Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'hukum cambuk'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 2 results

  1. Hari Jumat (23/10) kemarin adalah salah satu hari bersejarah bagi warga Aceh. Yap, kamu yang tinggal di Bumi Serambi Mekkah itu harus lebih menjaga tingkah laku karena kemarin resmi Qanun Jinayah berlaku di Aceh. Qanun (Peraturan Daerah) soal hukum Jinayah sendiri mengatur tentang perbuatan yang dilarang Syariat Islam. Jika kamu tak tahu, ada sekitar 11 tindakan yang diatur oleh Qanun Jinayah. Beberapa di antaranya adalah Ikhtilath (bermesraan bukan suami istri), Khalwat (berada di ruang tertutup bukan muhrim), Liwath (gay/homo), Musahaqah (lesbian), Maisir (judi) dan Khamar (minuman keras). Setelah melakukan sosialisasi lebih dari satu bulan, Qanun Jinayah yang menuai pro-kontra inipun resmi berlaku. Dengan demikian jika ada yang melanggar penerapat Syariat Islam di Aceh, maka bisa dijerat Qanun Nomor 6 tahun 2015 soal Hukum Jinayat. Hanya saja Qanun Jinayah di Aceh cuma berlaku untuk umat Islam dan tak bisa menjerat Non Muslim yang tinggal di Aceh sana, seperti dilansir Merdeka. "Banda Aceh jadi kota terakhir untuk sosialisasi Qanun Jinayat. Bagi mereka yang mau protes silahkan saja. Tapi yang jelas Qanun ini tidak bersinggungan dengan hukum positif lain yang berlaku di Aceh dan tidak melanggar HAM. Jika tidak kita terapkan, malah kita yang melanggar hukum," ujar Munawar Ali, Kepala Bidang Hukum Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh. Sebagai perundangan Syariat Islam, hukuman yang ada dalam Qanun Jinayah pun berbeda. Di mana para pelaku yang melanggar bisa mendapatkan hukuman cambuk atau denda berupa emas hingga penjara. Cambuk yang diterima pun berbeda-beda. Ada kalanya bisa dihukum cambuk 10 kali atau denda 100 gram emas hingga cambuk 150 kali atau denda 1,5 kilogram emas. Nah soal Qanun Jinayah di Aceh ini, bagaimana pendapatmu? Apakah kamu setuju atau tidak?
  2. Mengejek hingga fitnah mungkin telah menjadi hal yang wajar di Twitter. Namun, hal ini bisa membuat kalian mendapat hukuman cambuk dan penjara. Seorang pria di Arab Saudi terbukti bersalah karena memfitnah seorang penyanyi telah berzinah. Pria tersebut mendapat hukuman tiga bulan penjara dan hukuman cambuk sebanyak 80 cambukan. Kasus ini terjadi saat tersangka menyebut seorang penyanyi asal Kuwait, Shams, telah melakukan hubunagan seks terlarang. Setelah dilakukan penyelidikan, tudingan tersebut ternyata tidak terbukti dan hanya sekedar fitnah. Kasus ini diproses setelah Shams melakukan gugatan pencemaran nama baik. Bisa jadi, jika langkah ini tidak dilakukan maka tersangka tetap mengoceh dan menyebar fitnah di Twitter. Tersangka berniat menjatuhkan nama baik korban, karena dirinya merupakan penggemar penyanyi pop lain saingan Shams. Tidak hanya kicauan, tersangka juga mengunggah foto rekayasa yang menampilkan Shams berpose vulgar. Tidak bisa membuktikan keasliannya, dirinya akhirnya mendapat hukuman penjara, cambuk serta denda Rp 10 ribu Riyal atau sekitar Rp 30 juta. Kejadian ini semoga menjadi pengalaman bagi semua pengguna Twitter.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy