Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'facebook'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 158 results

  1. Mark Zuckerberg, selaku pemilik Facebook berencana untuk menggabungkan tempat bertukar pesan pada sosial media miliknya — Whatsapp, Instagram, dan Facebook Messenger. Tindakan ini membuat Mark terlihat seperti ingin unjuk gigi disaat bisnisnya babak belur diserang skandal dalam dua tahun terakhir. “Kedepannya ketiga tempat bertukar pesan tersebut akan menjadi satu aplikasi yang berdiri sendiri tetapi secara teknikal akan digabungkan dengan satu infrastruktur” kata empat orang yang terlibat dengan pembuatan aplikasi tersebut. Hal ini berarti akan membawa tempat pengiriman pesan terbesar dalam tiga aplikasi di dunia dengan pengguna lebih dari 2.6 miliar untuk dapat berkomunikasi lintas aplikasi untuk pertama kalinya. Pergerakan ini bisa dibilang sekaligus untuk mendata ulang berapa banyak orang yang sering menggunakan ketiga aplikasi tersebut sambil Facebook terus meningkatkan penggabungan industri, privasi dan keamanan. Tetapi hal ini juga semakin menegaskan jika Mark ingin memaksakan kehendaknya padahal, dulu Mark pernah bersumpah untuk tidak mengutak-atik ketiga aplikasi tersebut dan membiarkan ketiga aplikasi tersebut terpisah. “Rencananya proses penggabungan ini akan diselesaikan pada akhir tahun ini atau pada awal tahun 2020 dan membutuhkan ribuan pegawai Facebook untuk mengatur ulang cara WhatsApp, Instagram dan Facebook Messenger berfungsi.” kata orang yang tergabung dalam pergerakan ini dan tidak dapat disebutkan namanya karena hal ini bersifat rahasia. Mark juga berencana untuk mengunci percakapan pada aplikasi tersebut dengan end-to-end encryption yang mana melindungi percakapan pesan sehingga hanya orang yang bersangkutan yang dapat melihat isi pesan. “Kami membangun pengiriman pesan secepat dan serahasia mungkin. Kami juga membuka jalan untuk para pengguna dapat lebih mudah mencari teman, relasi atau keluarga dengan adanya aplikasi ini.” tegasnya. Dengan menggabungkan ketiga aplikasi tersebut Mark berharap dapat meningkatkan hubungan antara pengguna internet dengan aplikasi miliknya. Dan dengan meningkatnya pengguna pada aplikasi miliknya maka akan meningkat pula pengguna yang akan menggunakan iklan di tempatnya. WhatsApp dan Instagram sebelumnya memang perusahaan yang berdiri sendiri. Saat Facebook mengakuisisi dua aplikasi tersebut, Mark berjanji untuk tidak banyak mengubahnya. Namun semakin lama, orang-orang berkata Mark berubah. Kini ia memikirkan untuk menggabungkan ketiga aplikasi tersebut untuk mengambil keuntungan di Facebook. Kabar ini tersiar pada akhir tahun 2018. Usahanya ini telah mengakibatkan perselisihan di Facebook. Penemu Instagram, Kevin Systrom dan Mike Krieger telah meninggalkan perusahaan yang telah ia bangun saat mendengar rencana Mark yang tidak sesuai dengan keinginan mereka. Begitu juga dengan penemu WhatsApp, Jan Koum dan Brian Acton. “Seandainya bermitra dengan Facebook berarti harus mengubah nilai-nilai yang telah kami bangun, kita pasti tidak akan menyerahkan WhatsApp padanya.” Jelas Jan Koum yang telah sepakat untuk Facebook mengakuisisi WhatsApp sebesar 19 Miliar Dollar pada tahun 2014. Pada tanggal 7 Desember 2018 ada pertemuan besar antara pegawai dan Mark Zuckerberg. Saat para pegawai menanyakan mengapa Mark ingin menggabungkan layanan pesan pada ketiga aplikasi tersebut. Beberapa pegawai merasa jawaban Mark terlalu banyak diputar dan tidak pada intinya hingga akhirnya sebagian pegawai memutuskan untuk pergi dari perusahaan karena rencana Mark tersebut. Sebagai pengguna ketiga aplikasi tersebut apa pendapat kalian? Apakah penggabungan tempat bertukar pesan dari ketiga platform raksasa tersebut akan jadi menarik dan menantang atau malah membuat kalian malas menggunakannya?
  2. Mark Zuckerberg mengawali facebook dari kamar asmara Harvard dan kini memiliki produk mata uang digital Libra yang penuh kontroversi. 16 tahun lamanya Facebook berkembang sebagai jaringan media sosial dan kini penggunanya sudah mencapai lebih dari 2 miliar. Sang pendiri Mark Zuckerberg justru mengawalinya dari kamar asmara Harvard dan kini memiliki produk mata uang digital Libra yang penuh kontroversi. Bernama lengkap Mark Elliot Zuckerberg adalah orang yang mendirikan situs jejaring sosial Facebook, pada 2004 bersama teman sekelasnya. Website pertama yang dibuat oleh Mark adalah Facemash, kemudian pada Februari 2004, ia kembali membuat terobosan baru dengan nama Facebook (www.thefacebook.com). Website tersebut luncurkan Mark dari kamar asrama bersama teman sekelasnya Dustin Moskovitz, Eduardo Saverin dan Chris Hughes. Facebook merupakan penyempurnaan dari Facemash dan berfungsi sebagai situs sosial yang memudahkan penggunanya untuk berhubungan dengan teman dan pengguna facebook lainya. Awal mula ia membuat Facebook adalah dengan membuat buku direktori mahasiswa online karena Universitasnya tak membagikan face book (buku mahasiswa yang memuat foto dan identitas mahasiswa di universitas itu) pada mahasiswa baru sebagai ajang pertemanan di antara mereka. Dengan modal yang ditanamkan berjumlah USD12,7 juta. Ini adalah investasi kedua yang masuk ke Facebook setelah sebelumnya (Juni 2004). dengan tambahan modal itu jelas memudahkan Mark dan kawan-kawannya mengembangkan Facebook dan mengganti domain-nya dari www.thefacebook.com menjadi www.facebook.com. Setelah itu jangkauan keanggotaan facebook diperluas menjadi internasional. Melesatnya bisnis Facebook membuat Zuckerberg pada tahun mendapatkan harta kekayaan yang luar biasa. Majalah Forbes menyebutkan kekayaan Zuckerberg sendiri mencapai USD1,5 miliar atau sekitar Rp13,5 triliun. Jumlah yang luar biasa besar saat itu, maka wajar jika majalah Forbes menobatkan Mark Zuckerberg sebagai The Youngest `Self-made’ Billionaire on the Planet. Setelah sekian tahun muncul, Facebook pun berinovasi dengan mengumumkan Libra sebagai mata uang digital miliknya dan membuat mata uang kripto kian populer di dunia. Namun, hal itu ditentang sejumlah negara termasuk Indonesia. Facebook pun sangat ambisius untuk meluncurkan mata uang ini. Pekan lalu, Facebook juga telah mengenalkan Libra ke publik. Pada semester pertama 2020 dan ditargetkan seluruh sistem mata uang digital ini bisa berjalan secara global. Dijelaskan Zuckerberg, Libra adalah mata uang global dan infrastruktur keuangan. Dengan kata lain, itu adalah aset digital yang dibangun oleh Facebook dan didukung oleh versi baru dari blockchain Facebook, teknologi terenkripsi yang digunakan oleh bitcoin dan mata uang kripto lainnya. Uang Libra ini juga disinyalir bakal banyak digunakan oleh orang-orang yang berada di negara maju. Dan nantinya mata uang Libra Coin ini bakal digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti bayar tagihan. Libra akan diluncurkan secara penuh selambat-lambatnya pada 2020.
  3. CEO sekaligus pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, mengungkap alasan di balik rencana mengintegrasikan layanan Messenger, Whatsapp, dan Instagram. Menurutnya, rencana tersebut bakal memberikan keuntungan bagi pengguna. "Menurut saya, mengintegrasikan tiga layanan tersebut memberikan peluang yang lebih baik. Kami ingin membuat pengguna merasa lebih nyaman dalam mengakses ketiga layanan tersebut," kata Mark Zuckerberg Mark Zuckerberg menambahkan, penyatuan ketiga layanan itu dilakukan pada 2020 mendatang. Dia mengklaim rencana itu memudahkan pengguna untuk saling berkomunikasi. Namun, jangan bayangkan layanan Whatsapp, Messenger, dan Instagram bakal berada dalam satu platform. Bagaimana pun juga, Whatsapp, Instagram, dan Messenger merupakan tiga aplikasi berbeda dan memiliki fungsi masing-masing. Mark Zuckerberg menegaskan, integrasi ini justru bakal memberikan keamanan berlapis. Penyatuan layanan ini diklaim dapat menciptakan pengalaman menarik layaknya penggunaan iMessage. Singkatnya, setelah diintegrasikan, pengguna Whatsapp bisa bertukar pesan dengan pemakai Instagram, begitu pula sebaliknya. Pengguna Facebook juga bisa mengirim pesan ke orang yang hanya punya Whatsapp. Pesan yang dikirim itu aman karena terenskripsi. Selama ini, perusahaan besutan Mark Zuckerberg itu menggunakan sistem enskripsi end to end. Sistem ini melindungi pesan agar tidak bisa dibaca orang lain, kecuali yang terlibat dalam percakapan. Kabar rencana pengintegrasian ini kali pertama diungkap oleh New York Times.
  4. Biaya iklan adalah hal yang sangat diperhatikan oleh semua marketing. Bahkan perincian yang detail dengan konversi ke dampak yang dihasilkan adalah rutinitas wajib para marketer ataupun pebisnis ketika beriklan. Salah satu medium yang ramai digunakan untuk memasang iklan adalah Facebook. Medium ini memiliki peluang yang amat besar. Data menunjukkan, Facebook memiliki 3 milyar pengguna aktif. Pengguna ini setiap harinya aktif membuka Facebook dengan berbagai kepentingan. Anda, sebagai entrepreneur perlu memahami bahwa kepentingan dari pengguna Facebook ini adalah tambang emas. Pundi-pundi keuntungan bisnis Anda bisa berawal dari sini. Tapi faktanya, banyak yang masih berpikir ribuan kali untuk menangkap peluang ini. Alasannya sederhana, mereka takut membayar biaya iklan yang tinggi di Facebook. Yuk intip cara akalin Iklan biar murah di Facebook berikut ini… Target = Biaya Pernah mendengar satu fakta penting tentang Facebook ads? Mereka menetapkan biaya yang berbeda untuk setiap kategori target iklan yang Anda inginkan. Risetlah dulu target market Anda sebelum mulai beriklan. Beberapa situs marketing, mengatakan ada baiknya Anda melihat kisaran biaya per target yang telah ditentukan oleh Facebook. Kisaran ini biasanya bisa menjadi gambaran Anda untuk melanjutkan analisis target market dan penentuan budgeting iklan. Headline Ada yang menarik dari Facebook ads. Mereka juga memberikan biaya yang berbeda tergantung dari banyaknya tulisan yang Anda buat pada headline iklan. Tantangan membuat iklan di Facebook adalah menciptakan headline yang memikat tanpa perlu menggunakan terlalu banyak kata-kata. Targetpublic.com pernah menuliskan dalam artikel mereka bahwa menulis headline yang baik Anda harus bertanya mengenai dua hal; pertama, siapa yang ingin Anda persuasi? Kedua, apa yang Anda inginkan dari tindakan Anda ini? Jika Anda sudah menjawab dua pertanyaan ini, maka Anda akan mudah menciptakan headline yang efektif dan efisien. Gambar vs Teks Rocco Baldassarre, Founder & CEO of Zebra Advertisement & 1DollarAd.com, menulis di entrepreneur.com bahwa, “The more text you have in an image, the lower your delivery will be.”. Semakin banyak tulisan di gambar iklan Anda, semakin sedikit hal yang bisa Anda sampaikan. Facebook menyusun algoritmanya untuk lebih sering dan mengutamakan iklan yang sedikit menggunakan tulisan. Fokus ke gambar pada iklan juga meningkatkan peluang engagement yang tercipta. Sebab, kebanyakan manusia lebih menyukai gambar daripada tulisan. Begitupun pengguna Facebook. Hindari penggunaan video Beberapa marketer menyarankan penggunaan video ketika ingin beriklan. Memang ada benarnya. Namun, jika tujuan iklan Anda adalah untuk meningkatkan traffic kunjungan ke website Anda, sebaiknya hindari penggunaan video di iklan Facebook. Biaya iklan di Facebook ditentukan dari impresi terhadap iklan. Video di iklan Facebook mayoritas hanya akan membuka peluang engagement berupa like dan komen. Hal ini akan menjauhkan tujuan iklan jika dirancang sebelumnya untuk mengunjungi website brand iklan tersebut. Pilihan warna dan gambar Facebook yang didasari oleh warna biru membuat siapa saja yang ingin beriklan harus berhati-hati. Trik agar iklan dapat dengan mudah menarik perhatian target di Facebook adalah membuat gambar yang memiliki warna kontras dari warna dasar Facebook. Semisal, gambar dengan latar merah atau kuning. Selain itu, gambar dengan ikon manusia seperti perempuan memiliki efektivitas lebih tinggi daripada karikatur atau gambar lainnya. Facebook adalah medium yang sangat baik untuk beriklan. Merencanakan strategi iklan sebelum melakukannya adalah hal yang bijak. Rajin mencari informasi mengenai hal terbaru dari fitur ads pada Facebook akan membantu
  5. Facebook dan Twitter menghapus ratusan akun fake news yang diyakini terkait dengan Rusia dan Iran. Akun-akun itu menyebarkan kampanye disinformasi untuk memengaruhi pemilu AS. Facebook mengumumkan hari Selasa (21/8) telah menghapus sekitar 650 laman, grup dan akun setelah menemukan tanda-tanda perilaku pengguna yang tidak autentik di FB dan Instagram. Perusahaan media sosial itu mengatakan, beberapa akun diidentifikasi sebagai bagian dari dinas intelijen militer Rusia, sementara sejumlah kegiatan mencurigakan lain berasal dari Iran. "Rusia dan Iran menggunakan taktik yang sama ketika datang untuk menciptakan jaringan akun menyesatkan, kata CEO dan pendiri Facebook Mark Zuckerberg. Dia menambahkan, "perusahaannya bekerja sama dengan penegak hukum AS dalam penyelidikan." Juga Twitter mengatakan telah memblokir 284 akun, sebagian besar berasal dari Iran, karena telah mencoba melakukan "manipulasi terkoordinasi". Ancaman dunia maya Sebelumnya, perusahaan FireEye yang bergerak di bidang keamanan internet mengatakan, mereka memberikan tip pada Facebook dan Twitter tentang adanya upaya Iran, yang dimulai dalam beberapa tahun terakhir dan berlanjut hingga bulan ini. "Penting untuk dicatat bahwa aktivitas itu tampaknya tidak dirancang secara spesifik untuk memengaruhi pemilu AS, karena kegiatannya meluas jauh melampaui publik dan politik di AS," kata FireEye. Tapi FireEye memperingatkan, kemungkinan lainnya tidak tertutup. Facebook menyatakan, salah satu kelompok yang ditargetkan dalam pembersihan itu adalah "Liberty Front Press," yang telah punya sekitar 155.000 follower di Facebook dan Instagram. Kelompok tersebut dilaporkan terkait dengan media pemerintah Iran, jika ditelusuri dari pendaftaran situs web, alamat IP dan akun administratornya. Menurut FireEye, konten dari Iran terutama berusaha mempromosikan propaganda Iran "dengan tema-tema anti Arab Saudi, anti Israel dan pro Palestina." Facebook dan Twitter secara signifikan meningkatkan pengawasan platform mereka - terutama menjelang pemilihan paruh waktu di AS bulan November mendatang.
  6. Konferensi Facebook F8 yang menjadi agenda tahunan, kali ini mengedepankan beberapa pembaharuan fitur salah satunya untuk messenger. Facebook sendiri telah menyederhanakan tampilan antarmuka aplikasi saat pengguna mengirim pesan. "Saat Anda mengirim pesan, Anda benar-benar menginginkan pengalaman yang sederhana dan cepat. Kami mengambil momen ini untuk mendesain ulang Messenger sepenuhnya untuk memfokuskan ide-ide ini," kata Mark Zuckerberg. Sedangkan Wakil Presiden Facebook Messenger, David Marcus mengumumkan, pembaruan yang efisien untuk Facebook Messenger akan datang segera. Perusahaan diklaim telah mengerjakannya sejak awal 2018. Saat ini, ada lima tab yang lebih rendah dan tiga tab atas untuk menavigasi aplikasi. Desain ulang memiliki tiga tab utama di bagian bawah: obrolan, kontak, dan fitur yang tampak seperti kompas. Ini mungkin merupakan dampak migrasi Facebook Find My Friends ke dalam aplikasi Messenger. Kondisi ini masuk akal, karena banyak orang menggunakan Facebook Messenger sembari membagikan lokasinya dengan teman ketika mencoba untuk bertemu. Di bagian atas ada tiga pintasan: kamera, video call, dan tulis. Di kiri atas adalah ikon pengguna dan bilah penelusuran ada di bawah. Pembaruan baru juga akan mendapatkan mode gelap, fitur lama tertunda untuk Facebook Messenger. Gelembung obrolan akan diwarnai dengan gradien, tetapi para pencetusnya tidak yakin apakah warna pekat akan hilang. Berikut adalah hal yang harus diperhatikan oleh Facebook: Obrolan Kepala harus menjadi fitur keikutsertaan. Setidaknya harus bertanya kepada pengguna setelah beberapa hari menggunakan aplikasinya.
  7. Pendiri Facebook Mark Zuckerberg menyebutkan perusahaanya tidak mungkin benar-benar melindungi platform-nya dari serangan yang tak terduga maupun pencurian data. Ia berpendapat, perbaikan merupakan proses yang selalu dilakukan. "Sudah sangat jelas kami tidak cukup fokus untuk mencegah hal ini semua. Kami tidak melihat hal ini sebagai tanggung jawab kami dan ini merupakan kesalahan besar. Ini salah saya," ujarnya. Panggilan tersebut datang beberapa jam usai anggota parlemen mengumumkan Zuckerberg akan bersaksi di depan Komite Energi dan Perdagangan DPR minggu depan. Ini juga tak lama setelah Facebook mengumumkan Cambridge Analytica, sebuah perusahaan data yang memiliki hubungan dengan kampanye Presiden Trump dicurigai memiliki 87 data juta orang pengguna Facebook. Zuckerberg menilai angka tersebut sebagai 'jumlah maksimum orang yang dapat kami hitung' yang datanya mungkin telah diakses. Ia mengatakan data itu jumlahnya tidak bisa lebih tinggi namun bisa saja lebih rendah. "Kami menerima banyak pertanyaan penting. Pertama soal apakah kita bisa mengendalikan sistem dan dapat membuat orang tetap aman menggunakan Facebook. Kemudian apakah kita bisa memastikan sistem tidak digunakan untuk merusak demokrasi." Zuckerberg berpendapat, perang melawan aktor dibalik pencurian data ini merupakan upaya berkesinambungan yang digalakkan Facebook. "Ini akan menjadi pertarungan yang tak pernah berakhir. Kamu tidak akan pernah benar-benar menjadi solusi dalam keamanan data," ungkapnya. Peraturan baru Melihat hal ini, Facebook akan mematuhi peraturan Eropa baru yakni Peraturan Perlindungan Data Umum (GDPR) yang bertujuan memudahkan pengguna FB di Eropa untuk keluar dari data mereka di FB dan situs pihak ketiga. "Saya pikir peraturan seperti GDPR sangatlah positif. Kami bermaksud untuk membuat semua kontrol yang sama untuk tersedia dimana-mana, tak hanya di Eropa saja," tuturnya. Zuckerberg mengklaim, data yang dibagikan pengguna merupakan data yang mereka pilih untuk dibagikan. Namun Facebook melacak individu di situs pihak ketiga. Ia beranggapan, perusahaan dapat menjelaskan apa yang dilakukanya pada pengguna. "Ada banyak kesalahpahaman pada apa yang telah kita kerjakan di Facebook," pungkasnya. Dalam beberapa minggu terakhir, Facebook telah mengubah kebijakan dengan membatasi akses pada pengembang mereka dan beberapa larangan tertentu. Meskipun begitu, Zuckerberg mengungkapkan Facebook belum merasakan penurunan pendapatan yang signifikan terkait skandal ini. "Meskipun begitu, hal ini tetap saja sangat tidak mengenakan. Orang-orang mulai mempertanyakan kepercayaan mereka pada kami dan tentu masih banyak perbaikan yang kami perlu lakukan untuk atasi ini," tandas dia. Dalam posting blog Rabu, pejabat teknologi kepala Facebook mengumumkan batasan untuk akses pengembang dan pembatasan baru terkait fitur pemulihan akun yang dapat memungkinkan aktor jahat untuk mengikis data pengguna.
  8. Masalah bertubi-tubi menerjang Facebook. Belum beres dengan skandal penyalahgunaan 50 juta data penggunanya, kini sang raksasa media sosial milik Mark Zuckerberg tersebut kembali diterpa perkara baru. Masalah ini berakar sejak 2016. Facebook pernah membuat memo internal perusahaan yang diedarkan ke karyawan secara tertutup. Memo tersebut, ditulis oleh salah seorang wakil direktur Facebook bernama Andrew Bosworth pada 2016. Yang memicu kontroversi tentu adalah isinya. Diketahui, memo ini dimuat pertama kali via BuzzFeed News. Dalam memo itu, Boz--panggilan karib Bosworth--mengklaim kalau Facebook cuma memiliki satu misi untuk menguntungkan perusahaan, yakni menghubungkan semua penggunanya menjadi komunitas besar. Tentu, semakin besar jumlah pengguna, semakin banyak pula keuntungan yang dikantongi Facebook. Namun, Boz malah menekankan cara ini bisa dilakukan bisa dengan apa saja, yang penting caranya baik secara de facto. Bisa disimpulkan, Facebook dapat menghalalkan segala cara untuk meraup untung. "Mungkin kita butuh mengorbankan hidup untuk mengekspos seseorang yang di-bully, atau juga mungkin kita juga bisa mengekspos seseorang yang mati terkena serangan teroris. Mau bagaimana pun, itulah yang kita lakukan. Sejelek apa pun isunya, kita harus menghubungkan orang. Titik. Itulah kerjaan kita untuk menumbuhkan pengguna," tulis Boz. Sontak saja, memo tersebut memicu kontroversi dan pertanyaan soal kesigapan Facebook menangani informasi dan data pribadi pengguna, apakah mereka benar-benar menjaga kerahasiaan data pengguna, atau cuma sekonyong-konyong memikirkan angka demi keuntungan belaka?
  9. WhatsApp akhirnya resmi merilis WhatsApp Business setelah diperkenalkan dalam format beta pada September 2017 lalu. Indonesia menjadi negara Asia pertama yang sudah bisa menggunakan WhatsApp Business di platform Android bersama empat negara lain yaitu Italia, Meksiko, Inggris dan Amerika Serikat. Lalu, apa bedanya WhatsApp Messenger yang biasa digunakan dengan WhatsApp Business? Seperti namanya, platform yang berdiri sendiri (standalone) ini menyasar kalangan pebisnis, mulai dari perusahaan besar hingga UKM. WhatsApp Business memungkinkan pebisnis lebih komunikatif dengan konsumennya, serupa dengan konsep yang diusung aplikasi Line@. Berikut beberapa perbedaan antara WhatsApp Messenger dan WhatsApp Business yang dirangkum KompasTekno dari Gadgets Now, Jumat (19/1/2018). 1. Perbedaan logo WhatsApp Business menggunakan huruf kapital "B" dengan latar warna hijau khas WhatsApp. Logo ini berbeda dengan WhatsApp Messenger yang terkenal dengan logo gambar telepon. 2. Dapat menggunakan dan menambahkan nomor telepon rumah atau kantor Berbeda dengan WhatsApp Messenger yang menggunakan nomor ponsel, WhatsApp Business bisa menggunakan sekaligus menambahkan nomor telepon rumah atau kantor meskipun sah-sah saja menggunakan nomor seluler. Namun WhatsApp menyarankan untuk tidak mengganti-ganti nomor seluler dan menentukan satu nomor ponsel yang permanen. Menggunakan WhatsApp Business dan WhatsApp Messenger dalam satu perangkat yang sama bisa saja dilakukan, namun Anda harus menggunakan nomor yang berbeda untuk masing-masing aplikasi tersebut. 3. Bisa membalas pesan secara otomatis Fitur ini memungkinkan pebisnis untuk menyetel balasan otomatis jika mendapat pertanyaan yang sama dari konsumen. Pengaturan ini juga bisa digunakan untuk mengirim pesan otomatis untuk menyambut konsumen baru. Fitur ini tentu tak ditemukan di WhatsApp Messenger yang bertujuan personal. 4. Lihat statistik pesan terkirim dan diterima Dengan fitur ini, pebisnis bisa melihat statistik pesan terkirm dan pesan yang diterima. Tetu saja fitur ini tidak didapatkan di WhatsApp Messenger dimana seringnya, pengguna justru menyembunyikan informasi jika pesan telah dibaca. 5. Bisa memilih kategori bisnisnya Selain menginformasikan profil perusahaan, seperti jam operasional, situs resmi, dan lokasi, pebisnis juga bisa memilih kategori bisnis yang tersedia. Tidak melulu perusahaan besar, WhatsApp Business juga terbuka untuk UKM dan usaha kecil lainnya. Jika kategori bisnis tidak terdapat di pilihan yang tersedia, bisa memilih kategori "Others". 6. Centang Hijau Tidak seperti WhatsApp Messenger yang tidak ada proses verifikasi, WhatsApp Business akan melakukan verifikasi pada akun pebisnis. Berbeda dengan lencana centang biru pada akun terverifikasi di Instagram atau Twitter, akun yang telah diverifikasi oleh WhatsApp Business akan diberikan centang berwarna hijau. "Jika Anda melihat lencana hijau di sebelah nama kontak, itu berarti WhatsApp telah memverifikasi jika nomor tersebut adalah benar milik perusahaan", jelas WhatsApp pada blog situs resmi perusahaan. 7. Mengkategorikan pesan masuk menggunakan "Labels" Fitur ini merupakan fitur baru yang sebelumnya belum ada di versi beta. Dengan "Labels", pebisnis bisa mengkategorikan pesan masuk tertentu sehingga komunikasi dengan konsumen lebih terorganisir.
  10. Setelah 12 tahun meninggalkan kampus, Mark Zuckerberg menjadi tamu kehormatan saat acara kelulusan mahasiswa Universitas Harvard angkatan 2017. Dalam pidatonya di hadapan lulusan tahun 2017, Zuckerberg menyampaikan beberapa poin penting yang relevan terkait dengan teknologi hingga tren entrepreneur saat ini. Kami merangkum beberapa poin penting yang bisa dicermati calon pelaku startup yang berniat untuk meluncurkan startup atau menjadi entrepreneur. Temukan teman sejati Salah satu cerita yang disampaikan Zuckerberg adalah bagaimana sulitnya ia menemukan teman baru di masa awal kuliah, namun beruntung ada satu orang yang bersedia untuk mengajak ngobrol hingga akhirnya mengerjakan proyek bersama. Temannya saat itu adalah Kang-Xing Jin yang hingga kini masih bersama Zuckerberg di Facebook. Inti dari cerita yang ingin disampaikan oleh Zuckerberg adalah terkadang pertemanan di saat kuliah bisa berujung menjadi rekan bisnis yang loyal. Untuk itu cari tahu siapa saja teman saat kuliah yang cocok dan nantinya bisa diajak bekerja sama ketika Anda berniat membangun perusahaan suatu saat nanti. Bangun bisnis untuk alasan yang tepat Dalam pidatonya Zuckerberg juga kerap menyebutkan betapa pentingnya alasan yang tepat dan memiliki impact saat membangun bisnis. Sense of purpose menjadi hal yang wajib diterapkan saat Anda ingin membangun startup yang sukses. Bukan hanya memberikan manfaat untuk Anda namun juga orang banyak. Alasan utama atau purpose juga bisa menjadi motivasi ketika Anda mulai merasa kewalahan saat menjalankan bisnis. Menjadi hal yang penting bukan hanya menciptakan peluang dan potensi namun juga menemukan alasan yang tepat. Jangan jual startup terlalu cepat Saat Zuckerberg mulai mengembangkan Facebook, banyak perusahaan besar yang mulai melirik teknologi serta inovasi yang dimiliki Zuckerberg dan Facebook. Zuckerberg menolak untuk menjual bisnis yang telah ia bangun, demi tujuan yang lebih besar, yaitu menciptakan inovasi dan bermanfaat untuk orang banyak. Upaya Zuckerberg akhirnya mulai menunjukkan hasil dengan diluncurkannya fitur Newsfeed. Jika Anda merasa yakin dengan produk atau layanan yang Anda miliki, coba pertahankan terlebih dahulu perusahaan dengan menghadirkan inovasi dan lihat hasilnya, sebelum Anda memutuskan untuk menjual startup. Jangan takut membuat kesalahan Sebelum Zuckerberg sukses membuat Facebook, ia telah meluncurkan beberapa produk yang tidak terlalu sukses. Tidak menjadi masalah ketika saat memulai startup Anda gagal dan harus mengulang atau menciptakan inovasi yang baru. Selama Anda terus belajar dari kesalahan dan bisa menemukan dengan tepat, produk atau layanan yang tepat dan bakal diminati oleh pasar. Perluas wawasan dan terus belajar Saat ini teknologi berubah dengan cepat, begitu juga dengan metode, informasi, dan hal-hal penting lainnya yang wajib Anda ketahui. Jangan pernah berhenti belajar, membuka wawasan, dan menggali informasi sebanyak-banyaknya, agar Anda bisa beradaptasi dengan tren dan perubahan teknologi. Pendidikan menjadi faktor pendukung yang wajib diperhatikan setiap saat, agar Anda bisa memiliki wawasan yang cukup untuk memulai usaha hingga menjalankan bisnis setiap hari.
  11. Paling tidak anda mungkin membutuhkan waktu satu jam untuk menikmati apa yang disuguhkan di beranda Facebook. Foto dengan keterangan lucu atau berita seputar teman-teman SMA misalnya, bisa jadi menarik perhatian anda. Selanjutnya, setelah menutup Facebook, Anda pun kembali kesepian. Kondisi ini membuat prihatin sejumlah peneliti yang hasil studinya tercantum di American Journal of Epidemiology. Para peneliti menggunakan tiga sumber data berbeda dari 5.208 orang yang tergabung dalam survei Gallup Panel Social Network Study. Ketiga sumber datanya sama-sama menggunakan Facebook sebagai tolak ukur. Penemuannya bukan sesuatu yang mengejutkan, para peneliti dapat dengan mudah menyimpulkan bahwa penggunaan Facebook dengan tidak bijak dapat menyebabkan seseorang menjadi kurang percaya diri. Durasi berselancar di Facebook juga menjadi faktor yang dapat membentuk pribadi seseorang. Semakin lama menggunakan Facebook, anda akan merasa seperti orang yang kurang beruntung, tidak berguna dan berbagai kekurangan lainnya. Untuk setiap likes yang ditujukan pada konten atau unggahan seorang teman di Facebook, akan memicu anda untuk mengetahui hal lain tentang orang tersebut. Tanpa anda sadari, secara otomatis anda akan membuka tautan lain atau membaca satu per satu status yang sudah diunggah olehnya. Hal tersebut tentu tidak akan terjadi dikehidupan nyata. Interaksi antar individu membuat seseorang merasa lebih dihargai, lebih baik, sekaligus lebih berguna bagi lingkungan. Saat anda berharap mendapatkan like dari teman-teman di Facebook, di saat yang sama anda justru merasa iri karena membandingkan diri anda dengan unggahan oleh orang lain yang belum tentu benar. ujar para peneliti seperti dilansir Harvard Business Review. Simak: Dengan kata lain, kuantitas menjadi jauh lebih penting daripada kualitas saat memanfaatkan Facebook sebagai media untuk memperkaya ilmu. Semakin banyak media sosial yang anda gunakan, rasa percaya diri yang anda miliki lama kelamaan akan memudar, karena anda sibuk membandingkan diri dengan orang lain. Namun, tidak semua pengguna Facebook seperti demikian. Ada pula pengguna yang cukup bijak terkait unggahan orang lain. Pada dasarnya, memang tidak ada satupun orang yang ingin mengumbar keburukan atau kekurangannya. Oleh sebab itu, jangan mudah percaya dan terpengaruh terhadap unggahan orang lain. Apa yang dibagikan orang lain di dunia maya bisa jadi merupakan hal-hal yang sudah disortir terlebih dahulu. Sehingga menimbulkan kesan bahwa kehidupannya sempurna. Tanamkan dalam benak anda bahwa unggahan di dunia maya merupakan usaha mereka untuk menutupi kekurangan yang terjadi di dalam hidupnya.
  12. Kabar mengejutkan datang dari Xiaomi. Vendor teknologi asal Tiongkok tersebut baru saja kehilangan salah satu 'punggawa', yakni Hugo Barra. Sekadar informasi, Barra menjabat sebagai Vice President of International Xiaomi Global. Ia bergerak sebagai pion utama ekspansi bisnis Xiaomi di luar Tiongkok. Alasan Barra yang mengundurkan diri dari Xiaomi tertuang di dalam pengumuman resmi yang ia tulis di akun Facebook-nya. Barra yang bergabung dengan Xiaomi selama 3,5 tahun mengaku harus melewati fase emosional ketika memutuskan untuk resign dari Xiaomi. Pria kelahiran 28 Oktober 1976 silam tersebut mengatakan, perjuangan membawa Xiaomi ke mata dunia merupakan hal yang tidak mungkin akan dilupakan. Karena itu, ia menuliskan ucapan selamat tinggal. Dua penggalan pertama di ucapan tersebut, Barra mengatakan 'petualangan'-nya bersama Xiaomi merupakan pengalaman terbesar dan paling menantang. Dirinya rela pindah ke Beijing dari Silicon Valley, untuk bisa membawa Xiaomi ke kancah internasional. Ia pun tak menampik, Xiaomi Global adalah brand pertama yang sukses ia bawa ke dunia. Sayangnya, kesehatan Barra menurun selama beberapa tahun terakhir. Dan pada saat yang sama, Barra juga sering didera rindu akan teman-teman, keluarga dan 'kehidupan'-nya di Silicon Valley menjadi alasan utama Barra untuk kembali pulang kampung. "Dengan ini, aku bisa simpulkan Xiaomi sudah berada di posisi yang gemilang dalam perjalanan ekspansi globalnya. Dan di saat ini, aku menilai waktu yang baik bagiku untuk pulang. Kami telah mengubah India menjadi pasar internasional Xiaomi paling besar, pendapatan tahunannya US$ 1 miliar," tulis Barra. Barra juga mengumbar, ekspansi Xiaomi ke negara-negara lain tak luput dari Indonesia, Singapura, Malaysia dan bahkan 20 negara lain, termasuk Rusia, Meksiko dan Polandia. Xiaomi bekerjasama dengan Google dalam merilis produk pertamanya di Amerika Serikat (AS), tepatnya di gelaran CES (Consumer Electronic Show) 2017. Momen tersebut menandakan bahwa Xiaomi telah dilihat dunia sebagai pemain global yang sukses menggebrak teknologi. Meski Barra meninggalkan Xiaomi, pihaknya kini telah memiliki anggota tim yang ia anggap luar biasa. "Meninggalkan mereka adalah hal terberat bagiku. Meski begitu, aku percaya bahwa diriku pergi meninggalkan orang-orang yang sudah bisa bekerja dengan baik," ia melanjutkan. Tak lupa, Barra melontarkan ucapan terima kasihnya pada pendiri Xiaomi dan CEO Lei Jun, yang telah berperan menjadi mentor dan koleganya. Dirinya merasa terhormat dan sangat mendukung keputusan tersebut. Ia mengungkapkan, Lei Jun juga tetap meminta Barra untuk menjadi advisor (dewan penasihat) Xiaomi dalam waktu yang tidak terbatas. "Untuk semua kolega Xiaomi di Tiongkok dan India, saat aku pergi meninggalkan 'rumah' kita di Beijing dan Bengaluru, yakinlah bahwa aku akan tetap menjadi penggemar Xiaomi yang loyal. Meski aku melihat kalian dari perspektif yang berbeda, aku akan tetap selalu ada. Dan tidak lupa, ucapan spesial untuk seluruh Mi Fans di dunia yang selalu ada di hatiku. Stay in touch guys :) sampai jumpa," tutup Barra.
  13. Teka-teki mengenai tujuan mantan VP Xiaomi Hugo Barra akhirnya terjawab sudah. Melalui unggahan di akun Facebooknya, CEO Facebook Mark Zuckerberg memastikan Barra akan bergabung bersama raksasa media sosial tersebut. Pria asal Brasil itu akan bertanggung jawab memimpin lini virtual reality (VR) dari Facebook termasuk Oculus. Berdasarkan kicauan Barra di Twitter, ia akan menjabat sebagai VP of Virtual Reality (VPVR) yang memimpin tim Oculus. Barra sendiri sangat bersemangat untuk bisa bergabung dengan Facebook dalam beberapa bulan ke depan. Menurut Barra, bekerja di bidang virtual reality merupakan salah mimpinya. Tak lupa, ia juga sempat mengucapkan telah belajar dari CEO Xiaomi Lei Jun mengenai industri teknologi, yaitu tak ada yang lebih baik dari adanya terobosan teknologi dan membuatnya tersedia untuk banyak orang. "Sangat berharap bisa mewujudkan hal tersebut di Facebook--membuat VR menjadi umum--bekerja bersama Mark Zuckerberg, Brendan Trexler Iribe, Mike Schropefer, dan tim Oculus," tulis Barra seperti dikutip dari akun Facebook-nya. Sebagai informasi, Barra sendiri bukan orang asing bagi Zuckberg. Suami Priscillia Chan itu mengungkapkan sebenarnya telah cukup lama mengenal Hugo Barra, yaitu ketika Barra masih ikut dalam pengembangan Android. Zuckerberg juga menuturkan memiliki kepercayaan yang sama dengan Hugo Barra dalam hal teknologi augmented reality dan virtual reality. Keduanya percaya bahwa teknologi itu akan menjadi platform komputasi besar di masa depan.
  14. Zuckerberg mengatakan realitas virtual adalah bagian penting bisnis masa depan perusahaan, terutama di saat teknologi menjadi semakin murah dan penggunaanya lebih mudah. Kepala eksekutif Facebook Inc Mark Zuckerberg bersaksi di pengadilan federal Dallas, Selasa (17/1), dan menyangkal dugaan dari perusahaan pesaingnya bahwa teknologi realitas virtual unit Oculus milik Facebook adalah curian. Zuckerberg, penemu salah satu perusahaan terbesar dunia itu, menghadapi interogasi publik yang sulit selama berjam-jam tentang dari mana Oculus mendapatkan ide-idenya dan seberapa banyak ia tahu tentang perusahaan rintisan itu ketika Facebook membelinya senilai US$2 miliar. Juri sedang mendengarkan pemaparan bukti dalam gugatan perdata dari penerbit permainan video ZeniMax Media Inc melawan Oculus tahun 2014, di tengah kesepakatan Facebook-Oculus. ZeniMax mengatakan bahwa Oculus secara ilegal menggunakan hak kekayaan intelektualnya untuk mengembangkan sistem realitas virtual yang mencakup headset Rift. Dalam argumen panas dengan pengacara ZeniMax Tony Sammi, Zuckerberg mengatakan kepada juri di ruang sidang yang padat itu bahwa teknologi tersebut bahkan belum sepenuhnya terbentuk ketika Facebook membelinya. "Memperbaiki teknologi tidak membuatnya jadi milik Anda," sergah Sammi. "Jika Anda mencuri sepeda saya, mengecatnya dan memasang bel, apakah itu menjadi sepeda Anda?" Zuckerberg, yang mengenakan jas warna gelap dan dasi garis-garis, menjawab, "tidak," tapi menambahkan: "Ide bahwa teknologi Oculus didasarkan pada ide orang lain adalah salah." Pendiri Facebook berusia 32 tahun itu telah membahas tentang realitas virtual sebagai bagian penting bisnis masa depan perusahaan, terutama di saat teknologi menjadi semakin murah dan penggunaanya lebih mudah.
  15. Penyidik Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menetapkan Buni Yani sebagai tersangka terkait penyebaran video Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sosok yang berprofesi sebagai dosen ini dinilai memenuhi unsur menyebarkan informasi SARA. "Hasil pemeriksaan, konstruksi hukum pengumpulan alat bukti, malam ini pukul 20.00 WIB dengan bukti permulaan yang cukup saudara BY kita naikan statusnya sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/11/2016). Polisi menyebut penetapan Buni sebagai tersangka bukan masalah penyebaran video Ahok saat berdialog dengan warga Kepulauan Seribu. Akan tetapi, postingan di status Facebooknya itu, Buni yang dinilai telah menyebarkan informasi yang dapat menimbulkan kebencian dan permusuhan. Penyidik menjerat Buni dengan Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Pasal pertama dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara dan atau denda maksimal Rp 1 miliar. Pasal 28 ayat (2) UU ITE menyatakan setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). "Penyidik memiliki alat bukti yang cukup kuat untuk menetapkan Buni sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Di antaranya keterangan saksi dan keterangan saksi ahli," pungkas Awi.
  16. Facebook baru saja mengumumkan pembaruan kotak pesan masuk (inbox), yang memungkinkan bisnis untuk menghubungkan akun Facebook, Messenger dan Instagram. Langkah ini ditempuh perusahaan agar pengguna dapat mengelola komunikasi di ketiga platform tersebut dalam satu tempat. Jutaan bisnis menghabiskan lebih banyak waktu dari biasanya untuk mengelola Facebook, Instagram dan Messenger. Faktanya, jika digabungkan, Facebook Pages saja menerima hampir 5 juta komentar, pesan, dan postingan dari pengunjung Page setiap bulan. Berikut ini fitur kotak pesan masuk yang mengalami pembaruan di antaranya: Satu Kotak Pesan Masuk Memberikan respon untuk komentar Facebook, postingan pengunjungan, ulasan, pesan dan seluruh komentar Instagram hanya dalam satu aplikasi. Layanan yang Lebih Personal Mengamati informasi dasar mengenai orang-orang yang berinteraksi dengan bisnis Anda. Cukup dengan mengklik nama seseorang untuk melihat profil mereka yang tersedia bagi publik, serta interaksi mereka sebelumnya dengan bisnis Anda. Inbox Diperbarui Inbox diperbarui akan dirilis secara global untuk semua pengguna aplikasi Pages Manager Mobile dalam beberapa minggu mendatang, dan akan segera tersedia di perangkat lain. Kini Anda bisa memulai menghubungkan akun Facebook dan Instagram Anda.
  17. CEO Facebook, Mark Zuckerberg menghadiri APEC CEO Summit Peru 2016. Dalam kunjungan ke Peru tersebut, Mark rencananya akan bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. "Hari besar di Peru membahas program konektivitas dengan lebih dari 20 presiden dan perdana menteri," tulis Mark dalam posting-an di Facebook resminya. Ia mengatakan, apabila pihaknya membuat investasi saat ini, maka perusahaan dapat menghubungkan miliaran orang pada dekade berikutnya. "Memimpin jalan bagi generasi kita untuk melakukan hal-hal besar," tambahnya. Mark dijadwalkan bertemu dengan Wapres Jusuf Kalla (JK) usai pertemuan para pemimpin ekonomi anggota APEC. Pada pertemuan tersebut, bos Facebook dan Wapres kabarnya tidak tidak akan membicarakan soal pajak perusahaan media sosial. "Kami tidak akan membicarakan teknis (pajak) seperti itu. Kami hanya ingin ada perluasan hubungan dengan mereka karena itu (Facebook) sudah suatu yang tidak bisa dihindari," kata Wapres sebelum menuju lokasi pertemuan puncak pemimpin APEC itu. Menurut Kalla, Indonesia harus bisa meniru Irlandia yang memanfaatkan Facebook dan media sosial berbasis teknologi informasi lainnya untuk menjaga persaingan usaha lebih sehat. "Ada yang minta investasi seperti Apple yang akan bangun semacam kampus di Indonesia. Ini (pembicaraan dengan Zuckerberg soal investasi) juga sedang dalam proses," pungkasnya.
  18. Perusahaan media sosial Facebook menyatakan tidak akan membiarkan pengiklan menggunakan grup afinitas etnis dalam iklan yang berfokus pada tiga kategori dilindungi hukum. Facebook mengumumkan niatnya itu dalam blog miliknya. "Ada banyak kegunaan diskriminatif dari solusi afinitas etnis kami di wilayah ini, tapi kami telah memutuskan, kami dapat penjaga terbaik melawan diskriminasi dengan menangguhkan jenis iklan," tulis Erin Egan, wakil presiden kebijakan publik Amerika Serikat (AS) dan kepala privasi di Facebook. Perubahan ini terjadi dua minggu setelah laporan dari ProPublica membangkitkan rasa takut, alat Facebook membiarkan pengiklan mengecualikan pengguna berdasarkan indentitas ras atau etnis mereka. Publikasi telah berhasil mengecualikan pengguna di Amerika-Asia, kelompok afinitas Hispanik dan Afrika-Amerika ketika membeli sebuah iklan untuk sebuah acara tentang pertempuran sewa tinggi secara ilegal. Begitu juga aturan baru mungkin tidak berlaku untuk layanan pekerjaan pembinaan, kata Michael Carls Tschantz, seorang peneliti di UC Berkeley yang mempelajari target dalam iklan online.
  19. WhatsApp sudah dibeli oleh raksasa media sosial, Facebook, tahun 2014. WhatsApp mengatakan akan mulai membagi data lebih banyak dengan Facebook dan memberi izin bagi beberapa perusahaan untuk mengirim pesan kepada para pengguna. Langkah ini merupakan perubahan tentang kebijakan perlindungan pribadi yang ditempuh perusahaan ini seejak dibeli Facebook tahun 2014. WhatsApp akan membagi nomor telepon pengguna dengan media sosial tersebut, yang akan menggunakannya untuk memberikan saran dan iklan 'yang lebih relevan'. Namun ada kekhawatiran bahwa keputusan ini akan membuat para pengguna merasa 'dikhianati'. Dengan menggunakan data, maka Facebook akan bisa mencocokkan orang-orang yang saling bertukar nomor telepon namun tidak menjadikan mereka 'teman' di Facebook. Pengguna WhatsApp bisa memilih untuk tidak berbagi informasi dengan Facebook. WhatsApp juga akan membagi informasi tentang kapan seseorang terakhir kali menggunakan layanannya namun tidak akan membagi isi pesan, yang dienkripsi. "Pesan Anda yang dienkripsi akan tetap pribadi dan tidak akan ada yang bisa membacanya. Tidak WhatsApp, Tidak Facebook, dan tidak siapapun," tulis perusahaan ini di blognya. Bagaimanapun pengguna bisa untuk memilih tidak berbagi informasi dengan Facebook dengan cara yang dipaparkan di situs WhatsApp.
  20. Catur merupakan olahraga otak yang paling populer di dunia. Dalam permainan ini, kamu diharuskan menyusun strategi agar bisa mengalahkan lawan dan mematikan langkah raja. Permainan ini ditemukan sejak abad ke-7 dan terus dikembangkan hingga saat ini. Ternyata, Facebook Messenger sebagai salah satu aplikasichat terpopuler juga memiliki game ini, loh sebagai fiturnya. Wah, Ternyata Kamu Bisa Main Catur di Facebook Messenger! Begini Caranya. Kalau kamu sedang chatting sama teman, pacar, atau siapa pun, terus kehabisan bahan obrolan, kamu bisa gunakan fitur ini untuk menghilangkan kebosanan. Kamu bisa tantang teman kamu untuk bermain catur hanya dengan menggunakan aplikasi Facebook Messenger. Memang, sih tampilannya sederhana dan biasa saja, tapi lumayan untuk mengisi waktu dan menjajal kemampuan otak teman kamu. Cara memainkan catur di Facebook Messenger ini tidak seperti game catur pada umumnya. Kamu harus menuliskan perintah-perintah untuk menjalankan bidak catur kamu. Lebih jelasnya, coba simak di bawah ini. Memulai Permainan Catur Untuk memulai permainan, kamu cukup mengetikkan "@fbchess play" di kolom chat kamu. Kemudian akan muncul gambar papan catur seperti di bawah ini. Menjalankan Bidak Menjalankan bidak di dalam permainan catur ini memang cukup rumit. Sepertinya Facebook belum menyiapkan sistem permainan yang mudah. Kamu harus mengetikkan perintah. Misalnya, Jika kamu ingin menjalankan pion di depan raja sejauh 2 langkah, kamu harus mengetikkan "@fbchess Pe4" Untuk mengetahui berbagai perintah lainnya, kamu bisa ketikkan "@fbchess help". Kemudian akan muncul penjelasan lengkap tentang cara bermain dan menggunakan perintah di permainan catur ini. Itulah cara bermain catur di Facebook Messenger. Lumayan, lah buat sekedar ngisi waktu kalau kamu sedang kehabisan bahan obrolan, atau cuma sekedar iseng. Kalau kamu punya info yang lebih menarik seputar Facebook Messenger, silakan tulis pendapat kamu di bawah ini.
  21. Facebook Paper, aplikasi akses akun Facebook dengan tampilan yang sangat manis dan bebas iklan ini kabarnya akan segera ditutup. Informasi ini diberikan kepada para pengguna Paper melalui sebuah pemberitahuan ketika membuka aplikasi. Kini Paper sudah tidak tersedia di App Store dan layanannya akan diakhiri mulai tanggal 29 Juli 2016. Facebook tetap akan membawa semangat dan ciri khas Paper ke app Facebook for iOS untuk seterusnya. Mereka juga menjelaskan bahwa beberapa fitur di Facebook for iOS adalah buatan dari tim Paper. Salah satunya adalah Instant Articles, mode membaca cepat sebuah tautan dari webstie lain tanpa membuka in-app browser di Facebook.
  22. Facebook berencana untuk membantu menghubungkan semua orang di seluruh dunia ke internet, dan ia tampaknya menemukannya bantuan dari Google. Mantan petinggi dan co-founder Google Fiber Kevin Lo telah diperkerjakan untuk membantu Facebook membuat penawaran infrastruktur untuk usaha koneksi. Facebook mengatakan kepada outlet Lo tidak akan bekerja pada Free Basic bahkan ia tidak memiliki rencana untuk memulai ISP sendiri, tetapi teknologi nirkabel seperti node Terragraph atau penyaluran internet dengan drone harus terhubung ke backbone. Dalam sebuah posting, Facebook mengonfirmasikan perubahan. Lo mengatakan, ia akan membantu membentuk strategi dan investasi Facebook dengan mitra untuk membangun teknologi nirkabel dan ekosistem yang meningkatkan konektivitas global.
  23. Perusahaan teknologi raksasa Microsoft dan Facebook mengumumkan rencana untuk bekerjasama meningkatkan akses internet berkecepatan tinggi dan layanan cloud. Keduanya akan membangun kabel bawah laut yang menghubungkan Virginia dan Spanyol. Kabel bawah laut yang dibangun Microsoft dan Facebook bernama kabel MAREA yang artinya gelombang dalam bahasa Spanyol. Kabel ini berkapasitas tinggi yang pernah menyeberangi Atlantik, dan akan menyebabkan pertumbuhan yang lebih cepat di tingkat bandwidth internet. MAREA akan mulai dibangun pada bulan Agustus dan diharapkan akan selesai pada Oktober 2017, menurut perusahaan. Ini akan dioperasikan dan dikelola oleh Telxius, yaitu perusahaan infrastruktur telekomunikasi yang dulunya dimiliki pemerintah Spanyol, yang berharap untuk menangkap peluang pasar di Eropa Barat dan di Afrika Utara sebagai bagian dari kesepakatan. MAREA juga diklaim mampu mengirimkan data dengan kecepatan 160 terabyte data per detik. Microsoft meyakini bahwa kolaborasinya dengan Facebook melalui kabel bawah laut ini akan mendukung pertumbuhan cloud keduanya. Namun, MAREA sebenarnya bukan kabel bawah laut pertama di dunia. Sebelumnya, dua tahun lalu, Google mengumumkan kesepakatan serupa dengan lima perusahaan Asia untuk memasang kabel jaringan trans-Pasifik yang menghubungkan Amerika dengan Jepang. Pusat-pusat data di bawah laut juga dianggap sebagai kemungkinan untuk menyimpan dan mengelola data dalam jumlah teramat besar dengan menggunakan sumber daya energi laut supaya tetap dingin.
  24. Facebook tampaknya kian serius dan berambisi menggeluti Facebook Live kembangannya. Terbukti, CEO Facebook Mark Zuckerberg berniat akan melakukan panggilan ke International Space Station (ISS) untuk berbicara dengan astronot Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Seperti diberitakan Mashable, Sabtu (28/5.2016), pada Rabu mendatang Zuckerberg akan memenuhi panggilan ISS untuk berbicara dengan dua astronot NASA yakni Tim Kopra dan Jeff William serta astronot Inggris bernama Tim Peake. Menurut, pihak NASA, panggilan akan dilakukan pada pukul 12.55 ET dan akan berlangsung sekira 20 menit. Broadcast pertemuan Mark Zuckerberg dengan astronot NASA juga bisa disaksikan pada halaman Facebook NASA. Zuckerberg akan berbicara dengan astronot yang tinggal dan bekerja di ISS dan mengajukan beberapa pertanyaan yang diajukan oleh penggemar halaman Facebook NASA. Sejatinya, broadcast yang dilakukan bos Facebook ini akan memberikan gambaran tantang apa yang sebenarnya terjadi di ISS, termasuk bagaimana rasanya untuk melakukan eksperimen di lingkungan tanpa bobot. Selain Facebook Live, NASA juga menggunakan NASA TV untuk wawancara streaming dan event luar angkasa lain untuk orang di Bumi. Seperti diketahui, Facebook tak sendiri dalam memberikan gambaran kehidupan di ISS. Pasalnya, baru-baru ini Tim Kopra baru saja bergabung dengan halaman Snapcat NASA untuk menunjukkan orang-orang di Bumi seperti apa rasanya hidup di ISS.
  25. Enno Parihah, 19 tahun, karyawati pabrik plastik di Kosambi, Kabupaten Tangerang, yang menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan, ternyata cukup aktif di media sosial. Dia memiliki akun Facebook dengan nama @Enoel. Pada 8 Mei 2016, pukul 15.39 WIB, atau empat hari sebelum ditemukan tewas, Eno sempat mengunggah foto bersama seorang temannya. Lagi lieur mikirin utang, begitu status Eno dalam unggahan fotonya. Di hari yang sama pukul 15.49 WIB, Eno kembali mengunggah fotonya. Malamnya, pukul 19.02 WIB, Enno kembali update status yang bernada keluhan. Hargailah aku, Toh, itu juga buat kbaikan kmu,,:( . Tidak jelas kepada siapa status itu dia maksudkan. Pada 13 Mei 2016, Eno ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan dalam mes perusahaan tempat dia bekerja. Polisi menetapkan tiga orang tersangka atas kasus pemerkosaan dan pembunuhan tersebut, yakni Rakhmat Arifin alias Alif, 24 tahun, Imam Hapriadi (20), dan siswa SMP berinisial RA (15). Namun, pada malam hari setelah Enno ditemukan tewas, pukul 19.23 WIB, ada yang mengunggah status di akun Facebook miliknya. Ya allah emang benar ya eno meninggal by,,,dayat, demikian status tersebut. Status itu kemudian mendapat lima komentar. @Zullhann's Thayaa: ini syp kok bisa pake akun alm . Akun Facebook @Kaffa Putra Betawi menulis, Ini siapa ko pake akun almarhum . Komentar juga datang dari akun yang mengaku teman Enno, @Rerah Tea Sii Hurairoh, Ini siapa kok pke fb Akun tmen gue.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy