Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'flu'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 11 results

  1. Hidung tersumbat seringkali membuat hidup jadi tidak nyaman dan terasa sangat menyiksa. Apalagi ketika saat akan tidur di malam hari, tidur jadi susah karena untuk bernafas melalui hidung sangat sulit sehingga hanya bisa bernafas melalui mulut. Akibatnya kalau tidur dengan bernafas melalui mulut adalah ngorok. Hidung tersumbat bisa disebabkan karena alergi atau sedang menderita pilek, bila sudah begitu penderita sulit bernafas karna sinusnya terganggu. Sinus sendiri adalah rongga pada tulang disekitar hidung. Dalam rongga tadi menghasilkan lendir yang dialirkan ke hidung, bila ada gangguan pada rongga tersebut maka terjadi penumpukan lendir di rongga sinus. Akibatnya penderita akan sulit bernafas melalui hidung. Berikut ini adalah tips bagaimana cara mengatasi hidung mampet dan tersumbat secara alami: 1. Uap rempah Selain minuman, Anda juga bisa membuat racikan rempah di air hangat untuk penguapan atau steam. Campur air hangat dengan ramuan rempah yang melegakan hidung seperti minyak eucalyptus, kunyit, dan jahe, di baskom. Dekatkan wajah sambil menutup area sekitar dengan handuk kering. Cara tradisional ini cukup diandalkan mengatasi hidung tersumbat. 2. Menghirup zat aromatik atau inhaler Cara lain untuk mengusir hidung mampet adalah dengan menghirup uap zat aromatik seperti mentol atau kayu putih. Produk inhaler yang mengandung mentol, minyak peppermint, dan Cajeput eucalyptol, komponen dari kayu putih cukup mujarab. Cukup letakkan inhaler tepat di bawah hidung, kemudian dihirup, maka uap dari inhaler akan melonggarkan sinus. Produk aromatik lain dari bahan-bahan yang sama juga dapat membantu. Jika mengalami hidung mampet, isilah bak mandi dengan air panas, teteskan 4 – 5 tetes minyak aromatik, masuklah ke bak mandi, dan hirup uapnya. 3. Minyak dan suplemen kayu putih Cara lain untuk mengatasi hidung mampet adalah menghirup obat batuk berbahan dasar kayu putih. Ketika obat ini dihirup, maka sinus akan terbuka. Produk suplemen berbahan dasar kayu putih juga efektif. Kapsul kecil yang mengandung ekstrak kayu putih dapat membersihkan hidung tersumbat. Produk ini baik untuk mengatasi gangguan sinus yang lebih parah. 4. Menthol Peppermint mengandung mentol, dan ketika minum teh peppermint, mentol dalam teh akan menyebar sampai ke dalam sinus dan membantu untuk melebarkan sinus. Peppermint tidak sekuat kayu putih, tetapi seringkali bekerja dengan baik. 5. Bawang Di pasaran, memang ada alat hirup khusus hidung tersumbat yang merupakan aroma balsam. Tak perlu mengeluarkan uang membelinya, alat ini bisa diganti dengan herbal alami. Cukup iris bawang lalu menciumnya di dekat hidung selama sekitar lima menit. Aroma bawang akan bertindak sebagai katalis untuk mengencerkan lendir. 6. Minuman panas Buat secangkir teh atau kopi panas. Sebelum meminumnya, dekatkan cangkir ke arah hidung, dan hirup uapnya. Cara ini cukup efektif mengencerkan lendir penyumbat rongga hidung, tanpa memunculkan risiko iritasi. 7. Bantal tinggi Saat hidung tersumbat, coba tidur dengan posisi kepala lebih tinggi daripada dada. Kalau perlu gunakan dua bantal. Usahakan posisi tengadah, jangan miring. Posisi ini akan mengurangi pembentukan lendir. 8. Makanan pedas Mengonsumsi makanan pedas saat hidung tersumbat memang membantu. Kandungan capsaicin dalam sejumlah produk pedas seperti merica atau cabe membantu mengencerkan lendir dan membersihkan rongga hidung. 9. Hindari penyebab alergi Zat penyebab alergi dari lingkungan seperti debu, ragi dan jamur juga dapat menyebabkan gangguan pada sinus. Penyaringan udara yang tidak memadai di kantor atau lingkungan yang tidak bersih dapat menyebabkan gangguan sinus yang tidak berhenti meskipun telah mencoba berbagai upaya.
  2. Dingin dan kehujanan seringkali menjadi penyebab seseorang terserang flu yang berakibat hidung jadi mampet dan tersumbat. Namun demikian ada juga sebagain orang yang meski dalam musim dingin atau habis kehujanan dia tidak terkenan flu. Lalu apa sebenarnya penyebab seseorang jadi mudah atau rawan terkena flu? 1. Kurang tidur Memiliki jam tidur lebih sedikit daripada yang dibutuhkan membuat tubuh lelah, kurang aktif dan tak kuat pada cuaca dingin. 2. Melewatkan makan Bila tak mengasup makanan atau makan dalam jumlah tak mencukupi, tubuh akan menghemat energi dan menghasilkan panas lebih sedikit. Akibatnya, tubuh lebih mudah kedinginan. 3. Penyakit Raynaud Penyakit ini membuat pembuluh darah dan arteri mengecil sehingga pasokan darah ke kulit terbatas. Akibatnya kulit mengerut dan lebih berisiko kedinginan. 4. Anemia Sebuah tes darah sederhana dapat mendeteksi jika Anda mengalami anemia. Pada wanita, tingkat estrogen yang berfluktuasi memicu anemia, teruatama saat menstruasi. Inilah yang membuat seseorang lebih sensitif terhadap suhu dingin. 5. Berat badan rendah Rasa dingin yang diderita bisa terkait massa otot dan lemak tubuh. Otot menghasilkan panas dan lemak berperan sebagai insulator yang menjaga tubuh tetap hangat. Mereka yang kekurangan massa tubuh dan lemak lebih cenderung kedinginan.
  3. Metrotvnews.com, Jakarta: Influenza merupakan penyakit yang sering menyerang saat musim hujan atau pancaroba. Siapa saja bisa terserang flu. Namun, ada beberapa orang yang lebih mudah terserang. Dikuitip dari situs World Health Organization (WHO), kelompok orang yang dimaksud umumnya yang memiliki kekebalan rendah seperti ibu hamil, anak-anak berusia 6-59 bulan, orang tua, orang-orang dengan kondisi medis kronis tertentu seperti HIV/AIDS, asma, penyakit hati kronik, atau penyakit paru-paru dan Kesehatan pekerja. Influenza musiman menyebar dengan mudah, dengan cepat bertransmisi di tempat-tempat seperti sekolah dan panti jompo. Ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin, uap yang mengandung virus tersebar ke udara dan menyebar ke orang-orang di dekatnya yang menghirup. Virus ini juga dapat menyebar melalui tangan-tangan yang terkontaminasi dengan virus influenza. Jika sudah terinfeksi, penderita akan mengalami demam, batuk, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, hingga hidung tersumbat. Kebanyakan orang pulih dari demam dan gejala lain dalam seminggu tanpa memerlukan perhatian medis. Mencuci tangan dengan sabun dan memakai masker adalah cara paling mudah dan tepat untuk menghindari flu. www.metrotvnews.com
  4. Mumpung otak gw lagi gatel pingin posting sebuah tulisan langsng aja gw ketik-ketik. Keburu rasa malas datang lagi menghampiri. Hehe… Guys dalam hidup kalian, pernah kah sakit flu. Pasti pernah… Hehehe… Karena kayaknya flu ini adalah semacam penyakit yang wajib pernah dirasakan oleh manusia. Ya Alhamdulillah Tuhan menciptakan flu ini penyakit yg tidak super killer, masih ada obat nya kok… Di sini gw coba share aja pengalaman gw menanggulangi Flu, its work for me….. Secara gw bukan dokter, jadi gak akan dibahas ke arah yang terlalu science. Walopun sbnrnya gw tahu juga flu itu dari sudut pandang science itu seperti apa, hahaha.. Mulai sotoy… Menurut gw Flu ada dua.. Flu beraaaaat…. Flu ringan…. FLU BERAT gejala awalnya adalah demam, pusing, badan pegel-pegel. Kemudian keesokan harinya akan bertambah dengan hidung panas, mata pedes, dan tenggorokam sakit. Lalu di hari ketiga mulai hdung meler dengan ingus yg bening, meler-meler deh tuh hidung gak bisa ditahan plus hidungnya kerasa panas. Wedeeew. Trus hari keempat batuk-batuk melanda, bertambah deh penderitaan. Kondisi ini akan berlangsung 4-5 hari sampai kemudian ditandai demam, pusing, dan pegel2 ilang, hanya saja hidung masih meler dgn ingus yg lenih kental dan batuk-batuk mulai mengeluarkan dahak. 3 hari kemudian semua gejala flu menghilang secara berangsur-angsur. Yaaa klo ditotal kurang lebih 10-14 hari gejala flu akan dirasakan oleh tubuh. Dapat dibayangkan selama 10-14 hari tubuh akan tersiksa, belum lagi disiksa dengan segala beban pekerjaan di kantor… Hahahaha…. What the Hell….. FLU RINGAN, gejala awalnya hampir sama dengan flu berat yaitu demam dan pusing plus pegel2. Bedanya yaitu gak pake hidung panas dan mata pedes. Dan dalam 2 hari ingus sudah meler dengan kondisi kental. Batuk2 hanya dikit dan pusing udah gak kerasa di hari ketiga. Dalam 7 hari flu sudah bisa sembuh. Knp gw membuat dua klasifikasi jenis flu di atas, yaitu karena merefer pada respon tubuh gw. Saat Flu berat, tubuh gw bener-bener KO (read:keok) habis. Badan lemes dan tidur malam gak nyenyak. Ujung-ujungnya gak masuk kantor karena pusing kepala gak bisa dipake buat mikir. Mau ngapa2in udah gak enak. Yang ada pingin tidur, tp tidur jg susah. Hahaha… Sedangkan saat flu ringan gw masih bisa menjalankan aktivitas sehari-hari dengan normal, yaa sedikit terganggu but its Okay…. Back to the subject, gmn siy tips untuk mengatasi kedua jenis flu di atas. Berdasarkan pengalaman gw, yg gw lakukan adalah gw mengkonsumsi susu bear brand dan vitamin UC1000 (yg botol kaca kecil) secara simultan, maksudnya simultan yaitu habis minum susu bear brand 5 detik kemudian langsng minum UC1000 (Sorry gw sebut merk/brand bukan bermaksud untuk mengiklan). Btw dengan catatan makan nasi tetap dilakukan ya guys, plus banyak minum air putih. Kenapa gw mengkonsumsi itu, filosofi dan logika simple aja siy. Saat sakit tubuh gw butuh asupan gizi yg lengkap (bisa gw dapet dari susu bear brand) dan tubuh gw butuh vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh (bisa gw dpt dr UC1000). Mngkn dua item itu belum tentu cocok ama orang lain, tapi its work for me… Kapan gw mulai minumsusu bear brand plus UC1000….? yaitu di hari kedua setelah merasakn gejala flu. Semakin cepat minum semakin bagus, mumpung virus flu nya belum ganas, hehe.. Trus Gw minum lagi keesokan hari nya (setelah 24 jam). DanGw minum terus sampai badan kerasa enakan, kurang lebih 4-5 hari. Yg gw rasakn stlh meminum susu bear brand dan UC1000 adalah flu jadi cepet sembuh. Ibaratnya yg gejala awalnya adalah terasa akan Flu Berat, begitu mengkonsumsi susu bear brand dan UC1000 yg dirasakn tubuh adalah Flu Ringan. Sehingga aktivitas sehari-hari msh bisa dijalankan dengan baik. Demikian sedikit share dari gw, semoga bermanfaat buat para reader.
  5. Make up adalah hal esensial dalam kehidupan kaum hawa. Coba saja periksa tas para wanita, setidaknya ada satu kantong yang diisi pernak-pernik kecantikan dari bedak, lipstik hingga maskara. Tapi, tahukah Anda, kosmetik yang dibawa kemana-mana setiap hari dalam tas, juga bisa menyebabkan flu dan alergi. Faktanya, kosmetik yang Anda gunakan sehari-hari mengandung jutaan kuman. Dan, di musim hujan seperti sekarang ini, bisa dipastikan kuman semakin banyak bertambah karena iklim yang lembab, membuat jamur dan kuman lebih cepat berkembang biak. Lalu, bagaimana cara mencegah flu datang tanpa harus membuang semua kosmetik dalam tas? Melansir laman Huffington Post, penata rias selebriti Janis Marino punya tips khusus. Pertama, bersihkan kantong kosmetik Anda secara teratur. Faktanya, wanita kerap alpa membersihkan tempat make up mereka. Imbasnya, make up bertumpuk dalam tas hingga hitungan bulan, bahkan tahun. Hal itu tentu saja membuat kuman semakin banyak berkembang biak. Membersihkan make up pun tidak bisa sembarangan, Marino menyarankan Anda untuk menyemprot kantong kosmetik dengan cairan alkohol setelah dibersihkan. Anda juga harus menyeka kuas kosmetik dengan tisu antibakteri sebelum digunakan. Selain itu, sebelum menggunakan kosmetik, ada baiknya menyeka tangan dengan gel pembersih tangan atau hand sanitizer. Saran lain yang dianjurkan Marino adalah mengganti tempat penyimpanan kosmetik dengan yang berbahan plastik ketimbang kain atau kanvas. Alasannya plastik lebih mudah dibersihkan dengan tisu antibakteri, sementara kantong kain lebih mudah menyimpan kuman dan harus dicuci bersih sebelum digunakan kembali. Terakhir, Marino menyarankan untuk mengurangi intensitas pertukaran kosmetik karena hal itu bisa menyebarkan kuman. Dia juga menekankan pentingnya penggunaan kuas yang terpisah. Dengan kata lain, kuas lipstik hanya untuk bibir, begitu juga dengan kuas mata. "Maskara adalah tempat kuman paling banyak bersarang. Selalu ganti kuas maskara setiap tiga bulan," kata Marino.
  6. Saat mengalami sakit yang mungkin dirasa ringan, kebanyak orang akan mengabaikan rasa sakit tersebut. Mereka mungkin hanya akan meminum obat atau antibiotik untuk meringankannya dan tidak memeriksakan diri ke dokter. Mulai saat ini, jangan melakukannya lagi ya, karena gejala-gejala ringan seperti itu bisa jadi adalah tanda suatu penyakit yang tidak bisa dianggap remeh. Seorang gadis belia bernama Natasha Willard harus mengalami kelumpuhan dan kehilangan kemampuan bicara karena tidak segera menangani rasa sakit yang dialaminya. Natasha dan keluarganya menganggap bahwa ia hanya terkena flu. Namun lama-kelamaan, keadaan Natasha semakin memburuk. Setelah beberapa hari, gadis berusia 17 tahun ini tidak bisa menggerakkan tangan dan kakinya. Hingga yang paling parah, ia kehilangan kemampuannya berjalan dan berbicara. Kini keluarganya sedang mencoba untuk mengajarinya mengatakan beberapa hal, dan kata-kata yang bisa ia ucapkan hanya nama beberapa orang, kata sapaan, serta kata “yeah”. Mulanya, dokter tidak bisa memastikan penyakit apa yang diderita oleh Natasha. Namun setelah meneliti lebih lanjut, mereka mengatakan bahwa Natasaha terkena peradangan otak yang disebut encephalitis. Kini Natasha hanya bisa berbaring lemah di tempat tidurnya. Keluarganya kini sedang berusaha untuk mengumpulkan biaya untuk pengobatan gadis malang tersebut. Sebentar lagi adalah ulang tahun Natasha yang ke 18, mereka berharap saat itu Natasha sudah pulih dan bisa kembali lagi ke rumah.
  7. Berlari adalah salah satu latihan yang bisa mencegah flu Melakukan olahraga intensif selama dua setengah jam setiap minggu mengurangi risiko terserang flu, demikian temuan sebuah penelitian. Sekitar 4.800 orang berpartisipasi dalam Flu Survey, sebuah jajak pendapat tahunan yang diadakan oleh London School of Hygiene and Tropical Medicine. Olahraga ringan tampaknya tidak memberikan efek perlindungan dari flu, kata para peneliti. Dr Alma Adler, dari London School of Hygiene and Tropical Medicine, mengatakan, "Kita harus memperlakukan hasil ini dengan hati-hati karena ini baru temuan awal. "Namun penelitian ini konsisten dengan temuan untuk kondisi lain dan benar-benar menunjukkan manfaat kesehatan dari olahraga." Secara keseluruhan, jumlah orang yang terserang flu di Inggris pada musim dingin tahun ini menunjukkan penurunan dibanding tahun sebelumnya. Berlari atau bersepeda Flu Survey yang tahun ini memasuki tahun kelima, berusaha melacak sebanyak mungkin keterangan rinci mengenai siapa yang terserang dan tidak terserang fu. Salah satu pertanyaan yang harus dijawab peserta jajak pendapat ketika mendaftar selain usia adalah berapa jam mereka melakukan "olahraga intensif" setiap pekan. Selain itu mereka juga ditanya apakah tinggal dengan anak-anak serta apakah mereka pernah divaksinasi. Olahraga intensif yang dimaksud meliputi lari, bersepeda cepat atau olahraga kompetitif lain yang berdurasi hingga lima jam. Mereka juga diminta untuk mencatat waktu olahraga setiap minggu dan menulis bagaimana perasaan mereka serta apakah mereka mengalami gejala mirip flu.
  8. 1. Perbanyak Minum Air Putih Mengapa harus minum air puith? jawabannya simple, karena air putih memang mempunyai segudang manfaat yang diantaranya juga dapat membantu mengobati penyakit flu atau pilek. Usahakan minum air puith minimal 8 gelas / harinya. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga agar tenggorokan anda bersih dari kuman yang bisa menyebabkan flu. 2. Mengkonsumsi Minuman Hangat Selain dengan memperbanyak minu air putih anda juga dapat mengkonsumsi minuman yang hangat-hangat misalnya, air puith hangat, air teh hangat, kopi dsb. Mengapa harus minuman hangat? Jawabannya karena pada saat flu, akan ada banyak cairan yang terbuang melalui ingus, ludah dan keringat. Maka dari itu, sangat disarankan agar anda banyak minum air, utjuannya untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. Mengapa harus air hangat? karena cairan hangat dapat membantu mengurangi hidung mampet, mencegah dehidrasi, dan melegakan tenggorokan yang terganggu. Selain itu, uap dari minuman panas juga dapat membantu mengencerkan lendir. So, jika anda flu segeralah minum yang hangat-hangat! 3. Beristirahat Total Kondisi tubuh yang lelah akan menyebabkan kekebalan tubuh melemah dan flu akan menyerang saat kondisi tubuh yang sistem kekebalannya melemah. Maka dari, sangat disarankan untuk anda melakukan istirahat total dan berhenti bekerja untuk sementara waktu, agar sistem kekebalan tubuh anda menjagi kembali seperti seharunya. 4. Konsumsi Buan dan Sayuran Saat kondisi tubuh anda melemah, otomatis sistem kekebalan tubuh anda akan melemah. Maka dari itu asupan vitamin dan mineral sangat diperlukan untum membantu mengembalikan kondisi tubuh dan membantu memperbaiki sistem kekebalan tubuh agar tidak meudah terserang penyakit 5. Gunakan Aroma Bawang Bawang yang selama ini kita kenal sebagai salah satu dari banyak rempah-rempah, ternyata juga bisa dijadikan obat untuk mengatasi flu. Aroma Bawang-Bawangan (bawang daun, merah, puith) dapat berfungsi sebagai katalis dalam mengeluarkan cairan dan membersihkan hidung. Caranya, peganglah bawang di bawah lubang hidung dan hiruplah aromanya selama sekitar 5 menit. Silahkan selamat mencoba! 6. Terapi Uap Tradisional Penguapan merupakan salah satu cara tradisional yang dipercaya ampuh untuk mengatasi flu. Caranya masukan air panas ke dalam baskom, Gunakan handuk menutupi kepala Anda, dan tempatkan wajah anda di atas baskom tersebut. Agar hasilnya lebih optimal, anda bisa mencampurkan minyak kayu putih, kunyit, jahe atau rempah-rempah lainnya. 7. Berkumur Berkumur bisa menjadi salah satu solusi saat flu menyerang. Mengapa harus berkumur? tujuannya untuk membantu membersihkan mulut agar bakteri jahat penyebab flu tidak masuk ke tenggorokan. CObalah berkumur dengan air hangat yang dicampur dengan garam, cuka apel, kunyit jahe agar hasilnya maksimal. 8. Gunakan Aroma Mentol / Mint Menggunakan aroma mentol atau mint adalah salah satu cara saya dalam mengatasi penyakit flu atau pilek. Caranya mudah, anda hanya perlu mengoleskan minyak kayu putih atau balsam di dekat lubang hidung, tenggorokan dan dibagian dada anda. 9. Mandi dengan Air Hangat Saat anda mengalami flu, usahakan jangan mandi menggunakan air dingin. Tapi selalu gunakan air hangat tujuannya yaitu untuk menjaga agar tubuh tetap hangat. 10. Konsumsi Cabai / makanan yang mengandung cabai Capsaicin adalah sebuah senyawa kimia yang terkandung dalam cabai yang dipercaya dan sudah terbukti efektif membantu membersihkan rongga hidung. Ketika flu mulai menyerang, cobalah mengkonsumsi sup dengan taburan lada atau makanan yang mengandung cabai. Tapi ingat, jangan terlalu banyak, nanti bukannya flunya sembuh malah sakit perut hehe. 11. Konsumsi Rempah-rempah Yang Rasanya Hangat Terakhir anda juga bisa mencoba memakan rempah-rempah yang rasanya hangat seperti, kencur, jahe, kemangi, sreh. Atau bisa juga semua rempah-rempah berikut di satukan dan direbus dengan air secukupnya, lalu minum air rebusannya. 12. Campuran Madu dan Jahe Semua orang pasti sudah tahu madu. Selain rasanya yang enak, madu ini juga kaya akan manfaat yang diantaranya juga bermanfaat dalam mengatasi penyakit flu atau pilek. Caranya, ambil 2 ruas jahe, kemudian parut dan campurkan dengan madu. Lalu anda makan 3x sehari. Insyaalloh flu anda akan sembuh.
  9. Sisi Positif dari Lendir/mukus di bagian hidung berfungsi untuk menangkap virus dan mencegahnya masuk ke dalam tubuh. Bila lubang hidung Anda sering kering, maka virus dan kuman akan leluasa masuk. Namun, Ada juga dampak negatif dari Lendir/mukus yang berlebihan, adalah yang disebut flu! Sebelum tahu sinusitis itu apa? lebih baik kita mengetahui terlebih dahulu penyebab datangnya flu, berikut kita bahas : Konsumsi gula berlebih Makan terlalu banyak gula ternyata tidak hanya menyebabkan timbunan lemak. Studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan, ketika Anda mengonsumsi 100 gram gula (sekitar 3 kaleng soda) kemampuan sel darah putih dalam membunuh bakteri selama 5 jam ke depan akan berkurang. Jangan Kurang minum Tubuh kita memerlukan air untuk membuang racun. Banyak sedikitnya air yang harus kita minum berbeda tiap individu, tergantung pada aktivitas dan lingkungan. Untuk mengetahui apakah kita cukup minum, perhatikan warna urine. Bila warnanya kuning jernih, itu artinya Anda sudah cukup minum. Penurunan berat badan yang Berlebih Penurunan berat badan yang terlalu banyak berdampak buruk untuk jantung, otak, dan sistem imun. Penurunan berat secara berlebihan akan menyebabkan keseimbangan hormon terganggu dan peradangan yang mengganggu kemampuan sel imun melawan infeksi. Sering stres Bukan kebetulan bila mendadak Anda terserang flu setelah menyelesaikan deadline pekerjaan penting. Menurut studi yang dimuat dalam American Psychological Association, stres yang berlangsung lama akan melemahkan respon sistem imun. Stres juga akan membuat gejala flu bertambah parah. Sering flu Rata-rata orang dewasa akan terserang flu sebanyak satu hingga tiga kali dalam setahun. Bila Anda sering terkena flu, ini berarti sistem imun Anda tidak bekerja maksimal. Cukupi waktu tidur, olahraga, dan konsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Pembahasan tentang Sinusitis : Biasanya influenza atau flu hanya berlangsung tiga hingga tujuh hari. Namun, bagaimana jika flu menyerang lebih dari satu minggu atau bahkan berbulan-bulan. Bila influenza terjadi terus menerus, maka bisa jadi itu tanda awal munculnya sinusitis. Apapun penyebabnya, bila flu dibiarkan akan bisa berakibat fatal dari sinusitis hingga penyakit asma. Penyakit flu merupakan infeksi virus yang hampir setiap orang pernah mengalaminya, termasuk kita dan anak-anak. Penyebab Sinusitis : Sebenarnya flu tergolong penyakit yang masa berlangsungnya terbatas. Karena itu, sistem kekebalan tubuh manusia sudah mampu mengatasi virus penyebab flu, atau boleh dikatakan bahwa sebenarnya penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya. Tetapi harus diingat!!! pada saat menderita flu, maka solusi pertama yang wajib dilakukan adalah dengan beristirahat yang cukup dan bila perlu mengisolasi diri agar orang lain tidak tertular serta tidak timbul infeksi sekunder yang disebabkan oleh bakteri. Dari penyakit flu inilah yang bisa menyebabkan penyakit sinusitis. Penyebab lain adalah akibat virus influenza yang berkepanjangan sehingga membuat daerah hidung terus menerus berlendir sehingga kuman atau virus mudah sekali bersarang. Lama kelamaan akan timbul pembengkakan di daerah rongga hidung, sehingga lendir di dalam sinus tidak bisa keluar.Padahal, sinus harus bersih dan steril agar udara di dalamnya bisa keluar masuk dengan lancar. Pengaruh Alergi Sinusitis juga rentan dialami oleh orang yang memiliki bakat alergi. Karena itu, apabila akar dari sinus sangat berdekatan dengan akar gigi geligi, maka kuman mudah sekali berpindah tempat. Adenoid yang terletak persis di belakang hidung sebenarnya berfungsi sebagai pertahanan untuk menyaring kuman atau virus yang masuk ke dalam tubuh. tetapi bila adenoidnya terlalu besar, maka akan menghalangi keluarnya sekresi (dahak) yang berasal dari muara sinus. jika muaranya ditutup oleh adenoid, lendir tidak bisa keluar dan udara tidak bisa berputar dengan baik. Akibatnya, hidung akan terus berlendir dan kuman gampang sekali tumbuh. Berdampak Penyakit Asma Tanda lain bahwa flu sudah mengarah ke sinusitis adalah kepala pusing, hidung tersumbat dan adanya lendir yang mengalir di tenggorokan. Pusing terjadi karena udara yang seharusnya bisa mengalir dengan lancar jadi terhambat karena adanya pembengkakan di rongga hidung atau infeksi pada adenoid. Sementara hidung tersumbat Disebabkan oleh produksi lendir yang berlebih akibat alergi, ditambah penyempitan rongga hidung akibat begkak. Akhirnya lendir tidak bisa keluar lewat hidung melainkan masuk ke tenggorokan. Tak heran, penderita sinusitis sering merasa tenggorokannya berisi lendir. Bila kondisi ini terus didiamkan dan penyebab sinusnya adalah alergi, mungkin sekali akan terjadi penyakit asma, karena tenggorokan yang semula berfungsi dengan baik bisa terganggu akibat lendir yang terus menerus di tenggorokan.
  10. Flu tergolong penyakit yang mestinya dapat dicegah. Banyak kasus flu yang sebetulnya tak perlu diderita hanya karena lalai atau mungkin nggak tahu cara mencegahnya. Jangan anggap enteng flu. Khusus bagi yang udah berusia lanjut, serangan flu umumnya lebih berat dibanding bila menimpa mereka yang lebih muda. Selain karena sistem kekebalan tubuh mereka yang memasuki usia uzur udah kian menurun, tipe virus flu yang masuk ke dalam tubuh juga belum tentu sama. Kita mengenal tiga keluarga besar tipe virus flu (tipe A, B, dan C). Masing-masing tipe punya sekian banyak anggota keluarganya sendiri. Virus flu burung H5N1, misalnya, tergolong dalam keluarga besar virus flu tipe A. Sekerabat dengan itu kita mengenal juga strain virus H3N2 (Shangdong dan Beijing), H1N1 (Texas dan Singapura), dan banyak lagi lainnya, selain tipe B Panama dan Yamagata. Perangai anggota keluarga masing-masing tipe virus flu juga nggak sama derajat keganasannya. Ada yang jinak, ada pula yang ganas luar biasa. Flu yang lazim menyerang penduduk Eropa, misalnya, nggak seperti di Indonesia, umumnya tergolong jenis virus flu yang ganas, dan sering amat mematikan. Wabah flu awal abad XX di Spanyol, menelan ratusan ribu korban tewas. Oleh karena nggak semua virus, termasuk virus flu, ada obat antinya, kunci pamungkas mencegah virus flu masih tetap hanya ada dua cara, yakni dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi kemungkinan tubuh dimasuki oleh virus. Di bawah ini beberapa tip bagaimana agar flu yang mengancam di musim penghujan ini nggak sampai menimpa kita. Apa sajakah yang perlu dikerjakan? 1. Minta vaksin flu. Bagi yang udah uzur dianjurkan buat mendapatkan suntikan vaksin flu selama musim flu datang. Namun, nggak semua jenis virus bisa ditangkal dengan vaksin flu. Dari waktu ke waktu vaksin flu disempurnakan dengan kandungan jenis-jenis vaksin oleh tipe virus flu yang tengah menimbulkan wabah. Namun, selain berbeda tipe virusnya, bukan kejadian jarang muncul jenis virus yang lolos dari upaya penangkalan, saking beragamnya jenis dan strain virus flu yang ada. Belum lagi kemungkinan virusnya berubah tabiat (mutasi), sehingga sebuah vaksin menjadi tak lagi poten menangkalnya. 2. Jauhi diri dari paparan dingin. Orang Barat menjuluki flu sebagai catch cold atau terpapar dingin. Memang, semakin lama dan sering tubuh terpapar yang serba dingin (udara, air mandi, ruangan berpendingin, minuman dingin, angin), semakin lemah ketahanan tubuh, dan kian rentan buat gampang terserang virus (apa saja). Kita tahu, bibit penyakit virus hanya bisa dilawan dengan mengandalkan daya tahan tubuh. Kalau daya tahan menurun, pertahanan tubuh akan jebol, dan flu atau penyakit oleh virus lainnya berpotensi bakal menjangkiti. Hanya bila pertahanan tubuh kokoh saja, virus yang udah masuk ke dalam tubuh akan bisa ditumpas dan orang batal jatuh sakit flu. Itu sebab selama tubuh hanya ditumpangi oleh virus flu saja, pemberian obat antibiotika, yang paling kuat sekalipun, menjadi mubazir karena virus tak bisa ditumpas oleh antibiotika jenis dan generasi apa pun. Selain sia-sia mengeluarkan uang buat yang tak perlu, tubuh udah dibebani oleh efek samping antibiotikanya. Kasus flu sejatinya nggak perlu diberi antibiotika. Di Indonesia, flu umumnya dianggap penyakit enteng. Orang masih tetap melakukan aktivitas hariannya di kantor, sekolah, dan kegiatan luar rumah lainnya. Penyakit flu yang tadinya hanya dihuni oleh virus saja, akibat tubuh dalam kondisi udah diperlemah oleh serangan virus, bibit penyakit lain akan mudah ikut mendompleng memasuki tubuh, lalu muncul penyakit baru. Dengan cara itu, penyakit flu di Indonesia umumnya sering berkepanjangan, dan malah bisa berkomplikasi. Tidak jarang flu berkembang menjadi infeksi THT lain (infeksi tenggorok, kerongkongan, hidung, atau congekan), selain kemungkinan terinfeksi oleh kuman pendompleng yang memasuki paru-paru juga (bronchopneumonia, pneumonia). Itu pula alasan kenapa mereka yang sedang flu sebaiknya tinggal di rumah. Selain berpotensi merugikan diri sendiri, dalam keadaan flu berada di luar rumah akan menyebarkan virusnya ke udara di sekitar pasien, terlebih bila berada di ruangan (yang dirancang tertutup tak berventilasi) berpendingin. 3. Perkuat tubuh. Dengan beristirahat dan menu bergizi tinggi selama musim hujan, tubuh diperkuat ketahanannya. Selain dengan cara menghangatkan tubuh (minum hangat, mandi hangat, balur obat gosok), pilih pula menu bergizi tinggi, khususnya berpotein tinggi (telur, susu, daging), tak cukup menu sayur-mayur belaka (sayur bening). Orang Barat biasa menghidangkan sup ayam hangat selama tubuh terpapar di udara dingin. Hindarkan mandi hujan, embusan angin, berada di udara terbuka. Buat kita dapat memilih minuman penghangat badan (wedang jahe, bandrek, bajigur, atau sekoteng), khususnya sehabis tubuh mandi hujan, berenang dingin, wisata pantai. 4. Hindari pergi ke tempat-tempat keramaian. Selagi musim hujan, dan banyak orang sedang sakit flu, sebaiknya nggak bepergian ke tempat-tempat keramaian kalau nggak perlu sekali. Kalau bisa ditunda sebaiknya nggak mengunjungi pasar tradisional, supermarket, mal, bioskop, terminal, stasiun, ruang tunggu puskesmas, rumah sakit, sekolah, ruang pesta. Di tempat-tempat orang berkerumun, virus flu, termasuk jenis virus lain, terbang bertebaran di udara, dan hidung kita menghirup udaranya. 5. Kurangi rokok dan alkohol. Kedua jenis zat ini berpotensi menurunkan ketahanan tubuh. Merokok ”melukai” selaput lendir saluran napas, sehingga menjadikan saluran napas lebih rentan dimasuki virus. Ruangan yang berasap rokok, memperlemah kondisi saluran napas orang-orang yang menghirupnya juga (passive smoker). 6. Rajin basuh tangan dengan sabun. Tangan dan jemari kita dapat menjadi sumber pemindahan virus yang melekat dari lingkungan tempat kita melakukan aktivitas, seperti kantor, sekolah, dan kamar kecil di tempat-tempat umum. Studi tentang ini udah dikerjakan sewaktu SARS mewabah dulu. Tangan kita tentu bersentuhan dengan pegangan pintu kamar mandi, pintu mobil, tombol lift, gagang telepon, lembaran atau kepingan uang, permukaan meja, kursi, dan segala yang disentuh banyak orang. Dari sana virus yang udah mencemari segala yang disentuh (oleh pengidap flu) bisa berpindah ke jemari tangan kita. Pengidap flu perlu tahu diri buat nggak seenaknya bersin dan batuk-batuk di rungan yang banyak orangnya, selain sepatutnya rajin membasuh tangan juga (sebab pasti udah memegang liang hidung dan mulutnya yang bervirus). Orang lain yang berdekatan dengan pasien flu, berbicara, dan terancam cemaran virusnya, perlu lebih sering membasuh tangan, dan nggak sembarang memegang hidung (mengupil, membersihkan liang hidung), atau mulut. Biasakan menggunakan saputangan, atau tisu, buat membersihkan liang hidung atau mulut. Lewat kedua liang itulah virus flu akan memasuki tubuh, termasuk virus flu burung (avian influenzae). 7. Membersihkan liang hidung setiap pulang bepergian. Ya, selama bepergian ke luar rumah, terlebih selama musim flu berjangkit, nyaris tak ada udara yang nggak tercemar virus flu, terlebih di lingkungan yang ada pasien flu. Hampir pasti udara yang kita hirup selama di luar rumah, ada virus flunya. Termasuk bila di rumah ada yang sedang sakit flu. Bagaimanapun keadaannya, jauh lebih baik bila segera membersihkan liang hidung dengan sabun, setiap kali pulang bepergian, sambil berulang-ulang dengan cara sekuat-kuatnya mengembus-embuskan udara hidung selama dibersihkan. Dengan cara demikian sekurang-kurangnya gerombolan virus yang mungkin udah mengendon di situ akan terpelanting keluar dari liang hidung sebelum sempat bersarang, dan berbiak. 8. Berkumur-kumur, dan nggak kurang tidur. Virus flu memasuki tubuh lewat liang hidung dan rongga mulut. Selain saluran hidung harus terjaga bersih, mulut pun perlu kokoh pertahanannya. Untuk itu ada baiknya lebih sering berkumur. Selain bisa memilih seduhan daun sirih (ada daya antisepsisnya), dapat juga memakai obat kumur yang dibeli bebas di apotek. Dengan cara demikian kita berupaya mengenyahkan bibit penyakit yang mungkin udah mulai mengendap di rongga mulut, termasuk bila yang masuk virus flu. Selain berkumur, tentu menggosok gigi, khususnya sebelum tidur malam. Rongga mulut yang kotor juga memperlemah ketahanannya. Terlebih pada mereka yang udah nggak memiliki amandel (kelenjar tonsilnya udah diangkat), sehingga tak punya pasukan penjaga rongga mulutnya dari ancaman bibit penyakit. Termasuk mereka yang gigi-geliginya udah keropos, terinfeksi, dan membusuk akar giginya. Mereka lebih rentan terinfeksi rongga mulutnya. 9. Lakukan olah napas. Ya, daya tahan tubuh juga membutuhkan asupan oksigen yang lebih penuh. Upaya olah napas, yakni dengan cara menghela napas (di udara segar terbuka) seberapa dalam kita mampu, dan menahannya seberapa lama kita bisa, akan lebih membugarkan paru-paru. Paru-paru yang bugar, yang lebih deras aliran darahnya, dan meningkat sistem kekebalan lokalnya, akan lebih diberdayakan buat mampu mengenyahkan bibit penyakit. Untuk menyempurnakan hasil olah napas, sertai pula dengan gerak badan yang memadai seperti berjalan kaki dan bersenam. Faktor stres fisik, selain stres mental, juga menambah rentan tubuh seseorang terserang virus flu. Keletihan yang berlebihan (akibat bekerja maupun latihan fisik) nggak dianjurkan selama musim flu. 10. Cukup tidur dan nggak begadang. Tantangan orang sekarang adalah acap tergoda oleh begitu banyak iming-iming tontonan televisi, hiburan, dan kegiatan bareng di luar rumah di waktu jeda. Salah satu ancaman penyakit yang banyak menimpa orang sekarang sering sebab kekurangan waktu jeda. Sudah letih di kesibukan siang hari, malamnya sering kurang waktu tidur. Alih-alih sempat tidur siang (seperti orang dulu), tidur malam juga sering tak memadai. Kondisi kurang jeda, kurang tidur, dan tidur pun nggak nyenyak (sebab stres, terlampau letih), yang menambah rentan tubuh diserang virus umumnya, virus flu khususnya. Bila mulai terasa badan mulai pegal-pegal, kepala pening, mata terasa panas, mulai bersin dan batuk-batuk kecil, kemungkinan gejala awal flu. Itulah saatnya langsung minum obat flu merek apa saja, dan tidur setelah makan sup atau minuman hangat. Biasanya dengan cara itu flu batal muncul. Namun, obat warung nggak kuasa menahan laju perjalanan penyakit flu bila udah telanjur berat. Percuma terus mengonsumsi obat flu saja bila flu udah lebih dari seminggu, dan gejalanya bertambah berat. Lendir yang semula bening encer udah berubah kental berwarna, itu berarti flu udah ditunggangi oleh bibit penyakit lain. Inilah saatnya obat flu perlu didampingi oleh antibiotika. Di zaman semakin banyak hiburan tengah malam, coba buat nggak selalu mengikuti kata hati, kendatipun demi si jantung hati. Mereka yang tengah mengidap penyakit menahun (kencing manis, gagal ginjal, penyakit jantung, kanker) tentu lebih ”lemah” dibanding orang normal.
  11. Perubahan iklim yang ekstrim dapat menurunkan daya tahan tubuh, terutama jika ente gak siap menghindarinya. Akibatnya, virus ataupun bakteri dapat dengan mudah menghinggapi tubuh ente. Waktu virus hinggap di tubuh ente, salah satu dari tiga kemungkinan berikut akan terjadi: (1) virus akan musnah, atau (2) sistem imun tubuh aktif dan membunuh virus, atau (3) virus bertahan dan berkembang biak. Salah satunya virus RNA yang merupakan pembawa penyakit influenza. Penyakit yang akrab disebut flu ini sebaiknya jangan ente anggap remeh. 1. Fakta: Mencuci tangan dapat mengurangi flu. Berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 90% penyakit justru datang dari tangan sendiri yang gak bersih. Penyakit seperti flu, batuk, diare, hingga ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas) berasal dari virus-virus yang masuk dari tangan yang seringkali menyentuh mulut dan hidung. Segaknya, diperlukan 20 detik untuk mencuci tangan dengan sabun hingga bersih. Langkah-langkah mencuci tangan yang WHO sarankan yaitu meliputi telapak, jemari dan sela-selanya, serta punggung tangan. 2. Fakta: Olahraga bisa menangkal flu. Aktivitas fisik yang teratur akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga dapat mencegah terserang flu atau segaknya bisa mempercepat proses penyembuhan. Waktu flu, ente bisa melakukan olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang, seperti senam kesegaran jasmani atau jogging. 3. Fakta: Flu bisa sangat mematikan. Flu menjadi salah satu pandemi yang mengerikan. Dimulai pada tahun 1918 dan berakhir pada 1920, muncul flu Spanyol yang menyebar di negara Eropa dan Amerika Serikat. Flu yang menyebar pada masa Perang Dunia I itu menyebabkan sekitar 3-5% dari populasi dunia atau sekitar 50-100 juta orang meninggal dunia. 4. Fakta: Virus flu dapat menjangkau tubuh lain hingga 6 kaki. ente sebaiknya menjaga jarak sejauh 6 kaki atau bahkan lebih dari orang yang sedang terkena flu. Sejauh itulah virus dapat menempuh perjalanan mereka. Menggunakan masker atau penutup hidung Waktu ente sedang pilek (gejala flu) atau bahkan saat flu, akan mengurangi penularan atau menghambat perjalanan virus flu kepada orang di sekeliling ente. 5. Fakta: Waktu hidung ente tersumbat. Sangat gak nyaman Waktu flu membuat kedua lubang hidung ente tersumbat. Bahkan, ente kesulitan menghirup dan mengeluarkan udara melalui hidung. Yang bisa ente lakukan untuk mengurangi sumbatan yaitu menekan satu lubang hidung dan menghembuskan udara secara perlahan dan lembut melalui lubang satunya. Cara ini bisa mencegah sumbatan yang lebih parah dan menghindari sakit menjalar ke telinga. 6. Fakta: Vaksinasi Flu Menurut Centers for Disease Control (CDC) yang bermarkas di Amerika Serikat, ente gak berarti terlepas dari serangan flu meskipun sudah menerima vaksinasi flu. Bagi orang dewasa, disarankan untuk melakukan vaksinasi flu hanya satu kali dalam satu tahun. Jika perlu, vaksinasi flu dilakukan secara berkala karena virus sangat mudah bermutasi, sehingga vaksin flu pun terus diperbarui. 7. Fakta: Redakan gejala flu Beberapa sumber makanan dapat mengurangi gejala flu, di antaranya buah nanas yang mengandung enzim sehingga bisa mencerna protein, bersifat anti peradangan, dan mengurangi lendir. Selain itu, bawang putih juga bermanfaat sebagai antibakteri dan antijamur untuk mencegah infeksi dan menaikkan imun tubuh. Sup ayam hangat juga bisa ente entelkan untuk menghangatkan tubuh dan mencegah infeksi pada saluran pernapasan.
×
×
  • Create New...