Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'ekonomi'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 11 results

  1. Brasil berada dalam cengkeraman krisis ekonomi dan politik di tengah gemerlapnya gambar-gambar yang tampil dari Olimpiade di Rio de Janeiro. Tekanan ekonomi ini sangat dirasakan warga biasa di Brasil khususnya mereka yang tinggal di wilayah kumuh yang disebut favela.
  2. Ruang kerja bersama yang bisa digunakan lewat sistem keanggotaan online tengah menjadi tren di AS dan banyak negara lain. Di AS, tempat kerja yang bisa dipesan lewat situs WeWork atau Cove itu banyak digemari karena sekaligus menjadi komunitas yang bisa mempertemukan orang dari berbagai profesi.
  3. Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Bambang Heru Tjahjono mengatakan, isu keamanan siber menjadi hal sangat penting dalam era ekonomi digital. Dalam Seminar dan Workshop Cybersecurity Capacity in Indonesia di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta pekan lalu, Bambang berkata hal ini harus diantisipasi oleh pemerintah untuk menghadapi perkembangan teknologi informasi yang tidak bisa dibendung. “Tentunya risiko ini yang harus kita hadapi berikutnya ke depan. Pemerintah sudah membuat dan menjalan roadmap tersebut di era online dan era digitalisasi serta antisipasi informasi-informasi dari luar," kata Bambang seperti dikutip dari situs web resmi Kemkominfo. Dalam hal layanan kendaraan panggilan berbasis aplikasi, misalnya, harus dilihat aspek keamanan datanya untuk melindungi data konsumen. Bukan hanya dari sisi jasa kendaraan panggilan, layanan berbasis aplikasi juga semakin luas pemanfaatannya di bidang pemesanan hotel, kesehatan sampai apotek. "Kalau itu semuanya online maka kita harus mengantisipasi yang terkait dengan keamanan data. Begitu juga meningkatnya konsumen internet ke depan,” kata Bambang. Sejauh ini, untuk menjaga keamanan data itu pemerintah memiliki UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2012 tentang Penyelengaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE). Khusus UU ITE akan direvisi dan diharapkan rampung tahun ini. Sementara PP PSTE dilaporkan bakal segera direvisi karena tak sehalan dengan irama industri yang kompetitif.
  4. Gambaran kemiskinan disuatu negara dapat dilihat dari pendapatan perkapita masyarakatnya dan gambaran setelah kematiannya (Hantu), berikut perbandingannya : 1.Eropa & Amerika : Drakula Spesifikasi - Jas hitam dan setelannya, berdasi dan berpenampilan rapih dan elegan, - Tempat tinggal kastil megah atau rumah mewah - Bermobil mewah - Berpendidikan tinggi (Lihat Film Twilight) 2.China : Vampir Spesifikasi - Memakai pakaian adat bangsawan China lengkap dengan songkok hitam, - Tinggal di kuil atau kastil mewah - Memakai perhiasan berupa kalung atau cincin giok 3. Timur Tengah (AraB) : Jin Spesifikasi - Memakai pakaian bangsawan arab lengkap dengan sepatu khas timur tengahnya - Memakai anting dan perhiasan dari emas - Tinggal didalam lampu minyak yang terbuat dari emas dan berhias permata 4. Indonesia : Kuntilanak Spesifikasi - Baju daster putih polos tanpa motif - Rambut panjang tidak terurus, kantung mata yang hitam legam dan wajah yang pucat pasih - Tinggal di pohon2, kadang digudang tidak terpakai - Profesi penjual jamu gendong, terkadang sampai menjadi PSK. Pocong Spesifikasi - Muka jelek, tidak terawat - Pakaian kain kafan yang kumel karna tidak pernah dicuci - Tempat tinggal pemakaman umum atau dilorong – lorong yang gelap Bandingkan dan renungkan kawan, betapa miskinnya negri kita, sampai hantunya saja masih miris keadaannya..
  5. Jakarta, 24 Januari 2016 – Masyarakat dunia dihadapkan dengan berbagai perubahan yang diakibatkan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan semakin bertambahnya pengguna internet. Pola transaksi, sosialisasi, interaksi, dan komunikasi dari akademisi, bisnis, dan pemerintah mengalami penyesuaian dari konvensional menuju digital. Dampak dari perubahaan memberikan berbagai peluang baru sekaligus tantangan baru yang berbeda dari sebelumnya. Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara berbasis digital economy dengan melihat pertumbuhan E-commerce yang signifikan dalam satu dekade terahir ini. Perubahaan fundamental (transformation) mutlak diperlukan untuk dapat mewujudkan tujuan tersebut. Transformasi memerlukan kreativitas, komitmen, dan integrasi dari semua komponen ekosistem baik dari perspektif sumber daya manusia, bisnis model, teknologi, dan regulasi. Memanfaatkan momentum tersebut, Indonesia E-Commerce Association (idEA) dan Dyandra Promosindo akan menggelar Indonesia E-Commerce Summit and Expo (IESE) pada 27 -29 April 2016 di Indonesia Convention & Exhibition (ICE),Jakarta.Ajang IESE 2016 ini diharapkan menjadi momentum yang penting dalam sejarah perkembangan Indonesia menuju negara digital economy. Mengambil tema, ‘Transforming towards Indonesia Digital Economy’, Indonesia E-Commerce Summit and Expo (IESE) 2016 menghadirkan lebih dari 100 pelaku industri e-commerce seperti online retail, marketplace, classified, daily deals, payment, infrastructure sebagai narasumber baik dari nasional maupun internasional, 200 stand perusahaan yang bergerak diindustri e-commerce dan pendukungnya, serta 100 stand Usaha Mikro Kecil Menengah (UMM). “IESE 2016 menyediakan lebih dari 1.500 kursi untuk pelaku bisnis e-commerce, baik pemain lama maupun pemain baru, yang ingin mencari informasi bisnis, business networking dan belanja onlinedi acara e-commerce ini. 100 pembicara summit siap berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai e-commerce meliputi regulator, pelaku bisnis e-commerce, pelaku bisnis terkait dan UKM” ujar Daniel Tumiwa selaku Ketua Umum idEA. Transformasi E-commerce Pada IESE 2016, transformasi yang dapat terlihat adalah bertemunya para pelaku industri e-commerce dengan teknologi pendukungnya dan juga antara UKM dengan pelaku e-commerce dalam produk dan layanan jasa. “Di IESE 2016, peserta dan pengunjung dapat merasakan transformasi cara berbelanja di online shop yang berbeda dari sebuah konsep pameran itu sendiri. Misi kami yaitu mengedukasi masyarakat luas mengenai potensi industri e-commerce”, ujar Edi Taslim selaku Dewan Pengawas idEA. Indonesia sendiri merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan e-commerce yang sangat berkembang cepat seiring dengan peningkatan penggunaan telepon pintar dan juga infrastruktur telekomunikasi internet. Pertumbuhan ini tidak hanya terjadi di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Medan dan lain-lain tetapi juga kota-kota lain dan menyebar hampir seluruh wilayah Indonesia. Hal ini membuat Indonesia menjadi salah satu negara dengan potensi pertumbuhan e-commerce terbesar di Asia Pasifik. Pada tahun ini, nilai bisnis e-commerce di Indonesia diperkirakan bisa mencapai Rp. 120 triliun sampai dengan Rp. 140 triliun dan dalam tiga tahun ke depan diperkirakan akan meningkat menjadi USD 130 miliar. Hal ini didukung oleh potensi yang masih bisa digarap di tahun-tahun mendatang. Saat ini penetrasi Internet di Indonesia baru mencapai 88 juta pengguna namun menurut idEA hanya sekitar 7 persen saja yang melakukan pembelanjaan secara online. Tahun depan penetrasi Internet di Indonesia diperkirakan akan mencapai 102 juta pengguna dan ini tentu akan ikut meningkatkan para pelaku e-commerce di Indonesia. Melihat potensi yang cukup besar tersebut, idEA optimis penyelenggaraan IESE 2016 akan menuai sukses. Hal ini karena IESE bisa menjadi wadah yang menyatukan para pelaku bisnis e-commerce di Indonesia serta masyarakat luas dan menjadi tempat untuk saling berbagi informasi tentang ecommerce.
  6. China merilis data negatif mengenai produksi manufaktur akhir pekan lalu dan menambah kabar buruk soal perekonomiannya yang terseok belakangan ini. Meski bursa saham China juga sempat goyah, tapi sejumlah analis tetap melihat adanya titik terang....
  7. Pedagang Pasar Tanah Abang mengaku alami penurunan penjualan. Menjelang lebaran Pasar Grosir Tanah Abang Jakarta Pusat tampak dipadati pembeli, sejumlah porter tengah memanggul karung yang berisi pakaian, tekstil ataupun sarung yang merupakan barang yang banyak di beli menjelang Idul Fitri Jumat mendatang. Sejumlah perempuan tampak memilih pakaian Muslim seperti gamis, baju koko, serta sarung. Meski tampak ramai, tetapi beberapa pedagang mengaku penjualannya terus menurun pada tahun ini. Seorang pedagang sarung dan perlengkapan salat, di Blok B Tanah Abang, Jimmy mengatakan penjualannya merosot drastis sampai 30% dibandingkan Ramadan tahun lalu. "Tahun lalu peminat banyak barang tidak ada, sekarang sebaliknya barang banyak pembeli ga ada," jelas Jimmy. Pedagang sarung Jimmy mengatakan banyak barang yang tak terjual. Selain Jimmy, Susanti pedagang tekstil di Tanah Abang mengatakan harga tekstil naik mengikuti penurunan rupiah terhadap dollar dan pembeli juga akhirnya mengurangi belanja barang. "Pelanggan saya biasanya beli 10 kantong dan belanja seminggu tiga kali, sekarang hanya tinggal dua kantong," jelas Susanti. Kondisi darurat Penurunan rupiah yang mencapai lebih dari Rp13.000 per dollar menyebabkan kenaikan harga barang, terutama yang mengandalkan bahan baku impor. Seperti disampaikan Direktur INDEF Enny Sri Hartati. "Kebutuhan pokok kan bukan hanya makanan tetapi juga perlengkapan lain seperti sabun dan lain-lain itu kan sebagian bahan baku masih impor, " kata dia. Kenaikan harga barang dan juga tarif listrik, serta transportasi membuat konsumen mengurangi belanja barang yang bukan merupakan kebutuhan pokok. Enny mengatakan penurunan penjualan barang-barang ini sudah terjadi sejak tahun lalu, dan semakin memburuk. "Pertumbuhan 2014 itu minus, sekarang industri makanan dan minuman yang biasanya tumbuh 5% di triwulan satu kemarin ini tinggal 3% ," kata Enny. Dia mengatakan penurunan daya beli ini lebih banyak dirasakan oleh masyarakat kelas menengah kebawah, jadi tidak heran jika di pusat perbelanjaan besar masih terjadi antrian panjang pembeli barang. Lampu kuning Enny mengatakan pemerintah harus melakukan intervensi untuk menstabilkan harga dan memberikan stimulus kepada industri manufaktur. "Tentu tidak semuanya harus melalui insentif fiskal, memang kondisinya sudahemergency sektor riil begitu tertekan dan daya beli masyarakat drop jadi perlu kebijakan yang langsung tidak hanya paket kebijakan yang hanya pengumuman seperti deregulasi yang bisa ditindaklanjuti dan bisa memberikan implikasi terhadap sektor riil kita," jelas Enny. Enny mengatakan jika kondisi industri tersebut dibiarkan tidak mustahil akan terjadi PHK. Sementara itu, Menko Perekonomian Sofyan Djalil masih optimitis terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Mata Uang Rupiah mengalami penurunan terendah dalam 17 tahun terakhir terhadap dollar AS. "Kalau misalnya karena lemahnya permintaan ekonomi internasional dan tenaga kerja itu berkurang di satu sektor ya bisa dialihkan ke sektor lain, ini kita melemah dan kita akan naik, Indonesia juga begitu kita berharap sepanjang tahun ini bisa tumnuh jadi 5,25%," kata Sofyan ketika menjawab pertanyaan BBC Indonesia usai buka puasa di Istana Presiden. Enny juga mengkritik respon pemerintah yang cenderung mengabaikan kondisi yang dialami sektor riil, dan tidak mengeluarkan kebijakan yang konkrit. Padahal Enny mengatakan jika dibiarkan kondisi ini membahayakan kondisi ekonomi, karena penyumbang terbesar pertumbuhan di Indonesia adalah konsumsi rumah tangga dan investasi. "Kalau negara-negara capital market kalau sektor finansial tidak sehat itu indikasi krisis, kita bisa jadi sektor keuangan kita sehat, tetapi kalau sektor keuangan tadi tidak mampu melakukan pembiayaan terhadap sektor riil yang terus mengalami perlambatan ini juga berpotensi krisis," jelas Enny. Menurut Enny penurunan pembiayaan perbankan yang terus menurun dari 12 % menjadi 10% padahal target Bank Indonesia 15-70 % merupakan sinyal "lampu Kuning" bagi pemerintah untuk segera menjalankan kebijakan yang berdampak langsung kepada sektor riil. Sumber. BBC
  8. Jika Anda adalah pemilik bisnis mencoba untuk memutuskan mana negara Asia yang cocok untuk berinvestasi, saya akan membantu anda untuk mengetahui bahwa Indonesia berada di urutan ekonomi terbesar keempat di dunia pada tahun 2050. Menurut perkiraan yang dirilis minggu ini oleh Economist Intelligence Unit, ekonomi Asia dipimpin oleh Indonesia, China, India dan Jepang diharapkan berada di lima besar ekonomi dunia dalam hal produk domestik bruto nominal. Proyeksi ini dimaksudkan untuk membantu perusahaan membuat keputusan bisnis strategis dalam jangka panjang, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti ketersediaan tenaga kerja yang terdidik, keterbukaan ekonomi, kerangka hukum dan kualitas birokrasi. Indonesia dan negara Meksiko, yang peringkat ke-16 dan ke-15 masing-masing pada tahun 2014, akan naik ke urutan keempat dan kedelapan, menyalip Italia dan Rusia dibawah sepuluh. Di bagian atas, China diperkirakan akan menyalip AS tahun 2026 menjadi ekonomi terbesar di dunia. Pada tahun 2050, perekonomian Cina akan tumbuh $ 105000000000000, hampir 1,5 kali dari Amerika di $ 71000000000000. India diperkirakan menjadi dekat di belakang pada $ 64000000000000. Pada tahun 2050, Asia akan mencapai 53% dari GDP global, naik dari 26% pada tahun 2000 dan 32% pada tahun 2014. Namun, karena ekonomi yang berkembang, negara-negara Asia Timur akan mengalami penurunan dramatis dalam tenaga kerja, kata EIU. "Jepang akan melihat penurunan terbesar lebih dari seperempat, 66000000-47000000," kata laporan itu. Cina dan Korea Selatan juga diharapkan untuk melihat kontraksi 17-18% pada tenaga kerja mereka. "Kebijakan Imigrasi akan naik tinggi pada agenda pemerintah sebagai ekonomi akan diminta untuk bersaing untuk menarik kolam global yang terbatas tenaga kerja," kata EIU.
  9. Data pemerintah Jepang menunjukkan bahwa tahun lalu sekitar satu juta bayi dilahirkan di negara itu. Ini merupakan angka terendah dalam sejarah kelahiran bayi di Jepang, dan merupakan pertanda paling terbaru bahwa tidak banyak kemajuan yang dicapai dalam upaya melawan tren demografi yang tidak menguntungkan ini. Kementerian kesehatan Jepang juga memperkirakan bahwa pada 2014 terdapat 1.269.000 orang meninggal di negara itu, yang merupakan pertanda penguranan penduduk sebesar 268 ribu secara alami. Pengurangan penduduk Jepang ini membuat pemerintah mulai khawatir. Trend ini mengancam pertumbuhan ekonomi karena para pekerja kesulitan membayar biaya bagi kaum manula yang jumlahnya meningkat. Tiga faktor menjadi penyebab situasi ini: Angka pernikahan turun, budaya korporasi yang cenderung menghukum kaum ibu, dan bahwa Jepang sangat anti-imigrasi. Kubu yang paling khawatir dengan fakta ini memperkirakan populasi Jepang bis berkurang sepertiga dalam lima dekade ke depan. Pemerintah telah berupaya meningkatkan angka kelahiran melalui sejumlah langkah reformasi, seperti lebih banyak opsi pengasuhan anak bagi kaum ibu yang bekerja. Tujuannya adalah meningkatkan angka kelahiran per seorang perempuan menjadi 2,1 dari 1,4 saat ini, tetapi Tokyo gagal mecapainya. Imigrasi yang merupakan jalan keluar paling mudah, masih tetap bukan prioritas politik Jepang. Kurang dari dua persen dari penduduk Jepang lahir di tempat lain, dan jajak pendapat memperlihatkan tidak banyak dukungan untuk meningkatkan angka imigrasi. Perdana Menteri Shinzo Abe bersikap hati-hati dalam masalah ini karena meski mengemukakan dukungan untuk memperluas program imigrasi, dia tidak mendukung usul yang lebih ambisius di sektor ini. Jika dia mendukung pandangan soal imigrasi yang lebih kuat, kemungkinan besar Abe akan mendapat tentangan politik yang lebih kuat terutama di daerah pedesaan. Akan tetapi waktunya sudah tepat bagi Abe untuk mengatasi masalah ini. Jun Saito dari Pusat Penelitian Ekonomi Jepang menulis bahwa negara itu sudah saatnya bersikap jujur tentang imigrasi. “Kita…dihadapkan dengan satu pilihan antara menjadi bekas ekonomi yang kuat dengan mayoritas penduduk berusia tua, dan menjadi kekuatan ekonomi aktif dimana orang jepang dan orang asing hidup dan bekerja sebagai mitra,” katanya.
  10. Pekerja di Indonesia akan menghadapi persaingan dari pekerja-pekerja lain di Asia Tenggara. Persaingan di bursa tenaga kerja akan semakin meningkat menjelang pemberlakuan pasar bebas Asean pada akhir 2015 mendatang. Ini akan mempengaruhi banyak orang, terutama pekerja yang berkecimpung pada sektor keahlian khusus. Berikut lima hal yang perlu Anda ketahui dan antisipasi dalam menghadapi pasar bebas Asia Tenggara yang dikenal dengan sebutan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Apa itu Masyarakat Ekonomi Asean? Lebih dari satu dekade lalu, para pemimpin Asean sepakat membentuk sebuah pasar tunggal di kawasan Asia Tenggara pada akhir 2015 mendatang. Ini dilakukan agar daya saing Asean meningkat serta bisa menyaingi Cina dan India untuk menarik investasi asing. Penanaman modal asing di wilayah ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan. Pembentukan pasar tunggal yang diistilahkan dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini nantinya memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara sehingga kompetisi akan semakin ketat. Bagaimana itu mempengaruhi Anda? Berbagai profesi seperti tenaga medis boleh diisi oleh tenaga kerja asing pada 2015 mendatang. Masyarakat Ekonomi Asean tidak hanya membuka arus perdagangan barang atau jasa, tetapi juga pasar tenaga kerja profesional, seperti dokter, pengacara, akuntan, dan lainnya. Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dita Indah Sari, menjelaskan bahwa MEA mensyaratkan adanya penghapusan aturan-aturan yang sebelumnya menghalangi perekrutan tenaga kerja asing. "Pembatasan, terutama dalam sektor tenaga kerja profesional, didorong untuk dihapuskan," katanya. "Sehingga pada intinya, MEA akan lebih membuka peluang tenaga kerja asing untuk mengisi berbagai jabatan serta profesi di Indonesia yang tertutup atau minim tenaga asingnya." Apakah tenaga kerja Indonesia bisa bersaing dengan negara Asia Tenggara lain? Sejumlah pimpinan asosiasi profesi mengaku cukup optimistis bahwa tenaga kerja ahli di Indonesia cukup mampu bersaing. Ketua Persatuan Advokat Indonesia, Otto Hasibuan, misalnya mengatakan bahwa tren penggunaan pengacara asing di Indonesia malah semakin menurun. "Pengacara-pengacara kita, apalagi yang muda-muda, sudah cukup unggul. Selama ini kendala kita kan cuma bahasa. Tetapi sekarang banyak anggota-anggota kita yang sekolah di luar negeri," katanya. Di sektor akuntansi, Ketua Institut Akuntan Publik Indonesia, Tarko Sunaryo, mengakui ada kekhawatiran karena banyak pekerja muda yang belum menyadari adanya kompetisi yang semakin ketat. "Selain kemampuan Bahasa Inggris yang kurang, kesiapan mereka juga sangat tergantung pada mental. Banyak yang belum siap kalau mereka bersaing dengan akuntan luar negeri." Bagaimana Indonesia mengantisipasi arus tenaga kerja asing? Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dita Indah Sari, menyatakan tidak ingin "kecolongan" dan mengaku telah menyiapkan strategi dalam menghadapi pasar bebas tenaga kerja. "Oke jabatan dibuka, sektor diperluas, tetapi syarat diperketat. Jadi buka tidak asal buka, bebas tidak asal bebas," katanya. "Kita tidak mau tenaga kerja lokal yang sebetulnya berkualitas dan mampu, tetapi karena ada tenaga kerja asing jadi tergeser. Sejumlah syarat yang ditentukan antara lain kewajiban berbahasa Indonesia dan sertifikasi lembaga profesi terkait di dalam negeri. Apa keuntungan MEA bagi negara-negara Asia Tenggara? Permintaan tenaga kerja jelang MEA akan semakin tinggi, kata ILO. Riset terbaru dari Organisasi Perburuhan Dunia atau ILO menyebutkan pembukaan pasar tenaga kerja mendatangkan manfaat yang besar. Selain dapat menciptakan jutaan lapangan kerja baru, skema ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan 600 juta orang yang hidup di Asia Tenggara. Pada 2015 mendatang, ILO merinci bahwa permintaan tenaga kerja profesional akan naik 41% atau sekitar 14 juta. Sementara permintaan akan tenaga kerja kelas menengah akan naik 22% atau 38 juta, sementara tenaga kerja level rendah meningkat 24% atau 12 juta. Namun laporan ini memprediksi bahwa banyak perusahaan yang akan menemukan pegawainya kurang terampil atau bahkan salah penempatan kerja karena kurangnya pelatihan dan pendidikan profesi.
  11. Jendral - jendral sekalian mungkin sudah tidak asing mendengar IMF dan World Bank, karena memang dua lembaga inilah yang saat ini dapat dikatakan "mengatur ekonomi dunia" dengan segala pinjaman dan kebijakannya. Tapi bila saya menyebut akronim BRICS, tahukah ndral ? Ya.. memang akronim ini masih terdengar asing, tapi sepertinya ndral-ndral sekalian harus mulai membiasakan untuk mengetahui mengenai lembaga ini. Karena lembaga inilah yang kemungkinan besar berpeluang untuk menyaingi dominasi ekonomi barat dengan IMF dan World Bank-nya. Silahkan disimak ndral. Apa itu BRICS ? Mengapa BRICS dibentuk ? Bagaimana BRICS terbentuk ? KTT BRIC Kedua KTT BRICS Ketiga KTT BRICS Keempat KTT BRICS Kelima KTT BRICS Keenam Sekian sekilas info mengenai BRICS, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2014/07/17/225100926/Bank.Pembangunan.BRICS.Hanya.Untungkan.Negara-negara.Tertentu. http://map.ugm.ac.id/index.php/penelitian/20-map-corner/183-bank-brics-penantang-baru-bank-dunia- http://manuverbisnis.wordpress.com/2012/03/29/brics-kiblat-bisnis-baru/ http://indonesian.cri.cn/201/2011/04/14/1s117639.htm http://id.wikipedia.org/wiki/Konferensi_Tingkat_Tinggi_BRICS_2012 http://indonesian.cri.cn/201/2013/03/28/1s136974.htm http://vovworld.vn/id-id/Berita/KTT-ke6-BRICS-dibuka-di-Brasil/255467.vov
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy