Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'dubsmash'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

  • Ngobas Blog
  • Your World

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 1 result

  1. Ketika Jonas Drueppel, Roland Grenke dan Daniel Taschik, menciptakan aplikasi mobile yang memungkinkan penggunanya merekam video dari diri sendiri dan kemudian disinkornisasikan ke video klip, mereka sudah memiliki firasat bagus pada aplikasi buatannya tersebut. Ketiga pengembang asal Berlin, Jerman, ini harus percaya diri karena dua aplikasi sebelumnya yang mereka buat gagal menaklukkan App Store. Maka ketika firasat baik datang, Dubsmash pun melengang. Dan firasat itu benar, hanya tujuh hari setelah resmi meluncurkan Dubsmash pada 19 November 2014, aplikasi mereka telah mencapai nomor satu di negara asalnya Jerman. Sebuah keberhasilan yang direplikasi di 29 negara, termasuk Inggris, Perancis dan Belanda. "Pada awal fase purwarupa Dubsmash di bulan Oktober, kami sudah mendapat umpan balik yang sangat positif yang membuat kita merasa bahwa kita menemukan sesuatu yang berharga untuk banyak orang," kata Roland Grenke, dalam sebuah wawancara dengan Techcrunch. "Indikator (kesuksesan) yang kuat pertama itu adalah berhasil mencapai posisi nomor satu di Jerman dalam waktu seminggu setelah rilis resmi. Mengulangi situasi ini di pasar yang berbeda menegaskan bahwa Dubsmash bisa sukses secara internasional. " Meskipun sukses tampaknya terjadi dalam waktu singkat bagi Dubsmash, itu sebenarnya upaya ketiga tim di aplikasi sejak memulai perusahaan pada pertengahan 2013 silam. Perusahaan Mobile Motion GmbH dibangun setelah tiga pendiri bertemu di hackathon di Berlin tahun sebelumnya. Sebelum Dubsmash mereka mencoba membuat Starlize, sebuah aplikasi yang memungkinkan membuat video musik pribadi. "(Itu) mirip dengan Dubsmash dalam arti bahwa hal itu juga digunakan User-Generated video dan suara eksternal. Tapi kami memiliki perasaan bahwa itu terlalu rumit bagi sebagian besar pengguna, "jelas Grenke. Pelajaran lain yang diperoleh dari kegagalan Starlize ini adalah bahwa orang-orang lebih suka untuk berbagi secara pribadi, sebagian besar menyenangkan mengirim video yang berbeda bolak-balik sebagai bagian dari percakapan. Selain itu pembuatan video harus super mudah dan cepat, serta mudah diputar dan penekanan pada video pendek. Dan akhirnya munculah Dubsmash ini. "Kami menguji dengan teman-teman keluarga terdekat, Dubsmash dibangun dengan umpan balik mereka, lalu pergi ke tempat umum seperti pertemuaan para pengembang di Berlin untuk memperluas kelompok tester kami. Kami menciptakan beberapa tahapan pembangunan dalam periode waktu yang singkat dan saya pikir tim produksi kami melakukan pekerjaan yang mengagumkan dari iterasi begitu cepat dan mendapatkan ke titik di mana Dubsmash berangkat," serita Grenke. Aktor Hugh Jackman juga 'bermain' meme video Dubsmash di akun Instagramnya. Masalah Hak Cipta Ketika aplikasi ini melonjak, Dubsmash sadar ada potensi masalah hak cipta yang jelas melekat dalam Dubsmash, karena mayoritas suara yang diunggah berasal dari konten tanpa izin, yaitu TV dan suara film klip. Sejauh ini, bagaimana pun, ini tidak menjadi masalah, kata Grenke. Mereka akan menurunkan suara yang diunggah ketika pemilik lisensi mengeluhkannya. Dia juga percaya bahwa merek - dan karena itu pemegang hak cipta - akhirnya akan tertarik untuk bekerja secara langsung dengan aplikasi, menyediakan satu rute potensial untuk monetisasi. "Kami memiliki banyak ide tentang bagaimana untuk membangun produk dan kami akan memperbaiki aplikasi secara terus menerus," kata Grenke.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy