Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'denmark'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Categories

  • Files
    • Website
    • Smartphone
  • Games
  • E-Book

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 2 results

  1. Hacker atau peretas mungkin identik dengan hal-hal yang berbau negatif, karena sebagian besar orang yang berprofesi sebagai hacker menggunakan keahliannya untuk berbuat kecurangan atau tidak kejahatan (cyber crime). Polisi Intelijen Denmark (POLITIETS Efterretningstjeneste), pada pekan lalu telah mengumumkan bahwa mereka akan membuka sebuah akademi baru, yakni akademi hacker untuk melatih para hacker dengan tujuan ofensif dan difensif. Akademi peretas ini akan dimulai pertama kali bulan Agustus 2016 mendatang dan program pelatihan mencakup tiga modul yang tersebar menjadi empat selama setengah bulan. Yang pertama adalah modul dasar pada jaringan, infrastruktur IT dan kecanggihan keamanan, kedua adalah modul hacking yang defensif, dan yang terakhir akan mengajarkan peserta tentang teknik hacking ofensif. Pelatihan ini akan dilaksanakan di ibukota Denmark, Kopenhagen, namun tempatnya masih dirahasiakan, dan sekali siswa menyelesaikan program mereka, mereka akan terdaftar di tim Jaringan Komputer Eksploitasi khusus. Teks poster mengatakan: “Apakah Anda punya apa yang diperlukan untuk menjadi anggota dari unit elit rahasia?” PET (Polisi Intelijen Denmark) akan mengambil hanya beberapa hacker saja per tahun, dan proses rekrutmen akan melalui tahap berkualitas tinggi yang sama diterapkan untuk korps komando Angkatan Laut Royal Danish, yang meliputi serangkaian ujian psikologis yang sangat panjang. Berbeda dengan negara-negara lain yang merahasiakan gerakan intelijen mereka, PET justsu mengkampanyekan dan memasang iklan-iklan di sepanjang jalanan, stasiun bus, dan tempat umum lainnya yang dapat diakses semua orang. Dalam pernyataan yang diberikan kepada surat kabar Denmark Politiken , bos PET Lars Findsen mengatakan bahwa peserta tidak harus sebagai hacker tingkat atas, tetapi hanya memiliki pengetahuan dasar tentang lembaga mana yang dapat membangun kualitas. PET mengatakan bahwa akademi hacker akan menyediakan personil yang berkualitas sehingga negara itu bisa membentuk divisi cyber spionase untuk memata-matai negara lain dan aktivitas teroris luar negeri atau di dalam perbatasan Denmark.
  2. Sebuah kafe di Kopenhagen diberondong peluru oleh orang tidak dikenal. Kartunis Lars Vilks yakin pelaku penembakan itu mengincar dirinya. Kartunis Lars Vilks yakin penembakan di kafe Kopenhagen, Denmark, untuk mengincar dirinya. Vilks yang dikawal polisi sejak lima tahun lalu selamat setelah bersembunyi di gudang kafe. Vilks yang sejak lama menjadi target pembunuhan karena menggambar karikatur Nabi Muhammad adalah salah satu pembicara di acara diskusi berjudul "Seni, penghujatan dan kebebasan berekspresi". Saat pelaku memberondong kafe itu dengan peluru, pengawal langsung melarikan Vilks dan menyembunyikannya di gudang. Seorang korban tewas dalam penembakan ini. Kepada wartawan, Vilks meyakini bahwa dia adalah target serangan tersebut. "Memang ada motif apa lagi? Kemungkinan penyerangan kali ini terinspirasi oleh Charlie Hebdo," kata Vilks, merujuk pada serangan di Paris, Perancis, yang menewaskan 17 orang, kebanyakan adalah kartunis majalah satire Charlie Hebdo. Hal yang sama disampaikan juru bicara polisi Joergen Skov yang mengatakan bahwa pelaku merencanakan "skenario yang sama" dengan pembantaian Charlie Hebdo. Penembakan terjadi sekitar pukul 4 sore pada Sabtu (14/2). Menurut polisi, pelaku menggunakan senjata otomatis untuk menembaki jendela kafe pusat budaya Krudttoenden. Seorang pria tewas, tiga pria terluka. Pelaku berhasil melarikan diri setelah membaja mobil warga. "Saya tidak yakin berapa banyak tembakan yang dilepaskan, mungkin sekitar 20-30 tembakan. Orang-orang panik tentu saja dan berlarian keluar pintu. Beberapa bersembunyi di meja yang sudah dibalikkan," kata Dennis Myhoff-Brink, salah seorang saksi. Selang sepuluh jam kemudian, serangan yang sama terjadi di sinagoga di Kopenhagen, menewaskan satu orang dan melukai dua polisi. Perdana Menteri Denmark Helle Thorning-Schmidt mengatakan serangan di kafe dan sinagoga Kopenhagen itu adalah ulah teroris. "Kami yakin sekarang bahwa ini adalah serangan yang dimotivasi polisi, karena itu ini adalah serangan teroris," kata Thorning-Schmidt, dikutip Reuters. Perburuan masih terus dilakukan oleh kepolisian Denmark. Helikopter terlihat berputar-putar untuk menyisir kota, beberapa kendaraan tempur terlihat di jalan. Kepolisian Kopenhagen mengatakan warga untuk beraktivitas seperti biasa karena "banyaknya jumlah polisi di Kopenhagen."
×
×
  • Create New...