Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'internet'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 91 results

  1. Sejumlah perusahaan jaringan dilaporkan tengah bekerja sama untuk menghadirkan layanan 4G di Bulan. Proyek ini dimulai oleh Vodafone yang bekerja sama dengan Nokia untuk mendukung misi dari PTScientist (Part Time Scientist). Sekadar informasi, PTScientist merupakan perusahaan penjelajahan luar angkasa asal Jerman yang tengah menggodok misi penjelajahan ke Bulan. Perusahaan tersebut bakal menjalankan misi ini dengan berkolaborasi bersama Audi untuk membuat rover penjelajah. Nantinya, Vodafone dan Nokia akan bekerja sama untuk menyediakan jaringan untuk mendukung misi tersebut. Dikutip dari Engadget, Jumat (2/3/2018), base station Vodafone akan menyediakan jalur komunikasi antara rover di Bulan dengan Bumi. Jalur komunikasi itu akan digunakan untuk mengirimkan pencitraan termasuk video dari Bulan. Jaringan 4G ini akan memakai frekuensi 1.800MHz untuk mengirimkan video HD ke Autonomous Landing and Navigation Module (ALINA), yang terhubung ke PT Scientist. Sementara, Nokia akan menyediakan perangkat jaringan dengan kualitas luar angkasa yang dibuat sangat ringan. Rencananya, bobot perangkat ini tak lebih dari 1 kg. 4G sendiri dipilih karena dianggap lebih efisien ketimbang radio analog. Selain itu, jaringan ini memungkinkan terjadinya proses transfer data dalam kapasitas besar. Menurut CTO Nokia, Marcus Weldon, dukungan misi penting tak hanya dari sisi akademis, tetapi juga industri terkait penelitian tentang Bulan. Karena itu, misi yang direncanakan meluncur pada 2019 ini memiliki potensi yang sangat besar. Rencana PTScientist Rencana PTScientist untuk melakukan misi ke bulan sebenarnya sudah dicanangkan sejak tahun lalu. Mereka menciptakan infrastruktur telekomunikasi yang nantinya memudahkan astronot bisa melakukan panggilan telepon dari bulan ke bumi. PTScientist yang juga sempat menciptakan wahana moon rover untuk Google Lunar XPrize ini memang menuturkan akan mengandalkan teknologi 4G LTE, yakni jaringan yang kini tengah digunakan oleh operator telekomunikasi di seluruh dunia "Kami bekerja sama dengan Vodafone untuk menyediakan base station LTE di bulan," kata Karsten Becker, pemimpin pengembangan perangkat elektronik PTScientist seperti dilansir Space. Rencananya, PTScientist akan memulai uji coba perdana dengan meluncurkan pesawat luar angkasa (spacecraft) Falcon 9 dengan dua wahana rover dalam orbit berjarak 26.000 mil. "Dari situ, ia akan melakukan landing ke bulan dan mengeluarkan dua wahana rover yang akan 'berkomunikasi' ke base station LTE kami," jelas Becker. Misi ke Bulan Untuk informasi, dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah negara dan perusahaan memang menjadikan Bulan sebagai tujuan penjelajahan. Salah satu negara yang dilaporkan akan mengirimkan manusia ke Bulan adalah Jepang. Rencana perjalanan ke bulan ini terungkap dari sebuah proposal milik Badan Antariksa Jepang atau Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA). Proposal yang dikirimkan ke Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Pengetahuan, dan Teknologi Jepang, ini berisikan tentang rencana dan misi eksplorasi manusia ke bulan. Sementara, prediksi para peneliti Badan Antariksa Eropa (ESA, European Space Agency) menyebut akan bisa menghuni Bulan dalam kurun waktu 23 tahun lagi, tepatnya pada 2040. Kira-kira, pada waktu tersebut akan ada sekitar 100 orang yang akan memiliki hunian permanen di Bulan. Konsep hunian di Bulan ini dicetuskan oleh pimpinan peneliti ESA untuk Bulan, Bernard Foing.
  2. Pendiri Wikileaks Julian Assange tidak lagi bisa mengakses internet karena pemerintah Ekuador memberikan perintah untuk mencabut akses internetnya di Kedutaan Besar Ekuador di London. Selama ini sang pendiri Wikileaks memang "terperangkap" di Kedubes Ekuador sebagai pencari suaka karena dituduh melakukan pemerkosaan. Assange pun membantah tuduhan itu, dan menganggap ia memang sedang ditarget karena membocorkan informasi lewat Wikileaks. "Editor Wikileaks @julianassange telah dibungkam dan diisolasi oleh perintah Presiden baru Ekuador @LeninMoreno," cuit akun resmi Wikileaks, "Ia tidak bisa mengirim tweet, bicara ke pers, menerima tamu, atau membuat panggilan telepon." Akun Wikileaks juga membocorkan bahwa Assange harus menghapus sebuah cuitan yang bernada sindiran kepada Jerman yang baru-baru ini menangkap presiden terpilih Catalonia atas permintaan Spanyol. Pada sindirannya, Assange menganggap aksi tersebut persis seperti saat Gestapo (pasukan rahasia Nazi), menangkap presiden terpilih Catalonia pada 1940 silam atas permintaan Spanyol supaya bisa dihukum mati. Dilansir dari Bloomberg, Minggu (1/4/2018), Menteri Luar Negeri Ekuador Maria Fernanda Espinosa memakai alasan bahwa cuitan tersebut dianggap sebagai ikut campur pada urusan negara lain, sedangkan pada awalnya sang pendiri Wikileaks sudah setuju untuk tidak melakukannya. Kabarnya, minggu depan pihak Ekuador dijadwalkan akan bertemu dengan kuasa hukum Assange. Sepak Terjang Assange pertama kali terkenal karena membongkar skandal kejahatan perang Irak di era Presiden Bush junior. Pada masa pemilu 2016 di Amerika Serikat (AS), Assange dan Wikileaks dijadikan bulan-bulanan oleh pendukung Hillary Clinton karena membocorkan email dari John Podesta, ketua kampanye Hillary. Akibatnya, beragam kontroversi seputar tim Hillary mencuat, mulai dari pidato-pidato berbayar Hillary ke Wall Street, sampai pembocoran pertanyaan saat debat Presiden. Akses internet Assange kala itu pun sempat dicabut karena dikhawatirkan mengintervensi pemilu AS. Pendukung Mendatangi Kedubes Ekuador Setelah ada pencabutan koneksi internet, beberapa pendukung Assange mendatangi Kedubes Ekuador di London untuk berunjuk rasa. Wikileaks me-retweet video pendukung Assange berkumpul sambil membawa tulisan yang menyuarakan pembebasan Assange. Sayangnya, jendela Kedubes Ekuador tertutup rapat, bahkan tirainya pun tidak dibuka. Assange sendiri lahir di Australia pada 3 Juli 1971. Ia memiliki seorang empat orang anak, dan putra tertuanya berkarir sebagai software designer.
  3. Bandwidth merupakan besaran yang menunjukkan seberapa banyak data yang dapat dilewatkan dalam koneksi melalui sebuah network. Lebar pita atau kapasitas saluran informasi. Kemampuan maksimum dari suatu alat untuk menyalurkan informasi dalam satuan waktu detik. Nah, sekarang sudah tahu kan apa itu bandwith?? Selanjutnya saya akan menjelaskan Perbedaan Bandwidth Internet Dedicated dan Up To. Perhatikan iklan-iklan ISP (Internet Service Provider) atau Penyedia Layanan Internet di TV, Internet, Brosur, dll. Mereka berlomba-lomba menawarkan layanan internet cepat dan murah sesuai paket yang diambil. Namun kebanyakan pelanggan tidak memperhatikan paket yang mereka ambil itu speednya Up To ataukah Dedicated. Inilah yang menjadi masalah bagi kebanyakan pelanggan. Pelanggan ada yang protes speednya tidak sesuai dengan paket yang diambil. Padahal kesalahan ada di pihak pelanggan. Mereka tidak mengetahui paket internet Up To dan Dedicated. Bagi pelanggan yang awam kebanyakan mengambil paket internet Up To. Perbedaan Up To dan Dedicated sebagai berikut : Logikanya begini, ibarat Anda melewati sebuah jalan menuju ke suatu tempat. Ketika Anda melewati jalan A (Up To) maka jalan tersebut juga dipakai pengguna jalan lain sehingga waktu yang ditempuh untuk mencapai lokasi tergantung lalu lintasnya padat atau tidak. Sedangkan ketika Anda melewati jalan B (Dedicated) ibarat Anda melewati jalan pintas yang hanya diketahui oleh Anda sehingga waktu yang ditempuh juga lebih cepat.
  4. Anda pernah merasakan jaringan nirkabel Wi-Fi dengan kecepatan tinggi? Jika Anda pernah mengalaminya, mungkin Anda akan kagum dengan sistem jaringan nirkabel dengan nama Li-Fi. Li-Fi adalah jaringan nirkabel yang mentransmisikan data dengan kecepatan yang tidak bisa Wi-Fi lakukan. Bahkan dikatakan menembus kecepatan 1Gbps, hal ini tentu lebih cepat 100 kali dari jaringan Wi-Fi. Dilansir oleh Mashable.com (25/11/15), perusahaan teknologi Velmini, memperkenalkan jaringan nirkabel kepada IBTimes UK dan mengatakan jika mereka mampu mencapai kecepatan tersebut. Namun uniknya, jika Wi-Fi mentransmisikan data lewat udara, Li-Fi malah dari media cahaya. Sehingga Li-Fi mentransmisikan data tersebut lewat lampu LED yang berkedip dalam hitungan nanodetik. Karena menggunakan cahaya, Li-Fi tidak seperti Wi-Fi yang bisa menembus dinding, sehingga jaringan ini memiliki keterbatasan cakupan teritorialnya. Walaupun begitu, jaringan terbaru ini dikatakan akan bisa digunakan di rumah maupun kantor. Pasalnya, dengan adanya jaringan ini lampu rumah dan kantor bisa saja memiliki dua fungsi, yang pertama untuk menerangi dan yang kedua untuk menciptakan jaringan. Nah, menarik bukan? Bagaimana pendapat Anda?
  5. Apa sih kegunaan ping internet? yg biasanya buat ngetest internet
  6. Dalam menerapkan hal keamanan pada perangkat komputer, sering kali kita sebagai pengguna biasa memasang anti virus andalan untuk menangkal adanya virus yang menyebar melalui perangkat flash disk ataupun perangkat lainnya. Namun semakin canggihnya teknologi, dengan berbekal email palsu dan spam, para orang yang tidak bertanggung jawab bisa saja mengambil alih akses komputer melalui sebuah koneksi internet. Dalam mencegah hal tersebut, ada satu hal unik yang dilakukan oleh pemerintahan di negera tetangga kita, Singapura. Bahwa negara tersebut menerapkan peraturan yang mana setiap komputer dari pegawai pemerintahan akan dicabut akses internetnya. Hal ini dikatakan sebagai bentuk antisipasi komputer-komputer tersebut terserang dari virus dan tindakan kejahatan online lainnya, yang bisa saja mencuri informasi penting berhubungan dengan pemerintahan negara tersebut. Kabarnya ada sekitar 100.000 unit komputer yang dicabut akses internetnya. Pemerintahan Singapura mengatakan bahwa jika ingin menggunakan internet silahkan, namun melalui perangkat pribadinya, jangan menggunakan perangkat komputer dari kantor. Pihak mereka juga mengatakan bahwa hanya kelompok atau orang tertentu yang memiliki hak akses internet pada komputer kerja mereka. Kabarnya peraturan ini telah berlangsung dari bulan Mei lalu, dan bakal mengalami masa percobaan hingga tahun depan. Salah satu pakar keamanan dunia siber, Michael Gazeley, mengatakan bahwa langkah mencabut akses internet tidak membuat sepenuhnya komputer tersebut aman dari serangan virus dan malware. Dirinya menambahkan bahwa selama perangkat komputer masih memiliki port USB, maka dipastikan perangkat komputer tersebut tidak 100% aman, karena kita tahu penyebaran virus sekarang dengan mudahnya melalui perangkat flash disk dan hard disk eksternal. Gazeley juga mengatakan bahwa dengan memutus akses internet, bagaiman bisa para pegawai tersebut bekerjasama? Apalagi di era moderen sekarang yang serba terhubung dengan internet, tingkat produktivitas pegawai tersebut bisa saja menurun. Menurut kalian apakah cara ini efektif? Bagaimana jika diterapkan di Indonesia juga?
  7. Indosat Ooredoo mengaku sudah menerbangkan balon Internet Google untuk melakukan uji coba kelayakan. "Project Loon sekarang sedang kita uji di daerah-daerah jangkauan kita, seperti Sulawesi dan Kalimantan. Sejauh ini bagus, tapi masih banyak skenario yang dilakukan hingga testing selesai pada Agustus 2016," kata Alexander Rusli, CEO Indosat Ooredoo. Uji coba yang dilakukan oleh Indosat Ooredoo untuk Project Loon sendiri sudah berlangsung sejak Januari 2016. Hingga saat ini, namun Indosat Ooredoo mengaku belum mau membeberkan bagaimana hasilnya sejauh ini. Penujiannya sendiri dijadwalka berlangsung hingga Agustus 2016, dan jika tidak halangan bukan tidak mungkin balon Internet itu akan mulai dikomersilkan sebagai layanan LTE di daerah terpencil. "Target testing sukses, kalau komersial masuk akal, kita bisa memberikan layanan LTE tanpa putus," lanjutnya. Selain Indosat Ooredoo, balon Internet Google juga akan diuji oleh Telkomsel dan XL Axiata. Tujuan ketiganya sama, yakni menyebarkan Internet berbasis LTE di pelosok Indonesia.
  8. Kebutuhan Wi-Fi di bandar udara tampaknya sama pentingnya dengan makanan. Bahkan banyak yang lebih rela mengakses internet ketimbang makan siang. Apa lagi jika harus menunggu penerbangan atau musti transit lama. Demi memberikan layanan terbaik bagi kaum penumpang pesawat se-dunia, enam airport berikut ini tercatat yang paling serius menyiapkan perangkat Wi-Fi dengan kecepatan unduh di atas 15 Mbps. Hebatnya, bandara Ngurah Rai masuk dalam enam besar. #1. Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand Kecepatan: 41,4 Mbps Bandara yang berarti Tanah Emas ini boleh jadi impian kaum pengelana dunia maya. Beroperasi sebagai bandara internasional sejak 2006, Suvarnabhumi memiliki luas 563 ribu meter persegi. Fasilitas Wi-Fi tersebar di seluruh penjuru ruang publik bandara. Dengan kecepatan mencapai 41,4 Mbps jelas membuat nonton YouTube tanpa ada buffer. #2. Chattanooga, Tennesse, Amerika Kecepatan: 30,9 Mbps Airport ini terhitung kecil untuk ukuran airport di negeri Paman Sam. Dan masih masuk kelas C dari klasifikasi ICAO. Namun sejak 2011, pengelola bandara melengkapi seluruh lini dengan fasilitas terbaik, termasuk Wi-Fi. Sehingga bandara ini makin kelihatan modern, padahal sudah beroperasi sejak 1928. #3. Dublin, Irlandia Kecepatan: 19,5 Mbps Ini juga airport lawas yang telah berdiri sejak 1940, namun bangunannya benar-benar direnovasi jadi modern, tipikal airpot saat ini. Merupakan airport yang sangat sibuk. Tercatat 25 juta penumpang sepanjang 2015. Dublin airport adalah gerbang masuk ke Irlandia selain bandara Belfast. #4. Vilnius, Lithuania Kecepatan: 18 Mbps Pintu gerbang masuk ke Lithuania ini seperti ingin menunjukkan bahwa pelayanan diberikan total, termasuk urusan akses internet. Jumlah penumpanya tak sebanyak Dublin Airport, bahkan mungkin bandara Soetta, Indonesia. tetapi terus meningkat. Tahun 2014 hanya 2,9 juta penumpang. Tahun 2015 bertambah hingga 3,3 juta penumpang. #5. Helsinki, Finlandia Kecepatan: 17,5 Mbps Bandara ini bak rumah bagi flagship Finlandia, Finnair. Jumlah penumpang penerbangan internasional pada tahun lalu saja mencapai 13,8 juta orang. Dan tidak mengherankan jika fasilitas hotspot begitu penting, apa lagi FInlandia identiks ebagai negeri dengan teknologi mobile yang sarat. Saat ini Helsinki Airport sedang dalam pengembangan yang ditargetkan pada tahun depan seluas 157 ribu meter persegi. #6. Ngurah Rai, Bali, Indonesia Kecepatan: 16 Mbps Tahun 1931, Belanda membangun bandara untuk pesawat militernya di Kuta, Bali. Kini, Ngurah Rai bisa jadi lebih dikenal ketimbang bandara Soetta. Kapasitas penumpang kian tak cukup. Destinasinya meliputi Asia dan Australia. Selain pesawat penumpang, bandara ini juga digunakan untuk pesawat pribadi. Bandara ini juga dikembangkan, targetnya tahun 2017 bisa menampung 20 juta penumpang.
  9. Facebook mulai mengembangkan jaringan data menggunakan gelombang berukuran milimeter di daerah pedesaan. Teknologi ini digunakan untuk untuk menghadirkan akses Internet tanpa harus membangun banyak infrastruktur. Salah seorang karyawan Facebook, Sanjai Kohli mengatakan bahwa Facebook sudah memiliki dua hak paten untuk membangun jaringan Internet dengan gelombang milimeter. Hingga saat ini, mereka juga sedang melakukan penelitian terkait pengembangan layanan internet berbasis teknologi tersebut. "Proyek ini merupakan bagian dari Connectivity Lab yang membantu misi dari Internet.org untuk menghubungkan empat miliar orang yang tidak memiliki akses internet," katanya, dikutip dari The Next Web. Teknologi yang digunakan sejatinya tak jauh berbeda dengan Starry, sebuah perusahaan jaringan yang menggunakan gelombang milimeter berteknologi active phased array untuk menghadirkan koneksi Internet kepada pada konsumennya. Dengan memanfaatkan spektrum berfrekuesi tinggi, Starry mampu menghadirkan koneksi Internet broadband yang memiliki kecepatan hingga hitungan gigabit untuk pengguna rumahan. Langkah ini bukanlah satu-satu yang dilakukan oleh Facebook untuk menghadirkan koneksi Internet di wilayah pedesaan. Jejaring sosial ini juga sedang berusaha untuk memberikan konektivitas Internet di Afrika dengan menggunakan satelit yang sudah ada pada akhir tahun ini. Selain itu Facebook juga meletakkan drone raksasa untuk diterbangkan ke daerah-daerah terpencil. Tujuannya sama, yakni menyediakan akses Internet bagi masyarakat di sana.
  10. Perusahaan piranti lunak komputer, Domo, mengungkapkan fakta tentang apa yang terjadi di internet selama satu menit dalam survei yang sudah dilakukan pada tahun lalu. Menurut Domo, saat ini terdapat sekitar 3,2 miliar orang yang aktif dalam jaringan (daring/online), dan perusahaan seperti Google dan Facebook diketahui ingin lebih banyak orang yang menggunakan website. Selain itu, setiap menit sepanjang hari, pengguna YouTube mengunggah 300 jam video baru. Sementara para pelanggan Netflix menonton secara streaming lebih dari 77.000 jam video dalam semenit. Fakta yang diperoleh dari data lainnya juga membeberkan bahwa pengguna Apple mengunduh 51.000 aplikasi dan Amazon mendapatkan pengunjung 4.310 berbeda-beda setiap menit dan penumpang Uber melakukan 694 perjalanan. Data terakhir menunjukkan tools 'like' pada Facebook menunjukkan total 4.166.667 suka (like), 347.222 kicauan di Twitter, 590.279 sapuan Tinder dan 284.722 Snapchat yang tercatat. Dan harus kamu tahu, data itu tercatat dalam setiap 1 menit saja lho. Data itu bisa terjadi secara keseluruhan di dunia, demikian seperti dilansir brilio.net dari Antara melalui laman BGR.
  11. Memiliki koneksi internet di hotel tempat Anda menginap tentunya merupakan suatu hal yang pasti diharapkan. Terlebih lagi jika koneksi internet yang tersedia di hotel tersedia secara gratis dan memiliki bandwidth yang sangat tinggi. Tentunya hal ini akan semakin membuat kita betah berlama-lama di hotel. Tidak hanya sekedar mendukung Anda untuk mengecek atau mengirimkan email saja, namun koneksi internet di hotel juga terkadang dimanfaatkan oleh orang yang ingin berbincang via Skype atau melakukan video konfrensi membahas proyek atau rapat tertentu. Ya, kini Anda dapat merasakan kecepatan internet super cepat ketika menginap di hotel. Adalah hotel Jannah Burj Al Sarab di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, merupakan hotel yang memiliki fasilitas internet super tinggi untuk para tamu yang menginap. Hotel ini mampu membuat Anda merasakan koneksi internet super cepat dengan kecepatan 1,2 Gbps. Dengan koneksi internet secepat itu, wajar saja hotel ini menjadi salah satu hotel dengan koneksi internet tercepat, bahkan manajemen hotel mengklaim bahwa koneksi internetnya merupakan yang tercepat. Menurut manajemen hotel, peningkatan koneksi ini karena pembaharuan jaringan yang baru-baru ini dilakukan. Sebelumnya hotel tersebut hanya mampu menyediakan koneksi internet standar dengan kecepatan download sekitar 240 Mbps, masih terbilang cukup baik jika dibandingkan dengan rata-rata koneksi internet hotel pada umumnya. Namun mengingat hotel ini merupakan hotel yang mewah, sudah sewajarnya jika mereka menyediakan layanan yang memuaskan untuk tamu hotel. Hotel Burj Al Jannah Sarab menawarkan 318 kamar mewah yang melayani berbagai jenis pelanggan dengan kebutuhan yang berbeda-beda. Bagaimana, tertarik menginap di hotel mewah ini?
  12. Pasca pemutusan layanan internet gratis Free Basics milik dari Internet.org dan Facebook di Mesir, perusahaan jejaring sosial itu memprediksi lebih dari 1 juta orang terputus dari koneksi jaringan internet di negara tersebut. “Kami kecewa karena Free Basics kini sudah tidak tersedia di Mesir,” ungkap Facebook yang dimuat dalam International Business Times. Menurut laporan Internet.org, Mesir tercatat sebagai salah satu negara yang menghadapi tantangan terbesar terkait penetrasi Internet. Mesir termasuk ke dalam kelompok kedua untuk negara yang memiliki hambatan medium hingga tinggi, berdasarkan laporan Internet Barriers Index terkait kombinasi dan keparahan hambatan yang dihadapi negara dalam bidang internet. Dalam kelompok ini, Mesir bersama India, Filipina, Indonesia, dan Thailand, merupakan negara yang memiliki hambatan tersebar dalam bidang infrastruktur serta rendahnya dorongan untuk menggunakan Internet. Mesir dan keempat negara lainnya menjadi rumah bagi total 1,4 milyar penduduk 'offline' dunia. Sayangnya, Free Basics harus kandas karena menuai kontroversi. Regulator telekomunikasi telah memberhentikan layanan Free Basics karena dinilai menyediakan layanan internet gratis yang tidak 'netral'. Banyak juga kritik yang menilai bahwa layanan ini sarat akan motif terselubung dari perusahaan yang dipimpin oleh Mark Zuckerberg. Layanan Free Basics dimulai sejak dua bulan lalu di Mesir, bekerja sama dengan operator telekomunikasi Etisalah Egypt sekaligus partner dari Facebook di Mesir. Setelah diputus, kini sekitar 1 juta orang yang baru pertama kali menerima akses Internet di Mesir harus 'gigit jari' karena tidak ada lagi akses internet gratis di sana. Perusahaan riset McKinsey memperkirakan setidaknya masih terdapat 4,2 milyar penduduk dunia yang masih 'offline'. 75 persen populasi yang belum 'tersentuh' internet ini tersebar di 20 negara. Diperkirakan sebesar 64 persen dari populasi 'offline' ini tinggal di daerah pedesaan. Lebih dari separuh populasi ini memiliki pendapatan rendah di bawah rata-rata garis kemiskinan negaranya masing-masing. Mereka terdiri dari 18 persen penduduk berusia senja di atas usia 55 tahun, di mana 28 persen di antaranya buta huruf. Mayoritas populasi yang tidak tersentuh Internet ini terdiri dari 52 persen kaum perempuan. Bukan hanya di Mesir, upaya Internet.org dari Facebook juga ditentang di beberapa negara, termasuk di India di mana banyak pihak menilai tidak netral dan mengancam demokrasi suatu negara. Sejauh ini Internet.org telah beroperasi di 37 negara meliputi wilayah Afrika, Asia, dan Amerika Latin. Di Indonesia, Internet.org bekerjasama dengan Indosat.
  13. Baru-baru ini diadakan survei mencari bandara dengan Wi-Fi tercepat di dunia. Jika Anda akan bepergian membawa laptop, Thailand dan Amerikan Selatan adalah pilihan terbaik. Demikian, menurut Rotten Wi-Fi, yang menilai kecepatan Wi-Fi di bandara dan hotel, dalam survei tahunan bandara seluruh dunia. Sejauh ini, bandara dengan koneksi internet tercepat adalah Don Mueang International Airport di Bangkok, Thailand. Survei tersebut melaporkan kecepatan unduh 42.22 Mbps dan kecepatan unggah 42.28 Mbps. Tempat kedua lumayan mengejutkan, yakni Bill and Hillary Clinton National Airport di Little Rock, Arkansas, yang menurut situs tersebut luasnya di urutan ke-79 bandara komersial di AS. Walau ukurannya tak luas, tapi internetnya ngebut. Rotten Wi-Fi melaporkan kecepatan unduhnya 36.23 Mpbs. Yang masuk 6 teratas adalah Kuala Lumpur International Airport di Malaysia, Chattanooga Metropolitan Airport di North Carolina, Chiang Mai International Airport di Thailand, dan Houston George Bush Intercontinental Airport. Bandara di Amerika lainnya yang masuk 20 teratas adalah JFK di New York dan Rocky Mountain Metropolitan Airport di Colorado. Secara keseluruhan, Thailand menempatkan lima bandaranya dalam 10 teratas. Posisi Eropa tak begitu bagus, dengan hanya tiga bandara di 20 teratas, itu pun di daftar buntut, yakni Lennart Meri Tallinn Airport di Estonia di tempat ke-10, serta dua bandara di Jerman, yakni Munich Airport dan Frankfurt Airport di urutan ke-18 dan ke-19. Bandara di Amerika Selatan tak ada yang masuk 20 teratas karena Wi-Fi tercepat adalah di El Plumerillo Airport, Argentina dengan kecepatan hanya 6.38 Mbps.
  14. Internet saat ini menjadi dunia yang sangat luas dan tanpa batas. Maka tidak mengherankan, pemberian nama 'dot-com' di depan sebuah nama menjadi sesuatu yang membantu pengguna internet. Nama ini kemudian berkembang luas di usianya yang sudah menginjak 30 tahun. Tepatnya, ketika perusahaan komputer Symbolics membeli domain 'dot-com' untuk nama Symbolics.com pada tanggal 15 Maret 1985. BACA: Kini Usia Dot-com Genap 30 Tahun Nama 'dot-com' dimulai dari sekelompok ilmuwan yang terdiri dari 30 sampai 40 orang. Salah satunyanya adalah Craig Patridge, ilmuwan muda yang terlibat dalam diskusi tersebut. Ketika itu internet masih sangat muda, namun sekelompok ilmuwan tersebut menjadi pelopor untuk memulai mencari jalan keluar atas masalah bagaimana untuk mengkategorikan segalanya di internet.. Banyak percakapan tentang masa depan Internet terjadi tidak dalam pertemuan formal tetapi dalam ruang informal dan malah santai. Namun, dari sanalah sejarah justru tercipta. Awalnya para ilmuwan ini mengklasifikasan top domain dengan merefleksikan institusi individual. Misalnya, Massachusetts Institute of Technology maka menggunakan .mit. Namun, menurut mending Jon Postel dari University of Southern California, mengatakan memilah berdasarkan lokasi geografi tak penting ketimbang klasifikasi umum. Dalam kasus MIT, maka lebih baik dikelompokkan sebagai institusi pendidikan. Sementara klasifikasi untuk pengguna umum ada beberapa pilihan saat itu, namun bukan 'dot-com' yang dipilih. "Seharusnya itu adalah '.cor' bukan '.com'," jelas Patridge, tanpa bisa mengingat alasan kuat kenapa berubah menjadi 'dot-com'. Akhirnya para ilmuwan tersebut berhasil mengelompokan daftar top domain yang terdiri dari, dot-com, dot-edu, dot-org. Dia sendiri, saat itu tidak yakin, nama domain akan meledak seperti sekarang, karena penggunaan internet saat ini berbeda dengan dahulu. Dua tahun setelah Symbolics.com menjadi nama domain komersial pertama, belum terlalu perusahaan mendaftarkan diri nama 'dot-com' melalui Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Antara tahun 1985 hingga 1987, merek domain baru ada seperti Xerox.com ( 9 Januari 1986), HP.com (3 Maret 1986). IBM,com (3 MAret 1986), Intel.com (25 Maret 1986), Adobe.com (17 November 1986) dan Apple.com (19 Februari 1987). Kunci domain 'dot-com' menjadi sangat populer adalah ketika World Wide Web (WWW) keluar dari laboratorium European Laboratory for Particle Physics (CERN). Hingga tahun 2015, saati ini sudah ada domain 'dot-com' baru yang didaftarkan setiap detiknya. Setidaknya 117 juta nama domain berakhiran '.com' sudah didaftarkan.
  15. Tiap negara punya tantangan berbeda ketika ingin memperluas jaringan internet. Tapi di India unik, monyet menjadi salah satu tantangan besar. India sudah menyiapkan US$ 18 miliar agar bisa menyebarkan internet hingga ke pelosok daerah. Namun otoritas setempat mengaku mengalami berbagai kendala seperti, pasokan listrik yang tidak merata, kondisi tanah yang buruk, tata letak kota yang padat, dan yang tak kalah merepotkan adalah keberadaan monyet. Ya, monyet menjadi kendala terbesar saat koneksi internet ingin memasuki wilayah Varanasi, sebuah kota tua berusia 3.000 tahun yang terletak di utara India. Di Varanasi India ingin meningkatkan kualitas internet dengan menambahkan kabel serat optik. Masalahnya, di kota tersebut juga tinggal ratusan monyet liar penghuni kuil yang hidup berdampingan dengan manusia. Penduduk setempat juga sangat menghormati keberadaan binatang tersebut. "Kami tidak bisa memindahkan kuil-kuili ini, dan kami tidak bisa memodifikasi apa pun yang ada di sini. Akibatnya para monyet di sini memakan dan menghancurkan kabel serat optik yang terpasang," kata juru bicara AP Srivastava, instansi yang menggarap proyek tersebut, dikutip dari Times of India. Tim Srivastava mengaku sudah mencari beberapa alternatif, namun semua sulit dilakukan. Mereka tidak mungkin menanam kabel di bawah tanah karena kota tersebut sangat pada, ada lebih dari dua juta penduduk. Sementara untuk mengusir monyet-monyet juga tidak memungkinkan, karena binatang tersebut dianggap menjadi bagian dari penduduk. Pemerataan internet merupakan salah satu ambisi pemerintah India untuk mewujudkan kota pintar pada tahun 2020 mendatang. Kabel optik sepanjang 700 ribu kilometer sudah disiapkan untuk menghubungkan 250 ribu lebih kota-kota kecil di sana. Tapi tak disangka, binatang monyet menjadi penghambat yang masih sulit diatasi.
  16. Proyek listrik tenaga surya di padang pasir Mojave di perbatasan negara bagian California dengan Nevada, AS yang disponsori oleh Google Google hampir melipatgandakan jumlah energi terbarukan untuk mengoperasikan pusat data besar-besaran yang memungkinkan lebih dari 1 miliar pengguna mencari informasi, menonton klip video, dan berkomunikasi kapan saja. Komitmen jangka panjang Google itu diumumkan Kamis (3/12) mencakup hingga 842 megawatt listrik yang bersumber dari enam proyek pembangkit listrik tenaga angin dan tenaga surya di AS, Chili dan Swedia, yang dijadwalkan akan selesai dalam dua tahun ke depan. Google tidak mengungkapkan berapa banyak biaya yang akan mereka keluarkan untuk membayar tenaga listrik tersebut. Beberapa kesepakatan pengembangan energi terbarukan sudah ditandatangani beberapa minggu lalu, namun Google menunda pengumuman agar bertepatan dengan konferensi perubahan iklim PBB di Paris, yang membahas solusi untuk mengurangi volume emisi karbon. Emisi karbon diyakini secara luas telah menyebabkan terjadinya perubahan iklim. "Ini saat yang tepat untuk membuat pernyataan yang kuat," kata Gary Demasi, direktur bidang energi pusat data Google. Google kini telah menandatangani kontrak yang mencakup 2 gigawatt energi terbarukan, selangkah lebih dekat dengan target Google untuk memiliki 3,6 gigawatt pada tahun 2025. Jumlah energi terbarukan sebesar 2 gigawatt sudah cukup untuk memasok kebutuhan energi 2 juta rumah di Eropa per tahun. Google memperkirakan bahwa proyek energi terbarukan akan mampu menghasilkan rata-rata sekitar 7,4 miliar KWh (kilowatt-jam) listrik. Google Tak Sendirian The Mountain View, California, company has pledged to have all of its 14 data centers worldwide running on renewable energy as part of its quest to minimize the pollution caused by the rising demand for its Internet search engine, YouTube video service, Gmail, digital maps and other services. Google yang berkantor pusat di Mountain View, California, telah bertekad untuk mengoperasikan seluruh 14 pusat datanya di seluruh dunia dengan menggunakan energi terbarukan. Ini adalah bagai bagian dari upaya Google untuk meminimalkan polusi, disebabkan oleh meningkatnya permintaan terhadap mesin pencarian internet, layanan video YouTube, peta digital Gmail dan layanan Google lainnya. Google, yang baru saja membentuk sebuah perusahaan yang bernama "Alphabet Inc.", masih jauh dari target untuk memakai energi terbarukan pada seluruh pusat datanya di dunia. Dalam perkiraan terbaru, energi terbarukan menyumbang sekitar 37 persen dari sumber energi yang dipakai Google untuk mengoperasikan pusat datanya. Selain Google; Apple, Facebook dan perusahaan teknologi lainnya juga telah melakukan investasi besar-besaran dalam energi terbarukan untuk mengurangi polusi yang disebabkan oleh popularitas produk mereka. Semua pusat data, kantor dan toko retail Apple di seluruh AS sudah beroperasi dengan menggunakan energi terbarukan. Namun, Apple masih terus berusaha untuk bisa menerapkan penggunaan energi bersih pada pabrik-pabriknya di luar negeri yang membuat iPhone, iPad, dan perangkat produk Apple lainnya. Selain menandatangani kontrak jangka panjang dengan perusahaan penyedia energi terbarukan, Google juga telah menginvestasikan sekitar $2,5 miliar pada perusahaan dan proyek-proyek yang berusaha memproduksi lebih banyak energi terbarukan seperti tenaga angin, tenaga surya dan panas bumi.
  17. WiFi yang menghubungkan kita dengan Internet kini sudah menjadi kebutuhan kita sehari-hari. Tak heran, tempat-tempat yang menyediakan koneksi Internet (hotspot), selalu menjadi tempat berkumpul. Dari perpustakaan sampai ke kafe atau restoran, WiFi menjadi daya tariknya. Apalagi kalau gratisan. Sudah pasti jadi acuan. Tapi masalahnya, koneksi WiFi gratisan juga menjadi daya tarik bagi peretas komputer lho. Dari yang sekadar ingin membobol sistem komputer kita, sampai yang berniat jahat membobol akun bank atau kartu kredit. Ngeri, kan? Celakanya, banyak kita yang abai terhadap bahaya seperti itu. Keamanan menjadi resiko yang paling sering diabaikan dari pengguna WiFi gratisan yang tak memerlukan password. Padahal, itu adalah peluang besar bagi peretas untuk mengakses perangkat lain yang sama-sama memakai jaringan itu. Ancaman terbesar, menurut Kaspersky, perusahaan antivirus itu, adalah para peretas menempatkan dirinya di antara pengguna WiFi dengan koneksi Internet. Alih-alih terkoneksi langsung ke hotspot, kita yang jadi korban justru terus menerus mengirimkan informasi kepada para peretas. Informasi apapun bisa bocor. Apalagi kalau kita memakai WiFi gratisan itu untuk membuka akun perbankan. Hm, bahaya banget. WiFi gratisan juga bisa dipakai pembuat virus untuk menyebarkan program jahat (Malware) atau sebut saja virus komputer. Jangan kira virus-virus sekarang hanya dibuat untuk melumpuhkan komputer. Penjahat siber memakai virus untuk menjadikan komputer kita seperti zombie. Komputer kita bisa dipantau dari jarak jauh, sehingga informasi apapun yang kita simpan di komputer bisa diaksesnya. Ada lagi modus lain pembobol. Mereka memancing korban dengan membuat koneksi WiFi gratis, padahal itu jebakan. WiFi mobile bisa dibuat dengan mudah sekarang, bahkan dengan smartphone pun sudah umum. Mereka yang terjebak, akan dengan mudah diobok-obok oleh pembobol. Bahaya, guys! Lalu, bagaimana cara memproteksi diri sendiri?
  18. Produsen infrastruktur telekomunikasi Nokia mengatakan aksi akuisisi mereka terhadap Alcatel-Lucent, akan memberi ruang lingkup besar dalam melakukan investasi teknologi baru, termasuk jaringan Internet mobile 5G. CEO Nokia Rejeev Suri mengatakan, teknologi dari Nokia dan Alcatel-Lucent akan digabungkan untuk mengembangkan generasi berikutnya Internet nirkabel yang diharapkan mulai dikomersialkan pada 2020. Jika dana penelitian dan pengembangan dua perusahaan ini digabungkan pada tahun lalu, maka dana yang dikumpulkan ada sekitar 4,7 miliar euro. "Kami memiliki skala lebih untuk berinvestasi di 5G ketimbang kami harus melakukannya sendiri," kata Suri seperti dikutip dari Reuters. "Tahun berikutnya adalah kunci, ini adalah mengapa waktu akuisisi ini tepat," lanjut Suri. "Di era 4G, dua perusahaan yang terpisah memiliki dua portofolio yang berbeda, tetapi dengan merger ini, kami bisa berinvestasi dan memasarkan lini produk tunggal 5G." Nokia saat ini dalam proses melakukan penyelesaian transaksi akuisisi Alcatel-Lucent yang bernilai US$ 16,6 miliar atau sekitar Rp 213 triliun. Rencana ini diumumkan kedua perusahaan pada Juli 2015. Hasil gabungan dua perusahaan ini akan diberi nama Nokia Corp. Rajeev Suri dipercaya sebagai CEO oleh para pemegang saham. Akhir bulan lalu, Nokia mengatakan dengan aksi ini mereka diharap bisa melakukan penghematan hingga 900 juta euro sampai 2018. Suri berkata ia berencana memiliki lebih dari 10 ribu manajer terpilih dari dua perusahaan saat transaksi akuisisi ditutup. Penggabungan dua perusahaan ini membuat Nokia menjadi perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi terbesar kedua di belakang Ericsson asal Swedia. Nokia pun tentu berharap langkah mereka dapat menantang produsen asal China, seperti Huawei dan ZTE, yang agresif menawarkan produk dan layanan harga terjangkau.
  19. Pada 2008, mendiang Steve Jobs melontarkan ramalan memakai analogi truk, mobil, dan sepeda motor untuk membaca tren peranti mobile di masa depan. Jobs memprediksi proporsi antara komputer dekstop, laptop, dan peranti mobile seperti telepon genggam. Jauh sebelumnya, tiga dekade lalu, Jobs juga telah meramalkan setiap perangkat teknologi informasi bakal terhubung satu sama lain. Waktu itu, 1985, tak banyak orang bisa membayangkan wujud ramalan Jobs. Teknologi informasi pada medio 1985 baru sampai pada tataran komputer dekstop. Kotak pintar itu pun masih susah dijinjing dan terbatas kapasitas maupun kemampuannya. "Kita baru berada pada tahap awal dari suatu hal besar. Yang akan terjadi berikutnya, seperti terobosan baru saat telepon diperkenalkan," ungkap Jobs. Jobs meramalkan, setiap rumah pada masa depan akan butuh komputer. Menurut dia, konsumen rumahan bakal butuh komputer karena ingin terhubung dengan jaringan komunikasi nasional. Saat ditanya terobosan baru apa yang dia maksud, Jobs mengaku baru berspekulasi. "Banyak hal terjadi di industri ini. Anda tidak tahu pasti seperti apa hasilnya nanti. Namun, (jejaring komputer) ini adalah sesuatu hal yang besar dan banyak manfaatnya," jawab dia. Dan, internet pun mewujud pada awal era 2000-an. Lalu, ramalan soal truk, mobil, dan sepeda motor meluncur dari mulut Jobs, saat telepon genggam masih menjadi mimpi para engineer. Perkiraan pertumbuhan pengguna internet sebagaimana dilansir situs eMarketer pada 2013, yang dikutip di Harian Kompas edisi 10 Maret 2015. Truk merupakan analogi untuk komputer dekstop, sementara mobil adalah peranti komputer mobile, dan sepeda motor adalah gadgetsemacam telepon genggam dan tablet. "Ketika kita tinggal di negara agraris, semua kendaraan terdiri dari jenis truk karena memang itulah yang diperlukan di pertanian," ucap Jobs sebagaimana dikutip olehAllThingsD. Namun, lanjut Jobs, ketika masyarakat menjadi semakin urban, mobil bakal menggantikan truk dan bahkan mendominasi. Ketika mobilitas makin tinggi, sepeda motor pun akan “meliuk-liuk” di jalanan. Analogi Jobs ini tak lepas dari tren di Negeri Paman Sam. Fitur-fitur yang sebelumnya kurang dipandang di kendaraan jenis truk, seperti "power steering"—anggap saja sebagai perumpamaan efisiensi daya dan daya tahan baterai—pun tiba-tiba menjadi sangat penting. Wujud ramalan Jobs Lima tahun sesudah 2008, ramalan Jobs mewujud dalam angka-angka proporsi penjualan komputer dekstop, notebook, dan telepon genggam. Kemudian, hari ini, 2015, internet juga sudah menjadi barang yang terasa lumrah ada di mana saja, dari perkotaan hingga pelosok pedesaan, berikut realisasi ramalan soal “truk”, “mobil”, dan “sepeda motor”. Riset IDC pada 2013 memublikasikan proyeksi pengapalan gabungan komputer dekstop dan notebook akan terlewati angka pengiriman tablet. Pengapalan ponsel cerdas (smartphone) pun diprediksi menembus angka 1,4 miliar unit pada 2015. Soal ramalan Jobs tiga dekade lalu, situs eMarketer.com menyebutkan, jumlah pengguna internet di seluruh dunia pada 2015 mencapai angka 3 miliar, setara 42,4 persen populasi dunia, naik sekitar 6,2 persen dibandingkan pada 2014. Sampai 2018, hampir setengah dari populasi dunia atau sekitar 3,6 miliar orang diperkirakan mengakses internet minimal satu kali dalam satu bulan. Di Indonesia, penetrasi internet dan peranti pendukungnya pun tumbuh sama tinggi. Pada 2013, nilai impor gawai mencapai 2,8 miliar dollar AS. Saat ini, gawai sudah menjadi kebutuhan utama bagi sebagian besar masyarakat perkotaan, baik untuk kepentingan sosial maupun profesional. Lalu, apa kabar kelanjutan ramalan Jobs soal truk? "Mereka akan tetap ada dan tetap bernilai tinggi, tetapi hanya dipakai segelintir orang," imbuh Jobs dalam wawancara pada 2008 itu. Hasil survei Litbang Kompas tentang perilaku pengguna internet di Indonesia, sebagaimana tayang pada edisi 21 Juli 2015. Survei Litbang Kompas menunjukkan, perangkat telepon genggam menjadi media yang paling banyak digunakan untuk mengakses internet. Setiap empat dari sepuluh responden mengaku memiliki perangkat smartphone dan sekitar 85 persen di antaranya menyatakan kerap mengakses internet menggunakan peranti tersebut. [Kompas, 21 Juli 2015]. Pertanyaan berikutnya, seperti apa dunia yang terbentuk dengan dukungan segala kemudahan teknologi informasi seperti ramalan Jobs? Barangkali yang tidak sempat terlontar dari mulut Jobs adalah fakta pada hari ini lompatan besar teknologi informasi sudah mengubah banyak aktivitas keseharian manusia di seantero Bumi. Responden survei Kompas yang mengaku terbiasa mengakses internet adalah kelompok usia di bawah 35 tahun, sekaligus menjadi kelompok pengakses internet paling aktif. Hampir separuh dari mereka mengakses internet setiap hari. Selain untuk kebutuhan mencari informasi lewat situs pencari berita (search engine), tak kurang dari 61 persen responden juga bilang banyak memanfaatkan internet untuk mengakses media sosial, berinteraksi dengan kerabat dan kolega. Gelombang kemajuan internet dan peranti teknologi informasi pun pelan-pelan mengubah pola bisnis. Simak misalnya kisah Rianti,makeup artist, yang cuplikan videonya muncul diindonesiadigitalnation.com. Memulai usaha pada 2006, dia mengaku pengguna layanannya semula bisa dirunut keterkaitan maupun sumber informasinya. “(Dulu) jualan makeup itu benar-benar dari mulut ke mulut. Kalau sekarang si A, besok tantenya si A, seperti garis lurus. Sekarang, dengan internet, sudah silang-silang, saya tidak tahu mereka tahu saya dari mana,” tutur Rianti. Penggunaan telepon genggam untuk aktivitas sehari-hari Berselancar memakai ponsel pintar dan tablet sudah pula menjadi bagian dari gaya hidup. Tidak hanya di kota-kota besar, fenomena ini juga terlihat di kota-kota lapis kedua dan ketiga. Makin banyak orang mencari informasi terkini dari perangkat bergerak mereka. Di antara indikatornya, tempat pengisi daya listrik dan jaringan Wifi gratis sudah menjadi semacam keharusan di kafe dan restoran. Yang juga menarik dicermati adalah berkembangnya bisnis online. Pemesanan tiket dan hotel untuk kebutuhan wisata juga diminati pengguna internet. Pemanfaatan teknologi informasi dan peranti mobile telah pula merambah dunia pendidikan hingga pelayanan publik. Akan menjadi menarik lagi, bila suatu ketika kita bisa melihat para petani berkumpul di dangau persawahan, membahas harga jual gabah lewat gadget canggih. Sebelum sampai ke sana, cita-cita sederhana Rianti dalam video di situs indonesiadigitalnation.com pun layak disambut sebagai asa bagi Indonesia. “Kalau bisa gue ingin sharing ilmu makeup gue lewat internet, supaya wanita-wanita lain bisa mendapati tips makeup cantik dari saya,” ujar Rianti. Bersama dia, puluhan orang lain telah pula tampil dalam video di situs yang sama. Kalau Anda punya visi seperti apa internet dan peranti teknologi informasi bisa menjadi inspirasi, kenapa tak Anda bagi berupa video singkat lewat aneka media sosial yang kini bertebaran? Unggah dan pasang saja tagar #IndonesiaDigitalNation. Barangkali, kali ini giliran Anda yang bisa membuat ramalan jitu tentang masa depan teknologi informasi, selepas sosok visioner Jobs mangkat pada 5 Oktober 2011. Anggap saja Jobs sedang bertanya, "Buat apa internetmu?"
  20. Sebagai perusahaan raksasa internet, sudah sewajarnya Google terus menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi semua orang. Salah satu inovasi Google dalam menyediakan akses internet tanpa henti adalah Project Loon. Project Loon sendiri merupakan balon udara penyedia koneksi internet yang terbang di udara dan akan mengelilingi bumi. Karena Project Loon memiliki pergerakan yang sama seperti bulan, yakni memiliki orbit untuk mengelilingi bumi, maka pola pergerakan balon udara ini akan berbentuk seperti cincin. Loon sendiri nantinya akan memberikan akses internet tanpa henti melalui langit ke permukaan bumi. Balon udara ini akan terbang di lapisan statosfer bumi atau di ketinggian 20.000 mdpl atau 20 kilometer diatas permukaan air laut. Untuk mengelilingi bumi tanpa henti, setidaknya dibutuhkan 300 unit balon udara agar dapat terus mengelilingi bumi. Mekanisme Project Loon sudah dipersiapkan secara otomatis, nantinya jika ada salah satu balon udara yang keluar dari jalur atau keluar dari jangkauan, maka akan ada balon udara lainya yang akan menggantikan posisi balon udara tersebut. Wakil presiden Proyek Loon, Mike Cassidy mengatakan, Google berharap Project Loon ini segera terealisasi pada tahun 2016 untuk mengelilingi bumi dan memberikan akses internet ke seluruh dunia dengan balon udara milik Google tersebut. Cincin atau orbit dari Project Loon ini pertama kali akan mengitari bumi bagian selatan. Ke-300 balon udara tersebut mampu memberikan akses internet ke permukaan bumi dengan diameter 40 kilometer ke permukaan tanah Project Loon sendiri telah mengalami banyak sekali perkembangan, bahkan sejak awal dikembangkan pada tahun 2013 silam hingga sekarang, Project Loon mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Pada awalnya, Loon hanya mampu bertahan setidaknya selama 6 hari terbang di udara atau paling lama 10 hari. Sekarang Loon menjadi lebih baik dengan dapat terbang di udara selama 187 hari. Tak hanya durabilitasnya saja yang ditingkatkan, mekanisme peluncuran Loon juga ditingkatkan. Jika pada awalnya balon udara ini memerlukan 14 orang dengan waktu hingga 2 jam untuk menerbangkannya, kini hanya dibutuhkan 2 hingga 3 orang saja dengan waktu cukup 15 menit, karena kini Project Loon menggunakan derek otomatis untuk menerbangkannya. Selain durabilitas dan mekanisme peluncuran yang ditingaktan, koneksi jaringan balon udara ini juga ditingkatkan. Jika dulunya balon udara ini mampu menyediakan jaringa 3G saja, kini Loon dapat memancarkan koneksi internet hingga kecepatan 10MBps atau setara dengan 4G seluler di beberapa negara berkembang.
  21. Jika trotoar pada umumnya hanya menyediakan fasilitas penerangan jalan saja, berbeda dengan trotoar yang satu ini. Ya, jika Anda kebetulan sedang berada di Inggris, maka ketika Anda berjalan di sepanjang trotoar di Chesham, Buckinghamshire, Inggris, maka Anda akan mendapat jaringan WiFi super cepat. Trotoar pintar ini mampu memberikan akses data untuk keperluan download hingga kecepatan 166 mbps. Layanan akses internet melalui jaringan WiFi itu dibesut oleh perusahaan Internet asal Inggris, Virgin Media. WiFi pada trotoar ini diletakan di bawah tanah, sehingga jika dilihat dengan mata memang trotoar ini nampak biasa saja. Layanan akses internet pada trotoar ini disebut Smart Pavement atau trotoar pintar, menurut Direktur Virgin Media, Gregor McNeil, layanan ini dihadirkan oleh mereka agar masyarakat dapat lebih mudah mengakses internet dengan kecepatan tinggi meski sedang di jalan. Selain itu, warga juga bisa memanfaatkan layanan ini untuk menunjang pekerjaan, membuat jaringan, atau memperluas pertemanan dengan orang lain. Dalam menghadirkan teknologi smart pavement ini Virgin Media tidak bertindak sendirian, mereka membuat kerja sama dengan menggandeng Chiltern District Council untuk menghadirkan akses internet di trotoar. Teknologi ini menghubungkan gorong – gorong yang ada di bawah trotoar. Dengan begitu, seluruh jalanan Cesham seluas 14,5 hektar di Lowndes Park dapat menikmati akses internet berkecepatan tinggi. Alasan Virgin Media menghadirkan layanan ini karena, di jalanan Cesham sendiri setiap harinya dilalui oleh kurang lebih 21.000 orang. Dengan jumlah yang sangat besar tersebut, Virgin Media ingin program yang sedang dicanangkannya. Dengan telah hadirnya layanan ini, masyarakat diminta untuk menghemat akses internet selulernya dengan beralih ke jaringan WiFi gratis.
  22. Di mana pun itu, yang namanya hacker (peretas) selalu membuat ulah yang merugikan orang lain, tak terkecuali berita satu ini, dimana para hacker dapat dapat menargetkan mangsanya kepada para pengakses situs porno. Ulah yang dilakukannya adalah menyebarluaskan history (riwayat) penelusuran pengguna ke internet. Peringatan serangan hacker ini pertama kali diperingatkan oleh seorang teknisi software, Brett Thomas yang memposting sebuah artikel tentang peringatan ancaman hacker melalui blog pribadinya. “Jika Anda menonton / melihat video porno secara online di tahun 2015 ini, bahkan dalam modus Incognito, Anda tidak akan menyangka bahwa riwayat penelusuran Anda akan dipublikasikan ke internet dengan atas nama Anda.” ungkap Thomas dalam blog-nya. Thomas juga menambahkan, bahwa seseorang mungkin saja dapat memposting sebuah website yang pernah Anda kunjungi dengan mencari email atau username Facebook Anda dan kemudian mem-posting ke akun Facebook Anda. Tujuan para hacker ini untuk membuat kekacauan dan membuat malu pengguna internet yang telah mengakses situs porno. “Saya pikir krisis besar privasi internet berikutnya bisa mengekspos data pribadi dan berpotensi memalukan pengguna mereka dari orang-orang terdekat atau teman-teman mereka.” tambah Thomas. Para hacker dapat meretas log akses dari browser pengguna dan dapat melihat semua riwayat penelusuran termasuk situs-situs legal, kemudian mereka mencari beberapa situs dewasa yang pernah dikunjungi dan mem-posting ke akun sosial media si korbannya. Cybercrime yang menyerang keamanan data privasi memang sangat merugikan, dengan adanya hal ini kita harus lebih berhati-hati mengunjungi situs-situs yang tidak direkomendasikan.
  23. Penggunaan asisten digital sejatinya memerlukan koneksi internet untuk memasok sumber informasi yang dibutuhkan. Namun apa jadinya kalau asisten digital yang umumnya memiliki kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence secara online mampu menerima perintah dan menjalankan perintah secara offline? Ya, baru-baru ini raksasa internet, Google, dikabarkan telah meng-update layanan asisten digital Google Now, agar dapat menerima perintah meski dalam keadaan offline. Perintah yang bisa diterima oleh Google Now saat dalam kondisi offline memang lebih sedikit ketimbang versi online. Kendati demikian, perintah yang mampu dijalankan Google Now versi offline merupakan perintah dasar yang cukup fungsional. Perintah-perintah yang dapat dijalanan oleh Google Now versi offline antara lain, dapat memutar musik, membuka Gmail, mengatur volume, membuka aplikasi, mengirim pesan, membuat panggilan, menyalakan WiFi dan Bluetooth, menyalakan senter, mengaktifkan mode pesawat, dan meredupkan layar. Untuk menikmati fitur Google Now versi offline mode, Anda diharuskan mengupgrade Google Now ke versi 5.3 serta Anda diwajibkan men-download file database tambahan lagi sebesar 18MB. Sebenarnya, fitur ini hanya tersedia di negara Amerika Serikat saja, namun bagi pengguna di luar negara tersebut masih tetap dapat menikmati fitur ini dengan menggunakan bahasa Inggris (US) sebagai bahasa bawaan telefon. Kemampuan asisten digital secara offline pertama kali bukanlah Google Now, sebelumnya asisten digital milik Microsoft yakni Cortana, dapat menerima perintah meski dalam keadaan offline. Tentunya dengan layanan offline seperti ini cukup membantu Anda ketika koneksi intenet sedang tidak baik serta keadaan Anda yang sulit untuk mengakses smartphone menggunakan jari.
  24. Kementerian Komunikasi dan Informatika pada Agustus lalu segera memblokir akses ke 22 situs yang berisi konten karya musik dan film lewat unduhan atau streaming ilegal, khususnya film dari anggota Asosiasi Produser Film Indonesia. Triawan Munaf selaku Kepala Badan Ekonomi Kreatif mengatakan, bahwa karya seperti film dan musik anak bangsa sifatnya tak hanya sebagai hiburan dan edukasi semata. "Karya seperti film itu juga hasil ekonomi untuk bangsa, sehingga bentuk pembajakan itu sungguh merugikan," ungkap Triawan pada acara Indonesia Internet Economy & Ecosystem Development Program di Hotel Pullman Jakarta, Rabu (23/9). Tak cuma sekedar diblokir, rencananya Badan Ekonomi Kreatif akan bekerja sama dengan Telkom Indonesia untuk merancang sebuah sistem peranti lunak yang bisa memberi peringatan kepada para pengguna internet agar berpikir ulang untuk melakukan aksi ilegal seperti mengunduhnya. "Iya ada namanya alert system, yang merancang Telkom. Masih harus diuji coba dulu sistemnya, untuk menghindari pembobolan peretas," ujarnya lagi kepada awak media. Diketahui wacana alert system atau sistem peringatan dini yang akan diterapkan tersebut terdiri dari tiga tahap. Pertama, si pengguna internet berani mengakses unduhan file ilegal, maka speed atau kecepatan internet akan dikurangi. Kedua, hal serupa masih dilakukan, maka kuota internet pengguna otomatis akan dipangkas. Terakhir, akses internet pengguna akan diputus secara permanen. "Kemungkinan memang masih agak lama, sekitar awal tahun 2016. Saya tidak mau terlalu terburu-buru, karena harus tes dulu demi menghindari (aksi) hacker," sambungnya. Sementara Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengaku belum mengetahui skema alert system itu, namun ia turut berpendapat soal rencana tersebut. "Idenya sih bagus, hanya saja memang harus berdiskusi dengan operator, karena urusan pemutusan akses itu wewenang mereka," ucap Rudiantara. Kemudian ia mengatakan, tugas Menkominfo sekarang ini adalah filtering atau menyaring situs-situs yang dianggap memiliki konten ilegal, terutama yang berkaitan dengan film. Kendati begitu, saat ditanya apakah penggunaan sistem peringatan dini tersebut bakal memungkinkan diterapkan, Chief RA -- begitu ia ramah disapa -- masih belum bisa memastikan. "Masih terlalu dini. Harus tetap dibicarakan dulu pasti dengan para operator, harus tahu dulu mekanisme proses bisnisnya seperti apa," katanya lagi. Apabila benar akan diberlakukan, Rudiantara tak cemas apabila pemutusan koneksi internet itu akan dicap pelanggar hak masyarakat untuk mendapatkan informasi secara meluas. "Operator itu yang punya pelanggan. Kalau memang diperjanjikan antara operator dan pelanggan, jadi ya boleh-boleh saja dong," tutup Rudiantara. Diketahui pemblokiran akses 22 situs tersebut berdasarkan pada Peraturan Bersama Menkumham No. 14 tahun 2015 dan Menkominfo No. 26 tahun 2015 tentang Pelaksanaan Penutupan Konten dan atau Hak Akses Pengguna Pelanggaran Hak Cipta dan atau Hak Terkait Dalam Sistem Elektronik. Berikut adalah daftar 22 situs yang akan ditutup hak aksesnya oleh Kemenkominfo:
  25. Pembajak online rupanya sudah tak tahan dengan waktu peluncuran resmi PES 2016. Kurang dari sepekan sebelum rilis resmi, game tersebut sudah dibocorkan di internet.Rencananya Konami baru akan meluncurkan PES 2016 pada 17 September 2015. Namun, hanya sepekan sebelum tanggal tersebut, versi bajakannya sudah tersebar di berbagai situs berbagi file di internet.Menurut pantauan di berbagai forum-forum game versi bajakan game tersebut telah tersedia untuk konsol PS3 untuk diunduh dalam ukuran sekitar 7,5 GB. Belum ada komentar dari Konami mengenai bocornya PES 2016.Namun yang jelas, keamanan serta integritas Konami dipertanyakan banyak gamers. Bagaimana bisa game tersebut bocor sebelum tanggal rilis yang seharusnya? Kita tunggu saja apa konfirmasi dari Konami.

About Ngobas

Ngobas is All-in-One website that can be use by everyone for free to find friends and exchange information. The name Ngobas is derived from the abbreviation, which is Ngomong Bebas Originally Sedap, meaning that it is appropriate to speak according to the ethics of socializing.

CEO’s Greeting

I realize that information and communication are the main things in life. Ngobas is the right platform for that. We will always be connected wherever we are and that is the purpose Ngobas was built.

- Samuel Berrit Olam

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy