Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'fashion'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 10 results

  1. Mengarungi samudera e-commerce Indonesia sejak tahun 2012, layanan e-commerce fashion perempuan PinkEmma terlihat tidak lagi aktif beroperasi dan baru-baru ini mengganti halaman depannya dengan halaman “under renovation“. Dengan tidak lagi menerima order sejak Januari dan kanal media sosialnya tak lagi aktif sejak akhir Desember, ada apa dengan PinkEmma? Apakah mereka menjadi korban “keganasan” persaingan di segmen e-commerce berikutnya? Menyasar segmen fashion perempuan, PinkEmma sempat menjadi primadona di kalangannya. Namun memasuki tahun keempat bisnisnya, tim kami justru menemukan bahwa kanal media sosial utama PinkEmma seperti Facebook, Twitter, dan Instagram-nya tak lagi aktif sebagai mana biasanya. Pembaruan terkini dilakukan pada bulan Desember 2015 silam, sedangkan pertanyaan soal order yang belum dikirim tidak lagi dijawab. Di bulan Januari, meskipun masih menampilkan katalog berbagai produk, tak ada lagi tombol untuk melakukan pemesanan. Kini, halaman depan diganti dengan status “under renovation” tersebut. Persaingan di segmen fashion perempuan memang sangat ketat. PinkEmma bersaing dengan Zalora, 8Wood, BerryBenka, Hijabenka, HijUp, dan masih banyak lainnya. Hadir pula layanan khusus mobile marketplace, seperti Shopee, Lyke, dan terakhir Coral yang membuat kondisi semakin pelik. Keriuhan seperti ini yang akhirnya membuat Moxy dan Bilna melakukan merger, dan mengubah entitas menjadi Orami, supaya tetap relevan di segmen ini. Survei Telkomsel MSight di bulan Agustus 2015 menunjukkan produk fashion (khususnya fashion perempuan) adalah segmen paling populer di kalangan online shopper di kawasan Jabodetabek, diikuti gadget & produk elektronik dan kegiatan travel (hotel dan tiket pesawat). Lantas, apakah PinkEmma akan tutup dan tak lagi mewarnai dinamika industri e-commerce Tanah Air? Berdasarkan keterangan yang DailySocial peroleh dari Co-Founder PinkEmma Winda Rezita, PinkEmma memastikan telah menutup kantor layanannya di Jakarta dan memusatkan operasionalnya kembali ke Bandung, tempat kebanyakan produknya dibuat, tetapi Winda tidak menjelaskan lebih jauh kapan PinkEmma akan kembali beroperasi dan inovasi seperti apa yang ingin dihadirkan. Dalam tiga bulan terakhir, sudah ada beberapa layanan e-commerce yang menutup layanan, diakuisisi, atau merger untuk tetap relevan. Konsolidasi jelas tak terelakkan di vertikal ini. Semoga PinkEmma tidak mengikuti jejak Rakuten yang baru saja menutup operasional layanannya di Indonesia. Inovasi atau pivot apa yang bakal dilakukan PinkEmma? Apakah mereka masih bisa bangkit dengan kreasi baru di tengah-tengah persaingan di segmen ini? Kita tunggu saja pembaruan berikutnya.
  2. Sejumlah designer Indonesia membuka Indonesian Fashion Gallery di New York City. Ian Umar dan Tim VOA mengantarkan liputannya untuk Anda.
  3. Model lengan yang mengembung akan digemari tahun 2016. Lindsay Baker memilih tren terbesar yang akan datang untuk laki-laki dan perempuan, dari kerut yang feminin dan tie-dye (pewarnaan dengan teknik alami seperti jumputan ke garis-garis halus dan kerutan). Mengembung Lengan baju yang mengembung sangat besar ditetapkan akan digemari banyak kalangan pada 2016. Dengan sebuah ciri Romantisme Baru di tahun 1980an, dan sebuah sentuhan gaya era Victoria, model lengan dengan bentuk runcing seperti segitiga akan kembali dengan sepenuh hati. Siluet ekstrim JW Anderson dan gaya romantik Simone Rocha, gaun tembus pandang merupakan contoh penting bahwa banyak retail high-street akan mengikutinya. Meskipun Phoebe Philo dari rumah mode Celine, yang merupakan ‘ratu’ rancangan minimalis, telah beralih ke gaya yang eksentrik, di bagian atas pakaian rancangannya. Lengan besar merupakan yang paling menarik untuk tahun yang akan datang. Seperti yang terlihat dalam rancangan : Celine, Simone Rocha, JW Anderson, Erdem. Bahu yang dingin Tren pakaian dengan bahu yang terbuka akan melanjutkan kekuatannya pada 2016, jika koleksi Chloe dan Peter Pilotto berada diantara yang lainnya. Dan saat ini potongan ini mulai disesuaikan dengan gaya yang dramatis, bahu terbuka, tampak dalam gaun-gaun Derek Lam, Sonia Rykiel dan Proenza Schouler, serta atasan keluaran Hood by Air. Sesuatu yang modern, tampak menarik, bahu yang terbuka tampaknya merupakan pilihan yang baik untuk mereka yang ingin lebih memamerkan kulit lebih banyak. Seperti yang terlihat dalam rancangan: Rachel Zoe, Derek Lam, Sonia Rykiel, Proenza Schouler, Wes Gordan. Motif tie-dye Menyukai atau membencinya, tampaknya motif tie-dye (yaitu pewarnaan dengan teknik alami, seperti ikat dalam jumputan) tampaknya diatur memiliki pengaruh pada tahun yang akan datang, terutama di musim panas. Gaya boho akan membuatnya terlihat santai dan keren. Tie-dye yang baru tampak muktakhir, gaya hippi yang elegan sangat terasa, dengan berbagai tawaran untuk Musim semi 2016, termasuk rancangan Joseph Altuzarra, gaun kaus dengan warna yang berani. Sementara Emilio Pucci hadir dengan nuansa pastel, dan Narciso Rodriguez dengan gaun ketat yang menakjubkan. Rancangan: Baja East, Thakoon, Narciso Rodriguez, Emilio Pucci, Joseph Altuzarra. Pecinta Latin Tidak ada peluang untuk menghindari kerutan pada 2016, dengan sejumlah perancang busana yang membawa sentuhan pengaruh Latin dalam koleksi mereka. Dengan gaun gaya penari flamenco dengan warna cerah dan model bertingkat dan kerutan warna oranye terang keluaran Balmain, model leher yang tinggi dalam produk JW Anderson dan dalam semangat gaun ‘bertingkat’ di Salvatore Ferragamo. Mungkin penggunaan model kerutan yang paling indah untuk Musim Semi/Panas 2016 adalah rancangan Sarah Burton dari rumah mode Alexander McQueen, yang ultra-feminin, berupa gaun romatis berwarna putih merupakan mahakarya rancangan bentuk kerutan yang struktural. Seperti yang terlihat dalam rancangan: Michael Kors, Alexander McQueen, Roberto Cavalli, Osman, Balmain, JW Anderson, Proenza Schouler, Salvatore Ferragamo. Berkilau Tampilan metalik dan bercahaya akan berkilau di 2016, dengan penekanan pada kain yang memantul dan penggunaan payet yang rumit. Dominasi warna perak akan bersinar dengan sangat terang, seperti yang terlihat dalam rancangan Victoria Beckham, gaun longgar oleh Vetement dan Isabel Marant dalam bentuk celana pendek perak yang menarik. Penggunaan payet, teruama dalam rancangan Emilio Pucci; kreasi biru elektrik, Marc Jacobs dengan berani, menampilkan gaya geometris serta Tom Ford, dengan lengan panjang, ketat, tambal sulam payet, gaun patchwork-sequin. Bahkan ada efek kaca pecah, jika Anda mencari keliaran dan keindahan akan ditemukan dalam kreasi Loewe dan Marni. Seperti yang terlihat dalam rancangan: Tom Ford, Loewe, Lanvin, Vetement, Marni, Isabel Marant, Emilio Pucci. Limapuluhan yang menyenangkan Ada getaran retro yang sangat kentara dalam pakaian pria gaya tahun 1950an. Terutama kemeja akan memiliki nuansa 50an, dengan gaya bowling dan kain-kain yang bertekstur dan juga model polo yang gombrong seperti keluaran rumah mode Louis Vuitton dan Lanvin. Siluet retro juga diinterpretasikan oleh Dries van Noten, yang menambahkan bordir, Raf Simons yang mengeluarkan koleksi kotak-kotak, dan Tautz yang menciptakan pakaian cetak tebal dengan satu warna. Tren juga harus nyaman untuk dikenakan, kombinasi yang ideal. Seperti yang terlihat dalam rancangan: Lanvin, Louis Vuitton, Canali, Umit Benan, E Tautz. Tunjukkan garismu Motif garis-garis halus akan menjadi bahan utama pakaian laki-laki pada tahun depan, tetapi tidak seperti yang kita ketahui saat ini. Lupakan motif garis-garis halus konvensional dalam stelan bisnis, interpretasi baru tampilan ini adalah grafis dan lebar. Rancangan duo Agi & Sam secara dramatis yang dihiasi dengan cetakan garis serupa yang besar, sementara Haider Ackermann mengeluarkan koleksi jaket bergaris yang serasi. Koleksi Tiger of Sweden menampilkan warna biru pusat dan hitam dengan garis super tebal juga menjadi perhatian untuk mode 2016. Seperti yang terlihat dalam rancangan: Haider Ackermann, Agi & Sam, Tiger of Sweden, Bottega Veneta, Phillip Lim. Kalungkan di leher Selendang panjang akan menjadi aksesoris utama bagi laki-laki pada 2016. Dengan nuansa yang gagah, tampilan ini dijamin seperti tampilan bintang rock. Gucci meluncurkan koleksi bunga, sementara yang lain dengan desain yang sederhana seperti tawaran Emporio Armani dan Saint Laurent. Burberry Porsum dengan koleksi biru-kobalt yang elegan. Sebuah cara yang mudah laki-laki untuk menambah koleksi pakaian di lemari mereka pada 2016. Seperti yang terlihat dalam rancangan: Burberry Porsum, Emporio Armani, Gucci, Saint Laurent, Missoni. Lebih pendek Untuk musim panas 2016, celana pendek akan menjadi tren busana pria - untuk mereka yang berani tampil beda. Prada dan Gucci - terutama - yang menawarkan tampilan dengan warna-warna cerah dan kain yang bervariasi. J Crew juga menggunakan warna-warna elegan, dan bahan hi-tech. Memang sebuah gaya berpakaian yang sulit untuk dikenakan dengan tepat, ketika sedang tidak berada di pantai, tetapi dijamin Anda tetap bisa tampil keren. Seperti yang terlihat dalam rancangan: Top Shop Design, Prada, Gucci.
  4. Blogger menjadi salah satu profesi yang saat ini mulai banyak dilirik orang. Ada travel blogger, food blogger, sampai fashion blogger. Untuk menjadi blogger dan menghasilkan pendapatan dari bidang tersebut, tentunya harus punya 'senjata' andalan yang bisa dijual. Misalnya saja untuk menjadi fashion blogger. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar bisa menggaet perhatian banyak orang agar semakin dikenal sehingga nantinya keuntungan yang didapat bisa semakin besar. Olivia Lazuardy, salah satu fashion blogger yang sudah memulai kariernya dari tahun 2013 berbagi cara jitu untuk menjadi fashion blogger yang mempunyai unique selling point seperti dirinya. Kini Olivia pun bisa meraup untung puluhan juta rupiah hanya dari menulis blog. "Tips dari aku, kualitas yang utama. Kualitas dari konten, website, foto. Kebanyakan sekarang orang tidak mementingkan konten dan kualitas," kata Olivia. Menurut Olivia, harus ada konsistensi dalam hal konten jika ingin mengembangkan blog fesyen. Misalnya saja terkait level merek yang dipakai. Ia menganjurkan jangan menerima semua merek untuk dipromosikan. Harus pilih yang sesuai dengan konten blog Anda. "Jadi misalkan ada brand level medium dulu yang diterima, tapi nanti ada yang high medium yang diterima juga. Jadi, tidak jelas posisimu di mana," ujar Olivia yang mempunyai 112 ribu follower di Instagram. Selanjutnya, ia menganjurkan agar ada konsistensi gaya dan ciri khas jika ingin membuat blog fesyen. Seperti dirinya yang konsisten dengan gayanya yang feminin. “Jadi walaupun pakai sneakers harus ada femininnya juga. Aku pakai celana tapi aku pasangin heels, jadi tidak bosan," katanya. Selain gaya femininnya, Olivia juga menggunakan lipstik merah sebagai signature stylenya. Sama seperti Olivia, fashion blogger lainnya Pupu Paula juga punya gaya andalan yang ia gunakan untuk membedakan dirinya dengan fashion blogger lainnya. Pupu, menggunakan gaya vintage sebagai signature stylenya. "Sudah dari dulu suka gaya 50's vintage. Seperti ini terus dari saya mulai blog tabun 2010," kata Pupu. Ketika banyak perempuan memilih tampil modern, Pupu justru memilih tampilan yang lebih klasik. Perempuan yang punya 30 tato di tubuhnya itu juga mengaku senang menggunakan busana warna hitam dan putih agar terlihat lebih klasik. Untuk menunjang penampilannya, Pupu menggunakan lipstik warna merah hampir di setiap penampilannya. Ini juga dijadikan sebagai signature style Pupu. "Setiap hari saya pakai warna merah dan sekarang coba warna lain yang ke oranye," ujarnya.
  5. Siapa yang tak mengenal Paris Hilton? Ya, wanita cantik satu ini memang selalu menjadi sorotan. Tidak hanya dari kecantikannya saja, namun juga dari barang-barang yang dimiliki wanita beramput pirang ini. Ternyata kini Anda bisa membeli semua perlengkapan Paris Hitlon secara virtual. Animoca selaku pengembang game Star Girl telah meluncurkan Paris Hilton secara virtual ke dalan game Star Girl. Ini merupakan strategi yang cukup pintar mengingat Paris Hilton sendiri sudah memiliki nama besar di dunia fashion. Dengan memasukan barang-barang Hilton ke dalam sebuah game yang memiliki jutaan penggemar, ini pastinya akan menghasilkan pendapatan yang sangat besar. Game ini sendiri telah diunduh sebanyak 65 juta kali. Dan sekarang para pemain dapat membeli koleksi item dari Paris Hilton Vol. 1. Koleksi itu terinspirasi dari Hilton sendiri. Dan Juga termasuk dalam update terbaru game ini adalah Paris Hilton Style, kontes fashion dengan voting oleh pemain, dan versi virtual dari Hilton Paris Beach Club. Paket item Paris Hilton sendiri dihargai senilai 6 USD dengan sistem in-APP Purchase. Pada Maret lalu Animoca Brand telah menandatangani kesepakatan lisensi untuk untuk nama dan wajah Paris Hilton. Game Star Girl ini tersedia di App Store, Google Play, dan Amazon. Paket vol. 1 milik Paris Hilton ini sendiri berisi lima buah gaun, kaca mata hitam, stocking jaring-jaring, dan high heels. Robby Yung, CEO dari Animoca Brands, mengatakan dalam sebuah pernyataan, “Kami sangat bersemangat untuk menjadi perusahaan pertama yang mengembangkan dan menyebarkan in-App Purchase menggunakan merek Paris Hilton. Dengan meluncurkan barang-barang bermerek dalam permainan yang telah sukses, kita bisa melompati fase awal pertumbuhan jumlah download dan memperoleh informasi penggunaan berharga bagi upaya branding masa depan. “ Paris Hilton mengatakan dalam sebuah komentar, ” Bermain Star Girl dan pertama kali mencoba koleksi virtual item saya, termasuk gaun saya, kacamata hitam, dan high heels”. Tertarikah Anda mengoleksi item fashion dari Paris Hilton?
  6. Semua bentuk bisnis punya kisah di belakangnya. Dan rata-rata, bisnis sukses itu diawali oleh persahabatan para pendirinya. Perjalanan bisnis fashion satu ini bisa dijadikan inspirasi, Fimelova Love, Bonito at Fide Fashion Week (image: Poached Magz) Diawali dengan menjual pre-loved items milik pribadi, Viola Tan dan Rachel Lim (bersama rekan bisnis mereka saat itu, yang juga saudara kandung Viola, Velda Tan) mendirikan salah satu bisnis online retail tersukses di Singapura, Love, Bonito. With such a cute name, portal e-commerce satu ini telah menjadi salah satu tujuan utama fashionista di Singapura untuk menemukan trend-trend terbaru. Portal ini sendiri sudah berdiri cukup lama, dan popularitasnya berkembang dengan dukungan setia para fans. Menjaga agar desain mereka tetap eksklusif (tidak tersedia di mana pun), koleksi Love, Bonito menawarkan fashion items bergaya klasik, modern dan manis yang memang disukai oleh perempuan berbagai usia (yang masih di usia sekolah, sampai golongan profesional). Rachel Lim & Viola Tan (Love, Bonito founder) Didominasi oleh items yang bisa dibawa hangout maupun ke kantor (kamu bahkan bisa menemukan baju untuk bridesmaids lho), portal belanja ini juga menawarkan harga yang bersaing. Ada harga ada rupa, dong. Hal satu ini juga yang menyebabkan produk-produk mereka terjual dengan cepat. Nggak heran, bila sebuah koleksi diluncurkan para fans bereaksi dengan cepat. Rajin traveling, melihat trend yang terjadi di sekeliling, serta selalu melihat perkembangan dan dinamika di runway fashion week selalu menjadi tiga sumber inspirasi utama bagi Viola Tan dan Rachel Lim untuk bekerjasama dengan berbagai desainer menghasilkan koleksi-koleksi yang nantinya tersedia di Love, Bonito. Mereka bahkan sudah menjadi bagian dari Fide Fashion Week di Singapura beberapa waktu lalu. Bagi Viola Tan yang memulai bisnis ini tanpa ilmu bisnis, fashion, bahkan desain yang cukup, kesuksesan Love, Bonito adalah hasil kerja keras, passion, dan keberanian mengambil risiko. Tentu, bisnis nggak akan berkembang bila kita main aman terus. Seiring waktu, dengan semua naik turun, bahkan kritik pedas, Love, Bonito tetap menjadi tujuan belanja online terpopuler di Singapura. Untuk mengembangkan lagi bisnis mereka, Love, Bonito membuat capsule collection dengan deretan desainer. Langkah dinamis yang kini dilakukan banyak online retailer. Salah satu desainer yang diajak kerja sama itu berasal dari Indonesia, lho. Mengapa Indonesia? karena mereka akan segera hadir di sini. Sudah tidak sabar?
  7. Setelah 20 tahun meniti karier di panggung peragaan busana, supermodel Gisele Bundchen memutuskan untuk pensiun. Supermodel asal Brasil ini memutuskan untuk berhenti dari dunia yang sudah membesarkan namanya ini. Sebelum benar-benar pensiun dari catwalk, model berusia 34 tahun ini akan mengucapkan salam perpisahannya di panggung Sao Paulo Fashion Week. Ajang fesyen di Sao Paulo ini akan berlangsung pada bulan April mendatang. Ia akan tampil sebagai model dalam balitan koleksi lini busana asal Brasil, Colcci. Colcci adalah salah satu lini busana yang mendapuk dirinya sebagai ambasador untuk kampanyenya sejak lama. Berita mundurnya istri Tom Brandy ini pertama kali dilaporkan oleh Moda Estadao. Kala itu, ia mengatakan kalau ia punya mimpi untuk mengakhiri karier modelingnya di runway di Brasil, negara asalnya. Hanya saja, menggantungkan high heels di catwalk bukan berarti ia bakal menghilang dari dunia modeling. Perempuan yang pernah mendapat predikat model dengan bayaran termahal tahun 2013-2014 ini hanya berhenti berlenggok di atas catwalk. Namun tak menutup kemungkinan kalau ia akan tetap muncul di dunia fesyen dengan profesi lainnya.
  8. Menginterpretasikan serta mengadaptasi tren busana di Jepang bukan lagi hal yang sulit. Siluet sederhana dengan warna lembut kian mendominasi. Permainan padu padan bahan katun, denim, hingga wol menjadi garis besar kunci gaya street style wanita muda di Jepang. 1. Aksi Sweater Permainan motif garis hingga motif typography membuat sweater terlihat tak monoton. Agar terlihat ringan, padankan dengan bawahan mini dan rok midi berbahan chiffon. Jangan ragu untuk mengombinasikannya dengan kemeja yang atraktif. 2. 50’s Inspired Mulai dari gaun A-line, peter pan collar, motif tartan, hingga full skirt yang nyaman mampu menciptakan kesan elegan secara instan. Aksesori seru seperti stocking, bowler hat, dan tas selempang bisa dijadikan inspirasi. 3. Gaya Minimalis Padu padan sederhana tanpa berlebihan menjadi gaya favorit wanita urban dan modern. Kuncinya, pilih material rajut atau katun yang tidak mudah kusut saat dikenakan sepanjang hari. 4. Demam Pastel Pink, baby blue, hijau mint hingga krem bisa terlihat menarik saat mengenakan riasan bibir dengan sentuhan warna cerah dan menarik seperti oranye. Bagi Anda pemilik kulit sawo matang, pilih warna segar, seperti kuning muda atau hijau telur asin. 5. Serba Longgar Sentuhan androgyny seperti boyfriend blazer atau oversize coat sangat cocok dipadu dengan legging, ankle boots, dan stocking warna netral. 6. Denim on Denim Agar tidak membosankan, siasati dengan memadankan sesama denim dengan warna berbeda. Kenakan aksesori menarik, seperti topi, oversize clutch, hingga kalung pendant.
  9. Trend fashion semakin hari semakin berkembang. Semua orang pun berlomba-lomba untuk tampil lebih cantik, lebih fashion dan pastinya lebih modis terutama para wanita. Tampil modis tidak memerlukan aksesoris yang banyak dan tidak juga berpatokan dengan trend fashion yang sedang-in saat ini. Salah satu cara sederhana untuk tampil modis ialah dengan pintar memadupadankan celana jeans yang digulung dengan sepatu yang dikenakan. Ikuti tips dibawah ini dalam mengenakan celana jeasn gulung dengan sepatu yang dikenakan. Flat sandals Selain sepatu, Anda juga bisa memadukannya dengan sandal data. Ini akan menimbulkan kesan santai namun tetap fashion. Flat Shoes Sepatu datar atau flat shoes sering menjadi sepatu andalan saat berpergian. Untuk memadukannya dengan celana jeans longgar kemudian gulung dua sampai tiga kali hingga tampak lebih tebal. Booth Shoes Memiliki sepatu booth? Tak salahnya dipadu padankan dengan skinny jeans yang Anda miliki. Gulung sampai bagian atas booth. High Heels Anda juga bisa memadupadankan ripped off jeans yang digulung dengan heels yang dimiliki. Ini dapat mengimbulkan kesan lebih feminim.
  10. Siapa Sangka, Nobutoshi Shimamura, Salah Satu Orang Terkaya di Jepang dan Pemilik Brand Fashion Uniqlo, Memulainya Semua Dengan Menjual Baju Diskonan di Pinggir Jalan! Jualan baju distro berkualitas tinggi dengan harga mahal bisa dibilang sudah terlalu mainstream. Kompetisinya sudah terlalu jenuh. Lagipula, daya serap pasar tidak sebaik yang Anda bayangkan. Kelas menengah Indonesia baru saja bangkit. Maka, tidak ada salahnya kita belajar dari salah satu orang terkaya Jepang ini. Ia berhasil mengantarkan sebuah bisnis jual baju diskonan menjadi salah satu raksasa yang menguasai marketshare industri fashion Jepang. Dan semua itu ia mulai dari sebuah toko kimono kecil di ujung jalan! Semuanya Berawal Dari Baju Murah Pasca Perang Pada tahun 1953, Nobutoshi Shimamura membuka Shimamura Company. Tujuannya adalah menyediakan baju yang murah dan terjangkau bagi masyarakat Jepang yang saat itu kondisi ekonominya sedang tertatih pasca tragedi pengeboman Hiroshima dan Nagasaki. Maka, di samping membuka gerai di kalangan metropolitan, Nobutoshi justru membuka gerainya di kawasan-kawasan pinggiran. Shimamura laris bak kacang goreng. Hingga kini, mereka memiliki 1800 gerai yang tersebar di seluruh Jepang. 1773 di antaranya bergerak di bawah bendera Shimamura, dan sisanya adalah waralaba dari toko-toko di bawah spanduk Avail, Birthday, Chambre, dan Divalo. Konsep Lengkap dan Berkualitas Shimamura mengusung konsep one-stop-shop. Sekali masuk, Anda bisa menemukan segala pernak-pernik meliputi pakaian untuk pria dan wanita, pakaian anak, produk bayi, alas kaki, tekstil dan perlengkapan ulang tahun. Selain itu, ia menawarkan aksesoris seperti tas dan ikat pinggang. Semua produk ini dijual dengan berbagai merek private label termasuk Theoria, Villand, Palace Garden, Sorridere, Shimaz dan Sirmione. Semuanya dengan harga paling murah daripada yang dapat Anda temukan di toko manapun. Meskipun demikian, beberapa konsumen menyebut bahwa kualitasnya tidak kalah dengan baju yang Anda beli di Shibuya 109, ikon fashion kelas atas di Jepang. Selain itu, Shimamura menerapkan konsep yang unik dan berbeda dari kompetitor mereka. Ketika hampir semua butik di Tokyo melayani sistem satu ukuran untuk semua, maka tidak untuk Shimamura. Mereka punya bagian khusus yang menampung pakaian “Queen-sized” atau pakaian-pakaian untuk ukuran besar. Sempat Dihindari “Pemburu Gengsi” Mungkin karena beberapa faktor seperti harga murah, plus size, dan lokasi toko di pinggiran, maka pemburu gengsi cenderung menghindari toko ini. Stereotip mereka agaknya tidak terlalu baik. Meskipun sejak tahun 2012, mereka berusaha meningkatkan citra mereka dengan cara membuka distribusi di jantung-jantung kota metropolitan. Baik buruknya, Shimamura membuktikan bahwa stereotip tidak ada apa-apanya di banding dengan statistik penjualan. Meskipun dibilang murah, udik, atau apapun, akan tetapi Shimamura menguasai marketshare industri fashion Jepang, berhadapan langsung dengan Uniqlo milik Fast Retailing Jepang. Hal ini membuktikan bahwa konsumen industri fashion bukan cuma orang-orang kelas atas. Bukan cuma di Jepang, kami pikir hal ini juga berlaku di seluruh dunia. Termasuk Indonesia. Terus Berjaya Meskipun Nobutoshi Shimamura sudah pensiun hampir 2 dekade yang lalu dan menyerahkan tampuk kepemimpinan perusahaan pada anak-anaknya. Namun seiring dengan semakin besarnya sales perusahaan dan nilai perusahaan, Nobutoshi terus menempati daftar posisi 50 orang terkaya di Jepang. Tahun 2014, kekayaannya diperkirakan mencapai hampir 1 miliar dolar Amerika. Ia juga berhasil mempekerjakan hingga 2,358 karyawan. Angka ini jadi mengejutkan jika kita lihat dari sudut pandang bahwa Nobutoshi memulainya dari sebuah toko baju murah diskonan. Jadi Sobat Studentpreneur, siapa bilang bisnis baju diskonan tidak bisa mengantarkan Anda ke puncak dunia? Mari berdiskusi di kolom komentar! Anda juga bisa mendapatkan informasi bisnis anak muda kreatif
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy