Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'jazz'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 6 results

  1. Banyuwangi Juni 2016 – Festival Jazz tahunan kebanggaan masyarakat Banyuwangi bertajuk Banyuwangi Beach Jazz Festival (BBJF) 2016 kembali digelar. Kali ini BBJF akan diselenggarakan pada 13 Agustus 2013 masih mengambil lokasi yang sama seperti tahun sebelumnya yaitu di pantai Boom Banyuwangi. Penyelenggaraan BBJF kali ini terasa berbeda. BBJF tampil lebih percaya diri dengan desain panggung cantik yang mampu menampilkan keindahan pantai dan menghadirkan penyanyi-penyanyi muda yang tidak kalah pamornya dengan senior mereka di peta musik Jazz Indonesia. Sederet artis jazz lokal yang telah lulus seleksi sejak Mei lalu akan berbagi panggung dengan artis-artis papan atas seperti Raisa, Tulus, Rezki Febrian, White Shoes and The Couples Company, Bunglon, Barsena dan masih banyak lagi. Mengusung tema "Jazz Rise and The Next", BBJF mengapresiasi semangat baru kalangan muda terhadap antusiasme genre musik Jazz di Banyuwangi dan berharap Jazz di Banyuwangi terus berkembang. Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan, “BBJF bukan hanya mendukung perkembangan musik Jazz di Banyuwangi tapi juga menjadi wadah apresiasi bagi bakat anak-anak muda dengan menyediakan ruang kreatifitas bagi mereka”. Lebih lanjut Azwar menambahkan pihaknya serius memikirkan kelestarian lagu daerah sebagai identitas daerah, maka itu tradisi kolaborasi unik yang memadukan musik daerah dengan sentuhan jazz kontemporer akan tetap dipertahankan. Tiket BBJF 2016 di bandrol dengan harga di mulai dari Festival 300rb,wings kanan / kiri 500rb,VIP 1,2jt ,VVIP 2jt dan baru pada tahun ini, untuk menampung antusiasme penonton, panitia menyediakan kelas festival dengan paling rendan harga 300rb rupiah saja. Penonton akan disuguhi alunan Jazz didukung oleh multimedia efek yang akan menambah keindahan pantai Boom. Acara ini tidak bisa berjalan tanpa dukungan dari para media partner yang mendukung acara kami seperti rima news, malang voice, berita dewata, pojoksatu.com, inspirator freak, infia showbiz, ngobas.com, carii.com, kabarnusa.com, hanya berbagi.com, surabaya pagi, streosnap, info event gigs, warta event, media event indonesia, Manakreasimu, Seputar Event, Malesbanget,com , Blogger Indonesia, Cinta Musik Indonesia, Info Bandung, Kabar Kampus, Klik Positif, Locker Radio, Beranda Hiburan, Jakarta Post, Provoke, Inilah.com, Musik Jurnal, dll.
  2. Partner

    Banyuwangi Beach Jazz 2016

    Festival Jazz tahunan kebanggaan masyarakat Banyuwangi bertajuk Banyuwangi Beach Jazz Festival (BBJF) 2016 kembali digelar. Kali ini BBJF akan diselenggarakan pada 13 Agustus 2013 masih mengambil lokasi yang sama seperti tahun sebelumnya yaitu di pantai Boom Banyuwangi. Mengusung tema “Jazz Rise and The Next”, BBJF mengapresiasi semangat baru kalangan muda terhadap antusiasme genre musik Jazz di Banyuwangi dan berharap Jazz di Banyuwangi terus berkembang. Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan, “BBJF bukan hanya mendukung perkembangan musik Jazz di Banyuwangi tapi juga menjadi wadah apresiasi bagi bakat anak-anak muda dengan menyediakan ruang kreatifitas bagi mereka”. Lebih lanjut Azwar menambahkan pihaknya serius memikirkan kelestarian lagu daerah sebagai identitas daerah, maka itu tradisi kolaborasi unik yang memadukan musik daerah dengan sentuhan jazz kontemporer akan tetap dipertahankan Selengkapnya:
  3. Sebagai suatu genre musik, jazz ternyata telah mengambil tempat dalam sejarah musik dunia. Dulu jazz dianggap sebagai musik yang bikin pusing kepala, (sangat) susah dimengerti, dan membosankan. Tetapi sekarang, dengan berbagai jenis aliran dalam jazz yang sangat jauh berbeda dengan ketika pertama kali muncul, jazz telah mampu menyihir jutaan penggemar di seluruh dunia. Bahkan anak-anak muda-pun mulai banyak yang menggemari jazz. Dari berbagai literatur (dan juga situs internet) yang memuat tentang jazz, kita dapat melihat berbagai aliran-aliran dalam jazz, sejak pertama kali muncul di New Orleans sampai perkembangannya sekarang ini. Mungkin tulisan ini kurang informatif dalam membahas tentang jazz tetapi setidaknya dapat memberikan gambaran seperti apa musik jazz itu. Berbagai aliran jazz yang ada antara lain : Ragtime: Asal muasalnya musik jazz. Musik yang menyerupai musik afrika dengan beat dan tone yang menyerupai musik asli afrika. Vibrant, enthusiastic, and extemporaneous adalah ciri-ciri yang dapat dikenali. Classic Jazz: Sering disebut dengan “New Orleans Style”. Aslinya berupa brass band yang ditampilkan di acara dance dan pesta-pesta diakhir tahun 1800-an dan awal 1900-an. Instrument musical dilengkapi dengan clarinet, saxophone, cornet, trombone, banjo, bass, guitar, drum dan piano. Improvisasi sangat ditekankan dalam permainannya dan aransemen musikal dapat berbeda dari setiap penampilannya. Hot Jazz: Jazz jenis ini dicirikan dengan penyanyi solo yang berimprovisasi, struktur melodi yang khas, dan biasanya mempunyai klimaks yang emosional dan “hot”. Rhytm sectionnya biasanya diiringi oleh gitar, bass, banjo, dan drum yang meningkat pelan-pelan sehingga mencapai klimaks (crescendo). Tokoh utama dari aliran ini, siapa lagi kalau bukan Louis Armstrong. Chicago Style: Chicago menjadi pusat kelahiran aliran ini yang inti utamanya adalah “inventive player”. Dikarakteristikkan dengan aransement yang inovatif dan harmonis, dan teknik pemainnya yang tinggi. Tokoh-tokoh utamanya antara lain Benny Goodman, Bud Freeman, Edie Condon, dan Gene Krupa. Swing: Tahun 1930-an menjadi awalnya swing. Karakteristik utamanya : robust and invigorating. Swing juga sering dikatakan musik dance. Walaupun bermain secara kolektif, sebuah band swing dapat menunjukkan performansi solo untuk mengimprovisasi melodi utamanya. Tokohnya banyak tapi yang sering dijuluki sebagai The King of Swing adalah Benny Goodman. Kansas Style: Aliran ini lahir pada masa The Great Depression sekitar tahun 1920-an dan 1930-an di kota Kansas, USA. Karakteristiknya adalah gaya yang sangat soulful dan blues. Tokohnya antara lain Charlie Parker. Gypsy Jazz: Aslinya diperkenalkan oleh gitaris Perancis, Django Reinhardt. Sering dipengaruhi oleh musik rakyat (folk music) dari eropa timur. Sering juga dikenal dengan nama Jazz Manouche. Ciri utamanya adalah : languid, seductive feel, yang dikarakteristikkan dengan “quirky cadences” dan “driving rhytms”. Bebop: Berkembang di awal tahun 1940-an. Masih mengandalkan improvisasi, dalam bop seorang soloist bebas mengeksplorasi kord selama masih dalam struktur kord yang ada. Bebop berbeda dari swing, dan terlebih lagi musik dance. Bebop juga menjadi dasar bagi inovasi-inovasi dari musik jazz. Playernya antara lain : Charlie Parker (saxophon) dan Dizzi Gillespie (trumpet). Mainstream: Lahir kembali dari aliran musik jazz yang tidak terlalu mengikat pada akhir 1970-an dan awal 1980-an. Aliran ini sering disebut Modern Mainstream atau Post Bop, dan mempengaruhi aliran musik yang lain seperti Cool Jazz, Classic, dan Hardbop. Mainstream juga sering diklasifikasikan sebagai aliran jazz yang tidak terlalu berhubungan dengan aliran historis dari musik jazz. Vocalese: Sering disebut dengan jazz vokal. Mengkombinasikan lyric dan musik dalam suatu solo instrumental. Secara nature adalah bop, tapi diutamakan adalah nyanyian solo diiringi grup musik kecil atau ensembel. Playernya antara lain : Eddie Jefferson dan Jon Hendricks. Cool: Sering dikatakan sebagai “campuran” bebop dan swing jazz. Aliran ini terbentuk akhir 1940-an dan merupakan “anak kandung” bebop yang menggabungkan swing dalam tone yang harmonik dan dinamis. Dijuluki juga “West Coast Jazz”, karena inovasinya banyak berasal dari pantai barat USA, terutama kota Los Angeles. Hard Bop: Salah satu aliran lain dari jazz, yang merupakan anak dari aliran bebop. Melodi pada hardbop lebih bernuansa “soulful” dibandingkan bebop, dan terkadang dipengaruhi tema-tema musik Rhytm & Blues dan musik Gospel. Salah satu inovatornya adalah pianis Horace Silver. Bossa Nova: Campuran dari West Coast Cool, European Classical Harmonies, dan rhytm Samba Brasil. Sering disebut dengan nama Brasillian Jazz, dan berkembang di Amerika sekitar tahun 1962. Playernya antara lain Joao Gilberto, Antonio Carlos Jobim, dan di Amerika adalah Charlie Byrd dan Stan Getz. Free Jazz: Kadang disebut juga dengan “Avante Garde”. Solis dari free jazz bereksperimen dengan bebas (free) terhadap musiknya. Ornette Coleman dan John Coltrane adalah contohnya. Soul Jazz: Berasal dari Hardbop yang cukup terkenal di awal 1960-an. Berimprovisasi dengan chord progression, sama seperti bop. Tokohnya antara lain Horace Silver dengan piano Hammond-nya. Groove: Sering disebut “of-shoot of Soul Jazz”. Groove sering menggunakan tone-tone dari musik blues dengan fokus terutama pada rhytms. Musik ini bernuansa gembira dan sering menyentuh emosi pendengarnya untuk dance, sedangkan blues lebih lambat. Improvisasi solo jarang digunakan dan lebih mengandalkan musik kolektif. Fusion: Aliran ini merupakan campuran antara “jazz improvisation” dengan energi dan rhytm dari musik rock. Walaupun demikian, terkadang pencampuran ini sering dianggap merupakan bagian dari musik rock dan bukan jazz. Aliran ini juga merupakan semacam “pemberontakan” musisi jazz, khususnya aliran hardbop terhadap “puritan jazz”, yang seakan-akan menahbiskan bahwa jazz haruslah seperti yang sudah ada. Fusion jazz memang identik dengan bantuan teknologi canggih seperti MIDI. Fusion adalah cabang dari jazz mainstream yang didalamnya sudah dicampur rock dan funk. Mengacu pada namanya, Jazz Rock atau Fusion adalah tipe Jazz yang musisinya dalam mengapresiasikan sampai melewati batas sampai kedaerah Rockataupun jenis musik lain. Fusion mengkombinasikan kebiasan-kebiasaan & energi dari musik Rock dengan harmonisasi yang sempurna dan kebebasan improvisasi Jazz. Jazz Rock fusion berbeda dari konvensional Jazz dibeberapa aspek. Pemakaian Rhythm yang lebih kaku dan sedikit menggoyang perasaan. Dibeberapa bagian artis tambahan memainlain suatu yg berseberangan, dengan pengembangan rhythmic dan bentuk rhythmic yg tidak standar yang ditumpukan pada ekspresi. Penggunaan alat electric/electronic seperti gitar electrik, bass electric dan synthesizer sering menggantikan alat musik tradisional jazz sepertisaxophone, trumpet dan bass betot. Afro-Cuban Jazz: Sering disebut dengan nama Latin Jazz. Merupakan kombinasi dari improvisasi jazz dan rhytm musik latin. Instrumen musik yang digunakan sama dengan instrumen musik jazz pada umumnya, tetapi lebih terpusat pada rhytm section dari instrumen conga, timbale, bongo dan instrumen latin lainnya. Tokohnya antara lain Arturo Sandoval, Poncho Sanchez, dan Chucho Valdes. Acid Jazz: Acid jazz (dikenal juga dengan jazz klub) adalah genre musik yang menggabungkan elemen-elemen musik soul, funk, dan disco. Genre ini dikembangkan pada tahun 1980-an dan 1990-an, awalnya pada klub malam di Inggris Selatan. DJ Gilles Peterson dan Chris Bangs umumnya dikenal sebagai yang menciptakan istilah acid jazz, pada tahun 1987. Acid Jazz sering dikatakan bukanlah genre musik jazz, karena keterikatannya yang lemah dengan sejarah musik jazz. Awalnya adalah musik dance British. Yang kemudian dikombinasikan dengan musik klasik jazz, Funk 70-an, Hip-hop, Soul dan musik latin, dimana yang menjadi fokus adalah musik instrumentalnya dan bukan lirik. Akhirnya menghasilkan musik yang kaya dengan improvisasi musik yang kesannya “campur baur”, dan sering disebut Acid Jazz. European Jazz: Di akhir abad 20, musisi jazz Perancis dan negara-negara Skandinavia merasa bahwa ekspresi musik jazz amerika telah kehilangan “rasa”-nya di jaman sekarang ini. Itulah awal mereka menciptakan style baru yaitu European Jazz. Seperti Acid Jazz, european jazz berakar pada musik dance, dan mengkombinasikan dgn elemen-elemen house music (musik disco dgn basic Funk). Suara yg dihasilkan lebih bernuansa digitaly dan electronicaly dan terasa kontemporer. Tokohnya antara lain Bugge Wesseltoft, Nils Petter Molvaer, dan Martial Solal. Smooth jazz Smooth jazz adalah salah satu bentuk jazz, sering kali percampuran dengan R&B. Smooth jazz berkembang sebagai bagian dari bentuk jazz fusion, dan cenderung memberi tekanan pada melody dibanding kepada improvisasi. CTI Records milik Creed Taylor bagian yang amat penting diperkembangan bentuk ini dipertengahan 1970. Wes Montgomery membuat beberapa buah rekaman instrumental dari sejumlah lagu pop yang terkenal yang tidak banyak diminati penikmat Pop dibanding jazz fan; hasil perusahaan rekaman ini sering tidak dianggap sebagai album smooth jazz yang penting. Jazz fan memandang smooth jazz dengan sebelah mata, atau bahkan menganggapnya bukan jazz sama sekali, tapi beberapa yang lain menolak pandangan tersebut, seperti musisi yang dihormati Pat Metheny, David Sanborn, Marcus Miller dan yang lainnya sering diklasifikasikan sebagai “smooth jazz,” begitu juga bagian dari mereka mampu menampilka bermacam macam gaya. Funk Funk adalah sebuah aliran musik yang mengandung unsur musik tarian Afrika-Amerika. Umumnya musik funk dapat dikenali lewat ritme yang sering terpotong singkat, bunyi gitar ritme yang tajam, perkusi yang dominan, pengaruh jazz yang kuat, irama-irama yang dipengaruhi musik Afrika, serta kesan gembira yang didapati saat mendengarnya. Akar funk dapat ditelusuri hingga jenis rhythm and blues dari daerah Louisiana pada tahun 1960-an. Aliran musik ini terkait dekat dengan musik soul serta jenis musik turunan lainnya seperti P-Funk dan Funk Rock. Itu hanya gambaran sekilas tentang aliran-aliran dalam musik jazz yang diambil dari berbagai literatur musik jazz. Banyak juga tokoh-tokoh penting dalam musik jazz yang tidak ada dalam ringkasan diatas. Sekarang ini sudah banyak musisi dan vokalis baru jazz, misalnya Jammie Cullum, Renee Olstead, dan lain-lain, yang membuat batasan-batasan dalam aliran musik jazz sudah mulai kabur. Walaupun demikian, intinya bukanlah aliran itu sendiri, tetapi Jazz yang sekarang ini sudah mendunia.
  4. Di era digital ini, sangat mudah menemui robot yang mampu mengerjakan tugas sehari-hari, seperti pelayan restoran, petugas keamanan, hingga asisten rumah tangga juga sudah ada. Namun bagaimana jika sebuah robot memiliki keahlian dalam bermain musik jazz? Ya, hal inilah yang tengah dikembangkan oleh militer AS dalam mengembangkan sebuah robot yang mampu bermain musik. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) yakni selaku badan pertahanan dan penelitian Amerika Serikat berencana mengembangkan program yang dapat mengadaptasi langsung dari musisi jazz manusia. Program yang dimaksud ini adalah Musical Improvising Collaborative Agent (MUSICA) yang mana bertujuan menciptakan suatu perangat, dalam konteks ini berupa robot yang mampu bermain musik jazz bersama manusia secara mandiri . Seperti yang dilaporkan Popular Science, program DARPA ini akan bertumpu pada sebuah database yang mana data-data para pemain solo sebelumnya telah dikumpulkan terlebih dahulu oleh para peneliti. Hal ini bertujuan agar progam dapat memahami karakteristik musik jazz. Cara kerja robot tersebut, mula-mula akan memahami dan menyerap ilmu musik jazz, setelah itu ia akan mampu menciptakan sebuah respon dari apa yang ia tangkap sebelumnya. Dalam konteks ini, musik merupakan bahasa bahasa baru yang harus mereka pelajari dan kemudian mereka terapkan dalam sebuah respon. Mengutip dari BBC Indonesia, salah satu ilmuwan yang mengembangkan proyek MUSICA dari School of Art and Design di University of Illinois menuturkan “Tujuan kami di musim panas selanjutnya adalah mempesembahkan sistem ‘panggil dan jawab’, di mana saya bisa memainkan satu bait musik dan sistem ini akan menganalisisnya, lalu memberi jawaban atau respon semirip mungkin,”. Grosser juga menambahkan bahwa membuat sebuah program yang dapat memainkan musik jazz merupakan ide yang sangat gila. Menurutnya, “Jika kita dapat membuat robot yang bisa bermain musik secara handal dengan sistem yang berhasil kita kembangkan, tandanya kita benar-benar berhasil”. Namun yang agak aneh adalah, sejatinya DARPA merupakan badan pertahanan negara yang berfokus pada militer. Lantas mengapa mereka ingin mengembangkan sebuah robot yang mampu bermain musik? Tentu pasukan militer AS tidak mungkin tiba-tiba berubah menjadi maestro musik jazz bersama robot. Digadang-gadang, mereka ingin menciptakan robot berteknologi canggih. Tujuan mereka tidak hanya ingin menghadirkan sebuah robot yang mampu berkolaborasi antara manusia dan robot. Canggih dalam hal ini adalah, mereka ingin menciptakan robot yang mampu merespon tindakan dari manusia secara instan. Dengan hadirnya jenis robot baru ini, maka di masa mendatang akan semakin banyak lagi robot-robot dengan kemampuan unik.
  5. Agnez Mo Agnez Mo live at the Jakarta International Java Jazz Festival 2014, Sunday March 2nd - JIExpo Kemayoran, Jakarta, Indonesia. Ikuti Twitternya di: @agnezmo‎ Beli musik-musiknya di iTunes: https://itunes.apple.com/us/artist/agnes-monica/id118177178 Mari kita lihat videonya waktu Agnes Monica tampil di Java Jazz Festival 2014 (durasi; 57:09 menit) Judul lagu berdasarkan menit pada video: 00:12 Flyin' High 03:10 Bukan milikmu lagi 10:24 Moving On 22:34 His eye is on the sparrow 30:43 Berlebihan (Aku cemburu) 39:09 Hide & Seek 45:08 Shut em up 48:26 Coke Bottle Sumber video dari www.youtube.com Sumber gambar dari www.zimbio.com
  6. Sam

    JAZZ ITSELF

    Mengamati musik jazz itu sama dengan mencoba meneliti sebuah "ke-tidakberaturan yg menjadi sebuah keberaturan untuk dipahami bersama". Kadang retorika ini hanya bisa dipahami oleh sedikit orang ndral. Musik jazz tidak sesimpel musik lain yang bisa dengan mudah menyusup ke gendang telinga siapa saja. Jujur ane pun masih sering merasa begitu. Ada beberapa siaran di TV kabel yang menyiarkan Java Jazz Festival, dan ane ngerasa kesulitan buat mencerna tingkat ke-jelimet-an dari musik yang notabane senantiasa diidentikkan dengan pemahaman sempit bahwa Jazz adalah musik yang rumit dan cuma buat kalangan elit. Tapi melihat fakta kalau musik Jazz itu memang jelimet, keliatannya ane yakin akan satu fakta bahwa musik jazz adalah musik yang bisa dinikmati sepenuhnya hanya oleh mereka yang bisa memainkan jazz juga. Ya, karena musik jazz itu sendiri adalah musik roots yang bener bener melibatkan soul, makanya esensi musikalitasnya cuma bisa dipahami sama mereka yang pernah merasakannya juga ndral .
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy