Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'google chrome'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
    • Website
    • Smartphone
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 8 results

  1. Nama Internet Explorer tak lagi menjadi alat peramban atau browser nomor satu di dunia, posisi ini setidaknya sudah berganti dan menjadi milik Google Chrome. Berdasarkan data yang dirilis oleh sebuah perusahaan analis, NetMarketShare, Google Chrome berhasil merebut pangsa pasar browser Microsoft Internet Explorer sebagai browser desktop nomor satu. NetMarketShare mencatat, hingga bulan April 2016, Chrome mendapatkan pangsa pasar 41,67 persen, unggul tipis dari Internet Explorer dengan porsi 41,37 persen. Sementara posisi ketiga, ditempati oleh Firefox dengan 9,76 persen, diikuti oleh Safari 4,91 persen, dan Opera 1,89 persen. Sementara sebuah perusahaan analisis trafik web, StatCounter justru mencatat bahwa Chrome sudah mengalahkan Internet Explorer sejak empat tahun terakhir. Perbedaan hasil antar lembaga riset mungkin saja terjadi karena masing-masing lembaga riset punya metodologi yang berbeda saat dalam mengumpulkan data. Untuk menentukkan pangsa pasar browser, NetMarketShare sendiri menghitung banyaknya unique user, bukan jumlah page view. Kendati demikian, masih ada kemungkinan pangsa pasar Chrome akan berkurang seiring dihentikannya dukungan atas browser tersebut beberapa minggu lalu pada sistem operasi Windows Vista atau di bawahnya dan OS X Mountain Lion atau di bawahnya. Hal ini memungkinkan para pengguna sistem operasi tersebut akan mengganti Chrome sebagai browser utamanya karena sudah tidak lagi menerima update terbaru dari Google. Di sisi lain, Microsoft juga menyiapkan browser terbarunya, Microsoft Edge untuk merebut kembali pangsa pasar browsernya. Browser bawaan pada sistem operasi Windows 10 tersebut kemungkinan penggunanya akan bertambah seiring meningkatnya pangsa pasar Windows 10. Microsoft sendiri menargetkan sistem operasi yang diluncurkan pada Juli 2015 lalu itu bisa mencapai 1 miliar pengguna sampai akhir 2016 secara global. Jumlah pengguna Windows 10 sendiri pada Maret 2015 telah mencapai angka 270 juta. Microsoft pun mengatakan para pengguna telah menghabiskan lebih dari 75 miliar jam untuk memakai Windows 10. Sejauh ini, menurut Microsoft, sudah ada lebih dari 500 perangkat baru yang dirancang secara spesifik untuk sistem operasi tersebut
  2. Beberapa hari yang lalu, Opera telah membeberkan pengumuman besar, di mana para pengembang di balik Opera tengah membuat sebuah browser, yang di dalamnya sudah tersedia VPN (Virtual Private Networking) yang dapat digunakan secara gratis. VPN sendiri memungkinkan pengguna untuk rute lalu lintas internet melalui server pihak ketiga yang dapat menutupi alamat IP mereka yang sebenarnya dan meningkatkan privasi. Layanan VPN juga dapat menembus alamat atau domain yang telah diblokir di wilayah tertentu, seperti mengakses Netflix untuk menikmati siaran film. Fitur ini memang kelebihan dari browser Opera yang akan datang, namun Anda juga bisa menikmati fitur ini di browser Chrome Anda. Di era sekarang ini VPN telah berubah menjadi sebuah kebutuhan, di mana data diri Anda diburu oleh para pengiklan hingga hacker. Layanan VPN dapat menyembunyikan identitas Anda dari perusahaan yang mencoba untuk melacak Anda dan mencegah mereka untuk membuat profil online yang sangat mereka inginkan. Tentu saja, beberapa orang tidak keberatan dan tidak perduli ketika data diri mereka dilacak, dan layanan VPN tidak menjadi suatu kebutuhan dari mereka. Namun bagi Anda pengguna browser Chrome yang menginginkan VPN ini dapat didapat dengan mudah, dan tidak memerlukan proses yang berbelit-belit. Ini merupakan layanan dari Betternet, di mana Anda hanya perlu menginstal add-on pada browser Anda. Bagi Anda ingin segera mencoba, dapat mengunjungi link berikut, dan kemudian instal add-on tersebut. Jika ekstensi sudah terinstal, maka Anda akan melihatnya di deretan add-on kemudian sambungkan ke server. Ini merupakan cara termudah, karena Anda tidak perlu mendaftar sebuah akun. Selamat mencoba.
  3. Aplikasi peramban atau browser Google Chrome ternyata tak hanya populer di perangkat Android, tetapi juga iOS seperti iPhone atau iPad. Sebuah studi baru yang dilakukan oleh Adobe Digital Index (ADI) menunjukkan bahwa pertumbuhan pengguna Google Chrome lebih cepat daripada Safari. Ini membuktikan Chrome tak cuma jago kandang di platform Android. "Pengguna iPhone mengunduh Chrome untuk menggantikan browser default mereka. Ini merupakan fakta bahwa pengalaman pengguna yang disajikan Chrome mampu menarik perhatian," kata Adam Lloyd, seorang analis ADI. Berdasarkan analisis yang dilakukan, pengguna Chrome pada perangkat ponsel pintar berhasil tumbuh 77 persen dari tahun ke tahun. Pada periode yang sama, pertumbuhan Safari mencapai 33 persen. ADI juga melakukan survei terhadap 1.000 konsumen di Amerika untuk mengetahui browser favorit pada smartphone mereka. Dari survei tersebut terlihat bahwa sebagian besar pengguna perangkat iOS lebih memilih Safari (43 persen) sementara Chrome (33 persen). Hal ini memperlihatkan celah kecil antara browser buatan Apple dan Google. "Google mampu memposisikan Chrome sebagai browser multidevice yang terpadu," kata Lloyd. Di kalangan pengguna perangkat iOS sendiri, baik iPhone dan iPad, pertumbuhan browser Chrome dan Safari keduanya terus meningkat dari tahun ke tahun. Pengguna Safari meningkat 34 persen dan Chrome 19 persen. Di sisi lain, ADI juga sempat mengukur tingkat sentimen terhadap produk Apple pada media sosial. Hasilnya, terjadi penurunan tren pada seluruh Amerika Utara, Eropa, dan Asia Pasifik. Meski begitu, produk baru Apple yang segera dirilis, iPhone SE berhasil menjadi salah satu topik yang paling ramai dibicarakan.
  4. Google mengumumkan akan menutup dukungan aplikasi peramban atau browser Chrome untuk sistem operasi Windows XP pada akhir 2015. Dalam publikasi di blog resmi perusahaan, Kamis 16 April 2015, Direktur Teknik Google Chrome Mark Larson mengatakan pihaknya "akan terus memberi pembaruan reguler dan keamanan Chrome di Windows XP sampai akhir 2015." Waktu tersebut telah diperpanjang oleh pihak Google karena sebelumnya mereka berencana hanya memberi dukungan sampai April 2015. Larson mengakui bahwa tidak semua orang dapat beralih ke sistem operasi yang lebih baru dalam waktu dekat. Tetapi, Larson mengatakan bahwa pihaknya tidak punya pilihan lain karena sistem operasi Windows XP sendiri telah dihentikan dukungan teknisnya oleh Microsoft pada April 2014. Microsoft menghentikan dukungan teknis untuk aplikasi Internet Explorer di Windows XP yang berarti tak ada lagi pembaruan dalam hal keamanan dan perbaikan fitur untuk membantu pengguna meminimalkan risiko keamanan. Para ahli kemananan siber menyarankan pengguna Windows XP untuk memakai aplikasi perambang lain seperti Google Chrome, Mozilla Firefox, atau Opera Software untuk meminimalkan risiko keamanan.
  5. Google chrome merupakan aplikasi browser internet besutan Google yang kini ramai digunakan baik pengguna PC Dekstop, Smartphone maupun tablet. Google chrome ini sebenarnya menyimpan banyak fitur-fitur rahasia seperti yang akli ini akan kita bahas tentang cara mempercepat performa browser Google Chrome. Dan berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan. 1. Buka browser Google Chrome lalu Ketik "chrome://flags/#max-tiles-for-interest-area". Setelah itu pilih kotak layanan yang bertuliskan 'Maximum Tiles For Interest Area', lalu pilih opsi '512' dan pilih 'Relaunch Now'. Hal ini dilakukan untuk mengganti RAM Rate browser Chrome yang awalnya 64MB menjadi 512MB. 2. Lalu ketik lagi "chrome://flags/#enable-new-ntp". Setelah itu ganti kotak 'Default' menjadi 'Enable' lalu tekan 'Relaunch Now'. Kemudian pilih 'Restart Google Chrome'. Nah, demikian cara untuk mempercepat performa browser google chrome, dua cara sederhana di atas diyakini mampu mempercepat performa browser Chrome sehingga terasa lebih ringan ketika digunakan menjelajah di dunia maya. Semoga bermanfaat
  6. Ada Hadiah Spesial dari Google Bagi Penemu Celah Keamanan Chrome. Dengan semakin canggihnya perkembangan teknologi internet saat ini, bukan berarti masalah keamanan semakin terjamin. Kecanggihan teknologi informasi saat ini justru membuat keamanan di internet semakin rawan untuk diretas. Karena begitu mahalnya keamanan di internet, banyak perusahaan internet mengundang partisipasi publik untuk berperan dalam mengawasi sistem keamanan yang dibuat dari produk-produk mereka. Para perusahaan itu menjanjikan imbalan yang pantas bagi siapa pun yang berhasil memberikan informasi celah keamanan menurut prosedur yang mereka tentukan. Salah satunya adalah Google. Sejak tahun 2010, perusahaan yang bermarkas di kawasan Silicon Valley itu sudah menggelontorkan dana sebesar Rp15 miliar untuk mencari dan menutup celah keamanan Chrome melalui program Bug bounty. Chrome adalah aplikasi penjelajahan internet lintas platform yang dikenal sangat ringan dan banyak dipakai para pengguna di seluruh dunia. Bahkan sekarang Google telah mengembangkan Chrome sebagai sebuah sistem operasi. Maka dari itu Google tahu betul bahwa jaminan keamanan untuknya harus terus dijaga. Dana yang disediakan oleh Google itu disiapkan untuk peneliti keamanan dari seluruh dunia yang berhasil menemukan dan melaporkan kelemahan Chrome, sebelum orang lain mengeksploitasinya. Sampai dengan saat ini, Google setidaknya telah menutup 700 celah keamanan Chrome. Hari ini Google meningkatkan hadiah bagi yang berhasil menemukan kelemahan tersebut, mulai dari 61 juta rupiah sampai 183 juta rupiah. Bahkan jika ada yang benar-benar bisa menemukan kelemahannya secara signifikan, Google akan menggajar temuannya hingga 366 juta rupiah. Lebih dari itu Google akan memajang nama peneliti keamanan dalam Google Hall of Fame untuk menghargai jasa mereka.
  7. Google mengeluarkan browser terbaru yang diberi nama Google Chrome. Kenapa Google meluncurkan Google Chrome? Sebab mereka percaya, bahwa mereka dapat menambahkan nilai untuk para pemakai internet dan, pada waktu yang sama, mereka memberikan inovasi pada web browser. Google Chrome di miliki dan di kembangkan oleh Google. Menggunakan Webkit Layout Engine. Browser ini menggunakan slogan deskripsi yang sesuai dengan apa yang ia tawarkan: "sebuah browser yang hanya memerlukan waktu install beberapa detik saja." Chrome pertama kali di rilis oleh Google pada tanggal 2, September, 2008 saat itu hanya untuk Microsoft Windows karena masih dalam status beta. Lalu pada 11, Desember di tahun yang sama Google Chrome di luncurkan untuk semua sistem operasi karena telah mencapai versi stabil. Dan pada bulan Januari 2012, Google Chrome diperkirakan telah berhasil meraih presentase 25-28% dari keseluruhan pengguna browser dunia, membuatnya sebagai browser kedua atau juga ketiga paling banyak di gunakan setelah Mozilla Firefox, menurut sejumlah sumber. Keunggulan Google Chrome Ringan Pertama kali dibuka, chrome nyaris tidak terasa bebannya di resource CPU. Disini ane pakai Dual-Core 3,0Ghz; DDR2 1024Mb; VGA OnBoard. Kalau ane bilang, browser ini adalah browser yang paling ringan yang pernah ane pakai. Sudah coba buka tab sampai 20an, masih oke. Space Lega Ini yang paling terasa beda. Menu Bar dan Bookmark Bar lenyap (juga statusbar yang auto hide), ada ruang ekstra untuk melihat page yang sedang kita buka. Jadi lebih terasa nyamannya browsing dengan Chrome. Intuitif Pertama kali dibuka, Chrome akan mengkonfirmasi apakah kita mau mengimport data-data dari browser lain seperti Firefox, IE, dll. Address Bar dibuat mirip dengan Firefox 3, punya Caption dan URL search, jadi cukup mengetikan URL atau Title dari sebuah page, kita akan diberi list URL yang relevan, hanya saja awal - awal proses penampilannya terasa lebih lambat dibanding Firefox 3, tapi setelah dibiarkan beberapa menit, sudah sama cepatnya dengan Firefox 3. Di Chrome, Address Bar juga berfungsi sebagai Search Box, dalam artian jika kita mengetik sebuah keyword (bukan URL), maka akan langsung berpindah ke halaman search (defaultnya adalah Google Search). Juga, setiap page yang kita buka akan masuk ke halaman Most Viewed (halaman yang muncul saat membuka tab baru). Cukup intuitif. Pencarian Teks (Updated) Pencarian teks di Chrome cukup nyaman, saat kita mengetikan keyword, maka Chrome langsung mencari semua teks yang relevan, dan menandainya dengan warna kuning transparan. Di beberapa bagian scrollbar Chrome juga akan ditandai dengan warna kuning yang berarti teks yang relevan ada di posisi scrollbar tersebut. Find Prev / Next keyword juga mudah karena ada tombol Up / Down disebelah kolom keyword. Kita tetap bisa menggunakan shortcut F3 untuk find prev / next. Satu Kotak Untuk Semua Di Google Chrome, Anda dapat membuka apapun di web dengan satu kotak. Panel alamat, yang terdapat di bagian atas jendela Chrome biasa, meringkas kerepotan ber-Internet karena berfungsi ganda sebagai kotak penelusuran. Anda juga dapat menggunakan panel alamat untuk menandai situs Web dan mengetahui keamanan situs Web. Halaman Tab Baru Bila Anda membuka tab baru, Google Chrome telah mengisinya dengan informasi bermanfaat. Dengan sekali klik, Anda dapat membuka sumber informasi Web yang paling sering digunakan. Untuk membuka halaman Tab Baru, klik ikon + di sebelah tab terakhir. Kontrol Kerusakan Setiap tab yang digunakan dijalankan secara terpisah di browser, sehingga jika salah satu aplikasi rusak, maka aplikasi lainnya tidak akan terpengaruh. Mode Penyamaran Bila ingin menjelajah dalam mode ’siluman’, misalnya untuk merencanakan kejutan seperti hadiah maupun ulang tahun, Google Chrome menawarkan mode jelajah penyamaran. Halaman Web yang dibuka dan file yang di-download sewaktu Anda menggunakan penyamaran tidak akan disimpan dalam riwayat penelusuran dan download. Semua cookie baru terhapus setelah jendela penyamaran ditutup. Anda dapat menjelajah seperti biasa dan dalam mode penyamaran pada saat yang sama menggunakan jendela terpisah. Penelusuran Aman Google Chrome akan menampilkan peringatan jika alamat Web yang tercantum pada sertifikat tidak sesuai dengan alamat situs Web yang akan diakses oleh Chrome. Kekuranggan Google Chrome PRIVASI : Google menyimpan 2% interpretation pencarian pengguna, lengkap dengan alamat IP-a. Walaupun dalam beberapa waktu tertentu interpretation ini akan dianonimkan. Ini artinya google bisa saja tahu “siapa mencari apa dan dimana” LISENSI : Google sempat mencantumkan pada Terms of Service mereka, bahwa semua muatan dari pengguna yang hak ciptanya dimiliki oleh pengguna akan diserahkan haknya pada Google. Tapi indicate ini telah dicabut oleh pihak Google. EXTENSIONS : Pada Chrome tidak terdapat extension/plugin/addons yang dapat ditambahkan. Tidak seperti Firefox yang memiliki banyak aplikasi2 tambahan yang dapat membuat dan meningkatkan kinerja browser. BAHASA : Pada chrome ketika kita memilih untuk menggunakan dalam bahasa Indonesia maka akan terdapat beberapa kejanggalan dalam bahasanya.
  8. Google memberi hadiah penghargaan berupa uang tunai bagi yang berhasil menemukan kelemahan (bug) di browser Chrome versi 20. Uang yang dikeluarkan Google kali ini sebesar 11.500 dollar AS atau sekitar Rp 103,5 juta. Google pernah memberikan uang sebesar 7.000 dollar AS kepada seorang pengembang web bernama samaran "miaubiz," yang menemukan tujuh kelemahan level tinggi pada Chrome 20. Pengembang web bernama Juri Aedla yang menemukan dua kelemahan tinggi lainnya mendapat 4.000 dollar AS. Sedangkan 500 dollar AS sisanya diberikan ke Nicholas Gregoire yang menemukan kelemahan di tingkat medium. "Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Arthur Gerkis, Atte Kettunen dari OUSPG dan miaubiz, yang telah bekerja sama dengan kami selama siklus pengembangan dan mencegah ancaman keamanan pada Chrome," tulis Google dalam sebuah posting di blog resminya ( http://googlechromereleases.blogspot.co.uk/2012/06/stable-channel-update_26.html ). Google memang mengajak serta komunitas dan pengembang web untuk menemukan kelemahan dalam browser Chrome untuk sistem operasi Mac, Windows, dan Linux. Pada Maret 2012 lalu, Google menghadiahi 60.000 dollar AS kepada Sergey Glazunov yang menemukan cacat pada Chrome. Ketika ada masukan tentang cacat atau kelemahan pada Chrome, Google segera menutup dan merilis versi baru yang telah mengalami perbaikan. sumber: www.kompas.com coba kalo ane hackerrrrr Aawwwrrr~
×
×
  • Create New...