Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'dropbox'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
    • Website
    • Smartphone
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 4 results

  1. Bukan cuma sebagai tempat menyimpan file ‘di awan’. Di tangan yang salah, layanan Dropbox juga bisa diubah sebagai ‘kendaraan’ untuk menyerang suatu sistem. Hal itu telah terjadi di Taiwan. Di mana sekelompok peretas justru memanfaatkanya untuk menyerang sistem pemerintah setempat. Menurut Maersk Menrige, Analis Malware dari Trend Micro, penjahat itu memanfaatkan Dropbox sebagai mendia malware yang dikendalikan dari jarak jauh. Istilah ini dikenal sebagai Remote Access Trojan (RAT). Pertama-tama malware akan merekam aktivitas calon korbannya. Kemudian program jahat itu juga akan mencari port yang nantinya bisa dipakai untuk menyerang. Semua data dari malware akan dikirim dan ditaruh di layanan Dropbox. Selain memudahkan untuk menyerang, hal ini juga dapat menyamarkan aksi penyusupan. “Menggunakan Dropbox dapat menghindari kecurigaan terhadap aktivitas jaringan yang tidak jelas. Karena situs ini sudah diizinkan untuk menyimpan file dan dokumen,” kata Menrige, seperti dikutip detikINET dariThe Register, Senin (30/6/2014). Kasus seperti ini bukanlah pertama kalinya terjadi. Dulu, sudah pernah ada peneliti bernama Jake Williams yang memaparkan sisi kerentanan Dropbox. Namun kali ini Menrige melihat penyerang sudah bisa memaksimalkannya dengan malware terbaru. Malware yang dimaksud Menrige adalah PlugX II. Program jahat ini seperti bom waktu, bisa diaktifkan pada waktu tertentu oleh pembuatnya. Menggabungkannya dengan layanan Dropbox dinilai bisa menimbulkan serangan yang fatal. PlugX II akan lebih dulu menyusup untuk mematikan antivirus dan kemampuan forensik sistem, kemudian bersembunyi. Dari sini peretas bisa kembali mengaktifkannya. Program jahat itu pun kemudian bisa bekerja dengan memanfaatkan jaringan kantor tanpa takut dicurigai.
  2. Berbagi file secara online menjadi sesuatu yang umum sekarang ini. Orang sudah terbiasa mengirimkan file satu sama lain, baik pada orang yang dikenal atau tidak dikenalnya. Melalui jaringan internet, segalanya menjadi mudah, apalagi jika kita memiliki kecepatan internet di atas rata-rata. Biasanya, dalam berbagi File kita akan memanfaatkan situs Web atau Extension. Program yang biasanya disebuat Cloud Computer atau komputasi awan ini bisa kita akses melalui situs web miliknya. Mungkin, untuk beberapa orang yang mementingkan kesimpelan, membuka web terlebih dahulu untuk mengunjungi program berbagi file adalah hal yang tidak praktis. Bagi Anda yang termasuk orang-orang tersebut, ini adalah kumpulan program Cloud Computing yang bisa Anda akses langsung melalui komputer Windows dengan meng-install program tersebut. 1. Dropbox Untuk hal berbagi file, Dropbox adalah layanan Cloud Computer yang bekerja solid. Layanan ini memiliki berbagai opsi yang dapat dimanfaatkan oleh para penggunaya, dan banyak alasan mengapa kita perlu menggunakan Cloud Computer yang satu ini. Layanan ini merupakan salah satu Cloud Computer yang bisa digunakan pada banyak platform, membuatnya menjadi solusi berbagi file yang mudah diakses dimana-mana. Apabila Anda meng-install program ini pada komputer Windows, maka Dropbox akan langsung menempatkan dirinya di folder Document dan Anda dapat menyinkronnya dengan akun Dropbox, yang tentu saja membuatnya menjadi lebih mudah digunakan. Link Download Desktop Client Drop Box 2. OneDrive Layanan Cloud Computer unggulan dari Microsoft yaitu OneDrive, telah menjadi layanan yang digunakan selama bertahun-tahun oleh para penggunanya. Layanan yang sebelumnya bernama SkyDrive ini memiliki sebuah program yang bisa Anda akses langsung melalui komputer Windows. Apabila Anda adalah pengguna komputer Windows 8.1, maka Anda akan mendapatkan program ini langsung di komputer Anda. Untuk dapat membuka program Cloud Computer ini melalui File Explorer, maka Anda perlu men-download terlebuh dahulu Dektop Client. Link Download Desktop Client OneDrive 3. Box Box memiliki ketenaran yang hampir menyamai Dropbox, dengan keduanya juga memiliki fungsi yang sama. Seperti halnya program lainnya, setelah Anda meng-install program Box untuk Windows, pada folder User Anda akan dapat melihat menu dari layanan Cloud Computer ini. Anda akan diberikan akses mudah untuk meng-copy link langsung agar semuanya berjalan dengan lancar. Tetapi, tidak seperti program Cloud Computer lainnya, Box memiliki sebuah Control panel yang akan membawa Anda untuk mengaktifkan atau menon-aktifkan sinkronisasi dan mengubah Box directory. Link Download Desktop Client Box 4. Google Drive Ini adalah salah satu program Cloud Computer terbaik saat ini. Setelah Anda meng-install layanan Cloud Computer ini, maka Anda akan disediakan Directory pada folder User di File Explorer. Di dalam Directory ini, Anda dapat menggunakan opsi pada menu untuk mengakses File Sharing. Integrasi ini akan membawa Anda untuk berbagi langsung dengan pengguna Google lainnya yang ada pada kontak Anda. Pada layanan ini, Anda juga dapat mengatur akses Document. Sebagai sebuah Cloud Computer yang dapat digunakan pada banyak platform, maka Anda akan mendapatkan kemudahan dalam berbagi file. Link Download Desktop Client Google Drive Kesimpulan Opsi Cloud Computer tersebut memiliki fungsi yang hampir sama dalam hal program yang di-install pada komputer Windows. Anda mungkin hanya akan menggunakan satu layanan Cloud Computer saja, jadi pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan. Melalui program Cloud Computer pada komputer Windows milik Anda, maka Anda akan mendapatkan akses mudah dan lancar dalam membuka dan membagi file-file Anda.
  3. Ini adalah salah satu cerita tentang Steve Jobs, sebuah cerita yang tidak pernah diceritakan, tentang sebuah perusahaan yang berhasil “pergi begitu saja” dari cengkeramannya. Jobs sudah mengikuti pergerakan seorang developer software bernama @drewhouston, yang berhasil mengutak-atik sistem file Apple sehingga logo startup miliknya, sebuah kotak yang sedang terbuka, muncul dengan elegan didalamnya. Sesuatu yang bahkan tidak bisa dilakukan oleh tim SWAT Apple. Pada bulan Desember tahun 2009, Jobs mengajak Houston dan partnernya Arash Ferdowsi untuk bertemu di kantornya. “Bagaimana Anda melakukan hal seperti itu?” kata Houston. Saat Houston mengeluarkan laptopnya untuk melakukan demo, Jobs yang mengenakan celana jeans dan leher tingginya, berkata “Saya tahu apa yang Anda lakukan.” Apa yang dilakukan Houston adalah Dropbox, sebuah jasa penyimpanan data digital yang memiliki 50 juta user, dan terus bertambah setiap detiknya. Jobs tentunya melihat hal ini sebagai aset strategis untuk Appel. Tapi, Houston memotong kata-kata Jobs dengan berkata bahwa dia sudah memutuskan untuk membuat sebuah perusahaan besar, dan tidak akan menjualnya, siapapun status penawarnya(Houston menganggap Jobs idolanya), atau seberapa besarnya penawarannya (waktu itu dia dan Ferdowsi datang ke pertemuan tersebut dengan mengendarai Zipcar Prius). Lalu Jobs tersenyum hangat dan mengatakan bahwa dia akan menargetkan pasar yang sama dengan mereka. “Dia mengatakan bahwa kami merupakan sebuah fitur, bukan sebuah produk,” kata Houston. Dengan sopan, Jobs menghabiskan setengah jam selanjutnya untuk bercerita tentang kembalinya dia ke Apple, dan tentang alasan tidak boleh mempercayai investor, seiring keduanya, terutama Houston, menghujaninya dengan pertanyaan-pertanyaan. Saat Jobs selanjutnya menawarkan untuk mengadakan pertemuan di kantor Dropbox di San Fransisco, Houston menawarkan agar mereka lebih baik bertemu di Silicon Valley. “Kenapa harus membiarkan musuh kita mencobanya?” kata Houston sambil mengangkat bahu. Malahan, Jobs tidak mengungkit masalah ini lagi, kemudian saat Jobs muncul di depan publik saat presentasi terakhirnya, saat dia meluncurkan iCloud, dan secara spesifik ‘menghajar’ Dropbox, dalam usahanya menyelesaikan dilemma terbesar Internet: Bagaimana cara Anda menempatkan semua file dari semua device Anda kedalam satu tempat? Houston sangat terkejut melihat hal tersebut. Hari berikutnya di berkata pada staffnya: “Kita memiliki salah satu perusahaan yang berkembang paling cepat di dunia.” Lalu dia membuat daftar ‘meteor’ yang jatuh ke bumi (berarti perusahaan besar hebat yang tiba-tiba mengalami kejatuhan): MySpace, Netscape, Palm, dan Yahoo. Perkembangan Dropbox juga hampir sama mengejutkannya. Jumlah user sebanyak 50 juta adalah hasil peningkatan sebanyak tiga kali lipat dari tahun lalu, dan sudah menyelesaikan masalah ‘freemium’, dengan penghasilan sebesar 240 juta dolar pada tahun 2011 walaupun 96% penggunanya tidak membayar apapun. Dengan hanya 70 orang staff, sebagian besarnya adalah developer, Dropbox memiliki penghasilan rata-rata per pekerja lebih banyak tiga kali lipat daripada bisnis serupa, Google. Houston mengatakan bahwa Dropbox sudah bisa menghasilkan keuntungan, tapi menolak menyebutkan range keuntungannya. Hal ini tentunya makin membaik. Ke-96% pengguna yang tidak membayar memasukkan data mereka ke Dropbox dengan sangat cepat, terhitung ribuan orang menggunakan 2 gigabyte kapasitas penyimpanan dan mengupgrade kapasitasnya ke 50 giga (dengan harga $10 per bulan) atau 100 giga (dengan harga $20 per bulan). Walaupun Houston tidak memiliki pelanggan baru selama tahun 2012, penjualannya tetap akan meningkat dua kali lipat. Selagi kita menghitung ini, Houston berkata, “Tapi tentunya kami akan mendapat banyak sekali pelanggan baru.” Dropbox sudah menjelma menjadi sebuah kata kerja dalam satu tahun terakhir (“Dropbox saja kepada saya” atau “Dropbox me”), dan Silicon Valley juga sudah memperhatikan hal ini. Saat mencapai tahun 2008, Houston sudah menghasilkan 7.2 juta dolar, jumlah dana yang cukup, bersama dengan bisnis model yang kuat, untuk membawanya menjadi seperti sekarang. Bulan Agustus kemarin, Houston memutuskan untuk mengundang tujuh firma usaha elit dari Silicon ke penginapan Dropbox di San Fransisco selama 4 hari, dan meminta penawaran mereka pada hari selasa selanjutnya. Hanya satu yang kembali padanya dengan cepat. Satu malam sebelum penawaran tersebut berakhir, kepala pengembangan bisnis Dropbox, menyarankan pada Houston untuk menunda atau memperpanjang penawaran itu. Houston menjawabnya dengan “Kita bilang penawaran tersebut berakhir hari Selasa. Sekarang belum hari Selasa.” Dengan keyakinan seperti itu, pada pagi hari berikutnya, semua firma tersebut kembali dengan antusias. Houston lalu membuat kesepakatan yang dilakukan pada akhir September, yang memasukkan Index Ventures sebagai lead, Sequoia, Greylock, Benchmark, Accel, Goldman Sachs dan RIT Capital Partners. Tak lama kemudian, Dropbox yang baru berumur lima tahun berhasil raise fund dari investor sebesar 250 juta dolar dengan penaksiran/penilaian sebesar 4 milyar dolar. “Ini adalah perusahaan yang Hot,” kata salah satu investor yang tidak dapat bagian. “Semua orang ingin menjadi bagian dari perusahaan ini.” Houston memiliki 15% sahamnya, di atas kertas bernilai 600 juta dolar. Sumber: http://startupbisnis.com
  4. Aplikasi MediaFire kini semakin lengkap. Jika sebelumnya hanya mendkung iPhone saja, kini, di versi terbaru 1.3, Mediafire sudah menghadirkan dukungan buat iPad. Antarmuka aplikasi ini juga telah disesuaikan dengan sistem operasi iOS 7 agar semakin menarik untuk digunakan. Tidak hanya dukungan terhadap iPad dan tampilan yang berubah, Mediafire juga menghadirkan perbaikan sistem serta serangkaian peningkatan performa di versi ini. Berikut lengkapnya: Added full-screen support for iPads. Updated design for iOS 7 Miscellaneous bug fixes, updates, and performance improvements Bagi ente yang belum memiliki akun MediaFire, cloud service ini bisa dibilang mirip dengan Dropbox. Fitur seperti mengunggah file, melihat file (dokumen, gambar, video, musik), berbagi file via email, sms dan lainnya, bisa ente lakukan dengan aplikasi ini. Sebagai pengguna awal, kamu akan mendapatkan kapasitas penyimpanan sebesar 10 GB secara gratis. Butuh kapastitas lebih? Upgrade akun MediaFire ke versi Pro (1 TB) dengan harga $ 4.99 perbulan atau versi Business (100 TB) dengan harga $ 49.99. Saat ini MediaFire sedang mengadakan program diskon 50% untuk upgrade ke versi Pro dan Business. Unduh segera lewat tautan di bawah ini. Download MediaFire · Harga: Gratis
×
×
  • Create New...