Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'film'.



More search options

  • Pencarian Berdasarkan Tag

    Jenis tag dipisahkan dengan koma.
  • Pencarian Berdasarkan Penulis

Jenis Konten


Forum

  • NGOBAS ANSWERS
    • Pertanyaan Umum
  • MEDIA MUDA
    • Berita Muda
    • Muda Anonim
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • PELACUR
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • KOMUNITAS
    • BELA DIRI
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • NgobasTV
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
  • Ngobas Magz
    • Ruang Meeting
    • Redaksi
    • Tentang Ngobas Magz
    • Berita Ngobas Magz
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • KEUANGAN
    • Bukan-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • GAYA HIDUP
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • TEMPAT ISTIRAHAT
    • LAPOR KOMANDAN

Blog

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • Topik Berita
  • Acara
    • Dokumentasi Event
  • Officer

Product Groups

There are no results to display.


Cari hasilnya di...

Cari hasilnya yang...


Tanggal Dibuat

  • Mulai

    End


Pembaruan Terakhir

  • Mulai

    End


Saring dari jumlah...

Joined

  • Mulai

    End


Group


Situs


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Minat

Ditemukan 62 results

  1. Thanos pertama kali diperkenalkan di Marvel Cinematic Universe pada post-credit film The Avengers. Kehadiran sang Mad Titan cukup menarik perhatian para penggemar Marvel karena dirinya memang dianggap sebagai penjahat nomor satu di semesta Marvel. Enam tahun berlalu, karakter yang diperankan oleh Josh Brolin ini akhirnya muncul dalam Avengers: Infinity War. Namun dalam debut filmnya itu ia terlihat berbeda. Kulit Thanos yang semula diwarnai ungu seketika menjadi coklat sedikit bercampur pink. Perubahan warna ini sempat menjadi sorotan ketika trailer pertama dirilis. Matt Aitken, supervisor visual effect Infinity War, akhirnya memberikan penjelasan mengapa warna kulit Thanos akhirnya diubah di dalam film garapan Anthony dan Joe Russo. “Adegan-adegan di film Guardians adalah di mana kami melihatnya dengan sangat jelas dalam film-film MCU sebelumnya, dan Itu adalah sebuah hal yang luar biasa, jadi kita tidak ingin membuatnya sama seperti itu,” ujar Aitken seperti dilansir Comicbook, Rabu (9/5/2018). Aitken menambahkan bahwa mengingat Thanos menjadi sosok sentral di Infinity War dan mengharuskan pengambilan gambar yang banyak, harus ada perubahan tampilan yang dilakukan. Akhirnya penampilannya pun dibuat lebih natural, sosok Thanos dibuat lebih detail dan bentuk wajahnya lebih dibuat alami. Ketika Thanos pertama kali muncul di tahun 2012, para penggemar Marvel dengan mudah mengenalinya karena penampilannya dengan warna kulit ungu mirip seperti apa yang ada di dalam komik Marvel. Namun pengembangan karakter membuat tim produksi berusaha membuat tampilan Thanos menjadi lebih realistis dengan kekuatan emosional yang lebih besar seperti di dalam Infinity War. Thanos mungkin bukan satu-satunya karakter MCU yang mengalami perubahan penampilan. Beberapa karakter juga mengalami hal sama, namun lebih kepada aspek kostum yang digunakan. Perubahan yang terjadi di dalam wajah Thanos menjadi salah satu perubahan paling drastis sepanjang sejarah MCU. “Sejak awal, Marvel sadar bahwa mereka butuh Thanos dengan versi yang lebih baik dan kami tidak pernah diminta untuk membuatnya sama seperti penampilan di versi awal,” ucapnya lagi. Avengers: Infinity War sendiri saat ini sedang tayang di bioskop-bioskop di hampir seluruh dunia. Setelah film ini, Marvel Studios sudah mempersiapkan Ant-Man and the Wasp yang rilis pada 6 Juli 2018, Captain Marvel pada tanggal 8 Maret 2019, dan Avengers 4 pada 3 Mei 2019. Sementara itu sekuel dari Spider-Man: Homecoming tayang pada 5 Juli 2019 dan Guardians of the Galaxy Vol. 3 menyusul di tahun 2020.
  2. Kisah hidup mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau karib disapa Ahok saat masih remaja difilmkan. Berjudul Anak HOKi, film ini dipoduseri oleh kakak Ahok, Harry Tjahaja Purnama. Menurut Harry, film ini menceritakan sisi lain Ahok, bukan sebagai politikus maupun perceraiannya. "Film ini dari awal tahun lalu sudah terinisiasi, jauh dari urusan politik. Film ini hanya entertain dan social value. Enggak ada sama sekali unsur politiknya," ungkap Harry Tjahaja Purnama usai jumpa pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/4). "Inspirasinya karena banyak teman-teman bertanya, 'Ahok muda seperti apa sih?' dan teman-teman bilang, ya udah bikin yuk filmnya," imbuhnya. Harry pun berharap film yang akan tayang Agustus mendatang ini tak hanya memenuhi rasa penasaran publik tentang masa muda Ahok, tetapi juga bisa menjadi hadiah untuk Ahok saat keluar dari penjara nanti. "Ahok tahu kisah remajanya mau difilmkan, tapi dia tidak tahu detail. Pemain-pemainnya saja dia enggak tahu, saya harap bisa jadi hadiah pas dia bebas nanti," tandasnya. Film Anak HOKi menggandeng Kenny Austin yang berperan sebagai Ahok muda. https://www.instagram.com/filmanakhoki/ Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/film-anak-hoki-bakal-jadi-kado-kebebasan-ahok-2Kuh
  3. Kabar duka kembali menyelimuti perfilman Indonesia. Amoroso Katamsi, pemeran Presiden Soeharto di Film G30S/PKI meninggal dunia, pada Selasa (17/4) dini hari di RSAL Mintohardjo. "Betul Bapak meninggal tadi dini hari, saat ini almarhum sudah di rumah duka,"jelas anak pertama Amoroso, Ratna Arumasari Katamsi, Selasa (17/4). Ratna mengatakan, almarhum akan dimakamkan di TPU Tanah Wakaf Pondok Labu, Jakarta Selatan, setelah Dzuhur. Sebelum dimakamkan, almarhum akan disalatkan di Masjid Imam Bonjol, Pondok Labu, Jakarta Selatan. Kabar meninggalnya Amoroso Katamsi juga sempat disampaikan oleh sastrawan Candra Malik, melalui akun Twitter-nya @CandraMalik. Dalam kabar tersebut, Candra mengaku mendapatkan kabar meninggalnya Amoroso dari Doddy Katamsi, anak dari Amoroso. "Inalilahi wainalilahi roziun. Bapak Amoroso Katamsi telah berpulang ke Rahmatullah pada Selasa 17 April 2018 pukul 01.40 WIB. Semoga husnul khatimah (Informasi dari Mas Doddy Katamsi, putra almarhum)," tulis Candra, Selasa (17/4). Selain itu, kabar duka meninggalnya Amoroso juga disampaikan oleh artis, Ike Muti. Melalui akun Instagramnya, Ike menyampaikan rasa belangsungkawa atas meninggalnya Amoroso. Ike merupakan keponakan dari Amoroso. Pria kelahiran Jakarta, 21 Oktober 1940 tersebut selama ini dikenal atas perannya sebagai Presiden Soeharto di Film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI yang dibuat pada 1982 dan disutradarai oleh Arifin C. Film yang diperankan oleh Amoroso tersebut sempat menuai kontroversi pada 2017 lalu. Sejumlah pihak mengkritik penayangan kembali film tersebut di televisi, menjelang peringatan G30S/PKI, pada 30 September. Menjelang peringatan G30S/PKI, film tersebut juga ditayangkan di sekolah-sekolah untuk memperlihatkan kisah tragis pembantaian para jenderal TNI oleh PKI. Semasa Orde Baru, Film G30S/PKI setiap 30 September selalu ditayangkan. Semasa hidup, Amoroso sempat mengatakan, tidak ada paksaan dan juga intimidasi dari pihak-pihak tertentu ketika memerankan Soeharto dan menjalani shooting Film G30S/PKI. "Itu adalah peran yang menantang dan kesempatan yang langka makanya saya ambil," katanya, saat nobar dan diskusi mengenai film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (30/9/2017). Namun, Amoroso tidak menyangka bahwa Film G30S/PKI akan menjadi kontroversi saat ini."tapi ini memang bukan film sembarangan," ucapnya. Amoroso ternyata merupakan lulusan Institut Angkatan Laut (IAL). Bahkan ia sempat menyandang pangkat terakhir sebagai Laksamana Pertama (Bintang Satu). Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/amoroso-katamsi-pemeran-soeharto-di-film-g30spki-2KtV
  4. Aktor Will Smith baru saja mengumumkan tidak akan ambil bagian dalam film Disney remake yang berjudul Dumbo sejak Januari lalu. Ini alasannya. Sejatinya, Smith sedang dalam pembicaraan untuk berperan dalam film yang diadaptasi dari film animasi original di 1941 tentang gajah bertelinga besar yang baik hati itu. Sayang, dia akhirnya tidak meneruskan proyek tersebut dengan alasan honor dan jadwal. Awalnya Smith ditetapkan untuk memainkan peran ayah dari anak-anak yang berteman dengan Dumbo. Sementara Tom Hanks telah ditawarkan untuk memainkan karakter jahat dalam film tersebut. Smith muncul dalam film supervillain, Suicide Squad sebagai Deadshot di tahun lalu. Dia juga membintangi film Collateral Beauty pada tahun yang sama. Aktor bertalenta akan kembali bermain di film Bad Boys threequel berjudul Bad Boys for Life dan direncanakan akan rilis di Amerika Serikat pada 9 November 2018. Tahun ini, Smith akan membintangi film David Ayer berjudul Brightbersama dengan Noomi Rapace, Edgar Ramirez, dan Joel Edgerton. Sementara itu, Dumbo merupakan salah satu dari banyak film adaptasi live-action dari Disney. Film lainnya adalah Beauty and the Beast yang akan dirilis pada 17 Maret tahun ini, kemudian The Lion King, Peter Pan, Maleficent 2, The Little Mermaid, Mulan, Snow White dan Cruella yang menceritakan tentang sosok Cruella de Vil dari film animasi 101 Dalmatians. Dumbo akan diarahkan oleh Tim Burton yang baru-baru menangani beberapa film, seperti Miss Peregrine’s Home for Peculiar Children, The Brothers Grimm, dan Transformers: Age of Extinction. Untuk semakin memperkuat film tersebut, Tim akan didampingi oleh Ehren Kruger sebagai penulis naskah.
  5. Siapa yang gak tau tentang power rangers? hahaha power rangers adalah acara dimana ada beberapa superhero yang selalu membela hal yang benar. pasti kalian waktu masih kecil pernah nonton kan?? ingat betapa seru acara film itu kan? terus pilih power rangers yang paling suka warna apa? hahahah memang begitulah kita ketika kecil. dan biasanya film power rangers ini setiap minggu pagi (kalau DNA gak salah sih ). dan juga ada robot-robotnya yang membantu sang superhero untuk melawan monster. tapi sayangnya sekrang susah di temukan film-film itu lagi di TV . maka dari itu DNA mau share power ranger-power ranger yang dulu niar RNA-d semua teringat masa-masa kecil dulu ndral 1. MIGHTY MORPHIN POWER RANGERS total episode : 155 tahun : 1993-1996 2. POWER RANGERS ZEO total episode : 59 tahun :1996-2000 3. POWER RANGERS IN SPACE total episode: 43 tahun : 2000-20002 4. POWER RANGERS TURBO total episode: 46 tahun : 2000-2003 5. POWER RANGERS LOST GALAXY total episode: 45 tahun : 2003- 2004 6. POWER RANGERS LIGHTSPEED RECUSE total episode: 45 tahun: 2000-2001 7. POWER RANGERS TIME FORCE total episode: 40 tahun : 2001-2002 8. POWER RANGERS WILD FORCE total episode: 40 tahun : 2002-2003 9. POWER RANGERS NINJA STROM total episode: 38 tahun : 2003-2004 10. POWER RANGERS DINO THUNDER total episode: 38 tahun : 2004-2005 11. POWER RANGERS SPD total episode: 38 tahun : 2005-2006 12. POWER RANGERS MYTICS FORCE total episode: 32 tahun: 2006-2007 sebenarnya masih banyakkkk power rangers yang lain-lainnya , tapi berhubung DNA capek jadi segini aja dulu yaaaa. Komeng ya ndral and like!
  6. c0d1ng

    Rekomendasi Film Akhir Pekan

    Menonton bisa dijadikan sebagai salah satu alternatif untuk menghabiskan long weekend. Apalagi, beberapa film yang sedang tayang di bioskop sangat cocok untuk dinikmati di akhir pekan. Sing Prediksi tentang Moana adalah film animasi termanis untuk menutup tahun 2016 ternyata dipatahkan. Sing datang seketika dan pantas untuk menjadi yang terbaik. Sing adalah sebuah film animasi musikal dari Illuminati (pencipta Minions). Film ini diisi suaranya oleh banyak bintang besar Hollywood seperti Matthew McConaughey, Reese Witherspoon dan Scarlett Johansson. Sing tampil dengan cerita yang jauh lebih kaya daripada Moana. Film ini sangat menghibur dengan cerita dan lagu-lagu ceria yang ada di dalamnya. Moana Perjalanan Putri Disney terbaru ini sangat menginspirasi, khas cerita Disney lainnya. Efek visual yang ditampilkan pun tak udah diragukan lagi kualitasnya, Disney menyuguhkan efek visual terbaik. Moana merupakan sebuah perpaduan menarik cerita dari Polinesia dengan karakter lucu seperti Maui yang diperankan oleh Dwayne "The Rock" Johnson. Belum lagi ayam peliharannya yang konyol bernama Heihei. Fantastic Beasts and Where to Find Them Memasuki dunia magis Harry Potter merupakan sebuah pengalaman menonton yang tak bisa ditolak. Meski ini merupakan sebuah film spin-off dan mengambil setting 70 tahun sebelum Harry Potter terlahir, Fantastic Beasts sangat sayang untuk dilewatkan. Mereka mampu menyihir para penonton untuk masuk dan menikmati kehidupan di dunia mereka. Newt Scamander (Eddie Redmayne) dikisahkan berpetualangan ke kota New York untuk menemukan dan mempelajari hewan buas spesies baru di dunia sihir. Kisahnya berujung runyam saat beberapa makhluk berhasil meloloskan diri dari kopernya. Hacksaw Ridge Sulit melepaskan bayangan Andrew Garfield dari karakter Peter Parker di Amazing Spider-Man. Namun, apa jadinya jika dirinya, dengan tubuh kecilnya, menjadi seorang prajurit Perang Dunia II? Itulah yang menjadi sebuah alasan untuk menonton Hacksaw Ridge. Diangkat dari kisah nyata, film ini menyajikan sebuah perspektif berbeda dari sebuah film. Okezone memberikan rating 7,2 untuk film bertemakan peperangan ini. Headshot Film Indonesia mendapat pengakuan dari kalangan perfilman Jepang beberapa hari lalu di Festival Film Jepang atas film-film laganya. Tak heran jika Headshot menjadi salah satu film yang pas untuk menemani akhir pekan Anda. Headshot dibintangi oleh Iki Uwais, Chelsea Islan dan Julie Estelle. Film ini menyajikan aksi laga yang tak kalah seru dari The Raid.
  7. Diler yang menjual mobil Jeep Grand Cherokee membantah tuduhan terkait kematian aktor 'Star Trek Beyond', Anton Yelchin. Yelchin tewas setelah tertabrak mobilnya sendiri pada 19 Juni 2016. Diduga kematian pria berusia 27 tahun itu terkait tuas transmisi yang belum pada posisi aman sehingga mobil SUV itu melaju sendiri dan menabrak hingga mengimpit korban dengan pagar di rumahnya. Pascakecelakaan ini, orangtua Yelchin, Victor and Irina Yelchin, menggugat jaringan diler Auto Nation yang menjual kendaraan tersebut. Auto Nation merupakan jaringan retail kendaraan terbesar di Amerika Serikat dengan memiliki lebih dari 300 franchise. Selain Auto Nation, orangtua korban juga menggugat produsen Jeep, Fiat Chrysler Automobiles (FCA). Pihak diler menilai kecelakaan terjadi karena ketelodoran Yelchin sendiri, yakni adanya “kesalahan penggunaan” dan “kerusakan”. Karena itu, Auto Nation menolak bertanggung jawab dan meminta hakim di California menghentikan perkara ini. Tidak dijelaskan secara detail mengenai istilah “kesalahan penggunaan” dan “kerusakan” yang dimaksud. Namun diduga hal ini terkait dengan perubahan yang dilakukan terhadap kendaraan tersebut sehingga sudah tidak dalam kondisi standar lagi. Orangtua Yelchin mengajukan gugatan setelah para pemilik Jeep Grand Cherokee lainnya mengajukan class action di California terhadap FCA. Mereka menganggap kematian Yelchin disebabkan cacat pada desain tuas transmisi sehingga membingungkan pengguna kendaraan. Sebelumnya, FCA mengumumkan recall sebanyak 1,1 juta unit kendaraan di seluruh dunia, sebagian besar beradar di AS. Mobil yang digunakan Yelchin yakni Jeep Grand Cherokee model 2015 masuk dalam daftar yang harus di-recall. Penyebab recall adalah mobil bisa melaju sendiri meski pengemudi sudah meninggalkan kendaraan.
  8. Walikota Bandung Ridwan Kamil menyampaikan, Pusat Komando ini di bangun untuk memberi service umum yang lebih cepat serta moderen. BANDUNG Kota Bandung saat ini mempunyai Command Center atau pusat komando serta kendali untuk memonitor semuanya info, termasuk juga jalan raya, titik kemacetan jalan, keadaan banjir, sampai kehadiran tempat pembuangan sampah. Berlokasi di kompleks kantor pemerintah kota Bandung, ruang pusat komando ini di bangun dengan design serupa sarang tawon serta tampak megah seperti ruang kontrol dalam film Star Trek. Di dalamnya ada data cuaca, peta, video analisa, dsb untuk memonitor kondisi kota Bandung. Contoh spesifiknya yaitu pemakaian CCTV di berjalan-jalan yang ada di Bandung yang bakal tersambung segera ke Command Center, hingga melalui pengawasan kamera itu dapat di ketahui pelanggaran jalan raya yang berlangsung serta terekam oleh CCTV. Bukan sekedar itu, dari Command Center dapat juga tampak titik lokasi banjir, kebakaran, sampai kehadiran tempat pembuangan sampah. Ada monitor besar di ruang Command Center yang dikelilingi dengan monitor ukuran kecil yang lain. Pusat Komando ini dikelola oleh 15 pakar info tehnologi yang bukanlah adalah pegawai negeri. Walikota Bandung Ridwan Kamil menyampaikan, Pusat Komando ini di bangun untuk memberi service umum yang lebih cepat serta moderen. “Memulai satu langkah baru dalam memberi service umum yang tambah baik. Kan service umum itu yang diinginkan orang-orang kan bila ada permasalahan cepat lah responnya lalu mutunya juga baik. Karenanya ada Bandung Command Center ini kita memakai tehnologi untuk tahu persoalan info lebih cepat, lalu memutuskan lebih cepat, " katanya. Ridwan memberikan, untuk lebih memberi service umum yang cepat pada orang-orang, th. ini Command Center akan di bangun di kecamatan-kecamatan. “Tahun ini ada Command Center juga di kecamatan, namun ruangnya kecil saja, 3x4 (mtr.). Camat-camat ada monitor minimum empat hingga enam (unit) lalu mengkoneksi CCTV di lokasi kecamatannya, bikin ketentuan. Jadi berikut rencana desentralisasi dalam ‘Smart City’, " katanya. Disamping itu, dalam kunjungan kerjanya ke Kota Bandung beberapa waktu terakhir, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Yuddy Chrisnandi menyampaikan, Command Center layak ditiru oleh kota-kota lain di Indonesia. Menurut dia, service umum yang sempurna mesti selalu mempercepat satu sistem keperluan orang-orang, memperpendek permasalahan perizinan, serta responsif. “Sangat inovatif serta futuristik di mana beragam bebrapa masalah perkotaan dapat dengan cara real time diikuti serta ini satu diantara bentuk service umum yang sempurna serta excellent. Layak jadikan pilot project untuk diaplikasikan mulai di kota-kota besar yang ada, " katanya. Warga Kota Bandung menyongsong baik kehadiran Command Center. Mereka juga bangga Kota Bandung mempunyai sarana umum yang mutakhir. “Kalau menurut saya ini satu terobosan yang baru lantaran banyak keuntungan-keuntungan yang didapat untuk warga Kota Bandung, " tutur seseorang warga bernama Feri.
  9. Guest

    50 Tahun Film 'Star Trek'

    Lima puluh tahun yang lalu, bulan September 1966, Star Trek lahir. Acara televisi ini menceritakan petualangan awak pesawat antariksa USS Enterprise yang sedang dalam misi eksplorasi selama lima tahun. Minggu demi minggu, seri ini mengikuti Kapten Kirk dan timnya yang berani menjelajahi dunia baru.
  10. status_cintaaa

    MOVIE REVIEW: Sundul Gan

    Ketika melihat sebuah film Indonesia dilabelkan sebagai biografi, lalu dikaitkan lagi dengan unsur 'kisah sukses' dan 'menginspirasi', mungkin tidak terbayang kemasan seperti yang dilakukan film Sundul Gan: The Story of Kaskus. Digarap oleh Naya Anindita sebagai debut penyutradaraan film panjangnya, Sundul Gan dikemas dengan ringan dan lincah, seakan mematahkan kebiasaan bahwa film yang 'menginspirasi' haruslah melodramatis menggetarkan hati, berisi kata-kata berat makna, atau bahwa film biografi harus menunjukkan hanya sisi-sisi terbaik subjeknya. Sundul Gan memang masih berpegang pada sebuah kisah sukses, dalam hal ini upaya sepasang sahabat dalam membesarkan Kaskus, salah satu situs forum terpopuler di Indonesia. Film ini pun sajikan beberapa highlight bagaimana Kaskus yang tadinya hanya proyek tugas kuliah di tahun 1999, menjadi sebuah perusahaan rintisan (start up) yang menarik minat para pemodal besar di era 2000-an. Namun, jelas kisah tersebut jadi kurang menarik ketika umumnya penonton sudah tahu akhirnya akan seperti apa: Kaskus kini sudah aktif selama 17 tahun dengan jutaan pengguna. Mungkin karena itu pula, Naya bersama penulis skenario Ilya Sigma dan Priesnanda Dwisatria lebih berfokus pada pasang surut persahabatan sekaligus kemitraan bisnis dari dua sosok penting di Kaskus: Andrew "Mimin" Darwis (Albert Halim) dan Ken Dean Lawadinata (Dion Wiyoko). Di film ini, Andrew diperkenalkan sebagai seorang yang passionate terhadap teknologi informasi, dia juga yang turun langsung mengurusi Kaskus dan dikenal para penggunanya dengan sapaan Mimin berasal dari kata administrator. Sementara Ken diperkenalkan sebagai pemuda pemalas maniak video game yang melihat peluang bisnis besar dari Kaskus. Andrew dan Ken ternyata masih punya hubungan keluarga, dan itulah yang membuat mereka cepat akrab saat sama-sama kuliah di Seattle, Amerika Serikat. Tahun 2008, Ken mengajak Andrew untuk kembali ke Jakarta untuk membangun Kaskus jadi lebih besar. Di Jakarta, mereka berbagi tugas. Andrew masih terus mengembangkan Kaskus dari segi teknologi dan kontennya, sementara Ken yang ke sana ke mari mencari investor potensial. Di sinilah persahabatan mereka diuji. Andrew kerap merasa ditinggal sendirian dalam mengurusi Kaskus, dan Ken berusaha seimbangkan cita-citanya untuk Kaskus, serta rencana pernikahannya dengan Tika (Pamela Bowie) yang berjalan bersamaan. Siapa yang paling pantas dalam mewakili Kaskus ke luar pun ikut menambah kompleksitas hubungan Ken dan Andrew. KESAN JUJUR Cerita dan karakterisasi Sundul Gan sepertinya memang dirancang untuk lebih dekat dengan kalangan dewasa muda usia 20-an hingga 30-an, khususnya yang akrab dengan teknologi. Ini terutama timbul dari karakterisasi dan interaksi hubungan antara Ken dan Andrew, serta problem-problem yang diangkat. Film ini juga tak segan memasukkan umpatan dan makian, baik yang diucapkan serius ataupun bercanda, tetapi masih dalam porsi tak berlebihan. Bahkan, ditunjukkan pula sifat dan sikap dari kedua tokoh yang mungkin sulit dikatakan terpuji—sebut saja Andrew yang terkesan tak acuh pada kehidupan sosial dan sempat besar kepala dengan kepopuleran Kaskus, atau Ken yang jago ngeles dan sempat 'memperdaya' Andrew supaya mau kembali ke Jakarta. Terlepas itu benar atau hanya dramatisasi, unsur-unsur tersebut berperan penting dalam membuat film ini terkesan lebih hidup serta nyata. Film ini tak berusaha mengglorifikasi kehebatan dan keberhasilan kedua tokohnya, melainkan menunjukkan mereka memang manusia biasa seperti penontonnya. Ini menarik karena kedua sosok aslinya juga turut terlibat di produksi film ini, namun membiarkan beberapa hal yang berisiko menurunkanimage personal mereka untuk ditampilkan di film. Ini justru berdampak baik dalam mengikis kesan palsu dari cerita yang diangkat, sehingga film ini pun jadi terasa jujur. Believability ini pula yang membuat film ini cukup mudah dinikmati tuturannya, terlepas dari kemasannya yang cukup komikal dan bercorak komedi. Film ini dibuka dengan perkenalan oleh tokoh Ken dan Andrew berbicara langsung kepada penonton, lalu ada pula berbagai animasi grafis khas video game yang seakan menjelaskan adegan-adegan yang sedang ditampilkan. Penggunaan efek digital dan CGI di sini mungkin memang belum sempurna, tetapi karena dibangun sebagai komedi, ditambah penataan gambar yang cerdik, kekurangan ini tak sampai merusak ceritanya. Film ini pun memasukkan berbagai trivia yang mungkin akrab bagi para pengguna Kaskus, termasuk bahwa awalnya banyak pengguna menggunakan Kaskus untuk bertukar materi pornografi, jenis-jenis komunitas di Kaskus yang kadang absurd, hingga titik dramatis ketika situs ini diretas. Inilah cara yang digunakan film ini untuk membuat kisah ini jadi hipdan fun, menarik bagi generasi target penontonnya, khususnya yang kenal Kaskus. Di sisi lain, bahwa film ini berpotensi akan lebih terkoneksi dengan kaum muda pengguna teknologi menjadi salah satu problem utama dari Sundul Gan. Film ini jadi berpotensi asing bagi demografi di luar kelompok tadi. Dengan fokus cerita pada persahabatan Ken dan Andrew, timbul kesan bahwa pembuat film ini mengasumsikan semua penontonnya sudah kenal apa itu Kaskus dan berbagai istilah teknologi informasi lainnya, sehingga hanya dijelaskan sambil lalu. Meski beberapa kali ditunjukkan juga dampak keberadaan Kaskus, film ini tidak terlalu menjelaskan apa maksud dari 'gedein Kaskus' selain kantornya jadi lebih besar, demikian pula apa yang bisa didapat oleh investor sehingga mereka tertarik untuk terlibat. Memang tak harus detail, tapi gambaran besarnya tetap diperlukan, sekaligus untuk memperdalam seberapa pentingnya Kaskus bagi Andrew dan Ken, sehingga keduanya tidak saling meninggalkan sekalipun sering terjadi adu debat. Terlepas dari itu, Sundul Gan tetaplah sebuah film yang mampu tampil fresh untuk jenis biografi. Fokus penceritaan pada persahabatan Ken dan Andrew juga disampaikan dengan cukup utuh dan dituturkan dengan lancar. Performa pemainnya juga mendukung ini, baik dari Dion yang tampil prima seakan tanpa beban, juga Albert—walau kadang masih terlihat seperti impersonating mampu menyampaikan emosinya dengan wajar. Film ini memang belum sempurna, tetapi tidak berarti gagal, terutama dalam menyajikan materi cerita yang terkesan klise menjadi cukup berbeda dan tetap menarik.
  11. duniagelap

    Kejadian Aneh Saat Syuting The Conjuring 2

    The Conjuring 2, film besutan sutradara James Wan telah diputar di bioskop Indonesia pada Jumat (10/6/2016) lalu. Bergenre horor, The Conjuring 2menawarkan kejutan dan adegan teror bagi penontonnya. Atmosfer kengerian terbangun dari adegan teror yang membekap penonton dari menit awal film The Conjuring 2. Tak hanya atmosfer kengerian yang terbangun di The Conjuring 2, sedari syuting film terdapat kejadian-kejadian aneh yang belum bisa dijelaskan. Patrick Wilson, salah satu pemain dalam The Conjuring 2,menceritakan sebuah kejadian aneh di lokasi syuting kepada Toronto Sun. Keanehan dimulai ketika tirai raksasa di atas panggung melambai dengan sangat kencang. "Salah satu kru merekam kejadian itu. Tidak ada pintu yang terbuka, tidak ada kipas angin yang hidup, tidak ada apa-apa. Kejadian itu seperti halusinasi, dan membuat mereka takut," kata Patrick Wilson. Kejadian aneh saat syuting film The Conjuring 2 ini, bukan yang pertama. Di fim The Conjuring pertama, Patrick Wilson juga mengalami kejadian aneh. Di film pertama The Conjuring, salah satu aktris pendukung terbangun pada suatu pagi dengan memar di sekujur tubuhnya. Meskipun The Conjuring 2 diproduksi di Hollywood, bukan berarti tak ada hal-hal mengerikan yang terjadi selama proses pembuatannya. Belakangan, aktor utama film ini, Patrick Wilson, mengaku bahwa ada fenomena gaib yang terjadi selama pembuatan film. Seperti disampaikan Toronto Sun, beberapa waktu lalu, Patrick Wilson menceritakan sebuah kejadian aneh di lokasi syuting The Conjuring 2. Keanehan dimulai ketika tirai raksasa di atas panggung melambai dengan sangat kencang. "Salah satu kru merekam kejadian itu. Tidak ada pintu yang terbuka, tidak ada kipas angin yang hidup, tidak ada apa-apa. Kejadian itu seperti halusinasi, dan membuat mereka takut," katanya. Kejadian tersebut bukan yang pertama kali dialami oleh Patrick Wilson. Di film pertama The Conjuring, salah satu aktris pendukung terbangun pada suatu pagi dengan memar di sekujur tubuhnya. "Kejadian tersebut tidak pernah dijelaskan dan berjalan di ujung film. Itu belum pernah terjadi sebelumnya dan itu tidak pernah terjadi setelahnya," kata Patrick Wilson soal fenomena gaib The Conjuring 2. Mengenai konsep lokasi film The Conjuring 2, Patrick Wilson menyampaikan, "Kami membutuhkan sesuatu yang besar, tidak hanya dalam skala, tapi hal pentingnya. Kami memulai dari Amityville, tapi kami tidak ingin membuat hanya di sekitar Amityville... Enfield merupakan salah satu yang paling dibicarakan mengenai peristiwa paranormal dalam sejarah Inggris, jadi sepertinya sangat cocok." The Conjuring 2 berpusat pada kejadian mengerikan di Enfield, Inggris yang pernah didokumentasikan pada 1977. Kasus tersebut melibatkan seorang single mom Penny Hodgson (Frances O’Connor), keempat anaknya, dan arwah mengerikan yang mengincar anak perempuannya yang masih 11 tahun, Janet. Pasangan Warren lalu terlibat dalam kasus tersebut setelah Gereja Katolik mengirim mereka ke London Utara untuk menyelidiki apakah kasus tersebut bohongan atau nyata. The Conjuring 2 kini sudah bisa dinikmati di seluruh bioskop Tanah Air.
  12. Warga Indonesia, Reynold Tagore di Selandia Baru adalah seorang 'texture artist' untuk film-film Hollywood di perusahaan WETA Digital, milik sutradara Peter Jackson. Siapa yang menyangka jika di balik kesuksesan film-film Hollywood yang meledak di Box Office ternyata ada goresan tangan kreatif muda Indonesia, Reynold Tagore? Berawal dari hobi menggambar monster sejak kecil setiap pulang sekolah, kini warga Indonesia, Reynold Tagore, menekuni profesi sebagai seorang Texture Artist untuk film-film Hollywood di perusahaan WETA Digital di Selandia Baru, milik sutradara pemenang tiga piala Oscar, Peter Jackson. “Kalau dulu diomeli, sekarang dibayar,” kata Reynold Tagore sambil bercanda saat dihubungi oleh VOA Indonesia belum lama ini. Pertama kali melihat namanya muncul di akhir film atau credit title, Reynold mengaku terharu. "Hampir nangis rasanya," kenang pria kelahiran tahun 1979 ini. Sebagai seorang Texture Artist, Reynold memiliki peranan penting dalam penggarapan sebuah film, di mana ia harus menciptakan gambar atau animasi yang terlihat hidup dan orisinal di layar lebar. “Intinya kasih warna, kasih permukaan (ke) semua yang ada di film. Anggap saja pelukis, cuma ini buat di komputer. Jadi misalnya karakter atau monster atau barang yang ada warnanya sama permukaannya, itu kita yang tangani,” jelas Reynold. Tugas Reynold adalah menggambar permukaan sebuah obyek atau karakter tiga dimensi yang telah dibuat sebelumnya, sehingga nampak seperti aslinya. Gambar tersebut bisa berupa wajah seseorang hingga hal kecil seperti tong sampah atau tiang listrik. “Enggak ada warna, enggak ada detil(nya) juga. Jadi misalnya manusia gitu, kulitnya mulus, enggak ada kerut, enggak ada pori-pori cuman warna abu-abu mulus,” kata Reynold yang sudah bekerja di perusahaan WETA Digital sejak tahun 2012 lalu. Untuk bisa menciptakan gambar yang otentik, biasanya Reynold berpaku kepada foto aslinya. “Kalau misalnya mengerjakan (gambar) orang dan orang itu ada orang aslinya, saya reference-nya pakai foto-foto mereka ada foto mereka dari depan samping atas, itu saya coba ikuti sedekat mungkin, jadi seumpama di render orang enggak bisa membedakan foto sama yang 3d model,” ujar lulusan Universitas Tarumanegara dan S2 di University of Technology Sydney, Australia jurusan desain grafis ini. Hingga kini Reynold sudah terlibat dalam banyak penggarapan film Happy Feet 2, Hobbit 1, 2, dan 3, Iron Man 3, Wolverine, Fast and Furious 7, Maze Runner, Alvin and the Chipmunks: the Road Chip, Jungle Book, dan Batman v Superman: Dawn of Justice. “Batman v Superman, saya kebagian bikinnya yang musuh-musuhnya,” ujar Reynold sambil tertawa. “Kan ada kayak orang militer musuhnya, terus ada senjata, ada (yang) terbalik kayak helikopter, mobil, bis, kayak begitu saya bagiannya,” lanjutnya. Walaupun tidak sepenuhnya terlibat, Reynold mengaku sangat puas akan hasil karyanya dalam film Batman v Superman: Dawn of Justice ini. “Inginnya satu film dibikin sama WETA semua, jadi saya dapat kebagian lebih banyak lagi,” papar pecinta karakter Batman ini. Merupakan sebuah kelegaan dan kepuasan tersendiri ketika sebagai seorang Texture Artist, Reynold bisa menjadi bagian dari proses penggarapan film-film yang menampilkan karakter-karakter favoritnya, seperti Iron Man, Wolverine, dan Hobbit. Menurut Reynold film yang paling menantang yang pernah ia ikut garap adalah film Hobbit, ketika ia baru saja menjadi karyawan baru di perusahaan WETA Digital. Ditambah lagi, film ini adalah salah satu alasan mengapa ia bertekad ingin bisa bekerja di perusahaan WETA Digital yang memang memproduksi film tersebut secara utuh. “Di situ kan bikin troll, dwarf gitu. Itu yang udah saya tunggu-tunggu seumur hidup saya, jadi saya harus membuktikan ke diri saya sendiri kalau saya bisa bikin sebagus apa yang dulu saya lihat di film “Lord of the Rings,” kata pria yang banyak belajar mengenai animasi langsung dari Internet ini. Tantangan lain yang biasa ia hadapi sebagai seorang Texture Artist adalah bagaimana agar bisa menciptakan gambar yang terlihat mirip dengan aslinya jika dilihat di layar bioskop yang besar. “Di layar bioskop itu kan gede sekali, jadi kalo misalnya ada yang kelihatan jelek sedikit, orang bisa lihat. Jadi menurut saya tantangan paling gede di situ,” jelas pria asal Surabaya ini. Profesi sebagai Texture Artist terkadang tidak mengenal waktu. Namun, Reynold tidak pernah menganggap hal itu sebagai duka. Sangatlah beruntung karena ia bisa menemukan pekerjaan yang sesuai dengan hobi dan impiannya. “Ini departemen yang paling atau mungkin satu-satunya yang paling ada hubungannya sama saya, gambar atau lukis atau yang artistik gitu, jadi saya fun saja tiap hari,” ujar pria yang pernah menekuni profesi sebagai Story Board Artist ini. Bagi teman-teman yang tertarik untuk menekuni profesi seperti dirinya, Reynold berpesan untuk selalu rajin berlatih dan banyak mencari informasi untuk mengejar cita-cita. “Tiap malam latihan, kadang korbankan weekend enggak apa-apa, asal buat masa depan yang bagus. Latihan menggambar atau apa saja sih. Research sebanyak mungkin apa yang kita mau, terus apa yang kita mau kerja di mana, itu kita latih skill kita sampai standar yang kita bikin,” papar Reynold. Karena berhubungan dengan gambar, Reynold mengatakan untuk mencari pekerjaan sebagai Texture Artist bukanlah hal yang mudah, karena setiap perusahaan memiliki gaya yang berbeda, sehingga tidak gampang untuk menemukan orang yang sesuai dengan gaya gambar di perusahaan tersebut. Saat ini Reynold tengah disibukkan oleh penggarapan film the BFG (Big Friendly Giant) yang diadaptasi dari novel kanak-kanak karya penulis Roald Dahl. Perjalanan Reynold sebagai Texture Artist masih panjang. Ia berencana untuk terus meningkatkan keahliannya. Lalu apa rencana jangka panjang dari Reynold? “Kalau jangka panjang inginnya menang (piala) Oscar,” jawab Reynold. Kalau begitu kita tunggu gebrakan selanjutnya dari Reynold Tagore.
  13. Sabrian_daud

    Arnold Schwarzenegger Bakal Main Film Komedi

    Arnold Schwarzenegger akan kembali berksi di layar kaca dengan berperan dalam film komedi. Aksinya kali ini akan disumbangkan dalam film Why We're Killing Gunther. Film dengan tema komedi yang juga aksi ini, adalah karakter film yang sulit dilepaskan dari aktor berperawakan besar ini. Film tersebut akan ditulis dan diarahkan oleh Taran Killam bintang dari Saturday Night Live. Film ini juga akan menjadi pembuktian Killam dalam menggarap film perdana. Mengarap proyek perdana ini, ternyata Killam tidak sendirian. Dia ditemani istri Cobie Smulders dan sesama pengisi "SNL" Bobby Moynihan untuk menjadi pemeran. Killam pun dibantu Kim Leadford, Ash Sarohia dan Steve Squillante dalam kursi produser. Schwarzenegger dikabarkan akan memerankan karakter Gunther, seorang yang arogan dan sombong sehingga memunculkan kebencian dari orang lain. Sikap tersebut akhirnya membuat sekelompok pembunuh internasional mengincar nyawa Gunther. Pelbagai rencana sudah dibuat, tapi ternyata membunuh Gunther tidak mudah. Sebab dia selalu berada selangkah lebih depan dari para pembunuh. Di samping Schwarzenegger, pemain lain yang sudah resmi akan bergabung Why We're Killing Gunther seperti Paul Brittain (Hotel Transylvania 2), Kumail Nanjiani (Silicon Valley), Randall Park (The Interview), dan Ryan Gaul (Identity Thief). Rencananya film ini akan memulai syuting perdana pada bulan Juni tahun ini
  14. Batman v Superman: Dawn of Justice masih terus membuktikan diri sebagai film superhero yang tak terkalahkan di box office. Pada Rabu kemarin, Warner Bros. mengumumkan bahwa pendapatan film superhero bikinan Zack Synder ini telah melampaui 500 juta dolar AS (Rp 6,6 triliun) di box office global, setelah lima hari tayang. "Kami sangat bangga Batman v Superman menjadi film yang paling dinanti penggemar di dunia di musim ini," kata Presiden Distributor Global Warner Bros Veronika Kwan Vandenberg, seperti dilansir Entertainment Weekly. "Jumlah yang sungguh luar biasa ini membangun sebuah momentum bukan hanya untuk film ini, tapi juga untuk film superheroDC Comics mendatang." Film pertempuran dua tokoh superhero DC Comics legendaris itu berhasil menambah 193,3 juta dolar AS di box office domestik pada Selasa. Memasuki hari berikutnya, pendapatan box offfice global film ini sudah mencapai 501,9 juta dolar AS. Berdasarkan laporan Variety, Batman v Superman tampil begitu mengesankan di setiap pasar film luar negeri, termasuk China. Sejak awal penayangannya, tanpa diduga Batman v Superman bisa mematahkan sampai berkali-kali lipat rekor box office, termasuk perilisan terlaris pada bulan Maret, film DC Comics terlaris di awal pemutaran, dan pendapatan pembukaan terbesar ketujuh di box office domestik. Padahal, film tersebut mendapatkan banyak ulasan buruk dari para kritikus film. Di situsRotten Tomatoes, film ini mendapatkan rating mengenaskan, yaitu 29 persen, sedangkan di CinemaScore mendapat B. Ini merupakan nilai terendah yang pernah didapat oleh filmsuperhero. Namun, para penggemar Superman dan Batman tetap berbondong-bondong menyaksikannya di bioskop sejak 25 Maret lalu.
  15. sahyati321

