Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'kacau'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 2 results

  1. Perang siber terhadap Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang dilancarkan kelompok peretas Anonymous menuai protes. Serangan Anonymous disebutkan berantakan sebab tak mengenai sasaran yang sebenarnya. Sasaran Anonymous disebut tak akurat. Ironisnya, serangan Anonymous menyasar beberapa akun media sosial Twitter yang tak terkait dengan ISIS. Sebelumnya, sepekan setelah teror Paris, Anonymous mengklaim berhasil melumpuhkan 20 ribu akun media sosial yang terkait dengan ISIS. Kelompok radikal ini mengklaim setengah dari puluhan ribu akun itu adalah akun aktif terkait ISIS. Soal salah sasaran itu pertama kali disampaikan oleh karyawan Twitter. Situs jejaring sosial 140 karakter itu mengaku senantiasa mengulas tweet yang berpotensi mengandung konten yang melanggar aturan. "Kami tidak mengulas daftar anonim yang diunggah online tapi ulasan pihak ketiga telah menemukan mereka (Anonymous) secara liar tak akurat dan banyak dari akun itu adalah (milik) akademis dan jurnalis," tulis juru bicara Twitter yang meminta ditulis anonim dikutip dari Daily Dot. Sementara dikutip dari The Verge, Selasa, 24 November 2015, penyelidikan laman Ars Technica menemukan banyak anggota akun non ISIS yang menjadi korban serangan Anonymous. Parahnya, mereka yang jadi korban itu diserang Anonymous hanya karena mereka mengunggah postingan sarkastis di akun ISIS. Ada juga akun Twitter yang jadi salah sasaran karena mereka mengunggah postingan dalam bahasa Arab. Temuan lain mengungkapkan ada akun Twitter pengguna dari Kurdi, Iran, Palestina, Chechnya juga menjadi korban serangan Anonymous. "Saya tak mengatakan semua yang ada di (daftar) atas adalah orang yang baik, tapi mereka bukanlah ISIS," tulis salah satu pengulas. Akun Twitter @TorReaper pun memberikan 'peringatan' atas opetasi serangan Anonymous yang salah sasaran. "Jika anda membantu dengan #OpISIS. Tolong ambil momen untuk mempelajari siapa target yang sebenarnya. Ingat bahwa #PpISIS telah (mengrobankan) terdiri dari orang dari banyak negara dengan keyakinan agama yang mana beragam bahasa yang disampaikan," tulis akun tersebut. The Verge menuliskan banyak aktor serangan Anonymous kemudian mulai menyadari salah sasaran tersebut. Disebutkan, kemudian kelompok Anonymous mulai memberikan perhatian ke internal mereka agar lebih teliti dalam menyasar korbannya. "Hanya karena sebuah website atau posting dalam bahasa Arab atau orang dengan keyakinan Muslim tidak seharusnya menjadi target," kata pesan imbauan tersebut. Sementara, pesan berantai itu diyakini susah untuk diterima secara seragam oleh kelompok penyerang Anonymous tersebut. Sehingga hal ini membuat kelompok Anonymous lain mulai menjauhkan diri dari operasi serangan bertajuk #OpISIS.
  2. kekacaun di indonesia dimulai dari debatnya Pemilihan kepala daerah yg dipilih oleh DPRD saham anjlok rupiah melemah spongebob dihapus kemungkinan 2 minggu lagi internet indonesia akan mati total adakah yang mau nambahin?
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy