Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'covid-19'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • CLINIC NGOBAS
    • Coronavirus
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • Ngocol
    • Ngocol Video
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • ABOUT NgobasTV
    • EVENT
    • WESER
    • LAPOR KOMANDAN

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 10 results

  1. Presiden Perancis Emmanuel Macron hari Rabu (31/3) memerintahkan penutupan seluruh wilayah dan penghentian semua kegiatan – atau dikenal sebagai kebijakan lockdown – yang ketiga sejak pandemi merebak Maret tahun lalu. Ia mengatakan seluruh sekolah akan ditutup selama tiga minggu ke depan sebagai upaya mengatasi pandemi virus corona gelombang ketiga yang mengancam akan melumpuhkan rumah-rumah sakit. Melihat jumlah kematian akibat COVID-19 yang hampir mencapai 100.000 orang, unit-unit perawatan intensif (ICU) di beberapa kawasan di mana perebakan luas terjadi dan vaksinasi yang berjalan lebih lambat dari yang direncanakan; Macron terpaksa mengesampingkan dulu tujuannya untuk melidungi perekonomian Perancis dengan mempertahankan agar negaranya tetap terbuka. “Jika tidak bergerak sekarang kita akan kehilangan kendali,” ujar Macron dalam pidato yang disiarkan seluruh stasiun televisi Perancis. Pengumumannya berarti pembatasan wilayah yang sudah berlaku selama lebih dari satu minggu di Paris dan beberapa wilayah di utara dan selatan, kini berlaku di seluruh negara; setidaknya selama satu bulan, mulai Sabtu ini (3/4). Memulai pidatonya dengan menyebut janjinya untuk melindungi dunia pendidikan dari pandemi ini, Macron mengatakan seluruh sekolah akan ditutup selama tiga minggu setelah akhir pekan ini. Jumlah kasus baru COVID-19 di Perancis berlipat ganda sejak Februari lalu menjadi hampir 40.000 kasus. Jumlah pasien di unit intensif rumah sakit mencapai 5.000 – melebihi jumlah ketika puncak pandemi dan lockdown selama enam minggu akhir tahun lalu. Kapasitas tempat tidur di unit gawat darurat akan ditambah menjadi 10.000 tempat tidur, ujar Macron. Pembatasan baru ini akan memperlambat laju pemulihan di negara dengan perekonomian kedua terbesar di blok pengguna mata uang euro itu, dari kemerosotan ekonomi tahun lalu. Macron mengatakan program vaksinasi juga perlu diselaraskan. Dalam tiga bulan ini baru 12% dari seluruh penduduk yang divaksinasi. [em/jm]
  2. Orang yang terinfeksi Covid-19 tidak semuanya akan menjadi sakit. Bisa saja, orang tersebut tidak mengalami gejala seperti umumnya pasien Covid-19 atau tidak merasakan sakit seperti orang tanpa gejala. Kalau ada anggota keluarga yang terkena virus Corona, jangan panik dulu. Kalian bisa melakukan beberapa hal berikut agar tetap bisa karantina mandiri. Pertama-tama, lakukan PCR test untuk seluruh keluarga agar bisa memastikan tidak ada anggota keluarga lain yang tertular. Nah, selanjutnya ikuti tips berikut ya! Ilustrasi orang menggunakan masker. [Michael Amadeus - Unsplash] Ruang Terpisah Berikan orang yang terpapar ruangan terpisah dari anggota keluarga lain selama 14 hari setelah dinyatakan positif. Usahakan ada di kamar yang punya ventilasi yang cukup, seperti jendela lebar yang bisa dibuka atau pintu. Agar udara yang ada di ruangan tersebut bisa berganti. Selain itu, upayakan juga ruangan itu memiliki kamar mandi sendiri yang hanya bisa diakses oleh orang yang terpapar tersebut. Kalau tidak memungkinkan, usahakan untuk menggunakan kamar mandi paling terakhir setelah anggota keluarga lain. Protokol Kesehatan di Rumah Meski berada di dalam rumah, usahakan untuk memakai masker, menjaga jarak, hindari kontak langsung, dan tidak keluar rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berobat. Pisahkan baju dan peralatan makan dari anggota keluarga lain, langsung cuci dengan sabun setelah dipakai. Bersihkan secara teratur permukaan benda yang sering disentuh, seperti gagang pintu, sakelar lampu, keran, dan lainnya. Beri Vitamin dan Makanan Bergizi Meski tidak merasakan sakit, orang yang terpapar Covid-19 tetap harus diberikan perhatian. Semangati mereka agar tidak down atau stres karena berada di dalam ruangan sendirian terus menerus. Sediakan juga hal-hal yang dibutuhkan, seperti hiburan atau makanan bergizi. Jangan lupa untuk rutin minum vitamin yang bisa meningkatkan imun tubuh. Konsultasi Dokter Anggota keluarga bisa membantu konsultasi dengan dokter secara online, jadi tidak perlu ada kontak langsung dan bisa dilakukan di rumah. Konsultasikan jika mengalami gejala-gejala yang membuat tidak nyaman. Nggak perlu khawatir atau sampai panik kalau ada anggota keluarga yang terkena Covid-19.
  3. Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira, menilai insentif penurunan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) mobil baru belum tentu mempercepat pemulihan perekonomian Indonesia. Pemerintah disarankan untuk saat ini fokus mengatasi pandemi. Dalam penanganan pandemi, kata Bhima, pemerintah bisa sekaligus membantu para pekerja di sektor otomotif. "Belum tentu akan mempercepat pemulihan ekonomi, sebaiknya pemerintah saat ini fokus dulu untuk mengatasi pandemi. Secara paralel pekerja di sektor otomotif yang rentan diberikan jaring pengaman seperti bantuan subsidi upah yang nominalnya dinaikkan menjadi setidaknya Rp5-7 juta per pekerja," kata Bhima kepada Liputan6.com pada Selasa (15/2/2021). Selain itu, Bhima menilai insentif ini kontradiktif dengan mobilitas yang masih rendah di tengah pandemi. Menurutnya, kebijakan ini juga belum tentu menaikkan angka penjualan mobil. Dijelaskan Bhima, prioritas belanja masyarakat untuk saat ini adalah terkait kesehatan, makanan, minuman, dan kebutuhan primer lain. Hal ini jika merujuk pada prediksi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengenai virus Covid-19 bisa terkendali pada September 2021. "Saat ini masalah mobilitas penduduk yang masih rendah, membuat prioritas belanja masyarakat bukan beli mobil baru," tutur Bhima.
  4. Banyak pengelola bangunan kesulitan menjaga keselamatan penghuni atau pengunjung dari penularan virus korona. Sebuah aplikasi manajemen ruang membantu pengelola gedung menata ulang ruang agar lebih aman bagi penggunanya.
  5. Dokter Kepresidenan Amerika Serikat, Sean Conley, mengatakan, Presiden Donald Trump diizinkan kembali bekerja setelah melihat hasil pemeriksaan kesehatannya. Selama 24 jam terakhir, kata Sean, Trump tak menunjukkan gejala COVID-19 sama sekali. Dia juga tidak demam dan kondisinya dalam keadaan stabil. Begitu juga hasil uji fisik dan tanda-tanda vital, termasuk saturasi oksigen dan laju pernapasan. "Semuanya tetap stabil dan normal," kata Sean dikutip dari Channel News Asia pada Kamis, 8 Oktober 2020. Sean lalu mengatakan bahwa sekarang Donald Trump sudah memiliki antibodi COVID-19. "(Uji) lab presiden mendemonstrasikan level terdeteksi dari antibodi-antibodi SARS-CoV-2 lgG pada Senin 5 Oktober," Sean menekankan. Donald Trump mengumumkan dirinya positif terinfeksi COVID-19 pada Jumat, 2 Oktober 2020, melalui akun Twitter pribadinya. Trump lalu menjalani perawatan di Walter Reed Medical Center yang berada di luar Washington. Saat dirawat, Sean, melaporkan, Donald Trump menjalani pengobatan campuran antibodi eksperimental COVID-19, Regeneron. Selain itu, Trump juga mengonsumsi multivitamin seperti zink, vitamin D, famotidine, melatonin, serta aspirin. Tak butuh waktu lama, pada Senin, 5 Oktober 2020 waktu setempat atau Selasa, 6 Oktober 2020, waktu Indonesia, Donald Trump sudah diizinkan pulang untuk menjalani pemulihan di Gedung Putih.
  6. Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo keluarga bisa berperan sebagai kunci dari pencegahan COVID-19. Pernyataan tersebut disampaikan Hasto dalam siaran dialog dari Graha BNPB. "Yang perlu kita sadari bersama, di hari-hari ini, klaster satu dengan klaster yang lainnya sudah bertemu dan bertemunya di keluarga. Oleh karena itu klaster keluarga ini tidak bisa dihindari," ujarnya dikutip Jumat (9/10/2020). Ia mengatakan, keluarga merupakan sentral dari pencegahan COVID-19 apabila ingin dilakukan di tingkat hulu. "Bagaimana pun juga tempat berkumpulnya mereka yang dari kelompok di mana saja beraktivitas adalah keluarga. Inilah yang tidak bisa kita hindari, mau tidak mau, suka tidak suka, keluarga memang menjadi klaster terakhir setelah klaster-klaster sudah dilewati." "Kalau keluarga ini kita kuatkan, anak-anak dalam keluarga ini bisa menjaga orangtuanya atau neneknya yang punya komorbid atau risiko tinggi, maka insyaallah, sukseslah kita mencegah morbiditas dan mortalitas untuk orang-orang dengan komorbid," Hasto menambahkan. Risiko dalam Keluarga Berbeda-Beda Dwi Listyawardani, Kepala Sub Bidang Sosialisasi Perubahan Perilaku Satgas COVID-19 mengatakan bahwa setiap anggota keluarga harus mengambil peran untuk menjaga dirinya masing-masing. Dani, yang juga Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN, mengatakan bahwa keluarga memang menjadi tempat berkumpulnya orang-orang yang bekerja di luar rumah atau mereka yang memiliki tingkat risiko infeksi yang berbeda-beda. "Masing-masing punya derajat risiko yang berbeda, di mana mungkin yang usianya lebih tua karena adanya komorbid, maka risikonya untuk menjadi positif, katakanlah demikian, menjadi lebih besar." "Mau tidak mau di dalam keluarga diterapkan 3M," tambahnya. Meski begitu, Dani juga mengakui adanya tantangan dalam penerapan jaga jarak dalam keluarga, khususnya di perkotaan. Hal ini mengingat seringkali keterbatasan ruang di rumah menjadi kendala untuk melakukan ini.
  7. 1 download

    The coronavirus outbreak is first and foremost a human tragedy, affecting hundreds of thousands of people. It is also having a growing impact on the global economy. by Matt Craven, Linda Liu, Mihir Mysore, and Matt Wilson
  8. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyatakan uang kertas berpotensi menyebarkan virus Corona baru atau COVID-19, sehingga orang harus mencoba pembayaran tanpa kontak fisik. Ia juga harus mencuci tangan setelah menyentuh uang kertas, karena COVID-19 yang infeksius dapat menempel di permukaan selama beberapa hari. Juru Bicara Pemerintah dalam Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto berpendapat faktor utama penyebaran Corona ialah percikan (droplet) batuk atau bersin dari orang yang terpapar virus tersebut. Ia mencontohkan jika dirinya sebagai orang terpapar. “Kalau sekarang saya sakit, lalu saya bersin dan uangnya Anda terima. Lalu Anda menggosok hidung, [maka] tertular," kata Yurianto, ketika dihubungi reporter Tirto, Jumat (27/3/2020). Namun jika ia bersin atau batuk lantas uang itu baru dipergunakan orang lain satu hingga dua pekan berikutnya, kata dia, maka tidak akan tertular. Yurianto mengatakan uang bukan media utama penyebaran virus COVID-19. Namun ia menegaskan masyarakat harus menekankan pentingnya mencuci tangan. “Tidak harus uang. Saya pegang pulpen usai bersin, kemudian pulpennya diberikan ke orang lain, orang itu pegang hidung dan makanan sebelum cuci tangan, maka kena (tular) juga,” kata pria yang akrab disapa Yuri itu. Pemerintah pun berusaha mengurangi penyebaran COVID-19, salah satunya dengan mengarantinakan uang. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko mengatakan untuk pengisian mesin-mesin ATM, akan diisi dengan uang baru. “Uang yang masuk ke BI kami masih karantina (selama) 14 hari. Kami utamakan saluran uang baru. Demi keamanan dan keselamatan, disarankan masyarakat gunakan uang elektronik, internet banking, mobile banking dan QRIS," ucap Onny ketika dihubungi reporter Tirto, Jumat (27/3/2020). Hal itu ia anggap sangat selaras dengan situasi saat ini karena banyak masyarakat bekerja dan tinggal di rumah. “Jadi dengan gunakan empat hal yang saya sebutkan, berarti kita semua telah turut berpartisipasi menanggulangi penyebaran COVID-19,” imbuh Onny. Jika masa karantina uang rampung, kata dia, uang bisa diedarkan ke masyarakat. Karena BI memiliki cukup stok uang baru, maka itu yang kini beredar. "Untuk keamanan dan keselamatan masyarakat, yang baru diedarkan sesuai kebutuhan," lanjut Onny. BI juga mengklaim jumlah uang tunai yang ada kini cukup memenuhi kebutuhan selama enam bulan. Uang tunai itu akan didistribusikan oleh 46 bank via kantor cabang dan mesin ATM. "Stok uang kami jauh lebih dari cukup (sekitar Rp450 triliun), hampir enam bulan. Jangan khawatirkan higienitas uang itu. Kami juga menyarankan (penggunaan) uang non tunai. Bukan hanya mencegah, tapi membuat lebih baik," kata Gubernur BI Perry Warjiyo, Kamis (26/3/2020). Ketua Asosiasi Ekonomi Kesehatan Indonesia Hasbullah Thabrany berujar cara yang dilakukan BI sudah cukup bagus. "Semoga itu membantu, (uang) yang ada di ATM harus steril saja sudah bagus," kata dia ketika dihubungi reporter Tirto. Namun upaya tersebut ia nilai tidak cukup efektif karena tidak mungkin seluruh uang harus ditarik dari peredaran, sebab transaksi tanpa uang tunai belum memadai. "Saya tidak yakin uang beredar bisa ditarik, juga belum ada data berapa banyak kasus yang tertular dari uang," kata Thabrany. Menurut dia bukan lembaran uang yang harus dikarantina, tapi ubah perilaku penduduk. "Jika perlu paksa dengan denda besar," tegas Thabrany. Jumlah kasus positif COVID-19 di 28 provinsi di Indonesia mencapai 1.046 pasien per 27 Maret 2020. Dari data itu, 46 pasien dinyatakan sembuh, sementara 913 pasien lainnya berstatus dalam perawatan. Angka kematian pasien COVID-19 di Indonesia menjadi 87 jiwa per 27 Maret dan menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara, serta melampaui negara-jiran lainnya. Sebagai perbandingan, Malaysia saat ini memiliki kasus terbanyak di Asia Tenggara, yakni 2.031 pasien, hanya memiliki jumlah kematian sebanyak 24 jiwa. Kasus Positif COVID-19 Indonesia Berdasarkan Data Per 28 Maret 2020 Data ini sesuai dengan yang tercatat di laman John Hopkins University. Sementara itu, berdasarkan data per 26 Maret 2020 dari WHO, Cina menjadi peringkat pertama dalam kawasan Western Pacific dengan 81.961 kasus Corona. Ada 3.293 kematian di sana. Untuk wilayah Eropa, Italia nomor satu karena ada 74.386 kasus dan 7.505 kematian. Indonesia pun menerima bantuan 40 ton alat kesehatan guna penanganan pandemi COVID-19 ini. “Bantuan ini berasal dari investor Cina yang berfokus pada hilirisasi minerba. Bantuan tahap 1 sudah tiba, selanjutnya minggu ini akan datang lagi yang tahap 2, kami bergerak cepat," ujar Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Agung Kuswandono. Pasokan medis itu terdiri dari test kit Covid-19, swab kit, masker N95, masker bedah, alat pelindung diri seperti baju, kacamata, sarung tangan. Seluruh barang itu akan didistribusikan melalui BNPB, rumah sakit-rumah sakit, dan jaringan Fakultas Kedokteran. Peta Sebaran COVID-19 Indonesia Data per 27 Maret 2020
  9. Peneliti mikrobiologi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Sugiyono Saputra mengatakan kalau COVID-19 juga berpotensi menular melalui feses. Ini adalah cara penularan lain dari yang telah diketahui luas lewat percikan cairan tubuh yang terkontaminasi virus corona jenis baru tersebut. "Sebetulnya hal ini tidak mengherankan karena pada kasus SARS, kontaminasi feses juga merupakan salah satu rute penyebaran yang terjadi pada sebuah apartemen di Hong Kong," kata Sugiyono kepada ANTARA, Jakarta, Kamis 12 Maret 2020. Penularan lewat feses pula yang diduga terjadi dari hewan perantara alami kelelawar ke hewan perantara lain seperti musang dan trenggiling. Musang diketahui menjadi hewan perantara untuk kasus infeksi virus corona penyebab SARS pada 2003 lalu, sedang trenggiling dan ular disebut-sebut untuk kasus virus corona terbaru yakni COVID-19. Sugiyono menuturkan, beberapa studi menunjukkan virus corona COVID-19 terdeteksi pada sampel yang diambil dari area anus beberapa pasien di Cina. "Bahkan persentase hasil positifnya lebih besar dibandingkan dengan deteksi pada sampel yang diambil di area mulut pasien," katanya sambil menambahkan hasil studi di satu rumah sakit di Singapura yang juga menemukan virus itu pada area toilet, wastafel, lantai, dan gagang pintu. Menurut Sugiyono, penyebaran virus melalui feses sebetulnya bukan hal baru. Beberapa penyakit seperti Hepatitis A, polio, dan diare yang disebabkan oleh rotavirus juga menular melalui rute feses. Oleh karena itu, die menekankan, menjaga kebersihan tangan dan sanitasi lingkungan mutlak harus dilakukan untuk mencegah penularan berbagai penyakit, tidak hanya COVID-19. "Variasi rute penyebaran ini merupakan salah satu hal yang dapat menjelaskan mengapa COVID-19 begitu massif menular ke banyak orang," katanya.
  10. Sejumlah pemerintah daerah di AS, termasuk negara bagian Washington dan Florida telah menyatakan status keadaan darurat merespons penyebaran virus korona. Jumlah pasien COVID-19 pun bertambah dan demikian pula warga yang meninggal dunia. Bagaimana AS mengatasinya? Kita simak liputan VOA berikut.
×
×
  • Create New...