Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'jesus'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 3 results

  1. “Berbahagialah orang, yang menaruh kepercayaannya pada TUHAN, yang tidak berpaling kepada orang-orang yang angkuh, atau kepada orang-orang yang telah menyimpang kepada kebohongan!” Mazmur 40:5 Menaruh kepercayaan kepada Tuhan merupakan suatu hal yang mudah dilakukan ketika kita berada dalam keadaan baik-baik saja, hampir semua kebutuhan tercukupi, dan apapun yang kita inginkan dapat dicapai dengan mudah. Tetapi berbeda halnya jika kita sedang berada dalam kesulitan. Bukan hal yang mudah bagi seseorang untuk dapat lagi berharap sepenuhnya kepada Tuhan ketika dia melihat bahwa masalah yang dihadapinya sudah sangatlah berat dan sulit diatasi. Keadaan ekonomi yang tidak kunjung baik, kondisi pekerjaan yang ada tidak seperti yang diharapkan, bisnis tidak berjalan baik, bahkan menuju kebangkrutan, keluarga sudah tidak harmonis, anak memberontak dan bermasalah, jodoh tidak kunjung datang, hutang menumpuk dan masih ada segudang masalah yang dapat membuat umat Tuhan menjadi setengah percaya kepada Tuhan. Apa yang harus dilakukan umat Tuhan pada kondisi yang berat seperti ini? Berikut rahasianya untuk tetap kuat di dalam kondisi yang berat: 1. Tetap Percaya Tetaplah berharap kepada Tuhan. Jangan tergoda dengan berbagai jalan pintas yang ditawarkan oleh dunia ini, yang justru akan menarik kita semakin jauh dari Tuhan. Ketika kita berada di luar lingkaran perlindungan Tuhan, maka segala berkat-berkatNya juga akan tertahan bagi kita. Oleh karena itu tetap berlindung dan percaya kepada Tuhan, agar kita dapat tetap menerima berkat yang telah Tuhan sediakan bagi kita. Dunia boleh berkata bahwa sudah tidak mungkin lagi ada jalan keluar bagi masalah kita. Tetapi Firman Tuhan berkata bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, dan tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya kepada Dia (Lukas 1:37, Markus 9:23. Tetaplah percaya, karena mujizat masih ada! 2. Tetap Lakukan Yang Terbaik Seringkali umat Tuhan menyerah di saat-saat yang justru menuntut kita untuk dapat melakukan yang terbaik. Ada waktu dimana Tuhan ingin melihat ketekunan kita. Ketika kita tetap melakukan yang terbaik justru di saat kita dalam kondisi tertekan, kita akan melihat kuasa Tuhan bekerja dalam hidup kita. Dia akan memberi kita kekuatan baru, Dia akan menyertai langkah kita dan Dia akan memberi kemenangan bagi kita. Jangan menyerah di saat kita harus tetap berjuang. Ingat kisah bangsa Israel yang akan masuk ke Tanah Perjanjian? Mereka melihat bahwa bangsa yang menduduki tanah tersebut memiliki perawakan yang besar-besar seperti raksasa. Mereka merasa kecil bagaikan seekor belalang (Bilangan 13:33). Bangsa Israel yang ketakutan melihat musuhnya dan berkata tidak mungkin mereka dapat memasuki tanah tersebut, sama sekali tidak pernah masuk ke Tanah Perjanjian. Hanya Kaleb dan Josua yang tetap percaya bahwa mereka dapat memasuki dan merebut Tanah Perjanjian tersebut. Mereka tidak menyerah di saat segala sesuatu menjadi tidak mungkin. Dan Tuhan benar-benar memberikan hadiah atas kegigihan mereka. Dari angkatan mereka, hanya mereka berdua yang memasuki Tanah Perjanjian. Apapun yang menjadi masalah dan kesulitan yang kita alami saat ini, jangan pernah takut dan jangan pernah membuat kita mundur. Tetap lakukan apa yang terbaik. Jika kita bekerja, tetap lakukan pekerjaan kita sesulit apapun. Jika kita berbisnis dan sedang menuju kebangkrutan, tetap jalankan bisnis kita dengan meminta hikmat dari Tuhan. Jika kita mempunyai banyak hutang, tetap lakukan apa yang dapat membuat kita mempunyai penghasilan dan bahkan mendapatkan penghasilan tambahan. Tetap percaya kepada Tuhan, dan tetap lakukan yang terbaik, maka Dia akan menuntun jalan kita dan membawa kita kepada kemenangan. Haleluya! “Aku sangat menanti-nantikan TUHAN; lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar teriakku minta tolong. Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku, Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. Banyak orang akan melihatnya dan menjadi takut, lalu percaya kepada TUHAN.” Mazmur 40:2-4
  2. “Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya. Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.” 1 Yohanes 4:9-10 Mari bersyukur untuk waktu yang indah yang sedang kita rayakan yaitu Hari Kelahiran Tuhan kita Yesus Kristus. Allah Bapa di surga mengutus AnakNya yang tunggal untuk menjadi manusia, agar setiap manusia yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sama halnya ketika dalam Perjanjian Lama, Bangsa Israel harus mempersembahkan domba yang sempurna dan tidak bercacat cela sebagai korban sembelihan dan korban bakaran, demikian juga hanya manusia yang sempurna yang tidak bercacat dan tidak bercela yang dapat menebus dosa umat manusia, sehingga hubungan manusia dan Bapa di surga dapat dipulihkan. Seberapa banyak dari kita yang sudah sering mendengar mengenai kisah ini, biarlah kita tetap menyadari hari demi hari bahwa Tuhan senantiasa ingin hadir dalam setiap langkah hidup kita. Dia telah menebus dosa kita di atas kayu salib, sekali untuk selamanya. Dan tidak akan ada lagi penebusan dosa lainnya yang dapat menggantikan karya salib tersebut.
  3. Berbicara tentang makna Natal yang sesungguhnya, banyak orang yang mengaku beragama Kristen pun, ternyata tidak mengetahuinya. Makna Natal yang sesungguhnya semakin teralihkan oleh beberapa hal seperti : promosi-promosi barang-barang dengan diskon spesial di akhir tahun yang ditawarkan oleh banyak pusat-pusat perbelanjaan, Natal seolah makin identik dengan seorang tua gendut berjangkut putih berbaju merah mengendarai kereta terbang yang ditarik rusa-rusa, atau menurut versi Indonesia - perayaan Natal sering menghadirkan seorang kakek Natal berjubah merah dan bertongkat beserta pembantu-pembantunya yang akan membagi-bagikan hadiah-hadiah, atau Natal berarti memasang pohon terang dengan banyak hiasan dan lampu berkelap-kelip di rumah-rumah, lengkap dengan kado-kado dan makan-makan. Namun apakah makna Natal yang sesungguhnya? Apa yang ditawarkan dunia 'modern' benar-benar mengalihkan inti dari Natal yang sesungguhnya kepada hal-hal yang duniawi. Padahal sesungguhnya, Natal adalah perayaan sukacita dan ucapan syukur karena kelahiran Yesus Kristus, Anak Allah, Sang Juruselamat melalui seorang perawan bernama Maria. Allah datang kepada kita, menjadi manusia, agar Ia dapat mati dan bangkit untuk menyelamatkan kita dari kutuk maut. Allah menggenapi janjiNya ["Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya (keturunan prempuan ini) akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya." Kejadian 3:15]. Yesus Kristus lahir ke dalam dunia dan menjadi manusia untuk menyelamatkan barangsiapa yang percaya kepadaNya. KelahiranNya dirayakan sebagai awal sebuah paket 'kado' keselamatan yang harus Dia jalani. Dia menjadi manusia agar bisa mati, dan menanggung segala hukuman atas dosa-dosa kita, dosa anda dan saya. Dan karena Dia Allah, Ia juga bangkit mengalahkan maut dan kerajaan maut, menang mutlak sehingga Ia bisa berkata,"Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut. " (Wahyu 1:17-18) Alkitab mengatakan kepada kita bahwakelahiran Yesus berbeda dari kelahiran-kelahiran lain, dalam hal ini, sebagaipribadi kedua dari Tritunggal, Yesus telah ada sebelum lahir dan menjadi manusia. Kelahiran Yesus, bukan sekedarkisah manis tentang kelahiran seorang bayi untuk diceritakan kepada anak-anaksetiap akhir tahun atau sekedar dijadikan tema sebuah komposisi acara musik rohani. Yesus Kristus lahir, Allah menjadi manusia untuk bertumbuh menjadi dewasa dan kemudian mati untuk dosa-dosa kita sebagai saranakeselamatan kita. Yesus dilahirkan untuk menjadi Juruselamat kita! Joy to the world! Sukacita bagi dunia! Ya, memang kelahiran seorang bayi sering merupakan kabar membahagiakan! Tetapi kelahiran bayi Yesus Kristus adalah khusus, jauh melebihi kelahiran bayi-bayi lain, karena bayi ini adalah Sang Juruselamat yang telah datang! Maka kita patut bersukacita karenanya! Namun untuk dapat sungguh-sungguh bersuka cita atas kedatangan-Nya, kita harus terlebih dahulu memahami alasannya. Anda dapat memahami sukacita ini jika anda mengalami 3 hal berikut dalam diri anda: 1) Mengetahui dan menyadari bahwa saya adalah orang berdosa; 2) Sebagai orang berdosa, saya tidak bisamenyelamatkan diri sendiri, saya membutuhkan Juruselamat; 3) Percaya dan menerima Kristus Yesus, karena Ia adalah satu-satunyaJuruselamat, satu-satunya Anak Allahyang lahir sebagai bayi dan tumbuhhingga pada saat yang telah ditentukan Ia mati untuk menebus dosa saya! Tiga hal diatas hanya dapat anda pahami dan masuk ke dalam pikiran serta hati anda, hanya oleh kasih karunia Allah. Keselamatan adalah anugerah, pemberian Allah! Kita tidak dapat memperolehnya dengan melakukan perbuatan baik sebanyak-banyaknya atau dengan cara apapun juga. Hanya dengan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat anda secara pribadi, maka dosa-dosa anda diampuni dan anda dapat diselamatkan. Efesus 2: 4-9 Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita, oleh kasih karunia kamu diselamatkan dan di dalam Kristus Yesus. Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga,supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus. Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu jangan ada orang yang memegahkan diri. Sudahkan anda menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat anda secara pribadi? Jika belum, percayalah! Hanya Yesus Kristus yang dapat menyelamatkan anda. Mari kita merayakan Natal dengan penuh ucapan syukur dan sukacita karena Allah telah datang! Immanuel!
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy