Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'hotel'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 12 results

  1. Sebuah menara setinggi 708 kaki bernama žižkov TV Tower berdiri dengan jangkungnya di tengah-tengah kota Praha. Namun siapa menyangka menara yang didirikan antara 1985-1992 ini justru ternyata malah menyediakan fasilitas penginapan. Dilansir dari laman Elle Decor, Minggu (5/2/2017), meski pernah dianggap sebagai salah satu bangunan paling jelek di dunia, namun pada bagian atas menara, ada hotel dengan pemandangan terbaik se-kota Praha. Bahkan, siapa pun bisa menghuni hotel dengan satu kamar yang terletak di ketinggian 230 kaki dari atas permukaan tanah. Sebelum hotel dengan satu kamar ini dibuka pada 2013, Anda hanya bisa mengunjungi menara dan sembari menikmati pemandangan dari atas menara mulai dari pukul 8 pagi hingga 12 siang melalui dek observatorium atau restorannya. Namun sekarang Anda dapat menghabiskan sepanjang malam melihat keindahan kota Praha dari tempat tidur Anda. Kamar tidur hotel ini terbilang sangat spesial. Sebab, kasurnya terbuat dari bulu kuda yang dibuat oleh sebuah perusahaan penjahit tangan asal Swedia bernama Hästans. Sedangkan kamar mandinya penuh dengan dinding kaca. Perlengkapan mandinya pun bermerek L'Occitane dan memiliki bak berdiri sendiri dan shower. Tarif penginapan di hotel satu kamar ini dipatok mulai dari 549 euro atau setara Rp7,8 juta (mengacu kurs Rp14.277 per euro) per malam dan sudah termasuk sarapan gratis serta Wi-Fi.
  2. Sebuah hotel di Stockholm telah menguji coba ‘chat box’, teknologi asisten pribadi untuk menggantikan fungsi concierge dan front desk. Jika berhasil, teknologi ini akan diterapkan di hampir 200 jaringan hotel ini di seluruh dunia.
  3. Apa yang terjadi bila majalah dan website wisata terkemuka bekerjasama dengan hotel untuk mengembangkan teknologi? Hasilnya bisa dilihat di New York, dengan portal interaktif di hotel yang membantu tamu mencari tempat belanja dan restoran setempat.
  4. Hotel Kapsul menjadi alternatif menginap bukan hanya untuk para turis, tapi juga untuk orang Jepang Selama ini Jepang terkenal sebagai salah satu negara yang mahal untuk didatangi. Selain harga tiket pesawat yang mahal, biaya hidup sehari-sehari serta biaya tempat tinggal memang cukup tinggi jika untuk orang Indonesia. Namun, jika kita rajin mencari info, Jepang tidak lah semahal yang kita pikir. Anda bisa mencari tiket pesawat promo yang sering beredar infonya di media social. Untuk tempat tinggal pun masih ada beberapa tempat yang harganya cukup terjangkau seperti hostel ataupun sekarang yang lagi hits, hotel kapsul. Hotel mini ini bukan hanya jadi solusi para wisatawaan namun juga sering menjadi penyelamat para penduduk lokal yang ketinggalan kereta terakhir. Karena tarif taksi di Jepang sangatlah mahal, banyak yang memutuskan menginap di hotel kapsul sampai pagi hari. Hotel kapsul pertama kali dibuat dan dibuka untuk umum pada tahun 1979 di Osaka. Arsitek yang mendesainnya adalah Kisho Kurokawa. Ia terinspirasi dari Menara Kapsul Nakagin di Tokyo dan membuat hotel yang kamarnya hanya cukup untuk berbaring dan beristirahat saja. Hotel kapsul pada awalnya hanya ditujukan untuk karyawan laki-laki yang berdinas ke luar kota. Namun, sesuai perkembangan zaman, sekarang ada hotel kapsul untuk tamu wanita dan hotel kapsul yang tidak membatasi jenis kelamin tamunya. Tarif untuk menginap di hotel ini berkisar antara ¥3000-4000. Namun, juga ada yang lebih mahal, tergantung dari lokasi hotel tersebut. Memang, jika kita kalikan dengan kurs Rupiah, harga tersebut masih cukup mahal untuk orang Indonesia namun tentunya jauh lebih murah dibandingkan dengan tarif hotel-hotel lainnya di Tokyo. Yang harus diperhatikan juga adalah waktu check in. Di Jepang agak sedikit berbeda dengan di Indonesia. Waktu rata-rata untuk check in disana sekitar jam 4 sore. Setelah datang ke hotel, anda bisa melakukan registrasi di resepsionis. Prosesnya sendiri tidak terlalu rumit asalkan paspor tidak bermasalah. Setelah melakukan registrasi, para tamu diharuskan menyimpan alas kaki di dalam locker dan sebagai gantinya mereka akan mendapatkan sendal dari hotel. Biasanya anda akan diberikan nomor kamar dan nomor locker yang sama. Selain itu para tamu juga akan diberikan baju khusus untuk tidur dan ada beberapa yang menyediakan yukata. Untuk tempat pemandian anda harus berbagi dengan tamu yang lain seperti di hostel dan ada juga pemandian seperti onsen. Jadi, nanti jangan terkejut melihat banyak tamu lain disana. Di dalam kamar hanya tersedia satu kasur dan tentu saja untuk satu orang. Fasilitas yang diberikan seperti tv, radio, jam alarm dan koneksi internet yang sangat cepat akan membuat para tamu semakin nyaman. Di hotel ini juga tersedia bar untuk para tamu yang ingin membeli makanan ataupun minuman Secara keseluruhan, jika anda belum terbiasa mungkin akan terasa aneh untuk tidur dalam kapsul ini. Namun, ini bisa menjadi salah satu opsi atau solusi untuk menekan biaya travelling anda di Jepang.
  5. Meski sudah tenggelam sekitar 104 tahun setelah kapal pesiar Titanic masih tetap meninggalkan jejak di ingatan banyak orang. Kemewahan, keindahan dan juga tragedi tenggelamnya Titanic ini menginspirasi sebuah hotel di Dubai demi menarik pelanggan. Hotel Shangri-La Qaryat Al Beri di Dubai mencoba menghidupkan kembali warisan di kapal pesiarnya ke dunia nyata. Hotel-hotel ini akan membawa sajian mewah yang dulunya disajikan di kapal pesiar tersebut ke ruang makan hotel yang mewah. Restoran Prancis di hotel tersebut, Bord Eau akan menyajikan 10 sajian haute cuisine. Hidangan ini akan disajikan pada tanggal 10 April. Aneka sajiannya akan dihidangkan di bawah pengawasan penuh dari Executive Chef Mansour Memarian. Restoran ini akan bertransformasi menjadi replika kabin kelas satu kapal Titanic. Sedangkan makanannya akan menggambarkan sajian mewah di era Edwardian. Di tahun 1912 silam, Titanic melibatkan aneka menu makanan mewah, misalnya oyster, filet mignon, roast duck in apple sauce, wardolf pudding, juga chocolate eclairs. Untuk bisa menikmati sajian ini, tiket yang harus dibayar adalah sekitar US$5000-US$124.000 atau setara Rp66,5 juta - Rp1,65 miliar. Bukan cuma tiket yang harus dibayar, untuk bisa mengikuti jamuan ini, semua tamu harus berdandan rapi dan elegan. "Makan malam terakhir di Titanic menggambarkan perjalanan gastronomi yang sangat berharga untuk diceritakan, di mana pengalaman tamu tak dibatasi oleh imajinasi mereka," kata Thomas Guess, general manager dikutip dari Gulfnews. "Makanan mewah, hiburan, ditambah dengan sentuhan sejarah yang terjalin elegan memberikan pengalaman bersantap yang tak tertandingi."
  6. Memiliki koneksi internet di hotel tempat Anda menginap tentunya merupakan suatu hal yang pasti diharapkan. Terlebih lagi jika koneksi internet yang tersedia di hotel tersedia secara gratis dan memiliki bandwidth yang sangat tinggi. Tentunya hal ini akan semakin membuat kita betah berlama-lama di hotel. Tidak hanya sekedar mendukung Anda untuk mengecek atau mengirimkan email saja, namun koneksi internet di hotel juga terkadang dimanfaatkan oleh orang yang ingin berbincang via Skype atau melakukan video konfrensi membahas proyek atau rapat tertentu. Ya, kini Anda dapat merasakan kecepatan internet super cepat ketika menginap di hotel. Adalah hotel Jannah Burj Al Sarab di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, merupakan hotel yang memiliki fasilitas internet super tinggi untuk para tamu yang menginap. Hotel ini mampu membuat Anda merasakan koneksi internet super cepat dengan kecepatan 1,2 Gbps. Dengan koneksi internet secepat itu, wajar saja hotel ini menjadi salah satu hotel dengan koneksi internet tercepat, bahkan manajemen hotel mengklaim bahwa koneksi internetnya merupakan yang tercepat. Menurut manajemen hotel, peningkatan koneksi ini karena pembaharuan jaringan yang baru-baru ini dilakukan. Sebelumnya hotel tersebut hanya mampu menyediakan koneksi internet standar dengan kecepatan download sekitar 240 Mbps, masih terbilang cukup baik jika dibandingkan dengan rata-rata koneksi internet hotel pada umumnya. Namun mengingat hotel ini merupakan hotel yang mewah, sudah sewajarnya jika mereka menyediakan layanan yang memuaskan untuk tamu hotel. Hotel Burj Al Jannah Sarab menawarkan 318 kamar mewah yang melayani berbagai jenis pelanggan dengan kebutuhan yang berbeda-beda. Bagaimana, tertarik menginap di hotel mewah ini?
  7. Jaringan Hotel Hilton diduga masuk dalam aksi peretasan yang dilakukan oleh kelompok hacker tak dikenal. Akibatnya, sejumlah informasi kartu kredit para tamu berhasil diambil. Menurut analisa dari analis keamanan online Krebs on Security, para peretas ini mengambil informasi soal kartu kredit itu melalui restoran, kedai kopi dan toko cendera mata di Hotel Hilton. Aksi ini merunut dari kejadian Bulan Agustus, saat itu Visa mengirimkan peringatan rahasia ke berbagai lembaga keuangan tentang terjadinya sebuah pelanggaran dari sebuah entisitas. Peringatan ke masing-masing bank termasuk nomor kartu yang diduga terganggu, namun Visa tidak menyebutkan nama entitas yang dilanggar. Namun, sumber di lima bank yang berbeda mengatakan mereka sekarang telah menentukan bahwa informasi kartu kredit yang dicuri itu mempunyai satu kesamaan, mereka semua digunakan di jaringan Hilton, seperti Embassy Suites, Doubletree, Hampton Inn and Suites dan Waldrof Astoria Hotel dan Resorts. Sayangnya tak disebutkan berapa jumlah informasi kartu kredit yang dicuri oleh kelompok peretas tersebut. Namun yang jelas, pihak Hilton langsung mengklarifikasinya. "Hilton Worldwide memiliki komitmen yang kuat untuk melindungi informasi kartu kredit pelanggan kami," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan tertulis. "Kami memiliki banyak sistem di tempat dan bekerja dengan beberapa pakar di bidang untuk menangani keamanan data. Sayangnya kemungkinan aktivitas penipuan kartu kredit adalah terlalu umum bagi setiap perusahaan di pasar saat ini. Kami mengambil masalah potensi yang sangat serius, dan kami sedang mencari ke dalam masalah ini." Krebs Security mengatakan masih belum jelas bagaimana ini akan mempengaruhi Hilton, dan insiden itu mungkin sedang berlangsung.
  8. Anda pasti tahu bahwa tipe atau jenis kamar di hotel itu sangatlah banyak. Bahkan sebutannya-pun kadang berbeda dari hotel yang satu ke hotel yang lain dan hal ini dapat membingungkan. Oleh karena itu, artikel berikut ini akan membahas mengenai jenis atau tipe kamar hotel yang dikenal secara umum dan tingkatannya dimulai dari yang murah sampai yang mahal. Tipe kamar hotel sendiri dapat dibagi berdasarkan 2 hal, yakni jumlah ranjang di dalam kamar dan fasilitas yang disediakan oleh sebuah hotel. Biasanya pemesanan dilakukan berdasarkan pada fasilitas. BERDASARKAN FASILITAS Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tipe-tipe kamar di hotel dapat dibagi berdasarkan fasilitasnya, dan hal ini-lah yang biasa paling umum digunakan dalam memesan kamar. Karena itu kita akan membicarakannya terlebih dahulu dimulai dari yang termurah. BERDASARKAN JUMLAH RANJANG Tipe-tipe kamar hotel sendiri dapat dibagi berdasarkan jumlah ranjang dalam suatu kamar seperti single room, double room dan seterusnya. Pemesanannya biasa digabungkan dengan fasilitasnya, seperti Single Suite Room dan sejenisnya. Jadi jika Anda mendengar orang memesan kamar double standard room, maka itu berarti ia memesan kamar dengan 1 ranjang yang berukuran double dan fasilitas yang paling dasar dari kamar ukuran double.
  9. Ritesh Agarwal membangun bisnis hotel setelah mengalami "musibah"; kecil ketika berusia 18 tahun. Di usia 21 tahun, Ritesh Agarwal, menjadi pengusaha muda dengan berhasil membangun jaringan hotel terbesar di India. Semua bermula dari "musibah" kecil saat ia berusia 18 tahun. Agarwal tak bisa masuk ke apartemennya di Delhi, yang memaksanya memesan hotel. Pengalamannya sungguh tak mengenakkan, yang sebenarnya bukan untuk pertama kalinya ia alami. "Penerima tamunya tidur ... kasurnya berantakan, kamar mandi bocor dan mereka tak menerima pembayaran dengan kartu kredit," kenang Agarwal. Ia berpikir dirinya tidak sendirian dan dipastikan hampir semua pemakai jasa hotel di India pernah mengalami hal yang sama. "Mengapa tidak ada standar kamar hotel yang baku di India, dengan harga yang relatif terjangkau?" katanya. Dari sini ia berkeliling India, merintis bisnis perhotelan, dan sekarang di usia 21 tahun ia menjadi direktur utama Oyo Rooms, jaringan 1.000 hotel yang beroperasi di 35 kota, dengan pendapatan bulanan mencapai tak kurang dari US$3,5 juta. Agarwal menjalankan bisnisnya dengan menggandeng hotel-hotel yang telah ada. Ia memperbaiki fasilitas, memberikan pelatihan kepada para karyawan, mengganti nama hotel menjadi Oyo dan kemudian mengambil persentase dari penerimaan hotel tersebut. Pemilik hotel mendapat keuntungan karena berkat merek Oyo, tingkat hunian menjadi naik tajam. Untuk mendongkrak jumlah tamu yang menginap di jaringan hotel Oyo, ia dan timnya mengembangkan aplikasi yang memungkinkan tamu untuk memesan kamar dan bahkan mendapatkan petunjuk jalan atau navigasi ke hotel. Masa-masa sulit Oyo Rooms memberikan pelatihan karyawan dan menyediakan perangkat lunak bagi hotel yang ingin bergabung. Meski Oyo Rooms yang ia pimpin sekarang tumbuh pesat, Agarwal mengatakan tak mudah membesarkan jaringan hotel ini dengan menyebut masa-masa awal yang sangat sulit. "Tak ada yang percaya bahwa teknologi dan pendekatan bisnis yang saya lakukan ini cocok untuk usaha perhotelan di India," kenang Agarwal. Untunglah ada beberapa yang percaya. Ia juga didukung oleh Thiel Fellowship, program yang disponsori oleh salah seorang pendiri PayPal dan investor awal Facebook, Peter Thiel. Program ini menantang 20 anak muda untuk berhenti kuliah dan mendirikan usaha sendiri. Agarwal memanfaatkan dana dari Thiel Fellowship untuk mendirikan dan mengembangkan Oyo Rooms. Hotel pertamanya terletak di Gurgaon, di dekat Delhi, dengan modal awal US$900 per bulan pada Juni 2013. "Saya menjadi manajer, tukang listrik, penerima tamu, sekaligus karyawan yang mengirim pesanan ke kamar. Di malam hari, saya sempatkan waktu untuk mengembangkan aplikasi dan membuat situs internet," kata Agarwal. "Pada saat yang sama saya juga membangun tim yang kuat," imbuhnya. Investor berdatangan setelah mereka melihat sendiri perbedaan pendekatan dan model bisnis yang ia terapkan. Sekarang Oyo Rooms telah tumbuh pesat, yang membuatnya jauh lebih mudah untuk mengajak investor menanam modal ke usaha yang ia jalankan. Agarwal senang mengenang masa-masa awal mendirikan jaringan hotel, ketika banyak orang menganggapnya gila. "Betul ini usaha gila, tapi pada saat yang sama ini bisa dilakukan, bisa diwujudkan" kata Agarwal. Ambisius Oyo Rooms kini memiliki jaringan 1.000 hotel di 35 kota di India. Ia juga mengatakan tak mudah memulai usaha di usia remaja. "Orang tak mudah diyakinkan ketika saya merekrut beberapa karyawan ... belum lagi ketika berhubungan dengan bank," katanya. Salah satu kunci keberhasilan Oyo Rooms mungkin saja adalah sifat Agarwal yang ambisius, bahkan sejak ketika ia masih kanak-kanak. Ia besar di Rayagada, kota kecil di negara bagian Orissa, di India timur. Ia mulai membuat program komputer di usia delapan tahun, setelah membaca buku-buku komputer milik sang kakak. Pada usia 13 tahun ia sudah bisa membantu orang-orang membuat situs internet. Ia juga menulis buku ketika berusia 17 tahun, yang ditujukan untuk membantu calon mahasiswa mencari jurusan dan perguruan tinggi yang sesuai. Faktor lain adalah jumlah ponsel pintar dan penetrasi internet di India. Sekarang Oyo Rooms sudah "berdiri tegak" dan Agarwal mulai mengalihkan pandangan ke luar negeri. Ia ingin jaringan hotelnya hadir di negara-negara lain. Ketika ditanya soal masukan kepada para wirausahawan yang ingin mengikuti jejaknya, ia mengatakan, "Mulailah seawal mungkin ... jika Anda gagal, Anda punya banyak waktu untuk belajar dan kemungkinan untuk sukses tentu lebih besar jika Anda memulai usaha ketika masih muda."
  10. Konser musik di lobi utama Hotel Okura menandai penutupan resminya. Sebuah hotel terkenal di Jepang, yang disebut sebagai karya agung Modernisme dan lambang dari gaya Jepang tahun 1960-an, resmi ditutup. Konser musik di lobi utama hotel di Tokyo tersebut pada Senin (31/08) malam waktu setempat menandai penutupan hotel yang pernah menjadi tempat menginap beberapa presiden Amerika Serikat, bintang film, dan para selebriti dunia. Walau diprotes oleh sejumlah pegiat arsitektur, bagian utama Hotel Okura akan diganti dengan menara kaca setinggi 38 lantai untuk meramaikan Olimpiade 2020 di Jepang. Hotel bergengsi tersebut-yang terletak di seberang Kedutaan Besar Amerika Serikat- pernah pula muncul dalam salah satu film James Bond, You Only Live Twice. Hotel Okura pernah menjadi tempat menginap sejumlah presiden Amerika Serikat. Rencana penghancuran gedung utama hotel untuk diganti dengan arsitektur baru tersebut sempat memicu protes dari sejumlah kalangan. "Itu merupakan penghancuran budaya, gedung itu adalah satu-satunya yang benar-benar mengintegrasikan estetika Jepang dengan hotel gaya Barat," kata Tadashi Yamane, guru besar rancangan perkotaan di Universitas Tokyo City. Tersingkirkan hotel berusia 53 tahun tersebut merupakan salah satu dari beberapa gedung tua yang harus mengalah demi pembangunan sarana Olimpiade 2020. Pasar ikan di Tsukiji dan Stadion Nasional juga akan diganti dengan bangunan baru walau mendapat protes dari sejumlah orang.
  11. Mereka yang cukup berani untuk bermalam di Natura Vive Skylodge Adventure Suite akan meresapi pemandangan mistis di atas jantung Kekaisaran Inca. Sacred Valley atau Lembah Suci di Peru menawarkan pemandangan paling menakjubkan di dunia. Sekarang, para pecandu adrenalin sekarang bisa tidur di tabung kaca transparan yang menempel di sisi salah satu puncak tertinggi. Mereka yang cukup berani untuk bermalam di Natura Vive Skylodge Adventure Suite akan meresapi pemandangan mistis di atas jantung Kekaisaran Inca. Paket bermalam yang ditawarkan mencakup sarapan dan malam hidangan gourmet yang semakin istimewa dengan minuman anggur. Namun, ada satu masalah. Untuk bisa sampai ke sana, Anda harus memanjat tebit setinggi 400 kaki terlebih dahulu. Natura Vive Skylodge terdiri dari tiga kapsul suite, yang bisa ditiduri oleh total delapan orang. Kapsul yang menggantung vertikal tersebut terletak di atas gunung setinggi 400 kaki, dengan pemandangan 300 derajat dari Lembah Suci yang yang megah. Dibangun dari aluminium aerospace dan polikarbonat tahan cuaca, suite yang masing-masing luasnya 24 X 8 kaki ini, dilengkapi dengan empat tempat tidur, ruang makan, dan kamar mandi pribadi. Bagi mereka penderita acrophobia, fobia terhadap ketinggian, tidak perlu panik. Ada enam jendela dan empat saluran ventilasi yang menjamin suasana nyaman. Keamanan juga terjamin dengan pintu gerbang keluar yang terletak di bagian atas kapsul. Setiap kamar memiliki kamar mandi pribadi yang terpisah dari kamar tidur. Kamar mandi dilengkapi toilet ekologi dan wastafel. Kamar tidur memiliki kasur berkualitas tinggi, seprai katun, dan selimut kapas. Kubah juga dilengkapi tirai, untuk menjaga privasi. Untuk tidur di Skylodged, tamu harus memanjat menggunakan Via Ferrata atau mendaki jalur melalui zipline (kabel dengan katrol). Bermalam di suite petualangan, lengkap dengan memanjat melalui kabel katrol (zip line) biayanya £200 atau sekitar Rp 4 juta.
  12. Sebagian hotel di dunia punya konsep berbeda. Misalnya, hotel yang membuat tamu seperti menginap di penjara. Selain itu, masih ada sejumlah hotel di dunia yang memiliki konsep unik. Berikut hotel-hotel di dunia memiliki konsep unik dikutip Torontosun: Ottawa Jail Hostel Sebuah penjara diubah menjadi hostel di Amerika Utara, tepatnya di Ottawa. Hostel ini bergaya penjara era Victoria yang menarik meskipun sedikit menakutkan. Para tamu berkesampatan tidur di bekas sel, di rumah sakit penjara atau bahkan di tempat tinggal para gubernur. Holmenkollen Ski Jump, Oslo Hotel ini dilengkapi dengan lompat ski. Selama dua malam di akhir Maret, bagian paling atas hotel akan berubah menjadi apartemen berdinding kaca dengan teras atap pribadi. Dari atas hotel para tamu akan disuguhkan pemandangan pegunungan berselimut salju di sekitar ibukota Norwegia. Propeller Island City Lodge, Jerman Hotel di Berlin ini dirancang secara unik oleh seniman Lars Stroschen yang ingin menciptakan pengalaman sensorik berbeda di setiap kamar. Merasa sedikit letih? Pesanlah kamar yang dilengkapi kasur empuk agar lebih rileks. Hobbit Motel, Selandia Baru Bagi penggemar film dan novel Lord of the Rings, maka harus mengunjungi Woodlyn Park di Otorohanga, Selandia Baru. Tamu Motel Hobbit bisa menikmati mandi di pemandian pribadi sambil menikmati suasana pedesaan berbukit seperti di film. Cappadocia Yunak Evleri Cave Hotel, Turki Wisatawan yang berkunjung ke desa Turki Kuno Urgup dapat menemukan tempat peristirahatan dan kenyamanan di sekitar tebing gunung. Cappadocia Yunak Evleri Cave Hotel dibangun seperti menyatu dengan gunung dengan fitur enam rumah gua dan 30 kamar seperti di abad ke-5 dan 6.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy