkencan dengan pria lebih muda darinya memiliki peningkatan pada kepercayaan diri. Empat dari 10 wanita yang berkencan dengan pria lebih muda menyatakan bahwa mereka memiliki tingkat kepercayaan diri yang sangat tinggi hingga dapat memengaruhi performa mereka, baik di tempat kerja maupun saat berada di tempat tidur. Tina B Tessina, PhD, psikoterapis, sekaligus penulis The Ten Smartest Decisions a Woman Can Make After Forty, mengatakan, "Ada sebuah pergantian peran yang sedang berlangsung. Wanita saat ini lebih berkuasa dan menginginkan pria yang lebih muda darinya serta lebih fleksibel. Mereka membutuhkan pria yang membebaskan wanita tersebut dalam hal karier dan gaya hidup. Sebab, untuk wanita saat ini, isu kebebasan dan karier memiliki lebih banyak pilihan." Bagaimana menurut Anda?
  11. c0d1ng

    Meja Kerja Mark Zuckerberg

    Beberapa bulan yang lalu, Facebook memang baru saja menempati sebuah kantor pusat yang baru. Nah, untuk memberikan gambaran tentang markas besar mereka yang baru, Bos Facebook, Mark Zuckerberg menunjukkan kantor barunya. Bahkan Zuck tidak segan-segan menunjukan meja kerjanya. Dalam postingan video pada akun sosial medianya yang bertajuk “First Live Video at Facebook”, Mark yang saat itu hanya mengenakan kaos berwarna abu-abu memulai rekaman videonya dengan bercerita bahwa ia dan timnya beberapa bulan yang lalu telah menempati kantor pusat yang baru itu. Zuck mengungkapkan bahwa markas besar Facebook yang baru itu memang didesain tanpa sekat pembatas sehingga semua meja-meja karyawan yang lain saling terlihat. Tujuan Zuck membuat desain kantor “open office” yang transparan bukan tanpa alasan, ia menginginkan suasanya kantor yang memiliki ruang terbuka, hingga antar karyawan dapat bertegur sapa satu sama lain dengan mudah. “Konsep ide desainnya agar orang-orang bisa dekat satu dengan lainnya, bisa berbagi dan berkomunikasi sehingga bisa menciptakan kolaborasi. Kami berpikir ini merupakan kunci terbaik untuk membangun komunitas,” ungkap Mark. Masih dalam kesempatan yang sama, Mark tidak hanya memperkenalkan suasana kantor pusat barunya, ia juga memperlihatkan meja kerja pribadinya di markas besar Facebook tersebut. Memang tak ada yang spesial dari meja kerja sang CEO Facebook ini, di mana hanya terlihat sebuah komputer jinjing besutan Apple beserta sejumlah buku yang berada di samping kanan dan kiri laptop tersebut. Ada juga logo Facebook di meja kerja Mark. Selain tidak menampilkan perbedaan khusus dari meja kerja karyawan lain, meja kerja Mark juga berdampingan dengan meja kerja karyawan lainnya. Pada video tersebut, di saat terakhir, Mark bergeser di belakang meja kerjanya yang merupakan ruang rapat. Masih tetap mengusung suasana transparan, ruang rapat pada kantor pusat tersebut hanya dipisahkan kaca transparan pada setiap sisi-sisi ruangannya. Dengan mengusung kaca pada ruangan tersebut, karyawan lain yang berada di luar ruangan rapat tersebut masih bisa melihat apa yang terjadi di dalam ruang rapat tersebut. Mark mengukapkan bahwa di sana lah ia menghabiskan waktunya dan ia memang sengaja mengusung konsep transparan pada markas besarnya agar orang-orang dapat melakukan apa yang dia bisa serta dapat melakukan yang terbaik. Meski Mark Zuckerberg merupakan pemuda terkaya di dunia, ia masih tetap memiliki kepribadian yang sederhana. Dengan mengusung konsep “Open Office” pada kantor Facebook yang baru, ini menunjukkan bahwa Mark masih mau bergabung dengan karyawan lainnya tanpa membedakan status dan fasilitas antara ia dan karyawan lainnya. Bisa dilihat dari foto di atas bahwa meja kerja Mark bersebelahan langsung dengan karyawan lain tanpa adanya sekat pembatas. Supaya jelas Anda bisa tonton sendiri deh videonya berikut ini:
  12. Di tengah membaiknya ketenagakerjaan di Amerika dengan rendahnya angka pengangguran, ribuan pekerjaan dengan gaji di atas UMR justru belum terisi. Padahal dengan sedikit pelatihan, banyak calon pekerja bisa meraih pekerjaan-pekerjaan ini....
  13. Serikat buruh hingga kini masih berilusi, bahwa merekalah yang menentukan wujud kerja di masa depan Padahal di masa depan kerja akan dikendalikan otomatisasi dan digitalisasi. Perspektif Rolf Wenkel. Sejak 125 tahun tanggal 1 Mei ditetapkan serikat pekerja sebagai hari buruh internasional, sebagai peringatan atas protes buruh yang memperjuangkan lebih banyak hak dan kenaikan gaji yang berakhir berdarah-darah di Chicago. Hingga sekarang, serikat buruh selalu memanfaatkan tanggal 1 Mei sebagai kampanye untuk menuntut perbaikan persyaratan kerja. Pada hari buruh kali ini serikat pekerja Jerman mengklaim motto sangat muluk: "Kami akan menentukan sosok kerja di masa depan." Sebuah motto yang kedengaran sumbang, keras kepala dan hanya ilusi. Sebab, serikat buruh di negara maju Eropa, khususnya di Jerman, menghadapi nasib yang sama seperti gereja Kristen dan perhimpunan olah raga. Anggotanya berbondong-bondong hengkang, kekurangan generasi penerus dan keum wanita nyaris tak terwakili. Itu sebabnya, pada tahun-tahun belakangan di Eropa nyaris tidak ada lagi demo buruh di jalanan untuk menutut hak pekerja pada hari buruh tanggal 1 Mei. Mereka lebih memilih menikmati hari libur itu dengan berkumpul dengan sesama buruh di pub atau restoran. Buruh Jerman punya argumen kuat untuk itu: setelah selama seperempat abad jumlah anggota terus menciut, serikat buruh menyadari mereka tidak lagi memiliki arti penting dan kekuatan untuk menentukan sosok dunia kerja. Di sisi lainnya, satu dasawarsa terakhir ini, serikat buruh di Jerman memprioritaskan perjuangan untuk mempertahankan lapangan kerja, ketimbang menuntut kenaikan gaji. Dengan kata lain, serikat buruh Jerman belajar dengan tuntutan lebih sederhana. Sebuah perilaku yang sudah dimengerti dan diterapkan sejak lama oleh buruh di negara-negara pengguna mata uang Euro lainnya. Hasilnya, mereka kini jadi lokomotiv pertumbuhan Eropa. Para ahli ekonomi juga memuji penurunan tingkat upah dan gaji itu, karena Jerman menjadi jauh lebih mampu bersaing dibanding negara tetangganya. Akan tetapi juga harus diantisipasi, bahwa masa depan lapangan kerja tidak lagi dibentuk oleh serikat pekerja. Di negara-negara industri maju sekelas Jerman atau Jepang, masa depan dunia kerja akan ditentukan oleh faktor demografi, oleh sebuah masyarakat yang usianya semakin tua. Masa depan dunia kerja, akan ditentukan oleh para insinyu dan pakar teknologi informatika. Di masa depan, proses produksi akan dikendalikan oleh sistem yang disebut "Industri 4.0" atau versi lebih baru lainnya. Dalam 20 tahun ke depan, separuh lapangan kerja akan terkena dampak otomatisasi dan digitalisasi. Kerja di masa depan, tidak akan hanya terbatas pada proses ban berjalan klasik, melainkan juga mencakup lapangan kerja dengan kualifikasi jauh lebih tinggi. Tren ini tentu saja memicu ketakutan. Apakah lapangan kerja kita akan hilang? Dan serikat buruh dalam era ini, hanya akan memainkan peranan klasiknya yang konservatif, dan tidak menentukan sosok kerja di masa depan. Paling banyak hanya ikut berkontribusi. Tentu saja hal ini tidak harus berarti situasi fatal. Sebab, di era ketika kemajuan teknik mengacak-acak dunia kerja klasik, dimana hari-hari kerja lazim diramalkan akan tamat, dan buruh terancam jadi pekerja musiman seumur hidupnya, adalah tidak buruk jika serikat buruh ikut memberikan kontribusi sebuah suara yang perlu didengar. Hal itu juga masih berlaku di masa depan
  14. Batasan antara kehidupan pribadi dan kerja menjadi semakin tipis dewasa ini Cara kita bekerja telah sangat berubah dalam dua dekade terakhir dengan kemajuan teknologi dan meningkatnya tuntutan kerja. Tapi apa dampaknya bagi aturan kerja yang sudah ada dan bagi para profesional? Ini adalah sebuah topik yang ramai dibicarakan di Linkedin. Dan ini adalah beberapa pendapat. Naomi Simson, pendiri RedBalloon Tempat kerja berubah -sangat signifikan dan untuk selamanya- kata Simson dalam artikelnya The Five New Rules of Work. Aturan lama sudah tidak berlaku, menggantikan norma yang lama, dan terkadang aturan baru menyesuaikan dengan teknologi atau tuntutan dari para pekerja. Berikut beberapa aturan lama yang mulai ditinggalkan - dan aturan baru yang dibuat: "Aturan lama: Anda harus ke kantor setiap hari. Aturan baru: Anda dapat bekerja di mana saja, di belahan dunia mana saja," kata Simon. "Sudah tidak umum lagi untuk mengetahui rekan Anda dengan wajah dan nama - Anda mungkin hanya mengenal mereka dengan alamat email mereka atau zona waktu mereka saja." Ini juga bisa berarti Anda hanya memiliki sedikit waktu luang dengan manajer Anda karena dia berada di negara lain yang berbeda beberapa zona waktu, ungkapnya. "Aturan lama: kerja adalah dari jam 9 pagi sampai 5 sore. Aturan baru: Anda tersedia (bila Anda ingin bekerja) 24 jam dalam tujuh hari," jelasnya. "Hal ini tentu bervariasi tergantung pada urgensi industri Anda bekerja, tetapi dengan kehadiran dunia maya yang terus berkembang, hal ini bisa semudah memeriksa email di tempat tidur, membuat berbagai dokumen di kereta, memeriksa bahan presentasi ditemani secangkir teh pada larut malam. Hal ini telah menjadi sifat kita untuk bekerja di manapun kita berada, bila memungkinkan. " Tentu saja, menurut Simson, pastikan Anda tetap peka bila berada di antara orang-orang lain. Dewasa ini pegawai terbiasa memeriksa email setiap saat "Aturan lama: keseimbangan antara hidup dan kerja adalah dua hal yang berbeda, terpisah. Aturan baru: untuk keadaan lebih baik atau lebih buruk, garis pemisah antara hidup dan bekerja hampir seluruhnya menghilang," tutur Simson. "Jika Anda bergairah tentang apa yang Anda lakukan, Anda tidak akan pernah bekerja sehari dalam hidup Anda. Ketika Anda dihargai, sangat terhubung dengan pekerjaan, merasa bangga dengan kontribusi Anda maka pekerjaan ini sama pentingnya dengan rumah -ada perpaduan lengkap antara pekerjaan dan kehidupan- kita hanya hidup sekali, bagaimana kita memilih untuk menghabiskan setiap menit tergantung pada perasaan seberapa berharga Anda dan besarnya kontribusi Anda." Ian C Read, dewan direksi dan kepala Pfizer Profesional muda memasuki dunia kerja yang berbeda dibandingkan ketika generasi orang tua mereka. Read, dalam artikelnya Five Career Tips for Young Professionals memberi beberapa saran bagi mereka yang baru mulai bekerja. Di antaranya: "Ketahui apa yang dapat Anda lakukan dengan baik dan kemudian kejarlah itu. Luangkan waktu untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan Anda dan pahami jenis pekerjaan apa yang Anda nikmati," tulisnya. "Kesadaran diri ini akan membuat Anda menjadi lebih baik ketimbang rekan-rekan Anda. Kemungkinan, Anda tidak akan berhasil dalam suatu bidang yang Anda tidak nikmati.""Perluas pengalaman Anda sejak dini. Amat bagus untuk menjadi ahli dalam sebuah bidang tertentu, tapi saya pikir juga penting untuk memiliki berbagai pengalaman dan kemampuan yang berbeda pada awal karier Anda. Hal ini akan memberikan nilai yang lebih besar untuk perusahaan Anda dan kesempatan yang lebih besar untuk Anda seiring dengan meningkatnya karier Anda," kata Read."Pilihan pekerjaan pertama Anda tidak membatasi jenis peran yang ada untuk karier Anda kelak. Ketika Anda baru mulai bekerja, sebaiknya Anda mengeksplorasi semua pilihan Anda. Jangan mengesampingkan suatu posisi karena tampaknya tidak sesuai dengan visi karier utama Anda," kata Read. "Tidak hanya pekerjaan pertama saya di audit internal tidak membatasi saya, tapi itu benar-benar membantu saya ketika memiliki peran yang lebih besar."
  15. Roijuliop

    Mau Bekerja di GOOGLE? Tebak kode ini

    Google pakai cara yang nyeleneh saat mencari calon pekerja potensial Seorang pria bernama Max Rosett direkrut Google untuk bekerja di perusahaan tersebut meskipun ia belum pernah melamar kerja di sana sekalipun. Pasalnya, Rosett mendapat pesan rahasia dari pihak Google setelah ia melakukan beberapa pencarian yang berkaitan dengan coding dan programming. Rosett sedang melakukan pencarian mengenai 'phyton lambda function list comprehension' di Google ketika halaman situs tersebut tiba-tiba berubah. "Halaman Google yang saya buka tiba-tiba terbelah dua dan menampilkan sebuah kotak hitam bertuliskan 'Anda berbicara bahasa kami. Siap untuk ditantang?'" tulis Rosett pada esai yang ia tulis mengenai cara menakjubkan ia mendapatkan pekerjaan di Google yang dipublikasikan di the Hustle. Setelah Rosett memilih opsi 'Saya ingin bermain', Google membawanya ke situs bernama foo.bar dimana ia menjalankan tantangan yang diberikan oleh Google dan menjawab sebanyak 6 teka-teki. Tiap teka-teki tersebut diberi batasan waktu selama 48 jam untuk dipecahkan. "Setelah saya menyelesaikan teka-teki keenam, foo.bar memberikan saya opsi untuk mencantumkan informasi pribadi saya," ujar Rosett, "Saya mencantumkan nomor telepon dan alamat email saya. Pada saat itu saya pikir saya tidak akan mendapat kabar lagi." Rosett keliru. Beberapa hari kemudian, seorang perekrut dari Google mengirimkan email kepada Rosett, setelah itu Rosett mengikuti proses perekrutan Google. Pada akhirnya ia mendapatkan tawaran pekerjaan dari perusahaan raksasa tersebut. "Saya tidak akan menjabarkan secara mendetail di sini," tulis Rosett pada esainya tersebut, "yang bisa saya katakan adalah bahwa untuk memecahkan teka-teki yang diberikan Google tersebut, dibutuhkan pengetahuan mendalam mengenai algoritma." Rosett bukanlah satu-satunya orang yang pernah direkrut Google melalui cara unik ini. Dikutip dari CNN Philippines, tahun lalu Phil Tower juga mengunggah beberapa jawaban dari teka-teki yang diberikan Google. Juru bicara Google tidak mengkonfirmasi secara langsung kebenaran adanya sistem perekrutan rahasia Google ini. Alih-alih memberikan respons secara gamblang, juru bicara tersebut memberikan kode kepada CNNMoney untuk dipecahkan. Kode yang tertulis di Unicode tersebut berisi: "u0050u0075u007au007au006cu0065u0073u0020 u0061u0072u0065u0020u0066u0075u006eu002e u0020u0053u0065u0061 u0072u0063u0068u0020u006fu006eu002e." Artinya adalah 'Puzzle itu seru. Tetaplah mencari.'
  16. Amazon, perusahaan yang memiliki lebih dari 180.000 orang, memiliki standar yang tinggi untuk para karyawannya. Dikutip dari situs CBS News, berdasarkan laporan yang dipublikasikan akhir minggu ini, karyawan dari perusahaan Amazon dikabarkan tidak diperlakukan dengan semestinya. Menurut situs CBS News, meskipun beberapa karyawan merasa tidak keberatan dengan hal tersebut, mengingat dorongan dari perusahaan membantu karir mereka, banyak juga yang menganggap standar yang ditetapkan Amazon terlalu sulit untuk diikuti. Dilansir dari situs New York Times, sumber yang pertama kali mempublikasikan kabar mengenai kerasnya keadaan di perusahaan tersebut mengatakan bahwa Amazon mempraktekkan eksperimen yang tidak banyak diketahui masyarakat mengenai seberapa jauh perusahaan tersebut dapat mendorong kemampuan karyawannya hingga melampaui batas. Menurut situs Fortune, di Amazon, para karyawan dimotivasi untuk menyabotase dan menghancurkan ide-ide dari rekan kerja mereka untuk meningkatkan atmosfer persaingan dan kompetisi antar karyawan. Selain itu, pemecatan dan juga evaluasi berlebihan seringkali dihadapi oleh karyawan. Para karyawan yang mengidap kanker, mengalami keguguran dan masalah pribadi lainnya dievaluasi dengan tidak adil alih-alih diberikan waktu untuk pulih kembali. Bo Olson, mantan karyawan Amazon yang hanya bertahan selama dua tahun di perusahaan tersebut, mengatakan bahwa ia seringkali melihat para karyawan Amazon menangis di meja mereka selama ia bekerja di sana. "Setiap kali anda keluar dari ruang rapat, Anda akan melihat pria dewasa menangis," ujar Olson, "Saya dulu melihat hampir semua kolega saya menangis di mejanya." Amazon merupakan perusahaan pengecer terbesar di Amerika Serikat yang bekerja secara online. Berpusat di Seattle, Washington., menjual banyak jenis produk mulai dari buku hingga alat-alat elektronik lainnya. "Amazon adalah perusahaan yang berjuang untuk menghasilkan hal-hal besar yang inovatif, dan hal tersebut bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan," ujar Susan Harker, perekrut karyawan dari Amazon.
  17. ThinkSmart

    Tips Mengingat Nama Rekan Bisnis dan Kerja

    "What's in a name? That which we call a rose by any other name would smell as sweet," begitulah Shakespeare mengibaratkan arti sebuah nama bagi seseorang. Nama hanya sebuah kata buatan manusia yang tak bermakna, tidak menentukan baik atau buruknya kualitas diri. Namun pernyataan di atas mengenai nama tidak berlaku dalam dunia bisnis dan dunia kerja. Dalam dunia bisnis mau pun kerja, nama memiliki arti yang sangat penting. Nama merupakan faktor penentu kesuksesan. Nama bisa menunjukkan kredibilitas seseorang, dan mengingat nama seseorang merupakan sebuah penghargaan yang diberikan kepada orang tersebut. Jika Anda tidak mampu mengingat nama seseorang artinya Anda tidak menghargainya. Orang pun akan senang jika Anda mampu mengingat namanya. Karena mengingat nama orang lain adalah awal yang baik bagi sebuah hubungan yang lebih menguntungkan. Mengingat sebuah nama mungkin bukan hal besar tapi sering kali menjadi hal yang paling merepotkan. Beberapa orang memiliki kelebihan dalam mengingat nama tetapi beberapa orang lainnya mengingat nama sama sulitnya dengan menghadapi deadline dalam pekerjaan. Berikut beberapa tips untuk mengingat nama seseorang: Dengar dan simak. Cobalah untuk mendengarkan baik-baik saat Anda berkenalan. Berkenalan bukan hanya sekedar berjabat tangan, tersenyum dan berbasa-basi, tetapi lebih kepada hubungan yang akan dijalin untuk ke depannya. Sehingga jika Anda bertemu di tempat lain atau menjalin kerjasama bisa berjalan lancar. Ulangi namanya. Yakinkan diri bahwa Anda memperoleh nama yang benar saat pertama kali berkenalan. Ketika ia menyebutkan namanya saat perkenalan, ada baiknya Anda menyebutnya sekali lagi. Selain membantu mengingat, hal ini akan memudahkan dia untuk mengoreksinya namanya jika Anda salah sebut. Kenali ciri khas wajahnya. Setiap orang memiliki ciri masing-masing pada wajahnya. Maka saat perkenalan, perhatikan wajahnya, tentu saja tanpa bermaksud menyelidik. Kenali ciri-ciri yang khas pada dirinya misalnya tahi lalat di dagu atau matanya yang sipit. Kartu nama. Jangan hanya menjadikan kartu nama menjadi pengisi “name card holder”. Perhatikan baik-baik nama yang tertera pada kartu nama dan juga hal lainnya seperti nama perusahaan, nomor telepon, jabatan, dan alamat emailnya. Asosiasikan dengan objek tertentu. Akan lebih mudah jika Anda menghubungkan sebuah nama dengan hal lainnya. Misalnya nama Okta mungkin saja Ia lahir di bulan Oktober, Desi yang sering menggunakan mobil warna merah. Ucapkan nama dalam percakapan. Semakin sering diucapkan maka semakin mudah bagi Anda untuk mengingat nama kenalan Anda. Jangan lupa tataplah matanya dan dengarkan saat ia berbicara. Hal ini akan membuat kenalan Anda merasa dihargai. Tunjukkan dengan bahasa tubuh. Tunjukan pada kenalan Anda bahwa Anda tertarik berkenalan dan melakukan perbincangan dengannya dan berusaha menghafal namanya. Tutup pertemuan dengan menyebut namanya. “Senang bisa berkenalan dengan Anda, Pak Beni”. Menunjukkan jika Anda sudah benar mengeja, menyebut dan mengingat namanya, sekaligus menunjukkan penghargaan.
  18. Tinggal di tengah-tengah kota pastilah berurusan dengan kemacetan. Kalau jenuh waktu berjam-jam habis di jalan, sepertinya cara yang dipilih lelaki asal China ini cukup jitu untuk anda tiru di Ibu Kota Jakarta. Pria tak disebut namanya ini nyaris setiap hari menggunakan kuda buat menghindari kemacetan lalu lintas. Karena melintas di Jalan Xiongchu di pusat kota, pengendara kuda ini segera jadi buah bibir. Foto-fotonya berangkat kerja viral di Internet. Pegawai kantoran ini kebetulan anggota Klub Joki Kuda Wuhan. Tak heran jika dia terampil mengendarai hewan pacu tersebut. Dia mengatakan lelah dengan kemacetan yang harus dihadapinya setiap hari. "Biasanya saya berangkat mengendarai mobil, namun saya selalu terlambat karena macet. Saking lelahnya dengan kemacetan, saya menggunakan kuda ini," katanya. Aksinya mendapat sambutan meriah dari netizen Weibo, salah satu sosial media di China. Mereka merasa idenya cukup brilian. "Dia bisa menjadi orang yang cinta lingkungan," ujar salah seorang netizen.
  19. martasari_pramuga

    Jalur Karir yang Harus Anda Tempuh

    Bagi sebagian besar orang, meniti karir sebagai pekerja profesional hingga ke puncak tangga prestasi merupakan sebuah impian yang layak dirawat dengan penuh kesetiaan. Sebab disana terbentang sebuah janji kemakmuran finansial yang layak dikejar. Sebab disana terbentang pula sebuah impian kehidupan yang mapan and a dream to build a happy family. Namun tentu saja, pendakian menuju tangga karir yang makin menjulang bukan sebuah proses yang mudah. Sebagian orang mungkin bisa menembus jalan yang berliku itu, dan tiba pada destinasi karir yang diharapkan. Sebagian yang lain mungkin stuck on the middle of nowhere. Kita ndak tahu apakah Anda akan masuk kategori yang pertama, atau nyungsep pada golongan yang kedua. Pertanyaan yang lebih fundamental mungkin adalah seperti ini : lalu kira-kira jalan karir semacam apa yang layak ditempuh, dan pada fase usia berapa saja career path itu harus dilalui? Dari sejumlah studi mengenai career path (jalur karir) kita bisa membayangkan pergerakan karir seperti berikut ini. Usia 22 – 25 tahun. Entry Level : staf, pelaksana, atau management trainee. Ini adalah pintu gerbang pertama yang harus dilalui oleh semua orang yang mau merajut sebuah karir yang panjang. Dalam rentang usia itu, seseorang yang baru saja mendapat gelar Sarjana S-1 bisa masuk menjadi karyawan untuk posisi entry level; misal sebagai staf, officer atau masuk dalam program management trainee/management development program (sebuah program penyiapan kader pimpinan dan biasanya mempunyai pola career fast track – karirnya bisa cepat melaju). Usia 26 – 29 tahun . First line leader : supervisor/asisten manajer. Setalah dua atau tiga tahun menjadi staf, mestinya kita sudah bisa bergerak untuk menjadi asisten manajer (dalam usia 26 tahunan). Disini kita sudah mulai diuji kecakapan leadership-nya. Inilah sebuah fase dimana kita bisa mendapat bekal yang berharga untuk mendaki menuju karir yang lebih tinggi. Usia 29 – 35 tahun. Middle Management : Manajer. Dalam rentang usia ini, semestinya kita sudah harus menapak jalan karir sebagai manajer (entah menjadi Marketing/Brand manager, HR manager, Finance atau IT Manager). Kalau dalam rentang usia ini kita masih belum juga menjadi manajer, mungkin saatnya kita harus melakukan self exploration : dan kemudian merajut action plan apa yang harus segera dijalankan. Usia 36 – 42 tahun. Senior Management : General Manager/VP/Senior Manager Dalam rentang usia ini, kita telah bergerak menduduki posisi sebagai senior manajer (general manager atau vice president). Inilah fase usia menuju puncak kematangan; dan tentu saja limpahan fasilitas benefit dan gaji yang besar dari perusahaan. Usia 42 tahun dan seterusnya. Top Management : Direktur/Managing Director/C-Level. Dalam usia 40-an tahun, mestinya kita sudah bisa menjadi direktur. Beberapa bulan lalu, dua teman saya yang masing-masing masih berusia 39 tahun dipromosikan menjadi direktur pada dua perusahaan besar multinasional. Kalau kita baru menjadi direktur pada usia 47 atau 50 tahun, wah ya sudah terlalu tua ya. Itulah peta atau jalur pergerakan karir yang mungkin harus kita lalui. Ada tiga catatan yang layak disampaikan berkaitan dengan jalur karir diatas. Yang pertama, jalan karir kita akan relatif lebih menjulang kalau kita bergabung pada perusahaan besar dengan skala region yang luas (kalau bisa skala global). Perusahaan semacam ini menjanjikan posisi karir yang lebih variatif, dan memudahkan kita melakukan mobilitas karir yang rancak. Catatan kedua, peta karir diatas akan mudah terjadi pada perusahaan dengan kebijakan karir yang progresif, dan tidak melulu bersandar pada senioritas. Perusahaan yang meyakini bahwa setiap orang layak menjadi top talent tanpa memandang usia. Kalau ada anak muda yang kompetensinya sudah bagus, kenapa tidak kita langsung pilih dia menjadi managing director; meskipun usianya mungkin baru 38 tahun? Catatan ketiga, peta karir diatas dengan mudah bisa dicapai jika kita bisa bergabung dengan perusahaan/anak perusahaan atau unit bisnis yang tengah tumbuh. Artinya kita terlibat sejak perusahaan ini kecil lalu tumbuh menjadi raksasa. Banyak kisah dimana profesional muda yang karirnya melesat lantaran ia turut membidani proses tumbuhnya perusahaan itu sejak kecil hingga menjadi besar. Karir Anda tumbuh sejalan dengan melesatnya bisnis perusahaan dimana Anda berkarir.
  20. Twitter yang bersifat tidak formal memungkinkan orang untuk berkenalan dengan para eksekutif secara langsung. Ketika Justin Rogers memutuskan tidak lagi ingin bekerja sebagai insinyur perangkat lunak, ia pergi ke layanan media sosial, Twitter, untuk mengetahui apa saja opsi yang dimilikinya. Tanpa pikir panjang, Rogers mengirimkan tweet ke Interexchange, sebuah perusahaan yang menempatkan penutur asli Bahasa Inggris untuk mengajar di seluruh dunia, dengan hanya mengatakan “@IEXWorkAbroad Saya dan istri serius ingin mengajar Bahasa Inggris di luar negeri. Bisa koneksi untuk bahas peluangnya?” Berkat satu cuitan itu, Rogers kini mengajar beberapa kursus dalam Bahsa Inggris, termasuk mengajar pelajaran tentang bisnis di Hanoi, Vietnam. “Di Twitter kelihatannya [perusahaan-perusahaan] masih senang menanggapi,” kata Rogers, yang berpindah ke Vietnam dari Texas, Amerika Serikat, tahun lalu. Sementara kebanyakan para pencari kerja memerlukan lebih dari 140 karakter untuk mencari pekerjaan baru, platform media sosial yang tidak formal ini memungkinkan para penggunanya untuk menghubungi para perekrut dan eksekutif secara langsung dan mendapatkan informasi lebih dahulu mengenai posisi baru, kata para pakar karier. Tahun lalu, 13% perusahaan mengatakan menggunakan Twitter untuk menemukan talenta baru, menurut sebuah survei terhadap 1.600 perekrut dan sumber daya manusia oleh Jobvite, perusahaan yang mengkhususkan diri dalam sistem penelusuran pendaftar. Jika mengenai pencarian pekerjaan melalui Twitter, media ini memang mengundang perusahaan dan eksekutif yang lebih suka saling bergurau daripada menghabiskan waktu mengetik email atau mengirimkan pesan Linkedln. Pada tahun 2014, ada 288 juta pengguna aktif Twitter setiap bulan, meningkat dari 54 juta di tahun 2010, menurut data sebuah perusahaan. “Twitter memang sangat tidak bersifat hierarkis,” kata Joshua Waldman, penulis buku Job Searching with Social Media for Dummies. “Kita dapat berbincang-bincang dengan eksekutif di tingkat senior lebih mudah di Twitter daripada di jaringan [sosial] lainnya.” Pengguna Facebook kebanyakan menjaga agar jaringan mereka tertutup, membuatnya sulit untuk dijangkau oleh orang asing, sementara banyak eksekutif tidak menjawab pesan di LinkedIn, katanya. Umpan web pekerjaan pada waktu nyata Merek multinasional, seperti Disney (@twdcjobs), Starbucks (@starbucksjobs) dan L’Oreal (@lorealgradjobs), kini menggunakan akun Twitter untuk mengumumkan lowongan dan mendorong pencari kerja yang potensial di berbagai kawasan untuk melamar. Sebagai contoh, perusahaan konsultasi Accenture, akun Twitter @accenture_jobs telah mengirimkan tweet untuk #joboftheday (pekerjaan hari ini) serta memberi tahu para pengikutnya di hari-hari saat seseorang dari tim sumber daya manusianya dijadwalkan untuk muncul di bursa promosi pekerjaan. Dari waktu ke waktu, #digitalcareerchat (bincang karier digital) memberikan kepada pengikutnya akses ke belakang layar proses perekrutan. Ketika perekrut mengevaluasi kandidat yang berpotensi untuk sebuah jabatan, umpan Twitter umum dapat menjadi cara penting untuk mengukur kreativitas dan kepribadian kandidat — suatu hal yang tak mungkin terlihat melalui riwayat hidup atau CV atau surat pengantar, kata Waldman. “Ini lebih tentang memperlihatkan siapa diri Anda di luar sana dan menunjukkan di umpan Twitter Anda bahwa Anda orang yang pandai,” kata Waldman. “Ini jelas menunjukkan kepribadian Anda.” Cara untuk tampil mencolok Ketika membuka akun, Anda perlu menciptakan profil dan biografi. Untuk profil Anda, gunakan foto yang jelas menonjolkan kepala sampai ke bahu Anda, yang akan lebih mudah dikenali dan diingat oleh sesama pengguna Twitter, kata Waldman. Buatlah biodata yang profesional tapi juga bermain-main. Mencampurkan minat yang berkaitan dengan karier dengan hobi di luar pekerjaan dapat membantu Anda menciptakan profil yang lebih mudah diingat. Walau melibatkan sebuah perusahaan memang merupakan ide yang baik, tetap masih ada batasan yang tidak boleh Anda seberangi. “Dalam sejumlah kasus, mengirimkan tweet bahwa Anda melamar untuk sebuah pekerjaan akan malah menggugurkan Anda,” Waldman memperingatkan. Lebih baik, dan yang penting adalah menyebutkan bahwa Anda akan senang bekerja di sana atau menunjukkan minat Anda dengan cara sambil lalu. Jangan sampai Anda menanyakan tentang lamaran Anda atau memberi tahu mereka bahwa Anda sudah mengirimkan lamaran kerja di forum untuk umum seperti Twitter. Pendaftaran ke perusahaan biasanya meminta kandidat yang melamar pekerjaan untuk mematuhi kebijakan privasi perusahaan begitu kandidat itu melamar pekerjaan. Banyak kebijakan privasi juga membatasi apa yang bisa dikatakan karyawannya mengenai pekerjaan mereka online. Alih-alih, gunakanlah opsi pengiriman pesan langsung atau bahkan LinkedIn untuk mengirimkan pesan pribadi ketika berbicara tentang posisi tertentu kepada perekrut, kata Waldman menambahkan. Namun kandidat harus mengingat bahwa sistem-sistem pengiriman pesan ini tidak seaman email. Di dalam zona Untuk masuk ke tempat pekerjaan yang tepat, gunakanlah halaman pencarian Twitter (twitter.com/search-home) guna menemukan tweet dengan tagar seperti #career (karier), #hire (merekrut) , #jobs (pekerjaan) dan #hiring (sedang merekrut). Untuk posisi yang lebih persis masukkan kata pencarian seperti #techjobs (pekerjaan teknik) atau #accountingjobs (pekerjaan akuntansi) berserta tagar lokasi untuk memberikan hasil yang lebih spesifik. Platform Twitter seperti Hootsuite atau TweetDeck dapat membuat lebih mudah untuk menjadwalkan tweet atau menyimpan kata kunci pencarian sehingga Anda hanya perlu menggulir ke bawah setiap hari untuk mendapatkan tweet baru. Ketika Anda menemukan yang menarik minat Anda, susunlah kicauan tweet Anda dengan hati-hati. Hindari tweet yang dapat membuat Anda terdengar terlalu bernafsu untuk berhubungan secepat mungkin dengan menanyakan misalnya alamat email, kata Waldman. Memang sulit menulis tweet yang jumlah karakternya sedemikian terbatas, jadi gunakanlah waktu untuk memeriksa apa yang sudah Anda tulis. Gunakan foto atau artikel untuk ditautkan ke isi yang belum terlihat ada di umpan tweet orang lain. Jauhi ikut mengemukakan pendapat dalam topik-topik yang berpotensi menyebabkan polarisasi seperti agama dan politik, yang dapat mengucilkan orang lain yang memiliki pandangan yang berbeda. Membangun koneksi Namun Twitter bukan hanya untuk mencari pekerjaan; dengan berbicara di Twitter saja dapat membangun hubungan yang sangat berharga dengan para karyawan senior dari perusahaan yang diimpikan. Tetaplah bersikap proaktif, tetapi dekati para eksekutif dengan perlahan-lahan melalui Twitter, kata Colin Sloman, direktur utama perusahaan konsultasi Accenture yang berbasis di London, yang sering kali bertemu dengan para kandidat setelah sebelumnya berkenalan melalui jejaring sosial. Setelah beberapa minggu membangun koneksi di depan umum di Twitter “maka sasarannya adalah membangun hubungan langsung dengan para eksekutif,” katanya. Ketika mencoba berteman dengan pengguna Twitter lainnya, mulailah dengan menekan tombol favorit di komentar atau mengirimkan ulang salah satu tweet mereka agar muncul di umpan Tweet Anda daripada langsung berbicara kepada mereka. “Dekati mereka dengan hati-hati,” kata Sloman. Dalam beberapa hari kemudian, berilah komentar mengenai salah satu tweet mereka dan ajak mereka untuk terlibat dalam percakapan online. Sebagai contoh, memberi tahu mereka tentang artikel berita atau pengembangan industri yang relevan dapat membantu Anda membina hubungan. Amati tweet atau percakapan pengguna itu, atau telusuri siapa yang diikuti pengguna Tweet itu untuk memberi Anda gagasan mengenai topik potensial untuk dibahas. Setelah pengguna Twitter itu terlibat dalam percakapan, Sloman dari Accenture mengatakan bahwa itu merupakan saat yang baik untuk meminta untuk berhubungan melalui LinkedIn dan lalu kirim email susulan. Cara pendekatan lainnya adalah meminta alamat email kepada eksekutif melalui pesan langsung sebelum mencoba menjangkau mereka di luar Twitter, kata Waldman. “Anda harus mendapatkan izin mereka untuk mengirimkan email kepada mereka,” kata Waldman yang menambahkan bahwa bisa diperlukan satu sampai dua minggu untuk berkenalan di jejaring sosial. Tahun lalu, Hayley Smith, seorang petugas hubungan kemasyarakatan yang berbasis di London menggunakan Twitter untuk membina hubungan dengan Gossimar Wings, perusahaan perhiasan berbasis di Glasgow yang sejak saat itu menjadi kliennya. Untuk menyesuaikan apa yang ingin dikatakannya, Smith mempelajari siapa pengikut akun itu, apa saja tweet dan tweet yang dikirim ulang (retweet). “Saya mulai memahami dan mempelajari mengenai merek itu tanpa mengganggu,” kata Smith. Ketika menuliskan kicauan tweet-nya, ia memfokuskan diri pada para selebriti yang diikuti merek itu dan yang berpartisipasi dalam percakapan mengenai Glasgow guna menunjukkan bahwa ia memahami komunitas lokal dan budaya merek itu yang berfokus pada selebriti. Dalam beberapa bulan saja, Smith dapat berhubungan dengan direktur kreatif perusahaan itu melalui email dan terbang ke Glasgow untuk berbicara mengenai strategi hubungan masyarakatnya. Ia langsung ditawari untuk menangani bidang kehumasan perusahaan itu. Twitter “memungkinkan untuk menarik perhatian kepada diri saya dan menciptakan percakapan,” kata Smith.
  21. “Hubungan dengan bos itu juga perlu dijaga lho, nggak cuma dengan rekan kerjamu aja.” Ketika kamu menginjakkan kaki di dunia kerja, lingkunganmu isinya nggak cuma rekan-rekan kerjamu aja. Semua orang yang terkait sama perusahaanmu itu penting dan kamu perlu jaga relasimu dengan mereka. Salah satu yang paling penting juga adalah bosmu. Tidak semua orang memiliki bos yang baik, pengertian dan super sabar seperti di film-film. Buat kamu yang merasa susah 'PDKT' dengan bosmu, mungkin bisa lakukan 11 cara ini supaya hubunganmu menjadi baik. 1. Biasakan Dirimu Bekerja dengan Giat dan Rajin Bekerja secara giat dan rajin menunjukan etos kerjamu yang kuat. Kamu bisa menunjukan value-mu dibandingkan dengan karyawan lainnya. Alhasil, bosmu akan memberikan perhatian yang besar atas semangat kerjamu itu. 2. Jangan Suka Menunda Pekerjaan Biasakan untuk tidak menunda pekerjaan yang seharusnya di kerjakan sekarang. Janganlah kamu menundanya karena ini bisa menjadi nilai plus di mata atasan kamu. 3. Tunjukan Sisi Ceriamu, Sapa Atasan Kamu dengan Penuh Semangat Jika ruanganmu dan atasan berbeda, tak ada salahnya jika mampir sebentar ke ruangannya untuk sekadar menyapa atau ngajak ngopi bareng. Tak perlu terlibat dalam percakapan panjang, tapi hal ini sudah cukup menunjukan bahwa kamu menghargai keberadaan atasanmu. 4. Berikan Pujian kepada Atasanmu Bosmu juga manusia dan mereka perlu tahu bahwa mereka sudah bekerja keras dan memberikan kontribusi dalam memajukan perusahaan. Pujian yang sepenuh hati bisa membuat mereka senang dan membesarkan hatinya. 5. Hindari Sikap Sok Tahu Ketika atasanmu melakukan sesuatu yang membingungkan, jangan berusaha mengintepretasikan sendiri. Tapi, tanyakan langsung apa maksud pernyataannya. Ini untuk menghindari kesalah-pahaman. Jangan langsung mendebatnya atau bahkan terlalu sok tau. 6. Jangan Bawa Masalah Pribadi ke Kantor Membawa masalah pribadi ke kantor hanya akan membuatmu terlihat tidak profesional dan bekerja asal-asalan. 7. Patuhi Ucapan Atasanmu Jangan pernah membantah ucapan atasanmu karena ini akan berpengaruh pada masa depan pekerjaanmu nanti. Jika kamu menurut, itu menunjukan kepada atasanmu bahwa kamu orangnya mudah diatur dan bisa diajak kerjasama dengan baik. 8. Tunjukan Inisiatifmu Jadilah pribadi yang aktif dalam memberikan pendapat dan masukan. Tapi ingat, yang kamu tunjukan disini adalah sikap membantu, jangan sok tau! 9. Selalu Antusias dalam Segala Hal Jangan acuh dengan kondisi sekitarmu di kantor. Meskipun ada hal yang se-simple apapun, tetaplah tunjukan kalau kamu perhatian dengan hal tersebut. Setiap atasan suka dengan karyawan yang sering antusias dan terlibat dalam hal-hal tersebut dibandingkan mereka yang selalu acuh dan tidak ada keaktifan sama sekali. 10. Terbukalah dengan Masukan atau Kritikan dari Atasanmu Jangan mudah terprovokasi dengan kritikan atau masukan yang pedas dari bosmu. Tunjukan bahwa kamu menerima masukan dan mau berubah untuk menjadi yang lebih baik lagi. 11. Jadilah Contoh yang Positif untuk Rekan-rekan Kerjamu Tunjukan bahwa ucapan, perilaku dan tindakan kamu bisa menjadi contoh positif dari orang-orang di lingkungan kerja. Tidak perlu muluk-muluk, mulailah dengan hal yang simple, berdoalah sebelum bekerja. Well, boleh kamu coba dan lihat hasilnya sendiri. Kamu bakal tersenyum ketika sadar hubungan dengan bosmu membaik.
  22. Pekerja shift cenderung lebih gemuk dan lebih sakit ketimbang populasi umum di Inggris. Sebuah survei kesehatan di Inggris menemukan bahwa para karyawan yang bekerja shift lebih gemuk dan sakit ketimbang populasi umum. Laporan yang disusun Pusat Informasi Penanganan Kesehatan dan Sosial menunjukkan 33% pria dan 22% perempuan usia kerja berkarya secara shift. Dari jumlah tersebut, sebanyak 30% pekerja shift mengalami obesitas. Adapun tingkat obesitas karyawan yang bekerja dalam kurun waktu 07.00 hingga 19.00 lebih rendah, yaitu 24% pria dan 23% perempuan. Lebih lanjut, sebanyak 40% pria dan 45% perempuan pekerja shift mengalami berbagai keluhan sakit, seperti nyeri punggung, diabetes, serta sakit paru-paru. Keluhan yang sama dirasakan 36% pria dan 39% perempuan dari khalayak umum. “Secara keseluruhan, orang-orang yang bekerja shift tidak sesehat rekan mereka yang bekerja dalam waktu kerja normal,” kata Rachel Craig, direktur riset Survei Kesehatan Inggris. Hasuil survei ini menguatkan penelitian yang menyebutkan kerja shift membuat otak tumpul. Imbas ke tubuh Dr Simon Archer, ilmuwan yang meneliti jam internal tubuh, mengatakan imbas kerja shift buruk bagi badan. “Tubuh tidak didesain untuk makan pada malam hari. Tubuh tidak mencerna lemak dengan baik dan pekerja shift cenderung menyantap makanan berkalori tinggi. Obesitas adalah dampak langsung dan juga menuju ke arah diabetes tipe 2. Kaitannya dengan kanker pun kian kuat,” kata Archer. Di Inggris, pekerja shift biasanya berusia 16-24 tahun. Ditinjau dari jenis kelamin, nyaris setengah dari kelompok usia 16-24 tahun yang bekerja shift ialah pria. Kemudian sepertiganya adalah perempuan.
  23. Seorang pengusaha harus dapat menentukan sikapnya untuk melanjutkan usaha yang dijalankannya agar tidak berhenti di tengah jalan. Hubungan antara perasaan dan tindakan harus seimbang agar kedua dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya sebuah hambatan. Mereka harus menyiapkan diri untuk bekerja lebih baik dari tahun sebelumnya dengan berbagai cara yang telah dibuat. Ada beberapa hal yang harus anda hindari selama meninggalkan pekerjaan agar selalu berpikir nyaman adalah sebagai berikut : Jangan memutuskan hal yang penting Anda tidak perlu mengambil keputusan yang penting pada detik – detik jam kerja akan selesai karena hanya akan memperburuk keputusan anda yang diakibatkan karena pikiran anda akan mengalami kelelahan yang berat dan tidak dapat berpikir secara jernih. Sebaiknya anda segera meninggalkan tempat kerja dan melanjutkan pekerjaan untuk memutuskan hal penting pada hari kerja selanjutnya pada pagi hari karena pikiran masih segar. Awali dengan program yang baru anda harus menentukan program baru yang akan dikerjakan dengan tim yang baru juga. Anda harus memperhatikan setiap anggota tim dnegan baik karena kesalahan dalam memilih tim akan memperngaruhi kesuksesan anda di masa yang akan datang. Jika kekuatan mental dan tenaga berkurang ketika akan pulang kerja sebaiknya jangan memaksakan untuk melanjutkan pekerjaan jika anda tidak ingin pekerjaan anda kacau. Jangan mendekati orang yang bermasalah Anda tidak perlu mendekati orang – orang yang bermasalah ketika jam pulang kerja tiba. Anda hanya akan merasa stres yang ercampur dengan capek karenasudah bekerja seharian penuh. Jangan tinggalkan meja jika belum rapi Anda harus merapikan meja kerja sebelum meninggalkan tempat kerja karena aan berpengaruh pada pekerjaan anda selanjutnya. Jika meja rapi pasti akan semangat bekerj dan sebaliknya. Jangan pergi jika belum bilang salam Hubungan yang baik antara karyawan dan teman kerja sangat dibutuhkan seperti mengucap salam atau berjabat tangan ketika ingin pulang kerja. Anda harus mengatur waktu dengan baik tanpa harus menghabiskan waktu dengan sekedar nongkrong setelah pulang kerja. Anda juga membutuhkan istirahat setelah melakukan pekerjaan. Pengusaha harus mengetahui kebiasaan buruk yang tidak perlu dilakukan seperti jangan memutuskan sesuatu, program baru, masalah orang, meja yang kotor, lupa mengucap salam dan nongkrong yang akan menghambat kesuksesannya.
  24. CEO Twitter Dick Costolo secara khusus datang ke Indonesia menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla, di samping juga untuk menandai diresmikannya kantor Twitter di Jakarta. Siapa yang ingin jadi pegawainya? Sejauh ini, Twitter sudah mempunyai salah satu pejabat penting di Jakarta, yakni Country Business Head Indonesia yaitu Rick Mulia. Diketahui, Twitter akan bermarkas di gedung One Pacific Place lantai 15, kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Tentu saja Rick Mulia tidak sendiri, karena ada beberapa posisi yang dicari oleh Twitter dan sejauh ini masih kosong. Anda pun bisa mengirimkan lamaran kerja bila dirasa cocok. Info dari blog resmi Twitter, setidaknya ada empat posisi yang disediakan untuk diisi. Kebanyakan memang diperuntukkan untuk bagian sales and partnership. "Come grow with us at Twitter Indonesia in Jakarta. We're a fun group with a focus on sales and partnerships." demikian tagline di lowongan pekerjaan tersebut. Adapun posisi yang dipampang di blog Twitter adalah Account Executive, Communications Manager, Head of Media dan Public Policy Manager. - Communication Manager Twitter mendefinisikan pekerjaan ini sebagai sesuatu yang besar dan sibuk. Orang yang mengisi posisi ini harus bisa meramu strategi hubungan masyarakat perusahaan dan mengekseskusinya. Nantinya jabatan ini akan berinteraksi dengan Twitter di Singapura dan kantor pusatnya di San Francisco, Amerika Serikat. Untuk bisa menempati posisi ini, syarat utama yang harus dimiliki calon pelamar adalah mempunyai pengalaman di bidang komunikasi khususnya industri internet dan consumer technology. - Head of Media Salah satu tugas utamanya adalah mampu merangkul ke berbagai media lintas berita untuk diajak kerjasama yang baik untuk mengembangkan Twitter dengan citarasa lokal. - Public Policy Manager Dilihat nama jabatannya jelas, posisi ini berkaitan dengan kebijakan dan regulasi yang ada di Indonesia dan mungkin nantinya bersinggungan secara langsung dengan pengguna Twitter di tanah air. Tidak hanya pandai berkomunikasi, calon pelamar yang ingin menempati posisi ini harus mempunyai pengalaman di pemerintahan, politik, atau kebijakan publik. Usai menemui Jusuf Kalla, Costolo sendiri mengungkapkan alasannya membuka kantor Twitter di Jakarta sejak akhir tahun 2014 lalu. Baca: Apa yang Dibicarakan Jusuf Kalla dengan CEO Twitter? "Pengguna Twitter di Indonesia itu sangat banyak, 50 juta orang dan jumlahnya terus bertambah. Dan ini merupakan pertumbuhan terbesar saat ini dan Indonesia menjadi salah satu pasar paling menguntungkan," ungkap Costolo Costolo menegaskan Twitter telah memberikan banyak keuntungan kepada konsumen di Indonesia karena menghubungkan banyak orang sampai menjadi wadah untuk membicarakan hal yang sedang terjadi. Selain pengguna di segmen konsumen, Costolo hendak menjadikan Twitter sebagai layanan yang bisa dimanfaatkan oleh pemerintah dan segmen korporasi, termasuk industri televisi.
  25. Bisnis online memang selalu menawarkan kesempatan meraih sukses yang tidak disangka-sangka. Rekan-rekan tentu sering mendengar kisah sukses orang-orang yang bergelut di dunia bisnis internet. Tak jarang kita membaca atau mendengar kisah kesuksesan seseorang dari internet yang terdengar fantatis bahkan sulit masuk nalar orang yang masih awam. Ada pula yang mengatakan bahwa dalam bisnis online tidak mematok pendidikan akademis tinggi. Berbekal kreatifitas dan mau terus belajar, sudah cukup untuk mendulang uang lewat ladang #bisnis online. Tapi jika ditanya apakah memang benar bisa mendatangkan kesuksesan besar dengan bisnis online? Tentu saja bisa! Seperti yang dialami oleh seorang pria sederhana asal kota Semarang bernama Sudiyono, ia berhasil mendapatkan pendapatan tak kurang dari Rp 40 juta perbulan hanya dengan rutin mengupload video ke situs Berawal Dari Keisengan Bagi Sudiyono, dunia bisnis online awalnya memang masih sangat asing bahkan tak terbayangkan olehnya. Kala itu pekerjaan utama Sudiyono adalah bekerja di bidang jasa shooting dan editing video. Mengenai usahanya tersebut, ia sudah banyak sekali mendapat orderan untuk melakukan shooting acara seperti konser musik hingga acara pernikahan. Pria asal Desa Jamus, Karanganyar tersebut juga menuturkan bahwa awal perkenalannnya dengan bisnis online dalam hal ini Google Adsense juga dimulai dari hasil video yang pernah ia rekam. Memiliki banyak sekali liputan video membuat Sudiyono berfikir kreatif untuk memanfaatkannya. Ide iseng pun muncul. Ia yang sudah mulai mengenal dunia online yakni situs Youtube, lalu mulai mengunggah video-video miliknya. Perlahan dari hari ke hari, video yang terunggah via channel pribadinya www.youtube.com/user/gmtvideostudio kian banyak. Di tahun 2009 lalu, channelnya telah dibanjiri ratusan video berbagai liputan miliknya serta beberapa video umum yang ia ambil dari kesehariannya. Mendapat Tawaran Dari Google Pada satu waktu pria yang juga akrab disapa Topan tersebut pernah mendapatkan #email dari Google. Awalnya ia mengaku tidak faham dan tidak terlalu menanggapi isi email tersebut. Padahal email resmi tersebut berisi pemberitahuan serta penawaran agar channel Youtube miliknya diikut sertakan program periklanan Google Adsense. Baru pada tahun 2011, Sudiyono mengetahui informasi tentang potensi pendapatan dari Google Adsense via situs Youtube. Nah tak menunggu waktu, ia langsung bongkar kembali email dari Google tersebut dan mulai mengikuti instruksi untuk membuka akun Google Adsense. Gayung bersambut, registrasi selesai dan iklan Adsense pun mulai nampang di berbagai video miliknya. Namun rejeki besar tidak datang dalam waktu singkat, kala itu Sudiyono baru mendapat penghasilan pertamanya dalam kurun waktu 2 bulan. Pendapatan perdananya yakni sebesar US$ 119 atau setara dengan Rp 900 ribu kurs saat itu. Memang belum fantastis, namun Sudiyono memiliki keyakinan bahwa bisnis barunya tersebut memiliki potensi yang amat besar di kemudian hari. Ia pun semakin rajin upload video. Video yang ia uploadpun semakin beragam dan menarik seiring makin banyaknya pengetahuan Sudiyono terkait teknik periklanan Adsense via Youtube. Hingga hasilnya, saat ini ia mengaku bisa mendapatkan earning perbulan mencapai Rp 40 juta! Terus Belajar dan Belajar Kini Sudiyono memang bisa dikatakan sukses dengan bisnis onlinenya. Berbekal kreatifitas dan mampu melihat peluang mengembangkan potensi bisnis online, ia akhirnya bisa menikmati passive income yang berlimpah. Namun ia menyatakan belum merasa ahli dalam bidang ini. Ia terus belajar dan juga tak henti berinovasi untuk semakin mengembangkan channel Youtube-nya. Dalam berbagai kesempatan, ia selalu membawa kamera untuk merekam segala hal mulai dari kejadian kecil bersama keluarga hingga event menarik sehari-hari. Hal tersebut tentunya bisa menjadi inspirasi bagi kita semua. Sebagai contoh, bagi rekan-rekan yang masih berstatus pelajar atau mahasiswa, sebagai anak muda tentu tiap hari banyak hal-hal menarik dan positif yang bisa kita share lewat video. Coba saja perlahan rutin mengunggah serta memperdalam pengetahun tentang teknik memaksimalkan Google Adsense. Terus konsisten dan lihat dalam beberapa bulan kemudian, bukan tidak mungkin Anda bisa menjadi “Sudiyono” berikutnya! Why not?
×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi