Jump to content
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74

Search the Community

Showing results for tags 'game prime 2016'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 2 results

  1. Jakarta, 8 Desember 2016 – Tanggal 29 dan 30 November 2016 menjadi hari yang sangat spesial bagi industri game Indonesia. Betapa tidak, selama dua hari tersebut telah digelar event industri game terbesar di Indonesia dan juga Asia Tenggara, BEKRAF Game Prime 2016. BEKRAF Game Prime 2016 sendiri merupakan bentuk evolusi dari Game Developers Gathering (GDG) yang selalu diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya. Acara ini juga merupakan puncak rangkaian Game Prime 2016 yang bulan Oktober 2016 lalu sudah digelar di Surabaya dan sukses menghadirkan kurang lebih 800 developer se-Indonesia. Bagaimana pertumbuhan industri game Indonesia sekarang ini? Siapa saja pelakunya? Dan sudah sejauh mana prestasi developer game Indonesia jika dibandingkan dengan developer internasional? Semuanya dapat diukur dalam event yang digelar di Balai Kartini, Jakarta Selatan ini. Sesuai dengan tema yang disematkan di acara ini, “Reality Check: Are We On The Right Direction?,” melalui BEKRAF Game Prime 2016 ini kita bisa melihat apakah industri game Indonesia sudah berada di jalan yang benar untuk menuju akselerasi pertumbuhan yang lebih cepat di masa yang akan datang. BEKRAF Game Prime 2016 sendiri merupakan proyek kolaborasi terbesar antara Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), Duniaku Network, Asosiasi Game Indonesia (AGI), Dicoding, Toge Productions, GCM, dan IndieGames.com. Event ini juga didukung secara penuh oleh Futurist Foundation, Yayasan Futurist Indonesia, GCM Sdn Bhd, KotakGame, Uber, dan Go-Life sebagai partner strategis, serta Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai partner dari pemerintah. BEKRAF Game Prime 2016 disponsori oleh Unity, Biznet, Agate Studio, Touchten Games, Microsoft, Gameloft, Forrest Interactive, Freakout, VMAX, Garena, POKKT, MSI, Megaxus, Krunchisoft, Uber, Samsung, Unipin, LINE dan Tokopedia. Sesi Sharing dari Para Veteran Industri Game Indonesia Menu utama yang disajikan dalam BEKRAF Game Prime 2016 sama dengan GDG lalu, yaitu sesi sharing yang menghadirkan lebih dari 50 pembicara baik dari lokal maupun internasional. Materi yang disajikan pun cukup beragam, mulai dari insight mengenai pertumbuhan industri game dunia dan dampaknya di Indonesia; bagaimana menulis press release yang benar untuk menyedot atensi media untuk mempublikasikan game yang dibuat; tips dan trik teknis untuk membuat game; workshop teknologi baru dalam pengembangan game; hingga teknis marketing game setelah sebuah game sudah jadi. Dengan materi yang beragam, BEKRAF Game Prime 2016 berhasil menyedot minat banyak kalangan, mulai dari developer game yang sudah lama berkecimpung di industri game hingga pelajar dan mahasiswa yang bahkan belum terjun ke industri game sama sekali. Bukan hanya sesi sharing saja, terdapat juga beberapa diskusi panel interaktif yang mewarnai ketiga kelas selama dua hari penyelenggaraan acara. Peserta yang hadir pun bisa memilih panggung mana yang ingin dia masuki: ada Main Stage yang menyajikan isu-isu umum seputar dunia pengembangan game; Design Stage yang banyak mengupas desain dan juga “kulit luar” dari sebuah game; serta Tech Stage yang banyak berisi materi teknis pengembangan sebuah game. Area Expo yang Meriah! BEKRAF Game Prime 2016 bukan hanya menjadi tempat wajib untuk menimba ilmu tentang industri game. Bagi yang ingin hiburan, area Expo hampir seluas lapangan bola sangat memanjakan kurang lebih 3500 pengunjung yang ingin bermain game atau hanya ingin sekedar bertemu dan berkenalan dengan para developer game Indonesia. Total, ada kurang lebih 154 booth yang mengisi area Expo, dimana masing-masing booth tidak melulu hanya memamerkan satu game saja. Bagi yang belum kenal dengan game-game buatan Indonesia, di area Expo BEKRAF Game Prime 2016 ini mereka bisa melihat bagaimana kualitas game-game buatan Indonesia yang tidak kalah dengan kualitas game-game buatan internasional. Bukan hanya game-game digital dari berbagai platform saja yang dipamerkan. Ada juga area bermain board game yang nyaris tidak pernah sepi pengunjung. Selain itu, bagi yang ingin mengintip bagaimana masa depan teknologi di industri game, BEKRAF Game Prime 2016 juga menyediakan VR Play Area dimana pengunjung bisa mencicipi dan memainkan game-game Virtual Reality (VR) buatan developer dalam negeri. BEKRAF Game Prime 2016 juga dimanfaatkan beberapa developer untuk mengenalkan game-game terbaru mereka. Sebut saja seperti Semisoft dan Tinker Games yang menampilkan demo Legrand Legacy yang saat ini berkampanye di Kickstarter; Own Games yang “memasak” game Nasi Goreng yang siap meneruskan kesuksesan Tahu Bulat; hingga Critical Forge, studio evolusi dari Batavian Studio yang memamerkan game yang terinspirasi dari XCOM, Forged of Blood. Hal ini semakin menegaskan bahwa BEKRAF Game Prime 2016 benar-benar menjadi tempat yang pas untuk mengintip barometer pertumbuhan industri game di Indonesia. Dapatkan Dukungan Penuh dari Pemerintah Melihat nama acaranya saja, BEKRAF Game Prime 2016, sudah terlihat bahwa acara ini didukung penuh oleh pemerintah. Sebagai Badan yang khusus untuk mengurusi industri kreatif di Indonesia, Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF) memang bertanggung jawab untuk menyelenggarakan program-pogram untuk membantu pertumbuhannya. Bahkan Kepala BEKRAF sendiri, Triawan Munaf hadir secara langsung di hari pertama guna membuka penyelenggaraan acara ini. Triawan Munaf menuturkan para developer game lokal harus bisa menyisipkan nilai kearifan lokal di dalamnya. Hal ini tak terlepas karena industri game bisa menjadi sarana yang cocok memperkenalkan budaya Indonesia ke ranah yang lebih luas. “Tak sekadar permainan game, tapi juga berperan sebagai permainan yang sarat dengan nilai cerita dan budaya,” tuturnya. Bukan hanya BEKRAF, beberapa elemen pemerintah lain seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah juga memberikan dukungan penuh untuk acara ini. Kemenkominfo pun menjadikan acara ini sebagai ajang untuk memperkenalkan website sistem rating game Indonesia yang beralamat di www.igrs.id. Di website ini, developer bisa melakukan assessment untuk menentukan rating dari game mereka. Sedangkan bagi gamer, website ini bisa digunakan untuk mencari informasi rating dari game yang akan dimainkan, apakah sudah sesuai dengan usia mereka. Game Prime Awards 2016, Penghargaan Puncak Industri Game Indonesia Di sore hari kedua, digelar pula sebuah acara penghargaan bagi insan industri kreatif Indonesia yang sudah berprestasi selama satu tahun terakhir, Game Prime Awards 2016. Game Prime Awards 2016 dibagikan berdasakan tujuh kategori berbeda, mulai dari Most Promising Game, Most Innovative Gameplay, Citizen Choice, Game Developer of The Year, Game Industry Person of the Year, Best Tabletop Games, dan gelar tertinggi, Game of The Year. Penilaian pemenang diberikan oleh dewan juri yang terdiri dari perwakilan media lokal dan internasional, AGI dan juga gamer antara lain: Andi Suryanto, dari Asosiasi Game Indonesia (AGI) Neil El Himam, dari Badan Ekonomi Kreatif (BEKraf) Dien Wong, dari Altermyth Tim Wee, dari IndieGames.com Adhicipta R. Wirawan, dari Mechanimotion, Febrianto Nur Anwari, dari Duniaku.net Arya Wiryawan Wibowo, dari Duniaku.net Risky F. Setyo Maulana, dari Techinasia Games, dan Fachrul Razi, dari Duniaku.net Dan para pemenang dari Game Prime Awards 2016 adalah: Most Innovative Gameplay: Number Rumble (Game5Mobile) Most Promising Game: Legrand Legacy (Semisoft & Tinker Games) Best Tabletop Game: Laga Jakarta Citizen Choice Awards: Tahu Bulat (Own Games) Game Industry Person of The Year: Narenda Wicaksono (Dicoding) Game Developer of The Year: Own Games Indonesian Game of The Year: Tahu Bulat (Own Games) Berdasarkan hasil di atas, sepertinya tak bisa dibantah kalau 2016 adalah tahunnya Tahu Bulat. Bagaimana tidak, judul yang satu ini berhasil meraih tiga penghargaan, dengan salah satunya adalah Game of the Year. Untuk informasi lebih lanjut mengenai BEKRAF Game Prime 2016 bisa mengunjungi website resminya di http://www.gameprime.asia atau https://www.facebook.com/gameprimeasia/. Selain itu, bisa juga menyimak liputannya di http://www.duniaku.net/tag/game-prime-2016/. BEKRAF Game Prime 2016 Fact Sheet 154 booth 52 Pembicara 3 Stage, 3 Workshop 3500++ Jumlah Peserta 2 Hari Penuh Keseruan! Tentang Badan Ekonomi Kreatif Indonesia Tentang Duniaku.net Tentang Asosiasi Game Indonesia
  2. Jakarta, 31 Oktober 2016 – Setelah sukses dengan Game Prime 2016 Surabaya yang menghadirkan kurang lebih 800 peserta dari berbagai kalangan, gelaran Game Prime 2016 akan berlanjut bulan November 2016 mendatang. Bertajuk BEKRAF Game Prime 2016, acara ini menurut rencana akan digelar selama dua hari penuh, 29 dan 30 November 2016 di Balai Kartini, Jakarta. BEKRAF Game Prime 2016 merupakan acara puncak dari Game Prime 2016 di Surabaya yang sebelumnya diadakan tanggal 22 Oktober 2016 kemarin di PENS. BEKRAF Game Prime 2016 sendiri merupakan proyek kolaborasi terbesar antara Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), Duniaku Network, Asosiasi Game Indonesia (AGI), Dicoding, GemuGemu, KotakGame, Toge Productions, GCM dan IndieGames.com. Event ini juga didukung secara penuh oleh Futurist Foundation, Yayasan Futurist Indonesia, GCM Sdn Bhd, Uber, dan Go-Life sebagai partner strategis, serta Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai partner dari pemerintah. BEKRAF Game Prime 2016 disponsori oleh BEKRAF, Unity, Freakout, VMax, Forest Interactive, Gameloft, Krunchisoft, PT. Garena Indonesia, Megaxus. Jika di Surabaya lebih kental dengan tema teknis dan bertujuan untuk memunculkan talenta-talenta baru di industri game, di BEKRAF Game Prime 2016 akan lebih banyak tema dan materi dari segi bisnis dan kolaborasi. Bagi yang ingin belajar dari para ahli, akan ada sesi lecture dan diskusi panel yang menghadirkan beberapa praktisi industri game, baik dari dalam maupun luar negeri. Ada juga diskusi panel yang menghadirkan lebih dari satu pembicara dalam satu panggung. Beberapa topik yang tersedia antara lain: Reality Check: Are We in the Right Direction? Tema utama dalam BEKRAF Game Prime 2016 yang akan dibawakan oleh Andi Suryanto (Lyto), Narenda Wicaksono (Dicoding), Triawan Munaf (BEKRAF). Tighting the Knot: Support from Government, Investor, Community, Ecosystem. Bagaimana dukungan dari para stakeholder saat ini untuk membawa industri game agar lebih maju di masa yang akan datang? Semuanya akan dikupas dalam diskusi panel yang akan dibawakan oleh Hari Sungkari (BEKRAF), Eva Muliawati (AGI), Frida Dwi (Game Dev ID), dan Samuel Abrijani (Kominfo). Designing Addictive Games, What is Really Matter. Apa yang membuat sebuah game menjadi adiktif dan bisa membuat betah para pemainnya? Ikuti panel yang akan dibawakan oleh Anton Soeharyo (Touchten) dan Irwanto Widyatri (Tebak Gambar) ini. Post Mortem: Indonesian Games in Google Play Store Top Rank. Tahu Bulat dan Tebak Gambar. Tentu banyak dari kamu yang ingin tahu apa "resep" yang membuat mereka bisa bertahan lama di puncak peringkat Google Play Store. Jangan lewatkan panel yang akan dibawakan oleh Eldwin Viriya (Own Games) dan Irwanto Widyatri (Tebak Gambar) ini. 360 Degree Introduction Courses: Crafting Your 1st Mobile Game. Sesi bagi kamu yang akan memulai karir di industri game, dan akan membuat game mobile pertamamu. Sesi ini akan dibawakan oleh Adam Ardisasmita (Arsanesia). Dan masih banyak lagi! Selain sesi sharing dan diskusi panel, ada juga berbagai macam workshop yang bisa diikuti untuk meningkatkan skill di bidang game development. Diharapkan setelah mengikuti workshop, peserta sudah memiliki portofolio sendiri. Lalu jangan lewatkan juga untuk mencicipi berbagai macam game terbaru hasil karya developer Indonesia di arena Showcase yang sudah disiapkan. Bukan hanya game digital, arena bermain board game yang terbukti ramai di Game Prime 2016 Surabaya juga akan hadir lagi di acara ini, tentunya dengan konten lebih banyak dan area lebih besar! Ada banyak konten baru dan menarik yang tidak ada di Game Prime 2016 Surabaya bakal hadir di BEKRAF Game Prime 2016 ini. Pertama ada VR Play Area, dimana pengunjung bisa merasakan serunya bermain di dunia Virtual Reality dengan berbagai macam jenis game yang dapat dicoba. Lalu ada juga Artist Alley, dimana pengunjung bisa menikmati pameran hasil karya para artist dan ilustrator berbakat dalam negeri, atau bahkan membawa pulang karya mereka! Setelah lelah berkeliling, Relaxing Area yang didukung oleh Go-Massage siap memanjakan pengunjung untuk melepaskan lelah sehingga siap "berpetualang" kembali. Bagi developer yang selama setahun terakhir sudah aktif merilis game, jangan lewatkan Game Dev Award, penghargaan prestisius bagi game-game dan developer terbaik Indonesia selama satu tahun terakhir. "Tema Reality Check: Are We On The Right Direction ini kita angkat agar membuat kita paham siapa sajakah pemain utama industri, sudah di manakah posisi mereka, sedang ke mana dan apa yang bisa kita lakukan untuk bersaing di industri," ungkap Robi Baskoro, General Coordinator dari Game Prime 2016 ini. "Dengan acara ini, kita harapkan ekosistem industri game bisa tahu koordinat masing-masing dan mengambil langkah yang konstruktif untuk berkembang jauh lebih cepat dan tepat," harapnya. Pendaftaran BEKRAF Game Prime 2016 sendiri sudah mulai dibuka melalui Dicoding dan Eventbrite. Untuk mengikuti acara ini, bisa mendapatkan tiketnya gratis melalui tautan di bawah ini. Dicoding: https://www.dicoding.com/events/295 Eventbrite: https://www.eventbrite.com/e/bekraf-game-prime-2016-jakarta-tickets-28781837250 Selain pendaftaran untuk umum, pendaftaran untuk startup dan developer game yang ingin membuka booth dan memamerkan karya di BEKRAF Game Prime 2016 juga sudah dibuka. Bagi yang ingin mendaftarkan startup-nya, bisa melalui tautan di bawah ini. Nantinya semua startup yang terdaftar akan dikurasi dan yang lolos akan mendapatkan kesempatan untuk berpameran di event ini. Pendaftaran Booth BEKRAF Game Prime 2016 Jakarta Untuk informasi lebih lanjut mengenai BEKRAF Game Prime 2016 Jakarta dan juga mengetahui jadwal lengkapnya bisa langsung mengunjungi website resminya di http://gameprime.asia atau menghubungi ricky.setiawan@duniaku.net. Tentang Badan Ekonomi Kreatif Indonesia Tentang Duniaku.net Tentang Asosiasi Game Indonesia
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy