Jump to content
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74

Search the Community

Showing results for tags 'jalan'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 10 results

  1. Saya seringkali ditanya, “Apakah saran praktis mengendalikan emosi di Jalan?”. Inilah yang ingin saya bagikan. Yang jelas, seringkali di internet atau di majalah, banyak yang bicara soal tips mengendalikan emosi. Ada tips yang masuk akal dan mudah diterapkan, tapi ada yang terlalu ideal karena tatkala emosi sudah terjadi, perlu cara masuk akal untuk meredakan emosi kita. Masalahnya adalah kalau nggak segera diredakan, bisa-bisa berakhir dengan pidana (karena memukul, mengumpat, dll). Bagaimana saran Kecerdasan Emosional? 1. Tunda Minimal 6 detik Sebelum Merespon Enam detik ini berdarkan hasil penelitian soal otak manusia (neuropsikologi). Ternyata, kalau kurang dari enam detik maka, bagian otak yang mengendalikan emosi yakni amygdala akan berperan. Amygdala itulah yang membuat kita merespon secara reflex dengan memaki, mengumpat hingga memukul. Nah, supaya respon reflex yang akhirnya disesali ini nggak muncul caranya adalah dengan menunda minimal 6 detik. 2. Ganti Pikiran Negatif dengan Pikiran Logis Ingat, jadi bukan ganti dengan yang positif tapi yang logis. Misalkan ada bis kota motong jalan kita. Biasanya kalau pikiran positif adalah, “Mungkin dia lagi kejar setoran”. Nah, kadang pikiran positif ini bisa bagus, bisa nggak ada efeknya. Lebih masuk akal adalah menggunakan pikiran logis, misalnya “Kalau aku kejar dia dan umpat balik, buat apa? Toh nggak akan membuat dia bertobat. Lagian juga nggak kena mobilku kok”. Ini pikiran logis! 3. Gunakan jas hujan emosi Ini teknik mengantisipasi, Jadi sebelum berangkat ataupun masuk ke dalam kendaraan, bayangkan diri kita sudah mengenakan jas hujan emosi dan bilang pada diri kita, “Kalau ada yang mengumpat ataupun yang membuat saya marah di jalan, saya tidak akan terpengaruh” 4. Siapkan Penjaga Mood-mu Kadangkala, kondisi mood yang buruk juga mebuat kita jadi mudah emosi di jalan. Nah, ada berbagai hal yang bagi beberapa orang bisa jadi pelega sekaligus penjaga mood atau emosi yang positif. Misalkan saja mendengarkan music yang menyenangkan, makan permen ataupun mencium wangi2an tertentu di kendaraan yang dibawa. 5. Ciptakan “Self Talk” untuk men-counter pikiran emosional kita Cara kerjanya bayangkan ada semacam suara yang terus-menerus akan muncul tatkala kita mulai jengkel dan tidak terkendali. Bisa dibayangkan kalau suara itu berasal dari diri kit sendiri, suara malaikat atau suara orang yang kita kagumi sedang mengingatkan kita. Nah, tujuan self talk ini adalah mengingatkan kita dengan cara berpikir yang berbeda untuk melihat situasi yang memicu kita marah di jalan, dengan sudut pandang yang lain. Misal: di depan ada kendaraan yang lambat, ternyata dia lagi terima HP. Reaksi kita mau memakinya. Tapi self talk lain bisa begini, “Emangnya kamu polisi? Mau sok ingatin dia? Kamu pikir kalau kamu ingatin dia, dia akan terima kasih sama kamu? Kenal juga nggak. Biarian aja. Lanjutkan perjalananmu. Lupakan dia. Ngapaian diambil pusing?”
  2. Menyetir mobil tidak sebatas menginjak pedal gas, rem, kopling, dan memindahkan tuas transmisi. Medan jalan yang beragam menuntut si pengendara harus mengetahui teknik mengemudi yang benar, salah satunya saat dihadapkan jalan menurun. Tidak sedikit pengendara yang salah melakukan teknik pengereman di medan seperti ini. Untuk memperlambat laju mobil biasanya pengendara hanya menginjak rem. Cara pengereman yang benar selain menginjak pedal, ada baiknya pengendara juga melakukan perpindahan transmisi. Jangan hanya pakai rem, seharusnya dibantu dengan engine brake, caranya pindah ke gigi yang rendah itu membantu memperlambat laju mobil. Apabila hanya mengandalkan pedal rem maka lama-kelamaan rem akan cepat rusak. Itu pula yang bisa menyebabkan rem blong. Rem itu bisa panas. Rem itu punya bidang gesek, kalau terus-menerus bergesekan maka kampas rem bisa habis itu yang pertama. Kedua rem itu diteruskan ke minyak rem kalau panasnya berlebih maka temperatur minyak rem akan tinggi. Di minyak rem ada titik didih, kalau mendidih maka efeknya rem blong, itu sebutnya vapourlock. Cara tersebut berlaku untuk mobil dengan transmisi manual. Sementara itu untuk mobil bertransmisi otomatis caranya hampir sama. Kalau matik pindah dari D, kedua, ketiga.
  3. Di kota-kota di seluruh dunia sepeda sebagai moda transportasi semakin populer. Belanda, adalah negara yang identik dengan moda trasnportasi beroda dua ini. Tapi, belum lama ini ada yang menarik dari penampilan jalur sepeda di Negeri Kincir Angin ini. Di mana jalur sepeda dijadikan sebagai generator pembangkit listrik tenaga surya. Jadi jangan heran jika kamu ke Belanda akan menemukan panel-panel surya yang diletakkan di jalur sepeda. SolaRoad, begitulah nama proyek ini. Panel surya yang terbuat dari fabrikasi beton berukuran 2,5 dan 3,5 meter ini pada bagian atasnya dipasangi panel surya dan diletakkan di jalur sepeda untuk menangkap radiasi panas dan cahaya untuk diubah menjadi energi listrik. Seperti dilansir brilio.net yang dikutip dari CNBC, proyek ini dikembangkan sebuah konsorsium yang terdiri dari lembaga penelitian TNO Belanda, Provinsi Noord-Holland, perusahaan konstruksi jalan Ooms civiel dan penyedia solusi teknik Imtech. “Ide ini kami mulai dengan memanen energi matahari yang di jaringan jalan kami, mengubahnya menjadi listrik, “kata Sten de Wit, juru bicara konsorsium SolaRoad, mengatakan kepada CNBC dalam sebuah wawancara telepon. De Wit menjelaskan, proyek ini dikembangkan dengan menghabiskan total dana sebesar 3,5 juta euro atau setara Rp 52,8 miliar, 1,5 juta euro atau Rp 2,26 miliar dari pemerintah provinsi Belanda Utara dan sisanya dari mitra konsorsium. SolaRoad adalah lapisan kaca tembus pandang setebal 1 cm yang diletakkan di atas beton jalan. Di bawah kaca terdapat kristal silikon sel surya. Lapisan atas SolaRoad dirancang sebagai penolak kotoran, tahan slip, dan sangat kuat. Awal November lalu, siklus jalan di Krommenie dijadikan pilot project program ini, diprediksi mampu menghasilkan 9.800 kilowatt energi dalam satu tahun, cukup untuk memasok listrik di tiga rumah. Rencana proyek ambisius ini akan diperluas hingga ke wilayah perbatasan Belanda dengan sejumlah negara lain di Eropa. “Tahun depan, kita akan memperpanjang jalur sepeda dan akan mencobanya pada jalan yang lebih besar dengan skala panel surya sepanjang satu kilometer,” katanya. Total siklus jalan-jalan kota di Belanda saat ini mencapai 140.000 kilometer, dan 120.000 kilometer untuk jenis jalan yang lebih kecil, termasuk jalan provinsi dan jalur sepeda. Jalan-jalan kecil yang tidak digunakan secara intensif sebagai jalan negara inilah yang akan dimanfaatkan menangkap energi matahari untuk menjadi sumber listrik. Luar biasa!
  4. Salah satu masalah yang sering dialami oleh para pekerja kantor adalah nyeri sendi karena terlalu sering duduk. Karena alasan pekerjaan kamu terpaksa duduk selama tujuh sampai delapan jam sehari, dengan posisi yang sama. Maka tidak salah jika gangguan seperti nyeri otot dan punggung adalah hal yang sering dikeluhkan. Hal ini karena peredaran tidak lancar akibat duduk terlalu lama. Sesehat apa pun kamu, jika kamu terlalu lama duduk akan menyebabkan aliran darah berkurang di kaki. Seperti yang dilansir livestrong.com menyebutkan bahwa ketika kamu duduk pada satu posisi yang sama dalam waktu tujuh sampai delapan jam, aliran darah ke kaki akan berkurang drastis. Dan jika dibiarkan akan berbahaya bagi kesehatan. Salah satunya adalah akan menyebabkan varises, nyeri otot pada kaki, punggung dan leher. Untuk mengurangi pengaruh buruk ini, mulailah dengan berjalan sekitar lima sampai sepuluh menit, setiap kamu duduk selama dua jam. Dengan berdiri dan berjalan maka pembuluh darah akan bekerja kembali secara normal. Selain dapat mengembalikan fungsi pembuluh darah, berjalan kaki akan meregangkan otot yang kaku dan dapat merefresh otak. Lakukan gerakan sederhana seperti menggerakkan punggung dan memutar-mutar kepala untuk mencegah leher menjadi kaku. Kamu dapat mengunjungi teman kubikel kamu, untuk mengobrol sejenak atau berbagi cemilan. Selain menambah keakraban juga akan membuat kamu sehat. Selamat mencoba.
  5. Seorang pakar matematikan ingin mengajarkan robot humanoid untuk bisa berjalan seperti manusia. Bukan tugas yang mudah. Di Universitas Heidelberg, ahli matematika Katja Mombaur memimpin proyek penelitian Eropa yang juga melibatkan ilmuwan dari beberapa negara lain. Tujuannya: Robot otonom yang mampu berjalan stabil di atas permukaan yang bervariasi. Jadi robot nantinya bisa membantu, saat terjadi bencana misalnya. Mombaur mengingatkan pada kecelakaan reaktor nuklir di Fukushima: "Kalau saja ada orang yang boleh masuk ke dalam reaktor, musibah bisa terhindarkan. Tapi ini terlalu berbahaya. Pancaran radiasinya terlalu tinggi bagi manusia. Tapi robot yang wujudnya seperti manusia, punya kemampuan bergerak seperti manusia, dan kecerdasan seperti manusia, akan mampu melakukannya." Butuh waktu lama Pada simulasi komputer pergerakan robot proyek Mombaur cukup baik. Tapi robot masih butuh waktu lama untuk bisa berjalan atau berlari selayaknya manusia. Gerakan lain lebih mudah. Robot humanoid memang bisa melakukan gerakan tertentu dengan cara meniru dan mempelajarinya. Seperti mengangkat lengan. Tapi berjalan adalah proses yang rumit. Mombaur menjelaskan, "Saat manusia berlari, tidak hanya kaki yang dilibatkan, tapi juga seluruh anggota tubuh. Di atas permukaan rata kita masih bisa berjalan dengan baik tanpa melibatkan tangan. Tapi begitu kondisi semakin sulit, kita membutuhan lengan untuk menjaga keseimbangan atau berpegangan. Karena itu dibutuhkan seluruh anggota tubuh." Kriteria optimalisasi Ini sebabnya tim peneliti juga mempelajari cara manusia bergerak. Dan bagaimana manusia bergerak di atas permukaan yang berbeda-beda. Robot kelak harus mampu bergerak otonom di daerah yang tidak dikenalinya. Kriteria optimalisasi atau pencarian gerakan yang terbaik, memainkan peranan penting dalam penelitian. "Kami tidak menerapkan gerakan yang identik pada robot. Ini tidak mungkin. Robot memiliki geometri, ukuran, dan jangkauan yang berbeda. Batasan kekuatannya juga tidak sama. Dan biasanya gerakannya jauh lebih lambat dari manusia. Tapi kami berpegang pada prinsip dasar, yakni kriteria optimalisasi karakter gerakan dan menerapkannya pada robot", tambah Mombaur. Robot humanoid yang "dilatih" Mombaur kini sudah mulai berjalan dan melewati berbagai rintangan. Seperti misalnya naik tangga. Tapi ia menuntut robotnya agar masih harus lebih terampil lagi dan terutama lebih cepat bergerak.
  6. MOS (Masa Orentiasi Sekolah) adalah kebudayaan pengarahan di dalam Indonesia saat menempuh jenjang selanjutnya biasanya terdapat pada SMP,SMA/SMK dan Kuliah. MOS biasanya cendurung negatif atau yang menjadi kebaisaan orang Indonesia saat melakukan pengarahan adalah membebankan sesuatu pada siswa baru atau memberi pengarahan cenderung kepada fisik dan kekerasan mental, namun beberapa MOS bisa berakibat fatal pada siswa yang masih yang mengikutinya. Seperti yang dialami oleh siswa baru bernama Evan Christoper Situmorang (12), siswa di SMP Flora Pondok Ungu Permai, tewas setelah dua minggu mengalami sakit di kedua kakinya. Evan mengalami sakit di bagian kaki setelah berjalan hingga 4 kilometer atas perintah seniornya saat hari terakhir Masa Orientasi Sekolah (MOS) di sekolahnya. "Tanggal 9 Juli itu kan dia terakhir MOS di SMP Flora. Dia cerita sama saya disuruh jalan kaki dari sekolahnya di Pondok Ungu Blok A ke perumahan Puri. Lalu dari sana jalan kaki lagi ke POM bensin Pondok Ungu dan jalan lagi ke sekolah. Itu rutenya memutar dan ada sekitar 4 kilometer," ujar ibunda Evan, Ratna Dumiarti di rumahnya Sektor 5 Pondok Ungu Permai, Sabtu (1/8/2015). Ratna bercerita, kegiatan berjalan kaki sejauh itu merupakan kegiatan "cinta lingkungan" yang diadakan panitia MOS. Setelah pulang dari kegiatan itu, Evan mengeluh sakit di bagian kaki kepada ibunya. Kakinya keram dan biru-biru. "Kaki Evan sakit, bu," ujar Ratna menirukan keluhan anaknya. Ratna mengatakan, Evan masih tetap ingin masuk sekolah pada keesokan harinya. Bahkan, Evan bercerita bahwa dia sempat bermain futsal di sekolah. Setelah itu kondisi kakinya semakin bertambah parah. Melihat kondisi Evan yang semakin parah, Ratna mencoba mengobati Evan dengan berbagai pengobatan. Dia mengajak Evan untuk pijat refleksi dan berobat ke puskesmas. "Tapi dia itu enggak pernah mengeluh, tetap sekolah," ujar Ratna. Rasa sakit itu terus dialami Evan hingga dua minggu. Pengobatan yang dilakukan Evan hanya ala kadarnya. Ratna bercerita pada Selasa (28/7/2015), Evan jatuh di kamar mandi sekolah. Ratna menduga kaki anaknya kembali keram dan tak kuat berjalan hingga terjatuh. Evan Meninggal "Setelah itu saya ditelepon dari sekolah. Bilangnya anak saya kakinya keram enggak bisa jalan, enggak bisa berdiri. Saya ini juga guru ya, saya langsung jemput anak saya di sekolah," ujar Ratna. Setelah peristiwa jatuh di kamar mandi, Evan tidak masuk sekolah. Ratna kembali mengajak anaknya berobat di puskesmas. Pada Kamis (30/7/2015) sore, tiba-tiba Evan kejang-kejang. Ratna langsung panik melihat kondisi anaknya. Saat itu, ia mencari bantuan warga sekitar di lingkungan rumahnya yang sedang sepi saat itu. "Kata dokter, maaf bu, anak ibu sudah meninggal dalam perjalanan," ujar Ratna. "Saya enggak mau anak saya mati dokter. Saya enggak mau. Tapi suami saya bilang, ya sudah ikhlaskan saja," tambah Ratna.
  7. Kebutuhan sehari-hari sangatlah penting untuk kita, namun kita kadangkala sulit untuk menemukan tempat khusus yang kita butuhkan. Ada beberapa jalan di Surabaya yang ada khusus untuk mencari keperluan yang diinginkan. Jalan-jalan tersebut tersebar di beberapa titik di Kota pahlawan. Berikut ini adalah 7 jalan di Surabaya untuk keperluan khusus. 1. JALAN PATUA Penjahit berjejer di jalan Patua / Ririndina Tempat ini selalu jadi tujuan warga Surabaya yang ingin melakukan permak pada baju, celana sampai tas. Uniknya, puluhan penjahit semuanya adalah lelaki dan berjajar membuka lapak jasa jahit di sepanjang jalan. 2. JALAN TIDAR Penjual knlapot berjejer di jalan Tidar Surabaya Modifikasi dan mencari knalpot di Surabaya? datang saja ke Jalan Tidar. Selain modifikasi, mayoritas bengkel knalpot di kawasan ini juga menyediakan aneka knalpot baru dan bekas yang bentuk dan suaranya aneh-aneh. 3. JALAN PRABAN Toko sepatu berjejer di jalan Praban Surabaya Jalan Praban terkenal untuk mencari sepatu dan sandal (kebanyakan KW), terutama sepatu olah raga. Uniknya di Jalan Praban pengendara melintas di jalur kanan bukan di jalur kiri layaknya di Amerika. Karena itu jalan ini juga dikenal dengan julukan jalan Amerika. 4. JALAN KAYOON Penjual bunga berjejer di jalan Kayoon Surabaya Pasar Bunga Kayoon ada di sepanjang Jalan Kayoon, merupakan pasar bunga terbesar dan terlengkap di Surabaya. Pasar bunga ini memiliki berbagai bunga segar, bunga kering serta taman buatan yang bagus. 5. JALAN BODRI Sejumlah barang antik terjajar di Jalan Bodri Surabaya / Tribunnews Di Surabaya ada pasar khusus yang menjual dan membeli barang antik dan klasik. Berada di sudut Jalan Bodri, selatan Gelora Pancasila masuk melalui Jalan Padmosusastro. Kawasan ini memang sudah lama terkenal sebagai lokasi utama untuk berburu barang antik dan klasik bagi warga Surabaya bahkan dari luar kota hingga manca negara. 6. JALAN DEMAK Pedagang di salah satu sudut Jalan Demak Mau cari sparepart sepeda motor (kebanyakan) dan mobil yang bekas dan baru tapi bisa ditawar? ada di Jalan Demak. Salah satu area penjualan sparepart ori, pretelan, bodong, dan curian terbesar di Surabaya dan Jawa Timur. Tapi hati-hati dalam memilih sparepart yang diinginkan disini dan harus pandai menawar (lebih baik lagi kalau bisa bahasa Madura saat tawar menawar) 7. JALAN EMBONG MALANG Jalan Embong Malang / Jawapos Di Jalan Embong Malang terkenal menjadi tujuan ketika membutuhkan jasa reklame. Disini terdapat puluhan pedagang jasa pembuatan reklame, poster, neon box, spanduk, baliho, papan nama, stempel, piala, plakat sampai kartu nama berjejer di sepanjang jalan.
  8. Lubang di jalanan juga jadi masalah di negara Eropa terutama Jerman. Kini dengan bantuan teknologi laser dilakukan pemindaian jalanan, untuk menemukan retakan kecil yang bisa menjadi lubang besar. India memiliki jaringan jalan raya terbesar di dunia. Hampir setengahnya beraspal. Namun jalan raya di India tidak semuanya bisa diandalkan. Lubang dan permukaan yang bergelombang, membuat sengsara pengguna jalan raya. Sebuah perusahaan Jerman kini membuat model 3 dimensi jalan raya di India. Nantinya model tersebut akan mencakup semua jalan penghubung utama. Untuk itu sebuah kendaraan yang dilengkapi dengan kamera dan lusinan sensor mendokumentasikan kondisi jalan raya. Sasarannya adalah mendeteksi ruas jalan yang berpotensi mengalami kerusakan seperti berlubang atau bergelombang, sebelum mengancam keselamatan pengendara. Insinyur Dieter Klasen adalah sosok di balik sistem tersebut.Dari merekam kondisi jalanan dapat diperkirakan biaya yang dibutuhkan. Sebuah sistem navigasi berbasis satelit menjadi jantung sistem pengukuran buatan Klasen. Ini bisa menentukan secara akurat lokasi kendaraan. Pengumpulkan data jalan raya akan berguna jika dilengkapi dengan informasi akurat mengenai lokasi. Cahaya kilat stroboskop memindai retakan kecil di aspal. Klasen menggunakan kamera industri beresolusi tinggi, yang membutuhkan pencahayaan maksimal untuk membuat citra yang akurat. Pencahayaan konstan dengan pulsa seperduapuluhribu detik menjamin ketajaman gambar.Klasen mengatakan: Kata salah satu insinyur bahwa permukaan aspal sangat hitam dan sulit memantulkan cahaya. Sementara kami harus memotret keretakan berukuran satu militer saat mobil melaju 100 kilometer perjam. Jadi kami butuh pencahayaan yang kuat dan kecepatan rana yang sangat singkat. Cahayanya berasal dari lampu stroboskop, yang kilatannya lebih terang dari matahari. Jadi kami bisa membuat terang bayangan di bawah sinar matahari. Sebuah scanner laser memindai permukaan jalan, sekitar satu juta kali per detik. Alat itu mengukur lebar jalan raya dan mencari kerusakan di permukaan, serta retakan akibat roda mobil. Pada retakan tersebut air menggenang dan kendaraan yang melaju cepat bisa mengalami aquaplaning. Pada bekas ban mobil semacam itulah insinyur menghitung kedalaman genangan air. Jika nilai ambang batas terlampaui, polisi harus masang rambu, agar pengemudi mengurangi kecepatan saat hujan. Semua data yang dikumpulkan disimpan di pusat data di Erfurt. Di sini para insinyur memetakan kondisi jalan raya agar pemerintahan kota dan desa mengetahui kondisi infrastruktur di wilayahnya dan dapat merencanakan perbaikan. Barbasis nilai ini pemerintah setempat bisa memutuskan ruas jalan mana yang paling membutuhkan perbaikan, agar pembentukan lubang jalan bisa dicegah.
  9. Gak perlu jauh-pergi ke luar negeri untuk menikmati pemandangan-pemandangan alam yang menarik dan eksotis. Ya, di Indonesia pun banyak tempat-tempat dengan pemandangan yang indah. Bahkan, di beberapa daerah, pemandangan alam yang ada terdapat di sisi jalan yang mungkin saja pernah lalui. Jalan raya terindah yang ada di Indonesia dengan pemandangan alam ini tentunya sayang untuk dilewatkan saat sedang melintasi daerah tersebut. Setelah melakukan perjalanan cukup lama, beberapa orang berhenti sejenak menyempatkan diri untuk menikmati pemandangan yang ada sekaligus beristirahat melepas penat selama perjalanan. Tak jarang, pengguna jalan yang singgah juga berfoto dengan latar belakang pemandangan tersebut. Penasaran dimana jalan dengan pemandangan menarik di Indonesia? Berikut ini informasinya: 1. Tol Banyuwangik Kalian yang berdomisili di Provinsi Jawa tengah tentu gak asing dengan Tol Banyumanik. Jalan bebas hambatan ini menghubungkan kota Semarang dan Kabupaten Ungaran, Jawa Tengah. Jalan bebas hambatan ini masuk ke dalam kategori jalan dengan pemandangan indah karena lokasinya yang bervariasi melintasi perbukitan dan juga daerah perkotaan. Dapat dikatakan, Tol sepanjang 14 Km ini memiliki pemandangan seperti jalan yang ada di Jepang. 2. Kelok Sembilan Jalan dengan pemandangan alam yang menarik berikutnya yaitu Kelok Sembilan yang berada di 30 km sebelah timur kota Payakumbuh. Jalur ini menghubungkan daerah lintas tengah Sumatera dengan lintas timur Sumatera. Jalur Kelok Sembilan ini berada diantara dua bukit dengan pola jalan yang berkelok serta jembatan di pinggir tebing. Dengan pemandangan tebing dan lembah yang berada di sisi jalan, tak afdol rasanya jika gak berhenti sejenak untuk menikmati pemandangan alam serta hembusan angin lembah. 3. Lingkar Nagreg Masih di pulau jawa, kali ini jalur yang menyuguhkan pemandangan indah terdapat di provinsi Jawa Barat yaitu Lingkar Nagreg. Jalur yang masuk ke dalam kabupaten Bandung ini merupakan jalur alternatif dari jalur utama Nagreg ketika terjadi kemacetan. Lingkar Nagreg dibangun dengan membelah perbukitan untuk konstruksi terowongan. Dengan lokasi yang berada di daerah pegunungan membuat banyak pengguna jalan berhenti sejenak saat melintasi terowongan Lingkar Nagreg untuk menikmati pemandangan ataupun berfoto. 4. Jalur Pantura Tuban, Rembang Jika kalian pernah pergi ke Surabaya melalui jalan darat, tentu cukup familiar dengan ruas jalan yang terbentang atara kota Rembang hingga Tuban. Jalan yang termasuk jalur pantura Jawa ini menyuguhkan pemandangan pantai dan bentangan laut Jawa. Di waktu-waktu tertentu, kawasan pesisir ini ramai dengan kapal para nelayan yang bersandar seusai menangkap ikan. Bagi yang menyukai pemandangan pantai dengan hembusan angin laut tentu akan tergoda untuk berhenti sejenak saat melintasi ruas jalan ini. 5. Tol Bali Jalan Tol Bali Mandara dibangun diatas laut teluk Benoa dan membentang sepanjang 12,7 km. Jalan tol laut pertama di Indonesia ini menghubungkan Nusa Dua, Bandara Ngurah rai, dan Benoa. Saat melintasi Tol Bali Mandara, Kalian akan disuguhkan tak hanya pemandangan laut saja, tetapi juga hutan bakau serta kapal-kapal besar yang sedang bersiap sebelum merapat ke pelabuhan.
  10. Tertulis di nama jalan itu, "Munir Said Thalib 1965-2004, Pejuang Hak Asasi Manusia Indonesia". Walikota Den Haag, Joziaas van Aartsen meresmikan jalan Munir, yang diambil dari nama tokoh hak asasi manusia asal Indonesia, di Den Haag kemarin (14/04). Sekitar 80 orang hadir dalam peresmian itu, termasuk istri Munir, Suciwati, beberapa pegiat hak asasi manusia asal Indonesia, serta mahasiswa Indonesia di Belanda. Dalam sambutannya, Wali Kota Den Haag menyatakan apresiasinya atas perjuangan Munir. Ia menegaskan bahwa Kota Den Haag mendukung upaya pemajuan HAM yang diperjuangkan oleh almarhum Munir dan Suciwati. Istri Munir, Suciwati menyatakan bahwa pengabadian nama suaminya itu merupakan sebuah penghormatan besar baginya. Bagi istri almarhum Munir, penamaan ini merupakan kehormatan besar. "Sayangnya bukan di tanah airnya sendiri, bukan di negeri tempat ia lahir dan dibesarkan bersama orang-orang lain yang mengaku sebangsa,” katanya. Munir adalah seorang pegiat hak asasi manusia yang meninggal pada tanggal 7 September 2004 di atas pesawat jurusan Amsterdam dalam perjalanan untuk melanjutkan studi ke Universitas Utrecht, Belanda. Ia meninggal karena racun yang dicampurkan ke dalam minumannya. Prakarsa pemberian nama Jalan Munir ini disampaikan Walikota Den Haag pada acara Festival Film HAM, Movie That Matter di Belanda pada 2011 lalu. Namun janji tersebut baru bisa terpenuhi tahun ini, dilakukan di sebuah kompleks perumahan yang baru dibuka. Selain pemberian nama jalan, nama almarhum Munir juga menjadi nama salah satu ruang pertemuan di kantor Amnesty International Belanda.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy