Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'ekuador'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 1 result

  1. Pemerintah Ekuador disebut telah membiayai operasi mata-mata bernilai jutaan dolar, untuk melindungi dan mendukung Julian Assange di kedutaan besarnya di London, Inggris. Menurut laporan The Guardian yang dikutip oleh South China Morning Post pada Rabu (16/5/2018), operasi mata-mata itu bahkan turut mempekerjakan sebuah perusahaan keamanan internasional dan agen rahasia khusus, untuk mengawasi para pengunjung, staf kedutaan dan bahkan polisi Inggris. Selama lebih dari lima tahun, Ekuador menggelontorkan setidaknya 5 juta dolar AS (sekitar Rp 70,5 miliar) ke dalam anggaran intelijennya. Komponen biaya tersebut, salah satunya, digunakan sebagai 'ongkos' Operasi Hotel (Operation Hotel) yang bertujuan melindungi pendiri WikiLeaks ketika ia mendapat kunjungan dari Nigel Farage, seorang anggota kelompok nasionalis Eropa yang disebut memiliki keterkaitan dengan Kremlin. Operasi mata-mata pemerintah Ekuador itu juga dilakukan terhadap tamu-tamu Assange lainnya, termasuk peretas, aktivis, pengacara, dan jurnalis. Menurut dokumen milik Badan Intelijen Ekuador, yang dikenal dengan nama Senain, dari Juni 2012 hingga akhir Agustus 2013, Operasi Hotel telah menghabiskan biaya sebesar 972,889 dolar AS, atau setara dengan Rp 13,7 miliar. Jumlah tersebut digunakan untuk membiayai pembelian dan perawatan kamera pengawas yang dipasang di seluruh sudut Kedutaan Besar Ekuador di London, sejak masuknya Assange lebih dari setengah tahun lalu. Pada saat yang sama, dokumen terkait menunjukkan kontrak rahasia dengan perusahaan keamanan internasional, yang ditugaskan untuk mendata dan memantau semua aktivitas di kedutaan. Perusahaan memasang sebuah tim yang menyediakan layanan pemantau keamanan 24 jam selama tujuh hari penuh, yang ditempatkan di sebuah apartemen dengan harga sewa 3.800 dolar AS (sekitar RP 53 juta) per bulan, tidak jauh dari Kedubes Ekuador yang berlokasi di wilayah Knightsbridge, London. Selain itu, tugas personil keamanan terkait adalah mencatat setiap beberapa menit sekali kegiatan harian Assange, termasuk interaksinya dengan staf kedutaan, tim hukum, dan pengunjung lainnya. Bahkan, mereka juga diketahui mendokumentasikan perubahan suasana hati Assange, dan kemudian menganalisanya. Assange juga diwajibkan mengkonsultasikan terlebih dahulu tentang siapa saja yang hendak datang berkunjung. Para tamu diharuskan melewati zona keamanan khusus, dan wajib meninggalkan paspor kepada petugas yang berjaga di pintu masuk utama. Paspor dibutuhkan untuk membuat profil yang menggambarkan kunjungan, dan memberikan rincian latar belakang semua tamu Asaange Hal itu dilakukan karena pemerintah Ekuador khawatir pihak berwenang Inggris dapat menggunakan kekuatan teritorial untuk memasuki kedutaan dan merebut Assange. Penahanan paspor juga dimaksudkan untuk menghindari risiko pejabat Ekuador datang dengan rencana untuk membantunya melarikan diri.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy