Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'google glass'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 5 results

  1. Para teknisi pabrik Boeing memakai Google Glass untuk merakit pesawat terbang. Para insinyur divisi riset dan teknologi Boeing itu lebih menyukai menggunakan Google Glass daripada laptop. “Pesawat memiliki rangkaian kabel yang rumit dan kompleks dan kami harus memasangnya secara manual. Dengan Google Glass, kami bisa langsung melihat buku panduan daripada laptop,” kata Boeing seperti dilansir Verge. Boeing mengatakan Google Glass bisa mengurangi waktu produksi pembuatan pesawat sebanyak 25 persen dan meminimalisir tingkat kesalahan. Boeing pun menggunakan jasa APX Labs, yang merupakan pembuat platform aplikasi kacamata pintar. “Aplikasi inilah yang membantu para teknisi Google merakit pesawat,” ucapnya. Sebelumnya, Boeing juga telah menggunakan teknologi augmented reality (AR). Pada 1995, Boeing pernah menggunakan layar yang terpasang di kepala untuk merakit pesawat. Namun, Google menghentikan teknologi itu karena permasalah baterai dan jaringan Internet.
  2. Ada suara sumbang ketika Google menghentikan penjualan Google Glass Explorer Edition beberapa waktu lalu. Nasib kacamata pintar disebut-sebut bakal tamat, walaupun kenyataan belum tentu demikian. Beberapa alasan mengapa Google Glass masih akan bernafas panjang dengan penunjukkan Tony Fadell--mantan desainer iPod--untuk memimpin proyek wearable device ini. Dan Fadell jelas mengatakan, umpan balik dari konsumen akan menjadi prioritas untuk suksesor Google Glass. Nah, waktu kedatangan Google Glass jilid 2 mungkin akan segera datang lebih awal. Menurut sumber yang didapatkan dari 9to5google, Google Glass terbaru sedang dalam tahap pengembangan. Dari sumber yang sama, purwarupa Google Glass 2 ini sudah ditunjukkan kepada sejumlah mitranya secara terbatas. Memang saat ini perlu penyempurnaan untuk bisa diterima oleh pengembang. Sejumlah petinggi Google memang diberitakan kecewa dengan program Google Glass ini. Chief Financial Officer Google, Patrick Pichette mengaku tidak terlalu optimis mengenai masa depan kacamata pintar Google Glass. "Saat semua tim tidak mampu atasi rintangan namun merasa masih banyak harapan, kami meminta mereka untuk berhenti sejenak untuk istirahat dan mengatur ulang strategi. Dalam hal ini contohnya adalah persoalan Glass," ujar Pichette, mengutip laporan TechCrunch. Google menghentikan program Glass Explorer pada 19 Januari lalu, sebuah program yang memberi kesempatan untuk para pengembang aplikasi dan konsumen terpilih untuk membeli kacamata seharga US$ 1.500 itu. Program Explorer diluncurkan di Amerika Serikat pada 2013, lalu diperluas ke Inggris pada 2014. Walau begitu, Google masih mendorong para pengembang untuk tetap berkreasi.
  3. Google Glass baru saja dijual bebas untuk publik pada 15 April 2014 lalu dengan harga USD 1,500 atau sekitar Rp 17 jutaan. Tapi tahukah Anda, biaya komponen kaca mata pintar ini tidak semahal yang dibayangkan. Setidaknya demikan hasil 'mutilasi' yang dilakukan oleh situs teardown.com terhadap kacamata pintar Google tersebut. Situs ini memang selalu menyajikan organ dalam perangkat yang sukses mereka preteli. Setelah Google Glass dibongkar, terlihat beberapa komponen penting di dalamnya, seperti kaca, baterai, touchpad, connector cable, kamera, chip dan masih banyak lainnya. Nah, dari semua itu, apa yang komponen paling mahal? komponen yang paling mahal dari Google Glass 16GB ini adalah prosesor Texas Instruments OMAP 4430 dengan harga USD 13.96 atau sekitar Rp 140 ribuan. Selain prosesor, beberapa komponen juga disematkan di Google Glass, beberapa diantaranya kamera seharga USD5,66 (Rp 50 ribuan), layar USD 3 (Rp 33 ribuan), memori Flash NAND Toshiba USD 8,18 (Rp90 ribuan). Bila digabungkan dengan beberapa komponen, setidaknya jumlah yang harus dikeluarkan untuk membuat Google Glass kurang dari USD 80 atau sekitar Rp900 ribuan. Sementara dijual Rp 17 jutaan, dan di Indonesia rencananya dipasarkan Rp 20 jutaan. Situs Teardown.com mengakui bahwa ini adalah gambaran kasar dari biaya komponen Google Glass dan tidak termasuk biaya lain yang dikeluarkan oleh Google. Pihak Google sendiri mengaku biaya komponen Google Glass tidak semurah itu. Sumber: Detikinet
  4. Ketika Google mengumumkan kehadiran kacamata pintarnya, Google Glass, banyak yang mulai bertanya-tanya secanggih apakah kacamata ini. Berawal dari konsep, Google kemudian mendemonstrasikan kecanggihan Glass tahun lalu. Dari munculnya film pendek berjudul “One Day” yang menceritakan pengalaman menggunakan Google Glass di Youtube, hingga muncul dihadapan publik yang langsung digunakan sendiri oleh Sergey Brin, sang co-founder Google, di beberapa kesempatan. Di tahun 2012 lalu, Google secara resmi mengumumkan kehadiran Google Glass yang diedarkan untuk kalangan developer. Dan untuk mendapatkannya pun ente harus menyetujui beberapa persyaratan yang telah ditentukan. Untuk mengurangi rasa penasaran ente, berikut ini kami jabarkan segala sesuatu yang perlu ente ketahui dari Google Glass. 1.Google Glass dan teknologi Augmented Reality (AR) Google Glass dan teknologi AR memang nggak bisa dipisahkan. Karena memang kacamata ini dirancang dengan berdasarakan teknologi Augmented Reality yang menawarkan segala informasi langsung kehadapan ente kapan pun ente inginkan. 2.Bagaimana cara kerja dari Google Glass? Google Glass hadir berupa kacamata, seperti kacamata baca pada umumnya. Hanya saja bagian kacanya ini merupakan layar yang dapat menampilkan informasi yang ente inginkan dan kunci utama menggunakan Google Glass adalah lewat perintah suara, tanpa perlu lagi harus menggunakan tangan seperti smartphone. 3. Apa spesifikasi Google Glass? Hingga saat ini Google masih menutup rapat spesifikasi resmi Google Glass. Namun kalau dilihat dari fitur, wujud serta video yang kami lihat, bisa ditarik beberapa kesimpulan yaitu: Terdapat layar LCD transparan untuk menampilkan informasi Google Glass memiliki kamera yang sanggup digunakan untuk memotret dan merekam video Koneksi 3G/4G, mengingat Google Glass perlu terhubung ke Internet untuk lebih optimal dengan mesin pencari Google atau sekedar mengirim pesan singkat (SMS) Koneksi lain tersedianya Bluetooth atau WiFi. Ini untuk memungkinkan Google Glass terhubung ke perangkat gadget lain seperti smartphone atau tablet PC. Sistem Operasi Android GPS Sensor Gerak, gunanya untuk navigasi seperti melakukan scroll atau memilih menu ente hanya perlu menggerakkan kepala saja Voice Input dan Output. Inilah kecanggihan dari Google Glass. Untuk berkomunikasi dengan Google Glass ente cukup menggunakan suara karena kacamata ini telah dilengkapi dengan perintah suara dan dapat menjadi asisten pribadi ente dengan kemampuan voice outputnya. 4. Fitur apa saja yang ditawarkan Google Glass? Dengan antarmuka yang sangat sederhana Google Glass menawarkan beberapa fitur. Dan untuk menikmati seluruh fitur yang ada pada Google Glass, ente cukup mengawalinya dengan kalimat “Ok Glass”. Fitur-fitur yang ditawarkan oleh Google Glass yaitu: Mengambil Foto dan merekam Video : katakan “take a picture” dan kacamata ini langsung otomatis mengambil foto yang ente inginkan Fitur Berbagi ke jejaring sosial: ente dapat langsung berbagi foto atau video yang ente ambil ke teman-teman ente yang ada pada lingkaran Google Plus GPS: ente nggak akan mungkin nyasar dengan dukungan peta dari Google Maps yang akan langsung muncul di hadapan ente Kirim Pesan: Pilih menu pesan dan hanya dengan membacakan pesan yang ente inginkan, maka kacamata ini akan langsung mengirimkannya ke teman ente Googling atau cari info langsung ke Google: ente bisa menanyakan apa saja ke Google Glass dan kacamata ini akan otomatis mencari jawabannya di Google. Google Translate: Dengan dukungan Google Translate, kacamata ini bisa menjadi penerjemah ente yang nggak butuh makan dan minum. Asisten Pribadi: Google Glass dapat mengingatkan dan menampilkan informasi jadual yang ente buat tanpa perlu diminta. Lihat video berikut untuk melihat bagaimana Google Glass beraksi:
  5. Sebuah kacamata pintar terbaru diluncurkan oleh Epson yang bernama Moverio BT-200. Kacamata pintar ini merupakan suksesor dari pendahulunya, yakni Epson Moverio BT-100. Menariknya, kacamata pintar ini dipatok dengan harga yang jauh lebih murah ketimbang Google Glass. Moverio BT-200 ini dilengkapi dengan kamera depan serta beberapa sensor. Kamera serta sensor tersebut digunakan untuk menghandle gerakan serta digunakan untuk penerapan augmented reality. Terdapat pula konektivitas WiFi serta Bluetooth pada kacamata ini. Kacamata pintar ini juga diklaim mempunyai bobot 60 persen lebih ringan dibandingkan pendahulunya. Selain lebih ringan, Epson juga mempunyai ukuran lebih kecil dan memberikan tingkat kenyamanan lebih baik kepada para penggunanya. Pihak Epson pun mengatakan kalau kacamata ini bisa dipakai dengan mudah. Bahkan baterainya mampu bertahan selama enam jam sekali pengisian. Kacamata ini pun bisa digunakan di berbagai kondisi, entah itu di dalam rumah, di jalan ataupun pada saat bekerja. Mengenai harganya, kacamata pintar ini bisa didapatkan dengan harga sebesar 699 USD atau sekitar 8 juta rupiah. sumber : beritateknologi
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy