Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'kanker'.



More search options

  • Pencarian Berdasarkan Tag

    Jenis tag dipisahkan dengan koma.
  • Pencarian Berdasarkan Penulis

Jenis Konten


Forum

  • NGOBAS ANSWERS
    • Pertanyaan Umum
  • MEDIA MUDA
    • Berita Muda
    • Muda Anonim
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • KEUANGAN
    • Bukan-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • GAYA HIDUP
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • TEMPAT ISTIRAHAT
    • LAPOR KOMANDAN

Blog

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • Topik Berita
  • Acara
    • Dokumentasi Event
  • Officer

Cari hasilnya di...

Cari hasilnya yang...


Tanggal Dibuat

  • Mulai

    End


Pembaruan Terakhir

  • Mulai

    End


Saring dari jumlah...

Joined

  • Mulai

    End


Group


Situs


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Minat

Ditemukan 22 results

  1. Menurut WHO, ada 90.000 kasus kematian pada wanita yang disebabkan oleh penyakit kanker. Salah satu jenis kanker yang sering diderita wanita adalah kanker serviks dan kanker rahim. Penting untuk diketahui, bahwa penyakit kanker rahim itu jelas berbeda dengan kanker serviks. Namun kedua penyakit tersebut merupakan salah satu penyakit yang dapat mematikan, terutama bagi kaum wanita. Kanker rahim adalah kanker yang berkembang dalam lapisan rahim. Rahim terletak di antara kandung kemih dan rektum, termasuk leher rahim dan rahim. Leher rahim berhubungan dengan vagina, sementara badan rahim berhubungan dengan tuba falopi. Sementara itu, kanker serviks merupakan kanker leher rahim. Leher rahim merupakan bagian dari saluran reproduksi wanita yang menghubungkan vagina dengan rahim atau uterus. Hampir semua kasus penyebab kanker serviks adalah human papillomavirus (HPV). Gejala Kanker Rahim Stadium Awal 1. Nyeri Pada Perut dan Pinggang Kasus kanker rahim yang berkembang pada dinding adenosid rongga rahim biasanya memicu pasien mengeluhkan gejala kanker rahim berupa rasa nyeri yang menekan pada perut hingga pinggang. Gejala kanker rahim ini datang sewaktu-waktu, tetapi kadang muncul cukup kuat pada saat setelah melakukan aktivitas seks. Pada wanita usia subur, rasa nyeri bisa semakin kuat pada saat menstruasi datang. 2. Perut Membesar Jaringan ligamen pada rongga rahim yang mengalami efek inflamasi karena invasi sel kanker biasanya akan membengkak. Ini membuat pasien tampak memiliki perut yang besar dan sedikit terasa keras. 3. Rasa Nyeri Saat Kencing Banyak pasien juga mengeluhkan gejala kanker rahim stadium awal dengan nyeri pada saat kencing kadang juga disertai efek kesulitan untuk kencing. Hal ini dikarenakan lokasi rahim yang berdekatan dengan ginjal dan kandung kemih. Perkembangan sel kanker pada dinding rahim menekan organ-organ lain di sekitarnya. 4. Menstruasi Berat Kebanyakan kasus penyakit ini akan menimbulkan gejala kanker rahim dengan menstruasi yang berat. Darah yang dikeluarkan sangat banyak dengan periode yang panjang. Meski dinding endometrium tidak terinvasi, tetap saja kerusakan pada dinding luar rahim akan mempengaruhi dinding dalam rongga rahim. 5. Pendarahan Kasus pendarahan rahim memang biasanya lebih banyak terjadi pada kasus kanker endometrium. Tetapi efek dari kerusakan pada dinding luar rahim juga bisa memberi efek tekanan pada dinding dalam rahim dan memicu terjadinya pendarahan. Biasanya gejala kanker rahim berupa pendarahan terjadi relatif lebih ringan hingga hanya muncul bercak darah saja. 6. Rasa Lelah Berlebihan Efek serangan sel kanker banyak pasien juga mengeluhkan masalah kelelahan yang cukup berat. Bukan hanya itu, pasien juga tampak mudah lesu dan lemas. Beberapa pasien juga mengalami gangguan libido akibat efek gangguan fungsi saraf pada area genital wanita. 7. Masalah Berat Badan Gejala kanker rahim pada umumnya juga mudah dikenali dari masalah selera makan yang menurun. Di saat yang sama pasien juga mudah merasa mual dan muntah. Di saat yang sama, sel kanker secara agresif menarik lebih banyak nutrisi. Ini akan membuat pasien dengan cepat mengalami penurunan berat badan. Faktor yang Meningkatkan Risiko Kanker Rahim 1. Umur Peningkatan risiko kanker rahim berkaitan dengan bertambahnya usia seorang wanita. Sebagian besar kanker rahim menyerang wanita yang sudah mengalami menopause di usia 63 tahun ke atas. 2. Riwayat kehamilan Wanita yang memiliki riwayat hamil di atas usia 35 tahun. Dan wanita yang belum pernah hamil memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami kanker rahim. 3. Obesitas Keterkaitan wanita obesitas dengan kanker rahim dikemukakan oleh beberapa penelitan. Beberapa penelitian tersebut mengungkapkan, wanita yang memiliki indeks massa tubuh di atas 30 memiliki peningkatan risiko terjadinya kanker rahim. 4. Terapi hormon Wanita yang memiliki riwayat terapi hormon estrogen, yang biasanya terjadi pada wanita yang telah menopause, memiliki peningkatan risiko terjadinya kanker rahim. 5. Riwayat keluarga Sebanyak 10% penderita kanker rahim disebabkan faktor genetika. Beberapa kasus kanker rahim disebabkan oleh perubahan gen tertentu, yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker rahim. Jika ada beberapa kerabat dekat dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker usus, payudara atau rahim, maka ada kemungkinan ada genetik diwariskan kepada generasi berikutnya. Kerabat dekat dalam hal ini mencakup orangtua, anak, saudara. 6. Tamoxifen Tamoxifen merupakan obat hormonal yang digunakan untuk mengobati kanker payudara. Obat ini bisa sedikit meningkatkan risiko kanker rahim, bila dikonsumsi dalam waktu jangka panjang. Pengobatan untuk Kanker Rahim Pengobatan kanker rahim yang umum dilakukan adalah histerektomi atau operasi pengangkatan rahim. Histerektomi dapat dilakukan untuk menyembuhkan kanker rahim stadium awal, namun membuat pasien tidak bisa hamil. Kemoterapi dan radioterapi terkadang juga digunakan dan dikombinasikan dengan tindakan pembedahan. Selain itu, terapi hormon juga dapat dilakukan untuk pasien yang belum menopause dan masih ingin memiliki anak.
  2. Berita berpulangnya Julia Perez, artis yang juga kerap disapa Jupe ini membuat dunia hiburan berkabung. Jupe mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), pada Sabtu 10 Juni 2017, akibat kanker serviks. Kabar duka ini, pada awalnya, disampaikan sang adik, Nia Anggia Perez, lewat akun instagramnya. Dalam caption foto yang dia unggah, dia meminta doa buat kakak tercintanya. Kasus penyakit kanker serviks sebenarnya bukan kasus langka. Sudah banyak penderita kanker serviks, baik di Indonesia, maupun di luar negeri. Kanker ini termasuk jenis kanker yang cukup ganas. Makanya nggak heran, kalau banyak cewek, terutama yang sudah aktif berhubungan seksual dan sudah menikah, khawatir dengan penyakit serius yang satu ini. Kanker serviks sebenarnya bisa dicegah dengan pola makan dan juga gaya hidup sehat. Selain itu, perlu juga ada pemeriksaan rutin, dengan metode pap smeas. Metode ini dilakukan dengan cara mengambil sel yang ada pada rahim. Sel itu kemudian diperiksa di laboratorium dan dilihat, apakah sel tersebut merupakan sel kanker. Atau, apakah ada kemungkinan sel tersebut tumbuh secara tak normal. Tapi, meskipun nggak menggunakan sistem pap smear, ciri-ciri kanker serviks bisa terlihat, kalau memang stadiumnya sudah memasuki tingkat lanjut. Dilansir dari Cancer.org, gejala ini bisa beragam, tergantung dari kondisi penderita. Namun, ada beberapa ciri umum. 1. Ketika kanker sudah menyerbu dan mengganas, ada beberapa tanda umum. Misalnya, keluar darah setelah berhubungan seksual. Kalau kondisi vagina dan rahim sehat, tak akan ada darah yang keluar kecuali kamu sedang menstruasi. 2. Selain itu, buat kamu yang sudah menopause, darah juga keluar dari mulut vagina. Padahal, setelah memasuki masa menopause, seharusnya tak ada darah yang keluar dari mulut vagina. 3. Kamu juga sebaiknya menghitung dan memerhatikan siklus menstruasimu. Kalau seharusnya mens sudah berhenti, tapi darah masih keluar, sebaiknya periksakan dirimu ke dokter kandungan. 4. Keputihan juga merupakan salah satu tanda adanya kanker serviks seperti yang diderita Julia Perez. Tapi keputihan ini nggak biasa. Keputihan ini mengandung sedikit darah. Biasanya, muncul di antara masa menstruasi atau setelah memasuki masa menopause. Selain itu, kalau kamu merasa sakit saat bercinta, sebaiknya kamu juga memeriksakannya ke dokter.
  3. Keajaiban selalu datang begitu saja ketika seseorang pasrah terhadap cobaan maupun ujian yang sedang dialaminya. Begitupula yang dirasakan oleh pria bernama Thomas Seymour. Ya, berawal ketika tidak ada satu pengobatan pun yang mampu menyembuhkan penyakit kanker prostat yang dialami pria asal Elizabethtown, Kentucky, Amerika Serikat ini, bahkan hidupnya sempat divonis kurang dari tiga bulan, sebuah boneka pun menjadi penyelamat Kala itu Seymour merasa putus asa dan berpaling untuk lebih dekat kepada Tuhan. Sebagai tanda pengabdiannya, pria berusia 24 tahun ini memasukan boneka bobblehead kecil bergambar Kristus di rongga duburnya. Hal tersebut ia lakukan dengan harapan kekuatan Tuhan dapat menyembuhkan penyakitnya. Tak disangka, ia mulai merasa lebih baik dan gelaja-gejala yang membuatnya menderita selama berbulan-bulan berangsur-angsur menghilang. 40 hari berlalu, ia akhirnya mengecek ke dokter untuk mengetahui kondisinya. Namun, sang dokter terkejut ketika ia mengetahui semua penyakit Seymour telah hilang. Meskipun para dokter meragukan, tapi Seymour yakin pemulihannya ini berkat "boneka ajaib." Ia mengklaim telah sembuh dari kanker prostat dengan menggunakan pengobatan yang sama sekali tak terpikirkan oleh banyak orang.
  4. Gadis 19 tahun bernama Xu Yanhua di Huangzhou, China, ingin menjual keperawanannya demi mendapat uang buat mengobati penyakit kanker yang diderita kakaknya. Senin lalu dia terlihat ada di dalam kereta bawah tanah sambil memegang papan pengumuman yang menyebut dia ingin menjual keperawanannya itu seharga 200 ribu yuan atau Rp 391 juta. "Pengobatannya butuh biaya lebih dari 200 juta yuan. Keluarga saya tidak mampu membayarnya. Siapa orang baik hati yang bersedia menyelamatkan kakak saya?" tulis Xu dalam papan pengumuman itu. Menurut laporan dari situs 163.com, Xu mengaku mempunyai sertifikat dari rumah sakit yang membuktikan dia masih perawan. Dalam papan pengumuman yang dia bawa Xu menjelaskan dirinya berasal dari Qiubei, Provinsi Yunnan. Dia mengatakan saat ini masih duduk di bangku SMA. Kakaknya yang berusia 23 tahun didiagnosa menderita leukimia tiga tahun lalu dan keluarga tidak punya cukup uang buat membiayai pengobatan. Dia mengatakan keluarganya sudah menghabiskan seluruh uang simpanan untuk membiayai transplantasi sumsum tulang belakang tapi penyakit kakaknya tidak berhasil disembuhkan. Kondisi kesehatan kakaknya kini kian memburuk hingga akhirnya dia memutuskan akan menjual keperawanannya. Ketika ditemui adiknya di rumah sakit Zhejiang, sang kakak mengatakan dia tidak tahu adiknya mencoba menjual keperawanan. "Sekarang saya tahu, dia bodoh sekali," katanya kepada wartawan 163.com. Dia menuturkan ingin adiknya itu pulang ke rumah dan melanjutkan sekolahnya. Selain menarik perhatian para penumpang kereta, perbuatan Xu yang ingin menjual keperawanannya itu juga diketahui oleh polisi. Aparat kemudian membawa dia ke kantor polisi. Polisi mengatakan perbuatannya itu ilegal.
  5. KANKER, jika terdeteksi pada tahap awal dapat meningkatkan kualitas hidup penderitanya, bahkan menyelamatkan kehidupan. Karena itu, sebelum kanker menyebar ke berbagai organ, menyadari gejala-gejala umum merupakan langkah penting. Karena ada berbagai jenis kanker dan gejalanya bervariasi, sulit untuk memberikan daftar rangkaian gejala. Namun, berikut adalah gejala umum dari kanker yang perlu Anda sadari seperti dilansir dari Thehealthsite. Diare Diare dan sembelit untuk jangka waktu yang lama bisa menjadi gejala kanker usus. Batuk terus-menerus dan suara serak Jika batuk tak kunjung sembuh meski sudah terapi antibiotik, maka hal itu bisa mengindikasikan kanker tenggorokan. Darah di tinja Meskipun bisa menunjukkan gejala penyakit lainnya, darah di tinja juga menandakan kanker gastrointestinal. Darah dalam urin Jika kebetulan melihat urin berwarna kemerahan, ditambah demam dan nyeri perut, maka itu bisa menjadi gejala kanker ginjal. Sariawan tak kunjung sembuh Ini bisa mengindikasikan kanker mulut, terutama jika Anda seorang perokok. Peradarahan menstruasi berkepanjangan Jika periode menstruasi Anda melebihi dari 10 hari, maka perlu mewaspadai kanker rahim. Darah dalam dahak Jika Anda batuk terus-menerus dan terdapat darah dalam dahak, maka bisa menjadi pertadan kanker paru-paru Sering terkena penyakit kuning Jika Anda sudah menderita sakit kuning, tetapi kembali terserang penyakit tersebut, maka waspadai kanker hati. Benjolan di payudara Meskipun tidak semua benjola di payudara adalah kanker, akan lebih baik jika memeriksakannya ke dokter. Wanita berusia lebih dari 35 tahun idealnya melakukan pemeriksaan mamografi setiap 1-2 tahun sekali untuk mendeteksi kanker payudara. Perubahan ukuran tahi lalat Perubahan ketinggian, kedalaman, kelengkungan tahi lalat bisa menjadi pertanda kanker kulit. Selain itu, setiap benjolan pada bagian tubuh sebaiknya diperiksakan ke dokter.
  6. Untuk meningkatkan kesadaran mengenai kanker payudara dan pengumpulan dana untuk penelitian kanker, Amerika akan mencetak mata uang logam baru. Amerika akan mencetak mata uang logam peringatan baru, berwarna merah muda untuk meningkatkan kesadaran mengenai kanker payudara dan mengumpulkan dana untuk penelitian kanker, kata anggota Dewan Perwakilan Carolyn Maloney, yang mensponsori rancangan undang-undang untuk mengeluarkan mata uang itu. Anggota Partai Demokrat dari negara bagian New York itu mengatakan kepada Associated Press bahwa pemerintah federal akan mengadakan sayembara untuk memilih karya seni yang akan ditampilkan pada uang logam itu, yang diharapkan akan beredar pada tahun 2018. Uang logam berwarna merah muda keemasan itu akan menjadi bagian dari satu set yang terdiri dari tiga uang logam baru yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai kanker payudara, dan membantu mendanai penelitian untuk menemukan obat untuk penyakit itu. Rancangan Undang-undang ini pertama kali diusulkan pada tahun 2013 dan ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden Barack Obama bulan lalu. Departemen Keuangan Amerika akan mencetak 50.000 uang logam merah muda - keemasan bernilai 5 dolar. Dicetak oleh Percetakan Uang Negara , dengan menggunakan formula baru untuk memberi mata uang itu warna merah muda, kata Maloney. Mata uang itu paling sedikit akan 75 persen berwarna keemasan. Undang-undang yang sama juga menetapkan penciptaan 400.000 mata uang logam perak bernilai 1 dolar, dan 750.000 uang logam setengah dolar atau 50 sen, dengan desain yang melambangkan usaha melawan kanker payudara. Sebagian dari hasilnya akan disumbangkan untuk Breast Cancer Research Foundation, sebuah organisasi nirlaba berbasis di New York. Yayasan itu mengatakan telah mengumpulkan lebih dari 500 juta dolar sejak didirikan pada tahun 1993, dan bahwa lebih dari 90 persen dari dananya digunakan untuk penelitian kanker dan program-program kesadaran masyarakat. Sementara biaya yang tepat dari pembuatan mata uang logam itu masih belum jelas, paling sedikit 35 dolar dari tiap uang logam berwarna merah muda keemasan itu akan disumbangkan kepada Yayasan Penelitian Kanker Payudara. Yayasan ini juga akan menerima 10 dolar untuk setiap uang perak , dan 5 dolar untuk tiap mata uang logam setengah dolar. ”Kira-kira satu dari tiap delapan perempuan akan mengidap kanker payudara dalam hidupnya,'' kata Maloney. “ Satu-satunya kendala yang ada di antara kita dan penyembuhan memerlukan penelitian lebih lanjut, dan penelitian itu memerlukan dana. Dana yang dikumpulkan melalui penjualan uang logam itu mungkin bisa mengarah pada penemuan obat untuk penyakit yang membinasakan itu.'' Amerika menciptakan mata uang logam peringatan merah muda untuk mendanai penelitian kanker. [www.voaindonesia.com]
  7. Sebuah studi terbaru menemukan makanan dengan indeks glikemik (IG) tinggi, seperti roti putih dan bagel, dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru. Ironisnya, risiko lebih tinggi mengancam mereka yang bukan perokok. Ilmuwan menemukan bahwa mengkonsumsi karbohidrat dengan indeks glikemik tinggi menyebabkan lonjakan glukosa darah dan insulin, yang meningkatkan tingkat hormon yang disebut Insulin-Like Growth Factors (IGF-1). Tingginya kadar IGF dikenal meningkatkan risiko kanker paru-paru. “Kami meneliti 49 persen risiko kanker paru-paru meningkat di antara orang-orang dengan IG harian tertinggi dibandingkan mereka dengan IG harian terendah,” ujar penulis utama penelitian ini, Dr. Stephanie Melkonian kepada Daily Mail. Peneliti juga menemukan di antara kelompok yang seumur hidup tak pernah merokok dan tingkat IG tinggi, dua kali berisiko terkena kanker paru-paru, sementara perokok dengan IG tinggi kemungkinannya hanya 31 persen. Syukurlah, kita tak perlu memangkas habis asupan karbohidrat, cukup karbohidrat buruk. Karbohidrat buruk adalah yang IG-nya tinggi, seperti roti tawar putih, bagel, corn flake, oatmeal instan, beras putih, kentang, pretzels, rice cake, popcorn, bahkan buah-buahan seperti melon dan nanas. Peneliti menyarankan mengganti bahan-bahan makanan tersebut dengan roti gandum utuh, roti pampernikel, oatmeal kasar, barley, ubi, dan kacang-kacangan.
  8. Perkembangan teknologi nuklir kian dinilai efektif dalam mengobati kanker. Setidaknya, hingga saat ini terdapat lima rumah sakit yang menggunakan teknik radioterapi paling canggih berupa Intensity Modulated Radiation Therapy (IMRT) yang dapat meminimalkan efek samping pengobatan kanker. Ketua Komite Penanggulangan Kanker Nasional Prof Soehartati Gondhowiardjo mengatakan kelima rumah sakit tersebut yaitu RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, RS Dokter Soetomo Surabaya, RS Gading Pluit Jakarta, MRCC Siloam, dan RS Murni Teguh Medan. "Kita harap, di sejumlah daerah ada alat radioterapi. Yang lain saya kira menyusul karena akan ada penambahan alat radioterapi di sejumlah daerah di Bandung, Jogja dan Semarang," katanya Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, ada 17 rumah sakit (RS) yang memiliki instalasi kedokteran nuklir serta menggunakan radiofarmaka untuk diagnosis dan terapi penyakit. Kesepuluh RS itu adalah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (Jakarta), RS Harapan Kita (Jakarta), RS Pusat Pertamina (Jakarta), RSPAD Gatot Soebroto (Jakarta), RS Kanker Dharmais (Jakarta), RS Gading Pluit (Jakarta), RS Hasan Sadikin (Bandung), RSdr Sutomo (Surabaya), RS M Djamil (Padang) dan RS Marta Fiesta (Medan). Sementara tujuh rumah sakit lainnya tidak secara aktif menggunakan peralatan teknologi kedokteran nuklir yang dimiliki. Tujuh RS itu adalah RS Fatmawati (Jakarta), RS MMC (Jakarta), RS dr.Sardjito (Yogyakarta), RS Kaiadi (Semarang), RS Saeful Anwar (Malang), RS Adam Malik (Medan) dan RS Akademis (Makassar) Pemanfaatan teknologi nuklir ini, kata Soehartati akan dibantu oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dan diawasi oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten). Sedangkan regulasinya-untuk mencegah penyalahgunaan teknologi nuklir akan dilakukan langsung oleh Kementerian Kesehatan.
  9. Setelah 17 tahun melawan kanker tenggorokan, suami Celine Dion, Rene Angelil meninggal dunia di rumahnya. Untuk itu, penting mengetahui faktor risiko dari kanker ini. Kabar meninggalnya suami Celine Dion, Ren Angelil memang menjadi pemberitaan dunia. Tapi satu hal lain yang paling penting adalah memgenal penyakit kanker tenggorokan. Salah satunya adalah mengetahui faktor risiko dari penyakit kanker tenggorokan. Apa pun yang meningkatkan kemungkinan seseorang menderita kanker tenggorokan merupakan faktor risiko. Salah satunya adalah kebiasaan merokok yang juga telah menjadi gaya hidup tidak sehat sebagian besar masyarakat di Indonesia. Jadi, kini ada alasan lain seseorang harus berhenti merokok. Selanjutnya, kebiasaan sering meinum alkohol juga meningkatkan risiko untuk terkena kanker tenggorokan. Jadi, sebisa mungkin untuk menghindari kebiasaan tidak sehat ini. Faktor risiko lain dari kanker tenggorokan adalah infeksi human papiloma virus (HPV). Seseorang dapat tertular infeksi HPV melalui kontak seksual, khususnya oral seks.
  10. Meski tergolong penyakit yang sangat berbahaya dan mematikan, gejala kanker otak seringkali diasumsikan sebagai sakit kepala biasa. Bahkan, pada beberapa kasus ditemukan pasien penderita kanker otak yang baru menyadari penyakitnya setelah berada stadium lanjut, di mana kanker otak sudah mencapai tahapan yang sangat sulit untuk disembuhkan. Maka dari itu, mengedukasi diri tentang gejala kanker otak akan sangat membantu untuk mendeteksi penyakit ganas ini secara dini, agar mendapatkan penanganan yang cepat. Disebutkan dalam www.medicinenet.com, gejala kanker otak dapat Anda identifikasi dalam 13 indikasi di bawah ini. Terjadi rasa ngantuk dalam waktu yang lama meskipun tidur sudah cukup lama. Perubahan pola sakit kepala. Sakit kepala yang secara bertahap menjadi lebih sering dan lebih parah. Mual atau muntah tanpa sebab yang jelas. Haid yang berhenti tidak normal bagi pengidap wanita. Masalah penglihatan, seperti penglihatan kabur, penglihatan ganda atau kehilangan penglihatan perifer. Kehilangan sensasi atau gerakan di lengan atau kaki secara bertahap. Kesulitan pada keseimbangan. Kesulitan dalam berbicara. Perubahan kepribadian atau perilaku. Kejang, terutama pada seseorang yang tidak memiliki riwayat kejang. Daya penciuman yang berkurang daripada sebelumnya. Mengalami masalah pada pendengaran. Nah, itulah 13 indikasi yang mungkin mengarah pada gejala kanker otak. Jika yang terjadi hanya salah satu dari indikasi di atas, mungkin hal itu belum sampai mengarah pada gejala kanker otak. Tapi jika sudah terjadi beberapa indikasi sekaligus, sebaiknya cepat memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Semoga informasi ini bermanfaat!
  11. Daging merah dikaitkan dengan meningkatnya risiko stroke. Dan risiko stroke semakin meningkat ketika seseorang makan lebih banyak daging, berdasarkan sebuah studi terbaru. Para peneliti menganalisis data dari sekitar 11 ribu orang paruh baya yang tidak memiliki faktor risiko lain penyebab stroke, misalnya diabetes atau penyakit jantung. Penelitian dilakukan selama 23 tahun. Hasilnya, mereka yang mengonsumsi daging merah memiliki risiko 47 persen lebih tinggi mengalami stroke iskemik, yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah yang memasok darah ke otak, dibandingkan dengan mereka yang makan sedikit daging merah. Meskipun beberapa penelitian sebelumnya mengaitkan pola makan protein tinggi dengan stroke, penelitian ini membantu memperkuat bukti bahwa daging merah dapat menimbulkan bahaya,” kata Bernhard Haring dari Pusat Gagal Jantung di Universitas Wuzburg, Jerman. “Tidak apa-apa memakan daging merah, namun sebaiknya daging merah tanpa lemak, selama Anda membatasi jumlahnya,” kata Haring seperti dilaporkan oleh Reuters. Untuk menilai hubungan antara konsumsi protein dan risiko stroke, Haring meninjau data dari kuesioner tentang pola makan yang diisi oleh warga Amerika Serikat berusia 45 sampai 64 tahun. Penelitian tersebut dimulai pada 1987, para peserta diikuti sampai 2011 untuk melihat berapa banyak orang terkena stroke. Asupan daging olahan tertinggi seperti bacon, sosis dan dendeng dikaitkan dengan risiko stroke 24 persen lebih tinggi. Sementara, konsumsi tertinggi daging merah dikaitkan dengan meningkatnya risiko stroke sebesar 41 persen, dibandingkan dengan orang-orang yang tidak banyak mengonsumsi makanan-makanan tersebut. Stroke iskemik adalah kondisi medis yang disebabkan oleh terganggunya aliran darah ke dalam otak, akibat sumbatan pembuluh darah di dalam otak karena gumpalan darah. Sebelumnya daging merah juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker kolorektal. Oktober lalu, WHO menyebutkan bahwa hasil penelitian yang mereka lakukan menunjukkan bukti signifikan bahwa produk olahan daging merah berkontribusi terhadap peningkatan risiko kanker kolorektal pada manusia.
  12. Penyakit kanker dan juga jantung merupakan kedua penyakit yang sangat berbahaya. Penyakit ini jika tidak ditangani dengan serius mampu merenggut nyawa seseorang. Banyak hal yang mempengaruhi penyakit ini, seperti tidak memberlakukan pola hidup sehat salah satunya. Penyakit kanker terbagi menjadi bebera jenis yang sama-sama berbahaya. Lain halnya dengan penyakit jantung yang diserang adalah jantung dan penyakit ini jika penderita berpikiran atau mendengar kabar yang kurang baik akan sangat shock bahkan langsung menurunkan kondisinya. Untuk mencegah penyakit yang berbahaya ini bisa melakukan beberapa hal. Sebuah penelitian menyatakan, ‘kedua penyakit ini bisa sembuh dengan melakukan kebiasaan baik’. Nah, kebiasaan baik apa yang mampu mencegah penyakit kanker dan juga jantung. Tentunya anda penasaran bukan? Berikut ini kita simak 7 cara mencegah penyakit kanker dan jantung : Dengan melakukan kebiasaan baik tersebut di atas, anda dapat mengurangi risiko penyakit kanker dan jantung.
  13. Bagi seorang ibu anak adalah segalanya. Mereka menganggap bahwa anaknya tersebut adalah malaikat kecil yang diturunkan oleh Tuhan ke dunia ini. Bahkan demi anak-anaknya seorang ibu rela melakukan apapun. Ia tidak segan-segan memberikan segalanya untuk anak-anaknya. Bahkan ia pun rela menaruhkan nyawanya sendiri untuk anak yang ia cintainya. Dan pernyataan tesrebut bisa kita buktikan sendiri dan kita saksikan ketika seorang ibu mengandung dan melahirkan anaknya. Mengandung dan melahirkan seorang anak itu tidaklah mudah, namun ia tidak pernah mengeluh sama sekali. Meskipun mungkin rasa sakit ia rasakan, tetapi ia tetap kuat dan tegar serta terus berjuang demi kelahiran buah hati tercintanya. Bahkan setelah anaknya lahir, seorang ibu rela berkorban tenaga dan pikiran untuk merawat dan mendidik anaknya. Bangun pagi untuk menyiapkan semua kebutuhan anak-anaknya sudahlah menjadi kebiasaan untuk dirinya. Meskipun kita tahu dirinya dilanda kelelahan tetapi ia tidak pernah menunjukan itu semua. Apapun keadaan dan bagaimanapun keadaan yang dirasakan olehnya maka senyuman tidak pernah luput dari wajahnya. Bahkan meskipun terkadang anak-anaknya sering melakukan kenakalan dan menyakiti hatinya, tetapi ia tidak pernah marah. Dimana kesalahan anaknya tersebut selalu diterimanya dengan lapang dada dan hati yang ikhlas. Dan disetiap hembus nafasnya tentunya akan tersimpan do'a dan harapan untuk kebahagiaan anak-anaknya. Melihat anaknya tumbuh dewasa adalah harapan semua ibu yang ada di dunia ini. Ketika menyaksikan anaknya telah dewasa maka ia akan merasa bahwa perjuangannya selama ini tidaklah sia-sia. Ia akan merasa puas dan bahagia. Terlebih lagi kebahagiaannya akan bertembah ketika menyaksikan anaknya bersanding dengan orang yang akan menjadi pendamping hidupnya. Namun, nyatanya tidak semua ibu yang bisa merasakan hal seperti itu. Pasalnya keadaan dari semua ibu di dunia ini berbeda-beda. Semakin hari seluruh ibu di dunia ini semakin bertambah tua, dan tidak jarang jika kesehatannya mulai terganggu oleh penyakit dan menuntut dirinya tidak bisa melakukan apapunn. Karena keadaan tersebutlah tidak sedikit ibu yang tidak bisa menyaksikan momen bahagia anaknya. Namun lain halnya dengan ibu yang satu ini. Dimana meskipun ibu ini mengalami gangguan kesehatan, tetapi dirinya berjuang untuk sembuh agar bisa menyaksikan pernikahan anaknya. Meskipun kanker payudara semakin hari semakin menggerogoti tubuhnya tetapi ia berusaha untuk kuat dan semuanya ia lakukan karena cinta yang begitu besar kepada anak laki-lakinya tersebut. Berjuang dan Tidak Menyerah Agar Bisa Sembuh Mary Ann adalah seorang ibu yang berjuang melawan kanker payudara dalam tubuhnya. Ia adalah seorang ibu yang berasal dari Dublin. Tiga tahun sudah Mary menderita kanker payudara dan melawan penyakit yang menggerogoti tubuhnya ini. Dalam perjuangannya ini ia tidak pernah menyerah sama sekali. Meskipun kita tahu penyakitnya ini bisa kapan saja merenggut nyawanya, tetapi Mary memiliki keinginan besar agar bisa sembuh. Alasannya untuk sembuh hanyalah satu yaitu karena ia ingin menghadiri pesta pernikahan anak laki-laki yang amat ia cintai, Ryan Manning. Menurut anak wanitanya, Mary tidak peduli bagaimanapun caranya untuk bisa sembuh. Apapun ia rela lakukan untuk bisa datang ke pesta pernikahan anak laki-lakinya tersebut meskipun dirinya harus melakukan kemoterapi lebih banyak. Akhirnya keinginan wanita berusia 61 tahun ini terkabulkan. Anak lelakinya tersebut menikah pada tanggal 15 Sepetember tahun yang lalu. Meskipun keadaanya sangat lemah tetapi ia tidak menunjukan itu semua. Ia berusaha tegar dan kuat demi kebahagiaan anaknya tersebut. Bahkan di pesta pernikahan anaknya itu, Mary berdansa dengan anaknya tersebut. Dansa ibu dan anak ini diiringi oleh sebuah lagu yang berjudul Somewhere Over The Rainbow. Ketika berdansa Mary sangat bahagia, bahkan ia pun seolah-olah melupakan rasa sakit yang ada di dalam tubuhnya. Dansa dalam pesta pernikahan ini bukanlah dansa biasa pada umumnya. Sebab dalam dansa ini ada perjuangan yang sangat besar dari Mary agar bisa berdiri di sana. Dansa yang dilakukan oleh pasangan ibu dan anak yang saling menyayangi ini sebagai tanda bahwa Mary telah melepaskan anaknya tersebut untuk memulai kehidupan yang baru bersama wanita yang dicintainya. Ketika mereka berdansa keduanya menyimpan haru. Bahkan bukan hanya Mary dan Ryan saja, tetapi semua orang yang ada dalam pesta pernikahan ini pun merasakan hal yang sama. Bahkan ada di antaranya beberapa tamu undangan yang menyeka air matanya. Sebelum beberapa bulan putranya tersebut melangsungkan pernikahan, kondisi dari Mary semakin memburuk. Bahkan keadaannya tersebut menuntut dirinya untuk menggunakan kursi roda. Banyak orang yang menyangka bahwa dengan keadaannya seperti ini Mary tidak akan bertahan dalam waktu yang lama dan tidak bisa datang untuk menghadiri pesta pernikahan putranya. Namun berkat usaha dan kegigihan ibu tangguh yang satu ini, akhirnya ia bisa berdiri dari kursi roda dan berjalan pada saat tanggal pernikahan putranya semakin dekat. Dengan keadaannya seperti ini tidak sedikit orang yang merasa heran bagaimana Mary bisa berdansa layaknya orang normal di pesta pernikahan anaknya. Menurut sang putri bahwa hal tersebut sangatlah emosional, terlebih lagi ketika ibunya ini bisa berdiri dari kursi roda. Dan menjelang hari pernikahan, semua keluarganya membantu Mary akan segala sesuatunya. Setelah 3 Hari Pernikahan Putranya, Ibu Tangguh Ini Meninggal Setelah harapan dan impiannya ini terkabulkan, hanya selang beberapa hari dari pesta pernikahan anaknya Mary berpulang dalam keadaan damai. Tepatnya pada tangal 8 September semua keluarga sangat berduka atas berpulangnya sosok wanita dan ibu yang tangguh ini. Kepergian Mary memberikan duka yang sangat mendalam untuk anak-anaknya. Namun meskipun begitu, anak-anaknya tersebut telah banyak mengambil pelajaran dari ibunya. Dimana ibunya sudah memberikan pelajaran sekaligus kenangan yang sangat berarti tentang arti berjuang dan tetap semangat dalam menggapai mimpi dan harapan. "Saya merasa tidak ragu bahwa ibu saya sangat kuat. Dia berjuang dengan keras agar bisa sampai ke titik tersebut," ungkap Ryan. "Kami semua memiliki kenangan yang sangat berharga bersamanya. Dan kami merasa sangat senang, bahkan sangat beruntung karena kami telah bisa memanggilnya dengan sebutan ibu. Nah perlu kita ketahui semua bahwa sumber kekuatan dari seorang wanita terutama seorang ibu adalah anak-anaknya. Oleh sebab itu, bahagiakanlah ibu kita semua dan penuhilah segala permintaannya. Rangkullah ibu kita dalam keadaan apapun, entah itu bahagia ataupun sebaliknya. Sayangilah beliau, karena kita yakin bahwa seorang ibu tidak menginginkan apapun dari anaknya terkecuali kebahagiaan dan kasih sayang dari anaknya sendiri. Apapun keadaan kita, maka itu bukanlah menjadi alasan untuk kita tidak bisa membahagiakan orang tua. Ingatlah kita menjadi seperti sekarang ini itu adalah berkat perjuangan dan pengorbanan orang tua kita. Bahkan mungkin tanpa mereka kita tidak bisa menjadi seperti sekarang ini.
  14. Tuntutan pekerjaan yang harus terus berjalan selama 24 jam membuat perusahaan terpaksa membagi jadwal kerja di antara pegawainya. Ada kloter kerja siang hari, ada pula yang berjaga pada malam. Para pekerja pun mengikuti pola kerja tersebut hingga akhirnya terbiasa. Namun, ternyata ada bahaya kesehatan yang mengintai para pekerja dengan kloter kerja malam hari. Penelitian terbaru yang dilansir oleh Current Biology menunjukkan bahwa pola tidur tak biasa dapat menyebabkan kanker payudara pada tikus. Para peneliti mengungkapkan bahwa terusiknya jam internal tubuh atau biasa disebut circadium rythm disturbance (CRD) dapat meningkatkan risiko kanker. Studi ini menguatkan hasil penelitian sebelumnya yang mengindikasikan pola kerja tak biasa berkaitan dengan masalah kesehatan. Pada penelitian sebelumnya, para ilmuwan tidak dapat memaparkan dengan jelas dasar dari teori mereka. Banyak orang akhirnya mengatakan bahwa hubungan tersebut mungkin terjadi karena beberapa faktor, seperti kelas sosial, aktivitas, atau tingkat asupan vitamin D. Menampik semua anggapan tersebut, penelitian terbaru ini benar-benar dapat membuktikan bahwa tikus yang jam tubuhnya tertunda 12 jam setiap pekan selama satu tahun lebih rentan terkena tumor. Biasanya, butuh waktu 50 minggu sebelum akhirnya seekor tikus terserang kanker payudara. Namun, akibat gangguan sirkulasi jam tubuh, peneliti menemukan bahwa kanker tersebut tumbuh delapan pekan lebih cepat. "Ini adalah penelitian pertama yang dengan tegas menunjukkan hubungan antara inversi terang-gelap kronis dengan pertumbuhan kanker payudara," demikian kutipan dari laporan hasil penelitian ini. Melihat hasil penelitian ini, salah satu peneliti dari Erasmus University Medical Centre, Gijsbetus van der Horst, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati memilih jenis pekerjaan. "Jika Anda dalam keluarga yang memiliki risiko kanker payudara, saya akan sangat menyarankan orang-orang itu untuk tidak bekerja sebagai awak pesawat atau pekerjaan dengan kloter kerja malam lainnya," katanya.
  15. Di Inggris, kanker kulit membunuh sekitar 1.200 orang setiap tahun. Yang mengejutkan adalah, jumlah orang yang tetap tidak menyadari bahaya kanker kulit, dengan gejala kulit terbakar, serta apa tanda-tanda penyakit mematikan ini. Sebanyak 77 persen orang tidak akan mengenali tanda-tanda melanoma, tumor kanker kulit ganas, berdasarkan studi British Association of Dermatologist (BAD). Ada dua jenis kanker kulit, yaitu melanoma dan non-melanoma. Melanoma adalah bentuk kanker kulit yang paling mematikan, sekitar 13 ribu kasus baru terdiagnosis setiap tahun di Inggris. Sementara, lebih dari seratus ribu kasus baru non-melanoma terdiagnosa setiap tahun. Risiko melanoma jadi dua kali lipat pada orang yang terkena sengatan matahari lima kali lebih besar pada usia berapa pun, berdasarkan keterangan Skin Care Foundation. Ditambahkan, mengalami hanya satu sengatan matahari di masa kanak-kanan atau remaja menjadikan seseorang berisiko dua kali lipat terserang melanoma di kemudian hari. Non-melanoma memiliki dua bentuk paling umum, yaitu karsinoma sel basal (KSB), yang menyumbang sekitar 75 persen kanker kulit, dan karsinoma sel skuamosa (KSS) yang menyumbang sekitar 20 persen. Hal ini terutama disebabkan oleh paparan berlebihan terhadap sinar ultraviolet. Berdasarkan laman perdoski.org, di Jakarta sendiri, pada 2000-2009, Poliklinik Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo melaporkan 261 kasus KSB, diikuti dengan 69 kasus KSS, dan 22 melanoma. Kendati risiko serius kanker yang disebabkan sengatan matahari, hampir tiga perempat orang yang disurvei mengaku, terbakar matahari pada tahun lalu saja. Sementara, 40 persen orang tidak pernah memeriksakan diri untuk gejala-gejala kanker. Berikut cara memeriksa tanda-tanda kemungkinan kanker melanoma dan non-melanoma di kulit: Melanoma: NHS menyatakan, tanda-tanda pertama melanoma seringkali adalah tahi lalat baru, atau perubahan dalam penampilan dari tahi lalat sebelumnya. Tahi lalat biasanya bulat atau oval, dengan tepi halus yang diameternya tidak lebih besar dari 66 milimeter. Setiap perubahan bentuk, ukuran, warna, atau bentuk perdarahan, lapisan keras, gatal-gatal, atau rasa sakit pada tahi lalat harus segera diperiksakan ke dokter. Cara untuk membedakan tahi lalat normal dan tahi lalat melanoma: Asimetris: melanoma memiliki dua bagian yang sangat berbeda dan bentuknya tidak teratur. Perbatasan: melanoma memiliki perbatasan berkeluk atau kasar. Warna: melanoma biasanya campuran dua warna atau lebih. Diameter: diameter melanoma lebih besar dari 6 milimeter (seperempat inci). Pembesaran atau peninggian: tahi lalat ukurannya berubah dari waktu ke waktu lebih mungkin menjadi melanoma. Non-melanoma: Non-melanoma biasanya muncul dengan bentuk benjolan atau bagian kecil kulit (patch) yang berubah warna. Jika seseorang memiliki patch yang tidak kunjung sembuh setelah empat minggu, dia harus memeriksakan ke dokter. Tanda-tanda basal cell carcinoma dapat terlihat seperti benjolan merah atau merah muda kecil, meskipun juga bisa mencul sebagai benjolan putih mutiara atau benjolan yang tampak seperti lilin, atau muncul patch kulit merah bersisik. Benjolan, merah muda atau putih, akan tumbuh perlahan-lahan lalu jadi berkerak atau berdarah atau menjadi borok yang menyakitkan. Tanda-tanda squamous cell carcinoma adalah benjolan merah muda. Permukaan benjolan ini biasanya datar dan bersisik, mudah berdarah, dan terasa lembut saat disentuh, juga bisa menjadi borok yang menyakitkan.
  16. Studi di Australia menemukan, anak-anak yang ayahnya perokok memiliki resiko 15% lebih tinggi untuk mengembangkan kanker. Menurut Patricia Buffler, Profesor dari University of California yang juga terlibat dalam studi tersebut, pentingnya paparan tembakau dan kanker anak hingga saat ini telah diabaikan. “Sehingga hasil studi ini penting untuk menambah bukti yang semakin kuat,” ungkapnya. Tim peneliti yang dipimpin oleh Dr. Elizabeth Milne di Telethon Institute for Child Health Research, Australia ini, mensurvei hampir 400 anak dengan kanker leukemia. Survei menanyakan tentang kebiasaan merokok dari kedua orang tua. Dan survei menemukan bahwa perilaku ibu yang merokok tidak berdampak pada resiko kanker anak. Namun anak-anak yang ayahnya merokok terutama saat waktu pembuahan, 15% memiliki kemungkinan lebih tinggi mengembangkan leukemia. Mereka yang ayahnya merokok sedikitnya 20 batang/hari sekitar, 44% lebih mungkin didiagnosis kanker. Temuan ini menuruyt Buffler masuk akal, karena merokok penuh dengan racun, termasuk dalam sel-sel yang memproduksi sperma. “Sperma DNA yang mengalami kerusakan masih dapat mencapai dan membuahi sel telur, namun dapat menyebabkan penyakit pada keturunanya,” terangnya. Studi ini membuktikan bahwa kerusakan DNA dalam sperma yang disebabkan oleh merokok bertanggung jawab meningkatkan resiko kanker pada anak.
  17. Skenario penggunaan wearable device alias gadget yang dikenakan di tubuh bisa bermacam-macam, tak melulu sebagai alat penunjuk waktu. Google, misalnya, belakangan diketahui telah mematenkan sebuah wearable device berupa gelang yang bisa memberikan terapi pengobatan kanker. Dokumen paten yang dirangkum Kompas Tekno dari Daily Mail, Jumat (20/3/2015), menjelaskan bahwa gelang pintar itu memberikan terapi dengan mengendalikan sejumlah partikel magnet berukuran sangat kecil (nanoparticles) yang beredar di aliran darah dalam tubuh penggunanya. Partikel-partikel magnet tersebut berperan menyerang sel-sel kanker dan aneka patogen lain yang berkaitan dengan penyakit. Nanoparticles pertama-tama dimasukkan ke dalam aliran darah pengguna dengan cara disuntik, ditelan, atau dihirup. Partikel-partikel magnet ini dirancang agar mengenali dan menempel pada molekul tertentu, misalnya molekul sejenis protein yang diduga memicu penyakit parkinson. Gelang pintar pengendali partikel dikenakan di pergelangan tangan, dekat lokasi pembuluh nadi pengguna. Gelang itu bisa pula dipakai di tempat lain seperti tumit. Perangkat wearable device ini memancarkan energi seperti gelombang frekuensi radio yang akan menggetarkan dan memanaskan partikel magnet dalam darah sehingga mampu menghancurkan atau melumpuhkan patogen yang menjadi sasaran. Selain itu, si gelang pintar juga bisa mengukur tekanan darah, denyut nadi, temperatur kulit, serta menampilkan informasi waktu berupa jam dan tanggal seperti jam tangan. Tetapi, masih butuh waktu lama sebelum alat dalam paten tersebut benar-benar terwujud karena gelang pintar Google mesti melewati serangkaian uji teknis dan regulasi. Produk jadi yang bisa dipakai oleh dokter diprediksi baru akan muncul paling cepat dalam waktu lima tahun ke depan.
  18. Meski jarang terjadi, kanker pada anak sering kali mematikan sebab sulit dideteksi sejak dini. Menurut WHO, jumlah penderita kanker anak hingga tahun 2012 mencapai 175.300 kasus, di mana 96.400 anak meninggal karena penyakit ganas tersebut. Di DKI Jakarta sendiri, menurut Kementerian Kesehatan, jumlah kasus kanker anak adalah 601 kasus dari 12.792 kasus atau sekitar 4,7 persen. WHO juga menyatakan peningkatan angka kematian pada penderita kanker anak saat ini dibandingkan tahun 2008. Hal ini mengakibatkan kanker pada anak menduduki peringkat nomor dua penyebab kematian anak terbesar setelah kecelakaan. Sulitnya mendeteksi keberadaan kanker pada anak sejak dini menjadi alasan utama mengapa anak yang menderita kanker sulit diselamatkan. Menurut situs kesehatan cancer.org, kanker pada anak dan kanker pada orang dewasa kerap berbeda. Salah satunya dilihat dari penyebab kanker pada anak yang tak sama dengan pada dewasa. Kanker pada anak adalah dampak dari perubahan DNA pada sel-sel tubuh yang terjadi di tahap awal kehidupan. Perubahan ini bahkan bisa terjadi saat seseorang masih di dalam kandungan. Penelitian menyimpulkan bahwa kanker anak, lain dengan kanker dewasa, tidak disebabkan gaya hidup atau faktor lingkungan. Berikut ini jenis kanker yang kerap menyerang anak-anak: Leukimia Angka kejadian penderita kanker anak yang menyerang sumsum tulang belakang dan darah ini sekitar 31 persen. Penyebab kanker anak ini, sumsum tulang belakang memproduksi sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah namun lalu sel darah putih menyerang sel darah merah dan keping darah. Akibatnya anak akan pucat, sering demam tanpa sebab, perdarahan, memar, dan penurunan berat badan. Kanker Tumor Otak dan Sistem Saraf Pusat Sekitar 21 persen tumor otak dan sistem saraf pusat terjadi pada anak-anak. Kebanyakan tumor otak terjadi di bagian cerebellum atau batang otak. Hal ini menyebabkan sakit kepala, pusing, muntah, penglihatan kabur, sulit berjalan atau memegang barang. Neuroblastoma Perkembangan kanker neuroblastoma terjadi saat seseorang masih berada dalam tahap embrio atau janin. Neuroblastoma terjadi pada 7 persen anak-anak, tapi jarang menyerang anak-anak di atas usia 10 tahun. Neuroblastoma biasanya ditandai rasa sakit pada perut dan pembengkakan pada area tersebut. Gejala lainnya adalah nyeri tulang dan demam. Nefroblastoma Nama lainnya adalah tumor wilms . Kondisi ini menyerang salah satu ginjal atau kedua ginjal (meski jarang terjadi). Sebanyak 5 persen anak menderita kankernefroblastoma dan kebanyakan berusia 3 – 4 tahun. Selain pembengkakan atau benjolan di perut, anak biasanya mengalami demam, nyeri, pusing dan tidak nafsu makan. Kanker kelenjar getah bening Kanker ini menyerang kelenjar getah bening yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh. Terdapat dua jenis kanker kelenjar getah bening ataulymphoma. Pertama, kanker Hodgkin’s lymphoma yang biasanya menyerang pada usia remaja dan jarang menyerang anak di bawah 5 tahun serta terjadi sebanyak 4 persen. Kedua, kanker non-Hodgkin’s lymphoma yang diderita anak-anak di atas usia 3 tahun dan terjadi sebanyak 6 persen. Retinoblastoma Kanker pada anak yang menyerang mata ini terjadi sebanyak 3 persen. Retinoblastoma biasanya menyerang anak-anak usia 2 tahun dan jarang ditemukan pada anak di atas usia 6 tahun. Pupil pada penderita retinoblastma biasanya berwarna putih atau pucat, padahal normalnya berwarna merah.
  19. Menurut WHO, jumlahpenderita kanker anakhingga tahun 2012 mencapai 175.300 kasus, di mana 96.400 anak meninggal karena penyakit ganas tersebut. Di DKI Jakarta sendiri, menurut Kementerian Kesehatan, jumlah kasus kanker anak adalah 601 kasus dari 12.792 kasus atau sekitar 4,7 persen. Penelitian menunjukkan bahwa penyebab kanker pada anak umumnya adalah perubahan DNA yang menyebabkan sel menjadi berpotensi kanker. DNA mengatur pertumbuhan sel, pembelahan sel, hingga mematikan sel tersebut. Nah, gen yang bertugas untuk membantu sel agar tetap berkembang adalah onkogen dan gen yang mematikan sel disebut gen supresor tumor. Perubahan DNA ini bisa menyebabkan onkogen berfungsi atau mematikan fungsi gen supresor tumor. Jadi, berbicara tentang penyebab kanker pada anak, meski ada faktor turunan, perubahan DNA lebih banyak memengaruhi kemunculan kanker. Hal ini bahkan bisa terjadi sebelum anak tersebut dilahirkan. Proses perubahan DNA tersebut menyebabkan mutasi sel alias kanker. Gejala Kanker pada Anak Sampai saat ini, kanker pada anak belum bisa dicegah. Oleh karena itu, kenali gejala kanker pada anak, lalu lakukan pemeriksaan sesegera mungkin setelah orangtua menemukan gejala yang mencurigakan. Apalagi gejala kanker pada anak sering kali serupa dengan penyakit ringan lainnya. Apa saja gejalanya? Ada benjolan atau pembengkakan yang nggak normal. Wajah pucat dan mudah lelah padahal nggak terlalu banyak beraktivitas. Mudah sekali mengalami memar. Anak sulit berjalan. Anak terus-menerus demam yang tak kunjung sembuh meski udah diobati. Sering sakit kepala yang kerap disertai muntah. Perubahan kemampuan penglihatan yang terjadi secara tiba-tiba. Penurunan berat badan yang terjadi mendadak. Bila mendapati gejala kanker pada anak ini, sebaiknya orangtua segera memeriksakan buah hati ke dokter untuk segera mengetahui pasti apa penyebabnya. Pengobatan Kanker Anak Lantas, apa saja pengobatan kanker anak? Selain memastikan gejala melalui pemeriksaan, observasi, dan wawancara, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaanx-ray atau tes lainnya. Bila memang ada benjolan nggak normal atau tumor, dokter mungkin akan melakukan biopsi untuk menentukan keganasannya. Bila ternyata positif, pengobatan kanker anak akan dilakukan berdasarkan tipe dan stadium kanker tersebut. Pengobatan kanker pada anak meliputi operasi, terapi radiasi, dan kemoterapi. Selain itu, terdapat beberapa jenis obat antikanker, yaitu kelompokalkaloid vinca, antimetabolit , antibiotik, enzim, danmiscellaneous agent . Menurut situs dharmais.co.id, obat ini bisa ditelan atau disuntikkan ke dalam pembuluh darah, otot, di bawah kulit, di ruang antara dua ruas tulang belakang, atau langsung ke organ tubuh yang terkena kanker. Kanker yang berkembang cepat membuat kemoterapi lebih ampuh. Tubuh anak mampu menerima dosis kemoterapi yang lebih tinggi sehingga efektivitas pengobatan memiliki peluang lebih besar. Akan tetapi, efek samping pengobatan biasanya membuat dokter lebih hati-hati melakukan pengobatan kanker anak ini. Bicara soal pengobatan kanker anak, dalam dunia medis dikenal istilah5 year survival rate atau harapan hidup lima tahun. Tingkat kesembuhan ini didasarkan pada kondisi, usia, tipe kanker, lokasi kanker, pengobatan yang telah dilakukan dan respons kanker pada pengobatan tersebut.
  20. Peneliti menemukan cara mengubah putih telur yang sudah direbus menjadi cair seperti kondisi semula Tim ilmuwan di Amerika Serikat telah pecahkan kode untuk mengembalikan bentuk putih telur yang telah direbus. Temuan ini memiliki implikasi besar bagi penelitian kanker. Gregory Weiss, seorang profesor kimia biologi dari Universitas California di Irvine sekaligus pemimpin penelitian menjelaskan, bagian putih telur mangandung protein dari bentuk tertentu. "Sekali Anda merebus, protein di dalamnya tetap utuh namun pembentukannya berubah," ujar Weiss, mengutip laporan ABC News. Menurut Weiss sendiri, masalah ini cukup penting, terlebih para ahli kimia berasumsi bahwa telur yang sudah direbus tidak bisa 'diotak-atik' lagi. Sementara itu, Tim Weiss telah memecahkan cara untuk membalikkan kondisi telur rebus menjadi bentuk awal agar protein putih telur bisa 'diselamatkan' dan digunakan kembali. Seperti trik sulap ilmiah, tim Weiss pertama-tama mengupas telur dan memisahkan bagian putih telur dari kuningnya. Kemudian mereka merendam putih telur di dalam bahan kimia bernama urea untuk dilarutkan. Lalu mereka menempatkan putih telur tadi ke dalam sebuah mesin bernama vortex fluid. Mesin berwarna abu-abu itu memutar putih telur dengan kecepatan tinggi agar bisa mengembalikannya ke bentuk awal. Proses tersebut selesai dalam hitungan menit saja. Weiss juga menyampaikan, penerapan teknologi ilmiah itu bisa menjadi bahan penelitian kanker yang juga menggunakan protein sama seperti putih telur. "Kami sudah menggunakannya untuk penelitian kanker di sini," tambah Weiss. Jenis protein tertentu dianggap cukup berguna di dalam laboratorium penelitian, namun kabarnya mereka cenderung dikemas dalam bentuk yang salah, sehingga porsi besar dari protein tersebut tidak bisa digunakan. Metode baru ini dinilai sederhana dan cepat untuk mengubah bentuk putih telur kembali seperti semula, serta mencegah penggumpalan di dalam instrumen laboratorium. Weiss berharap teknik barunya itu bisa digunakan dalam skala besar dalam kurun beberapa tahun ke depan. Sebagai tambahan, mesin vortex fluid itu juga bisa digunakan untuk membalikkan bentuk awal.
  21. Obat asma yang biasa digunakan di Jepang dan Korea untuk mengobati asma diketahui mampu menghentikan penyebaran sel-sel kanker payudara yang biasanya tahan terhadap kemoterapi, menurut penelitian baru. "Tranilas, obat yang disetujui penggunaannya di Jepang dan Korea Selatan telah digunakan lebih dari dua dekade untuk mengobati asma dan gangguan alergis lainnya termasuk alergi rinitis dan dermatitis atopik," kata Dr. Gerald Prud'homme. Dr. Prud'homme adalah patolog yang memimpin studi tersebut. Dia menambahkan: "Saat ini, studi kami merupakan yang pertama menemukan bahwa obat tersebut mampu menghentikan kanker payudara dari proses penyebarannya serta bagaimana obat tersebut mengincar sel-sel kanker payudara." Para peneliti menumbuhkan sel-sel punca kanker payudara yang memberikan peningkatan sel-sel kanker lain dalam pembiakan. Sel-sel tersebut disuntikkan ke dua kelompok tikus termasuk satu kelompok yang juga dirawat dengan tranilas. Dr. Prud'homme dan para koleganya menemukan obat itu mengurangi pertumbuhan tumor utama yang memiliki sifat kanker pada angka 50 persen dan mencegah penyebaran kanker tersebut ke paru-paru. Para peneliti juga mengidentifikasi sebuah molekul dalam sel kanker itu yang terikat pada tranilas dan kelihatannya merupakan penyebab efek anti kanker ini. Tranilas terikat dengan sebuah molekul yang dikenal sebagai reseptor hidrokarbon aril yang mengatur pertumbuhan sel dan beberapa aspek imunitas. Hal ini membuat obat tersebut bermanfaat dalam mengobati berbagai alergi, penyakit radang dan kanker. "Untuk pertama kalinya kami bisa menunjukkan bahwa tranilas memberikan harapan bagi pengobatan kanker payudara pada tingkat yang biasanya sangat ditolerir oleh pasien-pasien yang menggunakan obat tersebut untuk mengobati penyakit lainnya," kata Dr. Prud'homme. "Hasil ini sangat memberikan harapan dan kami sedang memperluas studi kami. Studi-studi yang lebih jauh lagi diperlukan untuk menentukan apakah obat tersebut efektif terhadap tipe kanker payudara berbeda serta kanker lainnya, serta interaksinya dengan obat-obatan anti kanker," tutupnya.
  22. Kanker merupakan salah satu penyakit yang banyak melanda masyarakat modern. Sebenarnya pemicu penyakit ini adalah stres tubuh dan pikiran yang kadang nggak kita rasakan. Gaya Hidup yang nggak teratur mampu memicu adanya ketidakseimbangan hormonal dan menyebabkan penyakit kanker mudah menjangkiti siapa saja. Namun ente bisa mencegahnya dengan mengonsumsi makanan yang ajaib ini. Menurut All Women Stalk.com, ada beberapa jenis makanan yang bisa jadi penangkal terjadinya kanker. 1. Daun Sirsak Daun sirsak dianggap ampuh dan mampu mengatasi penyakit kanker menurut penelitian. Kandungan di dalamnya konon lebih ampuh berkali-kali lipat dibandingkan dengan kemoterapi. Namun bila ente agak sensitif menggunakan bahan herbal, konsultasikan dengan dokter apakah ente membutuhkannya atau nggak. 2. Buah Beet Buah beet atau beetroot sangat efektif menangkal kanker. Antioksidannya sangat tinggi untuk menangkal radikal bebas dan kerap dijadikan bahan smoothies untuk jus detoks. Buah beet mampu memberikan efek pemulihan dan peningkatan kekebalan tubuh sehingga ente juga nggak mudah sakit. 3. Buah Delima Buah delima merupakan salah satu buah yang banyak mengandung bahan pencegah dan pembasmi sel kanker. ente bisa mengonsumsi sekitar 1 gelas jus buah delima per hari bila ingin mengurangi efek kanker atau menghentikan sel-selnya. Sejenis dengan buah delima atau buah pomegranate, buah lain dengan kandungan penghenti sel kanker antara lain adalah berry-berry-an. 4. Buah Manggis Buah manggis beserta kulitnya konon memiliki fungsi menangkal kanker seperti yang dilakukan oleh buah sirsak. Untungnya negara kita adalah salah satu penghasil manggis yang aktif di musimnya. 5. Kunyit Kunyit mengandung antioksidan dan memiliki kemampuan detoksifikasi sehingga bisa membantu ente meminimalisir kemungkinan akan terjadinya kanker. Namun penggunaan kunyit juga harus
×
×
  • Membuat baru...

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi