Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'dono'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 2 results

  1. Masih teringat jelas totalitas almarhum Drs. H. Wahyu Sardono, atau Dono dalam melucu setiap muncul di film komedi WARKOP yang ia bintangi. Siapa yang menyangka bahwa di balik semua sikap konyol yang ditunjukkan, Dono adalah seorang Dosen. Ya, almarhum Dono yang meninggal di Jakarta, pada 30 Desember 2001 silam pernah bekerja sebagai Dosen Sosiologi, dari Fakultas Ilmu Sosial di Universitas Indonesia. Kepedulian terhadap dunia pendidikan ini ternyata juga menurun kepada keluarga, terutama anak-anaknya. Dari perkawinan dengan wanita bernama Titi Kusumawardhani, almarhum Dono memiliki tiga orang anak yaitu Andika Aria Sena, Damar Canggih Wicaksono dan Satrio Sarwo Trengginas. Putra kedua Dono, yaitu Damar saat ini tengah menempuh pendidikan Doktoral di Swiss, dan jurusan yang diambil pun tidak main-main yaitu Teknik Nuklir. "Iya benar, dia (anak Dono) sedang menuntut Ilmu S3 Teknik Nuklir di Swiss," ungkap sahabat dekat Dono Ketika ditelusuri lebih jauh Damar yang besar di Jakarta pindah ke Yogyakarta pada tahun 2004 silam, dan menyelesaikan pendidikan S1 di bidang Teknik Nuklir pada tahun 2009. Setelahnya pada tahun 2010 ia mendapat kesempatan untuk melanjutkan S2 di Swiss. Berdasar data di EPFL (ÉCOLE POLYTECHNIQUE FÉDÉRALE DE LAUSANNE), tempat Damar menempuh pendidikan, diketahui ia lulus dan mendapat gelar Master dalam bidang Tekhnik Nuklir sejak tahun 2012. Gelar tersebut didapat Damar dari Institusi Federal Swiss di Zurich (ETHZ) dan juga Laussane (EPFL). Saat ini Damar masih menjalani pendidikan S3-nya untuk menjadi seorang ahli Nuklir di EPFL. Dan ia sempat memberikan kontribusi sebagai pembicara dalam konferensi International Topical Meeting on Nuclear Reactor Thermalhydraulics (NURETH-16), di Chicago, Illinois, Amerika di tahun 2015 ini. Meski jarang terekspose, putra Dono sungguh sosok yang membanggakan.
  2. Ada banyak perjuangan yang harus dilalui oleh putraDono, Damar Canggih Wicaksono hingga bisa melanjutkan kuliah Doktoral di Swiss dengan jurusan Teknik Nuklir. Ayah dan ibunya telah meninggal saat usia Damar masih remaja. Namun hal itu bukan halangan untuknya bisa terus berprestasi. Menurut Indro, putra sahabatnya itu selalu lulus dengan predikat Cum Laude. Ia terakhir kali berhubungan dengan anak kedua Dono itu, saat Damar sedang berlibur dan pulang dari Eropa. "Terakhir (berhubungan) waktu dia (Damar .red) pulang aka liburan. Tapi aku selalu monitor dari kakaknya," ungkap Indro melalui pesan Whatsapp kepada KapanLagi.com, Senin (28/12). Damar memang memiliki seorang kakak bernama Andika Aria Sena, dan seorang adik bernama Satrio. Setelah lulus dari UGM di tahun 2009, pada tahun 2010 ia melanjutkan pendidikan Master di Swiss dan lulus pada tahun 2012. Damar disebutkan juga merupakan salah satu mahasiswa terbaik dan lantas melanjutkan kuliah S3. "Selama menuntut S3, dan presentasi ke beberapa negara dia jadi the best student. Kalau saya nggak salah 2 kali di USA dan 1 kali di Jepang," ungkap Indro. Sementara dari data yang dirilis Univeritas tempat Damar menuntut ilmu, setidaknya ada 6 kali sosok eksentrik tersebut menyumbangkan karya dan menjadi pembicara dalam konferensi internasional Nuklir baik di Jepang dan Amerika Serikat. Hal itu dijalaninya sejak tahun 2012 silam, dan berikut beberapa di antaranya: 16th International Topical Meeting on Nuclear Reactor Thermalhydraulics (NURETH-16), Chicago, Illinois, USA, 2015. The 10th International Topical Meeting on Nuclear Thermal-Hydraulics, Operation and Safety (NUTHOS-10), Okinawa, Japan, 2014. PHYSOR 2014 International Conference, The Westin Miyako, Kyoto, Japan, 2014. International Conference on Mathematics and Computational Methods Applied to Nuclear Science and Engineering (M&C 2013), Sun Valley, Idaho, USA, 2013. 2012 International Congress on Advances in National Power Plants (ICAPP '12), Chicago, Illinois, USA, 2012.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy