Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'kehamilan'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 8 results

  1. Anda mungkin pernah melihat seorang wanita paruh baya tengah hamil. Lantas amankah jika hamil di usia tua? Bagaimana dengan kondisi sang ibu dan calon bayi yang dikandungnya? Nah, itulah yang akan kita bahas di sini. Pada umumnya, setelah usia 42 tahun, kualitas telur akan menurun dan membuat wanita sulit hamil. Namun jumlah telur bisa juga menurun drastis ketika berada di usia 47 tahun. Beberapa metode menggunakan donasi telur dan vitro fertilisasi biasanya dapat membantu wanita hamil meski di usia 50 tahun. Jadi, amankah wanita hamil di usia 50 tahun? Pada dasarnya, penggunaan donasi telur memiliki risiko tertentu. Misalnya saja hipertensi dan diabetes yang tidak dapat dikesampingkan. Selain itu, ada juga kemungkinan cacat lahir bagi si jabang bayi dan kelahiran prematur. Selain itu, keterlambatan pertumbuhan bayi juga dapat terjadi. Wanita yang berumur di atas 50 tahun akan kesulitan membawa rahim berisi janin ketimbang wanita yang lebih muda. Risiko kelainan genetik tentu tidak dapat dianggap sepele, bahkan untuk wanita yang berusia 45 tahun. Jika Anda berusia 50 tahun dan tetap ingin hamil, lantas bagaimana? Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui segala jenis risiko dan kekhawatiran hamil di usia tersebut. Dokter mungkin akan merekomendasikan tes untuk menganalisis fungsi ovarium dan tuba falopi. Juga, kualitas telur akan dianalisis. Akan tetapi Anda pun juga harus terbebas dari beberapa penyakit, seperti anemia, masalah kardiovaskular, diabetes, dan juga tekanan darah tinggi. Gimana menurut jendral?
  2. Tak hanya menggunakan test pack, Anda bisa menjajal melakukan tes kehamilan dengan bahan alami. Salah satunya yakni menggunakan gula pasir. Selain itu, Anda juga bisa melakukan tes kehamilan dengan 4 bahan alami lainnya. Gula pasir Gula pasir menjadi salah satu bahan akurat untuk tes kehamilan. Caranya Mengumpulkan urin pertama Anda di pagi hari. Lalu, ambil mangkuk dan tuangkan satu sendok makan gula pasir di dalamnya. Jika hasilnya sangat berbuih, artinya Anda positif hamil. Cuka apel Cuka apel juga dapat digunakan untuk tes kehamilan. Ambil urin pertama kali di pagi hari, kemudian campur dengan cairan cuka apel. Jika berubah warna, artinya Anda hamil. Pasta gigi Taruh pasta gigi dalam mangkuk dan campukan dengan urin Anda. Jika warnanya berubah menjadi biru atau menjadi berbusa artinya Anda hamil. Selamat! Baking Soda Ini adalah salah satu bahan dapur yang membantu Anda untuk mengecek kehamilan Anda. Tambahkan urin ke dalam baking soda yang sudah diletakkan ke dalam mangkuk. Jika bentuknya menggumpal, Anda positif hamil.
  3. Kehamilan terjadi setelah bertemunya sel sperma yang dikeluarkan pria, dengan sel telur atau ovum dalam tubuh wanita. Pada waktu ejakulasi, yang umumnya disertai orgasme pada pria, terjadi serangkaian kontraksi otot yang mengirimkan air mani berisi gamet pria—yang disebut sel sperma atau spermatozoa—ke dalam ruang vagina. Ketika masuk ke vagina, sel sperma melewati cervix menuju rahim, kemudian menuju ke tuba fallopi. Ada jutaan sel sperma yang terdapat dalam setiap ejakulasi, sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya pembuahan dengan sel telur atau ovum. Ketika telah berada pada tubuh wanita, sel sperma dapat bertahan hingga sembilan hari. Jika sebuah sel telur yang subur dari wanita terdapat dalam tuba fallopi, gamet pria akan bergabung dengan ovum, menghasilkan pembuahan dan pembentukan sebuah embrio baru. Ketika sebuah ovum yang telah terbuahi mencapai rahim, ia akan tertanam pada dinding uterus, yang disebut endometrium. Proses tertanamnya ovum yang telah dibuahi ke dalam rahim disebut implantasi, dan mulai dari fase itulah proses kehamilan dimulai.
  4. Sebagian wanita hamil mungkin merasa enggan berhubungan seks di masa kehamilan, terutama di trimester pertama saat sering merasa mual dan lelah. Suami Anda barangkali juga khawatir hubungan seksual akan membahayakan bayi dalam kandungan. Padahal, selama tidak ada masalah dalam kehamilan Anda, berhubungan seks tidak akan membawa dampak buruk bagi janin. Di satu sisi, posisi tradisional, pria di atas, menjadi posisi yang paling nyaman untuk wanita hamil. Namun di sisi lain, wanita hamil yang terlalu lama berbaring telentang dapat membuat pembuluh darahnya tertekan oleh janin. Kondisi yang sering terjadi pada trimester ketiga ini menyebabkan tekanan pada panggul dan membuat kepala pening. Sehingga posisi lain yang dianjurkan adalah senggama dari belakang atau samping. Sementara, seks oral aman dilakukan selama pasangan Anda tidak meniupkan udara ke dalam vagina. Tiupan ini dapat mengakibatkan pembuluh darah terhambat dan menyebabkan emboli udara. Kondisi yang dapat mempengaruhi jantung ini mengakibatkan konsekuensi yang mengancam nyawa bayi. Selain itu, seks anal tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan persebaran infeksi bakteri dari dubur ke vagina. Aktivitas ini juga tidak dianjurkan terutama pada wanita hamil yang mengidap hemoroid. Saat berhubungan seks, Anda juga disarankan menggunakan kondom untuk mencegah kemungkinan infeksi yang dapat membahayakan kesehatan bayi dan kehamilan Anda. Bayi Anda dilindungi cairan ketuban dan otot yang kokoh menopang rahim. Orgasme dengan atau tanpa senggama tidak akan menyebabkan bayi Anda lahir prematur.
  5. Mual di awal kehamilan atau dikenal dengan morning sickness, karena biasanya terjadi pada pagi hari, merupakan sebuah masalah yang terjadi secara umum pada ibu hamil dengan masa gangguan dan tingkat "mual" yang berbeda. Dan untuk anda yang terganggu dengan morning sickness, berikut 7 cara mengatasi mual di awal kehamilan. Mengatasi morning sickness di awal kehamilan Para ahli percaya, rasa mual yang dirasakan oleh wanita hamil terutama pada masa hamil muda tersebut merupakan efek dari peningkatan hormon estrogen di dalam tubuh yang kemudian memicu peningkatan produksi asam lambung. Pendapat lain mengatakan bahwa kemungkinan morning sickness juga dipicu oleh peningkatan serum human chorionic gonadotopin yang secara otomatis diproduksi oleh tubuh sejak awal kehamilan hingga minggu ke 12 masa kehamilan. Lalu, bagaimana cara mengatasi rasa mual di awal kehamilan yang terasa sangat menggangu ? Mengatasi mual di awal hamil Berikut beberapa tips yang dapat anda coba untuk mengatasi dan menghindari rasa mual di awal kehamilan. Awali hari dengan segelas air putih Pada pagi hari saat anda bangun tidur, sebaiknya tidak bergegas untuk meninggalkan tempat tidur. Duduk dan bersantai lah sejenak dan sangat disarankan untuk meminum segelas air putih segera setelah anda bangun tidur. Penuhi kebutuhan karbohidrat Banyak wanita hamil yang kehilangan selera pada nasi di awal kehamilan, untuk mengatasinya, anda dapat beralih mengkonsumsi roti, kue gandum, dan cemilan kaya karbohidrat lainnya, jangan biarkan perut anda kosong terutama di masa hamil. Menghindari makanan dan sumber bau menyengat Mual saat hamil biasanya juga dipicu dari aroma kurang sedap yang ibu cium, sebisa mungkin hindari aroma yang mungkin memicu rasa mual. Waspada peningkatan asam lambung Jika anda berfikir bahwa rujak dan buah masam dapat mengurangi rasa mual, pastikan bahwa perut anda tidak kosong saat mengkonsumsi makanan tersebut, buah masam dan rujak memperparah rasa mual karena dapat memicu peningkatan produksi asam lambung jika dikonsumsi pada saat perut kosong. Membuat seduhan jahe Seduh parutan jahe atau jahe yang sudah sedikit ditumbuk dengan air panas, air seduhan jahe tersebut efektif mengurangi rasa mual. Anda dapat menambahkan madu atau gula jawa kedalam air rebusan jahe tersebut. Membuat seduhan daun jeruk Selain jahe, daun jeruk juga dapat mengurangi mual pada masa awal kehamilan, minum seduhan daun jeruk, tambahkan madu atau gula jawa untuk menambahkan rasa manis. Berkonsultasi dengan dokter anda Jika morning sickness terasa sangat menggangu, baiknya konsultasikan dengan dokter anda. Biasanya dokter akan memberikan vitamin dengan tujuan bukan untuk mengurangi rasa mual namun menggantikan vitamin yang terbuang akibat muntah dan atau memenuhi kebutuhan vitamin yang dibutuhkan ibu hamil yang sangat mungkin kurang karena berkurangnya selera makan.
  6. Merencanakan kehamilan merupakan sebuah program yang bisa dikatakan mudah namun membutuhkan banyak persiapan, baik mental, fisik, maupun finansial. Untuk anda yang saat ini sedang merencanakan kehamilan, beberapa tips berikut ini akan sangat bermanfaat untuk anda. Perencanaan Kehamilan Banyak pasangan sukses dalam merencanakan kehamilan, namun tidak sedikit juga yang gagal atau harus menunggu lebih lama dari pasangan lain. Banyak faktor bisa menjadi penyebab perbedaan tersebut, diantaranya adalah faktor gaya hidup, kesuburan, dan makanan yang di konsumsi. Hal terpenting dalam merencanakan kehamilan adalah hindari stress, baik stress karena masalah diluar kehamilan maupun stress dalam menunggu kehamilan. Selain itu, pastikan anda menghindari gaya hidup kurang sehat, perbanyak olahraga, jauhi asap rokok dan alkohol serta rutin mengkonsumsi makanan yang kaya akan zat gizi. Penyebab Sulitnya Menargetkan Kehamilan Ada banyak faktor yang membuat anda sulit untuk dapat segera hamil, bahkan diantaranya mungkin tidak anda sadari. Seperti contohnya pemanis buatan. Para ahli percaya bahwa banyak mengkonsumsi pemanis buatan dapat menurunkan persentase kemungkinan hamil, dan dapat meningkatkan resiko keguguran pada ibu hamil muda. Selain pemanis buatan, anda juga sangat dianjurkan untuk mengurangi konsumsi makanan maupun minuman ber-kafein, seperti kopi, minuman bersoda, minuman penambah energi, dan coklat. Untuk memperlancar program kehamilan anda, perbanyaklah konsumsi makanan dengan kandungan zat besi, vitamin A, zinc, asam folat, dan makanan bergizi lainnya. Serta lakukan hubungan secara efektif, terutama pada puncak masa subur (silahkan baca, cara tepat menghitung masa subur). Hindari stress dan tetaplah optimis, semoga artikel ini memberi manfaat bagi anda yang saat ini tengah merencanakan kehamilan
  7. Ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari selama kehamilan karena mereka dapat menyebabkan infeksi-infeksi seperti; salmonella,toksoplasmosis,listeria, E.coli, yang dapat membahayakan bayi dalam kandungan anda. Jangan makan daging mentah (sushi) atau yang dimasak kurang matang, karena mengandung Toksoplasmosis sebuah parasit yang dapat menyebabkan infeksi serius pada janin anda dan juga E.coli, yang berbahaya bagi ibu hamil dan janin. Toksoplasmosis terdapat pada sayuran yang tidak dicuci dengan baik, oleh karena itu bersihkan sayuran anda dengan baik, apalagi untuk salad atau lalapan yang dimakan mentah. Hindari juga kotoran kucing atau bermain-main dengan kucing selama kehamilan karena mengandung toksoplasmosis. Jangan makan daging ayam dan telur yang dimasak kurang matang atau mentah , hindari makan hati ayam/daging yang mungkin sumber dari salmonella, yang dapat menyebabkan diare yang berat pada ibu hamil. Juga diperhatikan piring, alat-alat masakan yang terkena daging ayam mentah ini untuk dicuci. Ikan tuna steak, ikan sea bass, shark, atau ikan-ikan berukuran besar yang diketahui mengandung tingkat mercuri yang tinggi yang dapat menyebabkan kerusakan saraf jika dimakan dalam jumlah besar. FDA rekomendasi ikan tuna dan ikan ukuran besar ini sebatas 12 ons perminggu Keju lunak seperti brie dan camembert, blueveined cheese juga keju dari susu kambing dan domba, serta jangan minum susu yang tidak di pasteurisasi. Semua produk ini mempunyai resiko membawa listeria. Listeria tipe bakteri yang mampu menembus plasenta dan menyebabkan infeksi janin, pada dewasa tidak ada gejala atau seperti flu. Listeria dapat menyebabkan keguguran,kelahiran premature, dan keracunan dalam darah. Sebaiknya hindari makanan jenis ini sampai melahirkan bayi anda. Jangan minum yang mengandung alcohol dapat menyebabkan kelainan perkembangan pada janin ada juga problem emosional pada bayi. Minuman yang mengandung cafein seperti kopi, teh sebaiknya di hindari atau dibatasi karena kopi dapat memperngaruhi berat badan rendah pada bayi, keguguran dan juga cafein mengurangi penyerapan zat besi. Ingatlah perkembangan bayi dalam kandungan anda tergantung dari apa yang anda makan selama kehamilan.
  8. Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti kembali menegaskan usia kehamilan yang ideal adalah di atas 19 tahun untuk memastikan proses persalinan serta anak yang sehat. "Realitasnya sekarang, 45 persen kelahiran di usia kurang dari 19 tahun," kata Wamenkes. Usia kehamilan dan persalinan yang begitu muda disebut Ghufron seringkali membuat kurangnya persiapan dari ibu tersebut. "Ibunya tidak siap, dan karena tidak siap maka ketahanan keluarga terganggu sehingga tidak bisa menghasilkan anak berkualitas," kata Ghufron. Secara ekonomi, usia pernikahan dan kehamilan dibawah 19 tahun disebut Ghufron seringkali belum siap. "Kita lebih suka umur perkawinan sudah matang, diatas 19 untuk lelaki dan perempuan," katanya. Meski demikian, ia juga berharap usia kehamilan tidak terlalu tua karena juga menimbulkan resiko kesehatan. "(Kehamilan) Jangan sampai dibawah 19 atau diatas 30 tahun," kata Ghufron. Ia berharap ada satu konsensus yang bisa diterima secara budaya dan dari segi kesehatan aman mengenai usia ibu melahirkan yang aman. Lebih lanjut ia mengharapkan agar UU Perkawinan dapat direvisi untuk mengubah syarat umur minimal untuk menikah tersebut. Masalah gizi dan kesehatan ibu-anak merupakan salah satu pokok bahasan dalam pertemuan negara-negara anggota OKI dalam bidang kesehatan tersebut. Pertemuan terbatas itu berlangsung selama dua hari yaitu 25-26 Maret dan diikuti oleh delegasi dari 10 negara anggota Komite Pengarah bidang Kesehatan yaitu Indonesia, Khazakstan, Turki, Malaysia, Mesir, Sudan, Arab Saudi, Oman, Djibouti dan Guinea. Sumber: http://plasa.msn.com
×
×
  • Create New...