Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'dot com'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
    • Website
    • Smartphone
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 3 results

  1. Internet saat ini menjadi dunia yang sangat luas dan tanpa batas. Maka tidak mengherankan, pemberian nama 'dot-com' di depan sebuah nama menjadi sesuatu yang membantu pengguna internet. Nama ini kemudian berkembang luas di usianya yang sudah menginjak 30 tahun. Tepatnya, ketika perusahaan komputer Symbolics membeli domain 'dot-com' untuk nama Symbolics.com pada tanggal 15 Maret 1985. BACA: Kini Usia Dot-com Genap 30 Tahun Nama 'dot-com' dimulai dari sekelompok ilmuwan yang terdiri dari 30 sampai 40 orang. Salah satunyanya adalah Craig Patridge, ilmuwan muda yang terlibat dalam diskusi tersebut. Ketika itu internet masih sangat muda, namun sekelompok ilmuwan tersebut menjadi pelopor untuk memulai mencari jalan keluar atas masalah bagaimana untuk mengkategorikan segalanya di internet.. Banyak percakapan tentang masa depan Internet terjadi tidak dalam pertemuan formal tetapi dalam ruang informal dan malah santai. Namun, dari sanalah sejarah justru tercipta. Awalnya para ilmuwan ini mengklasifikasan top domain dengan merefleksikan institusi individual. Misalnya, Massachusetts Institute of Technology maka menggunakan .mit. Namun, menurut mending Jon Postel dari University of Southern California, mengatakan memilah berdasarkan lokasi geografi tak penting ketimbang klasifikasi umum. Dalam kasus MIT, maka lebih baik dikelompokkan sebagai institusi pendidikan. Sementara klasifikasi untuk pengguna umum ada beberapa pilihan saat itu, namun bukan 'dot-com' yang dipilih. "Seharusnya itu adalah '.cor' bukan '.com'," jelas Patridge, tanpa bisa mengingat alasan kuat kenapa berubah menjadi 'dot-com'. Akhirnya para ilmuwan tersebut berhasil mengelompokan daftar top domain yang terdiri dari, dot-com, dot-edu, dot-org. Dia sendiri, saat itu tidak yakin, nama domain akan meledak seperti sekarang, karena penggunaan internet saat ini berbeda dengan dahulu. Dua tahun setelah Symbolics.com menjadi nama domain komersial pertama, belum terlalu perusahaan mendaftarkan diri nama 'dot-com' melalui Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Antara tahun 1985 hingga 1987, merek domain baru ada seperti Xerox.com ( 9 Januari 1986), HP.com (3 Maret 1986). IBM,com (3 MAret 1986), Intel.com (25 Maret 1986), Adobe.com (17 November 1986) dan Apple.com (19 Februari 1987). Kunci domain 'dot-com' menjadi sangat populer adalah ketika World Wide Web (WWW) keluar dari laboratorium European Laboratory for Particle Physics (CERN). Hingga tahun 2015, saati ini sudah ada domain 'dot-com' baru yang didaftarkan setiap detiknya. Setidaknya 117 juta nama domain berakhiran '.com' sudah didaftarkan.
  2. Tagar #KembalikanMediaIslam sedang hangat-hangatnya menjadi trending topic di sebuah media jejaring sosial. Tagar ini muncul setelah adanya pemberitaan yang menyebutkan sedikitnya 19 situs-situs media Islam akan diblokir oleh Kominfo karena berisikan paham radikal yang dianggap membahayakan. Dalam sebuah pertemuan yang mempertemukan pemimpin redaksi Islam dengan Kominfo yang dihadiri pula oleh Irfan Idris selaku Direktur Deradikalisasi BNPT tersebut, mengungkapkan alasana kenapa beberapa situs tersebut diblokir. Menurutnya, beberapa situs tersebut diblokir karena masalah penggunaan domain. Seharusnya domain yang diperbolehkan di Indonesia adalah domain dot co dot id bukanlah domain dot com yang merupakan domain yang digunakan untuk Amerika Serikat. Seorang netizen yang juga merupakan jurnalis, Yola Damayanti yang hadir dalam pertemuan tersebut menanggapi hal ini, “Orang BNPT ini bodoh atau ngeles, jika seperti itu berapa situs yang akan diblokir karena menggunakan domain dot com”. “Kok bisa-bisanya ya bekerja di BNPT orang seperti Idris ini, argumennya saja mengada-ada,” katanya. Sebagaimana diketahui, situs dan blog Islam yang diblokir Kemenkominfo bertambah menjadi 22 situs, yang diduga menyebarkan paham radikal yang membahayakan Indonesia. Tak ayal lagi, akibat dari pemblokiran ini pun para netizen angkat bicara, dan bahkan bereaksi keras.
  3. Jika domain dot com adalah manusia, maka dot com saat ini sudah dewasa dan mungkin sudah berumah tangga di usianya yang ke-30. Dot com pertama kali dirilis pada tanggal 15 Maret 1985. Dot com merupakan alamat web yang paling diakui di dunia. Saat ini terdapat 115 juta domain dot com yang terdaftar di seluruh dunia yang mewakili sekitar 42 persen dari semua alamat web. Dot com awalnya diluncurkan oleh Departemen Pertahanan AS pada tahun yang sama dengan Live Aid dan rilis pertama kali film Back to Future. Dot com pada awalnya ditujukan sebagai sebutan internet untuk entitas komersial. Perusahaan teknologi Symbolics merupakan pendaftar pertama nama domain dot com, yaitu symbolics.com pada tanggal 15 Maret 1985. Domain ini kemudian dibeli oleh XF.com pada tahun 2009 dan tetap menjadi domain dot com tertua di internet. Pada awalnya dot com berkembang relatif lambat sebab hanya segelintir perusahaan yang mendaftarkan domain. Perusahaan yang pertama terlibat sebagian besar perusahaan teknologi, termasuk Intel dan Siemens mulai dari pertengahan hingga akhir 1980-an. Namun demikian pada tahun 1997 jutaan domain dot com nama telah didaftarkan dan ledakan internet berjalan dengan baik. Hubungan dengan entitas komersial hilang ketika .com, .org dan .net dibuka untuk pendaftaran tidak terbatas pada pertengahan 1990-an. Kemudian, internet berkembang dari sebuah fenomena yang tidak diketahui dan hanya digunakan terutama oleh para akademisi dan peneliti untuk komunikasi menjadi alat komunkasi dan perdagangan global yang membuat penggunanya takut kehilangannya. Saat ini, situs dot com diakses triliunan kali setiap hari. Jutaan pengusaha telah membangun bisnis mereka secara online dengan dot com dan nama-nama terbesar dalam bisnis telah menamai perusahaan mereka dengan alamat dot com. Beberapa orang percaya bahwa dot com hampir identik dengan internet. Menurut Jim Bidzos Presiden dan CEO di Verisign, operator pendaftaran resmi dot com, dot com lebih dari sekedar sebuah alamat. Dot com adalah merek yang diakui dan dihormati secara global, yang hampir setiap merek global, termasuk 100 persen dari perusahaan yang berada dalam daftar Fortune 500 telah mempercayakan kehadiran online mereka kepada dot com. Namun demikian, dengan lebih dari 115 juta domain dot com yang sudah diambil oleh situs web atau investor menjadi tantangan bagi konsumen dan bisnis untuk memperoleh domain dot com pilihan mereka, kecuali mereka memiliki sangat banyak uang di dalam saku. Ini artinya ketersedian domain dot com makin menipis, sedangkan permintaannya tetap tinggi sehingga harganya melambung. Diperkirakan hanya mereka yang memiliki banyak uang saja yang bisa membeli domain dot com saat ini.
×
×
  • Create New...