Jump to content
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74

Search the Community

Showing results for tags 'cirebon'.



More search options

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Content Type


Forums

  • NGOBAS ANSWERS
    • General Question
  • YOUTH MEDIA
    • Youth News
    • Anonymous Youth
  • CAFE NGOBAS
    • LOKER KORAN
    • MOTIVI
    • SAY HELLO TO NGOBAS
  • CLINIC NGOBAS
    • MEDIC & ALTERNATIF
    • OLGA
  • DEDEMIT (Dedengkot Dedengkot Melek IT)
    • COMPUTER SECURITY
    • GRAPHIC DESIGN
    • HARDWARE
    • MALWARE
    • NETWORKING
    • OPERATING SYSTEM
    • PROGRAMMING
    • SEMBERIT
    • SOFTWARE
    • WEBSITE
  • HOBBY
    • ANIME
    • ELECTRONIC AND GADGET
    • FOOKING
    • GAMING
    • MOVIE
    • MUSIC
    • OTONG
    • PHOTOGRAPHY
    • SAINS
  • Ngobas Bikers Club (NBC)
    • ABOUT Ngobas Bikers Club
    • NEWS
  • NGOBAR
    • BUSINESS
    • FINANCE
    • No-GOSSIP
    • INAGURASI
    • JOKE & JILL (Joke and Jahill)
    • LIFE STYLE
    • MISTIK
    • POLITIC
    • RELIGI
  • POS KAMPLING
    • REST AREA
    • LAPOR KOMANDAN

Blogs

There are no results to display.

There are no results to display.

Categories

  • News Topic
  • Event
    • Event Documentation
  • Officer

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


Website


Twitter


Facebook


VKontakte


Instagram


Youtube


Skype


Yahoo


AIM


MSN


ICQ


Jabber


BBM


Line


Interest

Found 3 results

  1. Kota Cirebon sudah lama menjadi bidang kajian oleh masyarakat transportasi. Kota ini dinilai cukup strategis, dan bisa dijadikan tempat untuk mengembangkan industri manufaktur. “Industri di Jakarta dikhususkan untuk pengetahuan saja. Sementara manufaktur akan dipindahkan. Potensi Cirebon sebagai pengembangan kota besar menjadi sangat memungkinkan,” ujar Ketua Yayasan Nusa Patris Infrastruktur Danang Parikesit di Cirebon, Rabu (24/2/2016). Danang mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sempat melontarkan wacana untuk memindahkan industri manufaktur dari Jakarta. Satu di antara investor yang sudah menyambutnya adalah PT Jababeka Tbk. Mereka diketahui sudah mulai mengembangkan lahan industri di Kendal, Jawa Tengah. Ada pula Yogyakarta yang juga dibidik untuk menjadi kawasan industri. Selain Kendal dan Yogyakarta, Cirebon dikatakan strategis karena memiliki sarana transportasi yang dibutuhkan sehingga mudah diakses dari Jakarta atau kota-kota lainnya. Sarana transportasi ini antara lain, kereta api, jalan tol, dan pelabuhan. Dari Jakarta, Cirebon bisa dicapai selama 2,5 jam dengan kereta api. Sementara untuk pelabuhan, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II juga berencana untuk memperluas Pelabuhan Cirebon yang sudah ada. Alasan lainnya Cirebon berpotensi untuk tumbuh adalah karena sumber daya masyarakatnya yang cukup baik. “Harapan kita, Cirebon ini tumbuh dan berkembang jadi kawasan yang betul-betul maju. Kawasan Cirebon mungkin jadi yang utama di Jawa,” jelas Danang.
  2. Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Sat Reskrim Polres Cirebon Kota terus meminta keterangan sejumlah saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) TA 2013-2014 dan tidak lama lagi perkara itu segera naik ke tahap penyidikan. Kepala Polres Cirebon Kota, AKBP Dani Kustoni melalui Kepala Sat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Hidayatullah mengatakan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi pada dana BOS, dapat bukti-bukti dan fakta-fakta, sehingga bisa segera ditingkatkan ke tahap penyidikan. "Penyelidikkannya sudah hampir sempurna. Bukti-bukti dan fakta-fakta sudah hampir 80 persen rampung. Ditargetkan 1 atau 2 bulan kedepan naik ke tahap penyidikan," kata AKP Hidayatullah melalui pesan singkat kepada RMOLJabar, Kamis (9/4) malam. Satu dari sekian saksi dimintai keterangan, kata Kasat, adalah mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Anwar Sanusi. Apakah Anwar Sanusi bisa jadi tersangka? "Segala kemungkinan bisa terjadi. Jika memenuhi unsur, baru dinaikkan statusnya menjadi tersangka," kata Kasat. Mantan Kepala Sat Reskrim Polres Bengkulu Utara itu menjelaskan berapa orang yang jadi tersangka BOS, nanti akan diketahui setelah ekspos. "Kita lihat setelah ekspos. Ada beberapa saksi yang ditingkatkan statusnya. (Yang jelas) lebih dari 1 tersangka," kata Kasat.
  3. PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan pembangunan ekonomi Indonesia. Setelah sebelumnya Telkom mendukung sektor pariwisata di Indonesia melalui peresmian Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Lesung yang diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo (23/2), kali ini Telkom siap menunjukkan komitmennya melalui peresmian Layanan Web Commerce dan E-Ticketing Keraton Kasepuhan Cirebon yang diresmikan oleh Gusti Sepuh XIV Kesultanan Cirebon Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat, CEO PATA (Pacific Asia Travel Association) Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetjo, dan Direktur Enterprise & Business Service Telkom Muhammad Awaluddin. Sebelumnya Telkom dan PATA Chapter Indonesia telah menandatangani PKS tentang Pengelolaan E-ticketing dan Web Commerce di Keraton Kasepuhan Cirebon dan Taman Air Sunyaragi pada tanggal 18 Agustus 2014. Telkom dan PATA Indonesia Chapter sepakat untuk melakukan kerjasama pengembangan infrastruktur, sarana dan prasarana yang terintegrasi berbasis ICT untuk industri pariwisata Indonesia. PATA Indonesia Chapter adalah asosiasi regional yang berperan sebagai katalis bagi pengembangan industri pariwisata Asia Pasifik dengan anggota dari pihak swasta dan pemerintah. PATA mendorong pertumbuhan pariwisata yang bernilai, berkualitas dan berkelanjutan di kawasan Asia Pasifik. Salah satu cara PATA Indonesia Chapter untuk meningkatkan pemasaran dan promosi pariwisata terintegrasi adalah melalui penerapan sistem manajemen destinasi online. Muhammad Awaluddin mengatakan, Telkom siap mendukung pariwisata Indonesia untuk menjadi destinasi utama pariwisata dunia, serta mewujudkan target pemerintah untuk mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia pada tahun 2019 melalui penyediaan infrastruktur ICT yang disinergikan dengan budaya Indonesia. Sejalan dengan PATA Indonesia Chapter, untuk meningkatkan pemasaran dan promosi pariwisata terintegrasi, Telkom memberikan solusi layanan destinasi online seperti e-commerce dan e-ticketing. Seperti yang saat ini diresmikan yakni web commerce www.royalkasepuhancirebon.com dan e-ticketing Keraton Kasepuhan Cirebon. Untuk penyediaan layanan tersebut, Telkom juga menggandeng Finnet selaku anak usaha yang turut berperan sebagai payment gateway. “Penerapan web commerce dan e-ticketing di Keraton Kasepuhan Cirebon ini adalah hal yang sangat menarik karena mengkolaborasikan antara culture dengan ICT. Hal ini menjadi sangat penting bagi kelestarian budaya kita, seperti kita ketahui bersama bahwa perkembangan informasi dan teknologi yang ada membuat persebaran informasi tentang suatu tempat dan budayanya yang khas menjadi tidak ada batasnya. Budaya adalah hal yang selalu menarik bagi wisatawan asing dari negara maju dan mereka memiliki kecenderungan mencari informasi terlebih dahulu mulai dari akomodasi, event, makanan khas sampai dengan budaya yang menarik melalui online. Dengan memunculkan keunikan budaya Cirebon melalui destinasi Keraton Kasepuhan Cirebon secara online maka telah meng-connect-kan warisan budaya Cirebon dengan dunia, Inilah yang saya sebut when culture meets technology.” ungkap Awaluddin di Cirebon (3/3) Selanjutnya Awaluddin menambahkan, sebagai bukti nyata keseriusan Telkom dalam mendukung pertumbuhan dunia pariwisata, saat ini Telkom sedang mengembangkan platform digital tourism hub yang nantinya akan mengintegrasikan ekosistem stakeholder kepariwisataan Indonesia melalui ICT. Telkom juga sedang mengembangkan konten digital untuk mendukung promosi kepariwisataan Indonesia yang akan didistribusikan melalui Platform Digital UseeTV yaitu channel digital khusus pariwisata Indonesia dengan konten yang dibuat secara kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan akademisi. Selain itu, saat ini Telkom juga turut serta mempromosikan budaya lokal melalui film-film pendek yang dapat dinikmati melalui mobile application atau disebut Sinema Online (sinemol). Dengan adanya penerapan sarana promosi pariwisata yang terintegrasi, diharapkan kawasan wisata Keraton Kasepuhan Cirebon dan Taman Air Sunyaragi dapat menjadi salah satu destinasi utama pariwisata Indonesia dan mampu membawa nama Indonesia mendunia. “Telkom Indonesia untuk Pariwisata Indonesia”.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy