Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'hindu'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 7 results

  1. Setiap agama memiliki hari besar keagamaan, salah satunya yang akan diselenggarakan besok yakni Nyepi, acara keagamaan bagi masyarakat penganut agama Hindu. Kegiatan beribadah dan doa adalah agenda wajib namun disamping itu juga ada beberapa hal yang khas dihadirkan, seperti makanan. Ketika umat Hindu merayakan Nyepi, ada beberapa makanan yang jadi ciri khas dan hampir selalu ada saat Nyepi digelar. Dilansir dari berbagai sumber, berikut Okezone rangkum beberapa makanan yang tak boleh absen saat perayaan Nyepi. Nasi tepeng Makanan ini populer di Bali khususnya di Gianyar. Olahan nasi ini memiliki cita rasa yang pedas karena dibuat menggunakan berbagai bumbu dan rempah yang dimasak jadi satu. Nasi tepeng disajikan dengan berbagai lauk mulai dari campuran sayuran berupa daun kelor, nangka muda, kacang merah, kacang panjang dan kelapa parut. Cerorot Selain dikenal dengan kue tradisional asal Indonesia, kue cerorot juga jadi suguhan yang wajib hadir saat Nyepi hadir. Kue ini tergolong kue basah dan digemari banyak orang karena rasanya yang manis. Cerorot memiliki bentuk yang unik mengerucut dan terbuat dari lilitan daun kelapa. Jaja apem Makanan yang satu ini populer di Bali sebagai jajanan pasar sekaligus makanan khas yang kerap hadir saat upacara adat di Bali. Makanan ini terbuat dari tepung beras yang difermentasikan dan disajikan bersama tape singkong dan air kelapa. Jaja apem dicetak dan diolah menggunakan daun pisang dengan cara dikukus.
  2. Sarasvati yang dikenal pula sebagai Saraswati adalah salah satu dewi utama dalam kepercayaan Hindu. Saraswati adalah dewi sungai, seni, pengetahuan, dan musik. Dia memiliki banyak kemiripan dengan sosok Apollo dari Yunani. Saraswati dikenal sebagai permaisuri Brahma, dewa pencipta dalam trimurti, dan bersama dengan Parvati dan Lakshmi (berturut-turut adalah istri Siwa dan Wisnu) merupakan salah satu tridewi. Saraswati dikatakan seorang dewi yang cantik dengan kulit putih dan bersinar seperti bulan. Dia terkadang digambarkan memiliki delapan lengan, dengan masing-masing tangan memegang trisula, keong, alu, busur, anak panah, cakram, bel, dan bajak. Saraswati memiliki tunggangan merak atau angsa putih dengan terkadang juga ditampilkan duduk di atas teratai putih. Dia sering dianggap sebagai ibu dari Weda, teks-teks suci Hindu. Saraswati telah lama dikaitkan dengan sungai di India yaitu Sungai Saraswati, yang dianggap merupakan Sungai Ghaggar-Hakra atau Sungai Helmand di India modern. Awalnya Saraswati dipandang sebagai manifestasi sungai tersebut untuk kemudian berkembang menjadi statusnya yang sekarang. Sungai Saraswati memainkan peran penting dalam perkembangan peradaban Harappa, budaya yang memunculkan contoh tertua tradisi menulis di India. Banyak pihak percaya hal ini yang kemudian menyebabkan Saraswati dipersonifikasikan sebagai dewi semua pengetahuan. Dalam beberapa mitos, Saraswati digambarkan sebagai dewi yang sangat aktif, terutama dalam hal yang berkaitan dengan air. Beberapa versi dari mitos Vritra, dimana Dewa Indra membunuh naga perkasa yang menimbun air dunia, Saraswati dikisahkan memberi kontribusi dalam pertempuran tersebut. Dia juga dianggap sebagai dewi yang bertanggung jawab menjinakkan Brahma sehingga membawa keteraturan untuk dunia. Satu mitos mengatakan bahwa Brahma tergila-gila dengan dewi Shatarupa, yang mewakili dunia material yang dia ciptakan. Saraswati lantas menunjukkan kepada Brahma cara memfokuskan energi dan agar menjadi lebih tenang. Sebagai gantinya, Brahma berbalik melantunkan Veda bukan lagi berfokus pada nafsu kepada Shatarupa. Saraswati juga dipercaya membantu penciptaan alam semesta, bekerja sama dengan pasangannya, Brahma. Seiring waktu berlalu, Saraswati menjadi kurang terkait dengan sungai dan domainnya lebih terfokus pada hal yang bersifat pengetahuan. Saraswati secara luas diakui sebagai dewi sekolah dan perpustakaan serta kata-kata tertulis. Dikatakan bahwa Saraswati mengajar manusia menulis sehingga bisa menulis lagu kebijaksanaan yang pada gilirannya menjadi Weda.
  3. Dalam kepercayaan Hindu, Yama adalah dewa kematian. Tidak hanya di kalangan tradisi Hindu, Yama juga mempengaruhi mitologi dari kebudayaan lain. Misalnya, dalam mitologi Jepang, Yama sering disebut sebagai Enma Dai-O, sedangkan dalam mitos China dia disebut sebagai Yan. Yama biasanya digambarkan sebagai seorang pria berkulit biru, mengendarai kerbau hitam raksasa, dan memegang gada serta jerat. Yama juga dikatakan muncul dalam wujud berbeda saat menghampiri orang baik dan orang jahat menjelang kematiannya. Untuk orang jahat, Yama akan terlihat memiliki kaki yang sangat besar, dengan bibir tipis membara, mata sedalam ruang hampa, dan rambut yang terbakar api. Untuk orang baik, dia dikatakan tampil sebagai sosok yang indah, mirip dalam bentuk Wisnu, dengan empat lengan dan mata menyenangkan. Yama memiliki dua anjing, masing-masing dengan empat mata. Anjing ini merupakan pemandu saat sedang berada di dunia bawah serta merupakan keturunan anjing perkasa yang menjaga kawanan ternak dewa Indra. Yama dan saudari kembarnya Yami adalah anak-anak fana dari dewa matahari Surya. Yama dikatakan menjadi manusia pertama yang mati dan menemukan jalan ke dunia bawah. Karena menjadi orang pertama yang tiba di sana, Yama diberi kekuasaan atas dunia bawah dan berkuasa atas kematian. Dalam perannya sebagai dewa kematian, dia terkait dengan aspek perusak Siwa. Dunia bawah dalam kepercayaan Hindu disebut Naraka. Seperti di banyak konsep agama besar, Naraka bukan hanya tempat menuju orang yang sudah mati, melainkan juga sebagai tempat penyiksaan. Yama akan mengatur hukuman yang sesuai untuk orang yang sudah mati, tergantung pada dosa-dosa yang sudah mereka lakukan. Siksaan Naraka amat banyak dan mengerikan, termasuk dibakar di lautan minyak mendidih dan dicambuk tanpa henti dengan cambuk berduri. Setelah seseorang yang berdosa dihukum di Naraka, jiwa yang sudah dibersihkan bisa dikirim kembali ke dunia untuk kelahiran kembali atau dikirim untuk memasuki surga. Yama memiliki asisten bernama Chitragupta yang bertugas mencatat kebaikan dan keburukan manusia. Saat seseorang meninggal, Chitragupta akan mengatakan kepada Yama apakah orang tersebut harus dihukum atau masuk surga. Meskipun menjadi dewa kematian dan penghukum di Naraka, Yama tetap dipandang sebagai sosok yang baik dan diperlukan. Yama adalah wasit utama keadilan, memastikan orang jahat dihukum karena perbuatan mereka dan orang baik mendapatkan imbalan yang sesuai.
  4. Indra adalah raja para dewa dalam tradisi Hindu awal. Peran Indra mirip dengan Zeus dalam mitologi Yunani atau Odin dalam mitologi Norse. Dia adalah dewa cuaca dan dewa perang serta menampilkan karakter cinta dan keberanian. Berbagai kisah tentang Indra banyak disertai dengan nuansa romantis dan keberanian. Indra secara visual biasanya digambarkan sebagai memiliki kulit merah dan empat lengan, serta memegang senjata petir yang disebut Vajra. Dia merupakan anak Prthivi dan Dyaus Pita atau representasi Bumi dan Langit, dan sering dikatakan pula sebagai saudara kembar Agni, sang dewa api. Indra menikah dengan dewi Indrani dan memiliki banyak anak termasuk Midhusa, Nilambara, Rsabha, Sitragupta, Rbhus, Arjuna, dan Jayanta. Dalam pertempuran Indra tak tertandingi. Dia membela baik manusia dan para dewa dari kekuatan jahat. Indra dikenal maju ke pertempuran bersama tunggangannya, Airavata atau gajah putih besar dengan empat gading. Vajra, senjata Indra, mampu menembus semua material dan bisa digunakan sebagai tombak, gada, dan pedang. Pertempuran terkenal Indra untuk membela manusia adalah saat melawan naga Vritra. Akibat keserakahan, Vritra dikisahkan menimbun semua air di bumi sehingga tidak menyisakan sedikitpun untuk manusia. Manusia tidak mampu mengalahkan Vritra akibat terlalu lemah dan kekurangan air untuk bertempur. Akhirnya, lahirlah Indra, dengan tugas besar pertama membebaskan air dari Vritra. Indra lantas meminum Soma atau minuman kekuatan yang merupakan pemberian para dewa sehingga menjadi sangat kuat. Indra berjuang menerobos sembilan puluh sembilan benteng sebelum akhirnya bertemu Vritra. Mereka bertempur di langit, berimbang dalam kekuasaan, sehingga belum tampak siapa yang akan jadi pemenang. Di tengah pertempuran, Indra melesat atas awan dan meraih senjata petir, Vajra. Dengan senjata itu, Indra berhasil mengalahkan Vritra dan membuka perutnya untuk membebaskan semua air di bumi. Peran Indra pada akhirnya tergeser oleh Trimurti yaitu Wisnu, Brahma, dan Siwa. Pada versi cerita Vritra yang datang kemudian, Indra digambarkan sebagai tidak terlalu kuat sehingga membutuhkan bantuan Wisnu dan Siwa untuk menghancurkan sang naga. Indra akhirnya ditempatkan sebagai penguasa para dewa kecil yang masih tunduk pada kekuasaan dewa yang lebih besar. Dalam berbagai cerita yang muncul kemudian, Krishna yang merupakan penjelmaan Wisnu dikisahkan pula kebal terhadap kekuatan Indra.
  5. Siapa yang tidak tahun Stave Jobs, seorang anak buangan, yang diadopsi oleh keluarga menengah ke bawah dan akhirnya harus DO dari Stanford University? Dalam kesempatannya berpidato di Universitas tempat dia dulu di DO, dia menyinggung 3 poin utama dalam kesuksesan hidupnya. Dan ada satu kata-kata menarik dari segudang rahasia kehidupannya; “I would walk the 7 miles across town every Sunday night to get one good meal a week at the Hare Krishna temple. I loved it.” Pidato Stave Jobs begitu menyentuh dan diwarnai dengan filosofi Veda yang kental dan dikemas dalam pengalaman pribadi yang menarik. Silahkan anda simak video-nya berikut ini.
  6. Mungkin hal ini terdengar terlalu kontroversial dan kadang kala dikaitkan dengan hoax oleh sebagian orang yang merasa kedudukannya/harga dirinya terancam. Namun, saya menyajikan artikel ini tidak bertujuan untuk merendahkan kredibelitas saudara-saudara muslim, melainkah hanya untuk membuka wawasan akan apa yang sebenarnya terjadi. Kontroversi seputar ka’bah sudah menjadi perbincangan yang sangat hot di dunia maya. Hal ini pertama kali diungkapkan oleh seorang pakar sejarah P.N. Oak. Beliau juga telah melempar isu yang tidak kalah menggegerkannya, yaitu tentang pengungkapan bukti sejarah yang menyatakan bahwa Taj’mahal pada dasarnya adalah sebuah kuil Hindu untuk dewa Siva (Tejo Himalaya) yang direbut oleh Mogul. Di dalam Ka’bah terdapat sebuah inskripsi yg merujuk kepada raja Vikramaditya yang menyatakan bahwa jazirah Arab dulu merupakan bagian dari Kerajaan Vikramaditya dari India. Teks inskripsi Vikramaditya yg ditemukan dlm piring emas yg digantung didalam kuil Kabah di Mekah ini, dicatat pada halaman 315 dari buku yg berjudul ‘Sayar-ul-Okul’ (kata-kata berkesan) yg disimpan dalam perpustakaan Makhtab-e-Sultania di Istanbul, Turki. Sebagian manuskrip tersebut berbunyi sebagai berikut; “Itrashaphai Santu Ibikramatul Phahalameen Karimun Yartapheeha Wayosassaru Bihillahaya Samaini ElaYundan blabin Kajan blnaya khtoryaha sadunya kanateph netephi bejehalin Atadari bilamasa-rateen phakef tasabuhu kaunnieja majekaralhada walador. As hmiman burukankad toluho watastaru hihila Yakajibaymana balay kulk amarena phaneya jaunabilamary Bikramatum. Motakabberen Sihillaha Yuhee Quid min howa Yapakhara phajjal asari nahone osirom bayjayhalem” (Halaman 315 Sayar-ul-okul). Yang artinya; “Beruntunglah mereka yg lahir (dan hidup) selama kuasa raja Vikram. Ia seorang penguasa penuh kasih, terhormat dan berbakti pada penduduknya. Namun pada saat itu, kami Arab, tidak peduli pada Tuhan, tenggelam dalam kenikmatan sensual. Komplotan dan penyiksaan merajalela … Kami, Arab, terjerat dalam kegelapan (jahiliyah) … namun pendidikan yang disebar raja Vikramaditya tidak mencampakkan kami, orang-orang asing.Ia menyebarkan agama sucinya diantara kami dan mengirimkan ahli-ahli yang kepintarannya bersinar seperti matahari dari negaranya kenegara kami…” Hal ini menunjukkan bahwa kerajaan yang berpusat di India pada masa lampau juga meliputi jasirah Arab. Bahkan kalau kita kembali pada penjelasan Veda, dalam hal ini Mahabharata disebutkan bahwa Bharatavarsa/Kerajaan kekuasaan keluarga Bharata mencakup seluruh dunia. Menurut sumber dari http://civilizedproductions.com/television.htm mengatakan bahwa bekas peninggalan peradaban bangsa Maya di Amerika sangat sesuai dengan peradaban Veda. Hal ini ditunjukkan dengan kesesuaian sistem pemujaan, sistem astronomi dan astrologi mereka yang ditulis pada tahun 300-200 SM Sebuah laporan dari rusia juga menyebutkan bahwa disana ditemukan sebuah arca yang berbentuk menyerupai babi yang mengangkat benda bulat di moncongnya. Hal ini sesuai dengan kisah Varaha Avatara yang berwujud babi besar yang mengangkat bumi kembali ke posisi edarnya. Di Kuwait juga ditemukan sisa-sisa arkeologi berupa pelat emas yang bergambarkan Ganesa yang membuktikan bahwa peradaban Veda pernah ada di sana. Keberadaan Hindu di Eropa juga diperlihatkan dengan dikenalnya lambang Hindu, Swastika. Hal ini juga dibenarkan oleh seorang Arkeologi Jerman Heinrich Schliemann. Mungkin hal inilah yang juga mempengaruhi Hitler dalam menyalahgunakan Lambang Swastika sebagai lambang Nazi disamping penyalah artian arti kata Aryan dalam literatur Veda yang dilakukan oleh Max Muller. Kembali ke masalah peninggalan Hindu di Timur Tengah, di Istanbul, Turki, sebuah perpustakaan termasur bernama Makhatab-e-Sultania, mempunyai koleksi terbesar literatur Asia Barat. Di bagian literatur Arab dalam perpustakaan tersebut terdapat sebuah antologi sajak-sajak Arab purba. Antologi ini disusun pada tahun 1742M dibawah perintah Sultan Salim yang terbuat dari harir – semacam sutera yg dibuat untuk menulis. Setiap halaman memiliki pinggiran yang dihias dengan kertas emas. Antologi itu dikenal dengan nama Sayar-ul-Okul, dan dibagi dalam 3 bagian. Bagian pertama mengandung biografi dan komposisi puisi-puisi penyair-penyair Arab Pra-Islam. Bagian kedua terdiri dari kesaksian dan sajak-sajak penyair dari periode yg dimulai tidak lama setelah jaman Nabi Muhamad, sampai akhir dinasti Bani Ummayyah. Bagian ketiga adalah tentang penyair-penyair sampai jaman Khalifat Harun-al-Rashid. Abu Amir Asamai, penyair Arab yg merupakan penyair utama kesultanan Harun-al-Rashid, menyusun dan mengedit antologi tersebut. Edisi modern pertama ‘Sayar-ul-Okul’ terbit di Berlin th 1864. Edisi berikutnya diterbitkan di Beirut th 1932. Koleksi ini dianggap sbg antologi paling penting dan berotoritas dlm sajak-sajak Arab purbakala. Koleksi ini menujnukkan adat, tata tertib dan hiburan Arabia dijaman purbakala. Buku ini juga mengandung penjabaran deskriptif tentang kuil purbakala Mekah dan bazar tahunan yg dikenal sbg OKAJ disekitar kuil Ka’abah di Mekah. Ini berarti bahwa berkumpul di Mekah setiap tahun untuk naik haji berasal dari tradisi pra-Islam. Bazar OKAJ bukan sebuah karnaval tempat anak muda bermarijuana. Ini merupakan kesempatan kaum elit dan terpelajar untuk membahas aspek-aspek sosial, religius, politis, literatur dan aspek2 budaya Hindu lainnya yg menyebar di Arabia. ‘Sayar-ul-Okul’ mengatakan bahwa kesimpulan yg didapatkan dari diskusi-diskusi disana diterima dan sangat dihormati diseluruh Arabia. Mekah, oleh karena itu, mengikuti tradisi Varanasi (dari India). Kuil-kuil utama di Varanasi (India) dan di Mekah (di Arvasthan/Arabia) adalah kuil-kuil dewa Siva. Ciri terpenting dari praktek pemujaan Dewa Siva adalah adanya Lingga yang biasanya berbentuk batu hitam yang lonjong dan Yoni sebagai alasnya. Batu Hajar Al-Aswat yang disentuh dan dicium saat menunaikan ibadah haji angat sesuai dengan bentuk lingga Siva, apakah berarti batu itu awalnya adalah sebuah lingga? Raja Vikramaditya memang terkenal penyembah Siwa. Di Ujjain (India), ibukota Vikramaditya, ada kuil dewa Siva yang terkenal Mahankal, yg diasosiasikan dengan Vikramaditya. Karena menurut manuskrip Vikramaditya, dialah yang menyebarkan agama Hindu. Dengan demikian apakah bukti ini dapat menyimpulkan bahwa raja Vikramaditya adalah pendiri kuil Siva yang sekarang disebut Ka’bah di Mekah? Kenyataan lain yang juga perlu digaris bawahi adalah bahwasanya di India, Dewa Siva sangat diidentikkan dengan simbol bulan sabit yang terdapat pada ikat rambut beliau. Dan saat ini lambang bulan sabit juga digunakan untuk lambang Islam, apakah itu artinya Islam lahir dari warisan pemuja Siva? Untuk masuk ke wilayah Ka’bah, umat muslim diwajibkan menggunakan jubah putih yang dililitkan ke seluruh tubuh. Mereka juga di wajibkan mencukur rambut dan janggut dan dalam keadaan bersih. Jika kita bandingkan dengan tradisi Hindu dalam memasuki tempat suci, kenapa hal ini sangat mirip? Bandingkan gambar pakaian haji dan Hindu di atas! Menurut Encyclopaedia Britannica, Ka’abah pada awalnya memilikii 360 arca yang pada akhirnya hanya disisakan 1 oneh Nabi Muhammad yang dikatakan diletakkan pada salah satu sisi Ka’bah. Satu lagi tradisi Hindu lainnya adalah sungai suci Gangga. Menurut tradisi Hindu, air Gangga jatuh bumi setelah disangga oleh Dewa Siva dan dipandang suci oleh Umat Hindu. Dimanapun ada lambang Siwa, disanalah ada air Gangga. Didekat Ka’abah juga ditemukan sebuah sumber mata air suci yg disebut ZAMZAM yang sampai sekarang dianggap suci. Tidak terdapat masjid atau tempat ibadah muslim yang dikelilingi sebanyak 7 kali (Tawaf) selain dari Ka’bah. Hal ini sangat sesui dengan kebiasaan umat Hindu mengelilingi tempat ibadah/kuil/pura yang disebut Parikram atau di Bali di sebut Maider-ider. Kenapa tradisi ini dapat dilakukan di Ka’bah? Apakah hal ini bukan merupakan bukti yang menguatkan bahwa Tradisi Hindu masih terpelihara disana? Jangan kaget bahwa kata ‘ALLAH’ sendiri disinyalir berasal dari bahasa Sansekerta. Allah, Akka dan Amba adalah sinomin. Nama-nama ini berarti : DEWI atau Ibu. Istilah ‘ALLAH’ merupakan bagian dari stanza-stanza Sansekerta yang memuja Dewi Durga, yang juga dikenal sebagai Bhavani, Chandi dan Mahishasurmardini yang merupakan Sakti Dewa Siva. Coba anda perhatikan ini; Lambang Hindu : ‘OM’= angka 786-nya Arab Semua Quran Arab dicetak dengan angka-angka misterius 786. Tidak ada pakar Muslim yang tahu mengapa angka 786 dianggap sebagai angka-angka suci. Namun angka “misterius” ini tidak lain dari huruf suci Veda “OM“. Jika simbol kata “Om” tersebut diputar 90 derajat, kenapa sangat mirip dengan gambar disebelahnya “Allah”? Kalender lunar (bulan) diperkenalkan kepada Asia Barat selama kekuasaan kerajaan India. Hal ini diindikasikan oleh Bulan Muslim ‘Safar’ yang juga menunjukkan bulan ‘extra’ (Adhik Maas) dalam kalender Hindu. Bulan Muslim ‘Rabi’ berasal dari kata Ravi yg berarti ‘matahari’ karena huruf Sansekerta ‘V’ dirubah Prakrit ‘B’ (Prakrit merupakan versi sehari-hari2 bhs Sansekerta). Tradisi Muslim juga mengenal hari Gyrahwi Sharif tidak lain dari hari Ekadashi dalam tradisi Hindu (Gyrah = elevan atau Gyaarah) yang memiliki arti yang sama. Beberapa sumber juga mengatakan bahwa penjelasan Veda tentang bulan dan konstelasi bintang berbeda-beda serupa dengan Qur’an Surat 2, stanza 113, 114, 115, and 158, 189, Surat 9, stanza 37 & Surat 10, stanza 4 – 7. Pembacaan Namaz (solat) lima kali sehari juga dikatakan berasal dari tradisi Veda bernama Panchmahayagna (5 kali pemujaan) yang merupakan kewajiban bagi setiap mahluk Hindu, terutama di India. Uniknya, tradisi Muslim dalam membersihkan 5 bagian tubuh sebelum solat ternyata juga sama dengan aturan ‘Sharir Shydhyartham Panchanga Nyasah’ dalam tradisi Veda. 4 bulan dalam setahun dianggap suci dalam tradisi Islam dimana tidak diperboleh menjarah atau melakukan tindakan kriminal selama periode tersebut juga serupa dengan tradisi Chaturmasa dalam Veda, yaitu periode 4 bulan puasa dan menghindari tindakanan-tindakan tidak suci. Beberapa pakar mengatakan bahwa Shabibarat adalah kata lain bagi Shiva Vrat dan Shiva Ratra. Karena Ka’abah merupakan pusat penting dewa Siva, festival Shivaratri biasanya dirayakan disana dengan besar-besaran. Festival itulah yg disebut dalam Islam sebagai Shabibarat. Menurut sejumlah encyclopaedia, memang ada ukiran-ukiran tulisan didalam dinding Kabah. Namun para pakar sejarah tidak pernah diijinkan masuk. Tetapi menurut pengakuan beberapa orang, ada tulisan dalam huruf Sansekerta dan bahkan ada stanza-stanza dari Bhagavad Gita. Hubungan antara jaman awal Islam dengan Hindu (India) juga diperkuat oleh keterangan Ahadis Imam Bukhari bahwa suku India, Jat, berada di Arabia jauh sebelum jamannya Mohamad. Bahkan ketika Aisha jatuh sakit, keponakannya memanggil tabib Ayurvedic (kedokteran Veda), dari suku Jat untuk menyembuhkannya. Bukhari juga berbicara tentamg seorang raja India yang mengirim satu jahe yg direndam cuka (ginger pickles) kepada nabi. Ini menunjukkan bahwa raja Jat India menguasai kawasan didekatnya sehingga mampu memberikan hadiah yang begitu sepele seperti satu pot jahe. Nabi malah dikatakan sangat menyukainya. Ini bukti bahwa selama jaman Mohamad, orang India berpengaruh di Arabia. Paman Muhamad sendiri, Umar-Bin-E-Hassham merupakan pengikut Dewa Siva yang taat. Ia menolak untuk masuk Islam dan akhirnya tewas oleh seorang pengikut Nabi yang fanatik. Ia seorang penyair terkenal dan menulis sajak-sajak memuja dewa Siva. Salah satunya bisa ditemukan dlm hal 235 Sayar-Ul-Okul : “Kafavomal fikra min ulumin Tab asayru Kaluwan amataul Hawa was Tajakhru We Tajakhayroba udan Kalalwade-E Liboawa Walukayanay jatally, hay Yauma Tab asayru Wa Abalolha ajabu armeeman MAHADEVA Manojail ilamuddin minhum wa sayattaru Wa Sahabi Kay-yam feema-Kamil MINDAY Yauman Wa Yakulum no latabahan foeennak Tawjjaru Massayaray akhalakan hasanan Kullahum Najumum aja- at Summa gabul HINDU” Artinya; “Seorang lelaki yan menghabiskan seluruh hidupnya dalam dosa dan imoralitas dan membuang hidupnya demi nafsu dan kemarahan Jika ia bertobat dan ingin kembali kepada moralitas, adakah pengampunan tersedia baginya ? Bahkan jika hanya sekali ia dengan tulus memuja Mahadewa (dewa Siwa), ia bisa mencapai posisi tertinggi dalam jalan kebenaran Ya Tuhan! Cabut seluruh nyawa saya dan sebagai gantinya, berikan saya satu hari saja untuk tinggal di Hind (india) sebagai lelaki yg menjadi bebas secara spiritual saat mencapai tanah suci Dengan ziarah ke Hind, seorang lelaki bisa mencapai kebijakan untuk melakukan tindakan mulia dan mendapat kehormatan menyentuh guru-guru Hindu yg mulia“ Nama keluarga Muhamad adalah Quraish (Kureshi), yg sebenarnya adalah bagian dari dinasti India, Kuru, yang pernah menguasai India. Diketahui bahwa paman Muhammad, Umar bin-e Hassham dan keluarganya terlibat dalam pembuatan Arca dan Kuil (Ka’abah). Encyclopedia Islamia menjelaskan bahwa kakek Muhamad dan paman-pamannya mewariskan jabatan sebagai pendeta-pendeta Ka’abah yang menyimpan 360 arca dewa-dewi. Muhamad menghancurkan semua arca tersebut kecuali arca yang paling utama, yaitu Batu Hitam [Hajar Al Aswad] / Siva Linggam / Lingga Siva. Dewa Siva dulu pernah dipuja Arab. Dan paman Muhamad juga seorang pemuja Siva dan menulis berbagai puisi memuja dewa Siva. Melihat bukti-bukti di atas, mungkinkah Ka’bah pada awalnya adalah sebuah Kuil Siva (Hindu)?
  7. Hari Raya Nyepi merupakan hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap Tahun BaruSaka. Dimana pada hari ini umat hindu melakukan amati geni yaitu mengadakan Samadhi pembersihan diri lahir batin. Pembersihan atas segala dosa yang sudah diperbuat selama hidup di dunia dan memohon pada yang Maha Kuasa agar diberikan kekuatan untuk bisa menjalankan kehidupan yang lebih baik dimasa mendatang . Hari Raya Nyepi jatuh pada hitungan Tilem Kesanga (IX) yang diyakini saat baik untuk mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa dan dipercayai merupakan hari penyucian para dewa yang berada dipusat samudra yang akan datang kedunia dengan membawa air kehidupan (amarta ) untuk kesejahteraan manusia dan umat hindu didunia Makna Hari Raya Nyepi Nyepi asal dari kata sepi (sunyi, senyap). yang merupakan perayaan Tahun Baru Hindu berdasarkan kalender Saka, kira kira dimulai sejak tahun 78 Masehi. Pada Hari Raya Nyepi ini, seluruh umat Hindu di Bali melakukan perenungan diri untuk kembali menjadi manusia manusia yang bersih , suci lahir batin. Oleh karena itu semua aktifitas di Bali ditiadakan, fasilitas umum hanya rumah sakit saja yang buka. Ada beberapa upacara yang diadakan sebelum dan sesudah Hari Raya Nyepi : Upacara Melasti Selang waktu dua tiga hari sebelum Hari Raya Nyepi, diadakan upacara Melasti atau disebut juga Melis/Mekiyis, dihari ini, seluruh perlengkapan persembahyang yang ada di Pura di arak ke tempat tempat yang mengalirkan dan mengandung air seperti laut, danau dan sungai, karena laut, danau dan sungai adalah sumber air suci (tirta amerta) dan bisa membersihkan dan menyucikan dari segala kotoran yang ada di dalam diri manusia dan alam. Upacara Bhuta Yajna Sebelum hari Raya Nyepi diadakan upacara Bhuta Yajna yaitu upacara yang mempunyai makna pengusiran terhadap roh roh jahat dengan membuat hiasan atau patung yang berbentuk atau menggambarkan buta kala ( Raksasa Jahat ) dalam bahasa bali nya sebut ogoh ogoh, Upacara ini dilakukan di setiap rumah, Banjar, Desa, Kecamatan, Kabupaten dan Provinsi. Upacara ini dilakukan di depan pekarangan , perempatan jalan, alun-alun maupun lapangan,lalu ogoh ogoh yang menggambarakan buta kala ini yang diusung dan di arak secara beramai ramai oleh masyarakat dengan membawa obor di iringi tetabuhan dari kampung kekampung, upacara ini kira kira mulai di laksanakan dari petang hari jam enam sore sampai paling lambat jam dua belas malam, sehabis upacara ini selesai ogoh ogoh tersebut di bakar, ini semua bermakna bahwa seluruh roh roh jahat yang ada sudah diusir dan dimusnahkan Saat hari raya Nyepi, seluruh umat Hindu yang ada di bali wajibkan melakukan catur brata penyepian. Ada empat catur brata yang menjadi larangan dan harus di jalankan : Amati Geni: Nggak menyalakan api serta nggak mengobarkan hawa nafsu. Amati Karya: Nggak melakukan kegiatan kerja jasmani, melainkan meningkatkan kegiatan menyucikan rohani. Amati Lelungan: Nggak berpergian melainkan mawas diri,sejenak merenung diri tentang segala sesuatu yang kita lakukan saat kemarin , hari ini dan akan datang. Amati Lelanguan: Nggak mengobarkan kesenangan melainkan melakukan pemusat. Pikiran terhadap Sang Hyang Widhi Brata ini mulai dilakukan pada saat matahari “Prabata” saat fajar menyingsing sampai fajar menyingsing kembali keesokan harinya, selama (24) jam. Upacara Ngembak Geni Upacara Hari Ngembak Geni berlangsung sehabis Hari Raya Nyepi berakhirnya ( brata Nyepi ). Pada esok harinya dipergunakan melaksanakan Dharma Shanty, saling berkunjung dan maaf memaafkan sehingga umat hindu khususnya bisa memulai tahun baru Caka dengan hal hal baru yang fositif,baik di lingkungan keluarga maupun di masyarakat. sehingga terbinanya kerukunan dan perdamaian yang abadi Menurut tradisi, pada hari Nyepi ini semua orang tinggal dirumah untuk melakukan puasa, meditas dan bersembahyang, serta menyimpulkan menilai kwalitas pribadi diri sendiri. Di hari ini pula umat Hindu khususnya mengevaluasi dirinya, seberapa jauhkah tingkat pendekatan rohani yang telah dicapai, dan sudahkah lebih mengerti pada hakekat tujuan kehidupan di dunia ini. Seluruh kegiatan upacara upacara tersebut di atas masih terus dilaksanakan, diadakan dan dilestarikan secara turun menurun di seluruh kabupaten kota Bali hingga saat ini dan menjadi salah satu daya tarik adat budaya yang nggak ternilai harganya baik di mata wisatawan domestik maupun manca negara. Dari pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa makna Nyepi itu sendiri adalah manusia diajarkan untuk mawas diri, merenung sejenak dengan apa yang telah kita perbuat. Dimasa lalu, saat ini dan merencanakan yang lebih baik dimasa yang akan datang dengan nggak lupa selalu bersykur dengan apa yang telah diberikan oleh sang Pencipta Bagi ente yang sibuk dengan pekerjaan dan rutinitas yang begitu padat ada baik nya ente meluangkan waktu sejenak keluar dari hiruk pikuk tersebut dan datang ke Bali sekedar introspeksi diri bahwa dalam kehidupan ini mempunyai terkaitan antara satu dan lain nya dan nggak lupa menyaksikan keadaan di Bali saat hari raya Nyepi akan terasa beda nya

About Ngobas

Ngobas is All-in-One website that can be use by everyone for free to find friends and exchange information. The name Ngobas is derived from the abbreviation, which is Ngomong Bebas Originally Sedap, meaning that it is appropriate to speak according to the ethics of socializing.

CEO’s Greeting

I realize that information and communication are the main things in life. Ngobas is the right platform for that. We will always be connected wherever we are and that is the purpose Ngobas was built.

- Samuel Berrit Olam

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy