Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'filipina'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 4 results

  1. Pemimpin kelompok teroris Filipina yang telah berbaiat ke kelompok teroris ISIS tewas dalam operasi gabungan polisi di kota Kiamba, provinsi Sarangani. Mohammad Jaafar Maguid atau Tokboy yang tewas ditembak polisi pada Kamis dini hari, 5 Januari 2017 merupakan pemimpin kelompok Ansar al-Khilafah yang mendukung ISIS. "Dia tewas dalam operasi gabungan yang dipimpin oleh Badan Koordinasi Intelijen Nasional dan polisi," kata Hermogenes Espereon, penasihat Keamanan Nasional seperti dilansir dari Straits Time. Kepala Kepolisian Daerah Sarangani, Cedrick Train menjelaskan, Maguid diserang saat ia hendak meninggalkan resor pantai dengan mennggunakan sedan Toyota Wigo. Dia tewas di tempat, sementara tiga anak buahnya ditangkap. Polisi juga menyita barang-barang termasuk dua senapan serbu AR-15 dan granat. Maguid dilaporkan mendapatkan pelatihan oleh teroris Malaysia, Zulkifli bin Hir, yang juga dikenal sebagai Marwan yang dibunuh oleh polisi pada Januari 2015. Di bawah Maguid, Ansar al-Khilafah telah membangun jaringan dengan kelompok-kelompok militan di Indonesia terutama Mujihidin Indonesia Timur, yang dipimpin oleh Santoso, seorang Indonesia yang dilatih di Filipina. Santoso tewas ditembak aparat satuan tugas Tinombala pada pertengahan Juli 2016. Maguid, adalah mantan komandan Komando Pangkalan 105 dari Front Pembebasan Islam Moro (MILF), yang sekarang mengadakan pembicaraan damai dengan pemerintah untuk membentuk otonomi Muslim di kelompok pulau selatan yang dilanda perang di Mindanao. Maguid ditangkap pada 2009 atas tuduhan pembunuhan, pembakaran, dan perampokan. Dia melarikan diri penjara pada tahun 2010. Ansar al-Khilafah adalah salah satu dari segelintir kelompok ekstremis yang telah berjanji setia atau berbaiat kepada ISIS. Kelompok itu beberapa kali terdeteksi hendak melakukan seragan, termasuk pada pertemuan puncak APEC di Manila tahun 2015. Baru-baru ini mereka juga telah memberikan dukungan untuk kelompok Maute, yang bertanggung jawab atas pemboman sebuah pasar malam populer di kota Davao pada September lalu. Ledakan ini menewaskan 14 orang. Rencananya pelaku juga akan membom kedutaan besar AS di Manila.
  2. Perjanjian yang ditandatangani di Norwegia pada hari Jumat (26/8) itu dimaksudkan untuk mengakhiri salah satu pemberontakan terlama di Asia, yang telah menewaskan ribuan orang. “Ini adalah peristiwa bersejarah dan tak pernah terjadi sebelumnya,” kata Jesus Dureza, penasihat perdamaian Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Dureza menambahkan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan pada masa mendatang. Kedua pihak bertemu di kota Oslo, Norwegia, sejak Senin lalu dan akan bertemu lagi pada bulan Oktober. Menteri Luar Negeri Norwegia Borge Brende menyebut perjanjian itu sebagai suatu terobosan penting. [VOA Indonesia]
  3. Miss Phillipines Pia Wurtzbach dan Miss Colombia Ariadna Guttierez. Kemenangan Miss Filipina sebagai Miss Universe 2015 memang penuh drama. Setelah drama Steve Harvey yang salah sebut nama pemenang sampai 'pelimpahan' mahkota Miss Universe dari Miss Colombia ke Miss Philippines. Namun sebuah drama Miss Universe kembali terjadi. Tampaknya 'transfer' mahkota dari kepala Miss Colombia ke Miss Philippines membuat salah satu kontestan tak setuju. Miss Germany Sarah-Lorraine Riek mengungkapkan bahwa tak ada satupun dari rekan kontestan lainnya di Miss Universe 2015 yang memberikan suaranya untuk Miss Universe 2015 terpilih, Miss PPhilippines Pia Alonzo Wurtzbach. Mengutip US Magazine, dalam sebuah video wawancara yang dilakukan oleh wartawan dari Colombia, Natalia Cruz, Miss Germany mengatakan bahwa mahkota itu seharusnya jatuh ke tangan pemenang yang sebenarnya, dan itu bukanlah Miss Colombia, Ariadna Gutierrez ataupun Pia Alonzo Wurtzbach. "Saya sangat tidak percaya ini, saya sangat kecewa. Miss France adalah pemenang yang seharusnya," kata Riek dalam klip yang diunggah ke akun Facebook Missosology, forum kontes kecantikan dunia. Ungkapan Riek bukannya tanpa alasan. Miss France Flora Coquerel memberikan sebuah jawaban yang meluluhkan hati dan menghubungkan ke negaranya saat ditanya tentang pengalamannya dengan terorisme dan memerangi ancaman. "Menurut saya, untuk memerangi terorisme, pertama kita harus tahu dari mana asal masalahnya datang," kata dia. "Kita harus mendengarkan orang-orang yang melakukan serangan ini untuk menemukan inti masalahnya. Bagi kami, Prancis, kita harus belajar untuk hidup bahagia dan berada di antara kita sendiri." Meskipun akhirnya Miss Colombia kalah, Riek mengatakan bahwa dia senang dengan kemenangan singkat Miss Colombia. "Saya sangat senang untuk Miss Colombia, karena dia berhak mendapatkannya," ucapnya. "Tapi saya tidak senang dengan hasil akhirnya, dan sama juga dengan perempuan lain (kontestan lain), maaf untuk mengatakannya, karena tak ada dari kami yang memberi suara untuk Filipina. Saya sangat menyesal mengatakan itu." Hanya saja, siapa yang menerima mahkota Miss Universe bukanlah ditentukan oleh siapa yang diunggulkan oleh kontestan. Empat juri memegang masing-masing 20 persen dari 100 persen suara. Dan sisa 20 persennya lagi ditentukan oleh penonton yang memberi suara real time saat penayangan. Miss Universe 2015, Pia Wurtzbach, sebenarnya sempat meragukan kemenangannya. Dalam sebuah wawancara dengan , dia berkali-kali bertanya soal hal ini. "Saya harus bertanya kepada manager saya berkali-kali, seperti 'Benarkah saya benar-benar menang? Apakah saya benar-benar jadi Miss Universe? Apakah kamu akan mengambil mahkota ini dari kepala saya?'"
  4. Di negara Filipina, terdapat umat beragama Kristen sedang beribadah, namun badai datang dan akan menghampiri mereka, namun mereka saling berdoa dan akhirnya angin topan itupun pergi. Ngobas: http://ngobas.com Ngobas Store: http://ngobas.com/store/ NgobasTV: http://tv.ngobas.com Ngobas Magazine: http;//magazine.ngobas.com Titip Dot Net: http://www.titip.net ITCare Indonesia: http://itc.web.id
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy