Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'gulung tikar'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 2 results

  1. Lama tak terdengar kabar setelah mengumumkan merger antara Valadoo dan Burufly dalam satu entitas, kini kami mendengar kabar bahwa Valadoo menutup seluruh layanannya efektif di pertengahan 2015 silam. Disebutkan bahwa per 30 April 2015, pihak Valadoo tidak lagi melayani pemesanan dari supplier maupun partner lokal yang sejauh ini bekerja sama dengannya. Penggabungan antara Valadoo dan Burufly pada Agustus 2014 lalu, dianggap mampu membuka peluang bagi keduanya untuk menawarkan produk e-commerce travel dan gaya hidup dari Valadoo ke jaringan social traveler dari Burufly dan memungkinkan para traveler untuk saling berbagi pengalaman perjalanan mereka. Valadoo sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait penutupan layanan mereka. Berikut isi email dari Valadoo ke salah satu mitranya: Setelah hampir lima tahun beroperasi, mereka memutuskan tidak lagi mampu meneruskan layanan yang menjual paket perjalanan wisata. Meskipun demikian, pihak manajemen Valadoo memastikan bahwa karyawan Valadoo tidak akan terlantar dan memperoleh pesangon sesuai aturan yang berlaku. Co-Founder dan CEO Valadoo Jaka Wiradisuria seperti dikutip dari laman DailySocial mengatakan bahwa ia belum bisa mengungkapkan alasan penutupan layanan yang berdiri sejak akhir 2010 ini. Sempat melakukan pivot dari layanan daily deals wisata ke paket perjalanan wisata, Valadoo menjalin aliansi strategis dengan Wego di tahun 2012, termasuk berkantor di tempat yang sama dengan Wego Indonesia. Valadoo kemudian melakukan merger dengan layanan social travel Burufly delapan bulan yang lalu. Sementara ini proses merger dengan Burufly diduga tidak berjalan dengan baik di sisi keuangan, sehingga menjadi salah satu alasan operasional perusahaan tidak dapat bertahan. Jaka sendiri menjanjikan akan membeberkan alasan penutupan layanan ini dalam waktu dekat. Tentang nasib karyawan Valadoo pasca penutupan, Jaka memastikan bahwa setiap karyawan sudah memperoleh skema pesangon, sesuai dengan aturan ketenagakerjaan, yang dibayarkan bersamaan dengan perolehan gaji bulan April ini. Menurut Jaka, sebagian karyawan sudah memiliki rencana baru, termasuk proyek pribadi, sementara sebagian lagi dalam proses penyaluran ke perusahaan lain. Setelah penutupan startup yang dibangunnya ini, Jaka menyebutkan dirinya akan bangkit dan membangun startup baru dalam 1-2 bulan ke depan. Detilnya belum bisa diberikan, tetapi dia memastikan tidak lagi membuka bisnis di industri travel.
  2. Rakuten, situs belanja online asal Jepang, memutuskan untuk menarik diri dari Indonesia. Semua transaksi akan dihentikan mulai 1 Maret 2016. Pengumuman ini dituliskan pada situs resmi belanja online tersebut yang beralamat di rakuten.co.id. "Dengan sangat menyesal kami mengumumkan bahwa Rakuten Belanja Online tidak lagi tersedia bagi pelanggan untuk melakukan pembelian per 1 Maret 2016. Kami ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan Anda selama beberapa tahun ini dan kami harap Anda menikmati berbelanja di Rakuten Belanja Online," tulis Rakuten. Tak diketahui apa alasan Rakuten mundur, padahal menurut data mereka industri e-commerce di Indonesia diprediksi bakal naik 45,1 persen hingga akhir 2016. Pun begitu Rakuten menjamin semua konsumen yang sudah terlanjur atau ingin bertransaksi hingga 29 Februari 2016. "Semua pesanan dengan pembayaran yang terkonfirmasi pada periode ini akan tetap dikirimkan," isi pernyataan situs Rakuten di Indonesia. Rakuten masuk Indonesia sejak pertengah 2011 dengan menggandeng MNC Group sebagai mitra lokal. Namun keduanya memutuskan untuk berpisah pada akhir 2013 lalu, dan kini akhirnya Rakuten memutuskan untuk tak lagi berbisnis di Indonesia.

About Ngobas

Ngobas is All-in-One website that can be use by everyone for free to find friends and exchange information. The name Ngobas is derived from the abbreviation, which is Ngomong Bebas Originally Sedap, meaning that it is appropriate to speak according to the ethics of socializing.

CEO’s Greeting

I realize that information and communication are the main things in life. Ngobas is the right platform for that. We will always be connected wherever we are and that is the purpose Ngobas was built.

- Samuel Berrit Olam

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy