Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'gmail'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 5 results

  1. Google mengganti logo Gmail dari yang semula berbentuk amplop putih dengan tepian merah menjadi sebuah logo yang kini terasa lebih 'Google banget'. Logo baru Gmail kini menyerupai huruf M besar dengan bentuk mirip amplop, tetapi hadir dengan empat warna ciri khas Google. Warna warni yang dimaksud ada biru, merah, kuning, dan hijau. Logo baru Gmail ini cocok dan senada dengan logo Google, Google Maps, Google Photos, Chrome, dan produk-produk Google lainnya. Dengan logo baru Gmail ini, tak ada lagi amplop lawas khas Gmail. Fast Company melaporkan, Google sebelumnya mempertimbangka
  2. Dmail, plugin baru di peramban Google Chrome, menyediakan fitur yang mengontrol berapa lama email yang ada di dalam inbox bisa dilihat penerima. Kalau tiba waktunya, email itu akan ‘bunuh diri’ alias menghancurkan dirinya sendiri. Fitur ini diyakini akan membantu komunikasi yang aman atau mencegah bocornya informasi personal kalau email tak terhapus dari kotak surat. Fitur ‘bunuh diri’ itu bisa diakses di Chrome extensionmelalui tombol “Send with Dmail” dekat tombol “Send” di email yang dibuat. Dengan mengklik tombol itu, pemilik email bisa mengontrol berapa lama umur email yang dikirim. Se
  3. Google mengumumkan bahwa mereka baru saja mengakuisisi layanan aplikasi berbasis manajemen waktu yang bernama Timeful. Timeful merupakan aplikasi yang membantu pengguna mengatur jadwal dan kehidupan pribadi mereka dengan rekomendasi intelligent software engine. Digambarkan, Timeful bisa merencanakan ketika Anda ingin berolahraga setiap hari dalam seminggu. Aplikasi ini bisa merekomendasikan waktu terbaik untuk melakukannya berdasarkan kalender Anda. Kini, Google akan menggunakan teknologi tersebut untuk meningkatkan aplikasi dan produk miliknya, demikian lansir TechnoBuffalo. G
  4. Para pengguna Gmail di negara Cina kini terpaksa tak bisa mengakses akun email miliknya. Hal tersebut terjadi setelah pihak pemerintah memutuskan untuk memblokir akses ke layanan email milik Google tersebut. Pemblokiran tersebut dilakukan oleh pemerintah Cina hingga pada level IP. Kebijakan pemblokiran bukanlah sebuah hal yang baru di negara Cina. Bahkan sebelumnya, terdapat beberapa layanan milik Google yang juga telah diblokir oleh pemerintah Cina. Sebelumnya, pemblokiran tersebut dilakukan terhadap layanan seperti YouTube serta search engine Google. Pemblokiran terhadap layanan Gmai
  5. Google baru saja memperbarui daftar persetujuan para pemakai Gmail. Salah satu poin terbaru menyebutkan bahwa mereka berhak membaca email para penggunanya. Ya, aturan yang mulai berlaku dua hari lalu itu memang melegalkan Google untuk membaca isi Gmail. Baik itu yang berada di kotak masuk, email yang terkirim, dan seluruh email yang tersimpan di dalam akun. "Sistem kami akan secara otomatis mengalisa semua konten yang ada, termasuk email," tulis disclaimer baru Google untuk Gmail, Rabu (16/4/2014). Aturan baru Google ini memang cukup mengagetkan, bahkan tak sedikit yang kecewa karena merasa
×
×
  • Create New...