Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'freelance'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
    • Website
    • Smartphone
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 4 results

  1. Menjadi seorang ibu rumah tangga bukan artinya tidak bisa ciptakan peluang bisnis dan peluang usaha yang bisa menambah pundi-pundi keuangan. Bahkan, ada beberapa pekerjaan sampingan yang berikan pendapatan menarik dan dapat dilakukan sambil urus rumah tangga. Apa saja? Seorang ibu rumah tangga seringkali merasa bosan dengan apa yang dilakukannya. Wajar memang, mengingat rutinitas harian yang dilakukan hanya seputar anak dan rumah. Kesibukan tersebut juga cenderung padat. Namun karena kebutuhan ekonomi yang menghimpit mengharuskan kamu sebagai ibu rumah tangga juga memiliki penghasilan. Nah, beberapa pekerjaan yang disebutkan di artikel ini dianggap memiliki potensi yang bisa berikan penghasilan lumayan, bahkan cenderung besar. Kelebihannya, pekerjaan ini tanpa harus meninggalkan tugas utama mengurus anak dan rumah. Penasaran apa saja pekerjaan yang bisa digeluti? Berikut adalah daftarnya: Virtual Assistant Tutor Online Translator Writer/Editor
  2. Ketika seseorang telah menetapkan untuk berkarir di bidang desain grafis, tentunya ia sudah sudah tahu dan sudah siap dengan segala konsekuensinya, baik itu bekerja secara profesional maupun sebagai freelancer. Yang dimaksud profesional disini adalah ketika Anda bekerja pada sebuah perusahaan periklanan atau industri desaingrafis, dimana Anda menerima gaji setiap bulan. Dan pekerjaan freelance adalah ketika Anda bekerja tanpa ada ikatan dengan pihak tertentu. Anda bebas menentukan nasib Anda sendiri. Terlepas dari kemampuan Anda pada bidang desain grafis ini (yang pasti ketika Anda memutuskan, maka Anda sudah yakin dengan kemampuan Anda sendiri), ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika Anda memulai berkarir pada bidang ini, terutama bagi para freelancer yang harus mempunyai kemampuan ekstra selain teknis juga bagaimana berhadapan dengan klien. Tentunya ini sangat berpengaruh juga dengan keinginan menjadi seorang desainer grafis yang sukses. Nah coba kita simak beberapa poin berikut ini yang disarankan oleh para praktisi desain grafis dari berbagai belahan dunia. Poin ini hanyalah tips dasar, tentunya banyak hal lain yang perlu dipelajari, dan pengalaman akan menjadi guru seiring berjalannya waktu. Simak tips berikut ini: KOMUNIKASI YANG EFEKTIF Tetap berhubungan dengan klien sangat penting untuk memberikan pekerjaan yang benar-benar memenuhi kebutuhan klien. Terkadang jiwa idealismu ingin memberikan sesuatu yang lain namun bisa jadi klien mempunya ide sendiri selama proses desain, maka komunikasi yang efektif sangat penting agar tidak terjadi miss dalam penyampain ide/gagasan untuk dituangkan dalam bentuk visual. Jangan sungkan untuk bertanya kepada klien jika mungkin punya ide atau permintaan khusus dari pekerjaan yang diberikannya daripada ketika Anda sudah bekerja susah payah namun ternyata klien mempunyai gagasan yang jauh berseberangan. Hal ini tentunya akan menjadikan proses lebih lama. Selain itu, komunikasi yang stabil dengan klien membuat klien merasa bahwa Anda memperhatikan pekerjaan dan peduli hasilnya. Jika Anda bisa mendapatkan kepercayaan klien, maka ini bisa menjadi kunci untuk pekerjaan dan proyek baru yang terus berlanjut. HARGA YANG SESUAI Jika Anda seorang pemula di bidang desain grafis, pastikan Anda mempelajari pasar terlebih dahulu sebelum menawarkan sesuatu untuk klien Anda. Tentu saja, pada awalnya akan bijaksana untuk membuat harga sedikit lebih rendah daripada desainergrafis berpengalaman. Pada poin ini bisa menjadi saat yang tepat untuk menunjukkan kemampuan Anda. Tunjukkan skill terbaik demi kepuasan klien, dan ketika mereka terpukau dengan hasil kerja Anda, so pasti grade Anda akan naik, tentunya akan menaikkan harga juga. Ingat, jangan pernah meminta pembayaran dimuka sebesar jumlah yang disepakati karena dapat menakut-nakuti klien dan mereka akan pergi karena mereka tidak selalu bersedia membayar seluruh harga sebelum pekerjaan dilakukan bahkan ketika mereka menyewa desainer yang sangat berpengalaman. DENGARKAN KLIEN Pastikan Anda tahu apa yang dibutuhkan klien dari Anda. Desain grafis berpengalaman pun terkadang mereka merasa frustasi ketika mereka bekerja total dan bahkan berlebihan dengan harapan klien akan bilang ‘WOW’ namun ketika diajukan ternyata klien hanya meminta sesuatu yang sederhana dan minimalis. Jadi mintalah klien Anda untuk menentukan gaya yang diinginkan dan tingkat kebebasan dalam menyelesaikan proyek tersebut. Idealnya adalah klien menunjukkan contoh pekerjaan dengan hasil akhir yang diinginkan. Gunakan waktu sebaik mungkin dengan bekerja pada poin yang jelas daripada bekerja namun Anda hanya menebak-nebak apa yang klien butuhkan. MENCINTAI PEKERJAAN Mencintai pekerjaan adalah kunci keberhasilan dalam bisnis. Anda tentu bisa membayangkan bagaimana saat bekerja dalam kondisi tertekan dan terpaksa dengan bekerja dengan perasaan yang senang. Sebuah perasaan cinta akan menuntun Anda mendapatkan inspirasi dan kreativitas dengan lebih mudah. Anda tidak akan merasa bosan berjam-jam duduk didepan komputer dengan setumpuk pekerjaan ketika Anda mencintai pekerjaan yang sedang Anda lakukan. Dan ketika rasa bosan sering melanda bahkan menciptakan kegalauan yang berkepanjangan, maka saya rasa pekerjaan desain grafis tidak cocok bagi Anda. KESIMPULAN Segala sesuatu dibutuhkan proses. Maka jangan takut untuk mencoba, karena pengalaman akan memberikan sesuatu yang baru. Jangan mudah frustasi dengan kesalahan, tetapi jadikan kesalahan tersebut sebagai pelajaran untuk menemukan sisi lain yang lebih baik. Cintailah pekerjaan Anda karena dari sanalah akan menentukan hasil dimasa depan.
  3. 1. Tidak ada rasa takut atau malas menghadapi Senin Pekerja kantoran secara umum akan menghadapi rasa takut atau malas ketika akhir pekannya berakhir. Karena, fakta harus kembali bekerja pada hari Senin akan selalu menghantui. Hal ini tidak akan terjadi bagi freelancer. 2. Tidak terlibat politik kantor Saling bersaing dan berpolitik merupakan hal biasa di kantor. Namun, ini mungkin tidak akan Anda alami saat menjadi freelancer. 3. Bertemu dengan orang-orang baru Bekerja di kantor membuat Anda hanya bertemu dengan orang itu-itu saja di kantor. Berbeda ketika menjadi freelancer, Anda dapat diberi pekerjaan oleh orang-orang yang berbeda di setiap proyek. 4. Tak harus menghadapi bos menyebalkan Bekerja sebagai freelancer memungkinkan Anda untuk memilih sendiri bos Anda. Maka tidak ada alasan Anda akan menjumpai bos yang menyebalkan. 5. Bebas menulis Di sela-sela pekerjaan sebagai freelancer, Anda bisa menulis buku. Atau melakukan hobi lainnya yang produktif. 6. Bekerja sambil liburan Ini sangat sulit dilakukan oleh pekerja kantoran. Berbeda dengan freelancer yang mungkin saja mengerjakan tugasnya sambil berlibur di pantai. 7. Waktu lebih fleksibel Bila menjadi freelancer, Anda bisa mengerjakan tugas kapan saja. Anda yang tentukan! Tentu saja asal tidak melupakan deadline. 8. Tak harus berdandan Bekerja di rumah, freelancer bahkan bisa bekerja hanya dengan piyama dan masih berada di kasurnya.
  4. Bagi yang pendapatannya tetap atau pasti, dalam hal ini bagi umumnya karyawan, maka kenaikan antara 6-7 persen persen per tahun adalah sebuah kelaziman, sementara inflasi riilnya antara 10-12 persen per tahun. Jadi antara gaji dan inflasi, selalu tidak pernah bisa seimbang, apalagi naik. Di sisi lain, bagi yang tidak memiliki pendapatan tetap maka, kemungkinan untuk mengejar laju inflasi ada peluang, walau hal tersebut kembali kepada si empunya profesi. Untuk keluarga Anda, hanya tinggal mensikapinya dengan kepala dingin saja yang memungkinkan Anda bisa bebas dari masalah Anda. Ada 3 langkah praktis yang bisa Anda lakukan: 1. Pastikan pengeluaran Anda setiap bulannya Secara umum ada 3 bentuk pengeluaran, yakni pengeluaran primer (sandang, pangan, papan), sekunder (listrik transportasi, pulsa handphone), tersier (hiburan, wisata, makan di luar dan lain-lain). Jika penghasilan tidak tetap, maka pengeluaran bisa bersifat tetap. Coba Anda cek kembali, apa saja yang menjadi pengeluaran Anda sekeluarga, dari yang terkecil hingga terbesar. Urutkan dari yang bersifat WAJIB, BUTUH dan INGIN. Dari sekian banyak pengeluaran tersebut, ambil yang WAJIB saja. Jika ternyata pengeluaran yang memang Anda butuhkan selama sebulan Rp 2,5 juta sementara pengeluaran yang sangat wajib Rp 2,3 juta maka Anda harus memilih untuk mendahulukan yang wajib, walau standar hidup Anda agak menurun. Setelah Anda ketemu angkanya, hiduplah semurah mungkin dan disiplin untuk hidup hanya dengan Rp 2,3 juta saja per bulan. 2. Hitung ulang pendapatan rata-rata bulanan Anda berdua Karena pendapatan Anda berdua bersifat harian, maka konsekuensinya Anda harus menghitung atau mencatat tiap harinya, berapa uang yang masuk. Misalkan per hari berkisar antara Rp 50 ribu-Rp 200 ribu, berarti sebenarnya rata-rata pendapatan per bulan Anda Rp 1,5 juta-Rp 6 juta. Ambil saja rata-rata dalam sebulan Anda mendapatkan Rp 2 juta, maka pendapatan Anda setahun menjadi Rp 24 juta. Dari pendapatan Rp 2 juta dalam sebulan, maka dengan asumsi biaya hidup Anda sekeluarga Rp 2,3 juta maka Anda defisit sebesar Rp 300 ribu per bulan. Inilah yang harus Anda cari pemecahannya tiap bulan. Apakah dengan melipatgandakan pemasukan dari usaha salon dan bengkel, ataukah mencari penghasilan lain. Misalnya untuk usaha salon, Anda bisa menjual jus kepada pengunjung sebagai cara untuk memikat pembeli lain, dan juga bagi yang menunggu antrian di salon Anda. Begitupun dengan bengkel motor suami Anda. Mindset Anda berdua, haruslah pemasukan bulanan Anda harus lebih besar dari pengeluaran bulanan Anda. 3. Buat amplop terpisah dan disiplinlah! Karena Anda berdua adalah entrepreneur atau pengusaha skala kecil yang Insya Allah akan menjadi besar, maka antara kebutuhan bulanan keluarga dan pengeluaran dari bisnis harus terpisah, termasuk pemasukannya. Jadi urusan pribadi, masuknya ke amplop atau rekening pribadi, begitupun urusan bisnis, masuknya ke amplop atau rekening bisnis. Lantas muncul pertanyaan, bagaimana dengan keberlangsungan pengeluaran yang bersifat pasti dan pemasukan/pendapatan yang tidak pasti? Sebagai antisipasinya, Anda sekeluarga harus punya dana darurat yang Anda cicil setiap bulannya. Jadi jika Anda punya pengeluaran sebesar Rp 2,3 juta per bulan, Anda harus menyisihkan sebesar 2-3 bulan dari pengeluaran bulanan Anda. Misalnya bulan Januari Anda mendapatkan penghasilan Rp 3 juta, maka Anda surplus sebesar Rp 700 ribu, dimana Rp 500 ribu bisa Anda sisihkan untuk dana cadangan, yang besarnya minimal 2-3x pengeluaran bulanan Anda. Jadi target Anda untuk punya dana darurat sebesar Rp 4,6 juta–Rp 6,9 juta. Jadi jika pun di bulan berikutnya, misal bulan april Anda berdua tidak mendapatkan pemasukan dari bisnis Anda, maka dana darurat bisa Anda gunakan sebagai pengeluaran bulanan Anda yang Rp 2,3 juta. Adapun dana darurat yang ideal bagi Anda, suami dan 2 orang anak adalah 12x pengeluaran bulanan Anda, jadi Rp 27,6 juta. Artinya satu langkah dari sekian banyak masalah mendasar Anda, sudah terpecahkan, berikutnya selain meningkatkan penghasilan Anda berdua, yang tidak kalah pentingnya Anda harus bisa berfikir untuk proteksi dan Investasi buat masa depan Anda dan keluarga. Selamat mengatur keuangan Anda!
×
×
  • Create New...