    Deadpool Pecahkan Rekor Box Office

    Rekor baru pecah di box office Amerika Serikat (AS). Film berating R, Deadpool, berkuasa dengan meraup USD135 juta (Rp1,8 triliun) pada debutnya di akhir pekan Valentine/President's Day. Pencapaian ini menandai pembukaan film berating R terbesar. Deadpool berhasil mengalahkan The Matrix Reloaded yang dibuka dengan USD91,8 juta pada 2003. Jika dihitung dengan inflasi, film yang dibintangi Keanu Reeves itu meraup USD132 juta. Deadpool juga menjadi peraih keuntungan terbesar pada akhir pekan Februari dengan mengalahkan USD85,2 juta yang diraup Fifty Shades of Grey pada 2015 lalu. Film antihero itu juga mengalahkan film erotik tersebut untuk akhir pekanPresident's Day selama empat hari. Film besutan Tim Miller ini pun diprediksi meraup USD150 juta selama akhir pekan liburan selama empat hari penuh itu. Pencapaian ini memang langka dengan melihat rating R yang distempelkan pada film ini. “Deadpool terus naik dan naik. Melampaui ekspektasi yang tidak mengantisipasinya. Dan, bukannya menjatuhkan, rating R justru membantu. Itu membuat film ini jadi event superhero yang wajib tonton,” papar Paul Dergarabedian, analis media senior untuk layanan penelurusan comScore, seperti dikutip Aceshowbiz. Di luar AS, Deadpool juga tampil baik. Film yang dibintangi Ryan Reynolds ini meraup USD125 juta dari 61 pasar, menyaingi Star Wars: The Force Awakens. Deadpool memperoleh USD20,1 juta di Inggris dan menjadi pembuka terbesar di sepanjang sejarah Rusia dengan USD12,4 juta. “Deadpool itu sangat kreatif dan baru dan itulah yang diinginkan audiens. Saya kira banyak kredit untuk (CEO Fox) Jim Gianopulos atas keberaniannya membuat film ini,” ujar kepala distribusi domestik Fox Chris Aronson. Sayang, prestasi yang ditorehkan Deadpool ini tidak diikuti newcomer dan film yang sangat dipromosikan, yaitu Zoolander 2. Sekuel yang sudah lama dinantikan sejak penayangan seri pertamanya pada 2001 itu hanya meraup sekitar USD15,6 juta selama akhir pekan tiga hari. Film ini harus puas duduk di peringkat 4 box office AS. Film yang dibintangi Ben Stiller dan Owen Wilson ini menerima nilai C+ dari CinemaScore. “Tidak banyak ruang di media atau perbincangan nasional untuk hal lai selainDeadpool,” kata Jeff Bock, analis box office untuk Exhibitor Relation. Sementara, pendatang baru How to be Single debut di peringkat 3 dengan pendapatan sekitar USD18,7 juta. Juara pekan lalu, Kung Fu Panda 3 turun satu peringkat ke posisi 2 dengan tambahan USD19,6 juta. The Revenant menutup barisan lima besar dengan USD6,9 juta.
  16. Guest

    Film "Senyap" Masuk Nominasi Oscars

    Reporter VOA, Vina Mubtadi sempat berbincang-bincang dengan Sutradara film "Senyap" Joshua Oppenheimer. Apa kata Adi Rukun, pemeran utama film ini? Simak dalam video berikut....
  17. Setahun lalu, majikan Erwiana Sulistyaningsih Hong Kong dipenjara karena menganiaya pembantu rumah tangganya. Sampai sekarang, situasi PRT migran belum banyak berubah. Setelah kasusnya menjadi perhatian luas tahun 2014, seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) Erwiana Sulistyaningsih menjadi aktivis yang mendesak perubahan kondisi kerja bagi lebih 300.000 pekerja rumah tangga migran di Hong Kong. Majikan Erwiana, Law Wan-tung kemudian dijatuhi hukuman penjara enam tahun. Sejak itu, Erwiana menjadi simbol pembelaan hak-hak buruh migran perempuan. Banyak yang berharap, kasus Erwiana bisa membantu kondisi pekerja rumah tangga migran. Hari Minggu (27/03) film dokumenter "Erwiana: Justice for All" (Erwiana: Keadilan Bagi Semua) diluncurkan di Hongkong. Film itu bercerita tentang situasi para pekerja rumah tangga migran di Hongkong. Erwiana dan banyak TKI lain juga hadir dalam pemutaran perdana film itu, yang mengisahkan tentang berbagai kesulitan yang mereka hadapi. "Ada cerita tentang pelecehan, kecurangan dan eksploitasi oleh agen perekrutan, banyak sekali kasus, dan tidak hanya menyangkut perempuan," kata Erwiana dalam perbincangan dengan kantor berita AFP. "Kami belum melihat banyak perubahan. Masih banyak kasus migran, yang tidak pernah mendapatkan keadilan." Sebagian besar PRT migran di Hong Kong berasal dari Indonesia dan Filipina. Erwiana dan kawan-kawan aktivisnya mengatakan, baik negara asal pekerja maupun negara penerima harus menekan agen perekrutan swasta, yang sering memasang biaya sangat tinggi bagi para migran, sehingga mereka terjerumus dalam lilitan utang, bahkan sebelum mulai bekerja. Sampai sekarang, paspor para pekerja migran masih sering disimpan oleh agen atau majikan, untuk mencegah para pekerja melapor atau melarikan diri. Salah satu tuntutan utama para aktivis adalah penghapusan aturan kewajiban "hidup dalam" bagi PRT di Hong Kong. Aturan itu memaksa mereka untuk tinggal bersama majikan mereka. Sehingga hampir mustahil mereka bisa melapor atau pindah kerja, jika mendapat perlakuan kasar dari majikannya. Erwiana Sulistyaningsih disambut para simpatisannya ketika tiba di pengadilan Hongkong, 27 Februari 2015 Para aktivis dan organisasi solidaritas sudah berulang kali menuntut perubahan aturan itu, bahkan sebelum kasus Erwiana. Tapi tuntutan mereka tidak didengar otoritas Hongkong. Awal bulan ini, kelompok Justice Centre merilis laporan tentang situasi pekerja migran Hongkong. Menurut laporan itu, satu dari enam pekerja rumah tangga migran, atau sekitar 50.000 orang, berada dalam kondisi "kerja paksa". Sebuah laporan Komite Komite Anti Penyiksaan PBB dari Desember 2015 mendesak pemerintah Hong Kong untuk mereformasi undang-undangnya, untuk melindungi korban kerja paksa dan perdagangan manusia. Law Wan-tung, majikan Erwiana dijatuhi hukuman penjara 6 tahun oleh pengadilan Hongkong, Februari 2015 "Saya sedih. Teringat pengalaman saya. Dan berbagai aksus serupa terus terjadi dan terjadi lagi," kata Erwiana. Film dokumenter "Erwiana: Keadilan Bagi Semua" yang dirilis di Hongkong itu menceritakan kisah-kisah perempuan, yang meninggalkan negara asal mereka, karena terdorong kemiskinan dan untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga dan anak-anak mereka. Film dokumenter itu dibuat sebagian besar di Hongkong oleh pembuat film asal Amerika Serikat, Gabriel Ordaz. Tadinya film itu hanya akan ditunjukkan di lingkungan universitas-universitas Hongkong. Tapi sekarang Gabriel Ordaz mengatakan, dia akan membawa film itu ikut dalam festival internasional, agar pesan yang dibawa film itu bisa dikenal luas.
  18. Anda yang lahir dan besar di era 1990-an mungkin pernah menonton film Back to the Future (BTTF). Ingatkah Anda bahwa hari ini, 21 Oktober 2015, adalah hari di mana Doktor Brown (Christopher Lloyd), Marty McFly (Michael J Fox) dan kekasihnya Jennifer Parker (Elizabeth Shue) tiba dari masa lalu, 26 Oktober 1985. Untuk merayakan momen ini, para penggemarnya mengulas apa saja prediksi filmBTTF tentang kondisi tahun 2015 yang benar-benar menjadi kenyataan. Di bawah ini adalah beberapa di antaranya. Televisi layar besar dan video conference Beberapa adegan film BTTF memperlihatkan orang-orang yang hidup di tahun 2015 sedang menonton televisi layar besar. Dalam BTTF II, tokoh-tokohnya juga berkomunikasi lewat screen, atau yang sekarang kita kenal dengan sebutan video conference. Sekarang ini hal tersebut bukan lagi menjadi hal yang istimewa, karena kita telah memiliki Skype, FaceTime, Snapchat, Google Hangouts ... prediksi masa depan untuk teknologi video call memang sudah terwujud. Drone untuk Pemberitaan Pada salah satu bagian film BTTF, sebuah drone milik USA Today terbang di atas kota Hill Valley, dan mengambil gambar. Sekarang, perusahaan-perusahan media besar, termasuk CNN, berencana menggunakan teknologi drones untuk keperluan pemberitaan. Video game hands-free Ketika berkunjung ke masa depan, Marty ditertawai oleh dua anak karena ia bermain dingdong menggunakan tangan. Dan benar saja, saat ini sudah ada produk-produk game hands-free, seperti Xbox Kinect. Tablet dan teknologi pembayaran mobile Dalam salah satu adegan, Marty diminta memberikan donasi online menggunakan sebuah perangkat elektronik berbentuk flat, untuk memperbaiki menara jam kota di Hill Valley. Mobil berbahan bakar sampah Walaupun sampai sekarang belum ada mobil berbahan bakar sampah seperti yang digunakan Doc Brown di film BTTF, Toyota telah membuat mobil bertenaga hidrogen yang dinamai Mirai. Teknologinya mampu mengubah hidrogen dan oksigen menjadi listrik. Hoverboard Dalam film Back to the Future II, suasana tahun 2015 digambarkan dengan anak-anak kecil bermain papan luncur yang melayang mengelilingi danau, juga remaja-remaja yang melayang-layang dengan papan yang mengeluarkan api dan asap. Sementara kenyataannya, skuter tradisional masih sering terlihat di taman bermain anak-anak, sementara untuk merealisasikan hoaverboard masih membutuhkan waktu sebentar lagi. Di bulan Mei 2015, seorang penemu asal Canada, Catalin Alexandru Duru memecahkan rekor dunia dengan berhasil menerbangkan papan luncur dengan jarak sejauh 275,9 meter. Kacamata Pintar Salah satu prediksi film itu adalah bagaimana teknologi pribadi akan mengganggu waktu makan malan. Dalam satu adegan anak-anak Marty dan Jennifer tampak asyik menonton TV dan mengobrol dengan teman menggunakan kacamata futuristik. Merasa tak asing? Walaupun di film itu teknologi smartphone dan tablet tidak diperkenalkan, tapii teknologi kacamata pintar sekarang ini telah maju dengan pesat. Google pernah memperkenalkan Google Glass, dan Microsoft pula memperkenalkan HoloLens.
  19. RendyGunawan

    Film Steve Jobs Tak Laku di Bioskop

    Universal Pictures menarik film Steve Jobs dari 2.000 bioskop. Biopik teranyar tentang pendiri Apple itu rupanya tak laku di pasaran. Sejauh ini, film tersebut hanya meraup pendapatan 16,7 juta dollar AS atau sekitar Rp 226 miliar. Padahal, biaya produksi film ini telah menghabiskan dana 30 juta dollar AS atau setara Rp 407 miliar. Hal ini bisa dibilang ironis. Pasalnya,Steve Jobs digadang-gadang bakal masuk nominasi Oscar. Resensi film garapan Danny Boyle dan Aaron Sorkin tersebut juga bernada positif. Bahkan, mitra Jobs yang sama-sama mendirikan Apple, Steve Wozniak, sempat memuji Steve Jobs. "Saya merasa seperti benar-benar menonton Steve Jobs dan semua yang berada di sekitar dia," kata Wozniak. Sangat idealis Lalu, apa gerangan di balik minimnya minat pasar terhadap Steve Jobs? Menurut Senior Media Analyst dari firma penelitian Rentrak, Paul Dergarabedian,Steve Jobs dibuat sangat idealis dengan cita rasa seni berkualitas tinggi sebagai sebuah film biopik. Namun, penggodoknya luput memikirkan bahwa penonton mainstream belum tentu bisa menerima cara penyampaian film yang demikian. Tak heran jika biopik pertama Jobs berjudul Jobs yang dirilis 2013 mendapat antusiasme pasar yang tak jauh beda dengan Steve Jobs. Padahal, Jobs menuai kritik dari para pengamat film dan orang-orang di sekitar Jobs. Sementara itu, Steve Jobs dibuat dengan melewati proses penggarapan yang lebih matang. Puji-pujian dari para kritikus pun membanjirinya. "Sering kali, film berkualitas dengan intelektualitas tinggi seperti Steve Jobssulit mendapat penerimaan dari pasar mayoritas,"' kata Dergarabedian. Walaupun begitu, Dergarabedian masih optimistis Steve Jobs mampu masuk dalam jajaran nominasi Oscar. "FilmSteve Jobs sangat bagus. Performanya di box office seharusnya tak berpengaruh pada potensinya di Oscar," kata dia. Meski demikian, belajar dari yang sudah-sudah, film-film yang tak mendapat perhatian massa kerap luput pula dari pikiran panitia Oscar.
  20. Tahun 2015 dijuluki sebagai tahun film IMAX dan 3D karena film beranggaran besar yang dibuat dengan kamera IMAX dan disajikan di layar raksasa terbukti meraup banyak laba. Hasil penjualan tiket menunjukkan penonton bersedia membayar lebih mahal demi mendapatkan pengalaman menonton yang luar biasa.
  21. Guest

    Aktor Termahal 2015

    Majalah Forbes umumkan daftar aktor termahal 2015. Ariono Arifin mengulasnya untuk pemirsa VOA Trending Topic berikut ini....
  22. Hollywood di Amerika Serikat memang jagonya memproduksi kelompok-kelompok agen rahasia. Para kelompok agen rahasia fiktif ini memiliki kemampuan yang tinggi dan dukungan persenjataan yang sangat memadai. Salah satu kelompok agen rahasia fiktif ternama Hollywood adalah Impossible Mission Force (IMF). Mereka adalah kelompok agen pengintaian independen yang dipekerjakan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS). IMF tampil di seri film dan televisi Mission: Impossible. IMF adalah sebuah kelompok berisi agen-agen andal, yang identitasnya disembunyikan dari publik. Jika keberadaan kelompok ini diketahui, Amerika Serikat akan ditendang dari Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) dan akan dicap sebagai Negara Pariah—negara yang dikucilkan, bahkan dimusuhi di segala aspek oleh negara lain. IMF dibentuk oleh pemerintah AS dengan melibatkan beberapa mantan prajurit pasukan khusus militer. Pasukan khusus tersebut bernama Briggs Squad yang dipimpin Dr. Daniel David Briggs, Ph.D. Briggs Squad bertugas menjalankan misi-misi rahasia saat era perang. Ketika perang usai, Briggs membubarkan Briggs Squad. Sebagian anggotanya menjadi kriminal. Sebagiannya lagi ia rekrut untuk masuk ke IMF. Brigg pun jadi pimpinan pertama IMF. Namun setelah nama Brigg mulai dikenali publik, ia mengundurkan diri demi keberlangsungan IMF. Brigg pun digantikan oleh Jim Phelps. Phelps memimpin IMF sampai tahun '90-an, tepatnya sampai ia berkhianat di film Mission Impossible. Ia pun meninggal, pada 1996, dan digantikan oleh Ethan Hunt hingga saat ini. Kemampuan dan Fasilitas Terbaik Agen-agen yang tergabung dalam IMF sangatlah terlatih. Mereka sangat terdidik, serba bisa, dan sangat terlatih dalam berbagai bidang, termasuk pengintaian jarak jauh, pengoperasian komputer, pembongkaran taktik, dan bahkan pembunuhan. Selain memiliki kemampuan di berbagai bidang yang tinggi, agen-agen IMF juga difasilitasi dengan alat-alat super canggih. Aset gawai (gadget) dan persenjataan IMF yang ditaksir mencapai jutaan dolar AS, membuat mereka menjadi salah satu organisasi pengintaian terkaya di dunia. Mereka pun memiliki sistem kerja yang sangat baik. Mereka bekerja dalam sebuah tim kecil. Para agen lapangan (sebutan agen yang melaksanakan tugas) dapat menyusup ke suatu tempat tanpa diketahui dan dapat keluar saat keberadaan mereka belum diketahui. Selain karena kemampuan yang terlatih, mereka juga dibantu pimpinan IMF yang memberi arahan, pertimbangan, dan segala urusan yang terkait menjalankan misi. IMF sudah memiliki delapan pemimpin sampai saat ini. Pemimpin terbaru IMF adalah Ethan Hunt.
  23. Tahun 2015 dijuluki sebagai tahun film IMAX dan 3D karena film beranggaran besar yang dibuat dengan kamera IMAX dan disajikan di layar raksasa terbukti meraup banyak laba. Hasil penjualan tiket menunjukkan penonton bersedia membayar lebih mahal demi mendapatkan pengalaman menonton yang luar biasa.
  24. Nih info yang gue dapet dari Wikipedia: Ada Apa dengan Cinta? adalah sebuah film romantis Indonesia karya Rudi Soedjarwo yang dirilis pertama kali pada tanggal 7 Februari 2002 dan dibintangi Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo. Film ini dirilis menyusul film berjudul Petualangan Sherinayang booming terlebih dahulu. Lagu tema Ada Apa dengan Cinta? yang dinyanyikan oleh Melly Goeslaw dan Erick menjadi hits, dan pengambilan gambar dilakukan di beberapa lokasi di kecamatan Gambir, kecamatan Menteng, kota Jakarta Pusat dan kecamatan Kebon Jeruk, kota Jakarta Pusat. Film ini meraih sukses besar di Indonesia dan bersama film Petualangan Sherina (2000) menandai kebangkitan kembali duniaperfilman Indonesia.[butuh rujukan] Ada Apa dengan Cinta ditayangkan di berbagai negara termasuk Malaysia, Brunei, Filipina danSingapura. Sinopsis Bertemakan cinta di masa-masa SMA, Ada Apa dengan Cinta menampilkan Cinta (Dian Sastrowardoyo) sebagai seorang pelajar SMA. Ia langganan juara lomba puisi di sekolahnya yang rutin diadakan tiap tahun. Cerita berawal dari Alya (Ladya Cherill) yang tubuhnya memar karena kerap dipukuli sang ayah yang kerap cek-cok dengan ibunya. Alya adalah sahabat karib Cinta dengan teman-temannya yang lain. Seperti Carmen (Adinia Wirasti), Maura (Titi Kamal), dan Milly (Sissy Priscillia). Di sekolah, juara lomba puisi tahun ini akan diumumkan. Seluruh siswa yakin Cinta yang akan menjadi juara. Namun justru pemenangnya tahun ini adalah Rangga (Nicholas Saputra). Karena Cinta dan teman-temannya adalah pengurus mading sekolah, ia akan mewawancarai Rangga. Namun Rangga adalah tipe laki-laki pendiam, penyendiri dan "dingin". Saat Cinta berbicara dengan Rangga, ia melihat buku yang dipegang Rangga (buku AKU karya Syumandjaya). Lalu Cinta memberinya surat dan membuat Rangga emosi. Dan tanpa disengaja bukunya terjatuh. Cinta segera memungutnya. Dan membawa pulang buku itu untuk dibaca. Cinta mengembalikan buku tersebut saat Rangga kebingungan mencarinya. Rangga pun berterima kasih pada Cinta. Semenjak itu mereka menjadi dekat. Rangga mengajak Cinta ke Kwitang, tempat ia membeli buku lama. Saat di Kwitang, Cinta teringat akan janji menonton konser bersama teman-temannya. Ia pun meninggalkan Rangga untuk menonton konser. Pada suatu malam Rangga dan Cinta kencan di sebuah kafe. Namun sebelum Cinta berangkat, Alya menelepon untuk memintanya ke rumah. Namun Cinta berbohong bahwa ia akan pergi ke rumah sakit. Akhirnya Cinta pergi bersama Rangga. Di sana Cinta menyanyikan lagu yang dibuat dari puisi Rangga. Saat Cinta pulang, mama Cinta akan pergi menjenguk Alya di rumah sakit karena mencoba bunuh diri. Cinta menjadi sangat menyesal. Keesokan harinya, Rangga menyapa Cinta. Namun Cinta justru berkata ketus agar Rangga tidak mendekatinya lagi. Rangga pun sepakat bahwa ia akan menjauh dari Cinta. Saat di rumah sakit Cinta berterus-terang pada Alya bahwa ia berbohong dan Alya pun tahu bahwa Cinta kencan dengan Rangga. Cinta tidak tahu bahwa saat ia berkata jujur, teman-temannya yang lain ada dibelakangnya. Cinta juga meminta maaf kepada teman-temennya yang lain. Rangga yang saat itu akan berencana pindah sekolah ke New York, Amerika Serikat, mencoba menelepon Cinta untuk berpamitan. Namun Cinta justru tetap menjauh dari Rangga. Carmen yang saat itu sedang latihan basket melihat Rangga berpamitan pada Pak Wardiman, sang penjaga sekolah. Ia pun segera memberitahukan teman-temannya. Cinta yang menyadari bahwa Rangga adalah cinta sejatinya, segera menyusul ke bandara. Namun mobil Milly terjepit mobil lain. Mereka meminjam mobil Mamet (Dennis Adhiswara). Di sana Cinta bertemu dengan Rangga. Ia meminta Rangga untuk membatalkan niatnya sekolah di luar negeri. Namun Rangga tetap pergi meninggalkan Cinta-nya. Ia memberi Cinta buku yang pada halaman terakhirnya terdapat puisi Rangga yang berjudul "Ada Apa dengan Cinta?". Rangga berjanji akan kembali di saat bulan purnama tiba di New York.
  25. Ilustrasi Menonton Film Menonton film horor tak hanya membuat jantung berdebar lebih keras. Tapi berdasarkan penelitian juga bisa membuat darah mengental dan menggumpal. Sebuah penelitian yang dilansir Independent menyebutkan sebuah protein yang berhubungan dengan penggumpalan darah akan diproduksi lebih banyak saat partisipan penelitian menonton film horor. Tim peneliti dari Belanda yang menelisik masalah ini menerbitkan hasil penelitian mereka di British Medical Journal edisi Desember. Penelitian memeriksa 24 orang anak muda yang sehat. Selama penelitian berlangsung mereka diminta menyaksikan film horor dari tahun 2010, Insidious dan sebuah film pendidikan berjudul A Year in Champagne. Peneliti menemukan bahwa kadar protein dalam darah meningkat secara signifikan setelah menonton film horor. Dalam kondisi biasa, rata-rata ada 11 IU/dl (International Unit/desiliter) peningkatan protein yang disebut faktor VIII dalam darah responden. Penambahan faktor VIII inilah yang memungkinkan darah jadi lebih kental. Akibat peningkatan ini ada peningkatan risiko trombosis atau pembekuan darah pula sebesar 17 persen. Sayangnya, penelitian itu tidak membuktikan secara langsung bahwa menonton fim horor bisa membuat pembuluh darah orang tersumbat. “Intinya ada mekanisme biologis bahwa ketakutan yang akut berhubungan dengan aktivitas pembekuan darah masih harus diteliti lebih lanjut,” kata Dr. Banne Nemeth, yang memimpin penelitian ini. “Meski tidak secara langsung, penelitian ini memberi manfaat klinis, implikasi yang lebih besar dari peneliian ini adalah setelah sekian abad, akhirnya konsep pembekuan darah bisa dijelaskan.”
×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi